English is the Most Important Subject

Talk about the subject you consider most important

Of all the subjects that I study in school, I think that English is the most important subject. It is mainly through the English language that we gain access to the various sources of knowledge. 

English is a language which is spoken and understood by many people in most countries of the world. It is, in fact, the most important means of communication among the various countries of the world. Knowledge of new discoveries and inventions in one country is transmitted to other countries through English for the benefit of the world. In this way, English helps to spread knowledge and progress. 

It is true, however, that in the modern age, the study of Science and Mathematics too should be considered very important. Science has conferred many benefits in man. But it requires little thought to realize that scientific principles cannot be understood well without a good knowledge of a language. And, though other languages such as German and Russian are important in the world of Science, it is English that plays the most important role in spreading scientific knowledge. There is in fact no branch of study that has not been communicated in English. The original writings of great scientists, economists, philosophers, psychologists and others who did not speak and write the English language have all been translated into English. Therefore, one who has a good knowledge of English has access to all the sources of information. 

Further, as the English language is used by people of different lands and cultures, it has become very rich. It contains so many words, ideas and thoughts that a good knowledge of English enriches the mind and enables one to express oneself well. It also helps one to think better and to understand the people of other lands. It is for all these reasons that I consider English the most important subject in school. 

Advertisements

Sahabat Fisabilillah

Topo, 07/04/18 (01:44 malam)

Memori NR-ku…

NR, Itulah singkatan dari NiaRirin.

Kisah kita mulai sejak belasan tahun yang lalu.

Mulai dari hanya berteman biasa hingga menjadi sahabat seperti sekarang ini, sangat banyak kisah yang telah kita ukir bersama.

Menangis dan tertawa bersama, nyanyi dan dancing menjadi hobi kita berdua bahkan mentas diatas panggung dan memiliki banyak penggemar.

Kita beli baju kembar, celana kembar, topi kembar, kalung kembar, pokoknya banyak deh.. kita beli barang-barang ala korea gituuuu….

Awalnya aku pikir cuma kita yang jadi penggemar para artis, ternyata NR juga terkenal, hehe. Siapa dulu dong? Yoona sama Jessica gitu loh. 

Nggak ada yang bisa nyamain kita berdua karena kita ini beda, kita lain daripada yang lain.

Kita paling nggak suka dengar ocehan orang lain, nggak care hal kek gituan karena nggak penting.

Dari teman biasa hingga aku merasa nyaman bersamanya dan aku selalu ingin bisa bersamanya. 

Tidur bareng, makan mie China, nonton bola (piala dunia) sampe nggak sahur, saling curhat, gila bareng, warnai rambut dengan berbagai macam warna, Namun sekarang, kita berdua memutuskan untuk berjilbab dan belajar taat pada Allah (belajar Istiqomah), Alhamdulillah. Pokoknya banyak cerita yang telah kita rangkai bersama.

Bertahun-tahun, kita selalu bersama, hingga tiba saatnya hal yang tidak aku sukai, PERPISAHAN. Ya, dulu ketika ia pindah ke kost barunya, aku menangis parah seperti orang gila, Astagfirullah.

Aku khawatir jika ia akan menemukan penggantiku, tapi aku sadar bahwa aku tidak boleh membatasinya. Ia berhak mendapatkan sahabat yang lebih baik dariku yang memiliki banyak kekurangan ini.

Ia berhak mendapatkan sahabat yang mampu membuatnya bahagia.

Aku tidak ingin dia pergi dengan sahabat barunya, tapi jika hal itu terjadi, aku akan mengikhlaskannya karena Allah. Aku hanya akan bisa menatapnya dari jauh, tapi dia akan selalu ada dalam hatiku. Dialah sahabatku, satu-satunya. Dia akan tetap menjadi sahabat yang selalu aku rindukan ketika dia jauh dariku.

Aku bersyukur pada Allah telah mempertemukan aku dengannya.

Didalam selimut biruku, aku pernah menangis. Menangis karena aku merasa ia telah jauh dariku. Malam, sunyi, hening, dingin, semua orang telah tenggelam dalam mimpi mereka masing-masing, tapi disini aku masih memikirnya, dalam hati aku selalu bertanya: dimana dia? Sama siapa? Sedang apa? Masihkah ia merindukanku? Hmmm….😢😢😢

Aku menangis dalam diam, menangis dalam persembunyian, mengenang memoriku dengannya.

Coretan-coretan dalam bukuku, kebanyakan namanya, namanya terukir sebagai sahabat sejati dalam buku diari kesayanganku, kugambar diriku dan dirinya sedang bersama dengan baju kembar walaupun gambarku sangat jelek, aku tetap menyimpannya.

Aku menyimpan sebuah surat dengan amplop biru darinya, surat itu kuterima darinya pas kita baru lulus SD. Amplop dan surat itu masih kusimpan hingga kini, mengapa? Karena diamplop itu ia menulis “Buat sahabat Sejatiku, Ririn”. Semua pemberiannya adalah istimewa bagiku, termasuk sebuah jepit rambut kecil yang aku sudah lupa kapan ia memberikannya padaku, sudah sangat lama. Sudah hilang kilaunya tapi nilainya masih sama dihatiku.
Malam ini, dia tidur disisiku, dan aku… aku belum juga tidur. Mengapa? Karena aku masih menulis kata-kata ini. Aku ingin mengabadikan kisahku dengannya disini, biar aku tahu bahwa dia adalah sahabatku yang selalu kurindu. Semoga persahabatan ini terus terjalin hingga di Akhirat nanti.

For: Nia, My Jessica

From: Shahidah az-Zahidatuzzahra al-Farina.

Mencintai karena Allah (English Version)

By: Shahidah

The first time I knew you

I felt something is different

I want to be closer to you

But I’m afraid you’ll be uncomfortable
The longer this feeling is buried

The more I want to be closer to you

From a distance I missed you

I hope you feel too
Your Iman and Taqwa that melt these feelings into love

The dream lover I really wanted

May this love be real, Insha’Allah
Ana uhibbuka fillah 

I love you for the sake of Allah

If he is the best for me

Pleaseeee, bring near our hearts, O Allah.

O Allah, You know Best.

Sahabat Fillah 

Ririn Yastiawijaya

Nia☆Ririn

Dear Diary…

Hmm… entah mengapa hari ini aku ingin bercerita padamu satu hal yang penting bagiku, SAHABAT.
Aku rasa ini bukan pertama kalinya aki bercerita padamu tentang sahabat. Maafkan aku yang selalu memenuhi lembar-lembarmu tentang perkara yang satu ini.
Aku punya banyak teman-teman diluar sana. Semunya sangat menyayangiku, mereka menginginkan aku untuk menjadi sahabat mereka. Tapi…. aku tidak bisa 😢. Aku tidak bisa karena aku sudah punya satu dan aku rasa dia saja sudah cukup.  Aku kenal dia, dulu, waktu kita masih SD. Kelas dua kalo tidak salah. 

Aku punya banyak teman yang suka mengajakku bermain, tapi bahagia yang aku rasakan tidak sama seperti saat aku bersama sahabatku. Aku, ketika bersama sahabat, walaupun hanya duduk diam dan tak ada yang hal yang kita lalukan, aku tetap bahagia. Beda ketika aku bersama puluhan teman yang bergembira ria, rasanya sangat membosankan. Aku jadi rasa ingin kabur dan tidur saja dirumah.
Tidak ada yang bisa manggantikan posisinya. Aku menerima segala kelebihan dan kekurangannya. Atau, aku menutup sebelah mataku agar mata yang lainnya hanya untuk melihat kelebihannya. Itulah mengapa ia selalu menjadi orang istimewa untuku. Aku tak pernah memandang kekurangannya. Dan ketika jauh, ketika aku dikelilingi orang-orang tanpanya, aku tidak akan melupakannya. Aku selalu merindukannya seperti aku merindukan keluargaku.
Tapi Diary…. 😢😢😢

Apakah…. ia menganggapku sama seperti aku mengganggapnya?

Apakah ia merindukanku seperti aku merindukannya?

Disaat kita jauh, dan teman-teman disisinya, mereka bercanda dan tertawa, apakah ia ingat padaku?

Jika dia melihat kekuranganku, apakah ia masih sudi menjadi sahabatku?

Jika dia menemukan orang yang membuatnya bahagia lebih dariku, apakah dia akan melupakanku? 

Apakah dia akan meninggalkanku?
Diary, dia tidak tergantikan bagiku, apakah aku akan tergantikan pabila dia menemukan orang yang lebih baik dariku?
Entahlah… aku tidak tahu. Tapi yang terpenting adalah, aku MENYAYANGINYA. dan sahabatku hanya dia seorang. Kadang harus ada air hangat yang mengalir lembut dipipiku hanya karena aku mendengar ataupun melihat dia bersama orang lain. Aku khawatir jika aku akan tergantikan dengan yang lebih baik. 
Diary… dulu, sekarang, besok dan nanti, Insha Allah rasa sayangku ini akan tetap sama dan tidak pernah berubah. Tapi, seandainya ada yang lebih disayanginya, ada yang lebih baik dariku, ada yang bisa membuatnya bahagia, maka….aku mengikhlaskannya pergu walau keikhlasan itu akan disusul derainya airmata darah hati yang luka. Aku tahu aku akan sedih, tapi sedih itu tidak berdosa, cuman, jangan berlebihan… Laa Tahzan. 
Diary, sekarang aku sadar… Alhamdulillah. Aku sadar bahwa hanya Allah harapanku, tempatku bergantung, hidupku, kebahahiaanku… segalanya untukku. Allah tuhanku yang maha menyayangi. 😊😢.
Semua yang aku punya, sejatinya hanyalah milik Allah. Allah hanya menitipkannya padaku, Allah hanya mengujiku dengan segala yang ia titipkan, dan Allah bisa saja mengambilnya kembali sesuai kehendaknya…. Allah mengujiku dengan cara menjauhkanku dari orang-orang yang aku sayangi. Ya, Allah mengambil semua hal yang aku sayangi untuk menguji imanku. Dan aku tahu, ini adalah suatu kepastian, bahwa Allah jika aku mengikhlaskan sesuatu, Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Benci dan cintailah sesuatu karena Allah.

Alhamdulillah,,,, karena dia, aku tahu mana sahabat, mana teman, mana musuh, dan mana anjing.

Alhamdulillah… sekarang telah kutemukan hakikat cinta dan benci karena Allah. 

Cintailah sahabat karena Allah, bagaimana? Sahabat yang menyayangi sahabatnya karena Allah akan selalu mengajak sahabatnya untuk selalu dekat kepada Allah. Misalnya: menutup aurat, shalat, puasa, dan masih banyak lagi amalan yang membuat Allah semakin sayang kepada kita. Jika kamu punya teman yang selalu membuatmu tertawa, ia membuat kamu bahagia, memberi apa yang kamu mau, tapi dia tidak berhijab (untuk perempuan), maka kamu bukan mencintainya karena Allah. Dan dia bukanlah sahabat yang diajarkan Islam.

Saling menasehatilah dalam kebaikan…. ❤
Miss you so much… my besftrind, Nia.

Kata Mutiara Islami

Ini dia beberapa kata mutiara Islami yang diambil dari beberapa koleksi sayaa…. ♡♡♡

Kamu tau alasan mengapa Allah menciptakan jarak antara kita?.. Karena Allah ingin kita saling mendoakan, dalam jauhnya pandangan sekalipun.
Ada SaatNya Aku Harus “MENYENDIRI” Karena Di Setiap Aku Ada Tak Pernah “DIHARGAI” Dan Tak Pernah DiAnggap “ADA”
Buka matamu, pasti ada seseorang yang menganggapmu begitu berarti.
Manisnya hubungan bukan pada pegangan tangan…

Juga bukan pada bicara kata kata yang manis…

Tapi dengan hubungan kita terhadap Allah…

Dan sejauh mana kita bisa menjaga pasangan dari dosa dan neraka…

Nanti jika kita bersama…

Kita bukanlah keluarga biasa…

Bahkan pasangan yang siap untuk menembus syurga-Nya…

Dengan izin dan ridho Allah Sang Maha Cinta.(*)

Insya Allah…
===========
Jika kamu bisa memperlakukan orang lain dengan baik, bukan tidak mungkin orang lain pasti akan memperlakukanmu dengan baik.
CINTA datang dari ALLAH,

Orang yang kau cintapun atas kuasa ALLAH

Maka,

Jagalah hubunganmu dengan ALLAH, agar dia menjaga cintamu dan orang yang engkau cintai..
Aku belajar untuk menjadi yang terbaik untuk orang yang aku sayangi.

Aku belajar memaafkan semua yang menyakiti aku.

Aku belajar melupakan seseorang yang melupakan aku.

Aku belajar untuk tetap setia kepada satu cinta,

Tetapi satu yang sulit aku pelajari adalah aku harus bisa TERSENYUM di saat orang yang aku sayangi, MENYAYANGI orang lain.
GOSIP ,, Di buat oleh orng IRII ,, Di sebarkan oleh orang BODOH ,, Dan di terima dengn baik oleh orang IDIOT.

?#?Jangan? Lah IRI Jangan Lah Bodoh & Juga IDIOT

Bertindak Lah Dengan Bijak…
Orang pintar itu ialah yg selalu menjaga dirinya (dari hal buruk) & banyak beramal untuk bekalnya di akhirat kelak (HR.Tirmizi)
Bagi wanita,Hadiah terindah adalah kesetiaanmu…

Kado terindah adalah maharmu…

Kabar terindah adalah kepastian lamaranmu…

Moment terindah adalah akad nikahmu…

Semoga semua wanita yang hadir di status ini mendapatkan jodoh seorang lelaki yang Sholeh, baik dan bertanggung jawab.

InsyaAllah…

Aamiin Yaa Rabbal’aalamiin
Kesendirian adalah kebersamaan yang tertunda sebelum halal itu tiba.

Kebersamaan pun adalah kesendirian yang tertunda sebelum ajal itu menjemputnya”

(( HR AllawiMz ))
Ketika kamu mencintai orang yang mampu mengubah kamu untuk kebaikan, cintailah dia, ketika dia menolak cintamu, lepaskanlah dia, akan tetapi kekalkanlah kebaikan, agar Allah mempertemukan orang yang lebih baik buatmu.
Wanita – Wanita yang hanya cantik parasnya mereka takut akan panasnya matahari……

tetapi,,, Wanita – Wanita yang cantik akhlaknya mereka takut akan panasnya neraka….
Orang SOMBONG itu umpama orang yang berdiri diatas gunung lalu dia melihat orang lain kecil namun dia tidak sadar bahwa orang yang melihat dia pun kecil.
Apa yg dianggap tidak berharga oleh seseorang, ternyata sesuatu tersebut merupakan dambaan, orang lain..”
===================
Berhentilah bertahan untuk sesuatu yang tidak seharusnya kamu pertahankan. Kamu mungkin terluka melepasnya, tapi ada obat penyembuh yang akan datang.
”Berjilbab adalah murni Perintah Allah wajib untuk wanita muslim yg telah baligh tanpa memandang akhlaqnya baik atau buruk”
===============
Ketika Anda tulus mencintai seseorang,Anda selalu sebutkan namanya dalam doamu, meski Anda bukan siapa-siapa baginya.

Sahabat bukanlah mereka yg telah lama Anda kenal,namun mereka yg datang menghampirimu dan tak pernah meninggalkanmu.
Seseorang yg oprimis akan melihat adanya kesempatan dlm setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dlm setiap kesempatan .

Lebih dari Harta

By: Mutia Shahidatul Zahidah
Pada zaman dahulu. Di sebuah negeri bernama Elvendale yang sangat luas, terdapat dua kerajaan besar yang saling bermusuhan. Kerajaan Ark dan Kerajaan Chaos. Dua kerajaan ini saling merebut dan memusnahkan. Setiap perang, tidak ada yang kalah ataupun menang. Kekuatan mereka selalu seimbang. Kali ini, Ark meyerang Chaos dengan alasan yang berbeda karena bukan kekuasaan yang ia cari.

Zack adalah seorang pangeran dari kerajaan Chaos yang selalu memimpin perang. Sedangkan kerajaan Ark memiliki pangeran pangeran Odin, juga pemimpin perang.

Kerajaan Ark bersekutu dengan sebuah kerajaan dari negeri Venille, kerajaan Enyiuelay. Kerajaan ini memiliki seorang putri yang sangat cantik, Rivelze.

Pangeran Zack telah dijodohkan dengan putri Rivelze.

“Ayahanda, maafkan ananda tapi ananda tidak mencintainya”

“Ayahanda tidak menerima alasan apapun. Kamu harus mendengarkan orang tuamu dan jangan membantah”

“Ayahanda, ananda tidak bermaksud membantah tapi..”

“Kalau tidak membantah berarti kamu setuju” 

“Ayahanda…”

“Ini demi kebaikan kerajaan kita, Zack. Dan satu lagi, jangan pernah kamu menyakiti perasaan putri kerajaan Enyuelay, mengerti?”

“Iya”

Pada suatu hari, pangeran sedang jalan-jalan dipedesaan. Ia bertemu dengan seorang wanita miskin. Wanita itu sedang duduk dibawah pohon bunga sakura yang saat itu adalah mekarnya. Wanita itu menyadari bahwa pangeran melihatnya.

“Pangeraaan” panggil wanita itu gembira melihat pangerannya sedang berdiri didepannya. Ia lantas berlari kearah pangeran.

“Hey.. jangan mendekat. Jagalah jarakmu denganku” kata pangeran.

“Hah? Kenapa?”

“Dasar, aku ini pangeran satu-satunya dari negeri ini dan aku… aku tidak sudi orang miskin sepertimu mendekatiku”

“Apakah jika aku kaya, yang mulia tidak akan jijik denganku?”

“Tentu saja. Oh ya… kalung yang bagus, mawar. Kamu yang memilihnya?”

“Iyaa”

“Hmm… walaupun kamu jelek tapi kamu pilihan kamu bagus ya? Kamu suka mawar?”

“Ya.. saya sangat menyukai bunga mawar’

“Aku juga suka. Oh ya aku harus pergi”

“Memangnya ada urusan apa yang mulia kesini?”

“Ini urusan kerajaan. Bukan urusanmu”

“Maafkan aku. Aku hanya penasaran”

“Haruskah aku peduli pada rasa penasaranmu itu?”

“Aku tid…”

“Ahg… sudah berapa lama aku membuang waktuku disini? Ini gara-gara kamu”.

“Hah? Aku? Aku kenapa?”

“Minggir kamu” pangeran Zack menabrak wanita itu dan pergi neninggalkannya tanpa menoleh sedikitpun.

“Dasar pangeran sombong” wanita itu pun pulang kerumahnya.
Beberapa hari kemudian, pangeran Zack sedang berlatih menunggang kuda karena selama ini ia terlalu dimanjakan dengan tandu. Disebuah tanah lapang yang terdapat ditengah hutan Envendale, pangeran terlihat sangat serius berlatih untuk menunggang kuda. Karena belum terlalu baik dalam mengendalikan kuda, akhirnya ia terjatuh ketika kuda berlari kencang dan ia kehilangan keseimbangan. Sikunya terluka dan berdarah.

“Argh. Sial”

“Yang mulia”

“Duh. Kenapa aku harus bertemu dengan lagi? Hah… dunia ini begitu sempit” kata Zack.

“Sikumu berdarah”

“Hm. Ini kali kedua kita bertemu tapi aku belum tahu namamu”

“Tidak perlu tahu namaku”

“Kenapa?” Tanya Zack.

“Pentingkah?’ Tanya  wanita itu.

“Tidak juga. Tak perlu tahu nama aslimu. Aku akan panggil kamu Rose. Sesuai dengan kalungmu’

“Terserah” jawab wanita itu. Kemudian ia menyobek lengan bajunya.

“Apa yang kamu lakukan?” Tanya Zack.

‘Lukamu mengeluarkan banyak darah. Calon Raja tidak boleh terluka. Ia harus melindungi rakyatnya dari luka” jawab wanita itu sambil membalut luka Zack.

“Aku tahu. Tidak perlu menasehatiku. Kenapa kamu berada ditengah hutan seperti ini?” Tanya Zack.

“Aku dan kudaku hanya ingin menikmati kesejukan disini. Oh ya, biar aku ajari” kata wanita itu.

“Menunggang kuda?”

“Iya, yang mulia’

‘Baiklah”

Sekitar satu jam wanita itu menemani Zack menunggang kuda, akhirnya Zack pun bisa menunggang kudanya dengan baik. Mereka berdua berkejar-kejaran dihutan dan tertawa. Wanita itu bersama kudanya mendahului Zack.

“Ayo yang muliaaa”

“Iyaa”

Wanita itu sudah berhenti disana dan menunggu Zack. 1 menit kemudian, Zack tiba ditempatnya.

“Kamu menang”

“Aku tahu. Padahalkan tadi kita setara”

“Untukmu” Zack memberikan sebuah bunga pada wanita itu.

“Haah, indahnya. Dimana kamu menemukan mawar cantik ini?” Tanya wanita itu sambil mengambil setangkai bunga yang disodorkan untuknya.

“Yah tadi ditengah jalan”

“Hmm… sekarang aku tahu mengapa yang mulia tertinggal dibelakanganku. Eh tapi… terima kasih”  kata wanita itu.

“Hahaha… tidak perlu. Rose untuk Rose” Zack semakin akrab dengan wanita itu.

“Hahaha… namaku Vazzele”

“Rose”

“Vaaazzele”

“Kamu Rose”

“Aku Vazzele”

“Hahaha”

“Zack” panggil seorang yang sedang menunggangi kuda dan dikawal oleh 6 orang berpedang.

“Ayah” Zack kaget.

“Yang mulia Raja” Vazzele memberi hormat pada sang Raja.

‘Apa yang kamu lakukan disini hah? Siapa wanita ini? Kamu akan menikah dengan putri Rivelze” Raja melotot.

“Ayah. Ini Rose. Dia telah membantuku belajar menunggang kuda” jelas Zack.

“Ayah mau mulai detik ini, kamu berhenti menemuinya. Jangan membuat perjodohanmu berantakan” kata Raja.

“Ayah ini bicara apa, dia ini bukan apa-apa. Tidak perlu cemas. Aku tidam mungkin mencintai wanita bodoh dan miskin seperti ini. Ahaha… ayah ini terlalu khawatir. Aku seorang pangeran dan aku hanya mau menikah dengan seorang yang juga berasal dari keluarga kerajaan. Ayo kita pulang. ” Zack mengajak ayahnya pulang.

“Ingat pesan terakhirku. Jangan pernah mengganggu anakku” Raja mengarahkan telunjuknya kewajah Vazzele. Vazzele hanya menunduk. Zack mendekatinya dan mengambil mawar yang sedang digenggam oleh Vazelle pemberiannya tadi, kemudian ia menghancurkannya.

“Lupakan saja bahwa kita pernah bertemu. Tapi sebagai hadiah karena telah membalut lukaku, kamu akan kuundang datang keacara pernikahanku. Selamat tinggal, Rose”. Zack, Raja dan pengawal-pengawalnya pergi meninggalkan Vazzele ditengah hutan itu. Vazzele memandang kelopak mawar yang telah berserakan diatas tanah itu, “akankah aku hancur seperti mawar ini” gumannya dalam hati. 

Vazzele pulang kerumahnya. Ia mengutarakan sebuah perkara yang baginya penting kepada ibunya. Dan kesimpulannya…

“Izinkan aku pergi Bu. Besok kan kakak udah disini. Biar dia menemani ibu. Oh ya. Kalau butuh aku, aku akan pulang bu. Sekarang aku harus pergi. Jika ada yang menanyakan keberadaanku, bilang saja aku sudah meninggalkan rumah”

“Vazzele”

“Aku akan tetap kembali bu. Kalau ada apa-apa, kumohon kabari aku. Aku pergi”

“Vazzele. Kamu mau kemana?” Ibunya meneteskan airmata, tidak rela anaknya harus pergi.

“Maafkan aku bu, keputusanku  sudah bulat. Aku akan pergi ke sebuah tempat tersembunyi. Aku akan kembali” airmata vazzele menetes. Ia pun menunggangi kudanya dan pergi jauh dari rumah, memasuki hutan belantara yang sangat jauh dari kehidupan manusia.
1 tahun kemudian, Kerajaan Chaos sedang mengadakan seleksi kepada seluruh prajurit kerajaan untuk dijadikan pengawal pangeran Zack. Yang menemani pangeran tentunya harus memiliki ketangguhan, kegigihan, keberanian, kepercayaan dan ketangkasan dalam berperang. Sebentar lagi, perang akan dimulai.

Dalam seleksi yang diselenggarakan oleh pihak kerajaan tersebut, terdapat 2000 dari 3000 prajurit mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi. Seleksi tersebut dilakukan selama 1 bulan dan hanya dua orang yang menjadi pengawal yang telah ditetapkan untuk pangeran Zack.

Semua prajurit memakai pakaian berperangnya dengan selalu menutupi seluruh wajah bahkan kepala mereka dengan topeng.

“Hoe Kamu… kamu pasti Farron kan?” Tanya pangeran kepada seorang prajurit yang berhasil menjadi pengawal pangeran. Dan pemuda itu mengangguk.

“Iya yang mulia”

“Dan kamu pasti si bisu itukan, Angeal” tanyanya lagi pada seorang prajurit yang juga telah terpilih sebagai pengawalnya. Prajurit itu mengangguk.

“Hmmm…. bagaimana orang bisu bisa terpilih menjadi pengawalku? Padahal diluar sana masih banyak prajurit tangguh yang tidak bisu. Tapi tidak apa-apa, aku tidak meragukan kalian. Terima kasih telah mau mengorbankan hidup kalian untukku. Dan satu lagi, kalian ini beda dengan para prajurit diluar sana. Tidak perlu berlebihan dalam menghormatiku. Anggap saja kita teman. Dan… kapanpun dimanapun, Kalian harus selalu menggunakan pakaian prajurit seperti ini. Mengerti?” Tanya pangeran.

“Iya yang mulia” Farron menunduk dan Angeal juga.

“Farron, apa kamu berasal dari sini?” Tanya Zack.

“Tentu saja aku berasal dari negeri ini. Negeri dimana rajaku berasal” jawab Farron.

“Dan kamu, Angeal?” Tanya Zack, dan Angeal mengangguk.

“Hmmm… bagus. Aku pikir kalian datang dari negeri lain. Baiklah. Setiap pagi kita latihan. Kita bertemu ditengah hutan Envendale. Aku rasa disana tempat yang paling tepat untuk kita latihan” kata Zack sambil berlalu.

Setiap hari mereka selalu latihan untuk mengembangkan ilmu bela diri mereka, terutama bermain pedang.

Sudah sebulan mereka latihan dan mereka bertiga semakin kuat.

“Wah. Kalian sangat kuat ya? Aku belum pernah mendapati ada prajurit seperti ini. Selain kuat, kalian juga sangat tampan. Hahaha..   teman yang cocok untukku” Zack menepuk pundak kedua pemuda yang tertutup oleh baju perang serta selalu mengenakan topeng itu.

Dua bulan telah berlalu dan setiap paginya mereka selalu latihan di hutan Evendale.

“Fiuuuh… udah jam 1 siang dan kita masih belum makan juga, Angeal, Farron, ayo. Kita mencari sesuatu yang bisa dimakan, lagian inikan hutan sehat, banyak buah segar disini” Zack mengajak kedua pengawalnya dan mereka berdua menurutinya. Mereka dapat banyak buah segar dan ubi-ubian dihutan itu dan mereka makan bersama. Farron terlihat tidak nafsu makan.

“Farron, apa kau baik-baik saja” tanya Zack.

“Iya yang mulia” Farron memaksakan bibirnya untuk tersenyum.

“Apa yang kamu pikirkan?”

“Adikku”

“Hah? Memangnya ada apa dengannya?”

“Dia… dia pergi meninggalkan rumah dan aku tidak tahu dia dimana. Aku… aku sangat merindukannya”

“Dia akan pulang, aku yakin dia tidak akan bisa berlama-lama jauh dari keluarganya”

“Aku juga berharap begitu”.

“Kalau perasaanmu tidak menentu, biar aku dan Angeal saja yang latihan. Ok”

“Tidak. Aku juga tetap ikut latihan. Ayo”

“Bagus, Farron”

Mereka latihan seperti biasa. 

Saat latihan, Zack mendengarkan ada suara yang mendekat. Suara beberapa kuda dan suara kakinya yang ia hentakan dikulit bumi.

“Apa mereka prajuritmu” tanya Farron.

“Bukan, hati-hatilah” kata Zack.

Ternyata yang datang adalah prajurit milik pangeran Odin. Ketiga pria itu telah bersiaga. Ada 12 prajurit yang dikirim untuk membunuh pangeran Zack dan kedua pengawalnya, tapi ternyata mereka bertiga cukup tangguh untuk diremehkan. 

“Zack, apa kau baik-baik saja?” Tanya Farron.

“Iya, bagamana denganmu dan Angeal?”

“Aku ok. Dan Angeal….” menoleh kearah Angeal. Angeal hanya mengangguk, menunjukan bahwa dia baik-baik saja.

“Syukurlah. Ayo kita kembali ke Istana, hari sebentar lagi akan malam”. Mereka bertiga menunggang kuda dan pergi.

Bulan telah menempati singgasananya. Diteras lantai 9 istana, Farron dan Angeal mendapati Zack sedang melamun.

“Zack”

Zack tersadar dari lamunannya.

“Ada apa?” 

“Uhmm… tidak ada. Hanya saja aku sedang memikirkan seseorang. Dia hadir menghantui pikiranku begitu saja”

“Wanita”

“Hahaha.. iyaa”

“Kenapa tidak menemuinya saja”

“Haruskah?”

“Tidak ada yang salah”

“Baiklah”

Keesokan harinya, pangeran Zack dan dua pria tangguhnya pergi ke desa dimana wanita yang ia maksudkan itu menetap. Ia mendekati sebuah rumah.

“Tunggu, Zack. Maafkan aku tapi apa yang kau cari disini? Ini rumahku” kata Farron.

“Apa? Berarti adikmu… ”

“Apakah wanita yang kau maksudkan itu Vazelle?”

“Jadi… Rose… adikmu ya? Hmm… sulit dipercaya. Oh ya aku baru sadar, perjalanan kita sampai sejauh ini sia-sia. Dia tidak ada. Aku baru ingat ceritamu kemarin. Aku juga tidak menyebut namanya semalam, makanya jadi begini. Eh.. ngomong-ngomong dia dimana ya?” 

“Entahlah” jawab Farron singkat sambil menunduk. Ketiganya menghela nafas panjang dan kembali ke istana.

Setibanya di istana. Raja langsung memintanya untuk pergi ke kerajaan putri Rivellze untuk membicarakan menjemput tuan putri ke istananya.

“Apa kalian akan segera menikah?” Tanya Farron.

“Aku harap tidak jadi. Doakana ya!”

“Kamu ini aneh, diakan…”

“Seorang putri yang cantik dan kaya raya? Dengar, aku rasa adikmu telah mencuri hatiku”. Kata Zack sambil tersenyum.

“Apa kita harus pergi sekarang?” Tanya Farron.

“Tentu”.

“Apa kita bisa melepaskan topeng prajurit yang kita pakai ini? Biar putri juga mengenali aku dan Angeal. Dua pria hebatmu. Ahahah”

“Kalian berdua pengawalku, tidak bisa melepas topeng”

“Huuuh. Baiklah”

Siang itu, mereka bertiga segera berangkat ke kerajaan Enyiuellay di negeri Venille. Mereka tiba di kerajaan itu ketika matahari mulai terbenam. Disana, putri meminta mereka untuk bermalam karena terlalu jauh dan dingin untuk melakukan perjalanan dimalam hari. Seorang prajurit dari kerajaan sang putri tersebut datang kepada pangeran Zack dan memberikannya sebuah surat. Dengan bingung Zack membuka surat itu, dan di atas kertas itu tertulis “Yang mulia, maafkan aku. Aku tidak pantas melakukan ini padamu tapi aku… aku… aku sangat merindukanmu. Aku tidak mengharap agar kau merindukanku tapi jika ada rasa rindumu untukku, aku menunggumu di air terjun terbesar yang ada di negeri Enyuela (Enyiuellay) ketika matahari mulai terbit. Aku juga tidak memaksamu untuk menemuiku, tapi seandainya kau datang, tolong rahasiakan hal ini pada siapapun. Vazelle”.

Air mata Zack menetes. Ia melipat kertas itu kemudian disimpannya.

Sebelum matahari terbit, Zack menunggang kudanya dengan kecepatan penuh menuju air terjun yang dimaksud Vazelle. Zack tiba disana tepat waktu, matahari baru mulai terbit dan memancarkan cahaya emasnya. Ia langsung melompat dari kudanya dengan nafas terengah-engah. Pandangannya tertuju pada seoarang wanita yang sedang duduk membelakanginya diatas sebuah batu besar, vazelle dengan menatap air terjun dan menikmati udara.

“Rose?” Airmata Zack menetes hangat.

Seperti ada kontak batin, Vazelle menoleh kebelakang.

‘Za…Zack” airmatanya membasahi pipi, ia langsung berdiri dan turun dari batu itu. Zack berlari kearahnya dan langsung memeluknya begitu erat.

“Aoo… yang mulia, aku susah bernapas” kata Vazelle.

“Kau harus membayarnya”

“Haaaah? Membayar..”

” 1 tahun kamu membuat susah nernapas hanya karena merindu dan memikirkanmu”. Kata Zack.

“Terakhir kau seperti ingin melup…”

“Karena aku tahu ayahku itu seperti. Aku mohon, maafkan aku” Zack enggan melepaskan dekapan hangatnya. Tiba-tiba Vazelle melepaskannya.

“Aku harus pergi. Maafkan aku” 

“Kemana? Aku mohon ….”

“Maafkan aku…. terima kasih telah datang yang mulia, dan.. selamat tinggal” kata Vazelle sambil berlari kearah seekor kuda. Diatas punggung itu tersedia sebuah anak panah dan busurnya. Vazelle membuat kuda yang ia tunggangi itu berlari dengan kecepatan penuh. Zack mengejarnya dengan kudanya. “Roseeee, hentikan kudanyaaa” teriak Zack.

Rose mengambil busur dan anak panah itu dan menargetkan kuda Zack. Panahnya mengenai sasaran. Anak panahnya menikam leher kuda yang ditunggangi Zack. Kudanya merengek kesakitan dan berlari kesembarang arah. Zack mencabut anak panah itu. Kudanya merontak sehingga Zack kehilangan keseimbangannya dan terjatuh. Kudanya berlari meninggalkannya. Ia menyadari bahwa bukan hanya Vazelle saja, ia juga telah kehilangan kudanya. Ia harus pulang menempuh jarak 6000 meter untuk sampai ke istana Enyuella dengan mengandalkan kedua kakinya.

‘Aaah.nn Rose hebat sekali. Ia mampu membuat aku merasa 6000 meter menjadi 6 meter. Dan aku harus pulang dengan…. aaah….” dengan penuh kegalauan Zack meninggalkan tempat itu. Matahari terasa semakin terik dan Zack semakin lemah. Tiba-tiba ia mendengar suara hentakan kaki kuda mendekat.

“Angeal? Bagaimana bi… ah… kau juga menemukan kudaku… hmm… kau juga telah mengobati lukanya. Waah… terima kasih. Ini sulit dipercaya”. Zack berlari kearah kudanya “hmm.. sepertinya kamu sudah tenang” ia mengelus kepala kudanya.

“Angeaaaaal” ada suara yang meneriaki nama Angeal.

“Angeal.. itu Farron” kata Zack.

Farron pun tiba dengan kuda hitamnya.

“Zack? Kamu disini?” Tanya Farron.

“Seharusnya aku yang bertanya pada kalian berdua pertanyaan yang sama”

“Iyah aku mengikuti Angeal yang tiba menunggang kuda dan masuk hutan”.

“Angeal, bagaimana kau tahu aku ada dihutan” tanya Zack.

Menggunakan bahasa isyarat, Angeal mulai menjelaskan.

“Aku mengerti. Terima kasih. Aku bersyukur memiliki kalian berdua” Zack memeluk Farron dan Angeal.

“Ada yang bisa kami bantu? Ada yang kau cari.. katakan saja… serahkan kepadaku dan Angeal” ucap Farron sembari senyum. Zack hanya menatapnya. Ia tidak bisa menceritakan apa yang telah terjadi beberapa jam yang lalu, ia baru saja menemui adiknya Farron. Adik yang dicarinya selama ini. Ia telah terlanjur janji kepada Vazelle.

“Tidak ada. Aku hanya ingin menikmati udara sejuk disekitar air terjun”

“Air terjun? Waaah… 6000 meter itu jarak yang..  hmm… kamu memang pangeran aneh. Hmm… bagaimana kudanya bisa terluka dan pergi meninggalkanmu? Untung Angeal bertemu dengannya dijalan” kata Farron.

“Lupakan saja. Itu tidak penting. Ayo pulang atau sebentar lagi kita akan disengat panas” ajak Zack sambil naik ke punggung kudanya. Mereka bertiga pun kembali ke istana Rezelve.

Setibanya di istana, mereka lansung kembali ke istana Chaos bersama putri Revelze. 

Sejak bertemu dengan Vazelle pagi itu, Zack mulai lebih suka diam dan murung. Farron dan Angeal selalu disisinya, berusaha membuatnya senang.

Yang mulia raja membicarakan sebuah hal penting kepada anaknya, Zack.

“Zack, 1 bulan lagi, kita akan diserang. Berusahalah untuk tidak kalah. Kamu anakku satu-satunya. Setelah perang, kita akan melangsungkan pernikahan dan putri Revelze”.

“Ayah, aku tid…”

“Keputusanku tidak dapat dirubah, Zack. Jangan sampai kamu mencintai wanita waktu itu dihutan atau aku akan membunuhnya. Kamu itu calon raja dan terhormat. Jangan nikahi wanita kampung seperti dia”

“Dan aku tidak akan membiarkan tangan ayah atau tangan siapapun menyakitinya. Ayah, satu lagi, Haruskah aku melukai putri?”

‘Apa yang…”

“Dia tidak mencintaiku ayah. Dan aku pun sama”

“Apa? Bagaimana dengan orang tuanya ketika mengetahui hal ini?”

“Katanya keputusan mereka sudah bulat”

“Begitu juga keputusanku, Zack”.

“Ayah..”

“Cukup”

‘Agh”

Zack dan Revelze menemui Farron dan Angeal.

“Kita harus latihan lebih keras lagi. Waktu kita hanya satu bulan. Kita akan diserang oleh kerajaan Ark. Oh ya, kita juga akan melatih seluruh prajurit” 

“Tapi Zack, waktu kita cuma 1 bul…”

“Aku punya 1000 pasukan, dan ditambah lagi dengan 1000 pasukan putri Revelze” sambung Zack.

“Kerajaan Ark hanya mempunyai 1500 pasukan. Tapi aku dengar mereka sangat kuat. Dengan jumlah pasukan yang melimpah, bukan berarti mereka dapat diremehkan. Kita belum tentu menang” Revelze menanggapi.

Selama 1 bulan, Zack, Revelze, Angeal dan Farron melatih seluruh prajurit. 

Dua hari sebelum kerajaan akan diserang, Angeal mengalami sakit yang membuat ia tidak bisa bertarung dimedan perang bersama pangeran dan dan temannya, Farron.

“Tidak usah mengkhawatirkan kami, kami akan baik-baik saja” kata Zack kepada Angeal.

“Aku akan sangat merindukanmu besok, dalam medan” kata Farron.

“Ayo, istirahatlah. Sudah kutugaskan seorang pelayan untuk menyiapkan makanmu, dan juga seorang tabib. Minumlah semua obat yang diberikannya. Pasukan mungkin akan lebih bersemangat jika kamu hadir di medan pertempuran. Hehe”

Zack dan Farron meninggalkan Angeal dikamar dan menuju teras istana dilantai paling atas, lantai 9.

“Akan terasa ada yang kurang jikalau besok Angeal tidak bersama kita” kata Zack.

“Apa kamu yakin dia akan baik-baik saja? Kudengar, kata tabib, dia.. hmm.. sakitnyaaa…. serius atau bisa dibilang cukup parah” kata Farron.

‘Jangan meremehkan tabib kerajaanku. Haha”

“Ngomong-ngomong.. aku sangat merindukan adikku”

“Vazelle? Hmmm… aku juga sangat merindukannya. Tapi untuk saat-saat panas begini, alangkah baiknya dia tidak disini. Dia itu terlalu ceroboh dan itu akan membahayakan dirinya sendiri” kata Zack.

“Waaaah …. sedekat apa kamu dengan adikku, hah? Kamu benar-benar mengenalinya. Ahahah … itu adik bodohku yang sangat aku rindukan. Hmmm… dia hidupku setelah ibu. Penyemangatku yang tak ada tandingannya” guman Farron.

Besoknya, mereka latihan seperti biasa. Hanya saja, Angeal harus menghabiskan waktu dikamarnya dan ditemani berbagai macam obat-obatan.

Disisi lain, Vazelle sedang bercakap-cakap dengan seseorang.

“Ayolah Odin. Ini tidak ada gunanya. Hentikanlah. Perang ini hanya akan memakan banyak korban Odin.  Harta, keringat, air mata, darah, nyawa… ya ampun Odin, apakah hatimu sudah mati? Runtuhkan egomu itu, Odin. Egomu akan membunuh banyak orang. Tidak menutup kemungkinan kamu juga akan mati dimedan pertempuran. Kalah atau menang masih dalam bungkusan misteri apa kau tahu itu? Odin…” Vazelle menceramahinya.

“Vazelle….”

“Kamu sahabatku Odin. Satu tahun kita telah hidup bersama. Aku tidak mau kehilanganmu. Aku tidak mau. Aku takut kamu kalah dalam pertempuran ini. Chaos terlalu kuat untuk diremehkan” kata Vazelle.

“Kemana kamu selama beberapa bulan ini?”

“Aku punya hidup yang harus aku jalani, tidak seperti kamu. Kamu hanya mengincar pangeran Zack dari Chaos. Mengapa Odin… mengapa?”

“Chaos harus membayar semuanya, Vazelle”

“Hah?” Vazelle bingung.

“Hmm..  mereka harus membayar semua airmata yang telah aku tumpahkan selama ini. Mereka harus mrmbayar luka dihatiku yang tak bisa terobati. Mereka membuatku hampir mati karena mereka… mereka….” air mata Odin membasahi pipinya.

“Odin, apa kamu sedang berbicara tentang… tentang putri Rezelve?”

Odin tidak menjawab dan hanya terisak.

“Odin, apakah putri masih akan tetap mencintai walau kamu yang memulai pertarungan ini? Apakah ia sudi mencintai pembunuh? Odin….”

“Maafkan aku Vazelle. Inilah aku” Odin mengusap airmatanya.

“Lupakan putri. Lupakan pertarungan yang sia-sia ini. Biar aku carikan pengganti putri Revelze”

“Tidak semudah itu, Vazelle”

“Odin..”

“Apa kamu takut karena perang ini, Zackmu itu akan terluka?”

‘Bukan itu maksudku. Sungguh. Bukan itu yang aku pikirkan. Sudahlah Odin. Pikirlah tentang orang banyak, rakyatmu, jangan biarkan semuanya sia-sia. Jangan hanya pikirkan dirimu sendiri. Ingat. Kamulah bakal raja kerajaan ini. Tidak sayangkah kamu pada rakyatmu? Perang ini tidak akan berhenti hingga ada yang mati, kamu.. ataupun Zack. Dan aku tidak menginginkan hal itu. Aku tidak mau kehilanganmu dan aku juga tidak ingin menyaksikan kematian Zack karena ulahmu ini” tegas Vazelle.

“Perang ini akan tetap terjadi, Vazelle. Besok. Dan aku tidak ingin kamu melibatkan diri. Melihatmu sedih saja aku tidak bisa, apalagi melihatmu berdarah… lebih pahit lagi kalau aku harus kehilanganmu”

“Kamu pernah bilang bahwa aku berharga bagimu disamping Revelze dan kerajaanmu. Seandainya kamu disuruh membunuh salah satu diantara dua orang, siapa yang akan kamu bunuh. Aku atau Revelze”

“Vazelle, perta….”

“Jawab saja, Odin”

‘Itu pilihan tersulit dalam hidupku”

“Jawab saja”

“Aku… aku… akan membunuh Revelze. Aku tidak mungkin sanggup membunuh sahabat yang selama satu tahun ini menemaniku disaat gundah gulana dan kerinduan menyiksaku hanya karena wanita yang aku cintai akan menikah dengan pria lain” terang Odin.

“Bagaimana jika dia mau menikah denganmu, tetap membunuhnya dan membiarkanku”

“Vazelle… apa yang…agh…” Odin memeluk Vazelle. Mendekapnya dengan erat “hentikan Vazelle”.

“Aku harus pergi” Vazelle melepas pelukan itu.

“Vazelle, kamu pergi dan baru kembali. Apakah kau ingin pergi lagi? Bencikah ka…”

“Aku tidak pernah akan membencimu, tidak akan. Aku pergi, aku memang akan pergi. Tapi.. sejauh apapun aku pergi, aku akan tetap datang padamu. Aku tidak akan meninggalkanmu untuk selamanya Odin, kecuali jika aku mati. Aku tidak akan melupakanmu dan selalu merindukan pelukanmu. Aku pergi. Ada urusan yang harus aku selesaikan”

“Jaga dirimu. Aku…. sangat menyayangimu, Vazelle” Airmata Vazelle dan Odin mengalir bersamaan. Odin sadar bahwa ia tidak akan bisa menghentikan Vazelle untuk pergi.

Hari H telah tiba. Odin tetap dengan keras kepala membawa ribuan pasukannya sangat super kuat itu menuju Chaos. Manisnya, Zack dan semua pasukannya sudah menunggu dan siap melayani tamu yang datang mengunjungi. Zack menoleh ke sisi kanannya, tapi tidak ada Angeal disisinya. Ia merasa ada yang kurang karena hanya ada Farron disisinya. Sang Raja dan Putri Revelze tidak diizinkan untuk ikut berperang, akan sangat berbahaya. Yang penting ia telah meminjamkan kekuatan pasukannya.

Akhirnya peperangan yang tidak dinginkan itu benar-benar terjadi dan putri Revellze benar, pasukan kerajaan Ark tidak bisa dianggap remeh. Mereka sangat kuat dibawah pimpinan pangeran tampan, sahabat Vazelle, Odin.

Pertarungan berlangsung cukup lama, pasukan Chaos dan Ark semakin berkurang. Sementara kedua pangeran terlihat bermandikan peluh dan napas yang yang memburu.
Zack, apa kau telah menengok Angeal?” Tanya Farron.

“Tadi aku berencana, tapi… kata tabib dia sedang istirahat dan tidak boleh diganggu”

“Apa dia parah? Kemarin aku berniat menengoknya, tapi sama, kata tabib, dia tidak boleh diganggu” tanya Farron menimpali.

“Aku harap dia baik-baik saja”

“Hmm”

“Angeal” Farron memanggil. Angeal hanya 
Seseorang tiba-tiba berlari dan berdiri disisi Zack. Ia lengkap dengan seragam pengawalnya. Ditangannya ada sebuah samurai yang mirip dengan milik Farron.

“Angeal, kaukah…” tanya Farron kaget. Angeal menganguk.

Pertarungan kembali berlangsung berjam-jam lamanya. Terik, dahaga menyerang dan baju setiap prajurit berlumuran darah, artinya, tubuh mereka telah dipenuhi luka, tak terkecuali Zack dan Odin. Semua prajurit Chaos telah terkapar. Zack dan Farron sekarang tidak mampu berdiri tegak setegak Odin. Odin tersenyum cetus, selangkah lagi dan kemenangan akan berada dalam genggamannya dan Chaos menjadi kekuasaannya. Tentu ia akan menjadikan Zack sebagai budaknya.

Angeal, pengawal setia Zack berusaha berdiri tegak walau telah bermandikan darah. Ia mengangkat pedangnya, menatap Farron dan Zack yang tak lagi berdaya, kemudian ia menatap Odin dan meremas pedangnya.

“Angea….l…. ja… jangan gila” Zack menasehatinya dengan suara yang terbata-bata.

“Angeal…. jangan… Kamu tidak bisa melawannya sendiri” kata Farron.
Semua prajurit Ark bersiap-siap untuk menghabisinya seperti mereka menghabisi sebagian prajurit-prajurit Chaos, namun Odin menghentikan mereka.

“Kalian istirahatlah, biar aku yang menanganinya” kata Odin dengan senyuman sinisnya. 

Odin dan Angeal bertarung cukup serius. Angeal ternyata sangat hebat bermain pedang seperti dirinya, mereka seimbang. Keduanya tampak sangat kelelahan, darah bercampur keringat membuat tempat itu berbau anyer. 

Pertarungan masih berlangsung dan Raja dan Revelse menyaksikannya dari jauh dengan sangat tegang. Seorang pengawal dengan berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk Zack dan merajaannya.

Karena sangat kelelahan, akhirnya Odin kalah cepat dengan Angeal. Angeal telah melekatkan mata pedangnya dileher Odin, beberapa menit berlalu dan  posisi pedangnya masih tetap sama. Angeal hanya menatap Odin yang sekarang tidak bisa bergerak.

“Sekarang Angeal, bunuh dia” teriak Zack. Bukannya mendengar perintah pangeran Zack, Angeal malah menurunkan pedangnya. Kesempatan emas itu disia-siakannya dan akhirnya, Zack mencuri kesempatan emas itu. Ya, Odin berhasil, berhasil menusuk Angeal dengan pedangnya yang mengkilap itu. Pedangnya menempus tubuh Angeal.

“Angeaaaaal” Farron dan Zack berteriak, airmata mereka tak terbendung melihat padang harus menempus tubuh kawan setia mereka.

Dari belakang Angeal, terlihat pedang mengkilap itu tidak lagi mengkilau karena telah diselimuti darah segar.

“Aku salut padamu, bertarung tanpa suara. Aku tidak mendengar suaramu sejak tadi, kuakui kamu hebat tapii…Kamu…. kalah.” kata Odin dengan senyum ketusnya dan tetap menggenggam pedangnya yang masih menembus tubuh Angeal.

“Cuh…cuh…cuk…up… O…diiin” ucap Angeal dengan nada yang terputus-putus karena menahan sakit yang teramat sangat akibat tusukan itu.

Odin tersentak bukan main ketika mendengarkan suara itu. Suara yang tidak asing lagi telinganya, suara yang selalu ia rindukan. Suara seorang wanita.

“Va…vazelleee…. mengapaa?” Odin berbisik dengan airmata yang mengalir begitu deras.

“O…din. Ma… maaf…ka…n akuu. A.. ak..u… ter….pak…sa” Vanelle yang selama ini bersembunyi dibalik topeng itu semakin lemah kareka terlalu banyak darah yang tertumpah.

“Dasar bodoh. Aku akan mati jika seperti ini” Odin memegang pundak Vazelle dan menarik pedangnya yang telah menembus tubuh Vazelle itu dengan cepat.

“Aaah” Vazelle menjerit kesakitan.

Odin menjatuhkan pedangnya yang telah berlumuran darah segar itu. Ia langsung mendekap Vazelle yang semakin melemah. 

“Vazelle, maafkan aku. Semua ini salahku karena mengabaikan nasehatmu. Seharusnya dari tadi aku sadar bahwa orang yang sedang bertarung denganku adalah kamu. Kekuatan kita seimbang dan caramu bermain pedang sama sepertiku. 1 tahun aku melatihmu, seharusnya aku menyadarinya. Aku sempat berpikir bahwa itu kamu, tapi aku merasa tidak mungkin dan kini semuanya sudah terlambat. Lebih baik aku kehilangan wanita yang sangat aku cintai dan kerajaan Ark daripada aku harus meninggalkanmu” Odin menangis dan mendekap Vazelle semakin erat.

“Ja..dikan aku yang te…ra…khir ter..lu..ka… Oo…diiin…”

“Aku janji, Vazelle. Aku menyayangimu. Sangat menyayangimu. Jangan tinggalkan aku” Odin mengisak.

Semua yang menyaksikan pemandangan itu menjadi terbungkam dan heran, termasuk Zack dan Farron.

“Ada apa…? Mengapa Odin memeluk Angeal seperti itu? Dia menangis? Ini sangat aneh? Apakah mereka saling kenal?” Tanya Zack.

‘Jika mereka saling kenal, mengapa dari tadi bertarung dan baru berhenti sekarang”

Putri Revelze berlari kearah Odin dan Vazele.

“Putri… berhenti. Jangan mendekatinya” teriak Zack.

Rivelze berhenti didekat Vazelle dan Odin. Ia menatap Odin, cinta sejatinya. Airmatanya menetes tak tertahankan.

Masih dalam pelukan, Odin melirik Revelze, airmatanya mengalir lebih deras. Ia berpikir untuk merelakan Revelze menikah dengan Zack walau ia sangat hancur batinnya.

“Dengar kerajaan Chaos, aku mengaku kalah, aku akan berhenti menyerang dengan 1 syarat. Aku akan membawa orang yang berada dalam dekapanku ini pulang bersamaku. Kalian tidak punya alasan untuk menghalangiku membawanya. Aku tidak akan merawatnya dengan baik ataupun jika sudah terlambat, setidaknya ia mati dalam dekapanku. Kalian tidak akan menang jika perang ini dilanjutkan. Serahkan aku 1 nyawa dan kalian semua selamat. Aku akan mengganti semua kerugian atas perang ini. Aku janji” seru Odin dengan airmata berderai.

“O…o…din…”

“Hm?”

“Di…sisi Zack… i…tuu… laki…la…ki… ituuu…. to…long… bawa… bawa… bawa akuuu… padanya”

Odin langsung menggendong Vazelle dan membawanya mendekati Farron. Farron heran dengan pandangan sejuta tanya. Dibalik baju prajurit yang sobek dibagian leher, ada pantulan cahaya matahari yang menyilaukan mata. Vazelle meminta Odin menurunkannya 1 meter dihadapan Zack dan Farron. Ia berjalan dengan menahan sakit yang luar biasa.

“Ka….kak” Vazelle mendekati Farron.

“Farron, kalung i…tuuu…. jangan-jangan diaa… Rose?” Tanya Zack kepada Farron.

“Va….vazelle” guman Farron lirih dengan airmata membasahi pipi. Adik kesayangan yang ia rindukan selama ini ternyata selalu berada disisinya namun tak ia sadari.

Belum sempat menyentuh kakaknya, Vazelle kehabisan tenaga untuk berdiri dan akhirnya terjatuh. Farron dengan cepat menangkapnya agar tidak sampai terbentur. Farron pun membuka topeng prajurit yang selama ini dikenakan Vazelle dan bersembunyi dibalik nama Angeal.

“Ini tidak mungkin. Ini sulit dipercaya. Tidak mungkin. Vazelle, mengapa.. mengapa melakukan ini?”

“Maa..maaf kak. Maaf”

“Aku harap ini hanya mimpi. Hal ini tidak boleh menimpa adikku” Farron menangis semakin parah.

Airmata Zack terus mengalir menyaksikan orang yang cintai harus terkulai tiada berdaya dihadapannya. Ia menatap Odin dengan penuh  kebencian, dan Farron pun sama. Amarahnya membara. Zack mengambil pedangnya.

“Kamu harus membayar semuanya, Odin” kata Zack kepada Odin.

“Habisilah aku setelah Vazelle memaafkanku” kata Odin.

“Zack. Biar aku yang mengatasinya. Odin, Walaupun dia memaafkanmu, aku tidak akan pernah”. Farron menyerahkan Vazelle kepada Zack dan langsung mengambil pedangnya.

“Jang…an… Ka…kak. aku… aku… aku mohon”

“Tapi Vazelle… dia….”

“To…long”

Farron menatap Odin dengan penuh benci. Ia meremas pedangnya kemudian membantingnya ketanah. Seandainya bukan karena permintaan adiknya, maka Odin akan tewas saat itu juga.

“Kalau begitu bertahanlah Vazelle, sehatlah. Maka Odin akan selamat” kata Farron sambil mengusap kepala Vazelle yang juga berdarah. Airmatanya masih mengalir atas musibah yang baru saja menimpa adik semata wayangnya.

Perlahan, Vazelle menutup matanya.

“Apakah aku… mati? Apakah hidupku telah berakhir?” Tanya Vazelle dan hati. Beberapa jam kemudian ia membuka matanya. Dilihatnya ada seorang orang tabib yang ia kenal baik itu berdiri disisinya.

“Apa kau baik-baik saja” tabib bertanya sambil tersenyum.

“Hmmm” Vazelle membalas senyuman tabib “terima kasih atas semuanya” bisik Vazelle. Tabib itu hanya tersenyum dan membuka pintu kamar.

“Yang mulia, dia sudah sadar” kata tabib.

Raja, Zack, Farron, Odin, dan Revelze berlari masuk kedalam kamar dengan perasaan sangat bahagia. Zack berniat ingin memeluk Vazelle namun ditahan oleh Farron.

‘Dia adikku, biar aku yang pertama” kata Farron. Namun niat Zack dan Farron untuk memeluk Vazelle gagal. Odinlah yang pertama. Odin memeluk Vazelle dengan mata basah. Vazelle memeluknya erat.

“Hentikan airmata itu Odin. Lihatkan? Aku sehat” Odin mempererat cengkramannya.

“Aoh.. lukaku” Vazelle menjerit.

“Pelan-pelan, pangeran Odin” kata Revelze yang juga datang memeluk Vazelle. Farron tersenyum.

“Aku tidak mau memeluk pangeran Zack dan kakak. Kalian tidak mengenaliku sama sekali” kata Vazelle.

“Haaaah, Vazelleeee” Zack dan Farron berteriak.

Mereka semua tertawa bahagia.

Raja masuk kekamar.

“Vazelle, maafkan keangkuhan dan keegoisanku selama ini. Maafkanlah aku. Cukup lama aku telah menyiksamu dan Zack karena aku gila akan harta. Terima kasih atas sem….”

“Sudahlah yang Mulia. Lupakan saja. Aku sudah tahu yang sebenarnya. Menikahlah dengan putraku” kata Raja.

“A..apa… hmm… tapi… putri Re…”

“Revellze hanya milik Odin. Mereka saling mencintai”

“Hmmm… jadi yang mulia sudah tahu semuanya”

“Kamu masih mau menerima putraku kan?” Tanya Raja.

“Tentu yang mulia. Sejak pertama kali jumpa, putra yang mulia telah mencuri hati saya dan tidak mau mengembalikannya hingga saat ini. Itulah mengapa aku selalu ingin berada didekatnya, dekat hatiku, agar aku bisa hidup”.

Pernikahan kedua pangeran dilangsungkan bersamaan. Ark dan Enyuella sekarang telah dipersatukan dan bersekutu dengan Chaos. Kerajaan mereka semakin maju dan berkembang pesat. Masyarkat kedua kerajaan sangat berjaya dan berkembang pesat. Damai dan sejahreta dibawah pimpinan Raja Zack dan Ratu Vazelle serta Raja Odin dan Ratu Revellze. 
Tamat.

Introvert

By: Ririn Yastiawijaya


Pernah memerhatikan disekitar kamu ada sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang berkumpul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Nah, sosok ini berbeda, tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit , tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia adalah  seseorang yang memiliki kepribadian Introvert.

Jadi, sekarang saya akan berbicara tentang kepribadian. Ada tiga tipe kepribadian, yaitu extovert, introvert dan ambivert. Namun sekarang saya hanya fokus pada kepribadian introvert, Insya Allah extrovert dan ambivert nya menyusul pada postingan berikutnya.
Sudah tahu tentang Introvert?  Bagi yang belum tahu, let me tell you about it, siapa tahu mungkin kamu termasuk salah satu orang yang memiliki tipe kepribadian ini atau mungkin kamu mempunyai sahabat seperti ini. Saya termasuk orang yang berkepribadian introvert. Jadi, saya juga akan menceritakan apa yang saya alami sebagai seorang introvert.
Well, Introvert adalah salah satu tipe kepribadian manusia yang bersifat suka memendam rasa dan pikiran sendiri dan tidak mengutarakannya kepada orang lain, dengan kata lain, ia bersifat tertutup atau selalu menutup diri dari kehidupan luar. 

Introvert diperkenalkan oleh seorang psikologis dari Swiss, Carl Gustav Jung, yang mempelajari karakteristik dari individual-individual dan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia. Menurutnya, orang-orang introvert adalah mereka yang terampil dalam melakukan perjalanan ke dunia dalam, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkonsentrasi. Pada akhirnya mereka menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya (tapi punyaku masih suram, hehe). Jung mengelompokan Introvert sebagai kaum minoritas.

Orang introvert cenderung suka menyendiri, pendiam, dan susah menyesuaikan diri. Mereka senang menjelajahi ruang pikirnya, mereka membaca buku, menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau informasi.

Introvert hanya satu-dua kali berinteraksi dengan temannya, selebihnya mereka gunakan untuk diam. 

Ketika sedang stress , introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua orang yang mereka percaya. Mereka adalah manusia yang lebih banyak berpikir dan lebih sedikit beraktifitas. Mereka juga orang-orang yang lebih senang berada dalam kesunyian atau kondisi yang tenang, daripada di tempat yang terlalu banyak orang. Mungkin ini salah satu faktor kenapa aku malas untuk berorganisasi. Dari dulu sampai sekarang pun aku tidak begitu suka berorganisasi (kecuali kalo terpaksa). 

Menurut  “The Introvert Advantage (How To Thrive in an Extrovert World)”, yang ditulis oleh Marti Laney, Psy.D, introvert adalah orang yang terlalu sensitif terhadap dopamine, sehingga terlalu banyak rangsangan eksternal melelahkan mereka. Sebaliknya, ekstrovert seolah selalu kekurangan dopamine, dan mereka membutuhkan adrenalin agar otak mereka menciptakan dopamine.”
Di dunia yang dipenuhi orang-orang berisik, introvert terdengar seperti sebuah istilah negatif. Tidak hanya oleh mereka yang “normal”, mereka yang introvert sendiri merasa bahwa diri mereka aneh. Ya, Introvert sering dipandang aneh. Sebenernya wajar, mengingat kehidupan didominasi oleh orang-orang ekstrovert. Ekstrovert terlihat normal karena mereka memang “menonjol” di pergaulan. Sementara introvert kan tidak. Makanya, introvert kelihatan aneh. Padahal introvert bukanlah keanehan yang harus “dinormalkan”. Pendiam, suka mengurung diri, pasif dan sukar dimengerti adalah beberapa sifat yang dijadikan penanda umum kepada mereka yang disebut “introvert ”.
Dibawah ini adalah beberapa ciri utama orang yang memiliki kepribadian introvert: 

a. Senang menyendiri 

b. Pendiam

c. Lebih senang bekerja sendirian 

d. Lebih suka berinteraksi secara langsung dengan 1 orang ( 1 on 1 interaction ).

e. Susah bergaul atau kuper. 

f. Senang berimajinasi.

g.  Jarang bercerita, lebih suka mendengarkan orang bercerita.

h. Senang dengan kegiatan yang tenang (membaca, bermain komputer, menggambar, bersantai dsb). 

i. Berpikir dulu baru berbicara/melakukan. 

j. Lebih mudah bercerita atau mengungkapkan perasaan lewat tulisan. 

k. Suka memperhatikan hal-hal kecil di sekitar (semut, langit, bintang, bunga, coretan di dinding dll).  

l. Temannya sedikit, tapi akrab. 

Kebanyakan orang introvert kalau udah bareng teman, dia rindu sendirian di kamar.
Berikut saya akan berbagi pengalaman saya yang merupakan orang yang berkepribadian introvert.
Saya suka grogi dan gelisah ketika bersama orang lain. Saya tidak percaya diri pada kemampuan sosial saya. Saya menarik diri dari masyarakat. Lidah saya kaku jika disuruh bicara dengan orang baru.   Merasa minder dan tidak bisa berbicara lugas di keramaian saat harus berpidato atau semacamnya, dikarenakan tingkat PD (percaya diri) yang kurang atau sangat rendah.
Takut bertanya, entah mengapa aku paling takut bertanya sesuatu yang ingin aku tanyakan. Lidahku berat untuk menyuarakannya kecuali pada orang yang aku percaya. Jadi aku telah menyimpan ribuan pertanyaan yang sekarang sudah aku lupa sebagian. 
Introvert merasa keramaian membuatnya gila. Aku juga mengalami hal ini, tapi tidak selalu. Kadang aku suka karamaian, aku suka manggung (karaoke dan dance) dan pergi ke pesta, tapi sangat jarang, mungkin sesekali (dipaksa sahabat).  Aku tetap saja  lebih suka diam dikamar, bengong kayak orang bego daripada bergabung sama-sama orang. Dan, menyendiri itu buat aku sesuatu yang menyenangkan ketimbang harus berinteraksi dengan banyak orang. Aku aneh ya? Sebenarnya, kalo ada teman yang cocok denganku, aku akan menghabiskan waktuku dengannya. Walau kadang aku meminta waktu untuk sendiri.

Pada umumnya, Suasana ramai, banyak tamu dan berhadapan langsung atau face to face dengan orang banyak merupakan beberapa hal yang wajib di hindari bagi si introvert, pribadi yang cenderung tertutup dan menghindari segala bentuk keramaian. Hal itu karena sebagian orang introvert cenderung tidak mempunyai kepercayaan diri yang tinggi saat harus berhadapan dengan keramaian. 

Aku juga susah bergaul, berteman dengan satu atau dua orang saja sudah cukup. Aku sering merasa tidak sabar untuk pulang saja jika terjebak dalam kumpulan orang yang banyak bicara, terlebih lagi kalau mereka hanya membicarakan hal yang tidak penting, ingin aku berdiri dan kabur dari tempat itu. Teman-teman  lainku (introvert) juga mengalami hal yang sama.

Berhubung mempunyai teman yang sedikit, si introvert terkadang sering dikatakan KUPER alias kurang pergaulan. Karena mereka lebih cenderung mengurung diri didalam rumah dan kurang menyukai dunia luar. Secara pribadi, aku menganggap dunia luar itu seakan-akan jahat. Mengapa aku berpikiran begitu aku juga bingung. Kaum extrovert melihat dunia

penuh dengan kesempatan berpetualang, sedangkan pribadi introvert menganggap dunia begitu rumit. Suasana yang sepi adalah suasana yang sangat disenangi oleh introvert. 
Ketika berbicara, Introvert hanya bicara seperlunya kalau memang itu perlu untuk dibicarakan. 
Seorang introvert seringkali disibukkan dengan dirinya sendiri dan kurang peka terhadap lingkungannya. Pada akhirnya lingkungannya juga tidak dapat menerima seorang introvert dengan baik. Mereka tahu apa yg mereka mau namun sulit untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain. Ketika aku ingin bicara atau mengungkapkan sesuatu, aku merasa seakan-akan aku akan dibunuh, takut, tidak berani. Aku harus bepikir 1000 kali dulu, bilang jangan bilang jangan, dan keputusan akhir selalu jangan. Jadi aku tidak mengatakan apa yang ingin aku katakan atau apa yang aku inginkan . 

Ketika kumpul bersama teman-teman, aku cuma bisa jadi pendengar setia and can’t say anything.

Aku merasa seperti aku akan mati jika berbicara sehingga aku hanya bisa diam, diam dan sangat diam sehingga semua orang bosan terhadapku (mungkin aku takut diabaikan atau dianggap salah, jadi diam adalah cara terbaik bagiku agar terhindar dari rasa sakit hati).
Kebanyakan orang introvert memang pendiam. Bagi Introvert diam bukan berarti tak mengerti atau tak peduli akan sesuatu. Andai orang tahu isi hatinya dan apa yang ia pikirkan, mungkin mereka akan mengerti apa yang sedang ia rasakan. 

Saking diamnya mereka, mereka susah menyampaikan suara yang berasal dari hati atau ungkapan perhatian seperti ‘kamu baik-baik saja?/ ada apa? Sakit? Dan lain sebagainya”.

1 hal lagi yang sering terjadi adalah, ketika sedang belajar/kuliah, kemudian guru/dosen melemparkan pertanyaan kepada siswa/mahasiswa, walaupun tahu dengan pasti jawabannya yang benar, orang introvert tidak akan menjawabnya. Berbeda dengan extrovert yang selalu langsung menjawab begitu saja dengan penuh percaya diri walau kadang jawaban mereka masih salah. Si introvert hanya akan menjawab pertanyaan itu jika namanya dipanggil atau pertanyaan itu ditujukan padanya. 
Kebabyakan orang yang berkepribadian introvert, ketika berbicara pun kadang terbata-bata. Terlebih lagi kalau bicara di depan publik. Berbeda dengan tipe ekstrovert, kemampuan berbicara mereka memang baik. Kok bisa ya? Aku juga heran. Karakter yang supel ditambah kemampuan berbicara extrovert menjadi poin utama letak ke-menarikan mereka. Introvert juga dikenal sebagai individu yang tak bisa berkelompok, ataupun menghabiskan waktu lama dengan lebih dari satu atau dua orang. Hal itu kerap saya alami saat berada di lingkungan sekolah maupun pergaulan.
Si introvert sering dibilang sombong. Oleh karena sifatnya yang pendiam, akan mengundang sebuah pertanyaan di mata orang-orang yang belum mengenalnya secara baik. Hal inilah yang menjadikan si introvert dijuluki dengan sebutan sombong. Aku dari dulu sudah di juluki sombong. Padahal sebenarnya si introvert bukanlah seorang yang sombong dan angkuh, mereka hanya tidak bisa memulai sesuatu hal yang baru ditemuinya, terutama dalam hal pergaulan dengan orang-orang yang baru dikenalnya.
Seorang teman di sosial media curhat padaku. Katanya ia juga seorang introvert yang lebih parah daripada aku. Dulu dia sempat kuliah, sudah bayar uang pendaftaran dan lain-lain, tapi pas sekali ikut materi, dia putuskan untuk berhenti, mengapa? katanya ia tidak sanggup karena banyak orang. Dia punya teman, tapi dia kasih kesan bahwa dia bukan tipe orang yang  tidak suka happy-happy dan hasilnya teman-temannya  kabur dan menghilang satu per satu dan anehnya dia malah sangat bersyukur. Ia tidak suka ada tamu yang datang kerumahnya. Kadang, jika ia merenungi tentang dirinya, ia sering tertawa sendiri karena merasa lucu dan miris jika ia melihat dirinya sendiri, Tapi jika disuruh berubah, dia tidak akan pernah mau.
Kalau dirumah, aku tidak mau keluar rumah kecuali ada keperluan, itu pun ke minimarket doang karena orang yang lebih sedikit, kalau pasar terlalu ramai. Kadang aku ikut mama kepasar dan baru 10 menit tiba, aku selalu paksa mama agar cepat pulang. Kadang, aku bagai seorang atris atau orang yang telah hilang begitu lama kemudian muncul secara tiba-tiba sehingga aku menjadi pusat perhatian alias sorotan masyarakat ketika aku keluar rumah.
Sering aku berpikir, kenapa Allah menghadirkan karakter introvert pada sebagian makhluk-Nya? Sementara kalau dilihat-lihat introvert itu membosankan, sukar membawa diri dalam pergaulan, tidak menarik, dan bla bla bla.
Benerepa anggapan keliru kaum extrovert terhadap kaum introvert.
 1.Orang Introvert berkepribadian negatif. 
Ini anggapan yang berasal dari kaum extrovert. Walau bagaimanapun, lebih banyak orang extrovert di dunia ini, dan merekalah yang ‘menciptakan’ stereotype ini. Orang extrovert yang memasuki area introvert misalnya kesendirian, akan merasa tidak nyaman, sedih, dan sebagainya. Lalu mereka membayangkan bagaimana dengan orang introvert yang sudah berada di area tersebut sepanjang hidup mereka? Bagi orang introvert, kesendirian tidak selalu berarti kesepian. Ya, mereka memang lebih memilih untuk sendirian, hal ini bukan berarti mereka kesepian atau minta dikasihani. Mereka justru sangat menikmati kesendiriannya. Mereka bisa menghabiskan waktu seharian untuk menulis di dalam kamar, membaca buku di perpustakaan, atau mengamati awan dan memotretnya, dan hal-hal lainnya yang membahagiakan mereka. Itulah caran mereka untuk merayakan kebahagiaan dan menikmati hidup.
 2. Orang Introvert tidak suka bersenang-senang.
 Hal ini juga berasal dari mindset orang extrovert. Apa arti bersenang-senang bagi semua orang bisa berbeda-beda! Mungkin orang extrovert senang datang ke pesta atau acara-acara lainnya dan berada bersama banyak orang yang belum pernah mereka kenal, tapi membaca sendirian di kamar saja sudah menyenangkan buat seorang introvert!
3. Orang Introvert layak disembuhkan. 
Wah… ini yang paling parah nih, kesannya sifat introvert itu seperti orang cacat mental saja. Padahal sifat introvert bukanlah penyakit yang harus disembuhkan. Itu adalah bawaan dari lahir dan tidak perlu diubah. Jangan bayangkan sifat introvert adalah sesuatu yang perlu diperbaiki. Yang bisa dan perlu diperbaiki adalah rasa rendah diri, pemalu dan habit negatif lainnya yang bisa dimiliki semua orang.
Kelebihan introvert
Introvert punya banyak kelebihan lho.

Apa saja sih? Berikut adalah kelebihan yang banyak dimiliki oleh orang-orang introvert:
1. Mandiri
Jika extrovert mengalami kesulitan untuk menghadapi sesuatu sendirian, hal tersebut tidak akan dialami oleh si introvert. Sebab si introvert sudah biasa melakukan semuanya sendirian. Mereka tergolong orang yang mandiri alias independent. Hal tersebut membuatnya menjadi lebih mandiri. Berbeda dengan ekstrovert yang biasanya melakukan sesuatu hal ramai-ramai atau berkelompok.
2. Memiliki pengetahuan yang luas
Introvert memiliki pengetahuan yang luas, Mengapa demikian? Karena mereka senang membaca. Mereka suka menghabiskan waktunya untuk membaca ; baik buku, majalah, surat kabar atau pun media online. Tak heran, mereka penuh pengetahuan dan sangat update dengan isu-isu yang terbaru. Kelebihan ini tentu tidak dimiliki setiap orang bukan? 
3. Pendengar setia
Kerap ada sahabat yang bercerita dengan berurai air mata hingga tiga jam, dan aku akhiri dengan memberikan saran selama tiga menit. Aku mampu mengingat banyak detail dari cerita-ceritanya, sampai-sampai sahabatku pun heran bagaimana rincian-rincian itu bisa tersimpan dengan begitu baik. Di lain waktu, sahabatku mengucapkan banyak terima kasih karena saran aku jitu dalam menyelesaikan masalahnya. Sejak ritual bercerita dan mendengar rutin terjadi dengan sahabat yang berbeda, maka saya simpulkan introvert adalah pendengar dan penasihat terbaik. Ya, Introvert adalah pendengar yang sangat baik dan sangat serius ketika mendengarkan. Tapi dia tidak dengan mudah memberikan jawaban atau respon. Dia hanya akan memberikan respon jika seseorang meminta responnya. Ya ampun, kok bisa kayak gini ya. 
4. Introvert juga bisa senang-senang
Freak? Bisa jadi, hmmm, sering malah, hehe… Hanya karena introvert diam, bukan berarti ia datar. Aku boleh jadi kelihatan “bosan” di keramaian, namun bukan berarti aku nggak bisa ketawa dan menggila. Introvert juga bisa ngelucu, apalagi kalau bersama orang-orang yang aku percayai seperti keluarga dan orang-orang yang terdekat saja, orang yang aku percaya dan mereka juga percaya padaku. Kata saudara-saudaraku, akulah yang tergila di dalam keluarga, makanya mereka merasa kesepian dan rindu ketika aku harus meninggalkan rumah. Kata sahabatku juga sama, aku gila dan cerewet. Aku paling suka tertawa, walaupun itu hal tidak lucu sekalipun. Makanya aku selalu di cap aneh. Entahlah, tapi aku tertawa begitu saja. Kalau ditahan, suliiit. Tapi semua itu jika aku berhadapan dengan orang dekat, orang yang aku percaya. Kalau di luar dari orang-orang itu, aku diamnya minta ampun. Dan aku tidak akan tertawa jika mereka membuat hal-hal lucu/berlawak dihadapanku. Yang aku rasa hanya bosan. Tingkahku ketika sedang bersama  orang-orang terdekat dan orang-orang yang tidak akrab bagaikan aku memiliki dua kepribadian yang berbeda. Dan semua itu terjadi secara natural. Jangan-jangan aku ambivert lagi. Entahlah. Anehnya, aku merasa lebih dekat dan lebih merasa nyaman ketika bersama  dengan orang lain (sahabat) dan orang yang telah aku anggap ia sebagai kakakku, dibanding aku bersama keluarga-keluargaku (misalnya: kakek, nenek dan saudara-saudara orang tuaku). Ketika duduk bersama mereka, aku hanya mendengar apa yang mereka bicarakan dan aku tidak mengeluarkan sepatah kata pun. Aku selalu dan selalu saja seperti itu. Aku tidak membuka mulut kecuali ketika mau pamit pulang. Mereka bingung padaku karena aku terlalu diam. Mereka sering marah dan bertanya “tidak punya mulut?” Karena yang aku lakukan hanyalah mengangkat kening, mengangguk, menggelengkan kepala dll. Kok bisa ya? Tapi ada orang-orang tertentu yang ingin aku ajak bicara.

Dulu pernah mikir apa aku autis ya. Soalnya aku tuh sangat kesusahan dalam berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginanku, semuanya dipendam. Kalo sama mama dan papa sih hal biasa, tapi selain dari mereka, baru satu kali aku mengungkapkan keinganku, pertama kalinya semasa aku hidup dan mungkin itu juga menjadi yang terakhir. Aku juga terlalu asyik dengan duniaku sendiri. Tapi ternyata aku tidak separah itu, dan belum bisa digolongkan autis. Alhamdulillah…
5. Introvert cenderung suka menulis.
Introvert menghabiskan waktunya untuk membaca sesuatu atau mengerjakan hobinya. Introvert sangat menyukai aktivitas membaca dan menulis. Introvert cenderung lebih suka untuk berkomunikasi lewat tulisan daripada lisan. Misalnya untuk mengklarifikasi atau menjelaskan sesuatu melalui tulisan. J.K. Rowling, penulis novel Harry Potter, dia adalah seorang introvert. Dia merasa lebih menemukan jati dirinya ketika menulis. And I think, it’s also my passion.
6. Introvert suka mengamati keadaan sekitar dengan sangat cermat.
Sebagian besar kaum introvert suka sekali mengamati lingkugan sekitar dengan detail. Mereka suka mengamati orang yang lalu lalang sambil memikirkan apa kira-kira yang dipikirkan orang tersebut.  Orang yang bukan Introvert biasanya tidak memikirkan hal tersebut. 
7. Jago nebak karakter orang
Intorvert adalah orang yang sangat jeli dalam menebak karakter seseorang. Dari penampilan atau sikap orang, dia sudah bisa menebak sifat dari orang tersebut. Ini terjadi karena dia sering sekali memperhatikan seseorang.
8. Ia adalah sahabat setia dan memiliki sahabat berkualitas.
Berbeda dengan ekstrovert yang punya banyak teman dimana-mana, introvert cenderung kuper. Introvert tidak mudah berteman dan percaya pada org lain. Tapi hal ini yang membuat seorang introvert memiliki teman yang berkualitas. Karena introvert melihat teman bukan dari kuantitas (jumlah), tapi dari kualitasnya. Jadi, daripada punya banyak teman, seorang introvert lebih memilih punya sedikit teman asalkan berkualitas. Introvert itu hanya ingin berteman dengan orang yang benar-benar ingin menjadi temannya. Karena itu, mereka juga lebih menghargai temannya, karena bagi mereka untuk mendapatkan teman itu tidaklah mudah. Dia lebih suka bergaul dengan orang-orang yang bisa memberi efek positif dalam kehidupannya. Teman yang bisa tulus memberi semangat dan mendukung cita-citanya. Seorang introvert akan berpikir bahwa kesendiriannya jauh lebih berharga dibanding berteman dengan orang-orang yang tidak membuat hidupnya lebih baik.

Aku memang tidak begitu suka bergaul dan susah berteman. Tapi bukan berarti aku tidak butuh teman. Bagiku, satu atau dua orang  teman itu udah cukup. Orang introvert itu sangat tulus kepada sahabatnya, yang jelas, Introvert adalah sahabat setia. Karena orang introvert memang pemilih, dia memang sejak awal selektif dalam mencari sahabat dan tidak bergaul dengan terlalu banyak orang dan sembarangan orang sehinga dia akan sangat setia ketika merasa menemukan seseorang yang sangat tepat untuk dijadikan sahabat. Orang introvert lebih cenderung memilih teman untuk hubungan jangka panjang, jika itu membuat mereka nyaman. Berteman dengannya membuatmu lebih rileks dan bahagia. Dia bisa mengajarkanmu tentang bagaimana melonggarkan pikiran dan menutup telinga dari hal-hal yang memang tidak perlu kamu dengar. 
9. Introvert selalu mampu mengendalikan emosinya.
Dia bisa sih marah, tapi kamu nggak bakal ngeliat introvert membanting meja atau teriak-teriak. Marahnya ditahan. Kalo marah, paling cuma diem.
10. Introvert bisa keluar dari zona nyaman demi orang yang dia sayang
Sebagian kaum introvert, yang walaupun suka berdiam diri, mereka juga mau kok diajak jalan-jalan.

Mereka rela melakukannya demi orang yang mereka sayang. Maka, ajaklah mereka pergi, bergaul dengan dunia luar (bukan aku).
11. Introvert hanya membuka hati untuk orang-orang yang spesial.
Seperti yang sudahku bilang, introvert orangnya pemilih. Kalau mereka memilih dekat dengan seseorang, berarti seseorang itu spesial baginya. Seseorang itu layak diperjuangkan. Jadi, jika kamu dipilih seorang introvert untuk didekati, maka jangan sakiti dia yang sudah memilih kamu, ya. Lagipula, bukankah indah bila bersama orang yang menganggapmu istimewah? Mereka tuh berpikir dulu baru bicara. Jika mereka menyampaikan sesuatu padamu, yakinlah itu datang dari hati. Percayalah dia, karena dia tidak akan membohongi orang ia sayangi, orang yang istimewah baginya. 

Introvert membuka diri hanya untuk orang-orang tertentu saja. Seorang Introvert pun tidak pernah menceritakan tentang hal yang bersifat pribadi kepada sembarang orang. Oleh karena itu, jika ada seorang Introvert yang dengan sukarela mengeluhkan masalahnya kepadamu, seperti yang sudah aku katakan di atas, kamu spesial. Karena mereka telah mengategorikan dirimu sebagai seorang yang istimewah seitimewah keluarganya.
12. Introvert memang sulit dimengerti
Kadang-kadang seorang introvert terlalu lama hidup di alam pikir mereka. Jadinya, mereka seringkali overthink terhadap banyak hal.

Makanya, kadang-kadang mereka memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak perlu dipikirkan dan tidak mengerti apa yang perlu untuk dimengerti. Butuh perjuangan untuk memahami introvert (sampai saat ini kayaknya belum ada yang mengerti aku).
13. Dia sangat peduli pada perasaan orang lain dan kondisi di sekitarnya.
Seorang yang introvert biasanya sangat peka, baik itu pada lingkungan atau orang-orang yang ada di sekitarnya. Dia akan tahu ketika kamu sedang sedih atau bahagia. Dia bisa menangkap emosi yang sedang kamu rasakan tanpa perlu banyak bicara atau bertanya.

Sementara, banyak hal di dunia ini yang menarik perhatiannya. Dari hal-hal besar seperti nilai moral, sampai hal-hal pribadi seperti sakit sehabis putus — banyak hal yang seringkali memenuhi kepalanya, dan kebanyakan dari hal ini hanya bisa dituangkan lewat tulisan. Dia memang lebih suka menulis daripada mengobrol. Saking peka-nya, dia juga akan sadar ketika sedikit saja barang-barang di kamarnya bergeser atau berubah posisi (aku banget).

Sekalipun lebih sering terlihat diam dan cool , bukan berarti dia tidak menikmati hidupnya. Namun baginya, menjadi pendiam adalah kebahagiaannya sendiri.
14. Mempunyai Pikiran dan Imajinasi yang Sangat Luas
Walaupun mereka diam, tapi pikiran seorang introvert gak pernah diam. Pikiran mereka selalu berjelajah tanpa henti dan sangat luas. Oleh karena itu introvert suka terlihat pasif karena sebenarnya mereka lebih menikmati untuk aktif di dunia khayalan/imajinasi. Kalau kamu perhatikan juga, orang yang jago gambar, melukis atau desain itu rata-rata introvert. Introvert biasanya dapat fokus pada apa yang mereka suka dan bisa melakukannya selama berjam-jam. Misalnya, jika seorang introvert suka lukisan, dia mampu untuk melakukan hobi nya ini selama berjam-jam. Ini jenis fokus dan tingkat energi yang tidak mungkin ditemukan pada orang yang memiliki kepribadian ekstrovert, yang dapat dengan mudah bosan melakukan tugas-tugas yang berulang-ulang dan berjam-jam.
15. Penyabar
Selain terbiasa melakukan hal sendirian, introvert juga udah terbiasa dengan menunggu. Introvert tidak akan merasa kerepotan untuk menunggu, karena mereka udah terbiasa berdiam diri dalam waktu yang lama. Karena itu, introvert merupakan orang yang lebih penyabar daripada ekstrovert.
16. Mempunyai Aura yang Damai
Introvert gak suka dengan yang namanya menyelesaikan masalah dengan fisik, mereka lebih cenderung menyelesaikan masalah dengan berpikir. Introvert kurang suka dengan yang namanya kekerasan atau hal yang berbau “keras” atau merepotkan. Mereka adalah orang yang damai yang suka menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan simple.
17. Memiliki Sifat Tekun dan Bertanggung Jawab
Yang terakhir yaitu tekun dan bertanggung jawab. Ya, seorang introvert cenderung memiliki sifat yang tekun dan bertanggung jawab. Mereka bukan tipe orang yang sering suka keluyuran keluar rumah dan hura-hura, karena mereka adalah anak rumahan. Walaupun ada introvert yang pemalas, tapi mereka tetap akan menyelesaikan tugas yang telah diberikan.
18. Lebih berwibawa
“Bicara yang baik atau diam “. Pepatah ini sepertinya menjadi pedoman bagi si introvert. Dia akan selalu menjaga kewibawaannya dengan diam. Diam disini bukan berarti diamnya orang yang tidak berilmu loh, melainkan dia tidak mau mencampuri urusan orang lain dengan perkataan yang tidak terlalu perlu untuk diucapkan. Si introvert enggan untuk terlalu turut campur dalam setiap pembicaraan yang menurutnya tidak penting. 
19. Cuek, cool dan misterius.
Introvert terkesan cuek, cool dan misterius. Aku bingung ini bisa digolongkan kelebihan orang introvert atau tidak. Tapi, karena sifat pendiamnya orang introvert terkadang bikin orang lain jadi penasaran. Terlebih mereka yang diamnya keterlaluan, kalau belum dipukul sama palu belum ngomong. Hehe..
20. Melakukan apapun sendiri.
Ini dia hal yang dimiliki oleh sebagian besar introvert (mirip dengan point pertama, Mandiri). Mereka mampu melewati waktu, menghabiskan waktunya sendiri tanpa perlu orang lain yang menemaninya. Mereka dapat membuat diri mereka sibuk dengan berbagai kegiatan seperti membaca buku, bermain game, dll. Sebagai seorang introvert, mereka bangga pada diri sendiri karena tidak bergantung pada orang lain untuk melewatkan waktu dan tidak perlu orang lain untuk membantunya melakukan sesuatu. Mereka selalu berusaha agar dapat menyelesaikan sesuatu tanpa meminta bantuan kepada orang lain. Walaupun hasil dari apa yang telah mereka selesaikan itu jelek, mereka bersyukur karena itu hasil mereka sendiri tanpa campur tangan orang lain. Dan mereka akan selalu belajar dari kesalahan agar menjadi lebih baik. Mereka independent. Sangat jarang orang introvert meminta bantuan kepada orang extrovert. Yang ada malah sebaliknya, yaitu orang extrovert selalu meminta bantuan introvert.
Nah… Sobat-sobat … gimana nih, masih memandang rendah sifat introvert? Padahal sejatinya Allah menciptakan setiap manusia itu unik, temukan saja keunikan diri kita apa, lalu kita maksimalkan potensi itu untuk menghebatkan diri kita.

Sukses tidak selalu harus dengan jalan menjadi orang ekstrovert, karena dengan menjadi orang introvert pun sukses tetap bisa diraih. Tetaplah bangga menjadi diri sendiri sehingga itu dapat menjadi jalan menemukan kelebihan diri kita.

Walaupun introvert, kita harus bangga juga sama diri kita yang hebat ini. Kita diciptakan Allah dengan sifat yang unik ini lho, hanya ada sedikit orang yang sama kayak kita. Berarti kita langka dong, hihi hebat dong kita. Sebagai orang yang langka yang hebat kita harus bangga lho. 

Hampir semua orang introvert itu ya  cuek aja awalnya sama orang dan tidak sok akrab ,itu yg membuat introvert terkesan tak menyenangkan, tapi “diam diam menghanyutkan” ,itulah kata orang-orang yang sudah mengenal baik kepada introvert.
Di dunia yang dominan ekstrovert ini, selain dicap sebagai pemalu, orang-orang introvert juga sering diasosiasikan dengan penyakit kejiwaan psikopat. 

Dulu ya, aku pernah teluka karena ada temanku yang mengatakan bahwa Introvertku harus diobati, aku merasa mereka mengganggap Introvert seperti suatu penyakit cacat yang harus disembuhkan, aku berusaha untuk menjadi seorang extrovert, namun hal itu sangat menyiksaku. Beruntunglah orang yang memiliki kepribadian extrovert, karena dengan kepribadian itu, mereka tidak merasakan apa yang aku rasakan. Tidak ada yang memahamiku, bahkan orang tuaku sekalipun sangat membenci sifatku, setiap hari aku hanya menelan apa yang mereka katakan dan memintaku untuk berubah, berubah menjadi seorang extrovert. Aku sedih karena kepribadianku ini membuat mereka sedih, mungkin mereka malu pada masyarakat  karena dicap memiliki anak yang anti-sosial. Aku merasa bagai tak bisa tumbuh selayaknya manusia. Aku tidak ingin mengecewakan mereka, tapi aku juga tidak dapat memaksakan diriku. Aku sempat berpikir bahwa jika aku tidak bisa menjadi seorang extrovert, maka tinggal satu jalan keluar yang dapat membantuku terbebas dari semua ini, ya, jalan itu adalah bunuh diri. Bunuh diri adalah hal yang mudah bagiku, aku benar-benar ingin melakukannya, aku menyerah untuk hidup, namun aku tidak bisa melakukanya, mengapa, karena aku ingat tuhanku, tidak apa semua orang membenci Introvertku, tapi aku tidak mau tuhanku membenciku karena aku tidak menyukuri apa yang telah ia berikan padaku. Jadi aku memilih hidup dengan Introvertku selama itu tidak haram, tidak melanggar aturan agama dan tidak merugikan orang lain walau itu merugikan diriku sendiri. 
Aku sangat senang saat mememukan sebuah tulisan yang didalamnya ada kutipan Susan Cain yang mengatakan bahwa “Setiap kali Anda mencoba hidup sebagai seseorang yang sejatinya bukan Anda, separuh jiwa Anda menghilang seiring waktu”, aku tidak ingin menjadi orang lain, aku memilih menjadi diriku sendiri yang aneh ini. 

Aku sempat membenci diriku sendiri gara-gara kepribadian ini. Mengapa tidak sama sprt si A atau si B?  Hampir setiap hari, aku hanya bertanya pada diriku sendiri, sampai kapan aku begini?  ingin “berhenti” jadi introvert.

Aku lelah dengan kemampuan bersosialisasiku yang buruk.

Aku capek menjadi orang yang sulit bergaul, aku bosan sama sikap tertutupku. Itulah yang bikin aku mau “berhenti” jadi introvert. Namun sekarang aku sadar, aku tidak perlu berubah. Karena aku sudah dapat masalahnya. Yang jadi masalah adalah:

bukan introvertnya, tapi aku yang belum menerima diriku sendiri!

Kalo memang menjadi introvert adalah sebuah halangan, terus kenapa banyak introvert yang masih bisa sukses? Kenapa banyak di luar sana  introvert yang masih bisa mencintai dan dicintai? Jawabannya simpel: mereka menerima diri mereka apa adanya!

Nggak ada yang salah dengan jadi introvert. Yang salah adalah ketika aku membenci diriku sendiri!

Kalo kamu benci diri sendiri, kamu akan fokus sama kekuranganmu saja.

Gimana bisa bahagia kalau pikiran jelek terus?

Itu adalah akar permasalahannya. Karena aku belum menerima diri sendiri.nLalu, apa saja yang harus aku lakukan? Tentunya dengan cara mencintai diriku sendiri. Kita nggak bisa bergerak maju kalo kita belum mencintai diri sendiri.nNiatkan untuk menerima diri kita sendiri, kelebihan dan kekurangan kita. Tataplah cermin, dan jatuh cintalah pada orang yang kamu tatap di cermin itu.

Jatuh cintalah pada kelebihannya, dan maklumi kekurangannya. Tanya orang terdekat tentang kelebihan dan kekuranganmu. Kalo kamu sulit menilai diri sendiri, kenapa nggak coba tanya pendapat orang lain? Coba tanya orang lain tentang kelebihanmu. Mungkin dari teman yang kamu percaya, mungkin dari orang tua kamu. Kalo kamu tidak bisa ngomong langsung, lewat chat juga boleh. Tingkatkan kelebihan kamu. Fokuslah pada kelebihan kamu. Mungkin kamu punya suatu bakat. Mungkin kamu punya sebuah hobi. Itu hebat, kan? Bersyukurlah karena kamu memilikinya, dan tingkatkan terus. Maafkan masa lalumu. Semua orang punya kesalahan. Kesalahan di masa lalu tidak akan bisa mengganggumu lagi, kecuali kalo masih kamu inget-inget.

Tapi kesalahan bisa membuatmu berkembang, kalo kamu belajar darinya. Miliki perasaan positif. Ketika kamu memiliki perasaan positif, perasaan itu akan memancar dari dirimu. Perasaan positif akan menarik orang-orang baik, dan menarik keadaan-keadaan baik.

Menerima diri sendiri adalah tantangan yang besar.
Menurut Susan Cain, penulis buku Quiet: The Power of Introverts in a World That Can’t Stop Talking , semua orang punya spektrumnya masing-masing dan tetap bisa cemerlang dengan menjadi dirinya sendiri. Justru, pemaksaan menyeberang karakter yang dialami orang-orang introvert akan berdampak buruk pada pengembangan dirinya. Menurut Cain, sikap introvert dan ekstrovert sudah bisa dilihat sejak manusia masih bayi. Sehingga perlakuan sesuai spektrumnya bisa diterapkan tanpa harus dipaksa mengikuti spektrum tertentu. 

Dalam Quiet, Cain akhirnya berkesimpulan agar semua orang di spektrum manapun untuk saling memahami. Kepribadian adalah bawaan psikologis. Baik introvert dan ekstrovert tercipta untuk saling melengkapi. Jadi, Sifat Introvert itu bukan Sebuah Kekurangan.

Orang-orang introvert akan terus dicap aneh bila dilihat dari perspektif ekstrovert.

Banyak orang-introvert yang sukses diluar sana seperti Mahatma Ghandi,   Albert Einstein, Bill Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling dan masih banyak lagi. Mereka mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka, dunia membutuhkan orang introvert. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa.
Well, sampai disini dulu ya ceritanya. Semoga bermanfaat. Bagi yang ingin menambahi atau mengkoreksi, please di share di komentar. Ketemu lagi nanti di postingan berikutnya. Till then, you take care.