Menjemput Rahmat Allah di Waktu Pagi

@K.L

@M.N

Saudaraku, apa yang Anda pikirkan pagi ini?

Rɑsulullɑh shɑllɑllɑhu ‘ɑlɑihi wɑ sɑllɑm bersabda:

“Barangsiapa yg bangun di pagi hari namun hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah² dia tak melihat hak Allah dalam dirinya maka Allah akan menanamkan 4 penyakit dalam dirinya:

• kebingungan yang tiada putusnya

• kesibukan yang tak ada ujungnya

• kebutuhan yang tak terpenuhi dan

• keinginan yang tak tercapai”. ( HR. Ath Thabrani).

Maka mulailah pagi harimu dg menjaga hak Allah pada dirimu dan bersyukur karena Dia masih memberi umur dan kesempatan untuk hidup, dengan demikian Allah akan menjaga duniamu.

Apa yang perlu dikhawatirkan jika Anda telah mendapatkan yang lebih baik dari dunia dan seisinya?

Nabi shɑllɑllɑhu ‘ɑlɑihi wɑ sɑllɑm bersabda:

“Dua rakaat shalat sunnah sebelum shubuh lebih baik daripada dunia & seluruh isinya.”(HR. Muslim725).

Apa yg Anda takutkan jika Allah yg Maha memiliki alam semesta ini telah menjamin harimu?

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah…” (HR. Muslim no. 163).

Dan apa yang perlu diresahkan jika dengan dzikir pagimu, Allah akan mengangkat derajatmu?

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah) dan paling mengangkat derajatmu, lebih baik bagimu dari infak emas atau perak…” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Maha tinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377)

Dengan berdzikir maka pagimu akan menjadi lebih indah dan berseri.

“…Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Lalu tutup pagimu dengan sholat dhuha, bersedekah untuk 360 persendianmu, maka Allah akan mencukupimu hingga sore hari:

Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan 4 raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad (5/286),

Betapa tenang dan damainya pagi hari jika kita mulai dengan memelihara hak Allah.

Selamat pagi, selamat bersyukur, selamat menjemput rahmat dan karunia Allah SWT.

​LUANGKAN WAKTUMU UNTUK MEMBACA AL-QUR’AN.

Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu.

Secara hitungan matematika dunia, membaca Al Quran tampak seakan-akan mengurangi waktu. Dari total 24 jam dalam sehari, seolah-olah berkurang sekian detik, sekian menit atau sekian jam jika digunakan untuk membaca Al Quran.

Tapi, tahukah bahwa waktu yang kita gunakan untuk membaca Al Quran itu sebenarnya tidak hilang begitu saja. Ia akan diganti oleh Allah dengan keberkahan yang berlipat ganda.

Apa itu keberkahan?

Keberkahan artinya pertambahan dan pertumbuhan. Wujudnya bisa bermacam-macam. Misalnya, pekerjaan beres, produktivitas meningkat, keuntungan bertambah, kesehatan terjaga dan seterusnya..Itu adalah wujud keberkahan yang akan diperoleh oleh orang yang membaca Al Quran.

Pernahkah mendengar tentang orang yang stress? Atau orang yang sedang kebingungan mencari inspirasi? Atau orang yang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya? Atau orang yang waktunya habis sia-sia tanpa produktivitas? Itu adalah bentuk-bentuk kehilangan umur yang disebabkan tidak berkahnya waktu.

Tahukah bahwa dahulu para ulama bisa menulis karya-karya agung yang jumlahnya melebihi bilangan umur mereka? Padahal saat itu belum ada mesin ketik, apalagi komputer. Semuanya ditulis manual dengan tangan dan peralatan yang sangat sederhana, ditambah kondisi yang lebih sulit daripada kondisi sekarang..Mengapa mereka bisa? Jawabnya karena waktu mereka penuh berkah. Dari mana keberkahan itu? Jawabnya dari membaca Al Quran.

“Perbanyaklah membaca Al Quran. Jangan kita tinggalkan. Karena kemudahan yang akan kita peroleh akan berbanding lurus dengan kadar yang kita baca.

Jangan membaca Al Quran di waktu luangmu, tapi luangkanlah waktumu untuk membaca Al Quran.

Semoga kita termasuk orang-orang yang Allah rahmati. Aamiin.

Senyum

Yuk kita senyum 😊

إذا رأيتَ مَن تُحِبُّ ابتَسِم سيشعُر بحبِّك.

وإذا رأيتَ عَدُوَّك ابتَسِم سيشعُر بقوَّتك.

وإذا رأيتَ من تَرَكَك ابتَسِم سيشعُر بالنَّدم.

وإذا رأيتَ من لا تَعرِفه ابتَسِم ولك الأجرُ والثوابُ.

● Jika engkau melihat orang yang engaku cintai, tersenyumlah maka ia akan merasakan cintamu.

● Dan jika engkau melihat MUSUHMU tersenyumlah, maka ia akan merasakan kekuatanmu.

● Dan jika engkau melihat orang yang telah meninggalkanmu, tersenyumlah maka ia akan merasakan sebuah penyesalan.

● Dan jika engkau melihat orang yang tidak engkau kenal, tersenyumlah maka engkau akan mendapatkan pahala.

التبسم صدقة…

Karena tersenyum adalah sedekah.

Inspirasi Hidup: Membaca Dunia

@K.L

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh…

Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai …

LAUT INI MALING …

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai …

LAUT INI BAIK HATI …

Seorang anak tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai …

LAUT INI PEMBUNUH …

Seorang berperahu dan di hantam badai, lalu menulis dipantai …

LAUT INI PENUH MARABAHAYA

Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai …

LAUT INI PENUH BERKAH …

Sementara seisi lautan tak pernah mengeluh.

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu tanpa sisa.

MAKA…….

JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.

Ingat:

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Tak usah repot-repot mau menjelaskan tentang diri mu kepada siapa pun, Karena yang menyukai mu tidak butuh itu, Dan yang membenci mu tidak percaya itu (Ali bin Abi Thalib)

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi Siapa yang mau berbuat baik.

Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan.

Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan..

Jika datang kepadamu gangguan…

Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik. Kurangi mengeluh dan teruslah berdoa dan berikhtiar. 

Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

Tugas kita adalah berbuat yang baik & benar Bukan menghakimi.

Memaafkan adalah memaafkan tanpa tapi. Menghargai adalah menghargai tanpa tapi.

Jangan pakai hukum sebab akibat untuk membenarkan amarahmu..

Karena jika kita baik, amarah tak tumbuh subur.

Selamat menebar kebaikan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh…