Renungan Untuk Semua Yang Masih Hidup

Repost

*KETIKA REZEKIMU HABIS, MAKA AJALPUN TIBA*

*(Rugi kalau tidak baca sampai selesai)*

*Jangan pedulikan jasadmu yang akan busuk & hancur!! … Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka:*

*1. Memandikan mu*
*2. Mengkafani mu*
*3. Menshalati mu*
*4. Menguburkan mu*

*Yakinlah!!! bahwa :*
*Dunia tidak sedih dengan KEMATIAN mu*

*Alam semesta tidak berduka atas kepergian mu.!*

*Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahan mu.!!*

*Perekonomian akan terus berputar.*!

*Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain*!

*Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris.!*

*Sementara Anda yang akan di HISAB atas segala sesuatu dari perkara yang besar sampai dengan hal yang paling kecil.!!*

*Yang pertama lepas dari mu, adalah *namamu..*

*Saat Anda meninggal dunia: Orang2 bertanya : Dimana MAYATnya?*

*Mereka tidak lagi memanggil mu dengan namamu.. Namamu tinggal kenangan belaka*

*Ketika mereka akan men shalati, mereka bilang : Bawa kesini *JENAZAHnya.!!!* *Mereka tidak lagi menyebutkan *namamu.. Betapa cepat namamu hilang berlalu….*

*Ketika mereka akan menguburkan mu, mereka berkata: *Dekatkan MAYATnya.!! tanpa menyebutkan namamu..*

*_Karena itu…_*
*_Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompokmu..!!_*

*_Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasib keturunanmu…!!_*

*_Alangkah fananya dunia ini… dan betapa besar apa yang akan kita hadapi…_*

*KESEDIHAN ORANG ATAS KEPERGIAN MU ADA 3:*

*1.Orang yang mengenal mu sepintas akan mengatakan: Kasihan…!!*

*2.Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutin dan canda tawa mereka..*

*3.Kesedihan mendalam di rumah… Keluargamu akan bersedih sepekan… satu-dua bulan atau hingga satu tahun… Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan…*

*Demikianlah… Kisah mu di antara manusia telah berakhir…*

*Anda hanya tinggal ALBUM KENANGAN.*

*Kisah mu yang sebenarnya baru dimulai… bersama sesuatu yang nyata, iaitu : Alam Akhirat*

*Telah lepas darimu:*
*1.Ketampanan /Kecantikan*
*2.Harta/Rumah*
*3.Kedudukan /Jabatan*
*4.Anak*
*5.Isteri/Suami*

*Kehidupan mu yang sesungguhnya baru dimulai*

*Pertanyaannya sekarang adalah :*

*Apa yang telah Anda siapkan untuk “kubur” dan akhirat mu.????? Ini adalah KENYATAAN yang akan terjadi dan perlu direnungkan.!!*

*Check ibadahmu… yang wajib dan yang sunnah..*
*Check Amal sholeh dan Sedekah mu..Check perilaku dan tingkah laku mu..*

*Semoga kita semua menyiapkan bekal untuk kehidupan yg kekal.. Dan Selamat di Akhirat..*

*Jika Anda membantu mengingatkan orang lain dengan menyebar postingan ini… In Syaa Allah… Anda akan dapatkan buah dari peringatan Anda ini dalam timbangan amal kebaikan pada hari Qiamat.*

*_”Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang2 beriman”_*

*Kenapa Mayat memilih: “SEDEKAH” jika kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah:*

*”Ya Allah! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah”*

*Mereka tidak mengatakan:*
*👉Niscaya Aku akan Haji/Umrah..*
*👉Niscaya Aku akan Sholat..*
*👉Niscaya Aku akan Puasa..*

*Para Ulama menjelaskan : “Mayat hanya mengatakan Sedekah karena dia melihat pahala sedekah yang sangat besar setelah kematian”*

*Maka perbanyaklah sedekah*
*untuk saat ini bersedekahlah dengan mengirim /menyebarkan postingan ini pada teman /saudara dengan niat karena Allah,*

*Kalau ada manusia tidak mau copy paste kepada group-group yang lain itulah tandanya manusia paling malas di dunia yang berada di laman sosial, kalau copy paste yang lain itu cepat saja tangannya memindahkan ke group lain*

*Mari Budayakan Sedekah bukan pergi umrah beratus kali bersedekah lebih Afdal/bagus*

*MARI SENANTIASA BERTAUBAT, BERIBADAH DAN MELAKUKAN KEBAIKAN…AAMIIN*

*INDAH NYA BERBAGI SEDEKAH*
*SEDEKAH ITU INDAH*

_*SEMOGA BERMANFAAT*_

*AAMIIN AAMIIN YAA ROBBAL’AALAMIIN* 🤲🤲🤝🤝

Nasehat Mutiara Islami #6

✨Bismillaahir Rahmaanir Rahim✨

💐Assalamualaikum warahmatullahi wabarakhatuh💐

Ajarkan Agama Anak Mu Sejak Dini

بسم الله الرحمن الرحيم

Dikisahkan bahwa…
Imam Abu Bakar al-Marwazi pernah berkata,: “ Aku pernah datang ke rumah Abu ‘Abdillah (Imam Ahmad bin Hambal), maka aku melihat seorang wanita (tukang sisir) sedang menyisir (rambut) anak perempuan nya, yang masih kecil. Setelah itu, aku bertanya kepada tukang sisir tersebut : Apakah kamu menyambung rambutnya dengan qaraamil ?
Maka tukang sisir itu berkata : Anak kecil itu menolaknya (dengan keras), dan berkata : Sesunguhnya ayahku melarang ku (melakukan itu), dan dia akan marah (kalau aku melakukannya).

Lihatlah bagaimana pengaruh positif didikan seorang ayah kepada anak kecil ini dalam berpegang teguh dengan perintah Allah Ta’ala dan meninggalkan larangan-Nya,
dan tentu ini tidaklah mengherankan, karena ayahnya adalah seorang yang ‘alim, Imam besar Ahlus Sunnah, yaitu Imam Ahmad bin Hambal.

Tentu beliau telah mengajarkan dan mendidik putri kecilnya ini dalam masalah agama,
Sehingga si anak telah hafal dan faham dalam masalah Al-Qur’an dan hadits.

Seperti hadits riwayat ‘Aisyah radhiallahu’anha ini,
bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam telah melaknat perempuan yang menyambung rambutnya dan perempuan yang meminta untuk disambung rambutnya.

Begitulah teladan para ulama, dalam mendidik keluarga mereka. Sehingga keluarga mereka amat sangat menjunjung tinggi agama ini, di atas kepala mereka.

Inilah mengapa… seorang Ikhwan, yang akan menjadi calon ayah, Hendaknya memiliki bekal ilmu agama, sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Karena perintah untuk menjaga keluarga dari api neraka, adalah ada di pundak lelaki.

Kita tak akan ditanya, ketika anak kita tak mampu berbahasa Inggris,

Kita tak akan ditanya, ketika anak kita lemah dalam matematika dan kimia,

Kita tak akan ditanya, ketika anak kita tak pandai memainkan komputer dan gaptek.

Tapi kita akan ditanya dan di mintai pertanggung jawaban,
Jika anak kita tumbuh besar, dalam keadaan bodoh tentang agamanya, Tidak tahu, mana perintah dan mana larangan,
Tidak tahu, mana halal dan mana yang haram. Jangan sampai anaik kita tumbuh besar menjadi manusia yang durhaka kepada Allah.

Na’udzubillahi min dzalik.

بارك الله فيكم
_____

Hati-hati jaga diri yaa ukhti 💕
Peringatan bagi yg suka #TikTok klo TDK tobat tidak bisa cium bau Syurga.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Ada dua golongan penghuni Neraka, yang belum pernah aku lihat, yaitu (1) Suatu kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuk manusia dengannya. Dan (2) wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, ia berjalan berlenggak-lenggok menggoyangkan (bahu dan punggungnya) dan rambutnya (disasak) seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium aroma Surga, padahal sesungguhnya aroma Surga itu tercium sejauh perjalanan sekian dan sekian.’”

Tuhh, kita jalan aja diatur loh, gak boleh lenggak lenggok, harus menundukkan pandangan juga. Apalagi joget joget gitu yaa ukhti. Jangan dehh jangaaan…
Lagipula kita harus jadi perempuan yang menjaga harga dirinya. Jangan demi ketenaran atau asik asikan, kita rela menjatuhkan diri sendiri.

Main sosmed boleh, tapi lebih baik menjadikan sosmed menjadi ajang untuk sharing hal baik.
Yukk tetap jadi perempuan yang dirindukan Surganya Allah 💕💕

_______

.— Hidup Lah Di Dalam Hati Suami Mu —.

بسم الله الرحمن الرحيم

Kita sudah mengetahui bersama, akan beratnya perjalanan mengarungi kehidupan rumah tangga,
Mulai dari seleksi ketat saat pemilihan. Penyatuan visi dan misi di atas aqidah yang Haq
Dan bagaimana menempatkan diri dan bersikap dalam setiap momen dan keadaan. Belom lagi adanya badai dari luar yang menerpa, Hanya keimanan yang kokoh yang membuat kita bisa melewati ini semua dengan keromantisan dan kebahagiaan.

Inilah rumah tangga terbaik, tersukses, penuh kebahagiaan, dari manusia terbaik.
Manusia yang telah Allah jamin tiket surga untuknya, Yaitu kehidupan rumah tangga sang Nabi terakhir, Muhammad bin Abdullah bersama Khadijah binti Khuwailid.

Khadijah binti Khuwailid…
Ia adalah wanita yang terus hidup dalam hati suaminya sampaipun ia telah meninggal dunia. Tahun-tahun yang terus berganti, tetapi tetap tidak dapat mengikis kecintaan sang suami padanya.
Panjangnya masa tetap tidak juga dapat menghapus kenangan bersamanya.
Bahkan sang suami terus mengenangnya dan bertutur tentang keutamaannya dalam ujian, dalam kesulitan dan dalam musibah yang dihadapi.
Sang suami terus mencintainya dengan kecintaan yang mendatangkan rasa cemburu, bagi yang mendengar kisahnya, walaupun ia telah meninggal dunia.

Karenanya saudariku muslimah, jika engkau ingin hidup dalam hati suamimu maka sertailah dia dalam mencintai dan menegakkan agama Allah, sertailah dia dalam suka dan dukanya.
Jadilah engkau seperti Khadijah bagi Muhammad,
Agar engkau kelak mendapatkan apa yang telah dapatkan Khadijah, Yaitu terus hidup dan berada di hati sang suami.

Dengan 2 kali hidup menjanda
Memiliki harta berlimpah
Memiliki kemuliaan nasab dan status strata sosial yang tinggi,
Tak menghalanginya dalam berbakti dan taat kepada suami. Menyayangi dan menemani sang suami.
Bahkan kalau boleh diumpamakan, Bagaimana Khadijah menyayangi Rasulullah, Sampai penuh semua ujung kuku jari jemari Rasulullah oleh kasih sayang dari istri tercinta, Khadijah.
Rosulullah begitu bahagia,
Mendapati istri yang begitu mencintai, istri yang berakhlak mulia, dan istri yang memanjakan beliau dengan kasih sayang dan keromantisan.
Sehingga, meskipun Rasulullah setelah itu, memiliki banyak istri, Beliau tetap tak pernah mampu menghapus semua memory kenangan indah bersama Khadijah, sekalipun beliau telah wafat.

Saudariku muslimah, maukah engkau menjadi Khadijah yang berikutnya ?
Jagalah iffah mu…
Tuntutlah ilmu, Dan teruslah memperbaiki akhlak mu!

بارك الله فيكم

_____

Beginilah Kesabaran Seorang Istri Sholihah

بسم الله الرحمن الرحيم
Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

: ” Dan Allâh membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, yaitu isteri Fir’aun, ketika ia berkata: “ wahai Rabb-ku, bangunkanlah untukku sebuah rumah, di sisi-Mu di dalam surga, dan selamatkanlah Aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah Aku dari kaum yang zhalim. [At-Tahrîm 66 : 11].

Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah membuat perumpamaan untuk orang–orang yang beriman, dengan keadaan istri Fir’aun yang menjadi istri dari orang yang paling parah kekafirannya kepada Allâh Azza wa Jalla,

Imam al-Qurtubi rahimahullah berkata : “ Ada yang mengatakan, jika perumpamaan ini adalah sebagai dorongan penyemangat untuk orang-orang yang beriman agar bersabar dalam menghadapi kesulitan, agar jangan sampai kesabaran kalian dalam menghadapi cobaan lebih lemah dari pada kesabaran istri Fir’aun, ketika bersabar dari siksaan Fir’aun, sang suami terburuk dan terkufur di muka bumi.

Dan ini, dijadikan landasan agar, seorang istri, hendaknya bersabar menghadapi suami yang buruk, Sebagaimana
Telah dicontohkan Asiyah, yang bersabar menghadapi Fir’aun. Maka kita katakan, ini benar, agar hendaknya seorang istri… dalam menjalani kehidupan berumah tangga, agar memiliki kesabaran, terutama dalam mentaati suaminya.

Dan dalam menjalankan ketaatan, tentu ada hal-hal yang terkadang berat untuk dilakukan. Apalagi jika tidak di dukung beberapa faktor, misal :
– situasi dan kondisi yang tidak tepat,,
– badan yang kurang fit
– dan hal2 lainnya yang membuat istri merasa berat menjalankan perintah suami
– apalagi perintah meminta maaf duluan jika terjadi masalah
– apalagi mentaati masalah poligami dan masalah2 lainnya.

Belom lagi, jika akhlak suami yang buruk, ditambah pula dengan agama suami yang buruk. Maka ini akan membuat istri semakin berat ujian kesabarannya. Bukannya menikah ingin mendapatkan kebahagiaan, ketenangan dan rasa cinta kasih sayang,
Justru yang ada penderitaan, kezholiman, air mata dan penyesalan.

Maka jika hal nya demikian, maka perintah agar istri untuk bersabar dan bertahan agar di tinjau ulang kembali.
Mengingat tujuan pernikahan yang tidak tercapai, jika terus bertahan dalam situasi seperti itu.

Bukan hanya menderita di dunia, yang ada ,malah bisa-bisa agama istri, menjadi terpengaruh dan rusak agamanya karena pengaruh buruk dan kezholiman suami.
Naas nya lagi, jika istri bertahan dengan kondisi ini, justru si suami malah menyeret dia masuk ke dalam neraka, karena mengikuti aqidah buruk sang suami.
Waliyyadzubillah…

Sementara tujuan terbesar kita menikah adalah, agar dapat masuk surga bersama keluarga.

Benarkah bertahan dengan suami yang buruk agama dan akhlaknya, Adalah pilihan tepat, karena dianggap meneladani Asiyah istri fir’aun…?
Perhatikanlah….

# Fir’aun,
Adalah suami yang sangat menyayangi istrinya Asiyah, dia memuliakannya, mencintainya, mengasihinya, bahkan boleh di bilang, Fir’aun dan Asiyah adalah pasangan paling ideal di masa itu… bahkan suara Asiyah pun di dengarkan oleh Fir’aun sang suami.
Mau bukti… simak kisah berikut :
: ” Musa kecil pernah menarik jenggot Fir’aun dan hingga ia murka dan sampai ingin membunuhnya. Namun Asiyah mencegahnya dan mengatakan bahwa : ” dia hanya seorang anak kecil yang tidak mengerti apa-apa.”
Akhirnya, Fir’aun menguji akalnya dengan meletakkan kurma dan bara api dihadapan Musa, kemudian Musa ingin meraih kurma namun raja itu mengarahkan tangannya ke bara api, maka Musa kecil mengambilnya dan meletakkan di atas lidahnya.
Akibatnya, lisan Musa mendapatkan kepelatan (kurang sempurna dan kurang jelas dalam mengucapkan kata-kata).

Lihatlah… kemurkaan Fir’aun, yg jika dia menginginkan sesuatu, tidak ada manusia yang dapat menghalanginya,
namun suara Asiyah, sang istri tercinta, bisa masuk ke dalam hatinya dan mengoncang akal sehatnya. Serta meredam amarahnya. Inilah bukti kuat, bahwa fir’aun menyayangi Asiyah di kala itu.
Dan Fir’aun berbuat zholim, setelah Asiyah beriman kepada Allah, adapun sebelumnya tidak terjadi.

Pertanyaannya, : apakah istri yang diperintah untuk bersabar, sudah benar2 di muliakan, dicintai dan disayangi sang suaminya, sebagaimana Fir’aun memuliakan Asiyah ???

# Perintah Nabi yang mulia, agar para wanita, mencari suami, yang baik agama dan akhlaknya. Maka jika ada yang mengeluh, tentang buruknya agama dan akhlak suami, maka bisa dipastikan si wanita, tidak memilih suami dengan kriteria seperti yang sudah dijelaskan oleh Nabi.
Entah dia emang jahil (bodoh agama) saat memilihnya atau karena tergoda sisi syahwat, misal melihat dari : ketampanan, kekayaan, keturunan n warisan dll).
Maka ketika istri mendapat suami yang buruk, berarti dia tidak mengamalkan apa yang Nabi Sabdakan, sebagai sebaik-baik petunjuk dalam memilih suami.
Jadi, Asalnya seorang wanita ,harus benar2 selektif dalam memilih calon suami,
Bukan asal pilih, Walaupun ada sebagian wanita yang berdalil, : ” gakpapa suami yang buruk,
Ntar juga akan bersabar, kayak Asiyah istri fir’aun.”
Maka perkataan ini, adalah bathil, keliru memahami dalil, dan menyelisihi Sunnah Nabi yang mulia.

Mak kita Tanyakan pada mereka yang berkata seperti ini,
:. ” Apa iya, iman mu sudah seperti Asiyah, yang mampu bersabar dan ridho dengan takdir Allah, sekalipun harus meregang nyawa, demi membela Allah daripada mentaati suami yang buruk…???

# Islam adalah agama Rahmat,
Maka seluruh syariat Islam, adalah cinta dan kasih sayang,
Untuk kebaikan di dunia dan di akhirat. Makanya Islam memberikan jalan keluar untuk setiap kesulitan. Tujuannya agar umat Islam merasakan bahwa Islam itu rahmatan Lil ‘alamin.
Ingat !! Tidak ada syariat Islam yang memberatkan, yang bertentangan dengan fithroh manusia, akan tetapi semuanya bertujuan untuk meraih kebahagiaan dan bukan penderitaan.

Maka ketika, ada istri yang memang terzholimi oleh suaminya, tidak merasakan kebahagiaan, tidak tercapai tujuan pernikahan, apalagi sampai terancam aqidah agamanya, Maka Islam memberikan solusi berupa cerai dan khulu. Maka
Kita tidak boleh memaksa dia untuk bertahan dan bersabar menerima suaminya dalam kondisi seperti ini. Bagaimana jika nanti, dengan fatwa serampangan kita, yg menyuruh istri bertahan, ternyata akhirnya si istri terpengaruh agama buruk suaminya, istri malah keluar dr jalan kebenaran. Apakah kita akan siap untuk menanggung dosa nya di hadapan Allah nanti.

Lihatlah, ketika istri Tsabit bin Qais, mengajukan khulu, dengan alasan jika bersama Qais, maka dia akan kufur kepada Allah (Tidak ridho kepada Allah, karena mendapat suami yg tidak sesuai kriteria dia dalam hal fisik)
Maka Nabi menyuruh mereka bercerai…
Nabi gak berkata :
Kamu istri durhaka. Kamu tidak tahu diri, tidak bersyukur, Kamu tahu tidak, Qais itu sahabat ku,
Khotib Jum’at pengganti ku,
orangnya shalih, hafal Qur’an
bla …bla….bla….”

Nabi gak membela Qais,
karena emang istrinya gak bisa menerima suaminya. Kalo dipaksakan, istrinya bisa kufur kepada Allah. Padahal Qais sangat mencintai dan memuliakan istrinya,
Sedangkan agama n akhlak Qais, tidak ada yang mencelanya, bahkan
Nabi mendapat Wahyu, bahwa Qais adalah salah satu dari calon penduduk surga.

Lalu bandingkan dengan istri yang terzholimi oleh suami,
Baik mendapat perlakuan yang buruk, Maupun agama suami yang juga buruk. Maka berhati-hati lah memberi fatwa, dalam masalah rumah tangga
Jika memang kita bukan ahlinya Dan tidak faham situasinya Dan tidak bisa bersikap adil, Sebaiknya jangan memberi fatwa dalam masalah rumah tangga yang dihadapi saudara kita.

Semoga yang sangat sedikit ini, bisa bermanfaat.
Barakallahu fiikum.

______

Kita Semua Akan Di Uji …. Pasti

بسم الله الرحمن الرحيم

Ketika kita berbicara tentang ujian, Maka kita akan membahas tentang fitnah yang Allah timpakan kepada setiap orang. Baik itu ujian berupa kesusahan, atau ujian berupa nikmat-nikmat. Yang mana, muara tujuan dari semua ujian itu adalah menguji keimanan yang ada di hati kita.

Allah Jalla jalalu berfirman :

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَٰتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّٰبِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. ( Quran Surat Al-Baqarah Ayat 155 ).

Itulah diantara beberapa ujian yang Allah sebutkan di dalam ayat ini.

Kita akan mengalami ketakutan, Karena jiwa manusia itu lemah, maka dia akan merasa takut, apabila ada sesuatu yang kuat yang mengancam dirinya.

Kita juga akan di uji dengan kelaparan. Kita akan di uji dengan sulitnya penghidupan, ekonomi yang sedang menurun dan seretnya pendapatan. Ekonomi yang menukik turun dan lain sebagainya.

Kita juga akan di uji dengan berkurang atau hilangnya harta, jiwa dan buah-buahan.
Bisa saja harta yang kita miliki berkurang atau habis, hilang atau ditipu orang dan sebagainya. Bisa juga hilangnya jiwa, orang-orang terdekat kita, saudara atau tetangga ada yang meninggal dunia.

Ada juga yang diuji dengan berkurangnya buah-buahan, misal lahan yg tidak bisa di olah, gagal panen, cuaca buruk dan sebagainya.

Yang kesemua ujian itu, akan kita rasakan
– Entah sebagian ujian itu atau seluruhnya
– Entah datangnya kepada kita satu persatu atau pun berbarengan
– Entah kita siap atau pun tidak
– Entah saat kita terjaga atau saat lalai
– Entah saat kita sedang beriman ataupun futur
– Entah yang merasakan kita sendirian atau berbarengan dengan yang lainnya.

Makanya ada sebagian kita yang hidup dengan di uji dengan diluaskannya rejeki harta, ada yang di gunakan dalam ketaatan, namun ada juga yang tetap memaksiati Allah.

Ada juga yang diuji dengan disempitkan rejekinya, sebagian dari mereka bertahan kokoh dengan keimanan dan aqidah yang Haq, sebagian lagi tak kuat menerimanya,
hingga mengambil jalan pintas, yang membuat dia melakukan dosa dan maksiat kepada Allah.

Itulah diantara realita ujian kehidupan dunia, yang kita semua harus faham dan meng-ilmui-nya, agar jangan sampai saat ujian itu menimpa kita, malah membuat kita jauh dari Allah, dan lupa mengingatinya.

Karena hikmah terbesar dalam sebuah ujian adalah, bukan Allah sedang menguji fisik kita, jasad kita ataupun tubuh kita,
Akan tetapi hakekat sesungguhnya adalah Allah sedang menguji keimanan yang ada di dalam hati kita.

Sungguh… Terkadang kita melihat di sekeliling kita, seorang wanita, ibu 4 anak, yang suaminya tidak bertanggung jawab dan menelantarkannya, Hingga dia berjuang sendiri, menjadi seorang ibu sekaligus ayah,
Mencari nafkah… Menjaga dan mendidik agama anak-anak nya, Hidup dalam kekurangan dan keterbatasan. Tapi Alhamdulillah… Allah jaga dan kuatkan iman di hatinya,
Semoga dia dan orang-orang sepertinya, mampu kuat bertahan dan bisa melewati semua ujian ini.

Kita pun harus menyadari, bahwa ujian yang sesungguhnya adalah ujian ke-iman-an. maka kita harus mempersiapkan hati kita untuk sabar dan ridho menghadapinya. Kita akan banyak beristighfar, agar Allah mengampuni semua dosa dan kesalahan kita, yang menjadi penyebab datangnya ujian dan musibah ini. Dan kita akan selalu berusaha untuk Istiqomah dalam ketaatan dalam melewati hari-hari yang berat ini, agar ujian ini menjadi pintu-pintu kebaikan untuk menuju kepada Allah. Karena ada sejuta hikmah kebaikan, dibalik sebuah ujian, yang telah Allah persiapkan bagi orang-orang yang faham.
Diantaranya adalah :
berguguran lah dosa-dosa kita dimasa yang lalu. Akan diangkat tinggi derajat kedudukan kita, lalu akan Allah muliakan. Diberi ganjaran pahala yang sangatlah besar
Dan Allah akan siapkan kehidupan yang lebih baik dan bahagia, setelahnya dia mampu lolos dari fase ujian ini,
dengan membawa hati yang penuh keimanan, kesabaran dan keridhoan atas takdir Allah ini.

Bersabarlah dengan besarnya ujian hidup yang kita terima
Karena sesungguhnya …
Dia lah Allah …. Dzat yang maha pengasih dan maha penyayang hanya kepada orang-orang yang beriman.

والله اعلم بصواب

_____

Bahaya Riya’

بسم الله الرحمن الرحيم
Riya’ termasuk ke dalam syirik asghar/kecil. Bila ia mencampuri amalan kita, maka akan merusaknya. Tentu saja akan merusak pahala amalan tersebut. Bisa merusak salah satu bagiannya saja atau bahkan merusak keseluruhan dari pahala amalan tersebut.

Pada asalnya, manusia memiliki kecenderungan ingin dipuji dan takut dicela. Hal ini menyebabkan riya’ menjadi sangat samar dan tersembunyi.
Terkadang, seorang merasa telah beramal ikhlas karena Allah, namun ternyata secara tak sadar ia telah terjerumus kedalam penyakit riya’.

Saudaraku, pernahkah engkau mendengar langkah kaki seekor semut? Suara langkahnya begitu samar bahkan tidak dapat kita dengar.
Seperti inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan kesamaran riya’.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Kesyirikan itu lebih samar dari langkah kaki semut.”
Lalu Abu Bakar bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah kesyirikan itu ialah menyembah selain Allah atau berdoa kepada selain Allah disamping ia juga berdoa kepada Allah?”
maka beliau bersabda. ”Bagaimana engkau ini. Kesyirikan pada kalian lebih samar dari langkah kaki semut.” (HR Abu Ya’la Al Maushili dalam Musnad-nya, tahqiq Irsya Al Haq Al Atsari, cetakan pertama, tahun 1408 H, Muassasah Ulum Al Qur’an, Beirut, hlm 1/61-62. dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Targhib, 1/91)

Hal ini tidak akan terjadi, kecuali karena faktor pendukung yang kuat. Yaitu karena setiap manusia memiliki kecenderungan ingin mendapatkan pujian, kepemimpinan dan kedudukan tinggi di hadapan orang lain.

Dimasa tabi’in, saat terjadi sebuah peperangan, didapati di dalam barisan kaum muslimin,
Ada seorang lelaki mujahid,
Orang nya kuat, tangguh, tangkas dan gesit. Sehingga banyak membuat musuh keteteran dan tak berdaya saat berduel dengannya. Mujahid ini, tidak dikenali oleh teman-temannya, siapa dia sebenarnya. Karena setiap pertempuran, dia sengaja menggunakan cadar, agar tak dikenali seorang pun.
Suatu ketika, saat jeda peperangan, ketika mujahid ini lagi duduk santai, Tiba-tiba seorang lelaki diam-diam mendekat merangsek, tanpa ia sadari. Setelah jarak antara mereka begitu dekat, maka lelaki ini, dengan tiba-tiba, menarik menurunkan cadar sang mujahid, karena telah lama penasaran, siapakah mujahid tangguh yang satu ini.

Setelah cadar terbuka, alangkah terkejut nya dia dan orang-orang yang melihat kejadian itu, Ternyata mujahid tangguh itu adalah Ibnul Mubarok, Orang Sholih yang sangat dikenal nasehat dan kezuhudannya.
Semenjak kejadian itu, Ibnul Mubarok kesal dan tidak terima atas perbuatan lelaki itu yang membuka cadarnya.

Itulah diantara rekam jejak para ulama, bagaimana mereka membungkus hati mereka, agar dapat selamat dari Riya.
Karena mereka tahu, sulitnya menjaga hati untuk selamat dari Riya.

Jika sekaliber ulama saja, takut dan khawatir amalan mereka hangus karena Riya,
Tentunya kita harus lebih hati-hati lagi, dalam menjaga hati dan menyembunyikan amal Sholih kita.

Wallahu a’lam bishshowab

______

Dia lah gelas-gelas kaca,
Indah tapi lemah
Dia adalah tulang rusuk yang bengkok, Perlahanlah meluruskannya.
Imam ibnu katsir, ketika menceritakan bagaimana rumah tangga Nabi ‘alaihi sholatu wasalam, begitu indah.
Bagaimana Nabi menghadapi para istrinya, beliau pernah didiamkan salah seorang istrinya sehari semalam.
Nabi bersabar, karena Nabi tahu para wanita itu bengkok.
Maka contihlah Nabi mu, dalam bergaul di dalam rumah tangga.

______

—” Bertahan Menunggu Diri Mu,… Itu Indah “—

بسم الله الرحمن الرحيم

Berikut, beberapa kisah, tentang bertahannya seorang istri, saat ditinggal mati suaminya. Bukan mereka tak mau menikah lagi, akan tetapi… memang tak ada lelaki lain, yang sebaik suaminya.
Mereka bertahan, karena keimanan yang kokoh dihati mereka, Mereka percaya, jikalau cinta yang dibangun karena Allah Akan kekal, insya Allah sampai jannah.
Inilah istri-istri yang kecintaan nya kepada suami, tidak diragukan lagi, semoga wanita, yang mirip-mirip seperti ini masih banyak stoknya di muka bumi ini.

Kisah pertama : …
Dikisahkan dari Nailah bintu al-Farafishah, Beliau adalah istri dari sahabat Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu.
Beliau menjadi saksi sejarah pembunuhan Utsman yang dilakukan oleh para pemberontak.
Ketika telah selesai dari masa iddah, beliau dilamar oleh Muawiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma.

Namun Nailah menolaknya. Nailah pernah mengatakan :

إنى رأيت الحب يبلى كما يبلى الثوب ، وقد خشيت أن يبلى حزن عثمان من قلبى، والله لا قعد أحد منى مقعد عثمان أبدا

: ” Aku merasa… rasa cintaku bisa luntur sebagaimana baju yang luntur. Namun aku khawatir, bahwa kesedihanku terhadap Utsman akan luntur dari hatiku. Demi Allah, tidak ada yang bisa menggantikan kedudukan Utsman di dalam diriku selamanya.”
(al-Aqdu al-Farid, 3/199).

Kisah kedua : …
adalah Hujaimah bintu Hay, Ummu Darda as-Sughra,
Beliau pernah dilamar oleh seseorang, setelah sepeninggal Abu Darda radhiyallahu ‘anhu.

Namun beliau menolak dan mengatakan :

سمعت أبا الدرداء يقول : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ” المرأة لآخر أزواجها” ولست أريد بأبى الدرداء بديلا

”Saya mendengar Abu Darda, meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
: ” Wanita akan dikumpulkan bersama suami yang terakhir.’ Dan saya tidak ingin ada yang menggantikan posisi Abu Darda.”
(al-Mathalib al-Aliyah, Ibn Hajar, 5/274).

Keterangan di atas menunjukkan bahwa sang istri yang ditinggal mati suami,
masih memiliki hak terhadap suaminya.
Hak mereka tidak menjadi putus sama sekali dari suaminya, setelah berakhirnya masa iddah kematian suami.
Selama mereka tidak menikah dengan lelaki yang lain.
Karena itu, Allah abadikan ikatan pernikahan mereka sampai di akhirat.
Allah pertemukan mereka dan menjadi suami istri di surga.

NB : Apa Suami mau juga gak, menunggu seperti itu…?
Jawab : …. (Jawab sendiri ya) ….

والله اعلم بصواب

_______

Bismillah

Teruntuk wanita jangan mudah percaya kepada mereka yang datang dengan mengatakan beribu kata dan janji manis, karena lelaki bisa di percaya dengan perbuatannya bukan dengan janji ataupun kata kata manisnya.

______

Sikap Pengertian Dan Berusaha Untuk Memahami Tabiat Istri

بسم الله الرحمن الرحيم

Diantara Akhlak terpuji suami terhadap istri, adalah tidak semata-mata dengan meperlakukannya secara baik dan tidak menyakitinya.
Lebih dari itu, akhlak terpuji seorang suami meliputi kemampuannya :
: ” menahan emosi ketika istri melakukan kesalahan yang memancing kemarahannya.”

Wanita memang diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok sehingga dirinya akan sering terjatuh dan banyak melakukan kesalahan. Inilah yang harus kita ingat selalu.

Rasulullah pun pernah mengingatkan akan hal ini,di dalam haditsnya
: ” Wanita tidak akan mampu lurus selamanya. Jika kamu merelakannya (membiarkannya) meski adanya kebengkokan itu,
kamu pun akan bahagia bersamanya. Tetapi jika kamu memaksa meluruskan kebengkokannya, kamu akan membuatnya patah, yaitu perceraian.” (H.R. Muslim).

Bahkan Ibnu Umar pernah berkata: “ Rasulullah pernah mengungkapkan sindiran atas perilaku para istri yang memang seringkali tidak menyenangkan suaminya.”

Rasulullah bersabda : ” Wahai para wanita, bersedekahlah kalian dan perbanyaklah istghfar, karena aku melihat kalian adalah orang yang paling banyak menghuni neraka.’

Salah seorang wanita bertanya : ” Wahai Rasulullah, kenapa kami banyak menjadi penghuni neraka?’

Rasulullah menjawab : ” Kalian sering mencaci dan kufur (tidak pandai berterima kasih) terhadap pasangan.
Sesungguhnya kalian adalah orang yang paling kurang akal dan agamanya.”
(Al-hadits)

Oleh karena itu, seorang suami harus arif, bertindak rasional dan penuh pengertian saat menghadapi semua perilaku istrinya.

Imam Bukhari membahas masalah ini dalam kitab Shahihnya dengan membuat bab khusus, yaitu
: Bab Madaratul Mar’ah (Pengertian terhadap Istri).

Maka, beberapa hal yang harus kita perhatikan :

– Ini mengisyaratkan betapa pentingnya sikap saling pengertian dalam membina hubungan suami-istri.

– Suami yang tidak memiliki kearifan terhadap istrinya tentu akan bersikap keras kepala dan egois.

– Suami seperti ini tidak mampu menerima koreksi, dialog apalagi kritik dari sang istri.
Ia berat untuk memberi maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh istrinya.

– Suami seperti ini merupakan sosok yang bodoh dan tidak memiliki kecerdikan.

– Bila hal ini menimpa sebuah rumah tangga, tentu kehidupan di dalamnya akan jauh dari bahagia dan kedamaian.

Dialah Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wassalam, sosok yang telah lebih dahulu menyematkan sikap sabar tersebut dan menjadi panutan bagi umatnya.
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah bersabda kepada Aisyah:
” Sesungguhnya aku dapat membedakan antara sikap kamu yang sedang marah kepadaku dan yang sedang suka kepadaku.”

Aisyah bertanya : ” Bagaimana engkau tahu itu?”

Rasulullah menjawab : ” Apabila kamu sedang tidak marah, kamu akan mengatakan, ‘Tidak, demi Tuhan Muhammad’ dan jika kamu sedang marah, kamu akan mengatakan, ‘Tidak, demi Tuhan Ibrahim’.”

Aisyah pun membenarkan dan berkata, “Sesungguhnya aku hanya meninggalkan namamu saja.” (Muttafaq ‘alaih).

Inilah kesempurnaan kasih sayang seorang suami kepada istrinya, Yaitu Dia faham Kapan istrinya marah Dan kapan istrinya bahagia.

Maka para Ikhwan dituntut untuk melatih ketajaman mencium dua hal ini, dari para istrinya nanti.

والله اعلم بصواب

______

Mencontoh Rasulullah Saat Marah Kepada Istri-Istrinya

بسم الله الرحمن الرحيم

Rasulullah mendapatkan predikat dari Allah sebagai Uswatun Hasanah, yang artinya teladan yang baik bagi seluruh umat.

Seperti halnya firman Allah dalam surat Al Ahzab, ayat 21, yang artinya :
“ Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
(QS: Al Ahzab – 21)

Marahnya Rasulullah adalah contoh amarah yang paling utama, yaitu marah untuk kebaikan, bukan karena hawa nafsu dan kebencian pribadi semata.

Tak terkecuali ketika beliau bersikap tegas kepada istri-istrinya. Mungkin diantara kita ada yang bertanya-tanya, :“ bagaimana bisa Rasulullah marah kepada istrinya? Kalau begitu, berarti Rasulullah juga pernah mengalami pasang surut kehidupan rumah tangga?” Jawabannya adalah : ” iya “.

Rasulullah adalah manusia biasa, yang Allah jadikan sebagai seorang utusan.
Beliau hidup seperti layaknya kita, yaitu makan, minum, bekerja, tidur, dan berumah tangga.

Beliau pun mengalami pasang surut dalam kehidupan rumah tangga ,sebagaimana kita.

Mari kita intip bagaimana sikap Rasulullah, ketika beliau menghadapi konflik bersama istri-istrinya,

1. Mengusir Marah dengan Memeluk Istri

Dalam sebuah hadits diriwayatkan satu kisah ketika Rasullullah sedang ada sedikit perselisihan dengan istrinya, Aisyah. Rasulullah marah kepada Aisyah karena beliau (Aisyah) terus saja memelihara rasa cemburunya kepada Khadijah, istri pertama Rasulullah yang saat kejadian ini terjadi beliau (khadijah) sudah wafat.

Di tengah rasa kemarahannya, Rasulullah berkata kepada Aisyah supaya istrinya tersebut memejamkan matanya :
” Pejamkanlah matamu ”, kemudian Rasulullah mendekat ke arah Aisyah. Setelah tubuh mereka berdua berdekatan, Rasulullah memeluk Aisyah seraya berucap :
” Ya Khumairaku, rasa marah telah pergi, setelah aku memeluk mu .”
(HR Muslim).

2. Menegur dengan Tegas

Rasulullah sangat memahami situasi, pandai membaca peluang keadaan, dan kapan harus bertindak.
Beliau tahu, kapan harus tegas dan kapan harus menyikapi peristiwa dengan kelembutan. Seperti saat beliau menegur Aisyah yang kala itu tidak sengaja terkeluarkan darinya kata yang kurang pantas.

Saat itu Aisyah, mengatakan dengan sedikit candaan jika salah satu istri Rasulullah yang bernama Shafiyah memiliki tubuh yang pendek. Rasulullah yang mendengar perkataan itupun langsung menegur dengan kalimat yang cukup tegas.

: ” Sungguh, engkau telah mengatakan satu perkataan, yang bila bercampur dengan air di lautan, maka akan rusaklah (kehidupan) laut tersebut.”
(HR.Tirmidzi).

3. Menyentuh Wajah Istri dengan Kasih Sayang

Aisyah memang sangat terkenal diantara para istri Rasulullah lainnya, beliaulah yang paling memiliki sifat pencemburu.
Suatu ketika tumbuh rasa cemburu Aisyah kepada istri pertama Rasulullah, Khadijah. Diantara istri-istri Rasulullah lainnya, memang Kahdijah lah yang membuat Aisyah cemburu. Aisyah memang tidak pernah bertemu dengan Khadijah, tapi karena Rasulullah seringkali menyebut-nyebut nama Khadijah maka timbulah rasa cemburu bersemi di hati Aisyah.

Suatu hari kecemburuan Aisyah kepada Khadijah datang, beliau bahkan sampai berkata bahwa Khadijah adalah seorang wanita tua, dan Allah telah memberikan penggantinya yang lebih baik untuk Rasulullah. Mendengar perkataan itu, Rasulullah lalu memencet hidung istrinya tersebut, seraya berkata
: ” Ya Humaira, bacalah do’a :
Wahai Rabbku, ampuni dosa-dosaku, hilangkan kerasnya hatiku, dan lindungi aku dari fitnah yang menyesatkan.”
(HR. Ibnu Sunni).

4. Berdiam Diri

Seorang istri Rasulullah yang bernama Maria pernah dicemburui oleh istri Rasulullah lainnya, yakni Aisyah dan Hafsah. Maria memanglah seorang wanita yang memiliki kecantikan yang memukau dengan kulitnya yang putih bersih.
Suatu ketika, Aisyah dan Hafsah pernah berkata bahwa Ibrahim, anak Rasulullah dengan Maria (meninggal di usia 9 bulan) tidak memiliki wajah yang mirip dengan ayahnya (Rasulullah).
Mendengar perkataan itu seketika Rasulullah marah dan mengambil sikap untuk berdiam diri terhadap kedua istrinya tersebut.

Rasulullah bersikap seperti itu berdasarkan dengan firman Allah yang tertuang di Al-Qur’an surat An-Nisa ayat ke 34, yang artinya :
“Dan istri-istri yang kalian khawatirkan akan nusyuz hendaklah kau memberinya nasehat pada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur, kalau perlu pukullah mereka.“

Benar saja, Rasulullah melaksanakan perintah Allah dengan mendiamkan para istrinya yang melupakan nasihatnya. Sikap Rasulullah itu beliau lakukan untuk memberi efek jera untuk keduda istrinya tersebut.

5. Rasullah Tidak Pernah Menyakiti Badan Istrinya

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, Aisyah berkata : “ Rasulullah tidaklah pernah memukul istrinya walaupun hanya sekali.”
(HR. Muslim).

Maka dapat kita simpulkan, bahwa Rasulullah :

✓ Ketika Rasulullah marah kepada istrinya yang melakukan kesalahan, maka hindarilah main tangan, main kaki, dan tidak di omelin panjang lebar. Yang tentunya semua ini, akan memperburuk konflik, dan meninggalkan sakit fisik dan sakit hati yang mendalam. Yang bisa saja akan menumbuhkan bibit kebencian dan dapat memudarkan rasa cinta dan kasih sayang.

✓ Rosulullah mengajarkan, agar menyikapi kesalahan istri, sesuai kadar porsinya.
Mana yang harus disentuh dengan kelembutan, dan mana yang harus dinasehati dengan ketegasan. Tidak semua kesalahan disikapi dengan dipukul sama rata.

✓ Marahnya Rasulullah adalah kemarahan tanda sayang, penuh cinta dan bentuk memuliakan. Yang mana beliau menyelipkan nasehat kebaikan saat menegur. Tidak seperti sebagian kita saat ini, yang ketika marah, menyebut semua aib, mengungkit semua kebaikan dan menyebut nama hewan-hewan yang ada di kebun binatang.

✓ Semua Ikhwan, harap memahami hal ini, karena bagaimanapun juga, kita akan menjadi suami, dan akan berhadapan dengan yang namanya istri.
Jika tidak memiliki ilmu dan teladan dalam masalah ini, yang ada, kita akan melakukan kesalahan sikap dan berujung kepada perbuatan kezholiman.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat.
Barokallahu fiikum
والله اعلم بصواب

_______

Sibuk Mikirin Lawan Jenis🚫

“Kita sibuk mikirin Lawan jenis, dan itu otomatis akan memperlambat Hijrah kita. Bahkan bukan hanya memperlambat, membuat kita menurun. Jangan berharap dapat yang bagus, itu aja. Jadi perbaiki diri kita, dan close jangan dibuka Tutup!. Awal hijrah antum belum siap untuk membangun sebuah hubungan yang tidak mudah. Jadi ditutup! Walaupun dengan dalih mendakwahi sama-sama hijrah, sama-sama belajar, sama-sama tahsin. Engga.. jangan-jangan. Ditutup. Kalau antum buka antum akan terfitnah….” (Ust. Muhammad Nuzul Dzikri)
.
Bila cinta artinya menjaga, maka melepaskan jika belum mampu memberikan kepastian itu adalah bentuk penjagaan cinta yang paling dalam. Mari saling melepas, tanpa janji apapun. Hanya berharap kepada Allah untuk memberikan yang terbaik.

Bukan menangisi perpisahan. Tetapi menangisi kenapa tak dari dulu tersabar bahwa sedang terjebak didalam hubungan yang tak ada ridho Allah didalamnya. Yuk saling melepas agar ridho Allah bisa tercapai.

Bukan berarti selama ini dialah yang terbaik buat kita. Bahkan banyak contohnya sekarang yang sudah berpacaran bertahun-tahun tapi, nikahnya sama siapa? Rugi bukan? Dosa tetap mengalir ehh.. tahunya dia bukan jodohnya kita.

Saling melepas, saling menjaga. Allah tahu yang terbaik untuk hambaNya. Suatu hari nanti, Cepat atau lambat. Kamu pasti akan menemukan bahagiamu sendiri. Karena tidak ada yang lebih indah dari dua raga yang saling menjaga. Tidak berpapasan namun saling memantaskan. Akan ada masanya kamu bertemu seseorang yang membuatmu lupa betapa lelahnya menjaga diri dan hanya ingat betapa manis akhir ceritanya ♥

_____

🥀🥀Disaat kamu ingin melepaskan seseorang, ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya…
Disaat kamu mulai tidak mencintainya, ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya…
Disaat kamu mulai bosan dengannya, ingatlah selalu saat terindah bersamanya…
Disaat kamu ingin menduakannya, bayangkan jika dia selalu setia bersama mu…
Disaat kamu ingin membohonginya, ingatlah saat dia selalu jujur pada mu…

🥀🥀Maka kamu akan merasakan arti dia untuk mu, jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu, kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu. Jangan sampai setelah kamu kehilangannya kamu baru menyadarinya bahwa hanya dialah yang paling mengerti kamu…

🥀🥀Yang indah hanya sementara..
Yang abadi adalah kenangan..
Yang ikhlas hanya dari hati..
Yang tulus hanya dari sanubari..
Tidak mudah mencari yang hilang..
Tidak mudah mengejar impian..
Yang susah itu berkomitmen dan mempertahankan yang ada, karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga jika kamu tak selalu berusaha untuk tetap bertahan dengannya…

✍️A.s…

🖤Jalani,nikmati,syukuri🖤

_____

Jika Kau Cinta…Maka Jagalah Dia.
——————————————————

بسم الله الرحمن الرحيم

Ketika Islam datang, maka Islam akan memisahkan antara kebenaran dengan kebatilan.
Segala hubungan nasab, perkawinan, dan warisan pun di putus oleh Islam, agar yang batil itu kalah dan lenyap.

Tak terkecuali, dengan kisah cinta Putri Rasulullah, Zainab binti Muhammad shalallahu’alaihi wasallam dengan sang suami tercinta Abul ‘Ash.

Zainab pun, harus menyusul sang ayah untuk hijrah ke Madinah.
Sementara Abul ‘Ash yang belum bisa masuk Islam, harus menerima pahitnya takdir, yaitu bercerai dan berpisah dengan sang istri, pujaan hati.

Selama perpisahan, keduanya tak mampu membohongi perasaan masing-masing, badai rindu terus menggulung kalbu, dan menghempaskan air mata…karena harus berpisah dengan belahan jiwa.

Waktu yang dilalui pun terasa lama dan berat. Tanpa bisa bertanya kabar, Tetapi cinta kedua nya, telah menahan mereka, untuk tetap setia dan saling menanti.

Tak ada kata yang mampu untuk di rangkai, untuk menceritakan beratnya perpisahan yang mereka alami.

Perjalanan kisah cinta, yang sungguh mengharukan…yang tercatat di dalam sejarah Islam.

Hingga akhirnya…takdir Allah pun datang, Abul ‘ash pun datang ke Madinah untuk berbaiat kepada Rasulullah dan masuk Islam. Maka Rasulullah pun menikahkan ia kembali dengan Zainab.

Bisa di bayangkan, Alangkah bahagianya perasaan hati mereka. Setelah mengalami perpisahan yang sangat berat,
Bersabar menanti tanpa tahu kepastian,
Lalu akhirnya…
Allah yang maha pemurah pun,
mentakdirkan mereka untuk bersama kembali dalam ikatan cinta keimanan.

Inilah kisah cinta yang haru biru. Kisah cinta yang penuh perjuangan, Dimana Kesabaran dan kesetiaan harus di uji dengan sedemikian rupa.

Pelajaran mahal yang harus kita ambil dari kisah ini adalah… Kualitas rasa cinta dan sayang seseorang kepada pasangannya, sebanding dengan ujian yang datang.
Apabila kita mampu melewati ujian itu, dengan menahan diri agar tidak jatuh pada dosa dan maksiat, maka bisa jadi… kita akan mendapatkan cinta dan kasih sayang yang indah, yang pantas untuk kita dapatkan karena berat nya perjuangan yang kita lalui.

Jika kita menginginkan cinta yang indah. Maka berusaha lah untuk mencintai dengan keimanan. Dan berjuanglah tanpa harus melewati jalan dosa dan maksiat.

Semoga bermanfaat
Barakallahu fiikum

______

— Kita Menikah Agar Hidup Lebih Bahagia —.

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah Jalla jalalu berfirman :

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

: ” Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri,
supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,
dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(Quran Surat Ar-Rum Ayat 21).

Allah Subhanahu Wata’ala telah mengabarkan, bahwa diantara tanda, kemaha kuasaan-Nya adalah dengan diciptakannya dari diri kita, yaitu istri-istri yang menjadi pasangan hidup kita.

Yang mana, itu adalah nikmat yang sangat besar. Nikmat yang sebagian kita sering lupa dan melalaikannya.

Yang dengan keberadaan mereka, membuat hidup kita menjadi tentram, damai, tidak gelisah, tidak galau dan memiliki tujuan dan arah yang jelas, tidak samar-samar.

Lalu dengan keberadaannya di samping kita.Maka kita akan melewati hari-hari indah penuh bahagia. Saling memadu kasih, saling menyayangi dan mencintai, saling berbagi, saling melengkapi dan berusaha saling memahami.

Berbagi dalam kelebihan,
Mentoleransi kesalahan dan kesilapan, Sabar dan maaf selalu menjadi menu harian.

Berjalan bersama dalam ketaatan, Dengan sabar saling mengingatkan, Bergandengan tangan saat datang ke kajian.
Kita bercerita di waktu malam
dalam satu selimut di saat rebahan.

Kita bertahan dalam setiap ujian. Saling menyadarkan dan menguatkan walau kadang lelah perasaan kita hanya bisa saling melempar senyuman.

Bersabarlah…
Saling membantulah kita dalam ketaatan. Karena perjalanan yang sungguh panjang dan melelahkan. Yakinlah semua ini pasti akan berakhir.x
Semoga kita bisa sampai dan bertemu di suatu tempat,
Yang mana orang-orang Sholih yang telah mendahului kita sampai disitu.

Itulah tujuan rumah tangga.
Tujuan dari sebuah pernikahan
Tujuan haqiqi dari sebuah akad perjanjian Yaitu kita meraih kebahagiaan hidup, baik itu di dunia, maupun di akhirat nanti.

Jika ternyata, di dalam kehidupan rumah tangga, ada pihak yang tersakiti, ada yang terzholimi, atau bahkan aqidah yang haq-nya terancam, Maka dapat dipastikan, dia telah gagal mendapatkan tujuan dari sebuah pernikahan yang telah Allah jelaskan di dalam kitab-Nya.

Dan perlu di ingat…
Konsep rumah tangga bahagia,
Rumah tangga harmonis yang penuh cinta Itu hanya bisa di raih bagi orang-orang yang berakal saja. Orang-orang yang akal nya masih waras,
Dan akal nya masih bisa dia gunakan untuk berfikir dengan benar, Yaitu untuk mengenal Allah Dan mengenal tujuan penciptaannya.

والله اعلم بصواب

_______

Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.
Profesor: “Apakah Allah menciptakan segala yang ada?”
Para mahasiswa: “Betul! Dia pencipta segalanya.”
Profesor: “Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan.”
(Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis profesor itu).
Tiba-tiba suara seorang mahasiswa memecah kesunyian.
Mahasiswa: “Prof! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada?”
Profesor: “Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.”
Mahasiswa: “Prof! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas. Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata ‘dingin’ untuk mengungkapkan ketiadaan panas.
Selanjutnya! Apakah gelap itu ada?”
Profesor: “Tentu saja ada!”
Mahasiswa: “Anda salah lagi Prof! Gelap juga tidak ada. Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna. Tapi! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu. Kata ‘gelap’ dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.
Jadi! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada?”
Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga: “Tentu saja ada.”
Mahasiswa: “Sekali lagi anda salah Prof!
Kejahatan itu tidak ada. Allah SWT tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap. Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah SWT dalam dirinya. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah SWT dalam hati manusia.”
Profesor terpaku dan terdiam!
Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan Allah SWT dalam hatinya.
“Hadirkan Allah SWT dalam hati kita setiap saat, maka akan selamatlah kita di dunia dan akhirat*.
Itulah IMAN..!!!

_______

📖 WALIMATUL URUS (Pesta Pernikahan)

👤 Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

🔸 Walimatul ‘urus (pesta pernikahan) hukumnya wajib [1] dan diusahakan sesederhana mungkin.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ.

”Selenggarakanlah walimah meskipun hanya dengan menyembelih seekor kambing” [2]

🔸 Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan orang-orang yang mengadakan walimah agar tidak hanya mengundang orang-orang kaya saja, tetapi hendaknya diundang pula orang-orang miskin. Karena makanan yang dihidangkan untuk orang-orang kaya saja adalah sejelek-jelek hidangan.

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيْمَةِ، يُدْعَى إِلَيْهَا اْلأَغْنِيَاءُ ويُتْرَكُ الْمَسَاكِيْنُ، فَمَنْ لَمْ يَأْتِ الدَّعْوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُوْلَهُ

“Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya” [3]

🔸 Sebagai catatan penting, hendaknya yang diundang itu orang-orang shalih, baik kaya maupun miskin, sesuai sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

لاَ تُصَاحِبْ إِلاَّ مُؤْمِنًا وَلاَ يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلاَّ تَقِيٌّ

“Janganlah engkau bergaul melainkan dengan orang-orang mukmin dan jangan makan makananmu melainkan orang-orang yang bertaqwa” [4]

🔸 Orang yang diundang menghadiri walimah, maka dia wajib untuk memenuhi undangan tersebut. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيْمَةِ فَلْيَأْتِهَا

“Jika salah seorang dari kamu diundang menghadiri acara walimah, maka datangilah!” [5]

🔸 Memenuhi undangan walimah hukumnya wajib, meskipun orang yang diundang sedang berpuasa. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam:

إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى طَعَامٍ فَلْيُجِبْ، فَإِنْ كَانَ مُفْطِرًا فَلْيَطْعَمْ، وَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ. يَعْنِى اَلدُّعَاءَ

🔸 Apabila seseorang dari kalian diundang makan, maka penuhilah undangan itu. Apabila ia tidak berpuasa, maka makanlah (hidangannya), tetapi jika ia sedang berpuasa, maka hendaklah ia mendo’akan (orang yang mengundangnya)” [6]

🔸 Dan apabila yang diundang memiliki alasan yang kuat atau karena perjalanan jauh sehingga menyulitkan atau sibuk, maka boleh baginya untuk tidak menghadiri undangan tersebut.[7]

🔸 Hal ini berdasarkan riwayat dari ‘Atha’ bahwa Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhu pernah diundang acara walimah, sementara dia sendiri sibuk membereskan urusan pengairan. Dia berkata kepada orang-orang, “Datangilah undangan saudara kalian, sampaikanlah salamku kepadanya dan kabarkanlah bahwa aku sedang sibuk” [8]

Referensi: https://almanhaj.or.id/3229-walimatul-urus-pesta-pernikahan.html

______

Bismillah

Allah berfirman:”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). …
”(QS.An-Nuur:26).

Adakalanya
Hal yg terjadi seperti di sinetron
Wanita baik, berpasangan dengan laki2 kurang baik
Lalu terjadi kekecewaan
Lalu bilang *mau bagamana lagi ini Takdir* 🚫

Biasanya yang terjadi karna 2 hal
-Dipaksa kawin
-Tidak mendengar nasehat 😀

Dan pentingnya kita melihat jejak digital nya seorang akhwat/Ikhwan.. apakah termasuk bermudah2 dalam bergaul dgn lawan jenis atau tidak 🙏

No baper saudara2ku 🙏,Arul mencintai kalian 🤗🙏

#selfreminder

______

Jebakan Batman

بسم الله الرحمن الرحيم

Menarik untuk kita ketahui… Bagaimana cara memandang sebuah masalah, dengan bijak
Diantara nya…masalah kekurangan si Ikhwan / akhwat saat Nazhor… semua hal yang berkaitan dengan fisik. Harus merasa klik dan tak menyisakan masalah yang mengganjal hati di kemudian hari. Barulah melangkah ke taraf selanjutnya.

Karena ada sebagian orang yang dalam hal nazhor,
ana rasa terlalu berlebihan, menggunakan standard penilaiannya. Tetapi, semua itu tetap tak bisa disalahkan
Karena setiap orang, punya sudut pandang dan kriteria yang dia sukai masing masing.

Saran ana, untuk Ikhwan/akhwat, agar saat Nazhor, matanya tidak menggunakan lensa kamera yang beresolusi tinggi, Sekian mega-pixel…
Kan jadi kasihan liat calonnya,
Hingga semua pori-pori di wajah nampak semua bersama komedonya,

Diantara hal yang harus kita perhatikan :

1. Ikhlaskan niat
Benahi niat sedari awal, niatkan-lah bahwa nazhor yang kita lakukan adalah ibadah kepada Allah,
Maksudnya kita sedang beribadah kepada Allah, yaitu sedang menuju tangga pernikahan, yg mana pernikahan adalah ibadah terpanjang seseorang.
Maka jangan memperpendek ibadah ini, dengan tidak mau menikah. Ketika kita menikah,kita niatkan ibadah kepada Allah,,,maka insya Allah akan dimudahkan dan akan diberikan pasangan yang baik, bukan pasangan yang salah.

2. Pelajari dan fahami kriteria calon pasangan, yang telah disebutkan oleh Allah dan rosul-Nya. Sehingga kita tidak perlu lagi mencari buku referensi,apalagi dari karangan orang2 kafir,tentang konsep pasangan ideal. Karena di dalam agama kita, semua pembahasan kehidupan telah lengkap diturunkan.Baik di dalam Al-Qur’an maupun as Sunnah,dan telah dijabarkan secara detail oleh para ulama kita.

3. Ketika calon yang kita harapkan, adalah dapat bertemu dan melihat sosok manusia yang memiliki fisik yang perfect, maka hal itu suatu kemustahilan.
Setiap seseorang memiliki cela kekurangan dan aib masing-masing, sesuai dengan kehendak Allah pada penciptaan nya.

4. Ketampanan dan kecantikan yang sering menjadi acuan kita,adalah terkadang seorang terlalu bersandar dengan melihat aktris, model, bintang film atau bintang sabun mandi.
Yang semua ini, sengaja mereka tampilkan sedemikian rupa…,padahal dalam kehidupan aslinya belom tentu demikian. Artinya kecantikan sempurna hanya akan ada di surga nanti. Selama dia manusia, dan hidup di dunia, maka tetap tak akan kekal kecantikannya.

5. Jika memang demikian, target selera kita saat Nazhor,
Coba kita tanya …kita ini sedang memilih pasangan hidup, atau sedang menyeleksi aktris sinetron…?

Simpelnya : Ukuran fisik sebuah kecantikan/ ketampanan bisa di cek, gak perlu ribet dan menyusahkan diri. Kita bisa minta bantuan melalui anak kecil. Jika anak kecil tidak nangis saat melihat calon pasangan kita, maka itu sudah cukup sebagai kriterianya.

NB : Boleh menambahkan sendiri, selera masing-masing

Wallahu a’lam

______

Nasehat Mutiara Islami #4

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ

Bismillah hirrahmaanirrahiim

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh.

Selamatkan Saudara Mu Dari Dosa Yang Ia Tidak Menyadari-nya

Bismillah….

Ketika Ka’ab bin Malik ,berkali-kali mengetuk pintu rumah Abu Qotadah, yang masih ada hubungan keluarga dengannya, Tetapi tidak ada jawaban, maka Ka’ab mencoba memanjat dinding, masuk dari sisi rumah lainnya. Karena dia yakin, Abu Qotadah tidak akan marah dengan perbuatan nya itu.

Setelah berhasilmasuk… alangkah terkejutnya Ka’ab, melihat abu Qotadah lagi duduk santai di dalam rumah.

Ka’ab pun memberi salam, tetapi tidak beliau jawab.
Lalu Ka’ab bertanya : “Wahai Abu Qotadah, aku meminta kepada mu, untuk bersumpah dengan nama Allah, bahwa aku cinta kepada Allah dan rosul-Nya “,
Maka abu Qotadah tetap diam, dan tidak mau menjawab.
Ka’ab pun menggulangi pertanyaannya sampai 3X agar abu Qotadah membela dirinya di hadapan nabi,… ( Karena nabi sedang menghajr/memboikot Ka’ab, karena tidak ikut perang Tabuk, Nabi meragukan keimanan Ka’ab,
Dan memerintahkan agar manusia tidak berbicara dengan Ka’ab, tidak menegurnya dan tidak menjawab salamnya sebagai bentuk hukuman atas kelalaiannya absen di perang Tabuk, seperti hukuman yang diberikan kepada orang2 munafiq yang sengaja tidak ikut berangkat ).
Ka’ab berkata : wahai Abu Qotadah, aku meminta kepada mu dengan nama Allah, agar kau bersaksi, bahwa aku cinta kepada Allah dan rosul-Nya,
tolong… bela aku di hadapan nabi, katakan kalo aku bukan orang munafiq.

Maka abu Qotadah pun akhirnya menjawab :” Allah dan rosul-Nya yang lebih tahu (keadaan diri mu yang sebenarnya).

Dari penggalan kisah diatas, yang akan kita soroti adalah :
– Ka’ab berulang kali mengetuk pintu dan mengucapkan salam,
– Ka’ab 3X bertanya di hadapan abu Qotadah,
– Abu Qotadah hanya membalas dengan 1 kali ucapan ,dan itupun sebagai penutup pembicaraan.

✓ Mengapa Abu Qotadah, tidak mau menjawab pertanyaan Ka’ab, padahal jawaban beliau dan pembelaan beliau sangat Ka’ab butuhkan…
Mengingat abu Qotadah adalah masih keluarganya Ka’ab , dan
abu Qotadah adalah manusia yang paling Ka’ab cintai setelah Allah dan rosul-Nya,
✓ Begitu tega-kah abu Qotadah berbuat seperti itu kepada sepupunya?

Disinilah hendaknya kita mengambil pelajaran yang sangat mahal dan berharga,
– Abu Qotadah bukan tak tahu hukum menjawab salam,
– Abu Qotadah bukan tak tahu cara memuliakan tamu
– Abu Qotadah bukan orang tuli, yang tak mendengar ucapan Ka’ab bin Malik
– Abu Qotadah bukan tak tahu siapa Ka’ab sebenarnya, selain sebagai sahabat, selalu bersama, mereka juga memiliki hubungan kekerabatan.

Dijelaskan oleh para ulama
:” Andai saja, Abu Qotadah menjawab pertanyaan Ka’ab,
Maka abu Qotadah telah memaksiati Allah dan rosul-Nya, Karena Allah dan rasul-nya telah melarang hal ini,
Kalo pun Abu Qotadah menjawab pertanyaan Ka’ab, maka abu Qotadah sejatinya telah mengajak Ka’ab untuk memaksiati Allah, bukan nya malah menolong Ka’ab.
Dan abu Qotadah tidak mau, sahabat + sepupunya ini memaksiati Allah,
Makanya dia tega mendiamkan Ka’ab sampai saat Ka’ab hendak pulang.

Inilah bentuk persahabatan
Bentuk kecintaan kepada saudara muslim. Bentuk kasih sayang yang tulus dan ikhlas.
Rasa tidak tega jika saudara muslim kita jatuh pada dosa,
Dan tidak ingin, ia semakin jatuh karena perbuatan dan sikap kita, yang menolong tidak pada tempatnya,
Bisa saja kita berfikiran ingin menolong dia, tapi kita harus melihat, Jangan sampai perbuatan baik menurut kita, justru membuat dia larut dan tenggelam dalam kubangan dosa.

Ini baru sikap sejati seorang mukmin. Jika ada saudara nya yang jatuh dalam kemaksiatan… Dia berusaha mengulurkan tangannya,
Berusaha sekuat tenaga agar saudaranya cepat keluar dari kubangan dosa.

Lalu bagaimana jika suami antunna, memiliki sikap seperti Abu Qotadah ini…
Apakah antunna senang …?

Jika ya,…
Ayo kita terus belajar agama… terus melangkah hijrah dan memperbaiki diri,
karena lelaki terbaik,
hanya akan dimiliki oleh wanita terbaik.

والله اعلم بصواب

______

Kakak salafy ❓❓

⚫ kak aku suka pakean item item meski belum cadar, apa aku juga salafy?

Hm, coba disimak baik-baik ya dialog di bawah :

(Dialog antara dua orang perempuan)

Dia bertanya kepadaku: “Apakah aku seorang salafy?”

Aku berkata: “Kita semua adalah salafy.”

Dia bertanya: “Apa artinya SALAFY?”

Aku menjawab: “Yaitu engkau beriman kepada Al-Qur’an & As-Sunnah dengan pemahaman Salaf.”

Dia bertanya: “Apa artinya SALAF?”

Aku menjawab: “Yaitu para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam serta orang-orang yang mengikuti mereka.”

Dia berkata: “Aku beriman kepada Al-Qur’an & As-Sunnah dengan pemahaman para shahabat serta para pengikutnya.”

Aku berkata: “Berarti engkau adalah seorang salafy.”

Dia berkata: “Tapi aku senang menonton film …”

Aku berkata: “Engkau adalah seorang salafy.”

Dia berkata: “Tapi aku senang mendengarkan musik dan lagu …”

Aku berkata: “Engkau adalah seorang salafy.”

Dia berkata: “Tapi aku masih memakai seluar panjang …”

Aku berkata: “Engkau adalah seorang salafy.”

Dia berkata: “Bagaimana mungkin aku seorang salafy, sedangkan aku menonton apa yang diharamkan oleh Allah, aku mendengar apa yang diharamkan oleh Allah, dan aku memakai pakaian yang diharamkan oleh Allah?”

Aku berkata sambil tertawa: “Engkau telah menjawab pertanyaanmu sendiri.”

Dia bertanya: “Bagaimana? (aku tidak mengerti).”

Aku berkata: “Bukankah kau katakan bahwa engkau menonton apa yang diharamkan oleh Allah, engkau mendengar apa yang diharamkan oleh Allah, dan engkau memakai pakaian yang diharamkan oleh Allah?”

Dia berkata: “Benar (aku berkata demikian).”

Aku bertanya: “Siapa yang menyampaikan hadits tersebut dari beliau?”

Dia menjawab: “Para shahabat (yang meriwayatkannya).”

Aku berkata: “Inilah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan pemahaman para salaf.

Demikian pula pemahamanmu terhadap apa yang kau dengar dari hal-hal yang Allah haramkan, juga pemahamanmu terhadap apa yang kau pakai dari hal-hal yang Allah haramkan.”

Dia berkata: “Kalau begitu, berarti aku adalah seorang salafy?”

Aku berkata: “Iya, engkau adalah seorang salafy yang bermaksiat kepada Allah, maka bertaubatlah wahai saudariku fillah!”

Jadi jangan salah kaprah,
salafy itu bukan nama ormas atau aliran dalam agama,
tapi metode beragama,
metode salaf.
kalo kita ikut Al Quran, sunnah, dan jejak salaf -orang terdahulu- in syaa Allah kita ini seorang salafy.

🌐 Keluarga Menuju Surga

@as.sundawwy

____

Masukilah Kehidupan Rumah Tangga Dengan Keikhlasan.

Bismillah…
Menikah adalah diantara syariat di dalam Islam,
Maka Allah pun telah memerintahkan agar menikah, dan rosulullah pun mengamalkan menikah dengan dijadikan sebagai sunnah-nya.

Karena menikah adalah ibadah, maka sebelum memasuki pernikahan, yang pertama harus kita miliki dan persiapkan adalah keikhlasan.

Bisa kita bayangkan, setiap
✓ Setiap detik yang kita lewati… akan terhitung pahala,
✓ Setiap harta dan makanan yang kita berikan terhitung shodaqoh,
✓ Setiap Ujian dan musibah yang kita hadapi adalah ladang pahala,
✓ Bahkan menyentuh, membelai, mencium, menggombal, tersenyum bahkan sampai berjima’ pun bernilai ibadah dan diganjar Allah pahala.

Tentu kita tidak ingin, semua amalan kita dalam berumah tangga, setiap detik yang berlalu…lewat saja, sia – sia tanpa menjadi ibadah,
Dikarenakan “Tidak ikhlas” dalam menjalaninya.
Saat memasuki dan menjalani kehidupan berumah tangga.
Karena amalan apapun tanpa keikhlasan, maka Allah tidak akan menerimanya.

Dengan Keikhlasan…
Hati yang sempit akan menjadi luas. Dada yang sesak menjadi lapang. Silaunya dunia tak menghalangi pandangan matanya untuk melihat jalan yang lurus. Dan yang pastinya
Tidak akan ada kebahagiaan tanpa hati yang ikhlas.
Tanpa hati yang hanya tulus mengharap wajah Allah.
Hati yang melepaskan semua pandangan mata dan pembicaraan manusia pada dirinya.

Lihatlah wanita2 yang telah masuk ke kehidupan rumah tangga dengan hati yang ikhlas,

✓ Asiyah bintu Muzahhim, hidup bermandikan emas dan perak, terhormat dan di muliakan, tapi dia merasa terpenjara, tak pernah merasa kebahagian, sekalipun dunia ada di genggaman tangannya,
Karena hatinya tahu, tak ada yang berharga, dari harta benda dunia, kecuali dari hati yang menyerahkan dirinya hanya kepada Allah, bukan kepada penilaian manusia.

✓ Lihatlah ‘Aisyah dan istri2 Rasulullah yang lain, terkadang mereka hanya makan beberapa biji kurma, dan minum air putih saja, Bahkan sering berlalu berpekan – pekan, tanpa ada asap mengepul di dapur mereka.
Apakah mereka mengeluh?
Apakah mereka menangis?
Apakah mereka panik dan kecewa ?
Tapi lihatlah, ketika suatu keadaan ,dan ratusan Dinar berada ditangan mereka, apakah mereka bergembira ria? mereka berteriak girang? mereka jadi lupa daratan?
Na’udzubillahi.
Bahkan uang2 itu mereka sedekahkan kepada orang2 yang memang lebih memerlukan lagi, untuk sekedar bertahan dan menyambung hidup.

Itulah… gambaran ketika, keikhlasan itu, ada di dalam hati. Lalu kita merasa bersiap, memasuki rumah tangga tanpa keikhlasan, Tanpa memahami keikhlasan…?

Ingat Mereka itu lebih ikhlas dari kita, dan mereka sanggup lolos dari ujian dan fitnah,
Karena hati mereka yang bening, hati yang di dalam nya penuh dengan keikhlasan Dan kecintaan kepada Allah Dan RasulNya.

# Jika seorang suami/istri meluruskan niatnya dan memperbaiki hubungannya dengan Allah, baik ibadah lahiriah maupun ibadah hati/batinnya kepada Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungan antara dia dengan pasangan hidupnya (suami/istrinya).

Bukankah Allah yang telah berfirman :

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ

“Dan (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman).
walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka.”
(QS Al-Anfaal : 63)

Ini menunjukkan bahwa yang bisa menyatukan hati, yang bisa menjadikan saling mencintai hanyalah Allah subhanaahu wa ta’aala.
Karenanya jika seseorang memperbaiki hubungannya dengan Allah “Pencipta, Penguasa, dan Pengatur hati”,
maka Allah akan memperindah hubungannya dengan pasangan hidupnya.

والله اعلم بصواب

_____

Bismillah…

Cepat Atau Lambat Kematian itu Pasti Akan Datang..
Karena setelah kematian, akan ada kehidupan lagi…

Yang kekal…

Apa yang kita lakukan disini sekarang, akan berdampak pada kehidupan kita nanti di akhirat.

Jika kita disini baik, maka kebaikan pula kehidupan setelah kematian kita.

Bukan untuk bersenang-senang kita di dunia, kita sedang di uji dengan berbagai macam hal, siapa yang paling baik amalnya.

Kita diciptakan bukan untuk dunia, tapi dunia diciptakan untuk kita, tempat tinggal sementara kita, tempat kita mengumpulkan bekal pahala menuju kehidupan akhirat.

Tempat pulang kita yang selamanya, yang inginnya Syurga.

Kubur hanya berjarak dekat dengan kaki kita sekarang.

Sekarang kita diatas tanah, cepat atau lambat tanah yang berada diatas kita.

Kematian itu datangnya pasti. Waktu itu berjalan dan tidak bisa tunggu nanti. Sekali terlewat tidak bisa kita putar kembali.

Maka habiskan waktu dalam kebaikan.

Ketaatan dalam beribadah dan berlomba memperbanyak pahala.

Yang tersenyum di dunia belum tentu senyum di alam kubur.

Yang menangis di dunia belum tentu menangis di alam kubur.

Jika di dunia kita uji dengan tangis dan tawa maka semua sementara, berjuanglah meskipun deraian airmata sering jatuh di dunia, yang penting di alam kubur, di akhirat, yang tersisa hanya senyuman bahagia, kerana kita telah berhasil mengalahkan tipuan dunia, yang sering membuat kita lupa, dunia tempat kita beramal shalih, bukan tempat kita bersantai-santai mengejar segala hal yang tidak dibawa setelah mati.

Utsman Bin Affan Radiallahu Anhu berkata :

Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‘Alam kubur adalah awal perjalanan akhirat, barang siapa yang berhasil di alam kubur, maka setelahnya lebih mudah. Barang siapa yang tidak berhasil, maka setelahnya lebih berat’

Utsman Radhiallahu’anhu berkata, ‘Aku tidak pernah memandang sesuatu yang lebih mengerikan dari kuburan’”
(HR. Tirmidzi)

✍️ Semoga menjadi renungan untuk kita semua

____

Lelah… Enggak Juga, Aku Belom Mau Menyerah

Bismillah…
Terkadang… ketika hidup mengalami saat-saat pelik,
Dimana Allah menguji dengan sedikitnya harta,
Kesehatan yang menurun,
Teman yang tidak perduli, ditinggal anggota keluarga,
Dan orang-orang terdekat yang seakan akan mereka pergi berlari,

Disitulah…
Aku merasa semakin lemah,
Hati semakin hancur,,
Terkadang hampir saja hilang kepercayaan kepada diri sendiri.

Jangan kau tanya kalutnya hati,
Jangan kau tanya perasaan ini,
Tak terhitung air mata yang jatuh…
Pernah berkata..: “aku ingin semua ini berhenti.”

Itulah diri ku,
Ketika hati ku dihantam ujian dan fitnah, lAku begitu lemah dan rapuh…

Terasa berat menjalani hari
Terhimpit masalah dan lemahnya hati,
Aku lelah…tapi tujuan ku itu masih jauh.

Ingin rasanya aku berhenti sejenak, Berteduh , bersandar dan menghela napas panjang Dan hembuskan, mengusap airmata Dan Memandang lepas indahnya warna dunia.

Tapi aku tak boleh begitu,
Jalan ku masih panjang…
Aku harus kuat…
Sampai kedua kaki bisa masuk ke dalam surganya Allah….
Syukur syukur aku bisa membawa diri mu.

ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ

:” Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung.”
QS. ‘Ali Imron 185

والله اعلم بصواب

_____

💖Bismillah

[Pemahaman Yang Tidak Tepat Jika Dunia & Akhirat Harus Seimbang]

Katanya, kita harus SEIMBANG antara mencari dunia dan mencari akherat. Padahal Allah berpesan untuk lebih mendahulukan dan mementingkan akherat. Renungkanlah firman-Nya:

“Carilah negeri akherat pada nikmat yang diberikan Allah kepadamu, tapi jangan kamu lupakan bagianmu dari dunia”
[QS. Al-Qasas:77]

_____

Sendiri… Walau Semua Mata Melihat

Bismillah….
Dahulu…aku mengira setelah pergantian pemimpin,
Pasti akan merubah keadaan menjadi lebih baik lagi…
Karena melihat janji dan program kerja yang di sampaikan mereka,

Ternyata itu keliru…
Karena perubahan suatu negeri itu, Diawali dari perubahan individu warganya…

✓ Apabila setiap warga nya mengenal Allah, lalu mentauhidkan Allah dan menjauhi kesyirikan…
✓ Apabila kita mempelajari Sunnah Nabi dan mengamalkannya, lalu kita meninggalkan semua amalan bid’ah
✓ Apabila kita senantiasa belajar menuntut ilmu agama dan mengamalkan nya dengan akhlak yang indah,
✓ Memperbaiki hati, menjaga mata dan lisan, serta menahan kemaluan

Insya Allah…Allah akan merubah keadaan suatu negeri menjadi lebih baik dari sebelumnya.

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ

: ” Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
Quran Surat Ar-Ra’d ayat : 11

Aku harus berubah…
Terserah mereka suka atau tidak suka…
Aku tak akan pernah bisa membuat semua orang,
agar selalu tersenyum dan bahagia…
Akan selalu ada perkataan dari mereka.

Sabarlah diri…
Omongan mereka bisa saja menjadi nasehat bijak bagi mu,
Tapi mereka tak pernah tahu,
Susah nya engkau bangkit dan menata hati.

Maafkan aku kawan,
Kini aku berbeda…, Semoga kelak Allah mempertemukan kita

# Jangan halangi langkah hijrah ku

والله اعلم بصواب

______

Istri Yang Di Rahmati Oleh Allah

Bismillah…

Dan diantara, sebab sebab seorang istri mendapat Rahmat dari Allah adalah, istri yang konsisten dalam ketaatan dan selalu berusaha membantu suaminya agar selalu berada di dalam ketaatan.

Kesibukan nya dalam mengurus rumah tangga, tak membuatnya lalai dari kewajiban, Bahkan tak membuatnya merasa lelah… bahkan bersemangat,
Sampai-sampai dia berusaha agar tolong menolong bersama suaminya dalam beribadah,
Diantaranya
Membangunkan suaminya… agar sholat malam bersama.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

… وَ رَحِمَ اللهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ الّليْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى,
فَإِنْ أَبَى نَضَحَت فِي وَجْهِهِ الْمَاءَ
:”……Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri) yang bangun di waktu malam, lalu mengerjakan shalat lalu ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat.
Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya.”
(HR Abu Dawud no 1308).

Inilah sosok gambaran sebaik-baik istri, sebagaimana sifat yang di dapati pada istri-istri Rasulullah, dan juga istri-istri para sahabat Nabi.

Istri yang seperti inilah, yang membantu kita, untuk menjadi imam yang baik dalam memimpin rumah tangga.

# Sayangnya, menurut kabar yang beredar, wanita seperti ini sudah mulai langka.

والله اعلم بصواب.

______

Diperbudak Oleh Hawa Nafsu

Bismillah…
Nafsu dapat mengekang hidup kita, sehingga yang ada di fikiran kita hanyalah untuk memuaskan hawa nafsu yang tidak akan ada habis-habisnya.
Nafsu manusia tidak akan pernah puas, jika punya dua lembah emas pasti akan mencari yang ketiga,
dan tidak ada yang bisa menyumpal perutnya kecuali tanah.

Allah Ta’ala berfirman,

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَن يَهْدِيهِ مِن بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya tersesat berdasarkan ilmu-Nya dan
Allah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat).
Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”
(QS.Al Jaatsiyah: 23).

Dan diantara seburuk buruk manusia, Adalah orang yang menjadikan hawa nafsu sebagai Tuhannya,
Hawa nafsu yang mengatur semua rencana di otaknya
Hawa nafsu adalah tujuan hidupnya. Dan orang-orang seperti ini, akan menimbulkan kerusakan dan bahaya yang besar di muka bumi dan bagi kaum muslimin.

Maka Allah Jalla jalaluh memperingatkan kita, agar menjauhi orang2 yang seperti ini. Dan…. Agar kita menjadikan mereka sebagai pelajaran, yaitu
Sebagai contoh orang2 yang telah Allah sesat kan dari agamanya, dari jalan yang lurus
Karena mereka lebih memilih memenuhi nafsu mereka.

Semoga Allah menyelamatkan kita Dari menruti hawa nafsu dan dari kaum yang menuhankan hawa nafsu ini. Dan menjauhkan mereka sejauh jauhnya dari kita semua. Aamiin.

والله اعلم بصواب

____

Berilah Maaf dan Udzur Kepada Mereka

Bismillah…
Suatu keadaan yang terkadang, harus membuat kita benar-benar sadar, Dan merupakan realita kehidupan,
Bahwa… fithrah lelaki yang diciptakan Allah dengan menyukai dan menyenangi wanita, sementara Allah menciptakan wanita dengan kebengkokan yg ada pada diri mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا

“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan.
Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya.
Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR. Muslim).

Mungkin yang aku butuhkan adalah ilmu agama yang banyak, Aku juga butuh hati yang bersih, Aku butuh rasa sabar yang tak ada batasnya,
Dan aku ingin memiliki dada yang lapang, yang bisa melupakan semua kesalahan dan bisa memberi mu maaf.

Kemarilah…
Duduklah engkau di sebelah ku,
Kan ku dengar semua ceritamu. Kan ku tatap wajah indah milik mu.

Kemarilah…
Bersandarlah engkau di dada ku, Biar ku usap rambut mu,
Dan akan ku hapus setiap air mata mu yang jatuh.

Kemarilah…
Peganglah erat tangan ku,
Ayo kita melangkah bersama,
Berjalan diatas manhaj salaf ini.

Kemarilah….
Agar ku ceritakan kepada mu kisah indah dari ibunda ‘Aisya
Dan kisah sabarnya Rasulullah,
Agar kau tahu, Seperti apa rumah tangga yang bahagia itu.

Kemarilah…
Aku telah persiapkan kesabaran untuk diri mu,
Aku telah menyimpan jutaan maaf untuk diri mu,
Karena Robb ku telah memberi tahu, Kau adalah makhluk lemah dan bengkok.

Kemarilah…
Karena tujuan kita adalah Allah dan masuk surga-Nya.
Jikalau menundukkan syahwat itu mudah, Tentu aku tak akan pernah memilih diri mu Untuk menemani perjalanan ku.

✓ Kita tak akan pernah merasakan kebahagiaan , tanpa kita tahu dan melihat, bagaimana bahagia nya rumah tangga Rasulullah.

Karena….

✓ Beliaulah manusia yang kisah rumah tangganya adalah kehidupan rumah tangga yang terbaik sepanjang sejarah kehidupan manusia.

والله اعلم بصواب

______

Dia tak bisa menghindarkan diri kita dari ujian, tapi keberadaannya…
Menguatkan hati kita saat ujian itu datang.

Bismillah…

Musibah dan ujian itu akan selalu ada.bAkan selalu datang di dalam hidup kita. Entah iman kita kuat Ataupun iman kita yang lemah. Allah tetap akan menguji kita sesuai kadar diri kita masing-masing.

– Terkadang di uji dengan sedikitnya harta sudah cukup menyiksa hati

– Terkadang di uji dengan di luaskannya harta,
Malah membuat kita lalai

– Terkadang di uji dengan penyakit Yang membuat kita berputus asa

– Terkadang di uji dengan pasangan, Yang membawa kita jauh dari surga.

– Terkadang di uji dengan di ambilnya orang yang kita miliki yang tentunya sangat kita sayangi.

Semua akan mengalami fase pasang surut ujian dan bahagia dalam kehidupan.

Besarnya ujian kita,
Bisa jadi dari besarnya dosa kita di masa lalu, Atau
Besarnya pahala n tingginya derajat yang akan Allah berikan kepada kita nantinya dengan ujian ini.

✓ Yang harus kita ingati,
Bukan berarti dengan keimanan ini kita bisa selamat bebas dari ujian dan musibah

✓ Bukan karena memiliki pasangan yang Shalih,
Kita jadi tak tertimpa ujian.
Akan tetapi dengan memiliki pasangan yang Shalih:
# Kita memiliki tempat untuk berbagi rasa
# Kita memiliki tempat untuk bersandar
# Kita memiliki sosok yang faham keadaan diri
Dan yang pasti
# Dia bisa menghapus air mata, dan Menenangkan diri
# Dan terus menyemangati kita untuk bangkit Meneruskan perjalanan panjang ini, dengan kasih sayangnya dan iman yang ada di hatinya.

Bersabarlah…
Karena Pertolongan Allah itu dekat.

والله اعلم بصواب

_____

Bismillah hirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, Allahumma shalli ala Muhammad wa ala alihi wa ashhabihi ajma’in.
Hidayah mutlak milik Allah Al-Hadi.
Hidayah Allah di ibaratkan cahaya yg memberi penerangan bagi siapapun, tetapi orang yg tidak mendapatkan hidayah, bukan berarti tidak kebagian cahaya, tapi boleh jadi mereka menutup jendela dan pintu masuknya hidayah ke dalam hatinya.

#sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yg kamu kasihi, tetapi ALLAH memberi petunjuk kepada orang yg dikehendakiNya, dan Allah lebih mengetahui orang2 yg mau menerima petunjuk (Al Qashash 56).

Turunnya hidayah pada manusia adalah hak mutlak Allah, tapi kewajiban kita adalah berusaha untuk menjadi washilah diturunkannya hidayah.

Terlepas mereka mau menerima atau tidak, itu Allah yg menentukan. Kewajiban kita hanya menyampaikan. INGAT!!!
Hidayah itu di ambil .
🔹️Muhasabah diri

_____

Istri Setia, Selalu Siap Sedia

Apa yang paling diharapkan dari seorang istri ketika tantangan dan cobaan berat menimpa suaminya? Ya, kesetiaan.

Suatu kali terjadi peristiwa besar yang dialami Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat beliau menyendiri di gua Hira’, merenungi kebesaran Penciptanya dan meninggalkan hiruk pikuk kejahiliyahan kaumnya, datanglah malaikat Jibril membawa wahyu-Nya yang pertama.

Berkali-kali malaikat Jibril mendekapnya dengan kuat seraya memerintahkan, “Bacalah!”. Berulang-ulang itu pula Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Saya tidak dapat membaca”.

Kemudian turunlah surat Al-‘Alaq ayat 1-5:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ * خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ * اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ * الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ * عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Setelah kejadian tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali ke rumahnya dengan badan gemetar. Ketakutannya masih belum hilang dengan apa yang baru saja dia alami.

Beliau segera masuk menemui istrinya, Khadijah, sambil mengatakan, “Selimuti aku! Selimuti aku!”, Khadijah pun menyelimutinya tanpa berucap sepatah kata.

Tatkala perasaan takut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkurang, beliau menceritakan peristiwa yang baru saja terjadi di gua Hira’ kepada istrinya yang setia.

“Aku khawatir jika terjadi apa-apa pada diriku”, ujar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Tenanglah! Demi Allah, Dia tidak akan menghinakanmu. Engkau adalah orang yang suka menyambung silaturahim, berkata jujur, dan membantu orang yang lemah, serta suka menolong pada jalan kebaikan”, hibur Khadijah kepada suaminya.

Kemudian Khadijah mengajak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi ke rumah pamannya, Waraqah bin Naufal, seorang tua renta dan buta yang tekun mempelajari isi kandungan kitab Taurat dan Injil.

Khadijah menyampaikan apa yang terjadi. Mendengar hal tersebut, Waraqah tampak gembira.

“Itu adalah Jibril yang dahulu Allah turunkan kepada Nabi Musa. Engkaulah Nabi terakhir bagi umat ini”, kata Waraqah berseri-seri.

Demikianlah, Khadijah merupakan istri teladan, penolong utama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia membela suaminya dengan jiwa dan hartanya. Dia pula yang pertama kali beriman dan meyambut dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam serta ikut menanggung berat dan pedihnya tantangan dakwah yang diserukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Karena itu, ketika Khadijah wafat, kenangan indah bersamanya selalu terbayang di benak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Beliau bersabda, “Dia beriman kepadaku saat orang-orang ingkar kepadaku. Dia membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku. Dia menyerahkan hartanya untukku tatkala orang-orang menahan hartanya untukku. Allah memberikanku keturunan melalui dirinya, sementara yang lain tidak”.

Begitulah, Khadijah mendampingi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di masa awal perjuangannya yang sangat berat hingga ajal menjemputnya. Demikianlah, istri yang setia senantiasa siap sedia berkhidmat kepada suaminya.

Oleh karena itu, semasa Khadijah hidup Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menikah dengan wanita selainnya.
Semoga Allah meridhainya.

****

Referensi: Kisah Wanita Teladan, karya Abdullah Haidir, cetakan Kantor Dakwah Sulay, cetakan ketiga, tahun 1433 H, Riyadh, hal. 7-9

Penulis: Ummu Fathimah

Artikel Muslimah.or.id

Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/12802-istri-setia-selalu-siap-sedia.html

_____

Bismillah hirrahmaanirrahiim

Perbedaan antara akhlak dan etika Adalah:

Standar Akhlak dlm menentukan baik buruk dan salah benar adalah Al Qur’an dan sunah Rasul.
Karenanya Akhlak bersifat universal dan berlaku sepanjang zaman sesuai dengan karakter dari Al Qur’an dan sunah itu sendiri.
Sedangkan standar dalam etika adalah adat, kebiasaan, perasaan dan keumuman. Karenanya etika terkait oleh ruang dan waktu, artinya:
Sesuatu yg saat ini, di sini bernilai etis belum tentu di waktu dan tempat berbeda akan tetap bernilai etis,
Berbeda dengabAkhlak, sesuatu perbuatan yg di golongkan sebagai akhlak tercela akan tetap tergolong akhlak tercela kapan dan dimanapun, bahkan meskipun etika menilai hal tersebut sebagai sesuatu yg baik atau etis.bDi sini letak perbedaan antara akhlak dan etika.
Sesuatu yg etis belum tentu benar menurut akhlak, sebaliknya, Akhlak yg mulia pada saat tertentu mungkin di anggap tidak etis, menurut etika.
Kita ambil contoh, ketika sahabat Jafar beserta rombongan yg menghadap Raja Najasyi, tidak membungkukkan badan mereka sebagai tanda hormat, seperti orang2 yg hadir dlm ruangan Raja waktu itu.
Para pengawal menganggap sahabat Jafar tidak punya etika karena tidak menghormati raja,
Namun, apa yg dilakukan Jafar adalah sesuatu yg mulia dan benar menurut kaca mata Al Qur’an. Karena:
Tidak boleh menyembah selain kepada Allah.
Dalam sebuah riwayat pernah Aisyah di tanya tentang akhlak Rasulullah, maka jawab Aisyah:
“Adalah akhlak Rasulullah itu Al Qur’an”(Al- Hadits)
Maka dari itu kita harus berakhlak , jangan mengedepankan etika,
Walau konsequensinya akan banyak yg mengucilkan kita menganggap kita berbeda,
Hidup itu bukan harus sama dengan orang lain, tapi
Harus BENAR,
Hiduplah di jln yg benar walaupun harus berbeda.
Karena sejatinya yg haq tak mungkin menyatu dengan yg bathil.

💖Muhasabah diri.

____

Repost dari akun Ustadz Fadlan Farhamsyah

KELEMBUTAN SALAFY

Mari kita belajar kelemah-lembutan dan kasih sayang…

Saya ingin mengajak antum bertamasya melihat Akhlak Syaikh Ibn Baz rahimahullah, bahkan kepada orang yang sering dicap menyimpang dan sesat, lihatlah nasihat yang timbul dari hati dan cinta kasih dari seorang ulama besar ini.

Allah Berfirman:

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ

Sekiranya kamu bersikap keras, berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu…..

Mari belajar dari Akhlak orang besar!

1. Pertama: Lihatlah contoh koreksi atau bantahan Syaikh bin Baz terhadap pikiran Syaikh Abdurrahman bin Abdul Khaliq Rahimahumallah yang dianggap menyimpang…

beliau memulai dg pujian.

من عبدالعزيز بن عبدالله بن باز إلى حضرة الابن المكرم صاحب الفضيلة الشيخ عبدالرحمن بن عبدالخالق.
وفقه الله لما فيه رضاه وزاده من العلم والإيمان آمين

Dari Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, kepada ananda yang Mulia, pemilik keutamaan asy-syaikh Abdurrahman bin Abdul Khaliq, semoga Allah memberinya Taufik terhadap apa yang Allah ridhoi dan semoga Allah menambahkan kepadanya ilmu dan iman….

Setelah itu baru beliau meluruskan pemikirannya dg adab, sopan santun, kasih sayang dan ilmiyah.

2. Yang kedua, Contoh kelembutan Syaikh bin Baz kepada Syaikh Al-Buthi Rahimahumallah seorang ulama asy’ari…

Syaikh bin Baz memulai surat koreksiannya dg kalimat:

من عبدالعزيز بن عبدالله بن باز إلى فضيلة الأخ المكرم الدكتور محمد سعيد رمضان البوطي وفقه الله

Dari Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, kepada yang terhormat saudara yang Mulia Dr. Muhammad Said Ramadhan al-Buthi semoga Allah memberi Taufik kepadanya.

Setelah itu beliau menjawab permasalahan satu persatu dengan adab, sopan santun, dan ilmiah…

Cek point 1 dan 2 di https://binbaz.org.sa/

3. Yang ketiga, Ditanyakan kepada Syaikh bin Baz tentang orang yang suka mencela para da’i yang masyhur……bahkan ada yg sampai menjuluki Syaikh al-Qardhawi dg keledai..

Pertanyaan yang diajukan:

السلام عليكم ياشيخ لعلك تسمع عن منتدى يوجد على الإنترنت يسمى بمنتدى سحاب وهذا المنتدى مليء بالنقد الموجه إلى كثير من أهل العلم وطلبته يصل أحيانا إلى تجريحهم أشد التجريح والنيل منهم حتى أني قرأت في الآونة الأخيرة قصيدة كتبها أحدهم هجاء للشيخ يوسف القرضاوي يصفه فيها – أعزكم الله – بالحمار. فما رأيكم ياشيخ في هذا المنتدى؟ وبماذا تنصحوننا؟ هل نحذر منه ونصرف الناس عنه أم ماذا؟ أفيدونا وجزاكم الله خيراً.وهذا عنوان هذا المنتدى http://www.sahab.net.

simak nasihat beliau:

وقد شاع في هذا العصر أن كثيراً من المنتسبين إلى العلم والدعوة إلى الخير يقعون في أعراض كثير من إخوانهم الدعاة المشهورين، ويتكلمون في أعراض طلبة العلم والدعاة والمحاضرين، يفعلون ذلك سراً في مجالسهم، وربما سجلوه في أشرطة تنتشر على الناس، وقد يفعلونه علانية في محاضرات عامة في المساجد، وهذا المسلك مخالف لما أمر الله به ورسوله

Telah beredar di zaman ini, banyak orang yang menisbatkan dirinya kepada ilmu, dakwah, dan kebaikan, mereka suka mencela kehormatan saudara-saudaranya para da’i yang masyhur, mereka melanggar kehormatan para penuntut ilmu, para dai, para dosen (mubaligh), mereka melakukan itu secara sembunyi² di majelis² mereka, bisa jadi mereka merekamnya di kaset-kaset yang tersebar di tengah² manusia, dan terkadang mereka melakukannya terang²an di kajian-kajian umum di masjid-masjid, ini adalah metode yang menyimpang (menyelisihi) perintah Allah dan rasulnya.

Di antara alasan yang disebut Syaikh bin Baz:

أن هذا العمل فيه مظاهرة ومعاونة للمغرضين من العلمانيين والمستغربين وغيرهم من الملاحدة الذين اشتهر عنهم الوقيعة في الدعاة والكذب عليهم والتحريض ضدهم فيما كتبوه وسجلوه، وليس من حق الأخوة الإسلامية أن يعين هؤلاء المتعجلون أعداءهم على إخوانهم من طلبة العلم والدعاة وغيرهم.

Sesungguhnya perbuatan ini membantu kaum sekuler, kaum kebarat²an dan yang semisalnya dari kalangan atheis yang terkenal mencela para da’i, membuat kedustaan atas mereka, dan memprovokasi manusia untuk menentang tulisan² mereka, bukanlah termasuk hak ukhuwah Islamiyyah, orang² yang tergesa² itu menolong musuhnya untuk memusuhi saudara²nya para penuntut ilmu dan para da’i.

وما وجد من اجتهاد لبعض العلماء وطلبة العلم فيما يسوغ فيه الاجتهاد، فإن صاحبه لا يؤاخذ به ولا يثرب عليه إذا كان أهلاً للاجتهاد، فإذا خالفه غيره في ذلك كان الأجدر أن يجادله بالتي هي أحسن، حرصاً على الوصول إلى الحق من أقرب طريق ودفعاً لوساوس الشيطان وتحريشه بين المؤمنين

Jika (kesalahan) itu ditemui dari ijtihad sebagian ulama atau penuntut ilmu dan memang dalam perkara yang boleh ijtihad maka tidak boleh mencela pelakunya Jika dia memang ahli ijtihad, Jika seseorang menyelisihinya dalam perkara tsb, maka selayaknya ia membantahnya dg cara yang terbaik, demi tersampainya Al-Haq dan demi menolak was-was dan adu domba syaithan di antara kaum muslimin.

فإن لم يتيسر ذلك، ورأى أحد أنه لا بد من بيان المخالفة فيكون ذلك بأحسن عبارة وألطف إشارة، ودون تهجم أو تجريح…..

Jika hal itu tidak memungkinkan, dan seseorang melihat harus ada penjelasan ttg penyimpangan…maka menjelaskan penyimpangan itu dibolehkan dg sebaik² ungkapan, dan selembut² isyarat, tanpa menyerang dan melukai perasaan…..

نصيحة الشيخ عبد العزيز بن باز رحمه الله التي نشرت في صحف الجزيرة والرياض يوم السبت 22/6/1412هـ.

Nasehat Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah yang disebar di Majalah Al-Jazeera dan al-Riyadl pada hari sabtu, 22/6/1412 H.

======

Jika itu perlakuan beliau kepada para tokoh di atas, Lalu bagaimana dg sesama salafiyun?

Menasehati, membantah dan meluruskan itu adalah hal yang baik dan lumrah, namun harus diniatkan mengharap ridha Allah, dan disertai dg adab yang tinggi, agar hal itu menjadi ringan untuk diterima di hati orang yg kita nasehati.

Bercinta-kasihlah kalian, wahai umat Islam!!!!!!!!!

____

Bahagia Itu Dengan Iman Bukan Dengan Uang

Bismillah….
Setiap orang pasti menginginkan hidup bahagia.
Namun banyak orang yang menginginkan kebahagiaan itu, justru dengan menempuh jalan yang salah dan keliru.
Sebagian menyangka bahwa kebahagiaan adalah dengan memiliki mobil mewah, Handphone sekelas IPhone R S T U V W X Y Z Max Pro Lite, memiliki rumah real estate, dapat melakukan tur wisata ke luar negeri, dan lain sebagainya.
Mereka menyangka bahwa inilah yang dinamakan standard hidup bahagia.

Namun apakah betul seperti itu ?

# Padahal Kebahagiaan itu hanya untuk Orang yang Beriman dan Beramal Sholeh saja.

Saudaraku … Orang yang beriman dan beramal sholeh, merekalah yang sebenarnya merasakan manisnya kehidupan dan kebahagiaan hidup, karena hatinya yang selalu tenang. Walaupun mungkin engkau melihat kehidupan mereka begitu sederhana, bahkan sangat kekurangan harta.

Adapun sebagian orang, yang kita melihatnya terkadang hidupnya berkecukupan bahkan mewah… selama dia lalai dan tidak mentaati Allah,
Maka tidak akan pernah dia meraih kebahagiaan hidup.
Karena Allah menghalangi kebahagiaan itu, dari hati nya.

Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.” (QS. An Nahl: 97).

✓ Inti dari ini semua adalah letak kebahagiaan bukanlah dengan memiliki istana yang megah, mobil yang mewah, harta yang melimpah.

✓ Namun letak kebahagiaan adalah di dalam hati.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Yang namanya kaya (ghina’) bukanlah dengan banyaknya harta (atau banyaknya kemewahan dunia). Namun yang namanya ghina’ adalah hati yang selalu merasa cukup.”
(HR. Bukhari dan Muslim).

✓ Maka ketika kita memilih pasangan, jika kita menginginkan kebahagiaan dunia, terlebih lagi di akhirat nanti, mau tidak mau, kita harus memilih pasangan yang faham agama n taat kepada Allah.

✓ Bagaimana mungkin, pasangan kita akan memberikan kebahagiaan bagi kita, jika dia jahil dalam perkara agama, apalagi berada pada manhaj dan aqidah yang menyimpang… padahal kita tahu,
– sedangkan kebahagiaan itu milik Allah
– dan hanya akan Allah berikan kepada orang yang beriman dan beramal Shalih saja.

والله اعلم بصواب
_____

Dakwah hukumnya wajib ain atas semua umat, berdasarkan firman Allah:
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yg makruf dan mencegah dari yg mungkar, mereka itulah orang2 yg beruntung” (3-104).

Ketika minimnya penyeru kebenaran sementara merebaknya kemungkaran dan merajalelanya kejahilan seperti keadaan kita pada hari ini, maka dakwah menjadi fardu ain atas setiap orang.
Dakwah adalah mengajak manusia kepada Allah(uluhiyah,mulkiyah,dan rubbubiyyah-Nya).
Dakwah adalah sebaik baik ucapan(AhsanuQoulan) 41:33.

Dakwah adalah amaliyah umat terbaik (khoiru ummah)yg dilahirkan di tengah2 manusia (3:110).

Dakwah adalah jln para Rasul dan orang2 yg bersama dengannya(12:108, 5:67, 22:78).

Dakwah adalah wasilah(sarana) untuk menegakkan hujjah atau mengemukakan argumentasi dihadapan manusia atas pendirian, ajaran, aqidah dan syariah (4:165).

Dakwah adalah tindakan preventive untuk memelihara atau menjaga masyarakat (umat) dari kerusakan dan kehancuran (17:15).

Dakwah merupakan jln untuk menggapai kemuliaan dan kekuatan umat (48:16).
Kekuatan dan kemuliaan umat islam pd dasarnya berbanding lurus dengan komitmennya menjalankan syariat islam dan keteguhannya memegang aqidahnya.Aqidah yg benar, yg meyakini bahwasanya hanya Allah saja yg di ibadahi, di taati dan pantang untuk di maksiati. Hanya hukum Allah lah yg patut di tegakkan yg haq, dan hukum selain Allah adalah produk thogut yg bathil. Kesadaran umat tentang ini dpt di tegakan dengan dakwah (16:36, 8:39).

Dakwah menjadi sebab penjagaan Allah daripada azab dan siksa Nya (5:78,79).

JADI!!!
Dakwah ilalah wajib hukumnya bagi orang yg mengikuti Rasul ,untuk menyeru kepada jln Allah. Dan ini wajib atas semua umat (majmu at fatwa, syaukhul islam ibnu Taimiyyah).

Dakwah tidaklah harus berdiri di atas mimbar, tapi percakapan mengajak pd kebenaran .
Dan pergunakanlah sarana yg kita pegang sekarang (hp) untuk sarana dakwah.

_____

🥀Tau, apa yang lebih menyedihkan dari pada di abaikannya pesan?
Tau, apa yang lebih menyedihkan dari pada berjuang sendirian?
Ketika kamu butuh dorongan, ketika kamu butuh penopang, kamu butuh yang menguatkan, tapi tak satupun dari mereka yang mau ambil pusing, dan perduli, bahkan dari orang-orang yang “kau anggap dekat” sekalipun…

🥀Hidup memang kadang sebercanda itu. “Jangan pernah sedih ketika kamu memprioritaskan seseorang atau sekelompok orang, tetapi kamu tidak diprioritaskan balik oleh mereka-mereka yang kau anggap dekat itu.”…

🥀Kamu memang harus selalu siap untuk hal-hal yang mengejutkan lainnya. Tidak hari ini, mungkin besok, atau besoknya lagi, atau bahkan besok-besok berikutnya…
Tetap kuat, tenang, dan sabar kamu masih punya Allah dan kamu masih punya diri mu sendiri yang bisa di andalkan. Memang terkadang mengandalkan diri sendiri itu menyedihkan bahkan membuat mu merasa kesepian namun ini lah kehidupan yang masih harus tetap berjalan walau kau merasa kelelahan…

🌿Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakhatuh🌿

❤️Jalani,nikmati,syukuri❤️

Nasehat Mutiara Islami #3

” Pilihlah Pasangan Yang …”KLIK”… Di Hati ”

Bismillah….

Tabi’at dan naluri lelaki memang mendambakan dan merindukan istri yang cantik,
jika ia tidak memperoleh yang cantik, maka seakan-akan ada sesuatu yang kurang, yang ingin diraihnya.

Dan jika ia telah meraih kecantikan tersebut maka seakan-akan hatinya telah tenang dan seakan-akan kebahagian telah merasuk dalam jiwanya.
Oleh karena itu Syari’at tidak melarang seseorang menjadikan kecantikan sebagai faktor penting dalam memilih istri.

# Diantara bukti yang menunjukan pentingnya faktor yang satu ini, bahwasanya kecintaan dan kedekatan serta kasih sayang akan semakin terjalin jika faktor ini telah terpenuhi.

Dari Al-Mughiroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau melamar seorang wanita maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata kepadanya

اُنْظُرْ إِلَيْهَا فَإِنَّهُ أَحْرَى أَْن يُؤْدِمَ بَيْنَكُمَا

Lihatlah(Nazhor) ia (=wanita yang kau lamar tersebut), karena hal itu akan lebih menimbulkan kasih sayang dan kedekatan diantara kalian berdua[1]

Berkata Ibnu Qudamah,: “Hendaknya ia memilih wanita yang cantik, agar hatinya lebih tentram serta ia bisa lebih menundukkan pandangan dan agar kecintaannya (mawaddah) kepada istrinya akan semakin sempurna, oleh karena itu disyari’atkan agar si Ikhwan melakukan nadzor (melihat calon istri) sebelum dinikahi.

Berkata Al-Munawi, : “Jika pernikahan disebabkan dorongan faktor kecantikan,
maka pernikahan ini akan lebih langgeng dibandingkan jika yang mendorong pernikahan tersebut adalah harta sang wanita”

Imam Ahmad berkata, “Jika seseorang ingin mengkhitbah (melamar) seorang wanita,
maka hendaknya yang pertama kali ia tanyakan adalah kecantikannya, jika ia suka kecantikannya lalu tanyalah agamanya. Jika kecantikannya tidak di sukai, maka ia menolak wanita tersebut bukan karena agamanya namun karena tidak merasa klik, dengan kecantikannya.

Seperti apa, kecantikan itu :

✓ Kecantikan adalah hal yang relatif, terkadang seorang wanita sangatlah cantik di mata seseorang,
namun menurut orang lain tidaklah demikian,
Maka kecantikan adalah sesuatu yang berbeda penilaian dan tolok ukurnya bagi setiap lelaki.

✓ Untuk memastikan kecantikan wanita yang akan ia pilih, harus dengan melihat langsung, Bukan berarti kita tidak percaya, dengan berita yang disampaikan kepada kita, akan tetapi
* Kecantikan versi yang menyampaikan berita, berbeda dengan kecantikan versi mata kita,
* Hendaknya jangan mencukupkan dengan informasi yang masuk kepada kita tentang kecantikan wanita tersebut tanpa memandangnya secara langsung(Nazhor).

✓ Kecantikan itu, bukanlah seperti penilaian manusia pada umumnya seperti :
– kulit putih dan mulus,
– tinggi semampai
– tubuh yang proporsional
– rambut lurus panjang menjuntai
– mata bulat, dan hitam
– alis tipis memanjang
– bibir sensual dan hidung mancung
– gigi kecil ,rapat dan berbaris rapi.
Dan sederet ciri yang di masukkan manusia, dalam memberi penilaian tentang sebuah kecantikan bagi seorang wanita, yang ternyata itu semua, keliru dan tidak benar…

Perlu bukti,
Lihatlah…setiap tahun, pemilihan Miss universe, yang katanya :”penobatan gadis tercantik sejagad”…,
Pertanyaannya, apakah semua lelaki sepakat, bahwa Miss universe itu memang wanita tercantik, yang di idolakan semua lelaki, yang semua lelaki ingin menikahinya, yang menjadi impian semua lelaki…
Ternyata tidak…
Bahkan mau melihat dia saja kadang malas, sdh gak faham agama , malah tampil membuka aurat.

Maka lihatlah, bagaimana kecantikan yang Allah definisikan langsung dengan lengkap di dalam Al-Qur’an

Allah ta’ala berfirman

فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء

“Maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi…” (QS 4:3)

Maka, makna wanita cantik, yang menjadi kriteria kita dalam memilih pasangan adalah :

—” yang menyenangkan hati saat melihatnya”—

✓ Maka pilihlah wanita yang cantik, yang ketika kita melihat dia, hati kita langsung “KLIK”

✓ Saat hati kita klik, disitulah chemistry nya dapat,,, kita akan senang melihatnya, teduh saat memandangnya, dan menenangkan hati saat di dekatnya.

✓ Adapun definisi cantik yang banyak di fahami kaum lelaki saat ini, adalah definisi cantik yang membangkitkan syahwat, bukan cantik yang menyenangkan hati kita.

والله اعلم بصواب

_____

CIRI DITERIMA TAUBATNYA SEORANG HAMBA, BIASANYA DIIKUTI 5 KEMUDAHAN:

⚘Pertama, Allah SWT mudahkan dalam hatinya muncul rasa nikmat beribadah. Sholat bisa khusyu’, nikmat duduk berlama sambil dzikir, nikmat qiyamul lail, nikmat puasa, nikmat di majelis ilmu dan seterusnya. Bahagia hatinya saat beramal kebaikan ..
⚘Kedua, Allah SWT mudahkan ia menegakkan amalan sunnah. Jika sudah nikmat dengan yang wajib. Ia akan dekat dengan yg sunnah. Mulai memburu amal lain sebagai upayanya menutup kekurangan ..
⚘Ketiga, Allah SWT mudahkan baginya bertemu dengan kawan yg shaleh. Ini sebagai penjaga bagi pertaubatannya. Allah menjaganya dengan menghadirkan kawan-kawan shaleh di dalam perjalanan taubatnya ..
⚘Keempat, Allah SWT mudahkan hatinya menerima nasihat. Hatinya melembut. Hidayah mudah masuk saat menerima nasihat kebaikan. Sehingga perilakunya terjaga dari keburukan ..
⚘Kelima, Allah SWT mudahkan air mata keluar dari dua matanya. Ia mudah menangis. Bukan karena cengeng tapi karena mengingat semua dosa masa lalunya. Ia menangis karena mengingat semua nikmat Allah. Ia menangis atas kesempatan yg sudah Allah berikan. Ia menangis sebagai bentuk penyesalan, sekaligus rasa syukurnya kepada Allah ..
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang menikmati ampunan Allah Ta’ala … Aamiin ..
Wallahu’alam bishshawab.

____

—” Bunga Janda Bolong “—.

Bismillah

Awalnya saya kaget, ketika mendengar sebuah berita,yang menyebutkan adanya sebuah bunga yang di beri nama “Janda Bolong”.
Bahkan yang mengagetkan lagi, harga itu Bungayang luar biasa… sehingga banyak emak2 pecinta bunga, harus merogoh koceknya dalam2 demi memiliki bunga itu.
Dan yang membuat saya makin menggelengkan kepala, adalah nama bunga itu sendiri, memakai nama janda bolong,
Yang mana Jika dinilai dari makna bahasa, Maka mengarah kepada konotasi yang negatif.

✓ Apakah maksud pemberian nama bunga itu dengan memakai nama itu, seolah olah mereka sengaja menyudutkan para janda…?

✓ Jika memang yang awalnya menamai nya orang kafir, maka kita maklumi,Sebagaimana Allah kabarkan tentang kerasnya permusuhan mereka kepada Islam, maka mereka akan selalu membuat ulah dan makar dengan berbagai cara,

✓ Jika yang memberi nama itu seorang muslim, maka ini musibah besar. Bagaimana bisa seorang muslim, yang beriman kepada Allah, justru melanggar apa yang Allah perintahkan kepadanya.
Sungguh Allah telah melarang kita dalam memanggil seseorang, dengan panggilan gelar keburukan,

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok),

Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok),

Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri (maksudnya, janganlah kamu mencela orang lain, pen.).

Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar (yang buruk). Seburuk-buruk panggilan ialah (penggilan) yang buruk (fasik) sesudah iman.

Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka sesungguhnya mereka itulah orang2 yang zholim.
(QS. Al – Hujurat [49] : 11 ).

Maka , menamai bunga itu dengan sebutan janda bolong,(yang makna nya konotasi negatif, melecehkan para janda),,,
Bisa kita bayangkan :

– Ketika dia menyebutnya, maka ada berapa janda yang terkena imbasnya, dan jelas sebutan bunga ini, mengarah kepada yang statusnya janda,

– Apakah seluruh janda memiliki agama n perangai buruk, seperti yang ia sebutkan dan yang ia sematkan (janda bolong),

– Alangkah banyak yang akan menuntut dia di hari kiamat nanti, dengan penggunaan nama yang sengaja ia tujukan kepada status janda yang mereka sandang.

– Yang mengerikan lagi, penyebutan ini, diikuti oleh orang2 jahil, sehingga mereka saling tolong menolong dalam berbuat dosa,

– Hendaknya kita, berhati – hati dalam berucap, karena lisan adalah…pintu dosa terbesar dan paling mudah untuk kita melakukannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim adalah kefasikan (dosa besar), dan memerangi mereka adalah kekafiran.”
(HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)

# Yang seharusnya kita perbuat, kepada para janda adalah menolongnya, meringankan beban hidupnya, menjaga dan memuliakan mereka.

# Tidak akan pernah sempurna keimanan kita, sampai kita memperlakukan saudara muslim kita, sebagaimana kita ingin diperlakukan.

والله اعلم
______

“ADU DOMBA”

Ada sebagian kaum muslimin yang GAGAL PAHAM menganggap bahwa Dakwah Sunnah itu tukang ADU DOMBA, PROVOKATOR, dan PEMECAH BELAH UMAT. Semua TIDAK BENAR!!

Dari mulai saya yang hanya BUBUK RANGINANG, hingga Ustadz Firanda yang seorang PENGAJAR MASJID NABAWI, visi-misi kita SAMA. Sederhana! tidak ada yang ditutup-tutupi hanya,

1. Mendakwahkan TAUHID membantah SYIRIK,
2. Mendakwahkan SUNNAH membantah BID’AH. Titik.

Tapi kalo ternyata di masyarakat terjadi banyak PERSELISIHAN, ada anak yang melawan bapaknya karena ga mau ikut TAHLILAN, ada yang GAGAL MENIKAH karena beda manhaj. Para tokoh agama MARAH karena ajarannya DIBANTAH. Ini lah KONSEKUENSI Dakwah Tauhid yang sudah terjadi sejak zaman Rasulullah dan para salaf shaleh.

RASULULLAH dijuluki AS-SHABI’ orang yang KELUAR dari tradisi nenek moyang. Dituduh PENYIHIR karena membuat ayah dan anak TERPISAH.

IMAM AHMAD harus DIPENJARA dan DISIKSA karena menolak pemahaman khalifah Al-ma’mun yang beraqidah Alquran adalah makhluk.

IMAM SYAFI’I harus dimusuhi oleh para SUFI di negaranya yang dibantah dengan keras bahkan disebut DUNGU.

IBN TAIMIYAH harus DIPENJARA bahkan DIPUKULI oleh musuhnya, karena membantah aqidah sesat PARA AHLUL KALAM yang MENOLAK SIFAT ALLAH DENGAN AKAL MEREKA.

SYAIKH ABDUL WAHAB harus DIFITNAH wahabi dan khawarij karena MEMBASMI para QUBURIYYUN (PENYEMBAH KUBUR) yang mengkeramatkan makam para sahabat.

Begitu pun yang terjadi sekarang di Indonesia. Ada yang menuduh KHAWARIJ, MUJASSIMAH, MURJI’AH, SYI’AH, SAUDI ANTEK AMERIKA. Laa hawala wa laa quwwata illa billah..

Karena SETANNYA sama maka hingga hari kiamat pun ini lah konsekuensi Dakwah Tauhid.

Maka satu”nya jalan agar kita bisa BERIDIRI TEGAK sebagaimana tegaknya para SAHABAT, adalah sabda Rasulullah, saat banyak perselisihan maka..

“GIGIT LAH DENGAN GIGI GERAHAM SUNNAH RASULULLAH, DAN SUNNAH KHULAFAUR RASYIDIN”

Bagi para PEJUANG Tauhid dan Sunnah, selamat berjuang saudaraku. TEGAR!! Yakin lah ini lah seutama” JIHAD di zaman fitnah ini.

Hadanallah waiyyakum,
Barakallah fikum ikhwah fillah..

____

—Kerasnya Suara Petir – Yang Menakutkan—-

Bismillah….

Siapa diantara kita yang tak kenal dengan petir, kilat dan guruh.
Suara nya yang sangat menggelegar…benar2 membuat jantung kita berdegup, bahkan sampai ketakutan. Dan tidak lah sebuah benda disentuhnya kecuali akan hangus seperti terbakar.

Maka guntur adalah suara yang membentak awan.
Sedangkan kilat adalah kilauan air atau kilauan cahaya. … ”
(Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah, 24/263-264)

Ketika menafsirkan surat al Baqarah ayat 19, As Suyuthi mengatakan bahwa
: petir (ar ra’du) adalah malaikat yang ditugasi mengatur awan.
Ada juga yang berpendapat bahwa petir adalah suara malaikat.
Sedangkan kilat (barq) adalah kilatan cahaya dari cambuk malaikat tersebut untuk menggiring mendung
(Tafsir Jalalain dengan Hasyiyah ash Showi 1/31, ed).

Diantara Sunnah petunjuk nabi, ketika mendengar petir…adalah agar kita bertasbih dan memuji Allah,,,

Apabila Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

(Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya).

Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

”Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”.
(Lihat Adabul Mufrod no. 723, dishohihkan oleh Syaikh Al Albani)

Ternyata, selain suara gemuruh petir, ada juga suara yang lebih keras dari suara petir,
Suara yang kalo terdengar di telingga, Selain membuat takut,
Bisa membuat mata menangis,
Bisa membuat hati teriris,
Bisa membuat perasaan hancur, Dan bisa mengoncangkan jiwa.

Suara apakah itu…?
Yaitu “Suara bentakan seorang suami kpd istrinya”

Ya Ikhwan ,
mungkin suara mu itu kecil,dan tidak terlalu keras. Mungkin bagi mu itu hal sepele dan biasa. Mungkin kau beralasan, itu sudah karakter diri mu,
Mungkin kau berfikir, bentakan itu untuk menjaga wibawa mu…

Ya Ikhwan…
Beradablah kepada istri mu,
Perlakukanlah ia dengan mulia dan akhlak yang baik,
Jangan kau samakan sikap kepadanya dengan sikap kepada selain diri nya,
Tak berartikah dia bagi diri mu,

Ya Ikhwan… Hatinya begitu lemah n rapuh,
Satu bentakan dari mu saja,
Sudah cukup untuk menghancurkan hidupnya.

Sebaik – baik kalian, adalah orang yang paling berbuat baik kepada istri nya.

____

Benarkah…Akhwat Yang Berusaha Memperbaiki Diri, Berpenampilan Syar’i…
Akan Menyulitkan Ikhwan Untuk Mengenali Kecantikan Wajah Dan Agamanya…???
Lalu Bagaimana Akan Datang Jodohnya, Sementara Mereka Saja Bersembunyi Dan Menutup Diri…???

Bismillah…

Mungkin termasuk syubhat, yang menghinggapi para akhwat, ketika mereka berniat untuk berhijrah, ketika mereka berniat untuk memperbaiki diri,
ketika mereka ingin meraih ridho Ilahi, Maka berbagai bisikan setan, masuk ke dalam hati, untuk menggoyahkan niat mereka.

Diantara syubhat,yang benar benar membuat mereka ragu dan takut, seandainya mereka mulai memakai hijab syar’i, diantara nya cadar…adalah :

✓ Jika berhijab lebar…apakah masih terlihat bahwa dirinya cantik …?

✓ Jika bercadar, apakah lelaki akan menemukan dirinya untuk menikahinya …?

✓ Jika bercadar, apakah benar akan membuatnya seperti orang yang kuper, terbelakang dan ketinggalan zaman…?

Wahai saudari ku… ketahuilah bahwa :
# Syariat memerintahkan wanita agar berpakaian syar’i,
# Maka berhijab lah dengan niat ikhlas di hati
# Berhijablah karena itu adalah termasuk ketaatan dan amal Sholeh

Maka,setelah kita memahami konsekuensi hijab, maka masalah ketakutan akan jodoh/tidak mendapat jodoh…insya Allah akan hilang dari dalam hati.

Lalu bagaimana cara Allah mengantarkan seorang lelaki yang Sholih, untuk menemukan wanita Sholihah yang yang biasanya mereka sulit untuk mengenali dan menemukan mereka :

1. Kembali ke kaedah perjodohan yang telah disebutkan di dalam Al-Qur’an, surat an-Nuur ayat : 26
Yaitu : laki-laki yang baik ,hanya untuk wanita yang baik-baik.

Maka… Allah dengan segala hikmahnya, yang akan mengatur pertemuan lelaki yang baik, dengan wanita yang baik, melalui suatu cara, yang terkadang tidak pernah kita terfikir kan sebelumnya.
Allah akan dekatkan apabila mereka berjauhan. Allah akan membuat mereka bertemu dan saling kenal, dari yang sebelumnya tidak pernah saling tahu, Bisa jadi melalui perantara orang tua dan kelurga, melalui teman atau melalui media sosial dll.

2. Allah akan mudahkan dia, menuju perkaranya,
Menuju calon jodohnya,
Menuju orang yang ditakdirkan akan menjadi pendampingnya.
Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits
:’ Beramal lah…karena sesungguhnya, seseorang akan di mudahkan (menuju tujuan amalan itu),”
Maka Allah akan mudahkan urusan nya.
Jika rejeki sempit, tiba2 Allah luaskan, jika Ayah calon mertuanya TDK setuju, lalu Allah buat calon mertua ibunya setuju, hingga mempengaruhi sang ayah agar menyetujui pernikahan mereka dll.

3. Allah berikan kita, 3 alat sensor yang luar biasa.
Yaitu mata, telinga dan hati.
– Maka kecantikan fisik, akan diketahui dengan pandangan mata…tetapi,jangan segera puas pada titik ini,karena yg terlihat oleh mata, belum bisa mewakili keseluruhan karakter si wanita.
– Kita bisa mengetahui,karakter dan sifat2 si wanita melalui telinga, melalui apa yang kita dengar darinya, dan apa yang kita dengar dari orang2 tentang dirinya.
– Setelah penelitian melalui mata, dan telinga, maka hasil akhirnya kita serahkan kepada hati kita Apakah ini wanita yang kita cari, Apakah dia yang akan menjadi pendamping kita,
Apakah kita merasa klik dan cocok dengan dia,
Semua itu, hati yang menjawabnya.
Hati yang merasakannya…
Dan ini tidak bisa di tipu
Tidak bisa dipaksakan
Ketika hati kita merasa berat, dongkol, nyesek, sekalipun si akhwat memiliki kecantikan yang jelita, Maka sejatinya kita tidak klik dengan si wanita itu, dan sebaiknya kita mundur dan urungkan. Karena jika kita memaksa, maka akan terjadi pergerakan karena ketidak cocokan dan ketidak nyamanan.

والله اعلم بصواب

_____

Wanita Muslimah Tidal Mencari Alasan Untuk Tidak Berhijab.

Subhanallah…Muslimah yang memakai pakaian syar’i bukan berarti dia pintar atau berilmu tinggi, namun Krn ingin mentaati perintah Allah dan RasulNya. Ingin mendapat ridhoNya ,ingin SyurgaNya ..TDK mudah utk memakai hijab syar’i. Segala resiko sdh menjadi pertimbangan, hanya iman yg membuat bertahan, jika ternyata ada muslimah yg berhijab syar’i namun masih Selfi ..atau perbuatan yg TDK sesuai jgn salahkan hijabnya , namun karena ilmu yg blom sampai padanya. Sebaiknya nasehati dan beri motivasi itu akan lebih memperbaiki dari pada mengolok atau menghujat krn ilmu Allah itu luas. .boleh jadi dia tahu sesuatu ilmu namun blom tahu ilmu yg lain maka maklumlah. Krn kesempurnaan hanya milik Allah.. wallahu a’lam

Nasehat Mutiara Islami #2

Maafkan Aku…,Ku Harap Kau Akan Mengerti

Bismillah…

Terkadang Allah menguji kita dengan sesuatu dari apa-apa yang disenangi oleh syahwat,

Terkadang Allah menguji kita dengan apa-apa yang hati ini condong untuk mengambilnya,

Terkadang Allah menguji kita dengan sesuatu, yang memang kita sangat menginginkannya,

Bahkan terkadang, Allah menguji kita dengan sesuatu yang kita pun sangat mencintainya,

✓ Bukankah Allah telah menguji keimanan para sahabat dari pasukan pemanah, dengan kemilaunya ghonimah saat perang Uhud… hingga mereka mengabaikan perintah Rasulullah?

✓ Allah pun telah menguji Istri Al ‘Aziz dengan ketampanan nabi Yusuf, hingga si wanita berhasrat ingin berzina dengan nya,

✓ Allah juga telah menguji hatinya Abu Tholib dengan kebesaran nama kabilahnya, hingga ia lebih memilih mati dalam kekafiran.

✓ Allah juga telah menguji Ka’ab bin Malik dengan dunia, hingga dia gagal mengikuti perang Tabuk,

✓ Dan Allah pun telah menguji ‘Imron bin Hothon dengan wanita cantik, hingga ia berpindah ke aqidah khawarij.

Begitulah Allah… dalam memberikan ujian dan fitnah,
Allah akan uji seseorang dengan suatu perkara – Yang ia senangi,
– Yang disenangi hawa nafsunya
– Yang disenangi syahwatnya
– Yang jiwanya condong kepadanya,
– Yang semua itu, akan membuat kita terfitnah, hingga lalai dari ketaatan dan kekhusyuk’an, dan akan menjauhkan kita dari jalan kebenaran.

Ketahuilah…banyak yang berguguran jatuh dalam fitnah yang Allah timpakan,
Karena memang hati2 kita condong menyukai keburukan.

Maafkan lah aku…
# Jika nanti aku diam, bukan berarti aku tak mengetahui… hanya saja, beginilah cara ku dalam menasehati diri ku dan kalian,
# Jika nanti aku tak mengikuti dan mengiyakan keinginan kalian, sesungguhnya inilah cara ku untuk menegur atas kekeliruan yang terjadi,
# Jika nanti aku berbicara, mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan ini salah dan keliru, dan kalian tersinggung dengan ucapan ku, maka ketahuilah, inilah selembut – lembutnya lisan yang aku punya dalam menasehati dan menyampaikan kebenaran,
# Aku hanya tak ingin, aku, kamu dan kita semua jatuh dalam sebuah kekeliruan yang akan menyesatkan hati-hati kita dari lurus jalannya Allah.
# Aku tak mentazkiyah bahwa aku orang yang suci… hanya saja, Aku takut Azab Allah akan menimpaku jika aku berdiam atas kekeliruan mu dan ikut di dalamnya.

Sungguh menjaga hati itu sangatlah sulit. Ku harap kau mengerti bahwa syariat adalah batasan kita bermuamalah.
Carilah ridha Allah…
Walaupun harus mengorbankan perasaan dan keinginan hati.

Jikalau Allah ridha, dengan ketulusan hati kita dalam mentaati aturannya,
Ketahuilah…
Bahwa Allah tak akan pernah menolak do’a seorang hamba-nya, apalagi hamba yang beriman yang berusaha menjaga dirinya untuk menjauh dari apa yang Allah haramkan.

Kuharap Engkau akan mengerti akan sikapku,
Entah itu sekarang, Atau pun nanti. Apa yang aku lakukan, hanya ingin agar kita tak jatuh pada jurang dosa yang sangat dalam dan membinasakan.

والله اعلم بصواب

____

BERHIJAB TAPI MUNAFIK

Tertawa masih keras
Emosi tidk terkontrol,
Bercnda seringkali kelewatan dan tidak menjaga ucapan ,serta masih SANGAT sering mengeluh dll…
Iya itu SAYA

Apakah pernh terlintas di fikiran klian

“Kok bisa ya.. berHIJAB tapi kelakuannya masih sperti itu ?”

Begini KAWAN…

berHIJAB bukn berarti berubah jadi MALAIKAT

Saya sedng berusaha untuk memenuhi kewajiban saya sebagai wanita MUSLIMAH,
Meskipun BELUM sepenuhnya memenuhi SYARI’AT. Allah memerintahkan Nabi until mengatakan kepada Perempuan2 beriman until Berhijab. Pertantaannya, kamu beriman tidak? Orang-orang beriman akan merasa terpanggil. Dia akan memenuhi segala kewajiban yang diperintahkan Allah, rabbnya.

Jika engkau BERHIJAB
Kemudian ada orang yng
Mempermasalahkn akhlaq mala katakan kpda mreka

“Bahwa antara JILBAB dab AKHLAK adalah 2 HAL yang SANGAT BERBEDA”

Berkerudng secara Syar’i (bukan ikutan trend) Adalah MURNI printah ALLAH !
WAJIB bagi semua wanita muslimah yng telah baligh.

Sedangkn…

Akhlak Adalah budi pekerti yng bergantung pada pribadi masing-masing.

Jadi…..
Jika seseorng berkerudung melakukn dosa atau pelanggaran, itu BUKAN karena kerudungnya melainkan karena akhlaknya.

Banyak orang di luar sana yng bilang:
PERCUMA TUTUP AURAT KALAU MISKIN AKHLAKNYA !”

HEii..!!
Apa salah mengikuti contoh yang baik ?

TIDAK ADA ISTILAHNYA
“PERCUMA” DALAM MELAKUKAN KEBAIKAN !!

Setiap orang itu punya pengalaman yng berbeda dalam HIJRAHnya.

Jadi dimaklumi yah!!!!

Karna selama proses hijrah itu:
Ada yg cepet baik
Ada yang kurang baik Dan
Ada yng masih lama baiknya.

Dan karena
TINGKATAN ILMU, LINGKUNGAN dan MOTIVASI yng dimiliki juga berbedaa.

Maka JANGAN SAMPAI NGE-JUDGE ORANG
(tuduh orang), Karena
Nge’JUDGE dan BUKA AIB ORANG lain itu GAMPANG ya..
TAPI…
BERKACA dari AIB SENDIRI itu yang SUSAH pake banget“

#MUHASABAH

____

Wanita – Wanita Yang Hebat.

Bismillah…

Rasulullah pernah bersabda :

مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَغلَبُ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ.

: “ Aku tidak pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya tetapi bisa mengalahkan akal lelaki yang kokoh daripada salah seorang kalian (kaum wanita).”

(Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 1462 dan Muslim no. 79).

Inilah wanita…
– makhluk istimewa yang Allah ciptakan dari tulang rusuk,
– yang memiliki kebengkokan pada bagian atas nya,
– yang mendahulukan perasaan dalam mengambil keputusan
– yang penuh kelembutan dan manja
– yang memiliki kecemburuan yang sangat besar
– yang selalu menanggis jika sesuatu telah mengusik hati nya.
– yang lelehan air matanya, menjadi obat penguat bagi jiwanya, dan terkadang menjadi senjata untuk menundukkan lelaki.
– yang suaranya terdengar sampai ke dasar hati.

Tapi tahukah kita…
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki,
Tetap saja seorang lelaki(suami) tak dapat menggantikan perannya (sebagai istri), Apalagi hendak menyamainya.

Lihatlah kisah imam Asy-syafi’i…yang dibesarkan oleh seorang ibu yang single parent (janda), dimana ibunya harus :….
✓ mencari nafkah sendiri
✓ menjadi ibu sekalipun ayah bagi anaknya
✓ menjadi tulang punggung bagi keluarga
✓ menjadi pelindung, pengayom dan pendidik anaknya, hingga beliau sukses dalam dunia ilmu agama,
✓ sendiri mengurusi anak, tak membuat si ibu menjadi lemah dalam menyemangati dan mensupport anaknya,
✓ sulitnya keadaan tak pernah mematikan niat sang ibu, untuk menghalangi kemajuan bagi anaknya
✓ tetap mampu bertahan meneruskan hidupnya, dengan segala himpitan masalah yang menimpanya, yang semua tak menggoda jiwa nya utk menikah lagi. Dia yakin mampu meneruskan hidupnya dan hidup anak2nya tanpa harus menikah lagi
✓ yang tak pernah mengeluh…dan dia lalui dengan penuh keikhlasan, kesabaran dan ridho dengan takdir Allah.

Allahu Akbar…
Itu baru sebagian peran seorang wanita yang kita ketahui. Dan masih banyak lagi, kita tidak melihat ketegaran mereka dalam menjalani hidup ini.
Maka hormatilah para wanita,
Sekalipun dia janda, jangan pernah kita meremehkannya.
Kita, sebagai lelaki… jika berada di posisi mereka,
Kita tak akan pernah sanggup dan mampu memainkan peran penting itu.
Apalagi sampai mentargetkan anak untuk menjadi orang yang berhasil dalam meraih ilmu agama. Adapun mereka
Para wanita berstatus janda….
Sudah berapa ulama yang muncul, Hasil buah didikan dan kasih sayang serta perjuangan mereka yang sangat menakjubkan.

Berhati hatilah mempermainkan dan menyakiti hati wanita. Mereka sangat muda terbawa perasaan,
Bahkan hati mereka terlalu peka hingga mudah di sakiti…

Orang yang suka mempermainkan dan menyakiti paraa wanita, Adalah orang-orang yang tidak pernah tahu besarnya jasa perjuangan dan pengorbanan seorang ibu kepada dirinya.

والله اعلم بصواب.

______

Mungkin Waktu-nya Saja Yang Belum Tepat

Bismillah….

✓ Ingatlah… jika semua yang kita kehendaki, terus saja kita miliki, maka dari mana kita akan belajar tentang keikhlasan ?

✓ Jika semua yang kita impi-impikan, akan segera terwujud, lalu dari mana kita belajar untuk bersabar?

✓ Jika semua do’a kita… harus terkabulkan semuanya,
maka dari mana kita akan belajar usaha, ikhtiar dan tawakkal,

Seseorang yang dekat dengan Allah, bukan berarti tidak ada air mata yang jatuh,
Dan orang yang sangat tekun dalam berdo’a,
bukan berarti dia tidak mengalami masa-masa sulit,

Akan tetapi…
Biarlah sang penyelenggara kehidupan Yaitu Allah azza wajalla… Yang maha tahu,
kapan waktu dan kondisi yang paling tepat, untuk memberikan yang terbaik kepada kita.

Ketahuilah….bahwa orang yang hebat, tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan dan kenyamanan. Akan tetapi…
Mereka dibentuk dengan kesulitan, tantangan bahkan dengan cucuran air mata yang jatuh.

Maka gantungkanlah hidup kita sepenuhnya hanya kepada Allah semata.
Karena kita sejatinya sedang kuliah di universitas kehidupan.

Akan ada waktunya,
kau akan bahagia…
Mungkin saja,
bukan sekarang saatnya.

والله اعلم بصواب

_____

Sulitnya Menjaga Diri Di Atas Ketaatan

Bismillah…

Begitu Sulit nya untuk melakukan ketaatan,
Menjaga rutinitas amalan,
Dan untuk selalu Istiqomah di atasnya, Menandakan bahwa iman di hati ini yang terus berubah naik dan turun,
Hati yang lemah disebabkan dorongan syahwat dan masuknya syubhat-syubhat,
Sementara diri ini jauh dari orang-orang Sholeh dan penebar kebaikan.

Di situlah mata kita akan tersingkap, batin akan merana, dan jiwa yang kering kerontang akan meronta….
Karena Kita akan menyadari…
Bahwa yang kita butuhkan sebenarnya, Adalah sosok pendamping yang setia menemani kita,
setia mendengarkan kita dan
setia menasehati kita,
Agar kita selalu berada di atas ketaatan kepada Allah.

Seorang pendamping… yang bisikan nasehatnya menguatkan jiwa kita agar bersemangat di dalam beribadah, Seorang pendamping… yang tatapan matanya meneduhkan hati,
Dan seorang pendamping, yang akan menemani kita dalam perjalanan pulang menuju surga.

Inilah sosok yang kita butuhkan. Sosok yang sebenarnya kita sangat merindukan kehadirannya,
Sosok wanita, yang kedudukan nya lebih baik dari pada perbendaharaan harta dunia,
Bahkan dia lebih baik daripada perhiasan perhiasan dunia yang ada,

Genggamlah tangannya
Dan jangan pernah kau lepaskan lagi.

____

بسم الله الرحمن الرحيم

*Semakin Tinggi Ilmu Seorang Wanita, Maka Semakin Sederhana Pula Penampilannya*

🌻Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Mahal Pakaiannya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Menyederhanakan Pakaiannya Dengan Ilmunya.

🌻Wanita Berilmu Tidak Hanya Dilihat Dari Seberapa Lebar Hijabnya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bijak Ia Dalam Berhijab.

🌻Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Banyak Hiasan Yang Ia Pakai, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Memakai Ilmunyanya Untuk Hiasan Diri

🌻Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Memoles Wajah, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Menyembunyikan Wajahnya Dengan Ilmunya

*W A N I T A*

🌹Kau adalah bunga..
Yang mengundang banyak kumbang jika tak kau tutupi

🌹Kau adalah cermin..
Yang akan tergores jika membiarkan jarum-jarum menyentuhmu

🌹Kau adalah permata..
Yang akan hilang jika dipamerkan dikeramaian

🌹Kau adalah kapas..
Yang akan kotor jika dijalan berdebu

*🌺Wahai wanita..*
Kau indah.. sebab itu Allah memerintahkanmu untuk menutup auratmu..

*🌺Wahai wanita..*
Kau berharga.. sebab itu Allah melarangmu untuk memamerkan dirimu dikeramaian..

*🌺Wahai wanita..*
Kau bersih.. sebab itu Allah melarangmu dari segala perbuatan dan perkataan yang tidak pantas.
Untuk semua wanita yang masih menghargai dirinya..
Panjangkan hijabmu..
Tutupi auratmu..
Bersihkan media sosialmu..
Baguskan perangaimu..
Jaga perkataanmu..
Batasi pergaulan mu

✍️ Semoga bermanfat

_____

Bismillah..

#Untuk semua sahabat Fillah.

Terutama untuk Adik”ku di Dumay. Yang selalu mengerti dan mensupportku.
Dan juga untuk siapa saja yang mau berbagi ilmu lewat dunia Maya.
Biarpun Ana tidak mengetahui bagaimana rupa dan paras Antum wa Antuna.
Tapi in syaa Allah semoga persahabatan kita akan sampai di negeri akhirat dan bisa bertemu dan saling memberi syafaat seperti kajian pendek di bawah ini 👇.

(MEREKA MEMILIKI SYAFA’AT.)
Segala puji bagi Allah Tabaraka Wa Ta’ala dengan Nama-nama-Nya yang Husna dan juga sifat-sifat-Nya yang Mulia, Serta Shalawat semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam, para sahabatnya Radhiyallahu Anhum dan semua keluarganya.

🌹 Sungguh bersahabat dengan orang-orang yang Shaleh adalah nikmat yang sangat besar.

Umar bin Khattab Radhiyallahu Ta’ala Anhu berkata,
“Tidaklah seseorang di berikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang shaleh.maka peganglah erat-erat.” (Quutul Qulub 2/17)

Sangat banyak keuntungan memiliki sahabat yang shaleh di antaranya:

1.Sahabat yang shaleh akan selalu membenarkan/mendukung/mensupport tapi juga akan selalu menasehati kita ketika kita melakukan kesalahan.

2.Sahabat yang shaleh juga akan selalu mendo’akan sahabatnya, karena apabila ia mendo’akan sahabatnya, sedangkan sahabatnya tidak mengetahui, Maka Malaikat juga meng-Amin-kan do’a tersebut sambil mendo’akan juga bagi yang berdo’a tadi.
Artinya orang yang mendo’akan juga mendapatkan apa yang ia do’akan kepada saudaranya.

3.Sifat keshalehannya dapat menular kepada sahabatnya tersebut.

Dan masih banyak lagi keutamaan berteman dengan orang yang shaleh.
Semoga kita termasuk orang-orang yang di mudahkan untuk memiliki sahabat seperti yang di maksud tersebut.
Aamiin allahumma Aamiin.

_____

💎Hijrah adalah Perjalanan Indah Namun Berliku💎

🍀Berubah menjadi pribadi yg Allah inginkan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
_“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.”_ (HR. Ahmad 5: 363)

🍀Hanya mengharapkan pahala dari Allah saja, bukan pengakuan manusia. (An Nisa 100)

🍀Iman yang makin kuat, ibadah yang lebih indah.
Hijrah itu membuatmu semakin rajin melakukan amal sholeh. Mempelajari sunnah Rasulullah, memahaminya dan mulai melaksanakannya.
Karena pemahaman agama ini didasari oleh dalil berdasarkan Al Quran & sunnah sesuai pemahaman para sahabat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

_”Aku tinggalkan dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama kalian berpegang teguh dengan keduanya yaitu Kitabullah dan Sunnahku, serta keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya mendatangiku di Telaga (di Surga).”_ Hadits shahih riwayat al-Hakim (I/93) dan al-Baihaqy (X/114).

🍀Semangat memperbaiki diri, bukan merasa lebih baik.

🍀Hubungan yang semakin kuat dengan Allah dan semakin indah dengan manusia.

♻ Proses hijrah kitapun berbeda beda ya ukhty fillah
Ada yang hijrah setelah mendapat ujian/cobaan…
Ada yang hijrah setelah bergaul dengan orang2 sholeh…
Ada yang hijrah karna mengingat kematian…
Ada juga yang hijrah setelah membaca nasehat2 dari akun dakwah dan banyak lagi proses hijrah yang lainnya .

🛡 Walaupun proses hijrah kita berbeda beda insya Allah tujuan kita pun sama..
yaitu untuk mendapatkan JannahNya.

🔹Hijrah butuh niat ikhlas dan tekad kuat…
Karna hijrah itu ACTION…
bukan nunggu…
Hijrah itu didatengin..
dicari, bukan ditungguin.
Duh kok berat amat ya mau hijrah?

Iyaa, karna Surga diliputi dengan perkara yang dibenci jiwa.. sedangkan neraka diliputi dengan perkara yang disukai nafsu.
Karena Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
_”Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”_ (HR. Muslim)

🔻 Alhamdulillahiladzi binimatihi tatimush shalihat atas hijrah ini..
bagaimana dengan mu teman?
kapan ikutan hijrah?

#Mitramuslim

Nasehat Mutiara Islami

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🔰TANDA SEORANG HAMBA MENCINTAI ALLAH DAN RASUL-NYA.

✍🏻 Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu:

من أحب أن يعلم أنه يحب الله ورسوله، فلينظر فإن كان يحب
القرآن فهو يحب الله ورسوله ﷺ. ”

Siapa saja yang ingin mengetahui apakah dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka hendaklah dia memperhatikan; jika dia mencintai al-Qur’an maka berarti dia mencintai Allah dan Rasul-Nya shallallahu alaihi was sallam.

📚 (Shahih, diriwayatkan oleh ath-Thabrany no. 8657 ).

______

Hati Mu Takkan Sanggup – Maka Meghindarlah

Bismillah…
Sesungguhnya Allah telah memuji hati-hati kita, dengan menjadikannya sebagai sesuatu
– yang akan Allah lihat,
– yang akan Allah perhatikan, dan
– yang akan Allah akan istimewakan di hari kiamat nanti,
Yaitu bagi hati-hati, yang datang menghadap kepada Allah di hari kiamat nanti dengan hati yang bersih.

Hati yang bersih, adalah hati yang selamat dari penyakit dan racun yang menyerangnya.
Diantara penyakit hati adalah :

# terpautnya hati/jatuh cinta kepada lawan jenis yang belum halal #

Dan inilah perangkap tersukses setan,dimasa pandemi dan masa sekarang ini,
Yaitu dengan menjebak manusia agar terjatuh dan masuk dalam jebakan mabuk asmara (al-isyq),
– akan membuat fikiran kita selalu galau
– akan membuat kita tersiksa karena memikirnya dia,
– akan membuat kita down utk menuntut ilmu dan beramal,
– akan membuat kita menyendiri dan jauh dari orang2 sholih,
– akan membuat kita, berani melanggar larangan Allah, seperti melakukan komunikasi intens, berpacaran, merayu dan sebagainya
– akan menjerumuskan kita, jika telah sampai pada titik puncak, agar berbuat zina,
– bisa saja membuat kita berpindah ke manhaj yang salah atau bisa jadi membuat kita sampai murtad, keluar dari Islam.

Itulah, ketika hati kita tertarik kepada seseorang, Lalu kita tidak mau tunduk mengikuti syariat. Malah kita senang mengikuti syahwat. Hingga melakukan hubungan yang dilarang syariat. Maka saat itu juga, hati kita terserang penyakit kronis yang gawat.

Ingat Ikhwan….
Wanita itu, fitnah yang paling besar yang pernah disebutkan oleh Rasulullah bagi laki-laki.

Jika kita belum mampu untuk menghalalkannya, Maka simpanlah perasaan mu, dan jangan kau ungkapkan.

Kepada Allah sajalah kita meminta pertolongan.

والله اعلم بصواب

..

______

💦Bismillaahir Rahmaanir Rahim💦

🍂Kemarin saya bertemu dengan ibu-ibu….
Lalu mereka mengajak ngobrol, dan mereka bertanya, “KENAPA KAMU BERCADAR?”
Saya senang sekali dengan pertanyaan nya, karena ini kesempatan bagi saya untuk menjelaskan…
Lalu saya berkata: “Terima kasih bu pertanyaannya bagus sekali, izinkan saya menjawab tapi sebelumnya saya ingin jelaskan”…

🍂PERIHAL CADAR…
*1. CADAR adalah bagian dari syariat islam dimana ulama ada yg menghukuminya wajib dan sunnah.
*2. CADAR bukan tradisi orang Arab.
*3. CADAR bukan ciri khas Teroris, memang saya akui ada teroris yg pakaiannya cadaran, celana cingkrang dan jenggotan, tp tidak bisa kita menilai orang yg berpakaian seperti itu adalah teroris, yg membedakannya adalah Aqidah, casing boleh sama tp aqidah kami berbeda.
4. CADAR bukan berarti wanita suci yg tidak pernah berbuat salah, kami sama seperti yg lain, bisa khilaf juga dan kami tidak exclusif, kami bisa bergaul, bisa bercanda, bisa senyum, dan lain-lain, sama seperti manusia pada umumnya…
Jangan memandang kami sebagai orang yg aneh yg tidak bisa diajak bercanda dan beramah tamah, yg keliatan extrem dan lain-lain, tidaaakk kami tidaak seperti itu…

🍂Dan saya sendiri bercadar karena ingin menjalankan sunnah, saya berharap Ridho Allah Subhanahu wata’ala dari apa yg saya pakai, karena ini bagian dari syariat islam…
Lalu mereka (ibu²) itu tersenyum dan mengatakan: “Saya senang ngobrol dengan mu”…

🍂Masyaa Allah saya pun senang bu, jangan anggap kami ini manusia aneh ya bu.
Kami manusia biasa, sama kaya ibu sekalian …
Puas rasanya bisa menjelaskan, lega hati ini…

{Jalani,nikmati,syukuri}

Untuk Muhasabah….

#Ummanis____ 🌹
#Coppas

______

Carilah Yang Terbaik Dan Jangan Mau Ambil Resiko

Bismillah…

Dan diantara Sunnah tuntunan nabi yang mulia, ‘alaihi sholatu wasallam dalam memilih pasangan adalah
– jatuhkan pilihan kita, pada point’ agama
– Jatuhkan pilihan kita, pada orang yang faham agama
– jatuhkan pilihan kita pada orang yang lurus aqidah dan manhaj beragamanya
– jatuhkan pilihan kita pada orang yang melakukan ketaatan dan amal Sholih
– jatuhkan pilihan kita pada orang yang mengamalkan Sunnah nabi di dalam kehidupannya
– dan jatuhkan pilihan kita, kepada orang yang tidak di cela akhlaknya dalam bermuamalah.

Sepenting itukah syarat memilih calon pasangan, terutama dalam memilih calon suami…?
Maka simaklah nasehat Rasulullah berikut,

Dari Abu Hatim Al Muzanni radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إذا جاءَكم مَن ترضَونَ دينَه وخُلقَه فأنكِحوهُ ، إلَّا تفعلوا تَكن فتنةٌ في الأرضِ وفسادٌ

“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai :
– agama dan
– akhlaknya,
maka nikahkanlah ia.
Jika tidak, maka akan terjadi fitnah dan kerusakan di muka bumi”
(HR. Tirmidzi no.1085. Al Albani berkata dalam Shahih At Tirmidzi bahwa hadits ini hasan lighairihi).

Jika nabi saja menganjurkan yang demikian, maka ilmu agama adalah poin yang sangat penting yang menjadi perhatian dalam memilih pasangan.
Karena bagaimana mungkin, seseorang dapat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, padahal dia tidak tahu apa saja yang diperintahkan oleh Allah dan apa saja yang dilarang oleh-Nya?
Dan disinilah diperlukan seorang suami, yang akan menjadi imam dalam sebuah keluarga, harus memiliki keilmuan tentang agamanya dan faham akan agamanya.

Maka pilihlah calon pasangan hidup yang memiliki pemahaman yang baik tentang agama.
Karena salah satu tanda orang yang diberikan banyak kebaikan oleh Allah adalah orang yang memiliki pemahaman agama yang baik.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

“Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapat kebaikan akan dipahamkan terhadap ilmu agama.” (HR. Bukhari-Muslim)

Perhatikan :
– Nabi menganjurkan memilih lelaki yang baik agamanya,
Sudah pasti dia seorang yang berilmu, faham dan mengamalkan ilmunya.
– Orang yang berilmu, tidak mesti harus lebih tua dari si wanita, atau lebih dewasa, atau lebih kaya, dan perbedaan lainnya, nabi hanya menyebut orang yang baik agamanya, karena dia memiliki ilmu tentang agamanya.
Bisa jadi ia lebih muda usia nya dari si wanita tersebut.
– Ketika kita memilih laki2 yang tidak faham agamanya, tidak tahu mana halal mana haram, mana perintah Allah dan mana yang dilarang Allah, berarti kita telah melakukan perjudian dalam memilih imam di dalam sebuah keluarga,,, dan kita akan berjudi juga tentang nasib akhir kita, apakah sang imam akan membawa kita ke surga di bawah komandonya,
Atau sang imam akan menyeret kita untuk masuk neraka ,Bersama sama.
– Dan jangan pernah berfikir,rumah tangga akan bahagia , jika imam pemimpinnya saja,,,tidak faham agama dan selalu memaksiati Allah, Tidak akan ada kebahagiaan.

✓ Apa iya, kita mau naik taksi, yang sopirnya kita tahu betul, baru pegang setir mobil, baru satu hari kemarin…???

والله اعلم بصواب

____

Tawanlah Dia Dengan Akhlak Lembut Mu

Bismillah…

Al-Hafiz Ibnu Hajar rahimahullah berkata :

قَالَ مُعَاوِيَةُ : يَغْلِبْنَ الْكِرَامَ وَيَغْلِبُهُنَّ اللِّئَام

Mu’aawiyah (radhiallahu ‘anhu) berkata: “Mereka para wanita (telah) mengalahkan para suami yang mulia, dan
mereka pun dikuasai oleh para suami yang buruk.”
(Fathul Baari 9/265).

Sungguh wanita adalah makhluk yang lembut dan sangat butuh dengan kelembutan. Hatinya bisa tertawan dengan kelembutan…. bukan dengan kekerasan sikap seorang suami.
Seorang wanita yang bertekuk lutut menyerah dihadapan seorang suami karena keras dan buruknya akhlak sang suami, bukan berarti menunjukan bahwa sang suami itu adalah suami hebat ….
Telah mampu menundukkan istrinya dan sering membuat istrinya menangis.

Karena jikalau tolok ukurnya bisa membuat istri menjadi tunduk dan takluk dengan sikap kekerasan…
Maka orang2 jalanan, preman, pembegal, petinju dan yang selainnya pun mampu melakukan hal yang seperti itu..

Akan tetapi suami yang bisa menawan hati istrinya dengan
✓ kelembutan,
✓ sering mengalah dan
✓ bersabar dengan sikap-sikap istrinya,
maka sesungguhnya itulah suami yang hebat dan mulia…

Berlemah lembutlah kepada para wanita, Karena mereka adalah makhluk yang diciptakan dengan penuh kelembutan.
Sungguh, diantara keburukan seorang lelaki, adalah apabila Allah telah mencabut sifat kelembutan dari dirinya.

والله اعلم بصواب

____

Jika Nanti Aku Berubah… Maka Peganglah Tangan Ku Dan Peluk Lah Tubuh Ku,

Bismillah
Jika nanti kau dapati keburukan akhlak ku kepada diri mu, ketahuilah bahwa sesungguhnya :

– Allah menciptakan setiap makhluknya dengan memiliki kebaikan dan keburukan,

– Hati manusia itu berbolak balik, kadang berada di atas kebaikan, kadang di uji di atas keburukan,

– Bisa jadi karena dosa ku, hingga Allah menjadikan ku ujian bagi diri mu,

Ketahuilah… mungkin suatu saat nanti, kau akan dapati dari diri ku, apa yang tidak menyenangkan mu, seperti :
✓ Lisan yang buruk, yang bisa melukai hati mu
✓ Atau bisa jadi aku menzholimi tubuh mu
✓ Atau pandangan ku yang membuat mu takut
✓ Diam ku yang membuat gelisah diri mu
✓ Marah ku yang membuat jatuh air mata mu
✓ Bentakan ku yang meremukkan hati mu

Itulah diri ku,
Terkadang aku tak kuasa mengendalikan sisi buruk diri ku,
Bukan berarti aku mengabaikan perintah Rabb-ku agar berbuat baik kepada istri, Bukan juga aku menyelisihi Sunnah Nabi yang memerintahkan agar memuliakan wanita,

Ketahuilah, sesungguhnya pada saat itu, Yang aku butuhkan hanyalah kelembutan, manja dan kasih sayang dari mu,
Aku butuh pelukan manja mu,
Aku ingin merebahkan tubuh ku dipangkuan mu,
Aku butuh belaian jemari tangan mu membelai rambut ku, Aku butuh untaian untaian nasehat yang keluar mengalir dari hati mu, Dan akan ku ceritakan apa2 yang telah menganggu fikiran ku,

# Aku hanya ingin, agar kau seperti Khadijah…yang mampu menenangkan Rasulullah, dari beban masalah yang di hadapi,
# Yang menjadi tempat bersandar dan berbagi,
# Yang menjadi tempat mengadu kedua setelah Allah,

firman Allâh Azza wa Jalla

: وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

:” Dan pergaulilah istrimu dengan (akhlak yang) baik.
Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu,
padahal Allâh menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” [An-Nisâ’/4:19]

Bantulah aku agar menjadi imam yang baik buat diri mu

والله اعلم بصواب

____

KOMPLAIN

Ada yang komplain kepada saya, “tau apa kamu tentang aswaja berani jelek2an aswaja?” Saya jawab “sejak dari kandungan saya sudah aswaja”.

Sejak kecil saya sudah dijejali dengan ajaran aswaja. TK, SD, Tsanawiyah, SMA. Tapi waktu itu saya hanya bisa menerima apa adanya karena nalar saya belum mampu untuk memilih dan menimbang.

Hingga saya mencapai usia dewasa, setelah bisa menelaah lebih dalam tentang apa yang saya pelajari, mulai banyak pertanyaan di kepala saya. Kok begini? Kok begitu? Kenapa begini? Kenapa begitu? Katanya begini tapi kok begitu? Hingga saya pelajari lebih mendalam pun, berguru, kitab, buku, tetap banyak kejanggalan yang nalar saya tidak bisa menerima yang akhirnya saya putuskan untuk berhenti.

Kalau lah dalam ajaran aswaja dahulu saya menemukan kebenaran, tentu saya tidak akan berhenti dan akan saya terus pelajari dan perjuangkan sebagaimana saya mempelajari dan memperjuangkan AHLUSSUNNAH (MANHAJ SALAF) Karena prinsip hidup saya sederhana,

“BENAR PERJUANGKAN, SALAH TINGGALKAN. BENAR PERTAHANKAN, SALAH AKUI DAN MINTA MAAF” Simple! No baper-baper!

Kenapa saya hijrah dari aswaja, karena terlalu banyak KONTRADIKSI yang saya rasakan. Bahkan bukan hanya sekedar teori tapi saya alami langsung dengan MATA KEPALA saya sendiri. Sehingga apa yang saya sampaikan status” saya tentang kejanggalan aswaja, itu hanya SECUIL dari kejanggalan aswaja yang saya tau dan alami. Masih banyak di kepala saya yang ingin saya ungkapkan tentang kejanggalan aswaja. Tapi tidak beradab jika saya bertindak demikian. Makanya apa yang saya sampaikan lebih dari WAJAR sebagai bentuk kepedulian saya terhadap agama islam yang saya cintai.

Penutup,

“jangan takut mengetahui kebenaran dan merubah seluruh hidup untuknya. Karena orang yang TUTUP MATA dan MENGINGKARI kebenaran, adalah orang yang selamanya akan hidup dalam KEPALSUAN dan berakhir dalam KEBINASAAN”

Barakallah fikum ikhwah fillah..

____

TANTANGAN HIJRAH

“Ga mau ah, ga mau hijrah. Nanti beda dong sama keluarga, guru, teman-teman. Orang tua tahlilan masa saya ga, guru menyuruh mengkafirkan pemerintah masa saya ga. Ga ah begini juga cukup kok yakin lah Allah mah maha pengampun” subhanallah..

Emang antum pikir surga itu MURAH apa? Dengan amalan dan KEBIASAAN antum saat ini sudah cukup dan bisa membeli surga dengan entengnya? Mimpi bosqu.

Dengan aqidah dan ibadah kita yang seadanya saja ga cukup. Apalagi aqidah dan ibadah kita itu TIDAK SESUAI dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah. Sedangkan SAHIH adanya jika amalan yang tidak sesuai dengan Rasulullah TERTOLAK. Ditambah MAKSIAT dan PENYAKIT HATI yang berkembang biak tanpa kita sadari, yang mengurangi bahkan menghapus pahala amalan” kita.

Apalagi masalah AQIDAH, jika Aqidah kita menyelisihi Rasulullah, maka resikonya lebih besar lagi. Misal Rasulullah dan salaf shaleh sepakat ALLAH DI ATAS. Eh, muncul aqidah Asya’irah yang mengatakan ALLAH TAK BERARAH dan BERTEMPAT. Dengan Syubhat jika Allah di atas maka Allah butuh tempat. Apakah jika Allah melihat Allah butuh mata? Jika Allah mendengar Allah butuh telinga? TIDAK! begitu pun Allah di atas. Allah tidak butuh tempat. Lantas bagaimana? JANGAN DIPIKIRKAN, CUKUP DIIMANI.

Darimana muncul penyimpangan AQIDAH ini? dari ILMU KALAM atau ILMU FILSAFAT yang kebanyakan MIKIR. Celakanya ini adalah Aqidah mayoritas umat islam di indonesia. Merasa aman dan akan masuk surga dengan aqidah seperti ini? Wal’iyadzubillah..

Mari belajar lagi dan perbaiki AQIDAH dan IBADAH kita ikhwah fillah..

Hadanallah waiyyakum..

Inspirasi Islami #3

KAMULAH ORANGNYA YANG MENJADI AKTOR DRAMA TERPANJANG ITU

Banyak diantara kita terpukau dan terkagum dengan drama Korea, drama Hollywood, drama Bollywood dan drama2 lainnya, dengan alasan jalur ceritanya, kisahnya yg menegangkan, mengharukan, menitikkan air mata,
Kok bisa begini, kok bisa begitu dan sebagainya….
Allahu Akbar, itulah perbuatan sebagian kaum muslimin sekarang ini,
Mereka mudah dibodohi, oleh sebuah film drama, yg itu hanya cerita settingan, sandiwara, fiktif dan tidak akan pernah terjadi di dunia nyata.
Seakan mereka lupa, bahwa mereka juga, adalah aktor panggung, di bumi nya Allah,
Mereka memiliki peran,
Dan mereka akan di pertanggung jawabkan tentang kehidupannya.

Dan diantara, balada kisah kehidupan anak Adam ‘alaihis salam, adalah Mereka jatuh pada perkara rasa di hati,
Perasaan yang membuatnya rindu, Membuatnya bersedih dan terluka, Ada takut dan harap, Ada cinta dan benci.
Terkadang membuat pusing,terkadang tertawa geli, itulah rasa ketika madu asmara mulai melanda.

Dan setiap kita, tak pernah bisa menghindar darinya,
Entah kita bersyukur bisa menumpahkannya jika Allah ridhoi kita untuk bersama,
Atau menahan rasa, terluka dan mencoba melupakan, jika memang takdir, harus tak sejalan.

Kitalah, aktor pemeran utama episode terbaik dalam cerita kehidupan,
Kitalah yang mengatur jalannya tiap adegan,
Dan penentu akhir drama itu.

Semua menginginkan perjalanan cerita indah yang akan di lalui,
Tapi semua lupa,
Melalui jalan yang mana, cerita indah itu di mulai.
Semua ingin berbahagia, tapi lupa dengan apa bahagia itu dapat di raih.
Semua ingin kemenangan, tapi lupa kalo kemenangan tak akan di raih oleh para pecundang.

Ketika kita belum siap untuk jujur dalam hijrah,
Untuk menerima semua syariat ketentuan Allah,
Kita belum berkeinginan memperbaiki diri…dan menjadi orang yang baik, maka jangan bermimpi kita akan meraih semua itu.

إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِالْأَمِيرِ خَيْرًا جَعَلَ لَهُ وَزِيرَ صِدْقٍ، إِنْ نَسِيَ ذَكَّرَهُ، وَإِنْ ذَكَرَ أَعَانَهُ

“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi diri seorang pemimpin/pejabat, maka Allah akan memberinya seorang pendamping/pembantu yang jujur yang akan mengingatkan jika dirinya lalai dan akan membantu jika dirinya ingat”
[Shahih. HR. Abu Dawud].

#Kebahagiaan itu milik Allah

#ALLAH hanya akan berikan kebahagiaan, kepada orang2 yang mau kembali kepada NYA

#Ukuran kebaikan seseorang, bukanlah kebaikan dia pada saat ini, akan tetapi, ada pada niat di hatinya yang terus berusaha semampunya untuk terus menjadi orang baik sampai akhir nanti

#Niat kita untuk memperbaiki diri, menjadi modal yang besar, agar mendapat pasangan yang baik, Dan pasangan yang baik, adalah cara Allah agar kita merasakan kebahagiaan di dunia, sebelum merasakan kebahagiaan di akhirat nanti

الله اعلم بصواب

****

—–Mau kah Engkau Ku Bawa Ke Surga…?—–

Bismillah…
Bila nanti, pilihan ku jatuh pada diri mu,
Ketahuilah,
– Sungguh itu pilihan yang berat dan berkali-kali aku mempertimbangkannya,
– Aku abaikan mata ku, dari setiap yang datang menghampiri,
– Aku abaikan telinga ku, dari suara2 yang memanggil,
– Aku kesampingkan syahwat ku, ketika fitnah itu mencabik2 hati ku,
– Aku buang ego dan keangkuhan ku, untuk mendengar dan menerima masa lalu mu,
– Ku yakinkan hati ini, agar memilih diri mu,
– Ku terus berdo’a menyebut – nyebut nama mu,
– Ku tutup separuh mata ini, dari siapa yang datang,
– Ku gembok rapat2 hati ini agar dia tidak berkhianat,
Dan semua itu,
Adalah perjuangan yang sungguh sangat berat bagi ku.

✓ Aku tahu kau tak sempurna,
✓ Aku tahu kau bengkok,
✓ Aku tahu kau memiliki kecendrungan mendahulukan perasaan dari akal logika,
✓ Aku tahu hati mu lemah dan mudah terguncang,
✓ Aku tahu kau hanyalah sebuah tulang rusuk, lemah dan lembut,dan butuh perlindungan,

✓ Mungkin kau bukan wanita yang berilmu,
✓ Mungkin kau bukan wanita yang ahli puasa dan shalat malam,
✓ Mungkin kau juga wanita yang cerewet n sedikit merepotkan,
✓ Tapi tetap ku yakinkan hati, agar memilih diri mu,

MENGAPA..???
Karena kau pernah berucap kepada ku,

–” Aku siap jika kau membawa ku ke surga”.–

Itulah ucapan, yang sangat meyakinkan dari lisan mu, sehingga hati ku pun berpihak untuk memilih diri mu.
Inilah sebaik-baik percintaan,
Percintaan yang akan membuat kita, bisa berjalan bersama di atas jalan kebenaran ini, di atas manhaj salaf.

Hanya di surga-lah cinta tanpa perpisahan….

فِي الْجَنَّةِ حُبٌ بِلاَ فِرَاقٍ

Adapun di dunia…betapapun kuat tali cinta tersebut,
Maka akan ada perpisahan.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

أَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ، فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ

“Cintailah siapa yang kau kehendaki…sungguh engkau akan berpisah dengannya”.
(silsilah al-ahaadits as-shahihah no 831).

– Percintaan saat di dunia pasti akan diakhiri dengan perpisahan…
– Jika cinta hanya sebatas di dunia saja, maka pasti akan diakhiri dengan perpisahan dan kesedihan…
– Jika engkau telah menjalin cinta…telah mencintai…telah jatuh cinta…telah menyayangi…
maka bersiaplah suatu hari engkau akan berpisah dengannya…
engkau yang meninggalkannya atau dia yang akan meninggalkanmu,
– Tidak ada kebahagiaan dan cinta yang sempurna kecuali hanya di surga-nya Allah nanti.

# Maka berusahalah agar membawa cinta mu dengan cinta-nya agar bisa sampai ke surga-nya Allah.

# Karena di surga inilah, rasa cinta akan menjadi indah, dan sempurna, serta tanpa kekurangan apapun.

Semoga Allah memudahkan kita…agar dapat memasuki surga-Nya bersama dengan orang-orang yang kita cintai dan kita sayangi.

والله اعلم بصواب

_______

# Cara Talqin yang Benar

Termasuk hal yang tidak tepat, praktek talqin terhadap orang yang akan meninggal yaitu mengulang-ulang talqin (laa ilaha illallah) dengan suara keras bahkan secara berjamaah di sisi orang yang akan meninggal

Ini bisa membuat:
1. Suasana gaduh
2. Yang akan meninggal tidak tenang

Imam An-Nawawi menjelaskan,

” ﻭَﻛَﺮِﻫُﻮﺍ ﺍﻹِﻛْﺜَﺎﺭ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺍﻟْﻤُﻮَﺍﻻﺓ ﻟِﺌَﻼ ﻳَﻀْﺠَﺮ ﺑِﻀِﻴﻖِ ﺣَﺎﻟﻪ ﻭَﺷِﺪَّﺓ ﻛَﺮْﺑﻪ

“Dimakruhkan memperbanyak membaca talqin secara terus-menerus agar suasana tidak sempit dan susah (bagi yang sedang sakaratul maut).”[1]

Cara yang benar adalah:
1. Membuat suasana tetap tenang
2. Membimbingnya dengan suara lembut di dekat telinga-nya agar dia mengucapkan kalimat “tauhid” [2]
3. Jika ia telah mengucapkannya, maka tetap tenang dan banyak berdoa
4. Jika Dia bersuara lagi dan mengucapkan kata-kata selain “kalimat tauhid”, maka ulangi kembali talqin dan bimbing kembali. Demikian seterusnya sampai kalimat terakhir yang ia ucapkan adalah kalimat tauhid, semoga akan masuk surga sebagaimana dalam hadits [3]

Semoga Allah memudahkan kita menghadapi sakaratul maut dan menjadikan kalimat tauhid sebagai kalimat terakhir

@Yogyakarta tercinta

Penyusun: Raehanul Bahrae

Artikel http://www.muslimafiyah.com

Catatan kaki:

[1] Siyar A’lam An-Nubala 4/418

[2] Sesuai dengan perintah dalam hadits

ﻟﻘﻨﻮﺍ ﻣﻮﺗﺎ ﻛﻢ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ

“Tuntunlah seseorang yang akan meninggal dunia untuk mengucapkan kalimat: ‘Laa ilaaha illa Allah’ ”(HR. Muslim)

[3] Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﺁﺧﺮ ﻛﻼﻣﻪ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﺠﻨﺔ

“ Barangsiapa yang ucapan terakhirnya adalah “Laa ilaaha illa Allah”maka akan masuk surga ” (HR. Abu Dawud, Irwa’ul Ghalil , no. 679)

Cara Talqin yang Benar

Add Pاn BB muslimafiyah.com D34FFC4A
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah

_______

# Ini Dia Beda Ramalan dan Prediksi
.
#IndonesiaBertauhid
.
-Mungkin sebagian orang kurang tahu bedanya antara ramalan (meramal haram termasuk syirik) dan prediksi (yang ini boleh)
.
-Sebelumnya, perlu paham dulu, dalam pelajaran TAUHID, sebab itu ada dua:
1. Sebab Kauniy
2. Sebab syar’i
.
-Kalau sebab kauniy, ini adalah hukum sebab-akibat alam atau memang ada penelitian bahwa itu adalah sebabnya
misalnya:
.
1. Api kalau kena air ya padam, kertas kena api terbakar dengan mudah
.
2. Minum paracetamol demam jadi turun (penelitian)
.
-Kalau sebab syar’i yaitu sebab yang ditentukan oleh syariat menjadi penyebab sesuatu, meskipun bukan penyebab secara kauniy
misalnya: Jika ingin dipanjangkan umur (berkah) dan dimudahkan rezeki maka silaturahmi (silaturahmi penyebab mudah rezeki)
.
-Nah kalau Ramalan, dia hanya menebak asal-asalan, TIDAK ADA INDIKASI sebab kauniy maupun sebab syar’i
misalnya:
.
-Meramal 3 tahun lagi seseorang akan sukses,
Padahal tidak ada indikasinya, dia juga malas dan tidak ada usaha
.
-Meramal akan menikah tahun sekian (dari mana dia tahu?)
.
-Kalau prediksi berarti ADA INDIKASI ATAU TANDA-TANDA nya. Misalnya predikasi perlombaan kuda, kuda A bakal menang karena kuat, besar dan memang sering menang lomba sebelumnya
.
-Coba tebak, “ramalan cuaca” masuk yang mana?
iya benar, itu masuk prediksi kalau ramalan cuaca nya ada indikasi sebab kauniy,
Jadi bisa diperkirakan besok hujan atau tidak berdasarkan tanda-tanda alam dan sebagainya, tentu ini ada ilmunya.
So, lebih tepat disebut “perkiraan cuaca”

-Sudah paham kan sekarang? Alhamdulilah, semoga kita dipahamkan ilmu TAUHID dan mengamalkannya, yang bisa mengantarkan kita dan keluarga masuk surga tanpa hisab.

BACA SELENGKAPNYA:
muslimafiyah.com/ini-dia-beda-ramalan-dan-prediksi.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

Inspirasi Islami #2

🌿Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakhatuh🌿

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

🕋Menggapai Hidayah..

Saudara Dan Saudariku Yang Dirahmati Allah.

Mari kita pelan2 Berhijrah, berusaha Menjadi Lebih baik dari yg sebelumnya, kita rubah kebiasaan buruk ,Moral yg rusak, Tuturkata yang Jorok, perbuatan yg keji dan tercela, menuju Akhlak yg mulia, moral yang Sholeh dan Sholehah agar kelak Kita berkumpul Dengan Para Nabi dan Syuhada.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا

“Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.”

📚(HR. Tirmidzi no. 1941. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 2201.).

Semoga Allah ta’ala Menanamkan Akhlak yg baik untuk kita semua..Khususnya Untuk ana pribadi .

Jazakumullah…

✍️@Ayyas izzul Muslim.
🌍Di lorong Kota Medan..

_______

🍁Amat banyak kalimat yang ingin dituliskan tak akan pernah cukup untuk menjelaskan betapa banyak cinta Allah kepada kita. Dia yang tak pernah kehabisan cara dalam menunjukkan cinta_Nya kepada kita…

🍁Ketika sesak sudah tak tertahan, ketika mulut sudah tak mampu mengutarakan, karena begitu beratnya ujian. Allah kirimkan nasehat dari postingan orang lain, kata-kata bijak yang dipoles hingga menembus relung hati, hingga akhirnya berlinang lah air mata kita dan berulang kali akhirnya kita mengucapkan syukur atas apa yang telah kita alami namun tak pernah kita sadari bahwa apa yang telah terjadi merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada hamba_Nya…

🍁Ketika keadaan ekonomi kita mulai melemah, lalu Allah hadirkan orang-orang yang menjadi sebagai perantara rezeki_Nya. Ketika kita sakit, Allah sedang memberi waktu jeda kepada kita untuk beristirahat, mungkin ambisi dan tenaga kita cukup terkuras untuk mengejar dunia yang tidak pernah ada habisnya. Maka Allah memberi jeda untuk kita mengingat akhirat…

🍁Doa mu, sujud mu, adalah hal yang begitu Allah senangi. Dosa mu, kufur mu, masih saja Allah nantikan taubatan nasuha mu. Maka sudah seharusnya kita hadirkan Allah dalam segala hal yang ingin kita lakukan…
Dan pada akhirnya kita akan sadar bahwa Allah lah yang selalu menjadi tujuan nomer satu, diantara tujuan-tujuan yang ingin kita tuju…

🍁Jalani,nikmati,syukuri🍁

_____

Hukum Selfie (Konsultasisyariah.com)

Banyak banget sekarang hobby selfy, mohon dijelaskan apa hukum selfie? Thank’s

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang keras seseorang ujub terhadap dirinya. Bahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutnya sebagai dosa besar yang membinasakan pelakunya.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ

Tiga dosa pembinasa: sifat pelit yang ditaati, hawa nafsu yang dituruti, dan ujub seseorang terhadap dirinya. (HR. Thabrani dalam al-Ausath 5452 dan dishaihkan al-Albani)

Di saat yang sama, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memotivasi kita untuk menjadi hamba yang berusaha merahasiakan diri kebalikan dari menonjolkan diri. Dari Abu Said al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِىَّ الْغَنِىَّ الْخَفِىَّ

Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertaqwa, yang berkecukupan, dan yang tidak menonjolkan diri. (HR. Muslim 7621).

Selfie, jeprat-jepret diri sendiri, sangat tidak sejalan dengan prinsip di atas. Terlebih umumnya orang yang melakukan selfie, tidak lepas dari perasaan ujub. Meskipun tidak semua orang yang selfie itu ujub, namun terkadang perasaan lebih sulit dikendalikan.

Karena itu, sebagai mukmin yang menyadari bahaya ujub, tidak selayaknya semacam ini dilakukan.

Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Referensi: https://konsultasisyariah.com/24245-hukum-selfie.html

_____

بسم الله الرحمن الرحيم

PERJALANAN SETELAH MENIKAH

“Setiap manusia tentunya berharap dapat bersanding dengan pasangan yang paham agama, sabar, romantis, perhatian pada pasangan & berbagai kriteria ideal lainnya.

Menginginkan pasangan yang memiliki banyak kelebihan, keunggulan harta, sifat mulia, menarik wajahnya sekaligus yang ittibaus sunnah adalah sebuah obsesi yang sah-sah saja dan manusiawi.

Namun, sebagai manusia biasa kita juga perlu bersikap realistis bahwa tak ada pasangan sempurna tanpa cacat & cela. Di sinilah kebesaran jiwa & sikap positif perlu ditanamkan dalam dada bahwa pasangan itu juga manusia biasa yang mempunyai sisi kelemahan di samping kelebihan.

Tatkala Allah menakdirkan untuk mempersandingkan dengan pasangan yang kurang romantis, kaku, tidak “care”, & berbagai kekurangan menurut sudut pandang Anda, yakinlah Anda tetap bisa meraih kebahagiaan. Jangan terlalu mendramatisir perasaan negatif, namun berupaya mencari celah kebaikannya.

Di sisi lain, baik lelaki maupun wanita sejatinya memiliki hal yang sama, yaitu kekurangan. Di sinilah dalam institusi sakral rumah tangga, masing-masing individu saling melengkapi dan menutupi atau memaklumi sisi-sisi negatif.

Dengan menjadikan standar agama & akhlak sebagai barometer utama agar rumah tangga barakah.

Dua sejoli yang menikah dengan tujuan menjaga kesucian diri akan diberi pertolongan Allah & Allah akan menegakkan & mengokohkan mahligai pernikahan yang dibangun karena cinta kepada-Nya.

Menikah dengan pasangan shalih-shalihah adalah anugerah & nikmat-Nya yang harus disyukuri.

Semoga bermanfaat

Baarakallahu fiikum

____

….* UNTUK KU DAN KAU SAUDARAKU *….

Bismillah….

Mungkin kita sangat mengharapkan seorang isteri yang seperti khadijah, yang sangat ke-ibu-an lagi shalihah.

Mungkin kita mengimpikan pasangan hidup layaknya seperti zulaikha, yang cantik lagi kaya.

Mungkin juga kita menginginkan seorang pendamping yang seperti Aisyah : masih sangat muda dan berpemikiran cerdas.

Mungkin inilah… beberapa hal yang harus kita mengingatnya, wahai Ikhwan……
Dan harus bagi kita untuk menjawabnya….

✓ Khadijah itu bukan lah seorang perempuan yang berusia muda.
Apakah kita sanggup seperti rosulullah,untuk menerima seorang istri yang 15 tahun lebih tua…???

✓ Dan zulaikha pun, memiliki masa lalu yang di katakan buruk..sampai hendak mengajak nabi Yusuf kepada syahwatnya,
mampukah kita bersikap seperti nabi yusuf yang memaafkan dan menerima dengan tulus, orang yang hendak menjerumuskan kita ke dalam dosa yang besar..???

✓ Dan Aisyah itu seorang wanita yang pencemburu.
Adakah kita akan sanggup dan sesabar rasulullah, yang sangat tenang menyikapi kecemburuan isterinya dengan senyum kasih sayang dan lemah lembut…???

*) Jika isteri para rasul yang amat shalihah saja,masih ada kekurangannya,
Maka
Bagaimana lagi dengan wanita yang hidup di zaman ini…???

Maka ingatlah janji teguh yang kita ucapkan,
Saat kita mengatakan
: “Saya terima nikahnya”,
saat itulah seharusnya,kita bersedia menerima semua keadaan diri-nya,
Semua kelebihan dan kekurangan-nya,
Semua sisi positif dan negatif-nya.

Dan ingatlah wahai ikhwan..

–> Sebagaimana kita yang tidak pernah sempurna,
maka jangan pernah menuntut kesempurnaan pada pasangan atau bakal pasangan kita….

–> Cukuplah kita menghargai pasangan,
tanpa banyak mengkhayal tentang kesempurnaan,
dan belajarlah untuk ikhlas,
Agar dapat menerima baik buruk pasangan kita…

–> Maka cintailah dia, dengan kecintaan,,, seperti cintanya rosulullah kepada istri-istrinya,
Kecintaan yang hangat,
Penuh kasih sayang,
Penuh kemanjaan,
Yang melindunginya,
Yang menjaganya,
Yang mendidik dan memperbaiki akhlaknya,
Yang berjalan di depan-nya untuk menuju surga-nya Allah.

Semoga kita, wahai Ikhwan…di anugerahi wanita yang baik-baik
Dan di berikan kesanggupan untuk memikul amanah yang berat ini.

والله اعلم بصواب
_____

TENTANGKU YANG KAU ANGGAP SHALIHAH…!!

Kau tahu, aku wanita biasa yang bahkan sering mengulang kesalahan yang sama.

Jangan kau anggap aku baik hanya karena melihat tertutupnya pakaianku, aku tidaklah semulia pakaianku, akhlakku masih buruk, ilmuku masih sedikit, hatikupun masih penuh penyakit. Pakaianku hanya usahaku menjadi baik, Meskipun aku masih bersusah payah menyeimbangkannya.

Kau tahu, aku wanita biasa yang jauh dari sempurna, yang seringkali mengulangi dosa-dosa bahkan belum aku sempat menyesalinya.

Jangan kau anggap aku shalihah, hanya karena kau lihat setiap postinganku berisi dakwah, aktifitasku dijalan lillah, mungkin keshalihahanku hanya polesan, dan lagi-lagi mungkin aku tak sebaik yang kunasehatkan. Maka sebelum itu sampai kepada kalian telah lebih dulu kutunjukkan pada mukaku sendiri, bahwa sejatinya akulah yang paling butuh keistiqomahan.

Kau tahu, aku wanita biasa dengan segala kekurangan, yang masih sering mengingkari nikmat dari Rabb-Nya.

Jangan kau anggap aku Alim, hanya karena bicaraku perihal Agama, bahkan aku sendiri masih begitu sulit mengamalkanya. Ini hanya bagian dari liku perjuanganku agar aku tetap berada dijalan keridhaan-Nya.

Kebaikanku, keshalihahanku, kealimanku yang tampak dimatamu, hanya karena kemaha baikan ALLAH menutup keburukan yang melekat padaku
Nanti jika kau temukan aku buruk, percayalah bahwa aku lebih buruk dari prasangkamu.

Aku hanya wanita biasa yang setiap hari berusaha memperbaikinya, berusaha keras mengejar ampunan RabbNya, dan mengemis Syafa’at Nabi-Nya.

Barakallahu fiik

Rahima Ukhsaymu Nda

#ra🌹

____

*TIGA HAL, YANG MENYEDIHKAN dan MEMILUKAN*

1) . Seorang *LELAKI* Yang Tidak Pernah Masuk *MASJID*
Kecuali *JENAZAHNYA*.

2). Seorang *WANITA* Yang Tidak Pernah Menutupi *AURATNYA*
Kecuali Ketika Dia *DIKAFANKAN.*

3). *SESEORANG* yang tidak pernah mau *BERSEDEKAH*
Kecuali Ketika *KELUARGANYA BERSEDEKAH* atas *NAMANYA* Ketika Dia Sudah di *ALAM KUBUR.*
Itupun jika *KELUARGANYA PEDULI.*

*IA SELALU TERLAMBAT, BAGAI…… SEBUAH PENYESALAN* ‘

Tetapi Dia Begitu CEPAT dan SIGAP, Memburu Perkara *DUNIA*.

Firman ALLAH Ta’ala :

*بل تؤثرون الحياة الدنيا*

“Sedangkan kamu lebih mengutamakan kehidupan dunia…”
(QS AL-A’LA : 16 )

Demikianlah, Sikap KEBANYAKAN Manusia :

1). *KITA* Biasanya Masuk Ke Tempat Kerja, Segera Sebelum *WAKTUNYA*.

2). *KITA* Biasanya tiba di lapangan terbang, cepat sebelum *WAKTUNYA.*

3. *KITA* Biasanya datang (menunggu giliran) di rumah sakit buru-Buru sebelum *WAKTUNYA*.

4). *KITA* Biasanya berada di dalam stasiun kereta api, 2 atau 3 jam *SEBELUM WAKTU BERANGKAT*.

*AKAN TETAPI* Tatkala *KITA* Mendengar Suara *ADZAN* *KITA* Seringkali Bersantai, *TANPA* Merasa *BERSALAH APA-APA*.
Kalau Di Masa Lalu, Kita Diajarkan
*WAKTU* Adalah *UANG*,
Mulai Saat Ini, Kita Belajar
*WAKTU* Adalah *IBADAH*”.

*WAKTU Adalah NAFAS* Yang Setelah Terlewat, Tidak Akan Bisa Kembali..!

*WAKTU Adalah IBADAH* Karena Setiap Detik Harus Bernilai Ibadah. Apa Pun Aktivitasnya.

*MANUSIA* Sesungguhnya Hanya *PENGENDARA* Di Atas Punggung Usianya.

*DIGULUNG* Hari Demi Hari, Bulan Dan Tahun, Tanpa Terasa.

*NAFAS KITA* Terus Berjalan, Seiring Jalannya Waktu, Setia Menuntun Kita Ke *Pintu Kematian.*

Sesungguhnya *DUNIA*-Lah Yang Makin Kita *JAUHI* …Dan
*LIANG KUBUR*-Lah Yang Makin Mendekat

Umur Kita Yang Tersisa Di *Hari Ini*, Sungguh Tidak Ternilai Harganya,

Sebab *Esok Hari*, Belum Tentu Jadi Bagian Dari Diri Kita.

Karena Itu, *JANGAN BIARKAN* HARI INI Berlalu Tanpa *KEBAIKAN* Yang Bisa Kita *LAKUKAN,*

JANGAN Tertipu Dengan *USIA MUDA*, Karena *SYARAT* Untuk MATI, Tidaklah Harus *TUA*.

*JANGAN* Terperdaya Dengan Badan *SEHAT*, Karena *SYARAT MATI* Tidak Pula Harus *SAKIT*….

*SEMAKIN JAUH* Kita Meninggalkan Hari *Kelahiran*.. Semakin Dekat Kita Menuju Hari *Kematian*…

*KEMATIAN ITU PASTI*…
Tetapi Mati Yang Baik atau Buruk, adalah *PILIHAN*.

____

BAHAYA SYUBHAT
Ustadz firanda dalam salah satu kajiannya pernah berkata,

“menuntut ilmu itu jangan sembarangan. Jangan kita menggunakan prinsip ambil baiknya buang buruknya. Emang kita tau itu baik atau buruk dari mana? Jika ilmu kita tidak begitu mendalam yang ada bukan ambil baiknya buang buruknya tetapi BUANG BAIKNYA AMBIL BURUKNYA yang penting sesuai dengan pemahaman dan hawa nafsu kita. Sehingga akhirnya kita tersesat dan kebingungan tidak bisa berpikir jernih dan membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ini lah SYUBHAT. Bahayanya jika syubhat sudah bercokol dikepala antum akan sangat SULIT UNTUK ANTUM KELUAR DARINYA”. kurang lebih perkataannya demikian.

Setelah banyak berdiskusi dengan orang di luar Manhaj Salaf ternyata ucapan Ustadz Firanda tersebut 100% BENAR.

Saat orang terjerumus ke dalam Syubhat. Maka,

✔️Dalil sahih ga peduli, riwayat ga jelas dipercayai.
✔️Perkataan Nabi diingkari, sabda Ustadz/Kyai diyakini.
✔️Pendapat ulama kibar diselisihi, pendapat pribadi dianggap suci.
✔️Sunnah Nabi dia benci, adat dan tradisi dia senangi. Yang terakhir,
✔️Wikipedia dia curigai, situs “hantu” dia amini.

Fenomena ini tidak hanya melanda masyarakat awam. Bahkan seorang intelektual sekelas dosen UIN Medan bergelas DOKTOR pun menjadi korbannya. Setelah dia terjerumus kedalam syubhat TASAWWUF EKSTRIM, semua ilmunya yang dipelajari selama puluhan tahun hilang tak berjejak. Sampai” dia mengaku GURUNYA BISA MELIHAT DZAT ALLAH DAN DIA SEDIKIT LAGI MENCAPAI DERAJAT GURUNYA TERSEBUT. Subhanallah. Padahal ini jelas” BATHIL karena tidak ada satu manusia pun yang tau dzat Allah secara hakiki di dunia ini.

Benar kata Ustadz Firanda SULIT KELUAR DARI SYUBHAT. Walau pun sudah berdiskusi berbulan” tetap dia ga sadar. Banyak KUTIPAN KAJIAN, ARTIKEL, HADITS DAN AYAT saya sampaikan dia tetap tak bergeming. Akhirnya jalan terakhir, memblokir akun saya dan istri saya.

Pelajarilah Manhaj Salaf (Ahlussunnah) maka kita akan mengetahui kebenaran dengan TERANG BENDERANG.

_____

DA’I YANG MENYENTUH HATI

Pada masa Imam Ahmad ada seorang dai yang kalo ceramah isinya sangat menyentuh hati. Bahkan tidak jarang jamaahnya sampai berurai air mata. Sampai lah kabar tersebut ke telinga imam ahmad. Kemudian Imam ahmad menghadiri ceramah dai ini dalam rangka tabayyun bersama beberapa muridnya. Ternyata benar ceramahnya sangat menyentuh. Imam ahmad pun menangis sampai air mata membasahi jenggotnya.

Selesai ceramah murid Imam Ahmad bertanya kepada beliau “wahai guru bolehkah saya mengambil ilmu dari ustadz ini?” Imam ahmad menjawab “JANGAN!”. “Tapi anda tadi menangis” kata sang murid. “Saya menangis bukan ukuran kebenaran. Lebih baik kau tinggalkan jika agama mu ingin selamat” jawab imam Ahmad. (dikutip dari kajian ustadz Firanda).

Ini kisah yang marak terjadi di zaman sekarang. Banyak Da’i yang begitu menyentuh hati tapi yang disampaikannya melenceng dari Alquran dan Sunnah ala fahmi salaf. Ceramahnya menggetarkan jiwa MENANGIS dan TERTAWA tapi saat jamaahnya TABARRUJ (MENOR), TAMPIL CANTIK, JILBAB MODE, GAMIS MODE, BERKATA LEMBUT KEPADA LELAKI di depan matanya dia TIDAK BERANI mengingatkan. Padahal ini jelas DILARANG. Karena kecantikan wanita hanya lah untuk suaminya dan wajib bagi wanita untuk menjaga KEHORMATANNYA.

Ustadz seperti ini tidak menterjemahkan dalil sesuai pemahaman salaf shaleh. Tapi dengan pemahaman akalnya sendiri yang penting menarik dan memikat hati. Sehingga landasan dia bukan Alquran dan Sunnah ‘ala fahmi salaf. Tapi ALQURAN DAN SUNNAH ‘ALA BANYAK JAMAAH DAN BANYAK FOLLOWERS.

Shingga sangat benar kata bijak yang berbunyi..

“Tanda ketulusan seseorang adalah berani menyampaikan kebenaran walau pun harus menerima cacian”

Niatkanlah menuntut ilmu untuk memperbaiki diri. Dengan materi yang mengingatkan kesalahan. Bukan hanya MENGHIBUR, MENYENANGKAN dan MENCARI PEMBENARAN.

Hadanallah waiyyakum saudaraku, semoga engkau, keluarga dan hartamu diberkahi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

🌿Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakhatuh🌿

Nasehat Islami #2

Allah tidak menyukai
Perkataan yang Menyakitkan
Hati orang lain…
(QR. An-nisa,4:148)

_____

Coba temn2 renungkan nih, coba dihitung2, kita kalau ketemu temen, ngomongin dunia berapa sering? Trus ngomongin Allah berapa sering? Coba kita belajar, cari teman yang udah sefrekuensi dulu. Arti sefrekuensi bukan sama2 udah baik. Sama2 udah niat pengen memperbaiki diri. Ajak dia ngobrol tentang Allah, Allah tuh baik banget loh… Kemrin gini gini gini…. Tadi gini gini gini… Allah Allah Allah, Allah aja yang di omongin. Makin sering ITU akan makin nanemin satu believe didalam hati kita. Sehingga nanti kita ada masalah, diketuk rasa iman ITU, cepet baliknya. Kita blg udah gapapa, nanti Allah ganti dengan yg lebih baik. Allah yang ganti gitu. Allah yang ganti. Tenang tuh jadinya. Karena kita sedang mengetuk kembali imannya, disaat dia sedang butuh2nya iman ITU. Berarti kita harus mencari temen yg mau menasehati kita, bicara bareng kita ttg, kebesaran2 Allah. (Ust. Hanan Attaki)

_____

Muhammad al-Fatih lahir di pemerintahan Islamiyah. Kita lahir di pemerintahan demokrasi. Lahir adalah sebuah takdir, kita tidak bisa memilihnya. Namun hidup, adalah pilihan. Kita bisa memilih, mau jadi Muhammad al-Fatih kah yang hafal Qur’an, menguasai 16 bahasa, menjadi komandan perang dan menaklukan konstatinopel di usianya ke 21 taun. Atau Kita memilih menjadi dilan, yg kerjaannya, pacaran geng motoran Dan membuat keributan.. (Hawariyyun)

_____

Selama hidup, selama itulah kita diuji. Allah yg menciptkan hidup INI, lalu Allah mewafatkan kita, sehingga tampak siapa diantara kita yg terbaik amalnya. Yg dinilai adalah sikap kita menghadapi, ujian hidup INI, Dan ujian hidup INI ada dua. Keburukan Dan kebaikan itulah Allah gulirkan gilirkan pada setiap kita.. Nikmat Musibah sehat sakit Susah senang, rasa2x lebih banyak Alhamdulillah ketimbang Innalillah. Malah hebatnya org beriman dalamu musibah pun ia bersyukur. Dan Rasul mengajarkan kita untuk selalu berdoa dalam DOA salaaaam keselamatan “Allahulla Hawwin a’alaina fii sakaratul maut” Yaaa Rabb, Ringankan kami, mudahkan kami, saat2, detik2 menghadap sakaratul maut. (Ust. Arifin)

_____

A person’s true character transpires when they are mistreated. Being good to someone who is good to you is a form of business. True excellence of character is being good to people despite how they are with you. This is easy to say but difficult to do; hence, the reward is great. Our beloved Messenger of Allāh ﷺ said: ‘A believer will attain by their good behaviour the rank (in paradise) of one who prays during the night and observes fasting during the day’ (Abū Dāwūd).

______

Minta ampuuun atas apa yg kita lakukan kmreeen. Setelah ITU, minta Allah jangan kembalikan lagi, diri kita yg berdosa ITU jangan minta balikan lg kedalam diri kita. Yg suka boong yg suka suuzon yg suka fitnah org suka nyari2 ksalahan org, suka mnertawakan org, suka ngolok2 org, matanya suka liat2 tak benar suka nonton video tak baik, telinganya suka dengar2 hal yg tak bnar. Mulutnya suka caci maki suka omongkan orang binatang smua kluar. Pisahkan ya Allah hari INI mulai pisahkan. Minta ampun dengan diri kita yg satu lg yg berdosa ITU. Setelah ITU… Surah AlibImraan ayat 8, Rabbana, laa tuzig qulu bana ba’da iz hadaitana.

Jangan condongkan lagi, hati aku ke…. Yg berdosa ITU ya Allah.

_____

Tertulis di minuman INI, hati sianida, minum wafat. Masih diminum juga nggak, wah kalo diminum juga keterlaluan namanya. INI ada keteranagn di Qur’an, diulang2, luar biasa, wailullil mukazzibin, bohong pasti celaka. Org masih nekat bohong juga? Brti ada yg salah dalam dirinya. Liat kalo tidak percaya silahkan saja. Ada org bohong pasti celaka ITU. Minimal celaka harga dirinya, minimal celaka kehormatannya, minimal celaka rizkinya, ada org misalnya jualan, udah banyak pelanggannya tiba2 menipu. Bohong dia, Begitu bohong kan orang akan crita. INI penipu, INI ga bagus INI jellek misalnya ditinggalkan rizki berkurang kehormatan turun Dan sebagainya, celaka. Itu baru di dunia, belum di akhirat. Ngeri cut.

_____

INI kabar gembira, siapun bisa, popular. Dengan cara yg sangat, mudah. Kamu bisa Sambil nyetir, mengucapkan subhanall walhamdulillah wa laa ilaaha ilallah Allahu Akbar. Kamu bisa sambil bersih2 rumah, kmu bisa sambil, mngerjakan apapun, Dan kamu bisa, popular saat ITU juga. Jdi ketika kt, popular, dilangit, maka Masyaa Allah, seluruh malaikat, mengucapkan, Allahummagfirlaha,, Ya Allah, ampuni dia. Allahummarhamha, Allah, rahmati, dia. Dan sampai kalo kita difolow sama malaikat, ya apapun yg kita ucapkan, yg kita munajatkan yg kita inginkan maka akan disambungkan langsung kepada Allah Ta’ala.

_____

Coba bandingkan dan Renungkan!!

Kerja berjam jam demi kepingan rupiah,seolah tiada lelah..
Main game online berjam jam demi kesenangan semu, Kita mampu..
Rumpi sana sini bersama sahabat, kita tak pernah merasa berat..

Bandingkan!!

Sujud yang hanya beberapa menit, Waktu seolah terasa menghimpit..
Tilawah yang hanya beberapa lembar,Terkalahkan sibuk dunia yang menghampar..
Menghafal surat cintaNya meski hanya sebaris ayat, Selalu saja ada alasan yang lewat..
Muroja’ah ayat yang tersimpan dalam ingatan,Masih saja berat dilakukan..

Bandingkanlah dengan para Salafus shalih!!

Mereka letakkan dunia hanya di telapak tangan,dan meletakkan akhirat dalam dekapan..
Mereka jadikan Qur’an sebagai kesibukan yang menyibukan, bukan sibuk dunia yang sering melalaikan..
Mereka tukar semua kenikmatan dunia, Demi secuil cinta dari Sang Maha Pencipta..
Lelah.. Keringat..Darah bahkan nyawa, Adalah wujud nyata iman di dada..

Lalu kita??
Hanya dengan amal yang ala kadarnya, kita berharap dapat membeli JannahNya?

Renungan untuk kita semua..

_____

🍁 Terkadang penyakit hati adalah kita terlalu sibuk mengomentari orang lain, melihat orang lain yang memiliki ini itu…

🍁 Tetapi diri kita tak ingin dikomentari dan akibatnya pun enggan bersyukur atas apa yang dimiliki, serta sering menyebarkan aib orang lain…

🍁 Berkata Umar bin Al khaththab radhiyalllahu’anhu;
“Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang dan bersiap-siap lah untuk hari besar ditampakkannya amal”
(Tafsir Al_Quran Al’azhim 7:235)

🍁 Karenanya kita harus bermuhasabah pada diri kita, latih diri kita sendiri, hisablah diri kita sendiri dan introspeksi pada hidup kita sendiri…

🍁 Sehingga kita tidak punya cukup waktu untuk mengusik dan mengomentari hidup orang lain dan lebih banyak menggunakan waktu untuk menghitung kesalahan diri sendiri…

🍁 Sebagai bahan introspeksi, semakin belajar menjadi manusia yang terbaik, terutama dihadapan Allah Azza wa jalla…
Karena engkau tak kan bisa menipu Allah…

🍁 Jika engkau tak ingin dikomentari dan tak ingin orang lain menyebarkan aib mu, maka berhentilah mencari tahu, tutuplah aib-aib saudara mu dan perlakukanlah orang lain dengan apa yang kau suka orang lain perlakukan kepada mu…

🍁 Komentarilah orang lain dengan komentar yang kau suka dikomentarkan kepada mu, katakanlah pada orang lain dengan perkataan yang kau suka orang lain katakan kepada mu…

🍁 Sesederhana itu menuju hati yang tenang…

______

“Hikmah Berteman Dari Berbagai Karakter Manusia”

*Ada TEMAN yg bersifat keras
Dialah yang sesungguhnya mendidik kita untuk berani dan bersikap tegas

*Ada TEMAN yang lembut
Dialah yg mengajarkan kepada kita cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

*Ada TEMAN yg Cuek dan Masa Bodoh..
Dialah sebetulnya yg membuat kita berfikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain

*Ada TEMAN yg tidak bisa dipercaya dan kata katanya sulit di pegang kebenarannya
Sebetulnya Dialah yg membuat kita berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati,maka kita belajar untuk menjadi orang yg dapat di percaya

*Ada TEMAN yg jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain..
Sebenarnya Dialah orang yg membuat kita bertindak bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada.

Setiap karakter manusia di atas akan selalu baik dalam mendidik kita (Besi menajamkan besi,Orang menajamkan Orang lain)

Tanpa orang seperti itu kita akan selalu terlena dalam zona nyaman dan tidak akan berkembang

Bersyukurlah selalu dalam setiap keadaan dan terimalah setiap orang dalam hidup kita

Karena Allah tidak pernah keliru dalam mempertemukan kita dg siapapun, tinggal bagaimana cara kita menyikapinya..

Karena kareakter orang seperti di atas tadi secara tidak langsung selain melatih kesabaran (potensi diri) kita, juga membuat kita semakin Dewasa dan Bijaksana

Ketika ada orang bicara mengenai kita di belakang, itu tanda bahwa kita sudah ada di depan mereka

Saat orang bicara merendahkan kita,itu tanda bahwa kita sudah berada di tempat yg lbih tinggi dari mereka

Saat orang berbicara dg nada iri mengenai kita,itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka

Saat orang bicara buruk mengenai kita,padahal kita tdk pernah mengusik kehidupan mereka,Itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari pada mereka

Payung tidak dapat menghentikan hujan,tapi membuat kita bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan..

_______

🌹﷽🌹

KOREKSI DIRI👤

Zaman dahulu, orang sulit mencari ilmu tapi mudah mengamalkannya. Zaman sekarang, orang mudah mencari ilmu tapi sulit mengamalkannya.

📚📝 Dahulu, ilmu dikejar, ditulis, dihafal, diamalkan dan diajarkan. Sekarang, ilmu diunduh, disimpan dan dikoleksi, lalu diperdebatkan.📲

💦 Dahulu, butuh peras keringat dan banting tulang untuk mendapatkan ilmu. Sekarang, cukup peras kuota internet sambil duduk manis ditemani secangkir minuman dan snack.☕🍟

❤ Dahulu, ilmu disimpan di dalam hati, selama hati masih normal, ilmu tetap terjaga. Sekarang, ilmu disimpan di dalam memori gadget, kalau baterai habis, ilmu tertinggal. Kalau gadget rusak, hilanglah ilmu.📱💢

⏱ Dahulu, harus duduk berjam-jam di hadapan guru penuh rasa hormat dan sopan, maka ilmu merasuk bersama keberkahan. Sekarang, cukup tekan tombol atau layar sambil tidur-tiduran, maka ilmu merasuk bersama kemalasan.

Kita telah sampai di zaman dimana bicara tanpa perlu suara, melihat tanpa perlu tatap muka dan memanggil tanpa perlu teriak.

Hingga Bicara hanya perlu ketik saja. Melihat hanya perlu klik saja. Dan memanggil hanya perlu ping saja.

📖 Social Media telah menjadi budaya, Al-Qur’an pun semakin terlupa.

👀 Dari yang hanya melihat-lihat, sampai mereka yang beradu pendapat. Dari tingkah yang dibuat-buat, sampai yang terang-terangan maksiat.🚫

Hingga tak sadar jemari ini berkhianat, menulis sesuatu yg tak bermanfaat.

Hingga tak sadar mata ini berkhianat, melihat apa yang seharusnya tak boleh dilihat.

Wahai diri ingatlah!!!

👁👁 Matamu akan menjadi saksi atas apa yang kau lihat.

✋🏻 Jemarimu akan menjadi saksi atas apa yang telah engkau tulis

Suatu hari nanti apapun yang kita lakukan dengan anggota badan akan bersaksi dihadapan Penciptanya.

Maka dapatkah kita membantahnya⁉

Maka, jangan sampai mereka menjadi musuh kita dihari perhitungan nanti.

💬 Menjadi saksi keburukan di Sosial Media, saksi atas apa yang kita lihat, saksi atas apa yang kita tulis, saksi atas segala apa yang kita lakukan di Sosial Media.

📱 Gunakan HP kita sebagai ladang Amal.

Ladang dimana kita bisa menanam kebaikan dan menuai hasilnya di akhirat.
_Semangat Bersyiar,.._
_Semoga bermanfaat.🙏🏻🙏🏻🙏🏻

بارك الله فيكم…

https://www.facebook.com/groups/570869146793838/

Ikut gabung di grup saya Sobat☝️ Agar kita satu grup bisa saling berbagi Saling menasehati diri Semoga kita semua di pertemukan di Akhirat di Surga Allah SWT Aamiin In syaa Allah🤲🏻

______

*BUKAN GHIBAH*

*(Agar semakin faham dalam Islam).*

Masih ada orang yang tidak bisa membedakan antara *Ghibah (membicarakan aib seorang muslim)* dengan *Syahadah (kesaksian)* dan *Iqomatul Hujjah (menegakkan hukum agama).*

1. Jika ada PENIPU. Telah sekian banyak orang menjadi korbannya. Lalu kita buat poster yang berisi identitas dan fotonya. Lalu kita sebar. Lalu kita siarkan agar masyarakat berhati-hati dan terlindungi dari kejahatan (penipuan) orang tersebut maka itu “Kesaksian”, *BUKAN* “Ghibah”. Itu bentuk Nahi Mungkar yang sangat tinggi nilainya.

2. Jika ada seorang SAKSI MATA bersuara lantang di Pengadilan. Ia sampaikan apa saja yang ia lihat. Ia bongkar identitas semua pelaku kejahatan, maka itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Syahadah” alias “Kesaksian”. Agar hukum ditegakkan atas para penjahat.

Beresiko namun ia harus lakukan. Jika ia menolak bersaksi ia berdosa karena dianggap menutupi kejahatan. Jika ia bicara tidak sesuai fakta, itupun dosa karena ia telah memberikan Kesaksian Palsu.

3. Ada PEJABAT, dipilih dengan uang rakyat. Biaya pemilihannya habis banyak. Setelah terpilih, makan-minum dan fasilitas hidupnya semua ditanggung oleh rakyat tapi kerjanya hanya menyusahkan rakyat.

Kritik dari rakyat itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Kesaksian”. Bahkan kritik kepada Pejabat yang lalim seperti ini dalam pandangan Agama adalah bagian dari pada Amar Makruf Nahi Mungkar.

4. Suatu hari Hindun datang kepada Rasulullah Saw untuk mengadukan Abu Sufyan, suaminya. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan itu suami yang pelit bin bakhil. Ia tidak memberikan nafkah kepadaku, bolehkah aku ‘mencuri’ uangnya untuk kebutuhanku dan anakku.”

Dalam kasus ini Hindun membongkar aib suaminya didepan Rasulullah saw.

Rasulullah Saw tidak menegurnya karena telah membicarakan aib suaminya. Bahkan beliau memperbolehkan Hindun mengambil uang suaminya tanpa sepengetahuannya untuk keperluannya dan anaknya.

Apa yang dilakukan Hindun ini *BUKAN* “Ghibah” tapi “Syahadah” alias “Kesaksian”. Ia harus membuka aib suaminya agar ia mendapatkan keadilan.

5. Ada seorang PEMIKIR LIBERAL. Aktif menyebarluaskan pemikiran sesatnya di tengah masyarakat. Lewat ceramah-ceramah dan tulisan-tulisannya. Hingga perlahan-lahan bertambahlah pengikutnya. Dan makin kuat posisinya. Mereka merasuk kesemua lini.

Lalu kita bongkar identitasnya dan kita kritik pemikirannya. Itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Iqomatul Hujjah” (menegakkan hukum agama).

6. Kalau kita belajar ilmu mushtolahul hadist, kita akan temui bab Al jarh wa at ta’dil. Saking pentingnya, bab ini bahkan oleh sebagian ulama ditulis dalam kitab tersendiri.

Apa isinya? Membicarakan aib orang ; si Fulan ini tukang bohong. Si Fulan ini lemah ingatannya. Si Fulan ini tukang memalsukan hadist. Dan seterusnya.

Tapi *Imam Ahmad* menyebut “Ghibah” dalam konteks ini adalah bagian dari IBADAH. Karena Agama menjadi terjaga. Warisan Nabi Saw tetap dalam keasliannya. Dan terbongkarlah upaya musuh-musuh Agama untuk merusak tatanan Agama ini.

“Demikianlah kami jadikan kalian umat yang wasath agar kalian menjadi saksi-saksi atas perbuatan manusia.”
*(QS: Al Baqarah: 143)*.

“Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia. Kalian aktif mengajak kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar serta kalian beriman kepada Allah.”
*(QS: Ali Imran: 110)*.

“Kalian adalah saksi-saksi Allah diatas muka bumi ini”, kata Rasulullah Saw dalam sebuah hadits shahih.

7. Maka jangan bersikap SOK BIJAK dengan berkata : “Afwan ukthy, jangan “Ghibahi” si Fulan karena bla…bla…dan bla….”

Terhadap Muslim yang shalih dan baik, pasti Kita bersikap lemah lembut dan bijak. Tidak mungkin Kita bongkar aib pribadinya. Tidak boleh Kita umbar kekurangannya.

*Tapi kepada kaum SEKULER/KAPITALIS/LIBERAL yang RADIKAL tidak perlu lagi bersikap lemah lembut. Kita harus LAWAN Pemikirannya sekeras-kerasnya.*

*Itulah PERJUANGAN, karena KEBENARAN (bela Allah, bela Rasulullah, bela Agama dan tegakkan keadilan) memang harus DIPERJUANGKAN tanpa mengenal waktu dan tempat.*

*Dimanapun Kita berada, Kita harus AKTIF mengajak kepada yang MAKRUF dan mencegah dari yang MUNGKAR serta Kita beriman kepada Allah Swt*

*Surat At-Tahrim Ayat 9

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Yā ayyuhan-nabiyyu jāhidil-kuffāra wal-munāfiqīna wagluẓ ‘alaihim, wa ma`wāhum jahannam, wa bi`sal-maṣīr

Artinya :
“Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.”

By Copas : Ilmu milik Allah SWT

_____

Ukhti..

Secantik-cantiknya dirimu saat ini kamu akan mulia karena ahlaqmu.
Kamu akan tinggi karena ilmu.
Kamu akan dihormati karena malumu.
Dan kamu akan dijaga karena sikap baikmu.. Tetapi ketika cantik,bertubuh seksi,jenjang pendidikan,bergelar,tetapi ilmu agamamu minim pengetahuan agama mu kurang,ibadahmu ketinggalan,lantas apa yang kau jadikan bangga’an dihadapan Tuhanmu ketika mengenal _Nya kamu masih sangat kaku.

Ukhti..
Cantik boleh saja..
Gelar kedudukan boleh saja..
Semuanya boleh itu hak mu.
Tetapi Allah akan menuntut hak siapa saja untuk menyembah_Nya karena itu adanya kewajiban menghadap_Nya.. Ukhti cantikmu akan luntur..
Tubuh mu kelak akan hancur..
Gelar mu akan dikenang..
Jabatanmu kelak hanya batas kenangan.
Tetapi ilmu agamamu yang kamu ajarkan untuk anakmu akan menguntungkanmu.
Akan memuliakanmu disuatu saat nanti ketika masa perhitungan itu tiba.. Ukhti..
Ayolah menuntut ilmu agamamu,anak mu tak butuh makeup mu,cantikmu,mrek bajumu,cerita cintamu,karirmu,tetapi dia butuh bimbinganmu yang membawa jati dirinya pembentukan dirinya susai madrasah ajaran yang ia terima yaitu kamu.

Kamu adalah madrasahnya.
Maka ajarkan terbaik untuknya yang menguntungkanmu, suamimu, suaminya, cucumu dan dirinya agar bisa memantaskan keluarga disyurga..
Sudahlah..
Tinggakan dulu soal dunia.
Ketika yang lain sibuk akan makeup fashion sibukan dirimu dengan ilmu ilmu.

Jadilah wanita yang dikenang karena keangungan dan kebaikan tentang agamanya bukan dunia nya seperti kisah kisah ibunda..
Dan semoga kau salah satunya..
Aamiin..

_____

☆Jangan Lelah Menasehatiku☆

Sahabat syurga….

Aku ingin sepertimu menjadi wanita sholehah seutuhnya yang terus melangkah dalam perbaikan diri tanpa mengenal lelah walaupun halangan dan rintangan menghadang jalan hijrahmu.

Aku iri kepadamu, iri akan kebaikan hatimu yang tidak mempunyai rasa amarah ataupun dendam kepada mereka yang mencela dan menghujatmu namun engkau senantiasa membalas mereka agar mendapatkan hidayah sepertimu.

Aku memang belum bisa sepertimu, akulah hamba yang doif yang fakir akan segala ilmu, aku hanyalah seorang pemula dalam menuntut ilmu, maka jangan pernah lelah, jangan pernah letih untuk selalu mengingatkanku

Kita takkan pernah tahu akhir muara kehidupan, apakah akan menjadi penghuni syurga ataukah justru menetap dineraka.

Nasehat Islami

🍂بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

INGIN MASUK SURGA TIRU ORANG YG DIJAMIN MASUK SURGA

Para sahabat radhiyallahu ‘anhum merupakan orang-orang yang meraih keridhaan Allah dan mereka pun ridha kepada Allah. Allah berfirman:

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Mereka kekal di dalamnya, itulah kemenangan yang besar.” (Q.S. At-Taubah: 100).

Siapakah sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga ?

Sepuluh orang yang dijamin masuk surga adalah para sahabat Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- yang disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin ‘Auf ia berkata: Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

أَبُو بَكْرٍ فِي الْجَنَّةِ وَعُمَرُ فِي الْجَنَّةِ وَعُثْمَانُ فِي الْجَنَّةِ وَعَلِيٌّ فِي الْجَنَّةِ وَطَلْحَةُ فِي الْجَنَّةِ وَالزُّبَيْرُ فِي الْجَنَّةِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فِي الْجَنَّةِ وَسَعْدٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَعِيدٌ فِي الْجَنَّةِ وَأَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فِي الْجَنَّةِ (رواه الترمذي 3680)

1.Abu Bakar Ash Siddiq di surga
2 Umar Bin Khaththab di surga
3 Utsman Bin Affan di surga
4 Ali bin Abi Thalib di surga
5 Thalhah Bin Abdullah di surga
6 Zubair bin Awwam di surga
7 Sa’d Bin Abi Waqqas di surga
8 Sa’id Zaid di surga
9 Abdurrahman bin Auf di surga
10 Abu ‘Ubaidah bin Jarrah di surga”.
(HR, Tirmidzi: 3680)

Sa’d adalah Ibnu Abi Waqqas, dan sa’id adalah Sa’id bin Zaid. Selain mereka juga ada beberapa sahabat yang dijamin masuk surga, seperti Khodijah binti Khuwailid, Abdullah bin Salam, Ukasyah bin Muhshin, dan lain-lain. Akan tetapi sepuluh yang pertama tadi dinamakan “sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga” karena kabar gembira tersebut berada pada satu hadits.

Wallahu a’lam.

_____
🌿Tidak semua, tapi ada oknum

# Bagi-bagi Pahala Gratis dan Bangkrut

Kebangkrutan Besar Akibat Buruknya Lisan di Sosial Media

Sosial media ada juga sisi negatifnya, yaitu setiap orang bebas berbicara negatif, mencaci dan mencela.
Lebih bebas daripada di dunia nyata karena ia bisa sembunyi di balik akun sosial media yang ia punya, bisa lebih berani karena tersembunyi dan bisa lebih lari dari tanggung jawab.

Sebagai seorang mukmin, tentu sangat tidak layak

“Sesungguhnya orang mukmin itu orang yang tidak suka melaknat, mencela, berkata keji/jorok, dan kotor”
(HR. Ahmad)

Tulisan di sosmed kedudukannya sama dengan ucapan lisan. Sebagaimana kaidah:

الكتابة تنزل منزلة القول

“Tulisan (hukumnya) sebagaimana lisan”

Ketika lisan suka mencaci, mencela, melaknat, ghibah dan berkata-kata kotor kepada orang lain, ini sama saja kita akan “bagi-bagi pahala gratis” kepada mereka kemudian kita akan bangkrut.
Mengapa demikian?
Karena dengan lisan dan tulisan kita, mereka yang kita cela dan caci-maki adalah pihak yang kita dzalimi.
Jika kita tidak meminta maaf di dunia, maka urusan akan berlanjut di akhirat.

Kompensasinya adalah sebagai berikut:

Jika punya pahala kebaikan seperti pahala shalat dan puasa, maka akan dibagi-bagikan kepada mereka yang didzalimi di dunia dan belum selesai perkaranya artinya belum ada maaf dan memaafkan.

Jika yang mendzalimi (mencela dan memaki) sudah habis pahalanya, maka dosa orang yang didzalimi akan ditimpakan dam diberikan kepada orang yang mendzalimi

Inilah yang disebut dengan orang yang bangkrut atau “muflis” di hari kiamat berdasarkan hadits

BACA selengkapnya ا:

Kebangkrutan Besar Akibat Buruknya Lisan di Sosial Media

Penyusun: Raehanul Bahraen

____

📋 DI BALIK NASEHAT MEREKA

Mungkin terkadang kita merasa risih, ketika sering mendapat nasehat dari orang yang paham agama atau orang yang peduli dengan agamanya, agar kita selalu bertakwa, selalu mentaati Allah dan menjauhi larangan-Nya. Entah itu orang tua, saudara, kerabat, ustadz, teman atau bahkan dari orang yang belum begitu kita kenal. Bahkan mungkin kita tak malu-malu memprotes dan mendebatnya.

Disuruh inilah, diajak itulah…
Gak boleh ini lah, gak boleh itu lah…

Sehingga kita pun bermuka masam.

Namun ingatlah, di sisi lain kita mesti sadar, bahwa mereka melakukan hal itu adalah karena mereka peduli dengan kita, peduli dengan keselamatan kita, di dunia maupun di akhirat.

Karena sebagai manusia kita harus paham, bahwa hawa nafsu ini selalu menyuruh pada keburukan, bahkan menyenanginya. Bahkan kita dituntut untuk mengendalikan diri kita agar tunduk kepada aturan Allah yang telah menciptakan kita.

Karena di dunia ini kita sedang diuji. Allah pun telah menyediakan Surga sebagai motivasi bagi yang mentaati-Nya serta bersabar di atasnya, dan menyediakan Neraka sebagai ancaman bagi yang mendurhakai-Nya.

Kita tahu hal itu, namun seolah-olah kita sering mengabaikannya. Kita pun beralasan guna menghibur diri dan menghiasi kesalahan kita sendiri, padahal kita tahu perbuatan kita itu keliru.

“Ah, ini kan cuma sedikit, ini kan cuma begini, cuma begitu.”

“Kan cuma sekali, besok kan nggak lagi, nanti kan saya taubat.”

“Wah, nggak gitu juga gak papa, nggak melaksanakan ini juga gak papa.”

Saudaraku, saudariku…

Memang hidup ini adalah perjuangan. Perjuangan untuk meraih ketakwaan, untuk menjadi hamba Allah yang sebenar-benarnya.

Ketika kita merasa bahwa perbuatan kita itu melanggar syari’at Allah, maka itulah pertanda bahwa ada keimanan dalam diri kita. Itu adalah kode dari keimanan kita agar kita meninggalkannya, meskipun jiwa kita dan juga setan berbisik bahwa itu tidak apa-apa.

Maka hendaknya kita lebih condong kepada keimanan kita, sebelum ia terkalahkan, atau bahkan tertutupi oleh maksiat yang dilakukan dan dibela oleh diri kita sendiri.

Inilah peperangan, inilah petempuran, inilah jihad. Jihad melawan hawa nafsu, agar ia mau selalu tunduk kepada aturan Allah ‘azza wajalla.

Di sinilah hendaknya kita merasa terbantu dengan saudara saudari kita yang peduli pada diri kita, dengan nasehat-nasehat yang mereka sampaikan.

Justru mereka sedang berbuat baik kepada kita, meskipun sepertinya mereka menghalang-halangi kita dari keinginan kita. Namun sadarilah, bahwa justru mereka sedang menghalangi kita dari api Neraka yang menyala-nyala.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan mereka.

وَذَكِّر فَإِنَّ الذِّكرَى تَنفَعُ المُؤمِنِينَ

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. adz-Dzariyat [51]: 55)

Mari berjuang meraih ketakwaan! Semoga Allah mudahkan.

✏ Abu Ibrohim Ari bin Salimin
_____

Ia Menasehati-mu Karena Pernah Terjatuh pada posisi-Mu

Seorang sahabat yang menasehati
Bukan berarti ia cerewet
Bukan berarti ia suka ikut campur urusan-mu
Bisa jadi ia pernah berada di posisi-mu dahulu
Terjatuh dan terjerembab lalu menyesal
Ia ingin engkau tidak terjatuh juga

Dulu ia bangga memamerkan auratnya
Tapi ia sadar bahwa ia dipandang dengan nafsu
Bukan dipandang dengan menunduk menghormati
Jadilah laki-laki yang medekati hanya karena nafsu
Cantik hilang, hilang juga cinta yang diumbar
Karenanya ia sangat cerewet padamu menesahati

Dahulu ia senang menikmati dan mengumpulkan dunia
Menjadi budak harta dan sombong memamerkan
Lalu lupa akhirat
Tapi ia sadar bahwa mencari dunia
Tidak akan ada garis finishnya
Karena garis finishnya asalah qana’ah
kini ia sadar setelah mulai menua
Tidak bisa menikmati harta yang sudah tumpuk
Karena sakit-sakitan dan badan melemah
Karenanya ia cerewet agar engkau infakkan harta-mu
Membantu sesama dan menolong agama Allah

Itulah sahabat
Bukan sahabat namanya jika tidak pernah menegur
Tidak pernah memperbaiki kesalahan temannya

Sebuah syair Arab,

ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪّﻗﻚ

Shadiqaka man shadaqaka laa man shaddaqaka

“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”

Jika engaku memiliki sahabat seperti ini, Maka genggam tanggannyaJangan pernah lepaskan.Semoga menjadi sahabat dunia akhirat
Saling memberikan syafa’at di akhirat.

Imam Syafi’i berkata,

إذا كان لك صديق يعينك على الطاعة فشد يديك به فإن اتخاذ الصديق صعب ومفارقته سهل

“Jika engkau memiliki sahabat yang membantumu dalam ketaatan maka genggam erat ia, karena menjadikan teman itu susah dan melepasnya sangat mudah.” (Hilyah al-Auliya’ 4/101)

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel http://www.muslimafiyah.com
____

💕KAU MARAH DAN MEMBENTAK ANAKMU?

Ketika ia minta ditemani tidur, padahal tubuhmu sudah lelah, dan engkau tau bahwa ia bisa tidur sendiri. Lalu, rengekkannya menaikan emosi, maka tanpa terkontrol lagi, keluarlah suara tinggi, membentak, dan atau sikap yang tidak menyenangkan lainnya.

Ia pun terdiam. Kaget.
Tapi, sebetulnya lebih dari itu, hati kecilnya terluka.

Ia lalu dengan patuhnya naik sendiri ke atas tempat tidur, memeluk guling, menghadap dinding, dan berusaha menenangkan hati yang terluka dan meminimalisir rasa sedih.

Sebetulnya, ia hanya ingin bersamamu.
Hanya tidak tahu bagaimana memintanya dengan cara menyenangkan.
La hanya ingin dekat denganmu, karena hanya bau tubuhmu yang memberikannya kenyamanan.
Sayangnya, otak kecilnya belum cukup bersambungan untuk mengerti, bahwa.. engkau sudah letih,lelah, capek… dengan segala aktifitasmu yang dimulai bahkan sebelum matahari menunjukkan dirinya. Ia belum paham.

Maka dalam sedihnya, menghadap dinding, ia pun perlahan terlelap.

Perlahan tapi pasti, rasa sedih dan menyesal itu menyelinap perlahan kedalam hatimu.
Engkau sadar, reaksimu tadi berlebihan.
Teriak tadi terlalu kencang, atau apapun itu, yang membuat hati kecil buah hatimu terluka, sebetulnya tidak perlu segitunya.

Lalu, dengan dada yang penuh sesak dengan penyesalan.. engkau berbalik dan memandang tubuh dan wajah kecilnya yang sudah terlelap karena sedih tadi.
Engkau ciumi wajah itu, terkadang menetes airmata tanpa terasa.
Kau ciumi tangan mungil itu.
Memohon maaf padanya, saat ia tidak sadar akan kehadiranmu disitu.

Sudah berapa kali seperti ini?

Akan berapa kali lagi?

Kenapa emosi susah sekali dikontrol, terutama ketika sedang letih atau mengantuk yang luar biasa?
Atau ketika melihat rumah yang tak kunjung rapi?
Daftar kerjaan yang seakan tidak berkurang sejak pagi?

Lalu menyesal dan mengulangi lagi.

Mungkin esok bukan milik kita lagi.
Mahluk kecil itu milik Ilahi, yang dititipkan ke tanganmu, untuk kau jaga sementara waktu.
Diciptakan oleh NYA, agar ia sepenuhnya bergantung padamu diusianya yang sekecil
ini.
Mengapa sulit untuk dimengerti ketika lelah melanda, bahwa ia tidak memiliki perasaan apapun terhadapmu, kecuali rasa CINTA.

Yang masih ia pelajari cara untuk mengungkapkannya dengan segala sikap, suara, bentuk dan rasa.
Ia hanya ingin dekat denganmu, itu saja!
Setiap waktu. Selalu.

Oleh sebab itu, jika semua perasaan lelah, letih, putus asa, ngantuk, kesel sedang melandamu, lalu ia datang padamu dengan keinginan tubuh kecilnya yang sebetulnya tidak seberapa itu… tarik nafas, istighfar, senyum dan menunduk lah.
Tatap matanya dan perhatikan keinginannya. Jika engkau belum bisa memenuhinya sekarang, senyum.. jawab baik-baik.

Insha Allah perlahan ia akan mengerti, bahwa penolakanmu bukan berarti kau tidak mencintainya, hanya penundaan sementara.
Perlahan ia akan mengerti dan belajar untuk melakukan itu sendiri, tanpa bantuanmu dan pendampingamu lagi.

Perlahan.. ia akan melepaskan genggamanmu.. dan kuat bangun dan berjalan sendiri.

Perlahan..

Sabarlah wahai bunda, ingatlah rengekannya hanyalah ungkapan sayangnya padamu.
Betapa ia tidak bosan mengharapmu senantiasa disisi. Sabarlah ummi… ada waktunya nanti, tidur mama tidak terganggu lagi, rumah akan senantiasa bersih.

Tapi untuk sekarang ummi, hadapilah tangisan, rengekkan dengan : tarikan nafas, senyum, dan merendahkan tubuhmu setara dengan pandangan matanya.. senyum dan pandanglah ia.
Buah hatimu tidak akan sekecil itu selamanya.

Tersenyumlah ummi.. those little angels, they only have ❤️ for you.

#ParentingIslami
#MendidikAnakIslami

____

*🌸SHF & IHF GROUP🍀*
•┈┈••○❁🌹🌻🌹❁○••┈┈•

*۞﷽۞*

CINTA SEJATI
💖💖💖

“Jika engkau dapati aku sedang marah maka maafkan lah, dan jika aku mendapati engkau sedang marah aku telah memaafkan. Dan kalau tidak demikian kita tak kan pernah saling mencintai, tak kan pernah bersatu, tak kan pernah saling mengerti”

Masyaa Allah
Keindahan kata2 di atas bukan keluar dari seorang penyair yang pandai bersyair, atau pria masa kini yang berkata penuh pesona…
Tapi..
Sungguh kata2 yang indah dan romantis ini berasal dari lisan mulia seorang yang hati nya diselimuti ketakwaan- Abu Darda radyallahu anhu- yang hidup nya dihabiskan bersama orang2 yang mulia, radyallahu anhum jami’an , dan bersama orang yang termulia, Rasulullah salallahu alaihi wasallam.

Keindahan akhlak dan kebaikan beliau membuat sang istri tercinta Ummu Darda radyallahu anhaa pernah berkata kpd Abu Darda menjelang suami nya akan wafat..
“ Sebagaimana engkau melamarku di dunia, akupun akan melamarmu di akhirat”
Abu Darda pun berkata,
Kalau begitu jangan engkau menikah lagi sepeninggal ku ”.
Ummu Darda’ benar-benar memenuhi permintaan Abu Darda’.
Setelah meninggalnya Abu Darda’, sahabat Muawiyah bin Abi Sufyan radyallahu anhuma datang menyampaikan pinangan. Saat itu Ummu Darda’ masih muda dan dikenal kecantikannya Ummu Darda’ menolak, “ Tidak ” katanya. “ Aku tidak akan menikah lagi dengan seorangpun di dunia sampai aku menikah dengan Abu Darda’ di surga, insya Allah,”.

Masyaa Allah…
Sebuah kisah ketakwaan yang terbungkus indah nya romantisme dan cinta sejati lillahi ta’ala..

____

Referensi
📚📚📚
Muslimah.or.id

•┈••○○❁🌹🌻🌹❁○○••┈•
*📡Reposted By:*
*🌹ADMIN SHF & IHF GROUP*
*📚Menebar Kajian SUNNAH*
•┈┈••○❁🌹🌻🌹❁○••┈┈•
______

# Akar yang Kuat #

Satu pohon yang terkait dengan akarnya bisa menghentikan Truk besar yg membawa ratusan pohon yang tercabut dari akarnya.

Jadi jika kam u ingin memiliki pertahanan yang kuat, tetaplah dirimu selalu tersambung dengan akar Agama mu walaupun akhirnya engkau sendirian.

Akar yang kuat adalah pondasi utama sebuah Pohon yang kokoh dan lebat.
Akar seseorang adalah keimanan atau Tauhid yang kuat dan tercantap dalam hati nya, dia tidak akan goyang dgn godaan ataupun terpaan yg menerpa dirinya, berdiri kokoh seraya bersandar hanya kepada Alloh.

Akar Tauhid ini tumbuh dari kecintaan kepada Alloh dan Rasulullah serta Agama Islam.
Kecintaan yang membutuhkan pembuktian dan pengorbanan.
Siapapun yang akan merusak ataupun menjelekan Alloh dan Rasulullah, dia akan berusaha sekuat tenaga melawan nya, membela Agama dan Nabi nya.
Pertahanan dan pembelaan yang tumbuh dan berkembang dari akar yang kokoh.

Jaga dan suburkan selalu akar keimanan di dalam hati mu…

Suhandis Al Batawy

____

Mencela sesama kaum muslimin secara umum termasuk dalam perbuatan dosa besar. Lebih dari itu adalah mencela sesama muslim dengan melemparkan tuduhan bahwa dia telah kafir. Perbuatan ceroboh semacam ini telah menjangkiti sebagian kaum muslimin karena lemahnya pemahaman mereka terhadap akidah dan manhaj yang benar. Padahal, banyak kita jumpai hadist Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memperingatkan tentang hal ini.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Imam Al-Muzani rahimahullah berkata, “(Di antara prinsip Ahlus Sunnah adalah) menahan diri dari mengafirkan ahlul kiblat dan berlepas diri dari mereka dari apa-apa yang diada-adakan (bidah), sepanjang mereka tidak melakukan kebidahan yang sesat. Barang siapa yang melakukan kebidahan yang sesat (yang sampai pada taraf kekafiran), maka keluar dari ahlul kiblat dan agama (Islam). Dan kita bertaqarrub kepada Allah ‘azza wa jalla dengan berlepas diri dari kebidahannya, diboikot, dihinakan, dan dijauhi penyakitnya yang lebih menular dibandingkan penyakit kurap.”
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Hendaklah menahan diri dari mengafirkan ahlil kiblat (yaitu mereka yang shalat menghadap kiblat), barangkali di antara mereka ada kesalahan atau penyimpangan, namun hal itu tidak mengeluarkan mereka dari Islam. Kalau memang keadaannya ia tetaplah muslim, maka tidak boleh dikafirkan. Tidak boleh keluar dari hukum asal tadi kecuali dengan yakin. Hal ini berbeda dengan prinsip Khawarij dan Muktazilah yang begitu cepat mengafirkan setiap muslim yang menyelisihi pemikiran dan prinsip mereka. (Ta’liqah ‘ala Syarh As-Sunnah li Al-Imam Al-Muzani, hlm. 116).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sehingga perlu hati-hati, membedakan mana dosa yang membuat pelakunya kafir (keluar dari Islam) dan mana yang sebatas dosa besar, amatlah penting. Karena keteledoran dalam membedakan dua hal ini, membuat sebagian orang tidak objektif dan serampangan dalam memvonis kafir kaum muslimin.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

#ustadzabduhtuasikal
#rumayshoTV

___

💞Sudah minta maafkah ke suami?

Rasanya sangat menyedihkan jika kita harus tidur dalam keadaan marah atau suami yang marah,
Karena bisa jadi kita tidak terbangun keesokan harinya atau malah suami yang tidak terbangun sedang kemarinnya kita belum sempat minta maaf ke suami hingga suami tidak meridhoi
Dimana lagi kita akan mencari ridhonya yang merupakan jalan kita ke surgaNya

Padahal mungkin ketika kita minta maaf duluan, malah suami kita akan menjadi lebih menghargai kita dan malah akan menunjukkan sisi terbaiknya bahkan sisi keromantisannya yang lebih dari sebelumnya
*itulah salah satu rahasia watak seorang pria.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:

“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam surga?”
Mereka menjawab:
“Tentu saja wahai Rasulullaah!”
Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
“Wanita yang penyayang lagi subur.
Apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya, ia berkata:
IIni tanganku di atas tanganmu, mataku tidak akan bisa terpejam hingga engkau ridha.”
(HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath dan Ash Shaghir. Lihat Ash Shahihah hadits no. 3380)

📚Fiqih Wanita

___

📜 *NASIHAT TENTANG AKHIRAT*

Dunia ini bukan tempat yang kekal tapi sebaliknya dunia adalah tempat yang fana, akan hilang, dan musnah. Tempat kembali yang kekal itu adalah akhirat. Jadi kehidupan kita ini sementara dan merupakan sebuah perjalanan menuju akhirat.

Maka manusia harus selalu dingatkan karena manusia sering lupa atau sengaja melupakannya.

Allah ta’ala berfirman,

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman” (QS. adz Dzariyat: 55)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اَلدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ قُلْنَا لِمَنْ قَالَ: لله وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَعَامَّتِهِمْ

“Agama itu nasihat”. Kami pun bertanya, “Hak siapa (nasihat itu)?”. Beliau menjawab, “Nasihat itu adalah hak Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemerintah kaum muslimin” *(HR. Muslim nomor 55)*

Wasiat, nasehat, peringatan, dan wejangan tentang akhirat sangatlah dibutuhkan oleh manusia terutama di zaman yang penuh dengan gemerlap dunia yang menyilaukan. Kalau masalah dunia manusia tidak perlu diingatkan karena mereka hampir tidak pernah alfa dalam mengingatkan satu dengan yang lainnya dalam masalah dunia. Hingga seorang ulama Atha’ al Khurasaniy rahimahullah diceritakan oleh Abdullah bin Abdurrahman bin Yazid bin Jabir ia berkata: Telah menceritakan kepadaku pamanku Yazid Ibnu Yazid bin Jabir dari Atha’ al Khurasaniy bahwa ia berkata:

“Saya tidak tertarik mewasiatkan kepada kalian tentang perkara dunia karena kalian biasa saling berwasiat dalam perkara tersebut dalam keadaan kalian sangat menginginkannya. Saya hanya ingin mewasiatkan kepada kalian tentang prihal akhirat kalian. Ambillah bekal dari dunia yang fana ini untuk negeri yang kekal abadi. Jadikanlah dunia seperti sesuatu yang akan kalian tinggalkan. ⤵Fulanah

FulanahhMusdalifaaaRathulainytaa
Kezya Salsabila

____

Kecantikan wanita bukanlah dari parasnya yang rupawan, tetapi dari tunduknya ia pada ajaran Allah.

Kecantikan wanita bukanlah dari bentuk tubuh yang aduhai, tetapi dari keistiqomahannya menutup aurat dengan sempurna.

Kecantikan wanita bukanlah dari kecerdasannya, tetapi dari berapa banyak ilmu yang diamalkan.

Kecantikan wanita bukan dari make up yang ada di wajahnya, tetapi dari keberaniannya menutupi kecantikannya, karena baginya cantik hanya untuk suaminya.

Kecantikan wanita bukan diukur dari berapa banyak ia keluar rumah, tetapi dari bagaimana ia bisa menjadikan rumahnya adalah surganya.

Kecantikan wanita bukan hanya patuh kepada suaminya, tetapi dari bagaimana ia bisa menjadikan suaminya selalu dekat dengan ibunya.

Cantik hanyalah bonus duhai wanita. Karena kecantikan sesungguhnya adalah menjadi wanita yang shalihah.

————————
tulisan dari seseorang semoga Allah menjaganya, Aamiin.

_____

. …KAU TEMAN KU YANG BERBEDA…

Bismillah …

Mungkin kita,memiliki teman yang banyak…
Karen dari beberapa fase kehidupan,
Mulai dari anak2…remaja…pemuda…dewasa…dan tua…
Kita selalu bertemu dan berinteraksi dengan orang baru yang menjadi teman kita.
Bahkan terkadang sering kali,
Kita ingat namanya tak ingat mukanya,
Ada yang kenal wajahnya tapi lupa namanya,
Saking begitu banyaknya teman yang datang di dalam hidup kita.

Semuanya pun berlatar belakang berbeda,
Memiliki sifat watak n karakter yang berlainan,
Berbeda usia dan jenjang pendidikan,
Berbeda keadaan n strata status sosial,
Tapi semua nya kita berusaha menerima kelebihan n kekurangan mereka.

Tapi semua dari mereka,
berbeda dengan diri mu…
Kau teman yang istimewa,sangat spesial,
Kau teman yang lain dari yang lainnya,
Kau teman sekaligus anugerah terindah dari Allah bagi kehidupan ku…

Cukuplah beberapa baris kalimat ini,
Menggambarkan bagaimana keadaan diri mu untuk diri ku….

: ” Kau adalah orang yang apabila aku melihat mu
✓ membuat ku jadi bersegera mengingat Allah,
✓ perkataan mu menambah ilmu bagi hati ku, ✓ dan dengan melihat amalan mu, aku pun tergugah untuk menjadi bersemangat dalam mempersiapkan akhirat ku”.

Sungguh…
Semoga pertemanan ku dengan mu, adalah sebaik – baik pertemanan di dalam Islam dan di atas dunia ini,
Dan akan memberi manfaat bagi kita di akhirat kelak.

Hasan Al- Bashri berkata,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة

”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

: “Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka,
demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat.
Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji bersama kami.
Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.

Para mukminin inipun MENGELUARKAN BANYAK SAUDARANYA yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.

Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk di keluarkan dari neraka, sudah tidak tersisa.”

Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”

Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka.
Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk keluarkan…” (HR. Muslim no. 183)

Sahabat….semoga Allah meridhoi persahabatan kita,
semoga saja,,,entah kalian yang akan mengeluarkan aku dari dalam neraka,
Atau
Jika aku beruntung, maka aku yang akan mengeluarkan kalian semua dari dalam neraka.

والله اعلم بصواب