Motivasi Indah: Hijrah

(Co-Pas dari FB)

Dosa Tidak Menutup Aurat, Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

Karena Aku Wanita- Bagi anda yang masih suka membuka-buka aurat di depan umum mungkin anda belum tahu betapa banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan menutup aurat anda. Menutup aurat yang baik adalah dengan menggunakan pakaian yang tidak memperlihatkan kulit bagian aurat, tidak memperlihatkan betuk tubuh yang menarik bagi lawan jenis, tidak tembus pandang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar kaum wanita menyangka jika tidak memakai jilbab “hanyalah” dosa kecil yang tertutup dengan pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan haji yang mereka lakukan. Ini adalah cara berpikir yang salah harus diluruskan. Kaum wanita yang tak memakai jilbab, tidak saja telah berdosa besar kepada Allah, tetapi telah hapus seluruh pahala amal ibadahnya sebagai bunyi surat Al-Maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya: “Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.”

Sebagaimana kita ketahui, memakai jilbab bagi kaum wanita adalah hukum syariat Islam yang digariskan Allah dalam surat An-Nur ayat 59. Jadi kaum wanita yang tak memakainya, mereka telah mengingkari hukum syariat Islam dan bagi mereka berlaku ketentuan Allah yang tak bisa ditawar lagi, yaitu hapus pahala shalat, puasa, zakat dan haji mereka.

Sikap Allah di atas ini sama dengan sikap manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai terlambang dari peribahasa seperti: “Rusak susu sebelanga, karena nila setitik”. Contohnya, segelas susu adalah enak diminum. Tetapi jika dalam susu itu ada setetes kotoran manusia, kita tidak membuang kotoran tersebut lalu meminum susu tersebut, tetapi kita membuang seluruh susu tersebut.

Begitulah sikap manusia jika ada barang yang kotor mencampuri barang yang bersih. Kalau manusia tidak mau meminum susu yang bercampur sedikit kotoran, begitu juga Allah tidak mau menerima amal ibadah manusia kalau satu saja perintah-Nya diingkari.

Di dalam surat Al A’raaf ayat 147, Allah menegaskan lagi sikapNya terhadap wanita yang tak mau memakai jilbab, yang berbunyi, “Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, juga mendustakan akhirat, hapuslah seluruh pahala amal kebaikan. Bukankah mereka tidak akan diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan?”

Kaum wanita yang tak memakai jilbab didalam hidupnya, mereka telah sesuai dengan bunyi ayat Allah diatas ini, hapuslah pahala shalat, puasa, zakat, haji.
🌷

Muslimah Sejati

Assalamualaikum ikhwah dan akhawat sekalian,

Hasan Al-Bashri seorang ulama’ terkemuka yang berasal dari Bashrah, Iraq menyaksikan seorang pemuda datang kepada seorang dokter yang menanyakan perkara berikut :

Wahai dokter, apakah tuan memiliki resep atau obat mujarab yang bisa menghapuskan 

dosa-dosa dan menyembuhkan penyakit hati?

Doktor itu menjawab : Ya!

Pemuda itu berkata lagi : Berikan pada saya resep mujarab itu!

Doktor berkata : “Ambillah sepuluh bahan pelebur dosa itu :

SEPULUH BAHAN PELEBUR DOSA

PERTAMA :

Ambillah akar pohon rasa ‘fakir’ dan berhajat kepada Allah bersama dengan akar kerendahan hati yang tulus dan ikhlas kepada Allah.

KEDUA :

Jadikan ‘taubat’ sebagai campurannya.

KETIGA :

Lalu masukkan ia dalam wadah ‘ridha’ atas semua ketentuan dan takdir Allah.

KEEMPAT :

Campurkan dengan campuran ‘qana’ah’ rasa puas dengan apa yang telah Allah berikan 

kepada kita.

KELIMA :

Masukkan dalam kuali ‘takwa’.

KEENAM :

Tuangkan ke dalamnya air ‘rasa malu’.

KETUJUH :

Lalu didihkanlah dengan api ‘cinta’.

KELAPAN :

Kemudian masukkan dalam adonan ‘syukur’.

KESEMBILAN :

Serta keringkan dengan kipasan ‘harap’.

KESEPULUH :

Lalu akhirnya minumlah dengan sendok ‘pujian’.

Jika engkau mampu melakukannya pastilah engkau mampu mencegah penyakit dan berbagai ujian samada di dunia mahupun akhirat” jelas doktor itu.

APABILA HILANG RASA FAKIR

Ramai orang yang melakukan dosa dan kesalahan terhadap Allah kerana dia merasa cukup dengan kemampuan dirinya dan seakan-akan tidak lagi memerlukan (rasa fakir) kepada sesiapapun, termasuk pada Yang Maha Kaya.

Dia beranggapan bahwa dirinya mampu melakukan semua perkara dengan :

a. Kekuatannya.

b. Kemampuannya.

c. Potensi dirinya.

d. Tenaga dirinya.

Dia merasa bahwa semua yang dia dapatkan adalah hasil dari :

1. Kekuatan fikirannya.

2. Kemampuan ilmunya.

3. Kejernihan pengiraannya.

4. Kematangan perhitungannya.

Inilah yang berlaku kepada Qarun yang angkuh dengan harta yang dimilikinya yang kemudiannya Allah turunkan azab kepadanya
🌷

JADILAH BUNGA TERATAI

Ketika senja sore hari, Guru mengajak muridnya ditepi genangan air lumpur di belakang rumah, lalu berkata, “ Lihatlah apa yang ada digenangan air yang kotor tersebut…?”

Murid tersebut menjawab, “ Itu bunga teratai yang sedang mekar dan sangat indah.”

Lalu Guru tersebut berkata kepada muridnya, “ Wahai anakku, seorang pejalan ruhani harus seperti bunga teratai, ketika kamu berteman dan berkumpul dengan siapa saja, kamu tidak ketularan sifat mereka, melainkan kamu tetap mekar dan indah, itulah mengapa Bunga teratai tidak pernah tenggelam di air, justru naik kepermukaan air yang kotor.

Seorang pejalan Ruhani ketika dihina, dicaci, dan dimaki orang lain, tidak boleh membalas dengan hinaan dan cacian, karena itu semua adalah perbuatan yang kotor, seorang pejalan ruhani membalasnya dengan sikap dan perbuatan yang baik.”

Guru tersebut berkata, “ Kamu petik bunga teratai tersebut, lalu hitunglah berapa kelopaknya…?”

Lalu murid tersebut mengambil satu bunga teratai dan berkata, “ Ada delapan kelopak, apa maknanya guru…?”

Guru tersebut menjawab, “Bunga teratai adalah simbol kesucian dan dan pencerahan ruhani Helai daun bunganya berjumlah delapan sesuai, itu artinya jika kamu ingin mencapai pencerahan ruhani , maka kamu harus melakukan 8 tahapan (Maqomat), dan pada puncaknya akan tercapailah pembebasan jiwa dari segala ikatan dunia.: (1) Taubat – (2)Sabar – (3)Faqir – (4)Zuhud –(5) Tawakal –(6) Mahabah – (7)Ma’rifat dan (8)Ridha.”
🌷

Dunia sangatlah luas dan Hidup sangatlah pendek…

Jadi jangan membuang waktu dengan membenci seseorang ataupun membuat permusuhan…

Kasihilah dirimu dan kasihi sesamamu…

———————

Hidup terasa berat krn kita melihat halangan, bukan tujuan.

Hidup terasa susah karena kita melihat air mata, bukan senyuman.

Manusia merasa tertolak karena kita melihat kegagalan, bukan kesuksesannya.

CARA MELIHAT lah yang membuat hidup ini layak untuk dihargai, bukan penilaian sepihak.

Perbaikilah hubunganmu dengan pemilik jiwamu, dan DIA akan mengurus semua kehidupanmu di dunia, sesulit apapun itu!

Kejarlah Akhirat maka Allah akan perintahkan dunia untuk tunduk padamu. 
🌷

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Renungan Pagi…

Suatu hari, Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya:

“Bagaimana *caranya* agar kita mendapatkan sesuatu yang *paling sempurna dalam hidup?”*

Sang Guru menjawab:

“Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan *jangan pernah kembali ke belakang*”

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Kahlil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya:

“Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?”

Gibran:

*”Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya*tapi aku tidak memetiknya, karena *aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah* Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku *baru sadar* bahwa yang aku lihat tadi adalah yang *TERINDAH* dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi ..!”

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata:

“Ya, *itulah hidup .. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya*, karena sejatinya kesempurnaan yang *hakiki tidak pernah ada*, yang ada hanyalah *keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan* ..”

Bila *tak bisa memberi, jangan mengambil*.

Bila *mengasihi terlalu sulit, jangan membenci*.

Bila *tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih*.

Bila *tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya*

Bila *tak sanggup memuji, jangan menghujat*.

Bila *tak bisa menghargai, jangan menghina*.

*JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN*,

tapi *sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita*…
🌷

As long as you have Allahﷻ you are Never travelling this journey alone.

Junia Abdullah

Trust Allāh blindly, surrender to His will. He won’t disappoint you. He is going to give you and you will be satisfied In shā Allāh, Because no one will take care of you the way He does.
🌷

“intropeksi diri” 

Kembali melihat diri, bercermin dengan baik. Bagaimana saya ?? Apa yang berubah ?? Orang lain menjauhi mungkin karena memiliki persepsi negatif tentang kita, persepsi itu bisa saja benar bisa juga salah. 

Kemudian kita bisa membuka diri, untuk tau apa yang salah. Bisa saja kita salah memperlakukan orang lain sehingga orang lain juga menampilkan respon yang kurang sesuai dengan keinginan kita. Kita hanya bisa berupaya melakukan yang terbaik tapi tidak bisa memaksakan orang lain untuk melihatnya sesuatu yang baik pula.
🌷

Ozikage Errol

Aku membenci pertemuan, sebab terlalu sulit menyatakan perpisahan. Saat kita saling menatap dari kejauhan, jarak tidaklah menghalangi kaki untuk mendekat, entah mulut bungkam untuk menyapa. Biarlah kusimpan pertemuan ini untuk esok yang tak butuh kalimat “selamat tinggal”.

#belumjadi
Ozikage Errol

Melihat orang dengan sebelah mata dan memandang segala ucapannya adalah sebuah kesalahan, menilai pendapatnya secara sepihak tanpa menilainya lebih jauh hanya membuat kita berada di atas angin, merasa lebih tinggi dan pintar daripada mereka. Apakah memang seperti itu? Apakah dengan penilaian salah terhadap mereka memang benar adanya atau hanya sebatas itulah yang mampu kita pahami dari mereka?……………… . 
 🌷🌷🌷

وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

“ALLOHUMMA INNAA NAS-ALUKA, SALAAMATAN FID DIINI, WA ‘AAFIYATAN FIL JASADI, WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI, WA BAROKATAN FIR RIZQI, WA TAUBATAN QOBLAL MAUTI, WA ROHMATAN ‘INDAL MAUT,I WA MAGHFIROTAN BA’DAL MAUTI.”

Artinya : “Ya Allah, kami memohon kepadaMu, keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizki, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan ampunan sesudah mati.”
🌷

Dear sisters 💞

Allah has blessed you with Honour, Allah subhanu wa ta’alaa has made you a Muslimah, you are more worthy than gold, don’t sell yourself short, don’t level yourself with the disbelieving women.

You are a Muslimah, Allah has granted you with a crown, the Hijab, cherish it, for indeed it is your protection in this world.

You are a Muslimah, Allah has bestowed His endless bounty on you, guiding you, and showing you the path, don’t turn away.

You are a Muslimah, don’t compromise your deen for the delusions of this world, remember your true purpose, don’t turn from it astray.

You are a Muslimah, by Allah all the pleasures of this world and all that it contains would not satisfy you at the expense of Allah turning against you.

You are a Muslimah, a future role model and mother to a new generation, would you not wish for them to see the beauty and Honour of a muslimah in Islaam being High?

You are a Muslimah, remember Khadijah, Maryam, Fatimah & Asiyah, the four best women, beautiful examples for you to be influenced by.

Dear Muslimah, may Allah bless you all and make you the women of Jannah… Aameen

#ProudMuslimah 

#StrivingMuslimah
🌷

Jangan dibalas , Cukup senyumin aja 😊. Dan bersabarlah 😇

“Apabila ada dua orang yang saling mencaci maki, maka cacian yang diucapkan keduanya itu, dosanya akan ditanggung oleh orang yang memulai cacian selama orang yang dizalimi itu tak melampaui batas.” (HR.Bukhari)

Kita gak bakalan rugi kok klo balas cacian mereka dengan tersenyum , malahan kita dpt untung berlipat ganda . yg pertama kita dpt pahala karena kita senyum dan bersabar dan yg kedua dosa kita gak bertambah.

Follow instagram.com/hijrahcintaaa_

~inab~
🌷

saya tak sebaik yg kalian pikiran tapi saya tdk seburuk yg terlintas dihati kalian.

(Ali bin abi thalib)

🌷

JIKA BENAR…

Ada dua pria yang tak mampu menyakiti wanita yaitu ayah dan Rasulullah,maka kuberikan kesempatan padamu untuk menjadi pria ketiga.

Pria yang menyayangiku seperti ayahku…

Pria yang memuliakan wanita sebagaimana Rasulullah memuliakan wanita…

Pria tak mampu menyakiti

Pria yang selalu melindungi wanita..

Pria yang menghormati seperti wanita ibu mereka.

Aku beri untuk mu satu kesempatan saja
🌷

Kita  adalah dua yang kuharap bisa menjadi satu.

Dengan penuh perasaan ku sebutkan nama mu dalam setiap doa ku.

Aku memang malu dihadapanmu tapi,di hadapan Allah aku terang terangan meminta mu untuk ku.

Ku harap kau adalah jawaban dari setiap doa doa ku.❤

Dan perlu kau tau aku tak ingin sehidup semati dengan mu, tapi aku ingin sehidup sesurga dengannu,karna itu tolong tuntulah aku ke jannahNya.

☺ Terkadang ada orang yang buat caption,status di sosmed baik,pake hadist lah kata2 bijak ,ayat2 quran bukan mau nunjukin dia LEBIH BAIK tapi dia ingin menjadi baik seperti apa yang ia tulis,tulisan itu bisa menjadi motivasi untuk dia bahkan bagi pembacanya.

☺ Kalo cuma bilang SAYANG semua orang juga bisa!😕 tapi yang mendoakan di 1/3 malam itu baru LUAR BIASA!👏
☺ Tetep istiqomah ukhti kuuu…

Karna kita hidup di jaman orang yg berpakaian syar’i dikatakan fanatik.

Yang posting status dakwah dibilang sok suci, sok alim,sok pinter.

Yang pacaran bertahun tahun dibiarin,

Yang jomblo diledekin.

Yang nikah muda dikatain,yang poligami dicaci maki.

Yah itulah jaman now jaman yang seperti kembali ke jaman jahiliyah.
🌷

Mereka bilang

Sabar itu ada batasnya..

Mereka bilang

Ikhlas itu ada ujungnya..

Tapi aku bilang

Sabar tak berbatas…. 

Krn jika sabar berbatas suatu saat kita bisa balik melakukan yg org lain lakukan pd kita, utk hal yg d murkai Allah.

Aku bilang Ikhlas tak berujung.. 

Jika berujung akan ada rasa lelah dan putus asa di sana.

Hanya org2 dgn teguh hatinya

mempunyai sabar tak berbatas dn ikhlas tak berujung. 

Tidak mudah.. 

Tidak gampang menjalaninya. 

Mereka yg benar2 telah d tempah dgn berbagai ujian dn cobaan.. 

Mereka yang tdk mempunyai air mata lagi yg bisa melakukan nya. 

Masya Allah… 

Smoga kita adalah org2 yg sep itu.
🌷

 *AIR MATA KETIKA HIJRAH* 

Apa kabar calon para bidadari syurga? 

Apa kabar dengan ibadahmu? 

Perjalanan Hijrah mu? 

Dengan istiqomahmu? 

Masyaa Allah… 

Beratkah ujian yang datang bertubi-tubi dan terus menerus ??

Bersabarlah, kuatkan hatimu, kuatkan imanmu, kuatkan jiwamu… 

Percayalah, Allah sedang tersenyum melihat perjuanganmu, sakitmu, air matamu dijalan Allah untuk mendekatkan diri Ke Jannah-Nya. 

Bagimu… Yang sedang berada dipertengahan antara engkau ingin lanjut atau berhenti disini saja hijrahmu? 

Bangkitlah Kembali !! Tak banggakah engkau ketika Allah banggakan engkau di Akhirat?? 

Kau tau apa yang Indah? Ketika semua orang mencibirmu, mencelamu, menghinamu, mengucilkanmu, membuat air matamu menetes, Allah sedang memberitahukan kepada kita siapa sahabat dan teman kita yang sesungguhnya…

Tak bangga kah kamu disetiap langkahmu, Allah meridhaimu karena hijrahmu? Bayangkan Allah sedang mengelus kepalamu dengan Kasih sayang nya yg lembut, Dgn pelukannya yang hangat, sadarlah engkau pada saat itu engkau ada dalam perlindunganNya dan Kasih sayang hidayah yg engkau dapatkan, 

Hidayah itu mahal shalihahku,.. 

Jangan sia-siakan itu,.. 

Katakan pada dirimu, jika cibiran dan ujian itu menerjangmu lagi “Aku memiliki Allah yg lebih besar dari masa masalahku”

Biarkan mereka berkata apa, setidaknya kamu melangkah ke jalan yang lebih baik tak hanya terdiam dimasa lalumu… 

Bukankah Syurga itu tak mudah? 

Butuh perjuangan yg luar biasa menggapainya. 

*ketika kau sudah kuat, ketika kau sudah tahan banting, ketika semua ujian kau lewati dengan sabar, itu akan menjadi pahala dan Kasih terbaik dalam hidupmu*

_Nikmatilah prosesnya, rasakan nikmat Dekat DenganNya…

 — with Nazwa Maysyafiah Maysyafiah.
🌷

Most people know Islam is the truth but the only thing stopping them from submitting is their DESIRES.

Don’t ever fall into the delusion that you’re better than another person. We all sin, whether in public or in private. If Allah wills, the person you deem worse than you may die whilst Allah is happy with him/her- and the opposite may happen to you.

🌷

Kisah Rasulullah dan Seorang Badwi

PADA suatu masa, ketika Nabi MuhammadSAW sedang tawaf di Kaabah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berhenti di satu sudut Kaabah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang ituberasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan di lihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.

Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, kerana aku ini orang badwi? Kalaulah bukan kerana ketampanan dan kegagahanmu akan ku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.

“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernahmelihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernahbertemu dengannya,” jawab orang Arab badwi itu.

Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.

Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua-dua kaki Rasulullah SAW.Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badwi itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takbur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”

Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, dia berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salammenyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahawa Allah akanmenghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akanmenimbang semua amalannya, baik yang kecil mahupun yang besar.”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”

Orang Arab badwi berkata lagi, “Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, makahamba akan memperhitungkan pula betapadermawanNya.”

Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.

Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya kerana tangisanmu , penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahawa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di surga nanti.”

Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita itu dan menangiskerana tidak berdaya menahan rasa terharu.

🌷

Dear sisters 💞

Never let yourself be cheap in a man’s eyes, when Islam has made you so precious. And don’t forget that you’re a princess of ISLAM 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s