Kumpulan Motivasi Islami

“Orang kaya yang hatinya miskin jarang masuk ke rumah Allah (Masjid)” -Z
“Orang kaya banyak, tapi yang mampu bersedekah sangat sedikit.” -Z
🌷🌷🌷

Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,

“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”

Aku menjawab, “Ya”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’

Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni surga di kala nafasnya masih dihembuskan. Sedangkan jantungnya masih berdetak. Kakinya pun masih menapak di permukaan bumi.

Sebagaimana perkataan Ibnu Abbas kepada muridnya, Atha bin Abi Rabah, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya”

Ibnu Abbas berkata, “Wanita hitam itulah….dst”

Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah gerangan amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga?

Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam?

Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam.

Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperlihatkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya.

Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia pun akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.

Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir akan segala hal yang bisa merusak kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-noda hitam kemaksiatan – semoga Allah Memberi kita dan mereka petunjuk -.

Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa banyak kecantikan fisik yang justru mengantarkan pemiliknya pada kemudahan dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti apapun rupamu, seperti apapun fisikmu, janganlah engkau merasa rendah diri. Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah hati dan akhlakmu.

Wahai saudariku, wanita hitam itu menderita penyakit ayan sehingga ia datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meminta beliau agar berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya. Seorang muslim boleh berusaha demi kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Asalkan cara yang dilakukannya tidak melanggar syariat. Salah satunya adalah dengan doa. Baik doa yang dipanjatkan sendiri, maupun meminta didoakan orang shalih yang masih hidup. Dan dalam hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki keistimewaan berupa doa-doanya yang dikabulkan oleh Allah.

Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.”

Saudariku, penyakit ayan bukanlah penyakit yang ringan. Terlebih penyakit itu diderita oleh seorang wanita. Betapa besar rasa malu yang sering ditanggung para penderita penyakit ayan karena banyak anggota masyarakat yang masih menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang menjijikkan.

Tapi, lihatlah perkataannya. Apakah engkau lihat satu kata saja yang menunjukkan bahwa ia benci terhadap takdir yang menimpanya? Apakah ia mengeluhkan betapa menderitanya ia? Betapa malunya ia karena menderita penyakit ayan? Tidak, bukan itu yang ia keluhkan. Justru ia mengeluhkan auratnya yang tersingkap saat penyakitnya kambuh.

Masha Allah. Ia adalah seorang wanita yang sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia tahu betul akan kewajiban seorang wanita menutup auratnya dan ia berusaha melaksanakannya meski dalam keadaan sakit. Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu dan senantiasa berusaha menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang di saat sehat pun dengan rela hati membuka auratnya???

Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran merupakan salah satu sebab seseorang masuk ke dalam surga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku pilih bersabar.”

Wanita itu lebih memilih bersabar walaupun harus menderita penyakit ayan agar bisa menjadi penghuni surga. Salah satu ciri wanita shalihah yang ditunjukkan oleh wanita itu lagi, bersabar menghadapi cobaan dengan kesabaran yang baik.

Saudariku, terkadang seorang hamba tidak mampu mencapai kedudukan kedudukan mulia di sisi Allah dengan seluruh amalan perbuatannya. Maka, Allah akan terus memberikan cobaan kepada hamba tersebut dengan suatu hal yang tidak disukainya. Kemudian Allah Memberi kesabaran kepadanya untuk menghadapi cobaan tersebut. Sehingga, dengan kesabarannya dalam menghadapi cobaan, sang hamba mencapai kedudukan mulia yang sebelumnya ia tidak dapat mencapainya dengan amalannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika datang suatu kedudukan mulia dari Allah untuk seorang hamba yang mana ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya atau hartanya atau anaknya, lalu Allah akan menyabarkannya hingga mencapai kedudukan mulia yang datang kepadanya.” (HR. Imam Ahmad. Dan hadits ini terdapat dalam silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599)

Maka, saat cobaan menimpa, berusahalah untuk bersabar. Kita berharap, dengan kesabaran kita dalam menghadapi cobaan, Allah akan Mengampuni dosa-dosa kita dan mengangkat kita ke kedudukan mulia di sisi-Nya.

Lalu wanita itu melanjutkan perkataannya, “Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.”Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar auratnya tidak tersingkap. Wanita itu tetap menderita ayan akan tetapi auratnya tidak tersingkap.

Wahai saudariku, seorang wanita yang pikirannya sedang dalam keadaan tidak sadar, kemudian auratnya tak sengaja terbuka, maka tak ada dosa baginya. Karena hal ini di luar kemampuannya. Akan tetapi, lihatlah wanita tersebut. Bahkan di saat sakitnya, ia ingin auratnya tetap tertutup. Di saat ia sedang tak sadar disebabkan penyakitnya, ia ingin kehormatannya sebagai muslimah tetap terjaga. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang secara sadar justru membuka auratnya dan sama sekali tak merasa malu bila ada lelaki yang melihatnya? Maka, masihkah tersisa kehormatannya sebagai seorang muslimah?

Saudariku, semoga kita bisa belajar dan mengambil manfaat dari wanita penghuni surga tersebut. Wallahu Ta’ala a’lam.

Marji’:

Syarah Riyadhush Shalihin (terj). Jilid 1. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Cetakan ke-3. Penerbit Darul Falah. 2007 M.

Artikel muslimah.or.id
🌟🌟🌟

JANGAN BERSEDIH

Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Allah, Rabb semesta alam. 

Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah daarul ibtilaa’ (negeri tempat ujian dan cobaan).

 Allah ‘azza wa jalla berfirman,

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35).

Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,

ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن، ولكن اجعلوا الفرح شكراً والحزن صبر

“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.”

Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. 

Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan. Allah menceritakan keadaan mereka saat kekalahan yang mereka alami dalam perang uhud.

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِين

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); 

dan supaya Allah membedakan orang-orang beriman (dengan orang-orang kafir) dan menjadikan sebagian diantara kalian sebagai syuhada’. Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim” (QS. Ali Imran: 140).

*Allah yang menciptakan kebahagiaan dan Kesedihan agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur dan berbagi. Dan sempitnya Kesedihan diciptakan agar ia tunduk bersimpuh di hadapan Allah yang maha rahmat dan mengasihi, serta tidak menyombongkan diri. Hinggalah ia mengadu harap di hadapan Allah. Merendah merengek di hadapan Allah. Bersimpuh pasrah kepada Allah yang maha penyayang.

Sumber: muslim or id


🌷🌷🌷

Jika kalian semua ketika berhijrah teman-teman yg biasa bersama kita mulai menjauhi kita, bukan mereka menjauh tp allah menjauhkan mereka agar hijrah kita menjadi lancar sampai istiqamah dan allah akan mendekatkan teman-teman yg baru kpd kalian untuk membantu perjalanan hijrah kalian.

Jika kita sudah istiqamah jangan berharap bahwa allah harus mencukupkan dunia kita krn hijrah itu bukan untuk itu….. 

Jika banyak ujian dalam hijrah kita itu allah sayang sejauh mana kita bersungguh-sungguh dgn niat kita sesungguhnya ujian itu menghapus dosa dan mengangkat derajat kita

Gak mungkin orang yg datang kepada allah pulang dalam keadaan kecewa itu gk mungkin banget bisa dibilang mustahil

☆ semangat hijrah semoga istiqamah 
🌹🌸🍂

▪Terputusnya Amalan Selain Tiga Perkara

Ilmu agama yang bermanfaat, anak sholeh yang selalu mendoakan orangtuanya dan sedekah jariyah adalah di antara amalan yang bermanfaat bagi mayit walaupun ia sudah di alam kubur. 

Simak sajian singkat berikut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Faedah dari hadits di atas:

○ Pertama: Jika manusia itu mati, amalannya terputus. Dari sini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaklah memperbanyak amalan sholeh sebelum ia meninggal dunia.

○ Kedua: Allah menjadikan hamba sebab sehingga setelah meninggal dunia sekali pun ia masih bisa mendapat pahala, inilah karunia Allah.

○ Ketiga: Amalan yang masih terus mengalir pahalanya walaupun setelah meninggal dunia, di antaranya:

🔼 a. Sedekah jariyah, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku yang bermanfaat serta berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam ibadah.

🔼 b. Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia.

🔼 c. Anak yang sholeh karena anak sholeh itu hasil dari kerja keras orang tuanya. Oleh karena itu, Islam amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh. Lalu anak tersebut menjadi sebab, yaitu ortunya masih mendapatkan pahala meskipun ortunya sudah meninggal dunia.

○ Keempat: Di antara kebaikan lainnya yang bermanfaat untuk mayit muslim setelah ia meninggal dunia yang diberikan orang yang masih hidup adalah do’a kebaikan yang tulus kepada si mayit tersebut. Do’a tersebut mencakup do’a rahmat, ampunan, meraih surga, selamat dari siksa neraka dan berbagai do’a kebaikan lainnya.

○ Kelima: Sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “atau anak sholeh yang mendo’akannya”, tidaklah dipahami bahwa do’a yang manfaat hanya dari anak saja. Bahkan do’a kebaikan orang lain untuk si mayit tersebut tetap bermanfaat in syaa Allah. Oleh karena itu, kaum muslimin disyari’atkan melakukan shalat jenazah terhadap mayit lalu mendo’akan mayit tersebut walaupun mayit itu bukan ayahnya.

○ Keenam: Dalam hadits terdapat isyarat adanya keutamaan menikah, juga terdapat dorongan untuk menikah dan memperbanyak keturunan supaya mendapatkan keturunan sholeh (sehingga bermanfaat nantinya ketika kita telah meninggal dunia, pen).

Semoga sajian singkat ini bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Penulis:

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
🌹🌸🍂

Indahnya jatuh cinta setelah Akad.

Bebas memandang wajahnya sesuka hati.

Mengucapkan kata-kata cinta tidak dianggap gombal apa lagi dusta.

Menyentuh jemarinya adalah ibadah.

Tidur tidak sendirian lagi.

Keluar rumah berdua tidak menjadi fitnah.

Orang tua tidak terus menerus menelpon menyuruh pulang segera. Tidak lagi iri melihat orang lain suap-suapan.

Ada yang bisa digandeng saat kondangan.

Ada yang bisa diajak pacaran setiap saat.

Ada yang bisa diajak berdiskusi tentang semua hal.

Memanggilnya dengan panggilan sayang membuat langit tersipu malu. Membayangkan wajahnya ingin segera pulang kerumah. Memeluk tubuhnya mengundang Rahmat Allah.

Betapa indahnya jatuh cinta setelah Akad,

Makan sepiring berduapun seolah makan di restoran paling mahal. Ada yang memijat saat tubuh lelah, ada yang memeluk saat hujan turun.

Indahnya jatuh cinta setelah akad,

Mengundang Cinta dan Rahmat Allah. Beribadah setiap saat. Memanen pahala setiap waktu. “Tiket menuju surga seorang istri adalah suaminya, dan tiket menuju surga seorang suami adalah istrinya”
🌴🍂🌸🌴🍂🌸

➡️HijrahMuslimah

MEMPUNYAI PERASAAN CINTA KEPADA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Mempunyai Perasaan Cinta Kepada Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom Bukan Lah Suatu DOSA.

Karena Cinta Itu Adalah Sebuah Anugrah Dari Allah Sebuah Fitrah Dan Kita Harus Pandai Untuk Menjaga Fitrah Agar Tidak Menjadi Fitnah….

Caranya….?

Harus Bisa Membedakan Mana Antara ;

CINTA & SYAHWAT.

CINTA Itu Indah Tanpa Serta Merta 

Tapi :

SYAHWAT Hadir Tanpa Cinta Dan Bersifat Serta Merta.

Mungkin Ada Yang Bilang CINTA Itu Tidak Bisa Di Cerna Oleh Akal ( Salah ) 

Malah Sebaliknya CINTA Itu Sangat Masuk Akal. Ko Bisa ?

Karena Tidak Mungkin Jika Kamu Melihat Kelakuan Orang Tersebut Yang Jahat Misalnya Sebagai Pencuri, Dan Lain2nya Tentang Semua Kejelekan Dan Keburukannya Kamu Tetap Mencintai Nya…

Karena Akal Mu Yang Mencerna ( Iya)

Dan Pilih Lah CINTA Yang Benar…

Bangun Lah CINTA Di Atas Pernikahan Jangan Membangun Pernikahan Di Atas Cinta.

Terus Bagaimana? Apakah Di Boleh Kan ?

TELPON & CHATTING NYA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Yang Tidak Di Boleh Kan Itu Adalah KHALWAT.

Apa Itu KHALWAT ?

Khalwat Adalah : Bertemu Berduaan Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah.

( Bisa Melakukan Pelanggaran )

Meskipun Tidak Melakukan Pelanggaran Tapi Mereka Tetap Bertemu Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah Tetap Kedua2 Nya Adalah ( DOSA )

Sedang Kan Telpon & Chatting Itu Bukan Lah Dosa Karena Tidak Termasuk KHALWAT Karena Sifat Nya Berjauhan Tidak Berdekatan.

Tapi Telpon & Chatting Itu Akan Menjadi Dosa Jika Perbincangan Nya Mengarah Ke Yang Haram.

Pada Dasarnya Kalau Telpon & Chatting Tidak Bermasalah Tidak Lah Dosa Seperti Kepentingan Pribadi,Bisnis Dan Lainnya Yang Tidak Mengarah Ke Yang Haram & Yang Memancing Menimbulkan SYAHWAT.

Makanya Hati2 Jika Ingin Telpon Dengan Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom. Jika Tidak Lah Penting, silahkan  Hindari

Terus Apa Bedanya Dengan IKHTILAT.

Apa Itu IKHTILAT ?

Ikhtilat Adalah : Bercampurnya Lawan Jenis Antara Laki2 & Perempuan Yang Bukan Mahram. 

Beda Dengan IKHTILAT ? Ikhtilat Ada Yang Di Haram Kan Ada Yang Tidak Haram.

Contoh IKHTILAT Yang Tidak Di Haram Kan Yaitu:

1. Semuanya Sama2 Menutup Aurat Antara Laki & Perempuan 

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

2. Kalangan Orang2 Yang Menjaga Pandangan

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

3. Membicarakan Yang Benar 

( Pembicaraan Yang Tidak Allah Haram Kan )

4. Di Tempat Terhormat 

( Tempat2 Yang Tidak Allah Haram Kan )

5.Tidak Boleh Berdempet – Dempetan 

( Agar Tidak Menimbulkan SYAHWAT )

Dan Yang Terahir Nie Yaaa…😊

Jika Dua Insan Saling Mencintai Tapi Mereka Bisa Melawan Hawa Nafsunya Untuk Tidak Telponan & Chatting Jika Pada Saat Itu Mereka Ada Yang Meninggal ( Misalnya ). Mereka Meninggal Dalam Keadaan Syar’i Meninggal Ketika Sedang Berperang Melawan Hawa Nafsu ( Masya Allah ) 

Semoga Kita Semuanya Di Berikan Kekuatan Iman & Ketakwaan Untuk Menghadapai Setiap Unjian & Cobaan Dari Allah. Aamiin.

Semangat Hijrah Yaa…
🌷🌷🌷

MATA YANG TIDAK AKAN TERSENTUH OLEH API NERAKA

Pernahkah kita menangis karena Allah? Pernahkah kita menangis karena takut akan siksa-Nya, sebab begitu banyak dosa yang kita perbuat?

Jika belum …

Menangislah …

Menangislah karena takut pada-Nya.

Menangislah dengan ikhlas.

Menangislah karena ingin adanya perubahan.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal [8] : 2)

Ibnu Katsir mengatakan mengenai ayat ini, “Ini adalah sifat orang beriman yang sebenarnya. Yaitu ketika mengingat Allah, hatinya menjadi takut (gemetar). Sehingga dia mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.”

Abdullah bin Az Zubair mengatakan bahwa ayat ini mengisahkan tentang Raja Najasiy dan pengikutnya.

“Orang yang menangis karena takut kepada Allah Ta’ala, matanya tidak akan tersentuh api neraka.”

Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Ibnu Abbas,

عَيْنَانِ لاَ تَمَسُّهُمَا النَّارُ عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ

“Dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam (begadang) untuk berjaga-jaga (dari serangan musuh) ketika berperang di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi.

Hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalan lainnya- , sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1229)

🌏 https://rumaysho.com/8130-menangis-karena-allah.html

Motivasi Hijrah #2

*Co-Pas

Sebelum aku yang sekarang, pernah ada aku yang dulu. Aku di masa jahiliyah. Masa dimana aku masih berkutat dengan berbagai maksiat. Sebelum hidayah kujemput, aku pernah menampakkan aurat pada yang bukan mahram. Aku pernah tak mengindahkan sholat lima waktu. Bahkan, aku pernah membenci mereka yang auratnya tertutup rapat. Pun mereka yang senantiasa menyampaikan dakwah.

Namun dengan berbagai macam dosa yang pernah ku perbuat dahulu, bukan berarti aku tak pantas berubah menjadi lebih baik. Bukan berarti pula diri ini tak pantas mendapat maaf dari yang Maha Pemaaf. Justru dengan masa lalu itu aku belajar. Tentang sesaknya jauh dari Sang Pencipta. Tentang pahitnya berharap pada manusia. Tentang letihnya aku mengejar dunia yang tiada penghujungnya. Alhamdulillah Allah masih sayang. Allah mengetuk pintu hatiku. Allah membuatku sadar betapa buruknya diriku pada saat itu.

Sejak saat itu, aku berubah. Aku kembali pada-Nya. Aku meninggalkan kebiasaan burukku secara perlahan.

Auratku pun telah ku tutupi, meski belum sempurna.

Aku hijrah. Aku mulai memperbaiki diri. Aku mulai membereskan hatiku, menanggalkan semua yang berkaitan.dengan masa lalu. Jangan pikir bahwa hijrahku tak berhambatan. Sebab

nyatanya perubahanku ini tak seindah yang terlihat. Aku jatuh bangun dibuatnya. Yang terberat, ketika Allah merenggut satu demi satu kawanku. Ya, aku sendiri. Aku sendirian merangkak menuju keridhoanNya. Teman-teman yang dahulu selalu ada, pergi meninggalkan.

Dahulu aku marah. Aku sakit. Tak jarang pula berniat untuk membatalkan proses yang kujalani. Sebab kurasa semuanya begitu berat.

Tapi, Maha Benar Allah SWT. Waktu demi waktu aku mulai tersadar, bahwa Semua yang Allah timpakan.terhadapku sesungguhnya memiliki makna yang begitu dalam.

Sekarang?. Aku masih berproses tentunya. Proses untuk menjaga semua perubahan yang telah kujalani.

Dan benar, bahwa sesungguhnya istiqomah lebih berat dari sekedar berhijrah.

🌷🌷🌷
Bismillah…

BISA CINTA KARENA ALLAH?

Mencintai dengan tanpa ada landasan keduniaan

sedikitpun merupakan amalan besar yang tidak mudah untuk diwujudkan. Sebuah cinta yang terbangun karena adanya satu kesamaan cara pandang dalam melihat kehidupan dunia.

Keakraban yang lahir semata karena Allah. Karena saudaranya patuh dan senang dekat kepada Allah. Karena kawannya itu gemar jauh dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Hanya itu.

Sehingga dia pun baik dan gemar berbincang dengannya. Hingga ia pun terkadang mengunjungi saudaranya itu.

Dan sekali lagi, amalan ini tidaklah mudah diwujudkan. Karena itulah Allah ta’ala melalui lisan Nabi-Nya ﷺ

menjanjikan ganjaran yang amat besar bagi mereka yang mampu menerapkan cinta karena Allah dalam

kehidupannya.
ﺇﻥَّ ﻟﻠَّﻪِ ﻋﺒﺎﺩًﺍ ﻟﻴﺴﻮﺍ ﺑﺄﻧﺒﻴﺎﺀَ ﻭﻻ ﺷﻬﺪﺍﺀَ ﻳﻐﺒﻄُﻬﻢُ ﺍﻟﻨَّﺒﻴﻮﻥَ ﻭﺍﻟﺸُّﻬﺪﺍﺀُ ﺑﻘﺮﺑِﻬﻢ

ﻭﻣﻘﻌﺪِﻫﻢ ﻣﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔِ
“Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang

mereka bukanlah nabi dan bukan juga golongan syuhada. Namun para nabi dan syuhada’ menginginkan kedudukan seperti mereka lantaran dekatnya mereka di sisi Allah pada hari kiamat.”
ﻓﻘﺎﻝَ ﺃﻋﺮﺍﺑﻲُّ ﺣﺪِّﺛﻨﺎ ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣﻦ ﻫﻢ.
Salah seorang badui lantas bertanya, “Wahai

Rasulullah, kabarkanlah pada kami tentang siapa

mereka?”
ﻫﻢ ﻋﺒﺎﺩٌ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣﻦ ﺑﻠﺪﺍﻥٍ ﺷﺘَّﻰ ﻭﻗﺒﺎﺋﻞَ ﺷﺘَّﻰ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺃﺭﺣﺎﻡٌ

ﻳﺘﻮﺍﺻﻠﻮﻥَ ﺑﻬﺎ ﻭﻻ ﺩﻧﻴﺎ ﻳﺘﺒﺎﺫﻟﻮﻥَ ﺑﻬﺎ ﻳﺘﺤﺎﺑُّﻮﻥَ ﺑﺮﻭﺡِ ﺍﻟﻠﻪِ ﻳﺠﻌﻞُ ﺍﻟﻠﻪُ

ﻭﺟﻮﻫَﻬﻢ ﻧﻮﺭًﺍ ﻭﺗُﺠﻌَﻞُ ﻟﻬﻢ ﻣﻨﺎﺑﺮَ ﻣﻦ ﻧﻮﺭٍ
“Mereka ialah hamba-hamba Allah dari negeri yang berbeda, suku yang beraneka ragam –mereka tidak memiliki hubungan kekeluargaan, tidak juga ada urusan dunia yang terjalin antara mereka-; tapi mereka saling cinta-mencintai karena Allah. Allah menjadikan wajah- wajah mereka bercahaya dan menyiapkan bagi mereka mimbar yang juga dari cahaya.” HR. Al Baihaqi dan dinyatakan hasan oleh Al Hafizh dalam Muqaddimah Takhrij Misykah.

Semoga kita bisa menerapkan ini dalam hidup, meski perlahan. Hanya pada Allah kita mohon petunjuk.
🌷🌷🌷

Hijrah itu apa…???*_

Jawab :

Hirjah itu artinya berpindah .. Arti berpindah disini adalah berpindah dari keburukan menuju kebaikan

🍁 Hijrah itu untuk siapa?

Jawab :

Hijrah itu untuk semua manusia , karna sejatinya merubah diri menuju kebaikan adalah WAJIB!

🍁 Dosa ku banyak bagaimana aku bisa hijrah?

Jawab :

Kamu pikir kami ini suci? Tanpa dosa? Nggak, kita ini sama! Justru dari sini kita belajar , belajar menaklukan diri sendiri , karna musuh terbesar itu diri sendiri. Jadi gak ada alasan utk tidak berubah.

🍁 Apa yang harus aku lakukan ketika baru memulai hijrah?

Jawab : perbaiki dulu shalat mu, karna shalat adalah ibadah yang pertama kali dihisab & shalat adalah tiang agama!

🍁 Selain shalat?

Jawab : perbaiki dirimu, dengan cara perbanyak menuntut ilmu agama.. Agar kamu tau bahwa ada banyak yg harus kamu lakukan (menjalankan sunnah).

🍁 Apakah semuda itu?😞

Jawab : Allah memang tidak menjanjikan semuanya mudab, tapi percayalah selalu ada jalan untuk setiap hamba-Nya yg mau berusaha, apalagi berusaha memperbaiki diri. So, semangat😊

🍁 Terus apalagi?

Jawab : Istiqomah!

🍁 istiqomah artinya?

Jawab : bertahan! hijrah itu gampang kok yg susah itu adalah istiqomah , bertahan pada pilihan, tapi ingat hijrah itu bukan pilihan tapi kewajiban .. Istiqomah juga bisa diartikan memperjuangkan, jadi bersabarlah dalam berjuang menjadi manusia baik “Karna Allah bersama orang-orang yg sabar”

🍁 Kapan Aku harus hijrah?

Jawab : SEKARANG!!!

🍁 Hadiahnya?

Surga-Nya

🍁 Maa Syaa Allah, aku hijrah yaaa doakan semoga istiqomah 

Jawab : tafadhol, hamasha!!! Allah bersama mu.
Kamu udah hijrah? Semoga tetap istiqomah

Buat kamu yg belum hijrah jangan lupa berdoa yaa semoga diberi hidayah, tapi inget hidayah dicari bukan ditunggu.

“Jika baik ambil , jika buruk tinggalkan”..
🌷🌷🌷

AWAS ADA SETAAANN !!

Kisah nyata,, 

alkisah ada mahasiswi akhwat bercadar yang sedang belanja kepasar untuk kebutuhan dapur (asrama campus), dengan jubahnya yang longgar, jilbab yang panjang dan wajah yang tertutup.

lewat dikeramaian pasar, banyak mata yang memandang sinis dan banyak juga yang tak peduli,, namun ada seorang pedagang wanita ia meneriaki akhwat yang serba tertutup itu “setaaaann, awas setaann!” seraya tertawa terbahak-bahak… subhanallah !!

Lantas akhwat yang bercadar tadi melangkah mendekat ke arah ibu-ibu sang pedagang itu, setelah sangat dekat akhwat tadi membuka penutup wajahnya alias cadarnya seraya berkata,, “yaa…saya setan untuk suamimu” , pedagang ibu-ibu itu hanya bisa terdiam tanpa ada tawa yang tadinya terbahak-bahak, pedagang ibu-ibu itu hanya bisa terpaku melihat wajah akhwat tersebut….

Ukhty,, Engkau benar-benar lebih cantik dengan cadarmu …

Ini bukanlah hanya arti maknawi dan kiasan. Betapa banyak wanita yang mengaku tambah putih wajahnya setelah bercadar, karena sinar jahat matahari tidak leluasa memancing pigmen melanosit hitam menyembul keluar. Betapa banyak wanita yang mengaku wajahnya bertambah halus. Karena debu dan oksidan yang keji tidak mampu bersarang di lembah pori-pori dan jerawat wajah.

Cadar adalah sebaik-baik make-up alami, sebaik-baik pemoles natural, sebaik-baik pelindung wajah. Jauh berbanding bumi dan langit dengan kosmetik bahan kimia lagi masih belum jelas halal-haramnya. Cadarlah yang membuat wajah putih semakin bening bersinar atas izin Allah. Cadarlah yang membuat wajah kecoklatan memutih susu atas izin Allah. Dan cadarlah yang membuat wajah hitam menjadi terang bercahaya atas izin Allah. dan ingat ! niatkan bercadar lillahi Ta’alaa..
Maka dari itu jadi saya setuju kalau ada yang bilang orang bercadar itu cantik2,, karna moso iyo ganteng2.
🌷🌷🌷

OTIVASI DIRI…

Jika sebuah TELUR dipecahkan oleh kekuatan dari LUAR, maka kehidupan didalam TELUR, telah berakhir.

Tapi….

Jika sebuah TELUR dipecahkan oleh kekuatan dari DALAM, maka kehidupan baru telah LAHIR.

Hal-hal BESAR itu selalu dimulai dari DALAM diri kita sendiri.

BAHAGIA itupun timbulnya dari DALAM diri kita sendiri.

Allah tdk pernah menjanjikan bahwa :

Langit itu akan selalu biru.

Mentari itu akan selalu bersinar.

Bunga itu akan selalu mekar.

Tapi ketahuilah, bahwa DIA sering memberi :

Pelangi disetiap badai.

Senyum disetiap air mata.

Berkah disetiap cobaan dan

Jawaban disetiap DOA.

HIDUP bukanlah suatu tujuan, melainkan Perjalanan, maka nikmatilah.

HIDUP adalah Ibadah, tunaikanlah.

HIDUP adalah Tantangan, hadapilah.

HIDUP adalah Anugerah, terimalah.

HIDUP adalah Pertandingan, menangkanlah.

HIDUP adalah Tugas, selesaikanlah.

HIDUP adalah Cita-cita, capailah.

HIDUP adalah Misteri, singkaplah.

HIDUP adalah Kesempatan, ambillah.

HIDUP adalah Janji, penuhilah.

HIDUP adalah Keindahan, Syukurilah.

HIDUP adalah Teka-teki, pecahkanlah.

HIDUP adalah Cobaan, bersabarlah…

Satu hal yang membuat kita Bahagia adalah CINTA.

Satu hal yang membuat kita tambah Dewasa adalah MASALAH.

Satu hal yang membuat kita Maju adalah USAHA.

Satu hal yang membuat kita Hancur, adalah PUTUS ASA.

Satu hal yang membuat kita Kuat, adalah HARAPAN (DOA).

✊ tetap Semangat
🌷🌷🌷

Bacalah dengan sesksama agar hati kita benar benar menjadi lapang.

الثالث: عن أبي جري (مصغرا) جابر بن سليم رضي الله عنه قال أتيت النبي صلى الله عليه وسلم فإذا هو جالس مع أصحابه قال فقلت يا رسول الله أوصني قال اتق الله عز وجل ولا تحقرن من المعروف شيئا ولو أن تفرغ من دلوك في إناء المستسقي وإياك والمخيلة فإن الله تبارك وتعالى لا يحب المخيلة، وإن امرؤ شتمك وعيرك بأمر يعلمه فيك فلا تعيره بأمر تعلمه فيه فيكون لك أجره وعليه إثمه ولا تشتمن أحدا. قال: فماسببت شيأ، بعيرا وﻻ شاة وﻻ إنسانا منذ سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن السب.(رواه أحمد بن حنبل في مسنده و الطبراني في الكبير)

*Hadis Ketiga:*

Dari Abi Jurai Jabir bin Sulaim ra berkata: Aku pernah berkunjung kepada Nabi ﷺ ternyata ketika itu beliau sedang duduk bersama para shahabat. Kata Jabir: Maka aku berkata: Hai Rasulullah, berilah aku wasiat! 

*Beliau bersabda:*

1- Bertaqwalah kepada Allah awj! 

2- Janganlah sekali-kali kamu meremehkan kebajikan sekecil apapun walau hanya bersedekah menuangi sedikit air dari timba kamu ke dalam bejana orang yang meminta air minum.

3- Hindarilah *makhilah* _(merasa orang lain lebih rendah dari pada dirinya, sombong)_sebab Allah twt tidak menyukai *makhilah*, dan….

4- *Jika seseorang memakimu dan mencelamu dengan suatu hal yang dia ketahui tentang kamu, maka janganlah kamu membalas memcelanya dengan sesuatu yang kamu ketahui tentang dia*. 

*Dengan demikian, maka bagi kamu pahala sedang dia memikul dosanya,* dan…

5- *Janganlah sekali-kali kamu memaki seseorang*.

*Kata Jabir:* _Maka aku tidak pernah memaki apapun sejak aku mendengar Rasulullah ﷺ melarang memaki, baik memaki unta, domba dan tidak pula kepada manusia_.[HR Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya dan Ath Thabrani di dalam Al Kabir.]

*دﻻلة الحديث:*

1؛ السباب والمشاتمة والمعايرة حرام من الكبائر نادى الرسول صلى الله عليه وسلم فاعلها بمن أسلم بلسانه ولم يصل اﻹيمان إلى قلبه

2- ﻻ يجور اﻻنتصار للمسبوب من سآبه إﻻ بمثل ما سبه به ما لم يكن به كذب أو اقتراف 

3- إذا رد المسبوب استوفى ظﻻمته وبقي على البادئ إثم اﻻبتداء بالسب

*Kandungan

Read it with your heart so that our hearts are truly free.

Third: about my father crime (miniature a) Jaber Bin Salim Radhiallahu ‘ anhu said I came the Prophet (pbuh) so he is sitting with his friends he said and I said, o messenger of God wşny said fear God Almighty and do not people from known something And if you are empty of your bucket in the water bowl, and you do not have the imagination, God bless you, he does not like the imagination, and that someone who is aware of you is aware of what he knows about you, so do not give him a Sẖtmn someone. He said, ” it is a camel, a camel or a human being since I heard the messenger of Allah (peace be upon him).

* the third hadith :*

From the abi jurai ibn sulaim ra said: I once visited the prophet of ṣly̱ ạllh ʿlyh wslm as he was sitting with the the. I say, ” give me a will.

* He said :*

1-have fear of God awj!

Do not give a freewill offering.

3-avoid * MAKHILAH * _ (feeling others lower than himself, arrogant) _ because Allah twt does not like * Makhilah *, and….

If someone taunted you and slanders you with something he knows about you, so do not retaliate with anything you know about him. ‘

So that you may bear the burden of his sins,*

5-* don’t ever scold someone *.

I’ve never said anything ever since I heard the messenger of God forbid cursing, either cursing camels, sheep and not to humans _. Hr Ahmad Ibn Hanbal in the not and ath tabarani in al kabir.

* Meaning Hadith :*

1; cursing, petechiae and calibration is forbidden from the sins of the Prophet (peace be upon him), who has delivered his tongue and has not reached his heart

There is no victory for the Pope, except for what he will do to him, unless he is lying or committed.

3-if he responded, he fulfilled his darkness and left the first one to begin with.

* content
🌷🌷

*KHATIROH*

Kebahagiaan tak selalu datang dari hal-hal terbaik, termahal dan tercantik yang kita miliki. Atau dari hal-hal terindah yang selalu kita impikan.

Akan tetapi, kebahagiaan datang dari cara kita menyikapi apa yang kita miliki.

Syukurilah.., maka kebahagiaan itu akan datang.

Nikmatilah tanpa mengeluh, sebab bisa jadi apa yang kita keluhkan adalah nikmat yang diharapkan orang lain.

Syukurilah…

Karena syukur adalah kunci kekayaan hidup,

Syukur akan mengubah apa yang kita miliki menjadi cukup dan mengubah tamak menjadi qona’ah. Belajarlah untuk menjadi bahagia dengan sederhana.

Tersenyumlah untuk menyingkirkan duka dari dirimu dan dari orang-orang disekelilingmu.

Tersenyumlah… sebab bukan engkau saja yang punya masalah dalam hidup ini. Disana ada banyak orang yang kehidupannya mungkin jauh lebih rumit dari dirimu, namun mereka memilih diam dan bersepi dalam munajat.

Engkau seorang mukmin, tunjukkan bahwa engkau mampu menghadapi segala ujian. Berkeluh kesah bukanlah kepribadianmu, karena bagi seorang mukmin semua kondisi itu baik baginya. Bila diberi dia bersyukur dan bila diuji dia bersabar.

Tersenyumlah dan nikmati hidupmu.

*Ustadz Aan Candra Thalib*

•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
🌷🌷🌷

Remaja Muslimah

Yang sedang sedih, susah, galau, banyak masalah, banyak hutang, perbanyak doa berikut ini:

اللَّهمَّ إنِّي أعوذُ بك من الهمِّ والحزنِ وأعوذُ بك من العجزِ والكسلِ وأعوذُ بك من البخلِ والجبنِ وأعوذُ بك من غلبةِ الدَّينِ وقهرِ الرِّجالِ

/Allaahumma inni a’uudzubika minal hammi wal hazani, wa a’uudzubika minal ‘ajzi wal kasali, wa a’uudzubika minal bukhli wal jubni, wa a’uudzubika min ghalabatid dayni wa qahrir rijaal\

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegalauan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pelit dan pengecut, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang serta dari penganiayaan orang lain“

(HR. Abu Daud 1555, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Abi Daud)

•═════◎◎۩❁۩◎◎═════•
🌷🌷🌷

Raihlah cita-citamu nak, jadilah apapun. Kau mau jadi dokter, jadilah dokter. Jadilah pemimpin, pilot, arsitek, ahli ekonomi, petani, atau apapun. Terserah kamu nak, bapak akan selalu mendukungmu. Ibumu akan terus mendoakan mu. Tapi nak, satu yang perlu kau ingat.

Bapak dan ibu takkan bangga nak, meskipun kau jadi presiden atau penguasa dunia sekalipun. Kami hanya akan bangga ketika kau menjadi “apapun” yang baik. Ketika kau jadi dokter, jadilah dokter yang baik. Jadi arsitek, jadilah arsitek yang baik. Jadi presiden, jadilah presiden yang baik.

Karena hanya itu yang akan membuat kami bangga nak. Bukan seberapa sukse kau meraih cita-cita. Semua itu percuma nak, semuanya akan kau tinggalkan. Gelar doktermu takkan mampu memperpanjang umurmu. Gelar arsitek takkan membuat kuburmu begitu megah. Gelar pilot takkan mampu mengendalikan keranda mayat yang kelak akan kau kendarai.

Kau harus ingat akan satu gelar yang pasti didapat oleh setiap makhluk yaitu almarhum dan almarhumah .

Gelar itu akan melekat pada dirimu ketika kau dianggap cukup menjalani ujian kehidupan.

Gelar itu dipaksakan tak peduli kau mau atau tidak. Seperti itulah engkau dan begitu juga kami. Kami takkan mungkin hidup selamanya, menjaga dan menasehatimu jika kau salah, karena suatu saat kami akan pergi nak.

Pada akhirnya kau akan hidup sendiri dan mempertahankannya.

Seorang bisa dikatan alim jika ia tidak iri kepada orang yang berada diatasnya dan tidak menghina orang yang berada dibawahnya.

Islam mengajarkan kita untuk mengukur keberadaan kita terhadap Allah dengan kepekaan kita terhadap penderitaan dan kesusahan orang lain

Kesalahan kita yang paling besar adalah saat kita sibuk mengurusi kesalahan orang lain

Islam melalui kitabnya mampu menjawab segala macam tantangan yang pernah, sementara, dan akan terjadi

Jauhilah kebiasaan menggunjing, karena dapat menyebabkan tiga bencana : pertama, doa tak terkabul. Kedua, amal kebaikan tak diterima. Ketiga, dosa bertambah.

Jauhilah dengki karena dengki memakan amal.
🌷🌷🌷

Fadhilah Yaumul Jum’ah

<Al-Faqih, Rasul saw. Bersabda: “Orang yg berwudhu dan mandi pada hari Jum’at, lalu berangkat ke Masjid lebih pagi, mengambil tempat dekat imam, mendengarkan khutbah serta memperhatikannya, dan tidak lagha, maka pahala setiap langkahnya seperti puasa dan bangun malam sepanjang satu tahun.” (Al-Hadits).

<Al-Faqih, Matahari tidak akan terbit dan terbenam pada sesuatu hari yg paling utama, kecuali hari Jum’at, dan tiada sesuatu (hewan) melata di bumi, kecuali ia takut dan gentar pada hari Jum’at, kecuali bangsa jin dan manusia. Dan disetiap pintu masjid tegakklah dua malaikat penulis siapa yg datang terdahulu, pahalanya sejajar dgn berkurban unta, berikutnya seperti berkurban kambing, sesudah itu seperti bersedekah burung, dan bersedekah telur, lalu ketika imam telah duduk digululnglah tulisan (lembaran) itu. (Al-Hadits).