Motivasi Indah: Hijrah

(Co-Pas dari FB)

Dosa Tidak Menutup Aurat, Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

Karena Aku Wanita- Bagi anda yang masih suka membuka-buka aurat di depan umum mungkin anda belum tahu betapa banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan menutup aurat anda. Menutup aurat yang baik adalah dengan menggunakan pakaian yang tidak memperlihatkan kulit bagian aurat, tidak memperlihatkan betuk tubuh yang menarik bagi lawan jenis, tidak tembus pandang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar kaum wanita menyangka jika tidak memakai jilbab “hanyalah” dosa kecil yang tertutup dengan pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan haji yang mereka lakukan. Ini adalah cara berpikir yang salah harus diluruskan. Kaum wanita yang tak memakai jilbab, tidak saja telah berdosa besar kepada Allah, tetapi telah hapus seluruh pahala amal ibadahnya sebagai bunyi surat Al-Maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya: “Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.”

Sebagaimana kita ketahui, memakai jilbab bagi kaum wanita adalah hukum syariat Islam yang digariskan Allah dalam surat An-Nur ayat 59. Jadi kaum wanita yang tak memakainya, mereka telah mengingkari hukum syariat Islam dan bagi mereka berlaku ketentuan Allah yang tak bisa ditawar lagi, yaitu hapus pahala shalat, puasa, zakat dan haji mereka.

Sikap Allah di atas ini sama dengan sikap manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai terlambang dari peribahasa seperti: “Rusak susu sebelanga, karena nila setitik”. Contohnya, segelas susu adalah enak diminum. Tetapi jika dalam susu itu ada setetes kotoran manusia, kita tidak membuang kotoran tersebut lalu meminum susu tersebut, tetapi kita membuang seluruh susu tersebut.

Begitulah sikap manusia jika ada barang yang kotor mencampuri barang yang bersih. Kalau manusia tidak mau meminum susu yang bercampur sedikit kotoran, begitu juga Allah tidak mau menerima amal ibadah manusia kalau satu saja perintah-Nya diingkari.

Di dalam surat Al A’raaf ayat 147, Allah menegaskan lagi sikapNya terhadap wanita yang tak mau memakai jilbab, yang berbunyi, “Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, juga mendustakan akhirat, hapuslah seluruh pahala amal kebaikan. Bukankah mereka tidak akan diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan?”

Kaum wanita yang tak memakai jilbab didalam hidupnya, mereka telah sesuai dengan bunyi ayat Allah diatas ini, hapuslah pahala shalat, puasa, zakat, haji.
🌷

Muslimah Sejati

Assalamualaikum ikhwah dan akhawat sekalian,

Hasan Al-Bashri seorang ulama’ terkemuka yang berasal dari Bashrah, Iraq menyaksikan seorang pemuda datang kepada seorang dokter yang menanyakan perkara berikut :

Wahai dokter, apakah tuan memiliki resep atau obat mujarab yang bisa menghapuskan 

dosa-dosa dan menyembuhkan penyakit hati?

Doktor itu menjawab : Ya!

Pemuda itu berkata lagi : Berikan pada saya resep mujarab itu!

Doktor berkata : “Ambillah sepuluh bahan pelebur dosa itu :

SEPULUH BAHAN PELEBUR DOSA

PERTAMA :

Ambillah akar pohon rasa ‘fakir’ dan berhajat kepada Allah bersama dengan akar kerendahan hati yang tulus dan ikhlas kepada Allah.

KEDUA :

Jadikan ‘taubat’ sebagai campurannya.

KETIGA :

Lalu masukkan ia dalam wadah ‘ridha’ atas semua ketentuan dan takdir Allah.

KEEMPAT :

Campurkan dengan campuran ‘qana’ah’ rasa puas dengan apa yang telah Allah berikan 

kepada kita.

KELIMA :

Masukkan dalam kuali ‘takwa’.

KEENAM :

Tuangkan ke dalamnya air ‘rasa malu’.

KETUJUH :

Lalu didihkanlah dengan api ‘cinta’.

KELAPAN :

Kemudian masukkan dalam adonan ‘syukur’.

KESEMBILAN :

Serta keringkan dengan kipasan ‘harap’.

KESEPULUH :

Lalu akhirnya minumlah dengan sendok ‘pujian’.

Jika engkau mampu melakukannya pastilah engkau mampu mencegah penyakit dan berbagai ujian samada di dunia mahupun akhirat” jelas doktor itu.

APABILA HILANG RASA FAKIR

Ramai orang yang melakukan dosa dan kesalahan terhadap Allah kerana dia merasa cukup dengan kemampuan dirinya dan seakan-akan tidak lagi memerlukan (rasa fakir) kepada sesiapapun, termasuk pada Yang Maha Kaya.

Dia beranggapan bahwa dirinya mampu melakukan semua perkara dengan :

a. Kekuatannya.

b. Kemampuannya.

c. Potensi dirinya.

d. Tenaga dirinya.

Dia merasa bahwa semua yang dia dapatkan adalah hasil dari :

1. Kekuatan fikirannya.

2. Kemampuan ilmunya.

3. Kejernihan pengiraannya.

4. Kematangan perhitungannya.

Inilah yang berlaku kepada Qarun yang angkuh dengan harta yang dimilikinya yang kemudiannya Allah turunkan azab kepadanya
🌷

JADILAH BUNGA TERATAI

Ketika senja sore hari, Guru mengajak muridnya ditepi genangan air lumpur di belakang rumah, lalu berkata, “ Lihatlah apa yang ada digenangan air yang kotor tersebut…?”

Murid tersebut menjawab, “ Itu bunga teratai yang sedang mekar dan sangat indah.”

Lalu Guru tersebut berkata kepada muridnya, “ Wahai anakku, seorang pejalan ruhani harus seperti bunga teratai, ketika kamu berteman dan berkumpul dengan siapa saja, kamu tidak ketularan sifat mereka, melainkan kamu tetap mekar dan indah, itulah mengapa Bunga teratai tidak pernah tenggelam di air, justru naik kepermukaan air yang kotor.

Seorang pejalan Ruhani ketika dihina, dicaci, dan dimaki orang lain, tidak boleh membalas dengan hinaan dan cacian, karena itu semua adalah perbuatan yang kotor, seorang pejalan ruhani membalasnya dengan sikap dan perbuatan yang baik.”

Guru tersebut berkata, “ Kamu petik bunga teratai tersebut, lalu hitunglah berapa kelopaknya…?”

Lalu murid tersebut mengambil satu bunga teratai dan berkata, “ Ada delapan kelopak, apa maknanya guru…?”

Guru tersebut menjawab, “Bunga teratai adalah simbol kesucian dan dan pencerahan ruhani Helai daun bunganya berjumlah delapan sesuai, itu artinya jika kamu ingin mencapai pencerahan ruhani , maka kamu harus melakukan 8 tahapan (Maqomat), dan pada puncaknya akan tercapailah pembebasan jiwa dari segala ikatan dunia.: (1) Taubat – (2)Sabar – (3)Faqir – (4)Zuhud –(5) Tawakal –(6) Mahabah – (7)Ma’rifat dan (8)Ridha.”
🌷

Dunia sangatlah luas dan Hidup sangatlah pendek…

Jadi jangan membuang waktu dengan membenci seseorang ataupun membuat permusuhan…

Kasihilah dirimu dan kasihi sesamamu…

———————

Hidup terasa berat krn kita melihat halangan, bukan tujuan.

Hidup terasa susah karena kita melihat air mata, bukan senyuman.

Manusia merasa tertolak karena kita melihat kegagalan, bukan kesuksesannya.

CARA MELIHAT lah yang membuat hidup ini layak untuk dihargai, bukan penilaian sepihak.

Perbaikilah hubunganmu dengan pemilik jiwamu, dan DIA akan mengurus semua kehidupanmu di dunia, sesulit apapun itu!

Kejarlah Akhirat maka Allah akan perintahkan dunia untuk tunduk padamu. 
🌷

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Renungan Pagi…

Suatu hari, Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya:

“Bagaimana *caranya* agar kita mendapatkan sesuatu yang *paling sempurna dalam hidup?”*

Sang Guru menjawab:

“Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan *jangan pernah kembali ke belakang*”

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Kahlil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya:

“Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?”

Gibran:

*”Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya*tapi aku tidak memetiknya, karena *aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah* Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku *baru sadar* bahwa yang aku lihat tadi adalah yang *TERINDAH* dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi ..!”

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata:

“Ya, *itulah hidup .. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya*, karena sejatinya kesempurnaan yang *hakiki tidak pernah ada*, yang ada hanyalah *keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan* ..”

Bila *tak bisa memberi, jangan mengambil*.

Bila *mengasihi terlalu sulit, jangan membenci*.

Bila *tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih*.

Bila *tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya*

Bila *tak sanggup memuji, jangan menghujat*.

Bila *tak bisa menghargai, jangan menghina*.

*JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN*,

tapi *sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita*…
🌷

As long as you have Allahﷻ you are Never travelling this journey alone.

Junia Abdullah

Trust Allāh blindly, surrender to His will. He won’t disappoint you. He is going to give you and you will be satisfied In shā Allāh, Because no one will take care of you the way He does.
🌷

“intropeksi diri” 

Kembali melihat diri, bercermin dengan baik. Bagaimana saya ?? Apa yang berubah ?? Orang lain menjauhi mungkin karena memiliki persepsi negatif tentang kita, persepsi itu bisa saja benar bisa juga salah. 

Kemudian kita bisa membuka diri, untuk tau apa yang salah. Bisa saja kita salah memperlakukan orang lain sehingga orang lain juga menampilkan respon yang kurang sesuai dengan keinginan kita. Kita hanya bisa berupaya melakukan yang terbaik tapi tidak bisa memaksakan orang lain untuk melihatnya sesuatu yang baik pula.
🌷

Ozikage Errol

Aku membenci pertemuan, sebab terlalu sulit menyatakan perpisahan. Saat kita saling menatap dari kejauhan, jarak tidaklah menghalangi kaki untuk mendekat, entah mulut bungkam untuk menyapa. Biarlah kusimpan pertemuan ini untuk esok yang tak butuh kalimat “selamat tinggal”.

#belumjadi
Ozikage Errol

Melihat orang dengan sebelah mata dan memandang segala ucapannya adalah sebuah kesalahan, menilai pendapatnya secara sepihak tanpa menilainya lebih jauh hanya membuat kita berada di atas angin, merasa lebih tinggi dan pintar daripada mereka. Apakah memang seperti itu? Apakah dengan penilaian salah terhadap mereka memang benar adanya atau hanya sebatas itulah yang mampu kita pahami dari mereka?……………… . 
 🌷🌷🌷

وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

“ALLOHUMMA INNAA NAS-ALUKA, SALAAMATAN FID DIINI, WA ‘AAFIYATAN FIL JASADI, WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI, WA BAROKATAN FIR RIZQI, WA TAUBATAN QOBLAL MAUTI, WA ROHMATAN ‘INDAL MAUT,I WA MAGHFIROTAN BA’DAL MAUTI.”

Artinya : “Ya Allah, kami memohon kepadaMu, keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizki, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan ampunan sesudah mati.”
🌷

Dear sisters 💞

Allah has blessed you with Honour, Allah subhanu wa ta’alaa has made you a Muslimah, you are more worthy than gold, don’t sell yourself short, don’t level yourself with the disbelieving women.

You are a Muslimah, Allah has granted you with a crown, the Hijab, cherish it, for indeed it is your protection in this world.

You are a Muslimah, Allah has bestowed His endless bounty on you, guiding you, and showing you the path, don’t turn away.

You are a Muslimah, don’t compromise your deen for the delusions of this world, remember your true purpose, don’t turn from it astray.

You are a Muslimah, by Allah all the pleasures of this world and all that it contains would not satisfy you at the expense of Allah turning against you.

You are a Muslimah, a future role model and mother to a new generation, would you not wish for them to see the beauty and Honour of a muslimah in Islaam being High?

You are a Muslimah, remember Khadijah, Maryam, Fatimah & Asiyah, the four best women, beautiful examples for you to be influenced by.

Dear Muslimah, may Allah bless you all and make you the women of Jannah… Aameen

#ProudMuslimah 

#StrivingMuslimah
🌷

Jangan dibalas , Cukup senyumin aja 😊. Dan bersabarlah 😇

“Apabila ada dua orang yang saling mencaci maki, maka cacian yang diucapkan keduanya itu, dosanya akan ditanggung oleh orang yang memulai cacian selama orang yang dizalimi itu tak melampaui batas.” (HR.Bukhari)

Kita gak bakalan rugi kok klo balas cacian mereka dengan tersenyum , malahan kita dpt untung berlipat ganda . yg pertama kita dpt pahala karena kita senyum dan bersabar dan yg kedua dosa kita gak bertambah.

Follow instagram.com/hijrahcintaaa_

~inab~
🌷

saya tak sebaik yg kalian pikiran tapi saya tdk seburuk yg terlintas dihati kalian.

(Ali bin abi thalib)

🌷

JIKA BENAR…

Ada dua pria yang tak mampu menyakiti wanita yaitu ayah dan Rasulullah,maka kuberikan kesempatan padamu untuk menjadi pria ketiga.

Pria yang menyayangiku seperti ayahku…

Pria yang memuliakan wanita sebagaimana Rasulullah memuliakan wanita…

Pria tak mampu menyakiti

Pria yang selalu melindungi wanita..

Pria yang menghormati seperti wanita ibu mereka.

Aku beri untuk mu satu kesempatan saja
🌷

Kita  adalah dua yang kuharap bisa menjadi satu.

Dengan penuh perasaan ku sebutkan nama mu dalam setiap doa ku.

Aku memang malu dihadapanmu tapi,di hadapan Allah aku terang terangan meminta mu untuk ku.

Ku harap kau adalah jawaban dari setiap doa doa ku.❤

Dan perlu kau tau aku tak ingin sehidup semati dengan mu, tapi aku ingin sehidup sesurga dengannu,karna itu tolong tuntulah aku ke jannahNya.

☺ Terkadang ada orang yang buat caption,status di sosmed baik,pake hadist lah kata2 bijak ,ayat2 quran bukan mau nunjukin dia LEBIH BAIK tapi dia ingin menjadi baik seperti apa yang ia tulis,tulisan itu bisa menjadi motivasi untuk dia bahkan bagi pembacanya.

☺ Kalo cuma bilang SAYANG semua orang juga bisa!😕 tapi yang mendoakan di 1/3 malam itu baru LUAR BIASA!👏
☺ Tetep istiqomah ukhti kuuu…

Karna kita hidup di jaman orang yg berpakaian syar’i dikatakan fanatik.

Yang posting status dakwah dibilang sok suci, sok alim,sok pinter.

Yang pacaran bertahun tahun dibiarin,

Yang jomblo diledekin.

Yang nikah muda dikatain,yang poligami dicaci maki.

Yah itulah jaman now jaman yang seperti kembali ke jaman jahiliyah.
🌷

Mereka bilang

Sabar itu ada batasnya..

Mereka bilang

Ikhlas itu ada ujungnya..

Tapi aku bilang

Sabar tak berbatas…. 

Krn jika sabar berbatas suatu saat kita bisa balik melakukan yg org lain lakukan pd kita, utk hal yg d murkai Allah.

Aku bilang Ikhlas tak berujung.. 

Jika berujung akan ada rasa lelah dan putus asa di sana.

Hanya org2 dgn teguh hatinya

mempunyai sabar tak berbatas dn ikhlas tak berujung. 

Tidak mudah.. 

Tidak gampang menjalaninya. 

Mereka yg benar2 telah d tempah dgn berbagai ujian dn cobaan.. 

Mereka yang tdk mempunyai air mata lagi yg bisa melakukan nya. 

Masya Allah… 

Smoga kita adalah org2 yg sep itu.
🌷

 *AIR MATA KETIKA HIJRAH* 

Apa kabar calon para bidadari syurga? 

Apa kabar dengan ibadahmu? 

Perjalanan Hijrah mu? 

Dengan istiqomahmu? 

Masyaa Allah… 

Beratkah ujian yang datang bertubi-tubi dan terus menerus ??

Bersabarlah, kuatkan hatimu, kuatkan imanmu, kuatkan jiwamu… 

Percayalah, Allah sedang tersenyum melihat perjuanganmu, sakitmu, air matamu dijalan Allah untuk mendekatkan diri Ke Jannah-Nya. 

Bagimu… Yang sedang berada dipertengahan antara engkau ingin lanjut atau berhenti disini saja hijrahmu? 

Bangkitlah Kembali !! Tak banggakah engkau ketika Allah banggakan engkau di Akhirat?? 

Kau tau apa yang Indah? Ketika semua orang mencibirmu, mencelamu, menghinamu, mengucilkanmu, membuat air matamu menetes, Allah sedang memberitahukan kepada kita siapa sahabat dan teman kita yang sesungguhnya…

Tak bangga kah kamu disetiap langkahmu, Allah meridhaimu karena hijrahmu? Bayangkan Allah sedang mengelus kepalamu dengan Kasih sayang nya yg lembut, Dgn pelukannya yang hangat, sadarlah engkau pada saat itu engkau ada dalam perlindunganNya dan Kasih sayang hidayah yg engkau dapatkan, 

Hidayah itu mahal shalihahku,.. 

Jangan sia-siakan itu,.. 

Katakan pada dirimu, jika cibiran dan ujian itu menerjangmu lagi “Aku memiliki Allah yg lebih besar dari masa masalahku”

Biarkan mereka berkata apa, setidaknya kamu melangkah ke jalan yang lebih baik tak hanya terdiam dimasa lalumu… 

Bukankah Syurga itu tak mudah? 

Butuh perjuangan yg luar biasa menggapainya. 

*ketika kau sudah kuat, ketika kau sudah tahan banting, ketika semua ujian kau lewati dengan sabar, itu akan menjadi pahala dan Kasih terbaik dalam hidupmu*

_Nikmatilah prosesnya, rasakan nikmat Dekat DenganNya…

 — with Nazwa Maysyafiah Maysyafiah.
🌷

Most people know Islam is the truth but the only thing stopping them from submitting is their DESIRES.

Don’t ever fall into the delusion that you’re better than another person. We all sin, whether in public or in private. If Allah wills, the person you deem worse than you may die whilst Allah is happy with him/her- and the opposite may happen to you.

🌷

Kisah Rasulullah dan Seorang Badwi

PADA suatu masa, ketika Nabi MuhammadSAW sedang tawaf di Kaabah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berhenti di satu sudut Kaabah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang ituberasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan di lihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.

Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, kerana aku ini orang badwi? Kalaulah bukan kerana ketampanan dan kegagahanmu akan ku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.

“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernahmelihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernahbertemu dengannya,” jawab orang Arab badwi itu.

Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.

Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua-dua kaki Rasulullah SAW.Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badwi itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takbur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”

Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, dia berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salammenyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahawa Allah akanmenghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akanmenimbang semua amalannya, baik yang kecil mahupun yang besar.”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”

Orang Arab badwi berkata lagi, “Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, makahamba akan memperhitungkan pula betapadermawanNya.”

Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.

Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya kerana tangisanmu , penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahawa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di surga nanti.”

Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita itu dan menangiskerana tidak berdaya menahan rasa terharu.

🌷

Dear sisters 💞

Never let yourself be cheap in a man’s eyes, when Islam has made you so precious. And don’t forget that you’re a princess of ISLAM 

​Motivasi Hijrah 

Aku dan Pilihanku.
Teruntuk kamu seseorang yang mungkin telah aku sakiti. Sakit rasanya untuk memberitahukan semua alasannya.Namun akan lebih sakit bila kumembiarkanmu dalam keadaan yang tak tau apa-apa.

Mungkin lebih dari setahun silam sebelum akhirnya seperti ini, kamulah yang sanggup membuatku setiap harinya tersenyum. Tetapi sekarang sangat berbanding terbalik.Karena aku sudah mengingat Tuhanku, Allah.

Disetiap harinya pelupuk mata ini selalu basah setiap kutadahkan tangan kepada sang Khaliq. Saat itu teringat semua dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

Aku malu padanya. Pikirku sangat tidak pantas orang sepertiku menangis dihadapan-Nya. Tetapi inilah aku yang ingin meminta maaf kepada sang Pencipta.Ingin kembali dekat dengannya.

Memang, terkadang kita sangat bahagia saat bersama. Namun kebahagiaan itu menari diantara medan dosa yang telah kita ciptakan. Masa-masa indah itu kini menjadi sekelabat bayangan pedihnya siksa neraka bagiku.

Jadi, tolong hargai hijrah suciku ini. Maafkan aku yang mungkin membuatmu bertanya tentang jarak kita, yang mulai menghindarimu. Karena aku sedang sibuk dengan istiqomah dalam ikhtiarku untuk mengindahkan nama-Nya. Aku sedang berusaha untuk bisa lebih dekat dengan-Nya.

Maka, lepaskanlah aku jika bagimu aku bagian dari hidupmu. Dan datang lagi saat kamu siap menghalalkanku😊

Sekian.Terimakasih  dan maaf untuk segalanya ,,
🌷🌷

﷽ KACAUNYA PIKIRAN KETIKA SHALAT

👤Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

📝Pertanyaan.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Ketika saya hendak shalat, saya sedang kacau pikiran dan banyak yang dipikirkan, dan rasanya saya tidak begitu sadar terhadap diri saya sendiri kecuali setelah salam, lalu saya mengulangi lagi, namun saya rasakan seperti semula, sampai-sampai saya lupa tasyahud awal dan tidak tahu lagi berapa rakaat yang telah saya kerjakan. Hal ini semakin menambah kekhawatiran dan rasa takut saya kepada murka Allah, kemudian saya sujud sahwi. Saya mohon bimbingannya, dan saya haturkan terima kasih.

📋Jawaban.

Bisikan itu berasal dari syetan, yang wajib bagi anda adalah memelihara shalat, konsentrasi dan thuma’ninah dalam melaksanakannya sehingga anda dapat melaksanakannya dengan penuh kesadaran. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman.

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

“Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya”. [Al-Mukminun/23 : 1-2]

➡Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat orang yang tidak sempurna shalatnya dan tidak thuma’ninah dalam melaksanakannya, beliau menyuruhnya untuk mengulangi shalatnya, beliaupun bersabda.

إِذَ قُمْتَ إِلَى الَّصَّلاَةِ فَأَسْبِغِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَاْ مَاتَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَع حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلاَتِكَ كُلِّهَا

“Artinya : Jika engkau hendak mendirikan shalat, sempurnakanlah wudhu, lalu berdirilah menghadap kiblat kemudian bertakbirlah (takbiratul ihram), lalu bacalah ayat-ayat Al-Qur’an yang mudah bagimu, kemudian ruku’lah sampai engkau tenang dalam posisi ruku, lalu bangkitlah (berdiri dari ruku’) sampai engkau berdiri tegak, kemudian sujudlah sampai engkau tenang dalam posisi sujud, lalu bangkitlah (dari sujud) sampai engkau tenang dalam posisi duduk. Kemudian, lakukan itu semua dalam semua shalatmu”. [1]

➡Jika anda sadar bahwa anda sedang shalat di hadapan Allah dan bemunajat kepadaNya, maka hal itu akan mendorong anda untuk khusyu’ dan konsentrasi ketika shalat, syetan pun akan menjauh dari anda sehingga selamatlah anda dari bisikkannya. Jika dalam shalat anda terasa banyak godaan, meniuplah tiga kali ke samping kiri dan memohonlah perlindungan Allah tiga kali dari godaan syetan yang terkutuk, insya Allah hal ini akan membebaskan anda.

➡Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyuruh salah seorang sahabatnya melakukan itu, ketika orang tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan telah menyelinap diantara diriku dan shalatku serta bacaanku, ia mengacaukan shalatku”. [2]

Jadi, anda tidak perlu mengulangi shalat karena godaan, akan tetapi hendaknya anda sujud sahwi jika anda tidak melakukan apa yang diwajibkan itu.

➡Misalnya, anda tidak melakukan tasyahud awal karena lupa, atau tidak membaca tasbih ketika ruku’ atau sujud karena lupa, atau anda ragu apakah tiga raka’at atau empat raka’at ketika shalat Zhuhur umpamanya, maka anggaplah itu tiga raka’at, lalu sempurnakanlah shalat, kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam. Jika dalam shalat Maghrib anda ragu apakah baru dua raka’at atau sudah tiga raka’at, maka anggaplah itu baru dua raka’at lalu sempurnakan, kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam, karena demikianlah yang diperintahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

✔Semoga Allah melindungi anda dari godaan setan dan menunjuki anda kepada yang diridahiNya.

[Kitab Ad-Da’wah, hal 76, Syaikh Ibnu Baz]
🌷🌷🌷

Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita melalui sabdanya, 

‘Wahai sekalian manusia, jauhilah dosa syirik, karena syirik itu lebih samar daripada rayapan seekor semut.’ Lalu ada orang yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana kami dapat menjauhi dosa syirik, sementara ia lebih samar daripada rayapan seekor semut?’
Rasulullah berkata, ‘Ucapkanlah Allahumma inni a’udzubika an usyrika bika wa ana a’lam wa astaghfiruka lima laa a’lam: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang aku sadari. Dan aku memohon ampun kepada-Mu atas dosa-dosa yang tidak aku ketahui….
🌷🌷🌷

Tidak Tergolong Riya’
Al Imam an Nawawi rahimahullah membuat suatu bab dalam kitab Riyadus Shalihin dengan judul, “Perkara yang dianggap manusia sebagai riya’ namun bukan termasuk riya’ “. Beliau membawakan hadist dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, “Apa pendapatmu tentang seseorang yang beramal kebaikan kemudian dia mendapat pujian dari manusia?: Beliau menjawab, “Itu adalah kebaikan yang disegerakan bagi seorang mukmin …H.R. Muslim….

Di antara amalan-amalan yang tidak termasuk riya’ adalah :

1. Rajin beribadah ketika bersama orang shalih. Hal ini terkadang menimpa ketika seseorang berkumpul dengan orang-orang shaleh sehingga lebih semangat dalam beribadah. Hal ini tidak termasuk riya’. Ibnu Qudamah mengatakan, “Terkadang seseorang menginap di rumah orang yang suka bertahajud shalat malam, lalu ia pun ikut melaksanakan tahajud lebih lama. Padahal biasanya ia hanya melakukan shalat malam sebentar saja. Pada saat itu, ia menyesuaikan dirinya dengan mereka. Ia pun ikut berpuasa ketika mereka berpuasa. Jika bukan karena bersama orang yang ahli ibadah tadi, tentu ia tidak rajin beribadah seperti ini.

2. Menyembunyikan dosa. Kewajiban bagi setiap muslim apabila berbuat dosa adalah menyembunyikan dan tidak menampakkan dosa tersebut. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap umatku akan diampuni kecuali orang yang menampakkan perbuatan dosanya.
Di antara bentuk menampakkan dosa adalah seseorang di malam hari melakukan maksiat, namun di pagi harinya padahal telah Allah tutupi ia sendiri yang bercerita, “Wahai fulan, aku semalam telah melakukan maksiat ini dan itu.” Padahal semalam Allah telah tutupi maksiat yang ia lakukan, namun di pagi harinya ia sendiri yang membuka ‘aib-‘aibnya yang telah Allah tutupi.
3. Memakai pakaian yang bagus. Hal ini tidak termasuk riya’ karena termasuk keindahan yang disukai oleh Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk surga seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong walau sebesar dzarrah”.

Lantas ada seseorang yang berkata……

Sesungguhnya ada orang yang suka berpenampilan indah bagus ketika berpakaian atau ketika menggunakan alas kaki.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab…..Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan. Yang dimaksud sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.

4. Menampakkan syiar Islam. Sebagian syariat Islam tidak mungkin dilakukan secara sembunyi-sembunyi, seperti haji, umroh, shalat jama’ah dan shalat jum’at.

Seorang hamba tidak berarti riya’ ketika menampakkan ibadah tersebut, karena di antara keawajiban yang ada harus ditampakkan dan diketahui manusia yang lain. Karena hal tersebut merupakan bentuk penampakan syiar-syiar islam.

Ikhlas Memang Berat..

Sahabatku ikhlas adalah satu amalan yang sangat berat

Fitnah dunia membuat hati ini susah untuk ikhlas..

Cobalah kita renungkan setiap amalan kita, sudahkah terbebas dari maksud duniawi?  Sudahkah semuanya murni ikhlas karena Allah Ta’ala? 

Jangan sampai ibadah yang kita lakukan siang dan malam menjadi sia-sia tanpa pahala. Sungguh, ikhlas memang berat….
Urusan niat dalam hati bukanlah hal yang mudah. Tidaklah salah jika Sufyan ats Tsauri rahimahullah mengatakan…..Tidaklah aku berusaha untuk membenahi sesuatu yang lebih berat daripada meluruskan niatku, karena niat itu senantiasa berbolak balik….
🌷🌷🌷

Bidadari Surga

Wanita itu ibaratkan bunga. Jadi harus lembut dalam memperlakukannya…

● Jika kasar dalam memperlakukanya,

akan merusak keindahan dan menodai kesempurnaan sehingga menjadikannya layu tak berseri…

● Ia ibarat sutra yang lembut yang mudah robek oleh terpaan badai…

● Terombang-ambing oleh hempasan angin dan basah kuyup meski oleh setitik air. Oleh karenanya, jangan biarkan hatinya robek terluka karena ucapan menyakitkan karena hatinya begitu lembut.

● Jangan pula membiarkan sendirian menantang hidup karena sesungguhnya ia hadir dari kesendirian dengan menawarkan setangkup ketenangan dan ketentraman.

● Sebaiknya tidak sekali-kali membuatnya menangis oleh sikap yang mengecewakan karena biasanya tangis itu tetap membekas di hati meski airnya tidak membasahi kelopak matanya.

● Wahai akhy, jika engkau mencintai wanita itu. Muliakanlah ia. Bawalah ia kejalan yg benar, Bangunlah bahtera rumah tangga berdermaga menuju surga-Nya, dibawah bendera panji syari’at Nya.

● Semoga Sakinah Mawaddah Warahmah bersamanya…

■ Aamiin ya Rabbal’alamiin
🌷🌷🌷

Bidadari Surga

Allah tidak pernah menjanjikan langit selalu biru..

Allah tidak pernah menjanjikan jalan hidup tanpa batu..

Allah tidak pernah janjikan matahari tanpa hujan..

Allah tidak pernah janjikan kebahagiaan tanpa kesedihan..

Allah tidak pernah janjikan kesuksesan tanpa perjuangan..

Kadang kita dapatkan kilat, petir dan badai. Tapi bukankah kita tahu ada pelangi setelah hujan..?

Maka.. Allah menjanjikan kemudahan bersama kesulitan.

Allah janjikan Rahmat didalam ujian.

Allah janjikan ganjaran didalam kesabaran.

dan Allah janjikan keteguhan dalam perjuangan.

InsyaALLAH.. 

Aamiin Yaa Rabbal’Aalamiin
🌷🌷🌷

• Ketika “Kaki” sudah tak kuat berdiri… “BERSIMPUHLAH”.

• Ketika “Tangan” sudah tak kuat menggenggam… “LIPATLAH”

• Ketika “Kepala” sudah tak kuat ditegakkan… “MENUNDUKLAH”

• Ketika “Hati” sudah tak kuat menahan kesedihan…”MENANGISLAH.

• Ketika “Hidup” sudah tak mampu untuk dihadapi… “BERDOALAH”

ALLAH selalu setia bersama kita…

dan apa saja yang kamu minta dalam DOA dengan penuh keyakinan, pasti Ia akan menerimanya…

ALLAH mendengar lebih dari yang kau katakan…

ALLAH menjawab lebih dari yang kau minta…

ALLAH memberi lebih dari yg kau inginkan… Karena… di belakangmu ada kekuatan yang tak terhingga… di hadapanmu ada kemungkinan tanpa batas… di sekitarmu ada kesempatan yang tiada akhir…

Lebih dari itu, di atasmu ada ALLAH yang selalu menyertaimu… Ingatlah saudara tercinta…

Kasih ALLAH padamu abadi, seperti lingkaran, tak berawal & tak berakhir…

“ Semoga renungan ini bermanfaat….
🌷🌷🌷

Selamat malam ahad pacar orang.

Semoga kalian segera putus yaa..

Ingatlah pacaran belom tentu dinikahi tapi dosanya sudah pasti.

Pacaran?? 

Maaf, pacaran tidak ada dalam agama islam

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra [17] : 32).

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. An Nur : 30)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31)
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim)

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.”(HR. Bukhori dan Muslim)

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu’jam Kabir 20/174/386)

“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)

“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah)

“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)

“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat.” (HR. Ahmad)

Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)
🌷🌷🌷

Pagi adalah awal hari baru yang mensignifikansikan banyak hal bagi sebagian besar orang. Harapan, kesempatan, pengampunan, dan ketidakterdugaan. Menjadi terinspirasi pada pagi hari seringkali mempengaruhi mood kita selama sepanjang hari. Pagi yang indah biasanya mengawali hari yang indah. Tak heran, banyak orang menganggap bahwa pagi adalah masa terpenting dari sebuah hari.

Namun nyatanya bangun pagi adalah salah satu hal yang agak sulit dilakukan oleh sebagian orang, terlebih ketika akhir pekan menghampiri. Padahal hal ini adalah kebiasaan yang tidak baik, sebab banyak sekali kerugian yang akan didapatkan.

Islam merupakan agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Islam memberikan panduan bagi pemeluknya agar sukses menjalani kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Islam juga memberikan langkah langkah konkret agar manusia bisa menikmati kebahagiaan dan menikmati hidup dengan indah. Salah satu langkah konkret yang diberikan oleh Islam adalah dengan bangun pagi. Yaaa, Bagun Pagi merupakan langkah kecil untuk menjemput kesuksesan. karena dari bangun pagi aktivitas kehidupan akan dimulai. Bangun pagi memberi inspirasi untuk berkreasi mengarungi kehidupan yang luas.

Dalam Islam, anjuran untuk bangun pagi terdapat dalam banyak dalil baik Alquran maupun hadis. Salah satunya dalam Surat Al Isra ayat 78.

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

“Dirikanlah Shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)” (QS. Al Isra’ ayat 78)

Ayat diatas berisi perintah kepada umat Islam untuk melaksanakan shalat Subuh dan berdzikir kepada Allah pada waktu pagi. Dari perintah ini maka secara implisit juga berisi perintah untuk bangun pagi. karena tidak mungkin shalat Subuh akan terlaksana jika tidak bangun pagi. Tidak hanya itu, Allah bahkan bersumpah atas waktu pagi, Allah menyatakakan “Demi Waktu Fajar” (QS Al Fajr ayat 1), ini adalah bukti betapa waktu pagi merupakan waktu yang sangat penting sehingga akan merugi orang orang yang tidak bangun pagi karena waktu paginya terlewatkan begitu saja.

Waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan dan kesuksesan sebagaimana hadits Nabi ﷺ,

بَاكِرُوا طَلَبَ الرِّزْقِ وَالحَوَائِجِ، فَإِنَّ الغُدُوَّ بَرَكَةٌ وَنَجَاحٌ

“Berangkatlah pagi-pagi untuk mencari rizki dan segala kebutuhan. Sesungguhnya, berangkat bekerja di pagi hari (dipenuhi dengan) keberkahan dan kesuksesan.” (H.R. Thabrani No. 7.457)

Takdir itu memang Allah yang menentukan, tapi Allah menentukan takdir berdasarkan perjuangan kita sendiri. Jika di pagi hari kamu sudah menunjukkan kemalasan, maka Allah pun akan menganggap kamu orang yang malas dan akan memberikanmu hasil yang minim.

Ada Dua Pilihan di Pagi Hari, Tidur Kembali Untuk Melanjutkan Mimpi Atau Bangun Untuk Mewujudkan Mimpi.

Namun jika kamu bangun di pagi hari dan langsung melakukan pekerjaan bermanfaat yang dimulai dari sholat Subuh, berdoa dan bekerja, maka Allah pun akan menganggapmu sebagai pekerja keras. Hasil yang kita dapatkan tergantung seberapa keras kita bekerja. Semakin keras kita bekerja, semakin besar hasil yang kita dapatkan. Semakin kecil kerja kita, maka hasilnya pun juga kecil.

Jangan harap mimpi kamu akan terwujud hanya dengan bermalas-malasan dan tidur saja. Mimpi itu harus diwujudkan, bukan dilanjutkan kembali dalam tidur.

Jadi kesimpulannya di pagi hari itu ada dua pilihan, mau tidur kembali untuk melanjutkan mimpi atau bangun untuk mewujudkan mimpi? Dua pilihan tersebut akan menentukan nasib kamu ke depan.

Jadi jangan salahkan nasib jika hidup kamu merana, intropeksi dulu pada diri sendiri dan kebiasaan yang sering kamu lakukan.

BarakAllahu Fiikum..

Wa zadanAllah ‘lman wa hirsho.

🌷🌷🌷

Ceramah Ustadz Abdul Somad Lc, Ma

HIJRAHMU PALSU

Dulu kau pamerkan auratmu kesana kemari 

Sekarang kau pamerkan cadar dan mata Lentikmu di medsos ini dan itu. Lalu apa bedanya kamu dengan mereka.!?

Dulu kau suka berselfie ria dengan rambut indahmu. Sekarang kau jingkrak sana jingkrak sini foto selfie dengan gamis dan jilbab barumu..

Kau bilang:

“Tapi inikan beda… aku menutup auratku”

Iya, kamu menutup auratmu, tapi kamu memperlihatkan kesholihanmu untuk memikat ikhwan sholeh. Lalu, apa bedanya kamu dengan mereka.!?

Dulu, kamu idolakan oppa-oppa favorite mu sekarang kamu idolakan ikhwan-ikhwan tampan Selebgram. Selalu mengikuti status terbarunya, dan sering berkata “inilah suami idaman” 

Lalu, apa bedanya kamu dengan Mereka.!?

Hijrahmu palsu, kau hanya merubah penampilanmu, tidak dngan sikap dan sifatmu, kau masih sama seperti dulu..

Perbaiki lagi hijrahmu “Dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita Sholihah ” 🌹🌹🌹

[HR. Muslim]

​Atri Cinta Sejati

FILOSOFI SEBUAH PERNIKAHAN

Cinta sejati hanya untuk Allah. Dan ketika kita mencintai seseorang, jadikanlah Allah sebagai alasan. Dengan bersama orang yang kita cintai,  kita menjadi lebih dekat dengan Allah. Bagaimana jika kita dijodohkan dengan orang yang tidak kita cintai namun sangat baik agamanya? Jawabanya yang penting Allah dulu, Allah yang harus paling di utamakan. Menikah adalah ibadah terlama. Jika ingin menikah untuk beribadah kepada Allah, berarti kita bisa menerima laki-laki yang tidak kita cintai namun baik agamanya. Karena dia dapat menjadi imam yang baik buat keluarganya daripada menikah dengan orang yang kita cintai namun gak pernah shalat apalagi kalo malas ngaji. Mending yang baik agamanya, kita bisa membangun cinta dengannya karena Allah.
Mengapa para ayah yang paham agama menikahkan putri-putri mereka dengan laki-laki shalih yang tidak dikenali putrinya, yang belum pernah bertemu kemudian ta’arufan langsung nikah terus rumah tangganya kemudian bahagia ? Mengapa banyak akhwat yang menutuskan untuk memilih laki-laki yang tidak dia cintai namun ia tahu seperti apa ketaatan laki-laki itu kepada Allah, kemudian rumah tangganya bahagia? Apakah karena jatuh cinta ? Bukan. Tapi karena mereka terus bangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup… Mengapa jatuh cinta gampang?

Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita. Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap…

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel. Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau

masalah yang sangat pribadi. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut. Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga akan berubah, bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki?

Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ? Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami,

mengalah dan bertanggung jawab.
Bangunlah cinta…Jagalah KOMITMEN awal.

Oh ya, perhatikan beberapa nasehat dibawah ini:

1. KETIKA AKAN MENIKAH

Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR

Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada ALLAH melalui wali si gadis.

3. KETIKA MENIKAH

Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan ALLAH.

4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK

Jangan bagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak-anak Anda masing2x 100%.

7.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI

Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

8.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI

Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

9.KETIKA MENDIDIK ANAK

Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

10.KETIKA ANAK BERMASALAH

Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

11.KETIKA ADA ‘PIL/ Pria Idaman lain.

Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

12.KETIKA ADA ‘WIL/ Wanita Idaman lain. Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

13.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14.KETIKA INGIN LANGGENG & HARMONIS,

GUNAKANLAH FORMULA 7K:

1.Ketakutan akan ALLAH

2.Kasih sayang

3.Kesetiaan

4.Komunikasi dialogis

5.Keterbukaan

6.Kejujuran

7.Kesabaran
Perhatikan landasan kamu menikah.

Apa yang menjadi landasan kamu untuk menikah? Perhatikan poin-poin yang sangat penting dibawah:

1. Jika landasan pernikahan adalah harta, maka pasangan bakal bercerai jika jatuh miskin.

2. Jika landasan pernikahan adalah karena tubuh, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka berkerut atau sudah menjadi gendut.

3. Jika landasan pernikahan adalah karena anak, maka pasangan akan mencari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak kunjung hadir.

4. Jika landasan pernikahan adalah kepribadian, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.

5. Jika landasan pernikahan adalah cinta, hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih, lagipula manusia yang dicintai pasti akan mati.

6. Jika landasan pernikahan adalah ibadah Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Sesungguhnya Allah itu Kekal dan Maha Pemberi kepada makhluknya. Allah mencintai HambaNya melebihi seorang ibu mencintai bayinya. Maka tak ada alasan apapun didunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan itu durhaka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Robbana Taqobbal Minna..Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami). Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin.
Oh ya… dibawah ini ada beberapa kisah. Semoga dapat dipetik pelajarannya.
1. Syukur
Abdurrahman teringat perkataan almarhum ayahnya, dulu sebelum dia menikah.

Ayahnya berpesan :

“Jika kamu sudah menikah nanti:

•Jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan keinginanmu.

Karena kamu pun juga tidak sama persis dengan maunya.

•Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda. Dia bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.

Dan jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, Maka… Lihatlah ketika istrimu tidur..”

“Kenapa Yah, kok waktu dia tidur?”

Tanyanya kala itu.

Ayahnya menjawab :

“Nanti kamu akan tahu sendiri”

Waktu itu, dia tidak sepenuhnya memahami maksud ayahnya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena ayahnya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.

Malam itu, Abdurrahman mulai memahaminya. Malam itu, dia menatap wajah istrinya lekat-lekat.

Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya.

Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima.

Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu.

Memandanginya menyeruakkan berbagai macam perasaan. Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata. Dalam batin, Dia bergumam,

“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis:

•Yang leluasa beraktivitas,

•Banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Lalu aku menjadikanmu seorang istri. 

•Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit.

•Memberikanmu banyak batasan,

•Mengaturmu dengan banyak aturan.

Dan aku pula..

•Yang menjadikanmu seorang ibu. 

•Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan.

•Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.

Wahai istriku..

Engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, kini aku memberikan beban di tanganmu, dan dipundakmu..

•Untuk mengurus keperluanku,

•Guna merawat anak-anakku, juga

•Memelihara kenyamanan rumahku.

Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku.

Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku.

Kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku.

Kau buang egomu untuk menaatiku.

Kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.

Wahai istriku..

Di kala susah, kau setia mendampingiku.

Ketika sulit, kau tegar di sampingku.

Saat sedih, kau pelipur laraku.

Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku.

Jika aku gundah, kau penyejuk hatiku.

Kala aku bimbang, kau penguat tekadku.

Bila aku lupa, kau yang mengingatkanku.

Ketika aku salah, kau yang menasehatiku.

Wahai istriku..

Telah sekian lama engkau mendampingiku.

Kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki.

Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu..?!

Dengan alasan apa aku marah padamu..?!

Andai kau punya kesalahan atau kekurangan.

Semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan air mata.

Akulah yang harus membimbingmu.

Aku adalah imammu.

Jika kau melakukan kesalahan.

Akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu.

Jika ada kekurangan pada dirimu.

Itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah.

Karena kau insan, bukan malaikat.

Maafkan aku istriku..

Kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan.

Mari kita bersama-sama membawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah azza wa jalla.

Segala puji hanya untuk Allah azza wa jalla yang telah memberikanmu sebagai jodoh untukku.”

Tanpa terasa air matanya menetes deras di kedua pipinya.

Dadanya terasa sesak menahan isak tangis.

Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan.

Tak lama kemudian ia pun terlelap.

“Teeng..teeng..”

Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali.

Qonitat, istri Abdurrahman terperanjat sambil terucap :

“Astaghfirullah, sudah jam dua..!”

Dilihatnya sang suami pulas di sampingnya.

Pelan-pelan ia duduk, sambil berdoa memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan.

“Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatanganmu.

Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa.

Sudah makan apa belum ya dia..?!”

Gumamnya dalam hati.

Ada niat mau membangunkan, tapi ach.. tidak tega.

Akhirnya dia cuma pandangi saja wajah suaminya.

Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya.

Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Hanya hatinya yang bicara :

“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku.

Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku.

Begitu besar harapan kusandarkan padamu.

Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.

Wahai suamiku..

•Ketika aku sendirian..

Kau datang menghampiriku.

•Saat aku lemah..

Kau ulurkan tanganmu menuntunku.

•Dalam duka..

Kau sediakan dadamu untuk merengkuhku.

•Dengan segala kemampuanmu..

Kau selalu ingin melindungiku.

Wahai suamiku..

•Tak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku.

•Tak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu.

•Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal, tidak menyurutkan langkahmu.

Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

Lalu..

Atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu.

Dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu?

Seberapa pun materi yang kau berikan,

itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu.

Walau kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku,

Tapi..

Kesungguhan & tekadmu beramal sholeh, mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Alloh.. Membanggakanku dan membahagiakanku.

Maafkan aku wahai suamiku..

Akupun akan memaafkan kesalahanmu.

Alhamdulillah.. segala puji hanya milik Allah.

Yang telah mengirimmu menjadi imamku.

Aku akan taat padamu untuk mentaati Alloh. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”

2. Kisah bertemu di IG

Berbagi cerita sedikit tentang pertemuan kami melalui dm instagram akhir nya bisa sampai keplaminan hehe😀 insyaallah bisa jadi inspirasi buat kalian yang sedang menanti jodoh..

assalamualaikum warahmatullahi wabrakatuh

saya menikah diumur 18tahun dan suami saya 21tahun

kami dipertemukan melalui dm instagram hehe

14 desember 2017 ada dm instagram masuk dari abang “assalamualaikum ukhty” dan berakhir dengan tukeran cv dan abang bilang “tolong kasih cv saya ke ayah mu, kalo ada kabar baik tolong kabarin saya lagi”

2 hari aku gantungin dulu haha so jual mahal dulu lahh yaa🤣wkwk

16 desember 2017 baru saya kasih jawaban dan saya bilang “kalo emng kaka ada niatan baik silahkan hubungin wa ayah saya” (manggil nya masih kaka wkwk)

dan abang bener bener nge wa ayah😂 dan bilang kalo emng mau serius dan ngajak nikah jugaa… ma sya allah… 😂

sempett kagett sihh belum kenal sama sekali ko udah ngajak nikah hahaha.

pas di tanya serius atau engga dia jawab nya “tunggu bukti dari saya, saya serius dan bakalan nemuin kedua orangtua mu di tangerang”

(rumah abang diwirosari dan saya ditangerang) sangatt jauhh sihh menurut saya😅 perjalanan 581KM sekitar 12 jam 😅

disamperin jauh jauh demi nunjukin keseriusannya, sumpah saluttt bgtt dah😂 baru kali ini berasa diperjuangin sama cowo dan ngajak nikah juga🤣🤣azek haha.

tepat di 20 januari 2018 dihari ulangtahun abang, abang bener bener ada didepan mata saya dan depan mata keduaorangtua sayaa..

-febuari abang melihat wajah saya yg tertutup dengan cadarr

-maret abang pulang kekampung untuk membicarakan pernikahan, dan

– 26 april 2018 kita sah sebagai pasangan suami istri..

sesingkat ini allah mempersatukan kamii..

abang laki laki yang dulu tidak saya ketahui asal usul nyaa, dan bahkan untuk kenal aja saya ga kenal sama sekali, tapi sekarang abang laki lakii yang saya cintai dan saya sayangii.. 

jazzakallahu khayran hubby🖤 bersama mu surga berasa lebih dekat💜

3. Nasehat 2

Saya terima nikahnya…. binti…. dengan mas kawin……di bayar tunai….”. Singkat, padat dan jelas.

Tapi tahukan makna “perjanjian atau ikrar” tersebut? Itu tersurat. Tetapi apa pula yang tersirat.

Yang tersirat ialah :Artinya: ”Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia (perempuan yang ia jadikan istri) dari ayah dan ibunya. Dosa apa saja yang telah dia lakukan.Dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yang berhubungan dgn si dia (perempuan yang ia jadikan istri), aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung.

Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku”. Sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab, maka aku fasik, dan aku tahu bahwa nerakalah tempatku kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yg akan menarik aku masuk kedalam Neraka Jahanam..

dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku.

Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala “.Jika aku GAGAL (si Suami) ?”Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka. Aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”.

(HR. Muslim)

—————————-

Duhai para istri…Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu.

Karena saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjianyang dibuat olehnya di depan ALLAH, dengan disaksikan para malaikat dan manusia.

Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu…

Semoga… ini untuk pengalaman yg sudah nikah maupun yg belum…

Subhanallah.. beratnya beban yang di tanggung suami.Bukankah untuk meringankan tanggung jawabnya itu berarti seorang istri harus patuh kepada suami, menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi larangan-Nya? Juga mendidik putra-putri kita nanti agar mengerti tentang agama dan tanggung jawab.

Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Aamin Yaa Rabbal’alaminn… 

Sahabat semoga kita selalu dalam lindungan-Nya yang dilimpahkan kesehatan, kebahagiaan, keselamatan dan kemudahan untuk selalu beribadah kepada-Nya..

“Ya Allah, muliakanlah sahabat-sahabat Kami, Berikanlah Kami pasangan yang setia, mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Kelak masukkanlah Kami disurga yang terindah..”Aamiin Ya Robbal Alamin

Rasulallah SAW bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, makawalaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al Bukhari)

Oh ya, tulisan ini saya edit dari beberapa tulisan yang saya pernah di share di sebuah group yang saya gabung sebagai member di Facebook dan saya gabungkan kemudian dikasih tambahan. Udah lupa siapa yang share soalnya tulisan-tulisan ini saya simpan sekitar setahun yang lalu. Semoga yang menulis dan membagikan tulisan mereka yang saya kutip ini juga memdapatkan pahala di sisi Allah. Aamiin.  Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari – hari. Aamiin .

Wanita Shalihah

#co-pas

*Untuk Para Ibu Demi Masa Depan Putrinya*

1. Hormatilah suamimu ketika dia di rumah atau di luar rumah, dan bersegeralah memenuhi kebutuhannya, khususnya di depan putri-putrinya.

2. Jangan bertikai dengan suami di depan anak-anak, never! Perselisihan yang terjadi tidak boleh melewati pintu kamar tidur.

3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri-putrinya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.

4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri-putri.

5. Bagi istri-istri penguasa terhadap suaminya, yang ikut campur dalam segala urusan suaminya bahkan mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin?! Kenapa beli roti ini?dll), seakan dialah komandan di rumah, menyuruh, memerintah dan melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri-putrinya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yang dia lihat di ibundanya, dan bila ternyata dia mendapatkan suami yang memiliki kepribadian yang berbeda dengan ayahnya, maka tiada solusi kecuali CERAI.

6. Seorang istri tidak boleh memberikan izin bagi lelaki untuk memasuki rumahnya dikala suaminya tidak di rumah, walaupun dia itu adalah teman dekat keluarga ataupun tetangga.

7. Seorang ibu yang mulia akan bersolek dan berdandan untuk suaminya, dengan sengaja dia menunjukkan hal itu di depan putri-putrinya seraya menjelaskan bahwa itu adalah hak suami, dan dia juga tidak bersolek ketika keluar rumah, atau di depan orang yang bukan suami, untuk memberi contoh nyata pada putri-putrinya

8. Istri yang sholelah tidaklah pelit dan tidak pula boros untuk urusan rumah, dia berada di tengah.

9. Sangat indah sekali, bila anak-anak meminta sesuatu pada ibunya dan sang ibu berkata kepada mereka: “Kita akan menanyakannya pada ayah, dan kita tidak akan melakukan sesuatu kecuali bila direstui olehnya”. Dengan sering kalinya melakukan hal ini, maka akan tertancap di dalam diri putri-putri penyerahan tongkat kepemimpinan pada lelaki, dan tidak boleh seorang wanita menelanjangi suaminya dari pakaian kepemimpinan dengan dalih gender dan kebebasan.

10. Istri yang sholehah akan menyambut kedatangan suaminya dengan wajah yang ceria dan tidak langsung.mengadukan tingkah anak-anak yang menyebalkan atau tetangga, atau apa saja. Namun ia akan mencari waktu yang tepat.

11. Tidaklah elok seorang istri mengadukan kehamilannya, urusan menyusui, atau pekerjaan rumah di depan putri- putrinya karena hal itu akan terekam di memorinya.

12. Tatkala ada tetangga atau temen wanita memintanya untuk turut berkunjung ke rumah fulanah, hendaklah sang ibu berkata pada mereka dan diperdengarkan pada putri- putrinya, ‘Aku akan memberitahu suamiku, bila dia setuju maka aku akan ikut”, dan tatkala suaminya datang maka ia memberitahu suaminya tanpa nadanpaksaan,”Apakah ia diperbolehkan untuk berkunjung ke rumah fulanah”, dan bila suaminya diam saja, maka ia.tidak memaksa, dan lansung memberi tahu temannya bahwa ia tidak bisa ikut, di depan putri-putrinya.

13. Bila sang ayah memerintahkan kepada anggota keluarga suatu perintah, maka hendaklah sang ibu bersegera melaksanakannya dan menyuruh anak-anak bersegera, dan mengajarkan pada mereka pentingnya mematuhi perintah suami, tatkala anak-anak merasakan hal itu maka ia akan tumbuh besar menghormati nahkoda yang kelak mengemudikan bahteranya agar tidak pecah dan tenggelam di samudra.

14. Tatkala seorang istri meminta kepada suaminya berbagai macam permintaan yang melelahkan suaminya karena ketidak mampuannya, maka kelak putrinya akan menirunya tatkala mereka menjadi istri.

15. Seorang istri yang duduk ngobrol bersama tetangga atau temannya menceritakan rahasia-rahasia rumah tangganya, maka kelak putrinya akan dengan mudah menyingkap rahasia suaminya di depan orang lain, tatkala ia menjadi istri. insyaAllah dengan menjalankan nasehat-nasehat ini, kelak putri-putri kita akan menjadi istri-istri dan ibu-ibu yang mencetak mujahid-mujahid dakwah masa depan.

[Dari Kitab Kaifa Takun Ahsan murobbi fil ‘alam, h. 44-45, diterjemahkan oleh Ust. Syafiq Basalamah, M.A]

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami),.dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Furqon: 74).


♡♡♡
*Jemputlah aku menjadi Bidadarimu…(♡˙︶˙♡)

Duhai para wanita cantik yang dikaruniakan berjuta-juta keindahan oleh Allah swt. keindahanmu sungguh tiada tara, mahkotamu bak emas permata.. bisakah kau berlaku sperti curahan hati sesamamu dibawah ini ” surat untuk calon suami”: pasti bisa insyAllah…

“Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ?

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah.aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulahnyang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku.juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk.lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai wanita, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan,.tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang.lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu, meraih cinta Allahu rabbana.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari redha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. 

Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.

Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.”

duhai kawanku, yang kecantikanya tiada tara. Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah.

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga redha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.

Semoga Bermanfa’at.✿

•SaLam santun erat Silaturrahim dan ukhuwah fillah•

Senyum Santun

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda.

Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Wallahu a’lam bish-shawab

Share bagi yang mau,semoga membawa PERUBAHAN.ke yang lebih baik bagi Bangsa ini & menjadi amal.jariyah bagi kita semua,aamiin…

I Want To Be A Perfect Muslim

.¤*¨¨*¤.¸¸.¤*¨¨*¤.¸¸.

\¸..Allahu Akbar.¸¸.

.\¸.¤*¨¨*¤.¸¸.¤*¨¨*¤.¸¸.

…\

☻/…

/▌….

/ \……

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik

✩ B uang yang buruk

✩ C iptakan yang baru

♡♡Jemput lah Aku Menjadi Bidadarimu♡♡

— with Sry Andayani and Ukhty Anisa Fillah______



*Pelengkap Yang Masih Misteri*

Wahai pelengkap yang belum terungkap. Aku mohon maaf, setelah sekian lama tak muncul di media, untuk membuat narasi tentang kau yang tak terdrskripsi.

Aku pikir selama ini diam adalah cinta, yang kuberi kesempatan untuk kau seorang berbicara, memekakkan telingaku mengungkap rahasia, namun hingga kini, belum jua ku dapat teriakan itu nyata.

Mengapa kau terlalu lama bersembunyi, apa sajak ini tak cukup untuk kedua mata yang saling merindui?

Wahai pelengkap yang belum terungkap,

Jika cinta kau nilai dari seberapa kokoh aku bertahan, aku telah mengeringkan banyak luka untuk kesetiaan, siap untuk segala rintangan dalam kehidupan.

Jika ketulusan kau nilai dari seberapa lama aku menunggu, aku telah menghabiskan banyak waktu untuk menunggu temu.

Jika keseriusan kau anggap dari seberapa sering aku mengucap, aku telah memotong banyak malam untuk mengetuk pintu langit di malam yang temaran.

Aku terus melangitkan harapan. Tanpa kau tau bahwa kerahasiaan terbesarku adalah mencintaimu, meski rahasia itu telah ku tiadakan melalui sajak sajak yang ku tujukan untumu.

Bukankah cinta seharusnya menerima?

Sebab bukan kali pertama aku menerima banyak pilihan, namun terlampau jauh sudah aku melukiskan keindahan tentangmu hingga kaulah yang ku terima sebagai sebuah ketetapan.

Aku percaya, pilihan pilihan itu adalah kebaikan Tuhan, meski berulangkali aku memaksa kau sebagai jawaban, tak kan mungkin terpenuhi jika bukan karena kehendak Allah tuhan kita.

Meski hatimu seperti batu, sudah ku persiapkan rintik hujan untuk memecahkan kerasmu.

Kau tahu?

Aku sudah siap kalah dengan siapapun dan apapun yang menjadi pilihanmu. Semoga kau selalu bisa membahagiakan dirimu sendiri

jika nanti benar benar bukan untukmu.

Apapun yang menjadi pilihanmu nanti, silahkan lakukalah untuk senyummu. Aku punya Allah yang sangat mencintaiku.