Muslimah Taat

Assalamualaikum warahmatullohi wabarokatuh

Malas Sholat..?
Pegang kata” ini:

“Kalau aku tidak sholat, sudah pasti aku akan masuk neraka.
Kalau aku sholat, aku masih ada peluang masuk syurga.”

Shalat adalah amalan pertama yg akan dihisab di hari kiamat. Jika shalatnya baik, baiklah seluruh amalnya. Begiu pun sebaliknya. Daaaaaan…. Shalat merupakan rukun Islam yang kedua. Rukun, tau rukun tak? Kalo kita meninggalkan salah stu rukun haji, APA hajinya sah? Kalo meninggalkan rukun shalat (misal gak rukuk langsung sujud) APA shalatnya sah? Kalo kita meninggalkan salah satu rukun Islam, APA keislaman kita sah?

“Bembeda antara orang kafir Dan Mukmin terletak pada shalatnya”

-UMAR BIN KHATHTHAB R.A

💖

Sahabat…Wahai wanita hiasan dunia, ingatlah:”kamu mampu tersenyum dan bangga bila tidak menutup aurat di dunia, tapi jangan kamu lupa setiap perbuatan akan dihitung….aurat bukan untuk ditayang,tapi untuk disimpan..ingatlah,jika kamu “SEKSI DI DUNIA, KAMU AKAN SIKSA DI AKHIRAT”..apakah disaat itu kamu masih punya rasa bangga?

“Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu didunia tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat laki-laki yang bukan mahramnya”(HR.Bukhari & Muslim).

Sahabat.. Ingat lah jaga aurat..“Sesungguhnya sebilang ahli neraka adalah perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya” (HR. Bukhari & Muslim).

Semoga bermanfaat
Salam santun dan silaturahmi..

🌸

“HALAH.. NGAPAIN SIH HIJRAH SEGALA. PAKE BAJU KAYAK IBU-IBU. MAU NYAPU JALAN? PAKE CADAR SEGALA. JERAWAT NYA GEDE YAH? MUKA NYA JELEK YAH? GAK USAH BERLEBIHAN PAKE CADAR SEGALA DEH. DASAR SOK ALIM…. TERORIS!!”

Itulah perkataan yang pasti dialamatkan bagi kalian ukhty yang sedang BERHIJRAH.
JANGAN DIBAWA HATI, TERUSLAH MENGGAPAI RIDHO ALLAH. BUKAN KAH YANG MENGHADIAHI SURGA UNTUK MU ITU ALLAH? mereka? Adalah hanya manusia biasa yang hanya bisa menilai.

Ketika Nabi Muhammad SAW menyampaikan kebaikan, apakah semua yang di ajak nya pada suka? Tidak. Malah Baginda Nabi banyak menerima cemoohan, bahkan kekerasan fisik sampai keluar darah. Itu Baginda Nabi yang pasti sudah di jamin Syurga walau tidak beribadah. Tapi,Baginda Nabi tetap beribadah dan menyampaikan kebaikan.

🌷🌷

Kita? Hanya manusia biasa. Belum tentu masuk surga tapi mau bersenang2 di dunia? Ancaman nya neraka.
Mangkanya, kita bersyukur masih di beri kesadaran untuk berbuat baik di zaman yang rusak ini. Kita masih mending tidak seperti di zaman Nabi ketika menyampaikan kebaikan mendapat kekerasan fisik. Hanya komentar biasa. Jadi, teruslah semangat untuk merubah diri untuk bekal akhirat nanti. 🙏😊

🌷🌷

Justru ketika kita di bilang hijrah lah, anak pesantren lah, sok alim lah, atau apapun itu, harus nya itu jadi pendorong buat kita supaya kita lebih meningkatkan istiqomah dalam berusaha memperbaiki diri n.
Tak usah di ambil hati, tak usah di ambil fikiran jika ada yang komentar seperti itu. Tinggal jawab saja, “Alhamdulillah, Allah telah mentakdirkan saya untuk berhijrah”.

🌷🌷

Jika dia menjawab, buat apa hijrah belum tentu akhlaq nya baik.
INGAT ukhty, seseorang yang Hijrah itu bukan berarti dia sudah sempurna iman Islam nya. Tapi hijrah itu adalah proses menjadi baik.
Dalam HIJRAH, pasti banyak orang yang nyinyir dan tidak suka. Kita harus siap menghadapi dan terus menerus menyampaikan kebaikan.
Itulah hakikat hijrah.🌹🌷

@Abdul Aziz Munandar

#SEMANGAT_HIJRAH
#MahaSantri

🌸

اَلسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Pacaran Haram❓❓

♥️Pacaran itu haram gak sih?🤔🤔

Dalam islam sendiri istilah pacaran itu tidak pernah ada dan tidak pernah dikenal. Itulah sebabnya tidak ditemukannya dalil yang berbunyi “janganlah kalian pacaran” atau “Pacaran itu haram” ataupun semacamnya.

Selain itu kita juga tidak akan menemukan bab Yg membahas khusus mengenai pacaran dikitab-kitab ulama terdahulu,karna apa??Ya, karna memang dalam Islam tidak pernah dikenal istilah “PACARAN”🚫❌

Lalu, apa yang menjadikan pacaran menjadi haram???🤔

Hal itu karena, pacaran itu didalamnya terdapat aktivitas”Yang melanggar dan menggiring pelakunya untuk melakukan “Zina”.
.
.
“Hah, zina???😱
Kita Pacaran gak ngapa-ngapain kok, lagian Pacarannya kita juga Pacaran syar’i kok. Beneran”🤷🙂.
Mana ada pacaran syar’i…jgn Mengada” dan membuat hukum sendiri. Jgn mau ditipu soal ta’aruf yg berkedok _PACARAN_
(Bohong dosa loh ya😂)
.

📌Zina itu ada Tingkatannya. Yaitu:
🔴 Pertama, Zina Ain
(Zina Mata)
👉 memandang lawan jenis dengan perasaan senang. Ketika pacaran biasanya suka saling tatap-tatapan gitu kan??? (Fakta lapangan)😂.

🔴Kedua, Zina Qolbi
(Zina Hati)
👉 Memikirkan atau menghayalkan Lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya. (Hayo???Masih mau nyangkal gak nih)😆.

🔴Ketiga, Zina Lisan
(Zina Ucapan)
👉 Membicarakan lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya. Nah, ini si pelaku gak ada bosannya ngebahas tentang Pacarnya, dimanapun dan kapanpun. . (Huhuu…😂).

🔴 Keempat, Zina Yadin
(Zina tangan)
👉 Memegang tubuh lawan jenis dengan perasaan senang kepadanya. Nah, biasanya ini adalah tingkatan zina yang bisa menjerumuskan pelakunya Kepada Zinana sebenar-benarnya Zina, yakni Zina kemalu’n. Nauzubillah mindzalik.🙈🙈

Jdi, Gimana hukum pacaran itu?🙄🤔.

Pacaran itu menjadi haram karena aktivitasnya menjurus pada perbuatan Zina. Sedangkan dalam Islam sendiri, jangankan melakukan Zina, _Mendekatinya_Saja pun sudah dilarang.

🔐 Sebagaimana firman Allah:
“Dan janganlah kamu mendekati Zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk”
(QS, Al isra’: 32)

Memang tidak semua pelaku pacaran melakukan Zina…(Katanya🤷😆).

Namun dari aktivitas”nya itu sudah termasuk Zina sebagaimana yg sudah kita bahas diatas. Nah, aktivitas” itu pun sudah termasuk ke dalam perkara yg mendekati zina.

Selain itu, pacaran dikatakan melanggar perintah Allah karna selain mendekati zina, pacaran pun telah melanggar perintah Allah tentang larangan berkhalwat.

💬Apa sih berkhalwat itu?

👉 Berkhalwat disini maksdnya adalah berdua-duaan laki” dan perempuan yang bukan mahram.

🔐hal ini jelas dilarang, sebagaimana sabda dari Rasullullah:
“Tidak boleh seorang laki-laki berduaan dengan perempuan kecuali dengan ditemani mahramnya”
(HR. Bukhori no.5233 dan Muslim no.1341).

—————————–
Nah, berduaan pun itu sudah melanggar perintah Allah lho…

Sedangkan dalam Pacaran???berduaan???

Hmm, itu sudah menjadi hal yang sangat mungkin bahkan dianggap suatu keharusan bagi para pelaku Pacaran.
Jangan ditiru Sahabat.😊🙃

Nah dari penjelasan diatas, sudah cukup jelaskan bahwa Pacaran itu memang tidak pernah ada dan dikenal dalam Islam?

So, pacaran itu jelas dilarang!!😌
Ya begitu sempurnanya islam hingga perasaan cinta pun telah Allah atur sedemikian rupa hukum-hukumnya.

Lalu ketika kita jatuh cinta itu kita harus gimana??😔
Cinta itukan fitrah, masa dilawan? bolehkah pacaran tapi islami?😊😅.
,

Jatuh cinta itu manusiawi. Perasaan cinta itu memang fitrah.
Namun, bukan berarti alasan itu menjadikan kita sebagai hambanya yang tak taat. Menjadikan kita melanggar perintah dan larangannya yang sudah jelas baik untuk kita.

💬Lalu apa pacaran islami dibolehkan??🤔
Hmm, Pacaran dengan apapun kita menamainya, bagaimanapun kita mengemasnya, jika melanggar perintah Allah
Tetap saja hal itu tidak dibenarkan. Islam telah mengatur mengenai langkah apa yg harus diambil ketika kita jatuh cinta.

🔑jika telah mampu, maka menikahlah, bila belum mampu maka shaum(Berpuasa)lah. Peliharalah pandangan, karna hal itu akan lebih menjaga hati kita Sahabat .
(Buka surah An-Nur :31-32)
————————————–
🔑 Ketika kita jatuh cinta janganlah perasaan itu dilawan, melainkan *kendalikanlah* karna jika kita melawannya tentu kita tidak akan mampu melawannya.

Tidak ada satupun yang melarang kita untuk jatuh cinta, memendam rasa atau suka pada seseorang, itu memang fitrah kita sebagai manusia. Jika Allah melarang cinta itu ada, mana mungkin kita ada saat ini?😊

🔑Sekali lagi, Allah tidak melarang kita untuk jatuh cinta. Namun Allah menjaga kita dari rasa itu dengan aturannya. Allah menyuruh kita menundukkan pandangan, karena Allah tahu Mata kita Lemah dan Mudah dibutakan Rasa.

Allah menyuruh kita untuk shaum jika belum siap, karna Allah tahu kelemahan kita adalah Sulit melawan hawa nafsu kita.

🌸jika kita jatuh cinta, kembalikan padanya, biar Allah yg genggam hati kita. Karna sejatinya Allah lah pemilik jiwa dan pemilik cinta.
——————————————
Jika belum menemukan jodoh Dunia, insyaallah Allah kasih kita jodoh diakhirat. Bisa milih sesuka hati kita dan gak ada yg bisa menolak kita. Semua menjadi halal untuk kita. Enak bukan??😌.

🌻 Perbanyaklah amal agar Kelak ditemukan jodoh terbaik. Kalo ia Cinta kita karena Allah, ia gak akan mungkin ajak Pacaran tapi akan langsung ajak kepelaminan😇.

Semoga Allah melindungi kita semua dari fitnah dunia. Aamiin🙏.
#jomblofisabilillah
اسرا بولندا

💖

Jngan prnah mnylhkn wanita klw mrk ITU lbh mengdpnkan prsaan Dari pada akal. Jangan ngeluh “ish baperan bagt sih”.
Mengapa wanita ITU lbh mudah bapernya, krn Allah menciptakan merk ITU dari tulang rusuk kiri dekat dihati unttuk dicintai. Sifat mereka ITU selalu ingin disayangi Dan dilindungi. Lalu bagaimana biar mereka ITU gak baper? INI kuncinya, kalo kalian hanya ingin sekedar singgah, bersikaplah seperti tamu. Biar mereka ITU gak salah harus menyuguhkan kopi atau hati.

@ngajihaouse

💖

Barang siapa bangun Dari tidurnya, lalu membaca ” Laa… ” Subhanallah….” Wa laa haula…. Faghfirli, artinya ampuni hamba.. Maka… Dosa2nya diampuni, shalatnya diterima, Dan doa2x diijabah. Hadith Shahih BukhariMuslim.

💖

Berita tentang dukhan sekarang viral di kalangan masyarakat Islam. Yang percaya Dukhan akan terjadi diperngahan bulan Ramdhan tptnya PD hr jum mana angkat tangan? Berita INI tidak benar adanya karena berdasarkan hadis palsu. Bukan lemah lagi tapi palsu. Jangan takut gelisah khawatir dn panik.

💖

Kenapa wanita kalau foto miring?

Teh, saudariku semiman, semua akwat Yang ada disini,

Kenapa rata-rata perempuan kalau foto miring? Gini gini…

Tau nggak? ITU psikologi banget. Psikologi mengatakan perempuan rata2 kalau berfoto, miring? Kalau berselfie, miring. Ternyata perempuan butuh sandaran. Oooh… Uuuhhh… Tpk tgn. Hey pakabar? Kalau sudah tidak ada bahu untuk bersandar, masih luas bumi untuk bersujud. Berbisiklah kepada bumi langit pun mendengar. Bisiknya kebumi, terdengar dilangit (berdoa dalam sujud). Ya, maka Allah ada masalah tiada. Setelah berusaha maksimal, fa idza azamta fa tawakkal alallah, maka ujungnya adalah Allah.

Ust. Evie Efendie

💖

🌠 Hidayah Itu Dijemput Bukan Ditunggu
.
Saudaraku
Hidayah itu mahal dan berharga
Sangat beruntung orang yang mendapat hidayah
Dia merasakan kebahagiaan dunia-akhirat
Kebahagiaan hati, ketentraman jiwa dan ketenangan yang sejati
.
Hidayah itu bukan ditunggu
Menunggu waktu tua dahulu
Menunggu sukses dunia dahulu
Menunggu anak dewasa dan mandiri dahulu
Hidayah itu dijemput dengan segera
Karena taubat tidak menunggu ajalmu
Bukan lambat asal selamat
Tapi cepat agar selamat di akhirat
Hanya orang yang bersungguh-sungguh lah yang mendapatkan hidayah
Allah berfirman,

“Orang-orang yang bersungguh-sungguh (berjuang) di jalan Kami, sungguh akan Kami berikan petunjuk (hidayah) kepada mereka untuk istiqamah di jalan Kami. (QS. Al-Ankabut: 69).
.
Ibnul Qayyim menjelaskan ayat di atas, beliau berkata:
.
“Allah menggantungkan/mengkaitkan hidayah dengan perjuangan/jihad. Manusia yang paling sempurna hidayahnya adalah yang paling besar jihadnya. Jihad yang paling utama yaitu jihad mendidik jiwa, jihad melawan hawa nafsu, jihad melawan setan dan jihad melawan fitnah dunia.” [Al-Fawaid, hlm. 59]
.
Bersungguh-sungguh lah
melawan nafsu dunia dan syahwat yang menipu
Melawan gengsi dunia dan sombong
Melawan kerasnya hati
.
Bagaimana cara menjemput hidayah:
.
Datangi kajian dan sumber ilmu, karena hidayah dan hijrah itu harus dengan ilmu
Segera ganti dengan teman-teman yang baik dan shalih
Baca buku tata cara shalat dan perbaiki cara shalatmu
Ambil Al-Quran yang lama berdebu, bacalah dengan lama sejenak
Infaknya sebagian hartamu
Sedekahlah sembunyi-sembunyi, semoga bisa meredam murka Allah
Segera kunjungi anak yatim, usap lah kepalanya dan santuni
Ziarah ke kubur dan renungkan lah engkau akan menyusul dan dilupakan manusia
Berkunjunglah ke orang sakit dan lihat mereka menyesal tidak bisa beramal banyak lagi
Kunjungi panti jumpo, lihat mereka menyesal menyia-nyiakan masa muda dengan huru-hara

Tidak lupa berdoa kepada Allah di sepertiga malam memohon hidayah kepada Allah

Semoga kita semua mendapatkan hidayah dari Allah
Semoga keluarga, teman dan kaum muslimin mendapatkan hidayah terbaik

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel http://www.muslimafiyah.com

🌸

⁣KAUM MUSLIMIN ITU SENDIRILAH YANG MULAI MENGHINA AISYAH⁣

Kaum muslimin yang menghalalkan musik dan mendukung lagu aisyah beredar atau malah mempopulerkannya, maka dia sendirilah yang telah menghina Ummul mukminin Aisyah Radiyallahu anha, diikuti oleh para orang-orang yang membenci islam baik munafik ataupun kaum kafir.⁣
.⁣
DALIL DALIL HARAMNYA NYANYIAN DAN ALAT MUSIK ⁣
.⁣
”Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik.” HR. Bukhari, no. 5590⁣
.⁣
“Aku tidak melarang kalian menangis. Namun, yang aku larang adalah dua suara yang bodoh dan maksiat; suara di saat nyanyian hiburan/kesenangan, permainan dan lagu-lagu setan, serta suara ketika terjadi musibah, menampar wajah, merobek baju, dan jeritan setan.” HR. Hakim 4/40, Baihaqi 4/69⁣
.⁣
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :⁣
“Demi Allah, bahkan mendengarkan nyanyian (atau alat musik) adalah bahaya yang mengerikan pada agama seseorang, tidak ada cara lain selain dengan menutup jalan agar tidak mendengarnya.” ( Majmu’ Al Fatawa, Ahmad bin Abdul Halim Al Haroini, 11/567, Darul Wafa’, )

Yazid bin Al Walid mengatakan, “Wahai anakku, hati-hatilah kalian dari mendengar nyanyian karena nyanyian itu hanya akan mengobarkan hawa nafsu, menurunkan harga diri, bahkan nyanyian itu bisa menggantikan minuman keras yang bisa membuatmu mabuk kepayang. … Ketahuilah, nyanyian itu adalah pendorong seseorang untuk berbuat zina.” ( Lihat Talbis Iblis, Ibnul Jauzi, hal. 289, Darul Kutub Al ‘Arobi, cetakan pertama, 1405 H )⁣
.⁣
Imam Abu Hanifah. Beliau membenci nyanyian dan menganggap mendengarnya sebagai suatu perbuatan dosa.⁣
.⁣
Imam Malik bin Anas. Beliau berkata, “Barangsiapa membeli budak lalu ternyata budak tersebut adalah seorang biduanita (penyanyi), maka hendaklah dia kembalikan budak tadi karena terdapat ‘aib.”⁣
.⁣
Imam Asy Syafi’i. Beliau berkata, “Nyanyian adalah suatu hal yang sia-sia yang tidak kusukai karena nyanyian itu adalah seperti kebatilan. Siapa saja yang sudah kecanduan mendengarkan nyanyian, maka persaksiannya tertolak.”⁣
.⁣
Imam Ahmad bin Hambal. Beliau berkata, “Nyanyian itu menumbuhkan kemunafikan dalam hati dan akupun tdk menyukainya”

💮

Bismillah
ADA 3 MACAM ORANG YANG SULIT DINASEHATI

Diantara macam-macam beragama type manusia diakhir zaman ini maka kami akan memberikan 3 contoh kriteria manusia yang terbukti sangat sulit dinasihati untuk meninggalkan perbuatan maksiat kepada Allah diantaranya adalah.

Yang pertama, perokok.
Mereka akan bersikukuh menanyakan dalil pengharaman rokok. Bagi mereka, dalam Al-Qur’an tak pernah ada penyebutan rokok itu haram secara gamblang.

Mereka menganggap rokok itu “hanya” makruh. Jikapun kita sepakati rokok itu makruh, pertanyannya adalah, bukankah kita sama-sama tahu bahwa sesuatu yg makruh adalah sesuatu yg dibenci Allah? Masih mau ngelakuin hal yg Allah benci?

Kedua, pelaku bid’ah.
Mereka menganggap bid’ah itu ada yg #hasanah. Menganggap suatu amalan itu hanya yg penting baik, tanpa peduli ada tuntunannya atau tidak. Tanpa peduli, amalan itu diterima atau tidak. Mereka menganggap apa yg mereka amalkan adalah suatu kebaikan. Orang yg sudah merasa baik, akan sulit untuk diperbaiki.

Ketiga, pemakan riba.
Mereka berpikir “Zaman sekarang kalau gak riba gak bisa punya apa-apa”.
Rumah KPR, kendaraan leasing, belanja pakai Credit Card. Dan masih banyak lagi gaya hidup yg harus ditunjang dengan riba. Seakan hidup kaya raya padahal tagihan hutang puluhan bahkan ratusan juta. Siang malam memikirkan tagihan yg terus berbunga.

Mereka anggap sepele dosa riba. Padahal dosa riba yg paling ringan saja seumpama berzina dengan ibunya sendiri.

Yang jadi musibah adalah, ketika anda itu adalah seorang perokok, pelaku bid’ah, sekaligus pemakan riba maka anda akan semakin sulit dinasihati untuk meninggalkan ketiga keburukan tersebut.

Mari perbanyak istighfar. Semoga Allah berikan kita hidayah, dan keistiqomahan.
Aamiin Allahumma Aamiin

Pegang erat sunnah dan gigitlah dengan geraham –

NB: Sepertinya ada satu yg kurang , yaitu pemain tik tok ALLAHU YAHDIK.

BARAAKALLAHU FIIKUM

💖

*MENGAPA SETAN TIDAK TERUSIR
WALAU KITA BERZIKIR*

Imam Al Ghazali ditanya oleh seseorang

“bukankah setan dapat terusir oleh zikir?
Saya selalu berzikir, tapi mengapa setan tak pernah terusir?”

Imam Al Ghazali menjawab,

“Setan itu seperti anjing kalau kita hadir, anjing itu akan lari menyingkir. Jika di sekitar diri kita masih terdapat makanan anjing, nescaya anjing itu tetap akan datang kembali. Bahkan, anjing itu akan selalu mengintai diri kita dan ketika kita lalai, ia akan menghampiri dan memakan makanan itu.”
.
Begitu pula halnya dengan zikir, zikir tidak akan bermanfaat bila di dalam hati kita masih kita sediakan makanan-makanan setan. Ketika sedang memburu makanan, setan tidak akan takut di hentak dengan zikir apapun.

Pada kenyataannya, bukan setan yang menggoda kita, tetapi kitalah yang menggoda setan dengan berbagai penyakit hati yang kita derita,”

Kita harus membersihkan “kotoran” dalam hati yang kita tanam melalui perilaku kita yang tercela. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran itu suatu saat akan menjadi terlalu tebal untuk kita bersihkan.

💖

Ingat, para ulama dulu belajar adab, lebih banyak dibandingkan dengan belajar ilmu. Kata imam Malik Dan para imam yang lainnya pernah mnyampaikan. Dulu para ulama, belajar adab ITU 30 taun, 40 taun, belajar ilmu 10 taun 15 taun. Bahkan ada yg mngatakan, kalau saya tau keutamaan adab seprti INI, saya ingin belajar adab selamanya sblum bljar ilmu. Karena dalam, yg sangat mnentukan apakah ilmu ITU akan kuat melekat Dan bermanfaat atau tidak, salah satunya ITU adabnya. Dan silahkan anda cek, semmmuaaa para ulama, termasuk sahabat di mass Nabi saw, ITU belajar adab terlebih dahulu sebelum belajar ilmu. Bahkan Nabi saw, ITU diajari Allah Adab terlebih dahulu sebelum ilmu. Sampai Nabi bersabda “Allah mengajarkan adab dulu kepada saya, Dan memperbaiki adab Saya. Setelah ITU baru malaikat jibril menurunkan pengetahuan kpd Nabi.indah, Nabi aja belajar Adab, Nabi, beradab. Masa kita yg bukan Nabi tidak berdab, paham ya.

💖

Majulah tanpa menyinkirkan orang lain
Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan orang lain.
Jadilah benar tanpa menjelekkan orang lain.
Dan benarlah tanpa menyalahkan orang lain.

#jadilahpribadiygbaik

💖

Waduuuh, gitu aja kok marah?

Knapa siii kok rasanya kt gammpang bnget terulut emosi? padahal halnya sepele. Kadang memang kita dikelilingi situasi atau kondisi yg bisa memicu amarah. Tp kedewasaan kitaa dinilai saat kita bisa mngendalikannya. Kendalikan emosimu, sebelum emosi yg mngendalikanmu. Jangan marah2 nnti coat tua, jgn marah2, nnti malah lebih memperbesar masalah, jgn marah2, nnti malah membuat penyesalan yg tak Sudah. Coba deh inget2, biasanya sesuatu yg berawal dgn kemarahan ber’akhir dgn penyesalan. Bnyak yg ga sadar, ketika dia marah, sbnarnya bukan org main saja yg terluka. Tp dirinya sndiri, juga reeluka. Jd jgn mudah marah, krna marah adalah CIri org lemah. Cobalah untuk kuasai diri, tenangkan hati, CAri solusi, tanpa emosi.

💖

Laa takhaafu, wa laa tahzannu. Jgn kuatir, jgn sedih, kamilah auliaa’ukum. Penolong2 kalian didunia Dan diakhirat. Allah pasti tolong. Apapun masalah kita, jgn prnah terpeselet. Apapun ujian dalam hidup kita, jgn prnh mlenceng, jgn belok arah, APA lagi same u-turn gitu ya. Balik lagi ke masa, jahiliah jngan, ttp aja istoqomah, maka Allah mngatakan nahnu auliya’ukum. Kami pasti akan menolong kalian. ITU garansi di jamin oleh Allah swt. Sehingga kalau teman2 ada masalah, istiqomahlah. Kok masih kuat sih dgn istiqomah. Soalnya saya yakin degn janji Allah. Nahnu auliyaa’ukum fil hayatiddunya wa fiil aakhiroh. Kami akan menolong klian di dunia Dan di akhirat. Saya yakin sama janji Allah.

💖

*Bismillahirrahmaanirrahiim*
🌹 *_PERISAI TERKUAT WANITA SHOLEHAH ADALAH RASA MALUNYA_* 🌹

1.” Perhiasan terbaik seorang wanita adalah rasa malunya.( Fatimah binti Muhammad).
2. Wanita adalah tiang negara ,jika wanitanya baik maka baik pula negara itu( Nabi Muhammad Saw)
3. Dunia adalah perhiasan dan sebaik baik perhiasan dunia adalah istri yang Sholehah (Nabi Muhammad Saw dari HR.Muslim)
4. Islam menaikkan derajat wanita dari dasar bumi hingga pada akhirnya surga di letakkan di bawa kakinya .
5. Pria mengimpikan wanita sempurna .wanita mengimpikan pria sempurna . Mereka tidak tahu bahwa Allah menciptakan mereka untuk menyempurnakan satu sama lain.
6. Jika seorang istri mengerjakan sholat 5 waktu , berpuasa d bulan ramadhan ,menjaga kemaluannya ,menaati suaminya ,niscaya akan di katakan kepadanya masuklah ke surga (HR.Ahmad).
7. Setiap ibu adalah madrasah bagi anaknya
8. Wanita bukanlah permainan yg bisa kamu pakai & kamu lepas semaumu. mereka terhormat dan memiliki haknya ( Umar bin Khattab).
9. Wanita itu sama seperti bunga , mereka harus dengan lembut, baik,dan penuh kasih sayang ( Ali bin Abi Thalib).
10. Wanita yg baik untuk lelaki yg baik dan lelaki yg baik adalah untuk wanita yg baik pula ( surah an nur 2)

💖

🌹 *_WANITA SHOLEHAH SENANTIASA MENJAGA KESABARANNYA DALAM SEMUA HAL DAN TAK MUDAH_* 🌹
1. Dan ketahuilah sesungguhx kemenangan itu diiringi dgn kesabaran .jalan keluar beriringan dgn kesukaran. Dan sesudah kesulitan pasti akan datang kemudahan .(HR. TIRMIDZI)
2. Bukanlah kesabaran jika masih mempunyai batas , dan bukanlah keikhlasan jika masih merasakan sakit .
3. Jauh lebih baik kehilangan sesuatu untuk Allah drpda kehilangan Allah untuk mendapatkan sesuatu .
4. Untuk semua kepedihan yg kau alami bersabar dan bertahanlah ,karena Allah tahu dimana batas kemampuan mu .
5. Menunggumu dlm kesabaran lebih mudah bagiku dr pada mengungkapkannya .menantimu dlm doa lebih bermakna drpda menjelaskanx.
6. org yg kuat bukanlah dia yg tidak pernah menangis .

💖

PESAN IMAM SYAFIE..

“Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan”

“Jangan cintai orang yang Tidak mencintai Allah, kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu”

“Barangsiapa yang menginginkan Husnul khotimah, hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia”

*Doa disaat Tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran*

“Ilmu itu Bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat”

“Siapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi, maka ia benar-benar menasihatimu. Siapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu”

“Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafan sedang di tenun”

“Jadikan akhirat dihatimu, dunia ditanganmu dan kematian dipelupuk matamu”

“Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku, diamku dari orang hina adalah suatu jawapan… Bukanlah ertinya aku tidak mempunyai jawapan, tetapi Tidak pantas bagi singa mencontohi anjing”

“Amalan yang paling berat diamalkan Ada 3 (tiga).
1. Dermawan saat yang dimiliki sedikit…
2. Menghindari maksiat saat sunyi tiada siapa-siapa…
3. Menyampaikan kata-kata yang benar dihadapan orang diharap atau ditakuti”

“Orang yg hebat adalah orang yg memiliki kemampuan menyembunyikan kemiskinan-nya, sehingga orang lain menyangka bahwa Dia berkecukupan Karena dia Tidak pernah meminta”

“Orang yg hebat adalah orang yg memiliki kemampuan menyembunyikan amarah, sehingga orang lain mengira bahwa ia merasa redha”

“Orang yg hebat adalah orang yg memiliki kemampuan menyembunyikan kesusahan, sehingga orang lain mengira bahwa ia selalu senang”

“Apabila engkau memiliki seorang sahabat yang membantumu dalam ketaatan kepada Allah maka genggam eratlah ia, jangan engkau lepaskan. Karana mendapatkan seorang sahabat yg baik adalah perkara yang sulit, sedangkn melepaskannya adalah perkara yang mudah”

💖

*MOTIVASI KEHIDUPAN*

🌹“Jika semua yang kita kehendaki terus kita miliki, darimana kita belajar ikhlas?”

🌹“Jika semua yang kita impikan segera terwujud, dari mana kita belajar sabar?”

🌹“Jika semua doa kita terus dikabulkan, darimana kita belajar ikhtiar?”

🌹“Seseorang yang dekat dengan Allah, bukan berarti tidak ada air mata.”

🌹“Seseorang yang taat kpd Allah, bukan berarti tidak ada kekurangan.”

🌹“Seseorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa-masa sulit.”

🌹“Biarlah Allah yang berdaulat atas hidup kita, karena Allah tahu yang tepat untuk yang terbaik.”

🌹“Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar tentang keikhlasan.”

🌹“Ketika hatimu sedang terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang memaafkan.”

🌹“Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kesungguhan.”

🌹“Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang ketangguhan.”

🌹“Ketika kamu harus membayar biaya yang seharusnya tidak kamu tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang kemurah-hatian.”

🌹“Tetap sabar, semangat, dan tersenyum. Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas Kehidupan. Allah menaruhmu di tempatmu yang sekarang bukan karena kebetulan.”

🌹“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata.” ~

🌹SEMOGA ALLAH Mengabulkan Doa Kita Dan Mengampuni Semua Dosa Kita & Orang Tua Kita…🤲🏻

*❝Jadilah diri yang memagari diri*❞

💖

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh🌺

بسم الله الرحمن الرحيم…
🌸Muhasabah diri

Jangan keburu sombong karena mendapat ilmu yang baru
Jangan keburu menjudge orang salah hanya karena tak sepaham
Jangan keburu marah jika sahabat kita yang melakukan kesalahan
Jangan Keburu menebar kebencian jika ada yang tak sejalan
Seperti ilmu padi, makin merunduk makin berisi
Hanya orang yang banyak ilmu, yang makin malu sama diri sendiri, bukan malah bilang sana sini kalau sudah jadi manusia paling pandai di bumi

Sama-sama belajar menuju kebaikan, jadilah manusia yang cinta kedamaian💕

💖

Ketika Perempuan (Paling) Shalihah Berkeluh Kesah
Oleh: Yunda Fitrian

“Ah, emak-emak depresi itu kurang iman aja!”

Kadang ada orang yang menganggap depresi atau stres tingkat tinggi itu karena kurang iman. Kurang ibadah. Kurang ngaji.

Saya tidak punya cukup ilmu untuk menilai. Tapi saya ingin berbagi sesuatu yang saya dapat setelah merenungkan kisah seorang perempuan penghulu surga.

Perempuan terbaik, paling shalihah di zamannya; Maryam binti Imran. Bunda dari Nabi Isa Alayhissalam.

Alquran mengabadikan ucapan Maryam saat hendak melahirkan Isa alayhissalam. Sebuah kalimat yang menyiratkan beban mental begitu berat.

Sebuah kalimat yang menurut saya, terlalu tabu untuk diucapkan. Apalagi oleh seorang perempuan yang menjadi pemimpin perempuan surga. Kalimat yang mungkin kalau diucapkan di hadapan emak yang gak empati, responnya persis sama dengan kalimat yang saya tulis di awal tadi 😀

Allah mengabadikan ucapan curhat Maryam itu dalam Alquran. Ucapan yang memang hanya Maryam ucapkan dalam kesendirian, bukan di hadapan kaumnya apalagi di medsos yak. Ucapan tersebut tertulis dalam surat Maryam ayat 22-23.

“Dan kisahkanlah di dalam Kitab (Al-Qur’an) tentang Maryam, ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Rasa sakit hendak melahirkan membawanya pada pohon kurma, ia berkata: “Oh, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tak berarti dan dilupakan.””.

Saya membayangkan duka hati Maryam. Seorang gadis yang beribadah siang dan malam di Baitul Maqdis. Semua orang hanya mengenalnya sebagai seorang perempuan shalihah.

Lalu tiba-tiba ia hamil tanpa suami? Apa kata dunia??

Maryam tahu tak akan ada yang percaya. Hanya Zakariya dan istrinya, yang yakin akan kebenaran cerita Maryam.

Setegar-tegarnya Maryam, setinggi-tingginya iman Maryam, gadis itu tetap hancur hatinya mendengar omongan orang.

Itu Maryam, perempuan paling shalihah pada zamannya. Paling banyak zikirnya. Paling bagus ngajinya. Paling tebal imannya. Jangan ditanya ibadahnya.

Bisa-bisanya perempuan seshalihah itu akhirnya berkeluh kesah? Bahkan sampai berucap mengharap kematian?Hanya karena omongan orang?

Betapa begitu besarnya pengaruh kalimat tuduhan, nyinyiran, dan penghakiman terhadap batin seorang Maryam.

Maryam sang manusia pilihan masih bisa merasakan sakit hati, pilu terhadap pandangan orang.

Bahkan sampai berandai mati saja. Dilupakan orang. Dianggap tak pernah ada. Daripada harus menghadapi dunia yang tak berpihak padanya.

Di situlah saya tersadar. Maryam, perempuan shalihah yang imannya tak mungkin diragukan itu, hanya manusia biasa.

Manusia, diciptakan Allah dengan fitrah rasa. Punya emosi dalam jiwa. Keberadaan iman tidak meniadakan gejolak emosi manusia. Melainkan mengarahkannya untuk mengelola segala rasa dalam taat padaNya. Tapi sekali lagi, bukan menghilangkan semua emosinya. Inilah bedanya manusia dengan malaikat.

Butuh waktu bagi manusia untuk mengelola emosi jiwa dan buncahan rasa. Ada proses yang perlu dilewati, bukan dalam sekejap mata.

Ah, entah mengapa setelah membaca kisah Maryam, saya tak sampai hati menyimpulkan perempuan yang depresi itu kurang iman.

Justru bisa jadi episode depresi yang mereka alami, adalah cara Allah menaikkan mereka ke derajat yang lebih tinggi. Atas jihad mereka mengelola hati.

Siapa tahu, sakit hati yang mereka rasa, adalah jalan menuju surga. Sebab gugurnya dosa. Sebab pahala atas lelahnya jiwa.

Jangan-jangan saya yang ujiannya biasa-biasa saja, sedang jalan di tempat belok kiri dikit masuk neraka, hiks naudzubillahimindzalik..

Kembali ke kisah Maryam. Setelah curhatan duka tersebut, Allah pun langsung meresponnya.

Ternyata bukan dengan menghardik Maryam karena ia mengeluh berandai mati saja. Allah tidak bilang, “Eh Maryam, gak boleh ngomong gitu! Mana iman kamu?!”.

Tidak.

Allah Maha tahu, manusia yang ia ciptakan sedang berada di titik terendah dalam hidupnya. Sedang kalut dengan emosi yang mengaduk jiwa.

Allah Maha tahu, yang dibutuhkan Maryam saat itu bukan omelan. Bukan nasihat. Tapi dukungan. Ketenangan.

Apa yang Allah lakukan?

Surat Maryam ayat selanjutnya, 24-26.

“Kemudian Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyang-goyangkanlah pelepah pohon kurma itu ke arahmu niscaya akan gugur buah-buah kurma yang telah masak itu kepadamu. Maka makanlah dan minumlah, dan senangkanlah hatimu. Jika kamu melihat seseorang, maka katakanlah, “Sesungguhnya aku telah bernazar kepada Yang Maha Pengasih untuk berpuasa, maka aku takkan berbicara kepada seseorang pun pada hari ini.””

Allah mengutus ‘konselor’ berupa malaikat Jibril untuk memandu Maryam. Menghalau kesedihan dan menuntunnya fokus pada kekuatan yang masih ia miliki. Perintah untuk menggoyang pelepah pohon kurma untuk menjatuhkan kurma matang adalah cara Allah membuat Maryam percaya dirinya masih punya daya.

Selanjutnya Maryam diminta makan dan minum, serta menyenangkan hatinya. Menurut saya, ini solusi yang sangat manusiawi!

Maryam yang sedang tenggelam dalam rasa sakit karena melahirkan, emosi sedih membayangkan tudingan kaumnya, diberikan kesempatan untuk makan dan minum. Setelah terselesaikan kebutuhan pokoknya tersebut, barulah Allah menyuruh Maryam menyenangkan hatinya.

Selama Maryam menata hati, Allah beri ia kesempatan untuk menenangkan diri, memenangkan pertempuran batinnya dengan berpuasa. Maryam diperintahkan untuk berpuasa dan tidak berbicara. Tidak membantah apapun komentar negatif kaumnya.

Masya Allah.

Membaca kisah ini sungguh membuat saya merasakan kasih sayang Allah. Bahwa Dia tak pernah meninggalkan hambaNya. Tidak pernah membebani di luar batas kemampuan hamba Nya. Bahwa Allah sangat memanusiakan manusia.

Bahwa ungkapan kesedihan, merasa tak ada harapan, bukanlah pertanda hilang iman. Melainkan pertanda bahwa yang mengucapkannya hanyalah manusia. Ciptaan Allah yang dibekali fitrah rasa. Makhluk yang membutuhkan perlindungan Robb-nya.

Maka jika ada emak yang curhat kelelahan, sedih, sampai punya keinginan menyakiti diri sendiri atau anaknya, jangan buru-buru menghakiminya kurang iman.

Ajaklah ia duduk nyaman, fokus pada kekuatan yang masih dimilikinya. Bawakan makan, minum, dan senangkan dulu hatinya. Baru bantu ia menata emosinya.

Jika sang emak curhatnya di medsos, gak usah nimbrung komentar nyinyir. Cukup diinbox, diwapri, diajak ngobrol personal aja. Kalau benar-benar peduli dan sayang padanya.

Sebab kita tak pernah tahu, Allah mungkin sedang menaruh perhatian padanya. Sedang mengamati siapa yang akan ikut dapat pahala dalam skenario ujian seorang hamba. Siapa yang ikut menolong dengan tulus dan siapa yang hanya ikut menjatuhkan sesama.

Wallahu a’lam bishshawab. Semoga Allah kuatkan semua ibu yang sedang berada di titik terendah dalam hidupnya. Makan, minum, dan bersenang hatilah, Bunda. Sebab Allah sedang membukakan jalan menuju surga. InsyaAllah.

Yunda Fitrian, Sahabat Ibu Berdaya

CcTitis Witri Pramesti

Ummu Djasmin

💖

MENINGGALKAN

Aku pernah sakit di posisi seseorang yang meninggalkan, bukan ditinggalkan.

Perang batin antara masih ingin pacaran atau mengikhkaskan karena hukum pacaran adalah haram.

Sampailah aku pada titik tertiinggi mencintai; membiarkan dia pergi. Sebab aku ingin mendekatkan diri kepada Ilahi.

Minggu pertama terasa berat, tapi bukankah Surga itu mahal? Aku mencoba semakin taat.

Hingga akhirnya aku mengalami rasa itu. Rasa tenang saat hati lebih cenderung mengingat-Nya. Rasa damai saat tak ada lagi ikatan zina yang mengatasnamakan cinta.

Aku bebas!

Berhenti chatting dengannya. Berhenti komunikasi. Bukan karena tak lagi mencintai, tapi karena tak ingin melakukan dosa yang sama berulang kali.

#INDONESIA_TANPA_PACARAN

-Aureliana Dewi-

💐Aureliana Dewi

💖

Seorang wanita yg sewaktu kecil d susui oleh ibundanya , d sekolah kan oleh ibunya..
Di ajari ngaji oleh ibunya di ajarin baca oleh ibunya ..
sampai ketika sudah dewasa antum dtg melamar diberikan kepda antum,, “nih antum ambil dengn sprangkat Alat sholat “maharnya.. Jadi jika mslah mahar memang sebaik baik ny wanita yg mahar ny sdikit, yg barokah sperti itu..
Tapi kita bisa liat dgn modal 1 jt , tu perempuan hasil kerja org tua nya, kau ambil dgn harapan apa…????
Dgn 1 harapan,,Org tua ktika memberikan anak ny kpd antum ..ktika mertua antum mengatakan wazawwajtuka waankahtuka binti bimaharkadza…
harapan beliau 1 engkau wahai lelaki bisa menggantikan posisi bapak nya…
engkau wahai lelaki bisa menggantikan posisi ibu nya,,,
dgn harapan kau bisa menyayangi ny..
Kau menghargai nya..!!!
Renungan buat para ikhwan yg hendak menikah..
Tanggung jawab mu besar..!!!

*Ustadz Syafiq Riza Basalamah*

Allah Maha Baik

Ini salah satu bentuk rasa syukurku pada Sang Khalik, tuhan alam semesta, Allah s.w.t. Disaat hatiku terasa hancur bagai serpihan kaca, air mata ini mengalir sederas sungai mengalir, pikiranku dipenuhi jutaan hal yang membuatku gemetar karena rasa takut, disaat aku terjatuh, terkurap, tersungkar, bersimpuh dalam tangisan, membasahi bumi dengan air mataku yang tak berhenti menganak sungai, ketika terang tiba-tiba menjadi gelap dan menakutkan, hangat menjadi dingin seketika, terus bersimpuh dalam tangisan, kram otak, jantung berdebar kencang, nafas menjadi tidak beraturan, dada terasa sesak, terasa jiwa hampir meninggalkan jasad, putih menjadi hitam, kebahagiaan yang tiba-tiba sirna, kesedihan yang datang bersemayan,  yang ketika berdiri lagi aku tak sanggup, hanya bisa berlutut, lutut mengakar, terpaku dengan tanah, kehabisan tenaga, dan ketika tidak ada satu orang pun didunia yang bisa menolongku, maka aku hanya punya 1 jalan keluar, Ya, tentu saja Tuhan penciptaku yang maha besar lagi Esa, ketika aku melupakankannya, berpaling darinya apabila aku bertemu dengan sesuatu yang bernama nafsu. Aku menjauhinya, namun ia tidak pernah meninggalkanku, ya, Allah tuhanku selalu bersamaku, kapanpun dimanapun. Allah telah berjanji akan mengampuni siapa yang bertobat, ia tidak akan menghukum orang yang memohon maaf kepadanya, Allah juga berjanji bahwa barang siapa yang memanggilnya, maka Allah akan menjawab panggilannya. Aku kembali memanggilnya, Allah tuhanku menjawab panggilanku, mengusap airmataku, membantuku berdiri dan memelukku, Allah berbisik padaku pada aku selama ini tidak pernah sendirian, dia selalu bersamaku. Ada satu hal berharga lagi yang aku miliki, Harapan, aku tidak pernah barang sedikit pun melepaskan harapanku itu, dengan harapan, aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan, bersama Allah, tidak ada yang tidak mungkin, semuanya mungkin bila kita yakin dan percaya, namun aku sadar, kadang untuk memperoleh sesuatu yang kita inginkan itu bagai mengambil mutiara indah ditengah samudra, butuh perjuangan lagi pengorbanan, untuk mendapatkan sesuatu, kita harus rela melepaskan sesuatu, hanya ada 2 kunci utama untuk bisa mencapai sesuatu yang kita inginkan, Berusaha dan Berdo’a, aku menganggap sebuah koin adalah harapan atau tujuan masing-masing dari sisi kanan dan kirinya adalah Berusaha dan Berdo’a. Aku tidak akan berputus asa menghadapi ujian dari Allah. Allah selalu bersamaku. Allah yang maha kuasa, maha bijaksana, maha besar, maha pengasih lagi maha penyayang, maha segalanya selalu mengabulkan do’a-do’aku, apa yang aku takutkan, lalu aku meminta Allah untuk tidak mewujudkan apa yang aku takutkan itu, Allah mengabulnya, aku ingin mencapai sesuatu tujuan, aku memohon kepada Allah agar membantuku mencapai hal tersebut, Allah mengabulkan dan membantu hingga aku benar-benar mencapainya, aku ingin ini ini dan itu, Allah mewujudkannya, karena itulah, inilah yang wajib aku lakukan, karena janji ini sudah kuikatkan dengan Rabbku. Mengingkar janji yang dijanjikan kepada sesama manusia saja tidak diperbolehkan, apalagi mengingkar janji kepada Allah. Allah sumber utama kehidupanku, kebahagiaanku, kekuataanku, Allah segalanya bagiku. Sungguh, Allah lah Tuhan langit dan bumi serta seisi jagat raya.

​Hijrahku Belum Baik

#Copas#Motivasi Hijrah Indonesia (Fb group)

Terkadang terfikir dalam benakku. Saat orang-orang mengetahui diriku telah hijrah, saat orang-orang menilai aku adalah sosok yg baik. Padahal mereka tak mengetahui aku yg sebenarnya. 😖

~ Mereka mengetahui bahwa aku sosok yg anti berpacaran, tapi mereka tidak mengetahui bahwa aku masih sibuk “chatting tidak jelas” dengan ikhwan yg tidak berkepentingan denganku. 😖

~ Mereka berfikir sholatku sangat rajin & tak pernah meninggalkan kewajibanku, tapi mereka tak mengetahui bahwa aku adalah pendosa yg hebat, aku sering lalai dalam sholatku. 😔

~ Mereka berfikir penampilanku didepan mereka sangat tertutup rapi, tapi mereka tak pernah mengetahui kebiasaanku ketika aku keluar tak jauh dengan rumah aku terkadang malas menggunakan kaos kaki dan manset tanganku. 😥

~ Mereka berfikir aku adalah sosok yg ramah dan berbakti kepada orangtua, tapi mereka tak mengetahui bahwa aku pernah bertengkar dengan kedua orangtuaku, bahkan aku pernah mengeraskan suaraku ketika berbicara dengan kedua orangtuaku. 😭

~ Mereka berfikir aku adalah sosok yg lemah lembut dan penyabar, tapi mereka tak mengetahui bahwa aku sosok yg keras dan mudah marah. 😢

~ Mereka berfikir aku adalah orang yg ‘Alim, tapi mereka tak mengetahui aku adalah si fakir ‘ilmu, bahkan mungkin ‘ilmuku lebih sedikit dibanding mereka. 😔

Ternyata hijrahku belum tepat, belum baik. Selama ini aku hanya mengubah diri agar tampak baik, namun sifat asliku selalu muncul ketika aku berada di lingkungan keluargaku 😩 Mereka mengetahui aku adalah sosok yg ‘alim, baik, penyabar, lemah lembut, rajin beribadah, ramah, dan anti pacaran. Tapi nyatanya sifat asliku masih ada, aku tak se-alim yg mereka katakan, aku tak sesabar yg mereka katakan, aku sosok yg mudah marah ketika ada sesuatu tak sejalan dengan egoku, aku masih lalai dalam sholat, tak jarang aku cekcok mulut dengan kedua orangtuaku, aku tak selembut yg mereka katakan. 😭

Ternyata masih banyak yg harus aku perbaiki dalam hidupku, hijrahku belum tepat, hijrahku masih di 1 tempat, hijrahku harus tetap berlanjut, dan tidak akan pernah berakhir.💪

Semoga hijrahku terus berjalan, bila susah sekalipun akan tetap ku lanjutkan dengan merangkak, asalkan tak berhenti, asalkan tidak ku ulang lagi dari nol. Semoga hijrahku juga mendapat dukungan dari semua pihak. Agar hijrahku melangkah dengan tepat☺ dan yang terpenting… semoga Allah memberiku HidayahNya, taufikNya, dan kasih sayangNya. Memuntun aku memjemput Ridha dan cintaNya Aamiin.

Kubur: Tanah di atasku

Tanya : Man Rabbuka? Siapa Tuhanmu?

Jawab : Allahu Rabbi. Allah Tuhanku.

Tanya : Man Nabiyyuka? Siapa Nabimu?

Jawab : Muhammadun Nabiyyi. Muhammad Nabiku

Tanya : Ma Dinuka? Apa agamamu?

Jawab : Al-Islamu dini. Islam agamaku

Tanya : Man Imamuka? Siapa imammu?

Jawab : Al-Qur’an Imami. Al-Qur’an Imamku

Tanya : Aina Qiblatuka? Di mana kiblatmu?

Jawab : Al-Ka’batu Qiblati. Ka’bah Qiblatku

Tanya : Man Ikhwanuka? Siapa saudaramu?

Jawab : Al-Muslimun Wal-Muslimat Ikhwani.

Muslimin dan Muslimah saudaraku..

Jawabannya sangat sederhana bukan?

Tapi apakah sesederhana itukah kelak kita akan menjawabnya?

Saat tubuh terbaring sendiri di perut bumi.

Saat kegelapan menghentak ketakutan.

Saat tubuh menggigil gemetaran.

Saat tiada lagi yang mampu jadi penolong.

Ya, tak akan pernah ada seorangpun yang mampu menolong kita.

Selain amal kebaikan yang telah kita perbuat selama hidup di dunia.

Astaghfirullahal ‘Adzim..

Ampunilah kami Ya Allah..

Kami hanyalah hamba-Mu yang berlumur dosa dan maksiat..

Sangat hina diri kami ini di hadapan-Mu..

Tidak pantas rasanya kami meminta dan selalu meminta maghfirah-Mu.. Sementara kami selalu melanggar larangan-Mu..

Ya Allah…

Izinkan kami untuk senantiasa bersimpuh memohon maghfirah dan rahmat-Mu..

Tunjukkanlah kami jalan terang menuju cahaya-Mu..

Tunjukkanlah kami pada jalan yang lurus.

Agar kami tidak sesat dan tersesatkan…

Amin Ya Rabbal ‘Alamin.

Bulir Ibrah dan Hikmah: Do’a

Allah pasti akan memberi jawaban doa seseorang selama ia tak tergesa-gesa. Lantas para sahabat bertanya, _“fa kaifa ya’jal ya Rasulallah?”_ bagaimanakah yang tergesa-gesa itu??

Maka Nabi ﷺ menjawab, _“dia yang berkata; aku sudah berdoa, tapi Allah belum juga mengabulkan”._ Lalu ia tinggalkan doa.

Pelajaran terpenting tentang kesabaran dalam berdoa adalah bahwa doa itu punya batas sesuai dengan kadar qualitynya…

Tengoklah kisah Nabi Zakariya, berapa lama Nabi Zakariya berdoa agar dikarunia anak?

70 tahun lamanya baru Allah mengabulkan doanya. Ini kelasnya Nabi yang dekat dengan Allah, namun apa? Allah kabulkan doa Nabi Zakariya setelah 70 tahun lamanya. Timbul pertanyaan liar dalam pikiran, bagaimana dengan kita?? Yang mana kelasnya tidak sekelas para Nabi yang dekat dengan Allah? 

Maka jawabnya sederhana, ya sabar ….

Ada orang baru berdoa dua minggu, satu bulan, dua bulan, namun belum juga dikabulkan. Sudah lemah semangatnya dalam berdoa. Sudah malas untuk berdoa, malah ada yang protes, mengapa tak juga dikabulkan.

Sabar, nikmati prosesnya. Jangan _isti’jal_ dalam berdoa alias tergesa-tergesa.

Ingatlah kisah Nabi Ayyub? Allah beri ia kenikmatan selama 20 tahun lamanya, dengan kebun kurma, 12 orang anak yang gagah perkasa. Dan jadilah ia raja, orang, nabi terkaya di kaumnya. Lalu Allah uji ia, Allah hancurkan semuanya hanya dalam 3 hari. Mudah bagi Allah untuk melakukan itu semua.

Hari pertama, Allah beri ia penyakit sampai kaumnya pergi meninggalkannya.

Hari kedua, Allah kirimkan badai dan hama yang menghancurkan seluruh kebun dan peternakannya.

Hari ketiga, ini adalah hari terberat dalam hidup Nabi Ayyub. Allah wafatkan 12 anaknya dalam sehari tanpa sebab apapun..

Hanya tinggal istrinya.

Sampai 18 tahun ujian, istrinya berkata, “wahai Nabi Allah, berdoalah pada Tuhanmu agar menghilangkan ujianmu, tidak perlu mengembalikkan semua, cukup agar penyakitmu sembuh.”

Apa kata Nabi Ayyub? “Wahai istriku berapa lama Allah beri kita nikmat?”

“20 tahun” kata istrinya.

“Aku masih malu untuk meminta kepada Allah” itu jawaban Nabi Ayyub kepada sang istri.

Tepat 20 tahun, Nabi Ayyub berdoa yang mana Allah abadikan dalam surat Al-Anbiya. _“Robbi anni massaniyadh dhur, wa anta arhamur rohimin”_ ya Allah, aku telah ditimpa suatu musibah, sedang Engkau adalah arhamur rohimin.

Telah sampai batasnya, telah tiba waktunya Allah kabulkan doa Nabi Ayyub. Allah berfirman, _“Fastajbna lahu, wa kasyafna bihi min dhur, wa atainahu ahlahu wa mitslahu ma’ah”_ maka Kami kabulkan doanya, Kami kembalikan keluarganya dan yang semisalnya bersamanya.

Dalam 3 hari pula Allah kembalikan semuanya.

hari pertama, Allah sembuhkan penyakitnya.

hari kedua, Allah jadikan istrinya setiap tahun melahirkan 2 bayi kembar sampai anak Nabi Ayyub berjumlah 24.

Allah beri Nabi Ayyub dengan kelipatan.

Nabi Ya’qub berapa lama ia berdoa agar Allah pertemukan dengan Yusuf _‘alaihissalam?_ Berpuluh-puluh tahun. Sampai ada yang mengatakan 40 tahun.

Nabi Musa, berapa lama ia berdoa kepada Allah untuk kebinasaan fir’aun seperti tersebut dalam surah Yunus 88–89 ? Berpuluh-puluh tahun.

Ibrahim _‘alaihissalam,_ berapa lama ia berdoa kepada Allah agar dikarunia anak? Berpuluh-puluh tahun.

Dan Rasulullah ﷺ berapa lama beliau berdoa kepada Allah agar memindahkan kiblat dari Al-Aqsa ke Al-Haram? Bertahun-tahun lamanya..

Berhenti sejenak, coba renungkan.

Tidak sulit bagi Allah untuk mengabulkam doa-doa para Nabi. Namun Allah rupanya sedang ingin mentarbiyah para Nabi dalam menghadapi ujian.

Yang tersirat dari kisah mereka adalah tentang kesabaran tanpa batas dalam menanti terkabulnya sebuah doa.

Nikmati prosesnya. Nikmati setiap proses kehidupan ini dengan sabar dan sholat.

Akan ada batas waktunya doa itu akan terkabul. Yang perlu kita yakini adalah bahwa setiap jawaban doa adalah “iya”

Ibnu Qoyyim pernah megatakan, “Doa itu ibarat panah yang dilesatkan ke langit. Tapi untuk mencapai ke langit ia memerlukan waktu”.

Ada beberapa jalan Allah kabulkan do’a. Dari Abu Sa’id, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian. ” (HR. Ahmad 3/18. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid ). Boleh jadi Allah menunda mengabulkan do’a. Boleh jadi pula Allah mengganti keinginan kita dalam do’a dengan sesuatu yang Allah anggap lebih baik. Atau boleh jadi pula Allah akan mengganti dengan pahala di akhirat. Jadi do’a tidaklah sia-sia.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca serta bernilai pahala bagi penulisnya serta orang yang menyebarkannya, Aamiin.

JANGAN MUDAH MENGHAKIMI

Di dalam buku hariannya, Sultan Turki, Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan keresahan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.

Sultan berkata kepada kepala pengawal:

 “Mari kita keluar sebentar.”

Di antara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan di malam hari dengan cara menyamar. Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka di sebuah lorong yang sempit. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata ia telah meninggal. Namun orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya. Sultan pun memanggil mereka, mereka tak menyadari kalau orang tersebut adalah Sultan. Mereka bertanya: “Apa yang kau inginkan.?”

Sultan menjawab: 

“Mengapa orang ini meninggal tapi tidak ada satu pun di antara kalian yang mau mengangkat jenazahnya? Siapa dia? Di mana keluarganya?”

Mereka berkata: 

“Orang ini Zindiq (pendosa), suka menenggak minuman keras dan berzina.!”

Sultan menimpali:

“Tapi . . bukankah ia termasuk umat Muhammad shallallahu alaihi wasallam?Ayo angkat jenazahnya, kita bawa ke rumahnya.”

Mereka pun membawa jenazah laki-laki itu ke rumahnya. 

Melihat suaminya meninggal, sang istripun pun menangis. Orang-orang yang membawa jenazahnya langsung pergi. Tinggallah sang Sultan dan kepala pengawalnya. Dalam tangisnya sang istri berucap kepada jenazah suaminya:

“Semoga Allah merahmatimu wahai wali Allah. Aku bersaksi bahwa engkau termasuk orang yang sholeh.”

Mendengar ucapan itu Sultan Murad kaget.

“Bagaimana mungkin dia termasuk wali Allah sementara orang-orang membicarakan tentang dia begini dan begitu, sampai-sampai mereka tidak peduli dengan kematiannya…”

Sang istri menjawab:

“Sudah kuduga pasti akan begini… Setiap malam suamiku keluar rumah pergi ke toko-toko minuman keras, dia membeli minuman keras dari para penjual sejauh yang ia mampu. Kemudian minuman-minuman itu di bawa ke rumah lalu ditumpahkannya ke dalam toilet, sambil berkata: “Aku telah meringankan dosa kaum muslimin”. Dia juga selalu pergi menemui para pelacur, memberi mereka uang dan berkata: “Malam ini kalian sudah dalam bayaranku, jadi tutup pintu rumahmu sampai pagi”. Kemudian ia pulang ke rumah, dan berkata kepadaku: “Alhamdulillah, malam ini aku telah meringankan dosa para pelacur itu dan pemuda-pemuda Islam”. Orang-orangpun hanya menyaksikan bahwa ia selalu membeli khamar dan menemui pelacur, lalu mereka menuduhnya dengan berbagai tuduhan dan menjadikannya buah bibir. Suatu kali aku pernah berkata kepada suamiku:

“Kalau kamu mati nanti, tidak akan ada kaum muslimin yang mau memandikan jenazahmu, mensholatimu dan menguburkan jenazahmu”. Ia hanya tertawa, dan berkata:

“Jangan takut, bila aku mati, aku akan disholati oleh Sultan, pemimpinnya kaum muslimin, para Ulama dan para Wali.”

Maka, Sultan Murad pun menangis, dan berkata:

“Benar! Demi Allah, akulah Sultan Murad, dan besok pagi kita akan memandikannya, mensholatkannya dan menguburkannya.”

Demikianlah, akhirnya prosesi penyolatan dan pemakaman jenazah laki-laki itu dihadiri oleh Sultan, para ulama, para Wali dan seluruh masyarakat.

*******

(Kisah ini diceritakan kembali oleh Syaikh Al Musnid Hamid Akram Al Bukhory dalam kitab _Mudzakkiraat Sultan Murad IV_)

*Wallahu a’lam bish-shawwab.*

*******

Pesan Moral

Jangan suka menilai orang lain dari sisi lahiriahnya saja. Atau menilainya berdasarkan ucapan orang lain. Terlalu banyak yang tidak kita ketahui tentang seseorang.  Apalagi soal yang tersimpan di tepian paling jauh di dalam hatinya. Kedepankan prasangka baik terhadap saudaramu.  Boleh jadi orang yang selama ini kita anggap sebagai calon penduduk neraka, ternyata penghuni Firdaus yang masih melangkah di bumi.

Inspirasi Hidup: Membaca Dunia

@K.L

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh…

Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai …

LAUT INI MALING …

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai …

LAUT INI BAIK HATI …

Seorang anak tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai …

LAUT INI PEMBUNUH …

Seorang berperahu dan di hantam badai, lalu menulis dipantai …

LAUT INI PENUH MARABAHAYA

Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai …

LAUT INI PENUH BERKAH …

Sementara seisi lautan tak pernah mengeluh.

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu tanpa sisa.

MAKA…….

JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.

Ingat:

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa di hargai.

Tak usah repot-repot mau menjelaskan tentang diri mu kepada siapa pun, Karena yang menyukai mu tidak butuh itu, Dan yang membenci mu tidak percaya itu (Ali bin Abi Thalib)

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi Siapa yang mau berbuat baik.

Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan.

Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan..

Jika datang kepadamu gangguan…

Jangan berpikir bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Perih, tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih Baik. Kurangi mengeluh dan teruslah berdoa dan berikhtiar. 

Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

Tugas kita adalah berbuat yang baik & benar Bukan menghakimi.

Memaafkan adalah memaafkan tanpa tapi. Menghargai adalah menghargai tanpa tapi.

Jangan pakai hukum sebab akibat untuk membenarkan amarahmu..

Karena jika kita baik, amarah tak tumbuh subur.

Selamat menebar kebaikan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh…

Tipu Daya Iblis

Kisah Teladan Islami

Ada sepasang Suami isteri itu hidup tenteram mula-mula. Meskipun melarat, mereka taat kepada perintah Tuhan. Segala yang dilarang Allah dihindari, dan ibadah mereka tekun sekali. Si Suami adalah seorang yang alim yang taqwa dan tawakkal. Tetapi sudah beberapa lama isterinya mengeluh terhadap kemiskinan yang tiada habis-habisnya itu. Ia memaksa suaminya agar mencari jalan keluar. Ia membayangkan alangkah senangnya hidup jika segala-galanya serba cukup. 

Pada suatu hari, lelaki yang alim itu berangkat ke ibu kota, mahu mencari pekerjaan. Di tengah perjalanan is melihat sebatang pohon besar yang tengah dikerumuni orang. Is mendekat. Ternyata orang-orang itu sedang memuja-muja pohon yang konon keramat dan sakti itu. Banyak juga kaum wanita dan pedagang-pedagang yang meminta-minta agar suami mereka setia atau dagangnya laris. 

Ini syirik, fikir lelaki yang alim tadi. “Ini harus dibanteras habis. Masyarakat tidak boleh dibiarkan menyembah serta meminta selain Allah.” Maka pulanglah dia terburu. Isterinya hairan, mengapa secepat itu suaminya kembali. Lebih hairan lagi waktu dilihatnya si suami mengambil sebilah kapak yang diasahnya tajam. Lantas lelaki alim tadi bergegas keluar. Isterinya bertanya tetapi ia tidak menjawab. Segera dinaiki keldainya dan dipacu cepat-cepat ke pohon itu. Sebelum sampai di tempat pohon itu berdiri, tiba-tiba melompat sesusuk tubuh tinggi besar dan hitam. Dia adalah iblis yang menyerupai sebagi manusia. 

Hai, mahu ke mana kamu? tanya si iblis. 

Orang alim tersebut menjawab, “Saya mahu menuju ke pohon yang disembah-sembah orang bagaikan menyembah Allah. Saya sudah berjanji kepada Allah akan menebang roboh pohon syirik itu.” 

Kamu tidak ada apa-apa hubungan dengan pohon itu. Yang penting kamu tidak ikut-ikutan syirik seperti mereka. Sudah pulang sahaja. 

Tidak boleh, kemungkaran mesti dibanteras, jawab si alim bersikap tegas. 

Berhenti, jangan teruskan! bentak iblis marah. 

Akan saya teruskan! 

Kerana masing-masing tegas pada pendirian, akhirnya terjadilah perkelahian antara orang alim tadi dengan iblis. Kalau melihat perbezaan badannya, seharusnya orang alim itu dengan mudah boleh dibinasakan. Namun ternyata iblis menyerah kalah, meminta-minta ampun. Kemudian dengan berdiri menahan kesakita dia berkata, “Tuan, maafkanlah kekasaran saya. Saya tak akan berani lagi mengganggu tuan. Sekarang pulanglah. Saya berjanji, setiap pagi, apabila Tuan selesai menunaikan sembahyang Subuh, di bawah tikar sembahyang Tuan saya sediakan wang emas empat dinar. Pulang saja berburu, jangan teruskan niat Tuan itu dulu,” 

Mendengar janji iblis dengan wang emas empat dinar itu, lunturlah kekerasan tekad si alim tadi. Ia teringatkan isterinya yang hidup berkecukupan. Ia teringat akan saban hari rungutan isterinya. Setiap pagi empat dinar, dalam sebulan sahaja dia sudah boleh menjadi orang kaya. Mengingatkan desakan-desakan isterinya itu maka pulanglah dia. Patah niatnya semula hendak membanteras kemungkaran. 

Demikianlah, semnejak pagi itu isterinya tidak pernah marah lagi. Hari pertama, ketika si alim selesai sembahyang, dibukanya tikar sembahyangnya. Betul di situ tergolek empat benda berkilat, empat dinar wang emas. Dia meloncat riang, isterinya gembira. Begitu juga hari yang kedua. Empat dinar emas. Ketika pada hari yang ketiga, matahari mulai terbit dan dia membuka tikar sembahyang, masih didapatinya wang itu. Tapi pada hari keempat dia mulai kecewa. Di bawah tikar sembahyangnya tidak ada apa-apa lagi keculai tikar pandan yang rapuh. Isterinya mulai marah kerana wang yang kelmarin sudah dihabiskan sama sekali. 

Si alim dengan lesu menjawab, “Jangan khuatir, esok barangkali kita bakal dapat lapan dinar sekaligus.” 

Keesokkan harinya, harap-harap cemas suami-isteri itu bangun pagi-pagi. Selesai sembahyang dibuka tikar sejadahnya kosong. 

Kurang ajar. Penipu, teriak si isteri. “Ambil kapak, tebanglah pohon itu.” 

Ya, memang dia telah menipuku. Akan aku habiskan pohon itu semuanya hingga ke ranting dan daun-daunnya, sahut si alim itu. 

Maka segera ia mengeluarkan keldainya. Sambil membawa kapak yang tajam dia memacu keldainya menuju ke arah pohon yang syirik itu. Di tengah jalan iblis yang berbadan tinggi besar tersebut sudah menghalang. Katanya menyorot tajam, “Mahu ke mana kamu?” herdiknya menggegar. 

Mahu menebang pohon, jawab si alim dengan gagah berani. 

Berhenti, jangan lanjutkan. 

Bagaimanapun juga tidak boleh, sebelum pohon itu tumbang. 

Maka terjadilah kembali perkelahian yang hebat. Tetapi kali ini bukan iblis yang kalah, tapi si alim yang terkulai. Dalam kesakitan, si alim tadi bertanya penuh hairan, “Dengan kekuatan apa engkau dapat mengalahkan saya, padahal dulu engkau tidak berdaya sama sekali?” 

Iblis itu dengan angkuh menjawab, “Tentu sahaja engkau dahulu boleh menang, kerana waktu itu engkau keluar rumah untuk Allah, demi Allah. Andaikata kukumpulkan seluruh belantaraku menyerangmu sekalipun, aku takkan mampu mengalahkanmu. Sekarang kamu keluar dari rumah hanya kerana tidak ada wang di bawah tikar sejadahmu. Maka biarpun kau keluarkan seluruh kebolehanmu, tidak mungkin kamu mampun menjatuhkan aku. Pulang saja. Kalau tidak, kupatahkan nanti batang lehermu.” 

Mendengar penjelasan iblis ini si alim tadi termangu-mangu. Ia merasa bersalah, dan niatnya memang sudah tidak ikhlas kerana Allah lagi. Dengan terhuyung-hayang ia pulang ke rumahnya. Dibatalkan niat semula untuk menebang pohon itu. Ia sedar bahawa perjuangannya yang sekarang adalah tanpa keikhlasan kerana Allah, dan ia sedar perjuangan yang semacam itu tidak akan menghasilkan apa-apa selain dari kesiaan yang berlanjutan . Sebab tujuannya adalah kerana harta benda, mengatasi keutamaan Allah dan agama. Bukankah bererti ia menyalahgunakan agama untuk kepentingan hawa nafsu semata-mata ? 

Barangsiapa di antaramu melihat sesuatu kemungkaran, hendaklah (berusaha) memperbaikinya dengan tangannya (kekuasaan), bila tidak mungkin hendaklah berusaha memperbaikinya dengan lidahnya (nasihat), bila tidak mungkin pula, hendaklah mengingkari dengan hatinya (tinggalkan). Itulah selemah-lemah iman. 

Hadith Riwayat Muslim

LIMA BELAS BUKTI KEIMANAN

Kisah Teladan Islam.

Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, “Siapakah kamu ini ?” 
Jawab kami, “Kami adalah orang beriman.” Kemudian baginda bertanya, “Setiap perkataan ada buktinya, apakah bukti keimanan kamu ?” Jawab kami, “Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?”
Tanya Nabi s.a.w, “Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu ?” 
Jawab mereka, “Kamu telah perintahkan kami untuk beriman kepada Allah, percaya kepada Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, percaya kepada takdir Allah yang baik mahupun yang buruk.” 
Selanjutnya tanya Nabi s.a.w, “Apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu ?” 
Jawab mereka, “Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahawa tidak ada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan Allah, hendaknya kami mendirikan solat wajib, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat dan berhaji bila mampu.” 
Tanya Nabi s.a.w selanjutnya, “Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?” Jawab mereka, “Bersyukur di waktu senang, bersabar di waktu kesusahan, berani di waktu perang, redha pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh.” Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini, maka Nabi s.a.w berkata, “Sungguh kamu ini termasuk di dalam kaum yang amat pandai sekali dalam agama mahupun dalam tatacara berbicara, hampir sahaja kamu ini serupa dengan para Nabi dengan segala macam yang kamu katakan tadi.” 
Kemudian Nabi s.a.w selanjutnya, “Mahukah kamu aku tunjukkan kepada lima perkara amalan yang akan menyempurnakan dari yang kamu punyai ? Janganlah kamu mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan. Janganlah kamu mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati, janganlah kamu berlumba-lumba dalam sesuatu yang bakal kamu tinggalkan,, berusahalah untuk mencari bekal ke dalam akhirat.”

KISAH RASULULLAH S.A.W.

🌸KISAH RASULULLAH  & PENGEMIS BUTA.

Belajar dari kemuliaan & Kasih sayang Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

Di sudut pasar Madinah Al-Munawwarah, seorang pengemis Yahudi buta setiap hari bila ada yang mendekatinya, ia selalu berkata, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir.

Bila kalian mendekatinya, kalian akan terpengaruh”. Sementara itu, setiap pagi rasulullah SAW mendatangi pengemis itu dengan membawa makanan. Tanpa sepatah katapun, Rasulullah menyuapi pengemis itu,walaupun setiap menyuapi pengemis itu selalu berpesan jangan dekati orang yang bernama Muhammad.

Rasulullah melakukannya hingga beliau wafat. Setelah Rasulullah wafat,tidak ada lagi yang menyuapi pengemis itu. Hingga suatu hari Abu Bakar berkunjung kerumah putrinya, Aisyah. . 

Beliau bertanya “Anakku ,adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?” Aisyah menjawab ” Wahai ayah, engkau ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnahpun yang belum ayah lakukan, kecuali satu sunnah saja.” 

“Apakah itu?” Tanya Abu Bakar . “Setiap pagi Rasulullah selalu pergi keujung pasar dengan membawa makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta. Beliau sendiri yang menyuapinya.” 

Teranglah Aisyah..

Keesokan harinya,Abu Bakar pergi ke pasar dg membawa makanan untuk pengemis itu. 

Ketika Abu Bakar menyuapinya , pengemis itu marah dan berteriak “Siapa kamu? 

“Aku orang yang biasanya menyuapimu” jawab Abu Bakar .

 “Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku. Bila ia datang padaku, tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya dengan mulutnya setelah itu ia berikan padaku.” 

Abu Bakar tak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu “Aku memang bukan orang yang biasa datang kepadamu. Aku adalah salah satu sahabatnya. Orang yang mulia telah tiada. Ia adalah Muhammad, Rasulullah SAW” . 

Setelah mendengar itu pengemispun menangis dan berkata “Benarkah demikian? Selama ini aku menghinanya, memfitnahnya. Ia tidak pernah memarahiku sedikitpun.  Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Ia begitu mulia” . Pengemis Yahudi buta itupun akhirnya bersyahadat dihadapan Abu Bakar.

Masha Allah…

Sahabatku!..

Entah kenapa setiap kali saya membaca kisah ini selalu menangis..😢😢

Semoga kisah Rasulullah ini, selalu menjadi suri tauladan utk kita semua khususnya umat muslim..

Aamiin Yaa Robb..💕😇