Motivasi Islami Indah: Hijrah & Jodoh

Tere Liye
1.Ketika seseorang membuat kita menunggu, itu berarti ada hal lebih penting yang dia urus dibandingkan kita.

Selalu begitu.

Karena kalau kita memang penting, amat berharga, dia tidak akan pernah membiarkan kita menunggu. Dan sama, ketika kita merasa seseorang itu penting, kita juga tidak akan pernah membiarkan dia menunggu sedikit pun.
2. Teko berisi madu, maka saat dituangkan, hanya madu yang keluar. Lezat dan bergizi. Tapi teko yang berisi cairan busuk, saat dituangkan, maka itulah yang tersaji.

Apapun yang kita posting di media sosial, yang kita tuliskan di kolom2 komentar, dan sebagainya sedikit banyak adalah cerminan dari isi teko milik kita. Maka jadilah, pemilik teko berisi madu yang bermanfaat, bukan sebaliknya.

🌷

“Orang kaya yang hatinya miskin jarang masuk ke rumah Allah (Masjid)”

-A
“Orang kaya banyak, tapi yang mampu bersedekah sangat sedikit.”-Z

🌷🌷🌷

Wanita Penghuni Surga Itu…
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,

“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”

Aku menjawab, “Ya”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’

Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni surga di kala nafasnya masih dihembuskan. Sedangkan jantungnya masih berdetak. Kakinya pun masih menapak di permukaan bumi.

Sebagaimana perkataan Ibnu Abbas kepada muridnya, Atha bin Abi Rabah, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya”

Ibnu Abbas berkata, “Wanita hitam itulah….dst”

Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah gerangan amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga?

Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam?

Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam.

Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperlihatkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya.

Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia pun akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.

Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir akan segala hal yang bisa merusak kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-noda hitam kemaksiatan – semoga Allah Memberi mereka petunjuk -.

Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa banyak kecantikan fisik yang justru mengantarkan pemiliknya pada kemudahan dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti apapun rupamu, seperti apapun fisikmu, janganlah engkau merasa rendah diri. Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah hati dan akhlakmu.

Wahai saudariku, wanita hitam itu menderita penyakit ayan sehingga ia datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meminta beliau agar berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya. Seorang muslim boleh berusaha demi kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Asalkan cara yang dilakukannya tidak melanggar syariat. Salah satunya adalah dengan doa. Baik doa yang dipanjatkan sendiri, maupun meminta didoakan orang shalih yang masih hidup. Dan dalam hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki keistimewaan berupa doa-doanya yang dikabulkan oleh Allah.

Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.”

Saudariku, penyakit ayan bukanlah penyakit yang ringan. Terlebih penyakit itu diderita oleh seorang wanita. Betapa besar rasa malu yang sering ditanggung para penderita penyakit ayan karena banyak anggota masyarakat yang masih menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang menjijikkan.

Tapi, lihatlah perkataannya. Apakah engkau lihat satu kata saja yang menunjukkan bahwa ia benci terhadap takdir yang menimpanya? Apakah ia mengeluhkan betapa menderitanya ia? Betapa malunya ia karena menderita penyakit ayan? Tidak, bukan itu yang ia keluhkan. Justru ia mengeluhkan auratnya yang tersingkap saat penyakitnya kambuh.

Subhanallah. Ia adalah seorang wanita yang sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia tahu betul akan kewajiban seorang wanita menutup auratnya dan ia berusaha melaksanakannya meski dalam keadaan sakit. Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu dan senantiasa berusaha menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang di saat sehat pun dengan rela hati membuka auratnya???

Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran merupakan salah satu sebab seseorang masuk ke dalam surga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku pilih bersabar.”

Wanita itu lebih memilih bersabar walaupun harus menderita penyakit ayan agar bisa menjadi penghuni surga. Salah satu ciri wanita shalihah yang ditunjukkan oleh wanita itu lagi, bersabar menghadapi cobaan dengan kesabaran yang baik.

Saudariku, terkadang seorang hamba tidak mampu mencapai kedudukan kedudukan mulia di sisi Allah dengan seluruh amalan perbuatannya. Maka, Allah akan terus memberikan cobaan kepada hamba tersebut dengan suatu hal yang tidak disukainya. Kemudian Allah Memberi kesabaran kepadanya untuk menghadapi cobaan tersebut. Sehingga, dengan kesabarannya dalam menghadapi cobaan, sang hamba mencapai kedudukan mulia yang sebelumnya ia tidak dapat mencapainya dengan amalannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika datang suatu kedudukan mulia dari Allah untuk seorang hamba yang mana ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya atau hartanya atau anaknya, lalu Allah akan menyabarkannya hingga mencapai kedudukan mulia yang datang kepadanya.” (HR. Imam Ahmad. Dan hadits ini terdapat dalam silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599)

Maka, saat cobaan menimpa, berusahalah untuk bersabar. Kita berharap, dengan kesabaran kita dalam menghadapi cobaan Allah akan Mengampuni dosa-dosa kita dan mengangkat kita ke kedudukan mulia di sisi-Nya.

Lalu wanita itu melanjutkan perkataannya, “Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.”Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar auratnya tidak tersingkap. Wanita itu tetap menderita ayan akan tetapi auratnya tidak tersingkap.

Wahai saudariku, seorang wanita yang ingatannya sedang dalam keadaan tidak sadar, kemudian auratnya tak sengaja terbuka, maka tak ada dosa baginya. Karena hal ini di luar kemampuannya. Akan tetapi, lihatlah wanita tersebut. Bahkan di saat sakitnya, ia ingin auratnya tetap tertutup. Di saat ia sedang tak sadar disebabkan penyakitnya, ia ingin kehormatannya sebagai muslimah tetap terjaga. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang secara sadar justru membuka auratnya dan sama sekali tak merasa malu bila ada lelaki yang melihatnya? Maka, masihkah tersisa kehormatannya sebagai seorang muslimah?

Saudariku, semoga kita bisa belajar dan mengambil manfaat dari wanita penghuni surga tersebut. Wallahu Ta’ala a’lam.

Marji’:

Syarah Riyadhush Shalihin (terj). Jilid 1. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Cetakan ke-3. Penerbit Darul Falah. 2007 M.
***
Artikel muslimah.or.id
🌷🌷🌷

JANGAN BERSEDIH

Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Allah, rabb semesta alam. 

Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah daarul ibtilaa’ (negeri tempat ujian dan cobaan). Allah ‘azzawajalla berfirman,
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35).

Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن، ولكن اجعلوا الفرح شكراً والحزن صبر
“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.”

Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. 

Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan. Allah menceritakan keadaan mereka saat kekalahan yang mereka alami dalam perang uhud.
وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِين
“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); 

dan supaya Allah ingin memberi bukti kebenaran kepada beriman (dengan orang-orang kafir) dan menjadikan sebagian diantara kalian sebagai syuhada’. Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim” (QS. Ali Imran: 140).

*Allah yang menciptakan kebahagiaan dan Kesedihan agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur dan berbagi. Dan sempitnya Kesedihan diciptakan agar ia tunduk bersimpuh di hadapan Allah yang maha rahmat dan mengasihi, serta tidak menyombongkan diri. Hinggalah ia mengadu harap di hadapan Allah. Merendah merengek di hadapan Allah. Bersimpuh pasrah kepada Allah yang maha penyayang.
Sumber: muslim or id
🌷🌷🌷

Hijrah

Untuk semuanya yg ingin atau baru memulai berhijrah selalu berbaik sangkalah kepada Allah karena Dia maha tahu yg terbaik bagi hambanya

Jika kalian semua ketika berhijrah teman-teman yg biasa bersama kita mulai menjauhi kita,bukan mereka menjauh tp allah menjauhkan mereka agar hijrah kita menjadi lancar sampai istiqamah dan allah akan mendekatkan teman-teman yg baru kpd kalian untuk membantu perjalanan hijrah kalian

Jika kita sudah istiqamah jangan berharap bahwa allah harus mencukupkan dunia kita krn hijrah itu bukan untuk itu….. 

Jika banyak ujian dalam hijrah kita itu allah sayang sejauh mana kita bersungguh-sungguh dgn niat kita sesungguhnya ujian itu menghapus dosa dan mengangkat derajat kita

Gak mungkin orang yg datang kepada allah pulang dalam keadaan kecewa itu gk mungkin banget bisa dibilang mustahil

Semangat hijrah semoga istiqamah 
🌷🌷🌷

Bismillah

♡Assalamu’alaykum warahmatullah…

▪Terputusnya Amalan Selain Tiga Perkara

Ilmu agama yang bermanfaat, anak sholeh yang selalu mendoakan orangtuanya dan sedekah jariyah adalah di antara amalan yang bermanfaat bagi mayit walaupun ia sudah di alam kubur. 

Simak sajian singkat berikut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Faedah dari hadits di atas:

○ Pertama: Jika manusia itu mati, amalannya terputus. Dari sini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaklah memperbanyak amalan sholeh sebelum ia meninggal dunia.

○ Kedua: Allah menjadikan hamba sebab sehingga setelah meninggal dunia sekali pun ia masih bisa mendapat pahala, inilah karunia Allah.

○ Ketiga: Amalan yang masih terus mengalir pahalanya walaupun setelah meninggal dunia, di antaranya:

🔼 a. Sedekah jariyah, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku yang bermanfaat serta berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam ibadah.

🔼 b. Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia.

🔼 c. Anak yang sholeh karena anak sholeh itu hasil dari kerja keras orang tuanya. Oleh karena itu, Islam amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh. Lalu anak tersebut menjadi sebab, yaitu ortunya masih mendapatkan pahala meskipun ortunya sudah meninggal dunia.

○ Keempat: Di antara kebaikan lainnya yang bermanfaat untuk mayit muslim setelah ia meninggal dunia yang diberikan orang yang masih hidup adalah do’a kebaikan yang tulus kepada si mayit tersebut. Do’a tersebut mencakup do’a rahmat, ampunan, meraih surga, selamat dari siksa neraka dan berbagai do’a kebaikan lainnya.

○ Kelima: Sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “atau anak sholeh yang mendo’akannya”, tidaklah dipahami bahwa do’a yang manfaat hanya dari anak saja. Bahkan do’a kebaikan orang lain untuk si mayit tersebut tetap bermanfaat in syaa Allah. Oleh karena itu, kaum muslimin disyari’atkan melakukan shalat jenazah terhadap mayit lalu mendo’akan mayit tersebut walaupun mayit itu bukan ayahnya.

○ Keenam: Dalam hadits terdapat isyarat adanya keutamaan menikah, juga terdapat dorongan untuk menikah dan memperbanyak keturunan supaya mendapatkan keturunan sholeh (sehingga bermanfaat nantinya ketika kita telah meninggal dunia, pen).

Semoga sajian singkat ini bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Penulis

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
🌷🌷🌷

Indahnya jatuh cinta setelah Akad.
Bebas memandang wajahnya sesuka hati.

Mengucapkan kata-kata cinta tidak dianggap gombal apa lagi dusta.

Menyentuh jemarinya adalah ibadah.

Tidur tidak sendirian lagi.

Keluar rumah berdua tidak menjadi fitnah

Orang tua tidak terus menerus menelpon menyuruh pulang segera. Tidak lagi iri melihat orang lain suap-suapan.

Ada yang bisa digandeng saat kondangan.

Ada yang bisa diajak pacaran setiap saat.

Ada yang bisa diajak berdiskusi tentang semua hal.

Memanggilnya dengan panggilan sayang membuat langit tersipu malu. Membayangkan wajahnya ingin segera pulang kerumah. Memeluk tubuhnya mengundang Rahmat Allah.

Betapa indahnya jatuh cinta setelah Akad,

Makan sepiring berduapun seolah makan di restoran paling mahal. Ada yang memijat saat tubuh lelah, ada yang memeluk saat hujan turun.

Indahnya jatuh cinta setelah akad,

Mengundang Cinta dan Rahmat Allah. Beribadah setiap saat. Memanen pahala setiap waktu. “Tiket menuju surga seorang istri adalah suaminya, dan tiket menuju surga seorang suami adalah istrinya”.
🌷🌷🌷

➡️HijrahMuslimah

MEMPUNYAI PERASAAN CINTA KEPADA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Mempunyai Perasaan Cinta Kepada Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom Bukan Lah Suatu DOSA.

Karena Cinta Itu Adalah Sebuah Anugrah Dari Allah Sebuah Fitrah Dan Kita Harus Pandai Untuk Menjaga Fitrah Agar Tidak Menjadi Fitnah….

Caranya….?

Harus Bisa Membedakan Mana Antara ;

CINTA & SYAHWAT.

CINTA Itu Indah Tanpa Serta Merta 

Tapi :

SYAHWAT Hadir Tanpa Cinta Dan Bersipat Serta Merta.

Mungkin Ada Yang Bilang CINTA Itu Tidak Bisa Di Cerna Oleh Akal ( Salah ) 

Malah Sebaliknya CINTA Itu Sangat Masuk Akal Ko Bisa ?

Karena Tidak Mungkin Jika Kamu Melihat Kelakuan Orang Tersebut Yang Jahat Misalnya Sebagai Pencuri, Dan Lain2nya Tentang Semua Kejelekan Dan Keburukan Nya Kamu Tetap Mencintai Nya…

Karena Akal Mu Yang Mencerna ( Iya😁)

Dan Pilih Lah CINTA Yang Benar…

Bangun Lah CINTA Di Atas Pernikahan Jangan Membangun Pernikahan Di Atas Cinta.

Terus Bagai Mana Apakah Di Boleh Kan ?

TELPON & CHATTING NYA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Yang Tidak Di Boleh Kan Itu Adalah KHALWAT.

Apa Itu KHALWAT ?

Khalwat Adalah : Bertemu Berduaan Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah

( Bisa Melakukan Pelanggaran )

Meskipun Tidak Melakukan Pelanggaran Tapi Mereka Tetap Bertemu Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah Tetap Kedua2 Nya Adalah ( DOSA ).

Sedang Kan Telpon & Chatting Itu Bukan Lah Dosa Karena Tidak Termasuk KHALWAT Karena Sipat Nya Berjauhan Tidak Berdekatan.

Tapi Telpon & Chatting Itu Akan Menjadi Dosa Jika Perbincangan Nya Mengarah Ke Yang Haram.

Pada Dasarnya Kalau Telpon & Chatting Tidak Bermasalah Tidak Lah Dosa Seperti Kepentingan Pribadi,Bisnis Dan Lain Nya Yang Tidak Mengarah Ke Yang Haram & Yang Memancing Menimbulkan SYAHWAT.

Makanya Hati2 Jika Ingin Telpon Dengan Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom Jika Tidak Lah Penting Hindari.

Terus Apa Bedanya Dengan IKHTILAT.

Apa Itu IKHTILAT ?

Ikhtilat Adalah : Bercampurnya Lawan Jenis Antara Laki2 & Perempuan Yang Bukan Mahram.

Beda Dengan IKHTILAT ? Ikhtilat Ada Yang Di Haram Kan Ada Yang Tidak Haram.

Contoh IKHTILAT Yang Tidak Di Haram Kan Yaitu:

1. Semuanya Sama2 Menutup Aurat Antara Laki & Perempuan 

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

2. Kalangan Orang2 Yang Menjaga Pandangan

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

3. Membicarakan Yang Benar 

( Pembicaraan Yang Tidak Allah Haram Kan )

4. Di Tempat Terhormat 

( Tempat2 Yang Tidak Allah Haram Kan )

5.Tidak Boleh Berdempet – Dempetan 

( Agar Tidak Menimbulkan SYAHWAT )

Dan Yang Terahir Nie Yaaa…😊

Jika Dua Insan Saling Mencintai Tapi Mereka Bisa Melawan Hawa Nafsunya Untuk Tidak Telponan & Chatting Jika Pada Saat Itu Mereka Ada Yang Meninggal ( Misalnya ).

Mereka Meninggal Dalam Keadaan Syar’i Meninggal Ketika Sedang Berperang Melawan Hawa Nafsu ( Masya Allah ) .

Semoga Kita Semuanya Di Berikan Kekuatan Iman & Ketakwaan Untuk Menghadapai Setiap Unjian & Cobaan Darinya ( Allah ).

.Semangat Hijrah Yaa…

.Untuk Mengharapkan Dari Setiap Ampunan Nya ( Allah ) 

.Mari Hijrah 

.Hijrah Itu Indah 

.Penyejuk Hati

.Penenang Diri 

🖎#MuslimahAmmah 

Motivasi – Motivasi Hijrah

Motivasi Cinta Positif

Motivasi Hijrah Cinta

Motivasi Hijrah Indonesia
🌷🌷🌷

▶ ‎Motivasi Hijrah Indonesia

MATA YANG TIDAK AKAN TERSENTUH OLEH API NERAKA

Pernahkah kita menangis karena Allah? Pernahkah kita menangis karena takut akan siksa-Nya, sebab begitu banyak dosa yang kita perbuat?

Jika belum …

Menangislah …

Menangislah karena takut pada-Nya.

Menangislah dengan ikhlas.

Menangislah karena ingin adanya perubahan.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal [8] : 2)

Ibnu Katsir mengatakan mengenai ayat ini, “Ini adalah sifat orang beriman yang sebenarnya. Yaitu ketika mengingat Allah, hatinya menjadi takut (gemetar). Sehingga dia mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.”

Abdullah bin Az Zubair mengatakan bahwa ayat ini mengisahkan tentang Raja Najasiy dan pengikutnya.

“Orang yang menangis karena takut kepada Allah Ta’ala, matanya tidak akan tersentuh api neraka.”

Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Ibnu Abbas,

عَيْنَانِ لاَ تَمَسُّهُمَا النَّارُ عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ

“Dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam (begadang) untuk berjaga-jaga (dari serangan musuh) ketika berperang di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi.

Hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalan lainnya- , sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1229)

🌏 https://rumaysho.com/8130-menangis-karena-allah.html
🌷🌷🌷

Berpeganglah pada tali Allah. Ujuangnya ada ditangan Allah dan ujung yang satunya lagi ditanganmu. Selama engkau tidak melepaskan pegamganmu, kamu akan selamat. Selalu berpegang pada Qur’an & Sunnah.
🌷🌷🌷

GUNAKAN CERMIN BUKAN TEROPONG

Sahabat-ku, mari kita

Belajar memperbaiki dan mengkritik diri sendiri

Karena memperbaiki dan mengkritik orang lain itu

Tidak perlu belajar,

Gunakan cermin

untuk melihat kekurangan diri

Jerawat kecil di wajah kita sangat diperhatikan

Jangan gunakan teropong

Untuk melihat kesalahan kecil orang lain,

Perhatikan perkataan Abu Hurairah,

يبصر أحدكم القذاة في أعين أخيه، وينسى الجذل- أو الجذع – في عين نفسه

“Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya.” (Adabul Mufrad no. 592, shahih)

Jika semua orang salah di mata 

Berarti ada yang perlu diperbaiki pada hati

Karena sifat ini membuatnya 

Tidak akan punya teman dan

Tidak akan merasakan nikmatnya persahabatan

Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata,

ﻣﻦ ﻃﻠﺐ ﺃﺧﺎ ﺑﻼ ﻋﻴﺐ، ﺻﺎﺭ ﺑﻼ ﺃﺥ

“Barangsiapa mencari teman yang tidak memiliki aib, sungguh ia akan hidup sendiri tanpa teman.” (Sya’bul Iman no. 7887)

Seseorang tidak boleh sudah merasa baik

Karena kalau sudah merasa baik

Sulit untuk diperbaiki dan memperbaiki,

Inilah hakikat dari tawaadhu’

Selalu merasa diri belum baik

Dan merasa orang lain lebih baik dari dirinya

Abdullah Al Muzani berkata,

“Jika iblis memberikan was-was kepadamu bahwa engkau lebih mulia dari muslim lainnya, maka perhatikanlah.

Jika ada orang lain yang lebih tua darimu, maka seharusnya engkau katakan, “Orang tersebut telah lebih dahulu beriman dan beramal sholih dariku, maka ia lebih baik dariku.”

Jika ada orang lainnya yang lebih muda darimu, maka seharusnya engkau katakan,

“Aku telah lebih dulu bermaksiat dan berlumuran dosa serta lebih pantas mendapatkan siksa dibanding dirinya, maka ia sebenarnya lebih baik dariku.”

Demikianlah sikap yang seharusnya engkau perhatikan ketika engkau melihat yang lebih tua atau yang lebih muda darimu.” [Hilyatul Awliya’ 2/226]
☺☺
Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, diceritakan tentang seorang lelaki dari penduduk kampung (Arab Badui) yang berkata, . أَخَذَ بِيَدِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَجَعَلَ يُعَلِّمُنِي مِمَّا عَلَّمَهُ اللهُ وَقَالَ: ” إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللهِ إِلَّا أَعْطَاكَ اللهُ خَيْرًا مِنْهُ “ . “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tanganku. Beliau pun mulai mengajarkan aku dari ilmu yang Allah Ta’ala wahyukan kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkataSesungguhnya tidaklah Engkau meninggalkan sesuatu karena ketakwaan kepada Allah Ta’ala, kecuali Allah pasti akan memberikan sesuatu (sebagai pengganti) yang lebih baik darinya.” (HR. Ahmad no. 20739. Dinilai shahih oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth.) . Sumber : https://muslim.or.id/29179-meninggalkan-sesuatu-karena-allah-taala.html #Salam_Televisi.
🌷🌷🌷

>Kebenaran yang Nyata selalu Fakta; 

Orang Tua, Tidak Takut MISKIN memberikan Rizkinya kpd Anak hingga Mereka Besar dan Berguna. 😊

Tapi Kenapa ?

Anak Kerap Takut Kekurangan di saat Menanggung OrangTua nya Kelak Mereka Sudah Uzur.😢

Jangan Musuhi Orang’Tua,.

Kelak siapapun Bakal Menjdi Orang Tua,

Bayangkan Kalau Kita D posisi itu !!! 😰.
Surga semakin dekat ketika orang tua semakin tua dan kita harus merawat mereka .
🌷🌷🌷

Ingatlah Allah di Waktu Senang dan Lapang

Saudaraku,

Jika anda punya saudara atau kawan

Ia hanya datang pada anda 

Di saat susah saja atau sedang butuh bantuan saja

Yang selama ini hilang dari peredaran ukhuwah

Bagaimana perasaan anda?

Hendaknya jangan jadikan mengingat Allah

Pilihan terakhir ketika gembira

Namun tiba-tiba 

Menjadi pilihan utama ketika bersedih dan susah

Ingatlah Allah waktu senang dan lapang

Allah akan mengingatmu di waktu susah,

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ

“Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)

Allah menolong Nabi Yunus dalam berbagai kesusahan. Di tengah ganasnya lautan. Dalam perut ikan. Karena beliau sering mengingat Allah di waktu lapang 

Allah berfirman,

ﻓﻠﻮ ﻻ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﺒﺤﻴﻦ، ﻟﻠﺒﺚ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﻳﺒﻌﺜﻮﻥ

“Maka kalau sekiranya dia (sebelumnya) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat).” (QS. Ash Shaaffaat: 144).

Hendaklah, di waktu senang dan lapang:

Shalat malam meminta dan mencari ridha Allah,

Banyak bersedekah walaupun sedikit, Membaca Al-Quran, Menunaikan hak Allah pada zakat, Beristigfar dan dzikir. Amalan yang mudah

Akan tetapi Allah maha Pengasih lagi Penyanyang

Kapan-pun dan apapun kondisinya, kamu kembali kepada Allah, Allah terima taubat dan ampuni  semua dosa.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu ia berkata,

ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮْﻝُ : )) ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَ ﺗَﻌَﺎﻟَـﻰ : ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ، ﺇﻧَّﻚَ ﻣَﺎ ﺩَﻋَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻭَﺭَﺟَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻴْﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻟَﻮْ ﺑَﻠَﻐَﺖْ ﺫُﻧُﻮﺑُﻚَ ﻋَﻨَﺎﻥَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ، ﺛُﻢَّ ﺍﺳْﺘَﻐﻔَﺮْﺗَﻨِﻲْ ، ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻮْ ﺃَﺗَﻴْﺘَﻨِﻲْ ﺑِﻘُﺮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎ ، ﺛُﻢَّ ﻟَﻘِﻴﺘَﻨﻲْ ﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﻲْ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻟَﺄَﺗَﻴْﺘُﻚَ ﺑِﻘُﺮَﺍﺑﻬَﺎ ﻣَﻐْﻔِﺮَﺓً

“Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allah Azza wa Jalla berfirman,

‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku TIDAK PEDULI.

Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku TIDAK PEDULI.

Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.”

[HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits ini hasan shahih].

Saudaraku,

Ingatlah Allah di saat senang dan lapang

Jangan tunggu taubat di waktu susah saja

Karena kematian bisa datang tiba-tiba.
🌷🌷🌷

Ayat tentang Dosa Syirk

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. An Nisa’: 48).
🌷🌷🌷

Dalam Masalah Wudhu*

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْلَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); …” (QS. Al Ma-idah: 6)
🌷🌷🌷

خُذُوا عَنِّى مَنَاسِكَكُمْ فَإِنِّى لاَ أَدْرِى لَعَلِّى أَنْ لاَ أَحُجَّ بَعْدَ حَجَّتِى هَذِهِ

“Ambillah dariku manasik-manasik kalian, karena sesungguhnya aku tidak mengetahui, mungkin saja aku tidak berhaji setelah hajiku ini”.(HR. Muslim).

18. Seorang yang sholat cepat (tidak tumaninah) tidak sesuai dengan Ajaran Nabi ﷺ, dan Sholatnya tidak Sah

_“Suatu ketika ada seseorang yang masuk masjid kemudian shalat dua rakaat. Seusai shalat, orang ini menghampiri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang saat itu berada di masjid. Ternyata Nabi menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya. Setelah diulangi, orang ini balik lagi, dan disuruh mengulangi shalatnya lagi. Ini berlangsung sampai 3 kali. kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepadanya cara shalat yang benar. Ternyata masalah utama yang menyebabkan shalatnya dinilai batal adalah kareka dia tidak tumakninah. Dia bergerak rukuk dan sujud terlalu cepat.” (HR. Bukhari, Muslim, Ibn Majah dan yang lainnya)_
🌷🌷🌷

 *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM MUAMALAH DAN BER AKHLAQ*

1) Berakhlaq dengan kaum muslin

2) Berakhlaq dengan selain Muslim

Kedua jenis muamalah ini diatur dalam Agama Islam (dan di bedakan)

20. Ahlussunnah bersikap bahwa muslim memiliki hak khusus, dan Orang Kafir juga memiliki haq yang berbeda

21. Hak seorang Muslim :

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ وَإِذاَ مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذاَ مَاتَ فَاتْـبَعْهُ

“Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam:

1. Jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,

2. Jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya,

3. Jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat,

4. Jika ia bersin dan mengucapkan ‘Alhamdulillah’ maka do‘akanlah ia dengan ‘Yarhamukallah’,

5.Jika ia sakit maka jenguklah

6. Dan jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)

22. Hak Orang Kafir

Wajib membenci orang kafir tetapi TIDAK BOLEH MENDHOLIMI MEREKA

Rasulullah ﷺ mengajari cara menjawab salam dari orang kafir

إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ

“Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6258 dan Muslim no. 2163)

23. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH KETIKA TERJADI PERSELISIHAN*

Perselisihan adalah salah satu sunnatullah yang terjadi dari dulu hingga sekarang

24. Sikap yang benar ketika menghadapi Perbedaan ada 2 :

1) Berusaha mencari Kebenaran dan berpegang dengan kebenaran tersebut

2) Mensikapi orang yang berselisih dengan kita adalah dengan cara menjelaskan dengan kelembutan

Dan Tetaplah menjaga hubungan baik dengan orang yang berselisih dengan kita, dengan tidak mudah memberikan label ahlul bidah/orang fasik dan hal hal lain yang bisa menyakiti hati mereka

25. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM BERDAKWAH DI JALAN ALLAH*

Tujuan dari Dakwah ada 3 :

1) Menegakkan Hujjah (menjelaskan dalil) pada umat manusia, sehingga faham terhadap Agama

2) Mengharapkan manusia mendapatkan Hidayah

رُّسُلًا مُّبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

“(Mereka kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberiperingatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnyaperingatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (an-Nisa’: 165)

3) Melepaskan tanggung jawab di hadapan Allah

26. Saran dalam dakwah adalah mengikuti jalan yang Allah tunjukan yaitu dengan hikmah, mendebat dengan cara yang baik

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabbmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [An-Nahl/16:125]

وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ

“Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka.” [al-Ankabût/29:46]

27. Bersabarlah ketika berdakwah dijalan Allah seperti sabarnya para ulul azmi

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلا تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ بَلاغٌ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ

Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. (Qs. Al Ahqaaf [46] : 35)

28. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM AMAR MARUF NAHI MUNKAR*

Yaitu ketika memenuhi 2 Hal :

_1) Mengilmui mana yang maruf dan mana yang munkar_

MARUF : Adalah yang di jelaskan dalam Syariat bahwa itu *BAIK*

MUNKAR : Adalah yang di jelaskan dalam Syariat bahwa itu *SALAH/KEBURUKAN*

_2) Melakukannya dengan cara yang Benar_

Dijelaskan dalam hadits Nabi ﷺ :

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْـخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ؛ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : «مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ ، فَإِنَ لَـمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْـمَـانِ».

Dari Abu Sa’îd al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaannya); jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya (menasihatinya); dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju), dan demikian itu adalah selemah-lemah iman.’”

29. Melihat kemungkaran bisa dengan Mata bisa juga dengan ilmu (mengetahui dengan informasi)

30. Yang boleh merubah kemungkaran dengan “tangannya” adalah :

1) Pemerintah

2) Ayah dirumahnya

31. Tidak mampu adalah dari pandangan Syariat, yakni ketika dia menginkari dengan tangannya justru akan menimbulkan kemunkaran yang lebih Berat

Maka ingkari dengan Lisan : yaitu dengan Nashihat

Kadang Nabi ﷺ mengingkari dengan Berpaling muka, senyum, nashihat

31. Nabi ﷺ memerintahkan untuk “MERUBAH” bukan memusnahkan, sehingga jangan sampai kita ekstrim dengan kemungkaran dan juga jangam sampai kita “Tidak Peduli” dari kemungkaran

📝 Di Ringkas Oleh Abu Shafiyyah
🌷🌷🌷
I’ll be right back.
🌷🌷🌷

*Rindu Itu Datang*

Kau ilhamkan sifat baik dan buruk pada kami. 

Kau perhatikan setiap waktu dimanapun dan kapanpun kami berada. 

Kau yang lebih mengetahui daripada semua makhluk ciptaan-Mu.

Kuagungkan Kau diatas segala-galanya Yaa Rabbi.

Namun, entah mengapa, sekarang tiba-tiba merindunya. Untuk dia (yang ku tak tahu siapa) yang tak kunjung datang, yang tertulis di lauhul mahfudz-Nya.

Berharap ia kan menjadi…

Sahabat dalam taqwa.

Sahabat dalam duka dan lapang.

Sahabat dunia dan akhirat.

Hati berdesir. Sang Maha Raja di raja membuka pintu arsy-Nya. Tetes air dimata perlahan mengalir. “Jika tak berjodoh, ada saja cara memisahkannya. Jika berjodoh, ada saja cara mempersatukannya.”
🌷🌷🌷

Jodoh*

Pabila saya mencintaimu, namun bukanlah engkau takdirku, bolehkah ku menangis. Bukan menangis karna tak merelakan. Menangis karna mencoba tuk kuat. Tanah ini lapang, bumi ini luas, udara ini terbebas. Selama semua itu masih ada, saya kuat melepasmu dengan dia. Kerana saya tahu… Jodoh. Takkan berkhianat pada takdir.

Bila semesta tak berpihak, saya tak masalah. Namun bila kasih Allah murka, bukankah kita semua dalam masalah?

Biarpun saya kehilangan dia, asalkan saya tak kehilangan ridho-Nya. 
🌷🌷🌷

Allaah itu sangat sayang padamu! Hanya terkadang, kau yang bersikap acuh pada-Nya.

Lantas, jika Ia sudah menjauhimu karna perbuatan acuhmu… Siapa yang mau kau salahkan? 🙂

Kembalilah pada-Nya. Sebelum semua terlambat.

See You Next, Dear 🙂
🌷🌷🌷

Ya Allaah sanggupkah ku menjalani semua ini?”

Pasti kau sanggup! Karna tak ada ujian yang melebihi batas kemampuan hamba-Nya.

“Ya Allaah ya Kariim. Dosa hamba telah berjibun banyaknya. Masihkah Engkau mengampuniku?”

Duhai saudara seimanku. Allah lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Saya tahu, sangat tahu. Bahwa takdir setiap orang BERBEDA.

Tapi, terus sajalah berusaha melakukan amal ma’ruf nahi munkar. Karna apapun yang dilakukan, sebosan apapun suasana hati, makian apapun yang didapat, sekecewa apapun hati meradang.

Sang Maha Rahman tetap mengawasimu. Cukuplah itu sebagai obat.
🌷🌷🌷

Cinta dalam sunnah

Sunnah itu indah. Hal yang disukai Nabi adalah sunnah dan mendapat pahala. Salah satunya mengenai tentang cinta. Dalam hal ini menjurus pada pernikahan yang sah menurut agama dan negara. Sudah barang tentu, semua orang mendamba akhir yang bahagia. Namun, perlu diingat juga. Kebahagiaan serasa hambar jika tak ada tangisan sedih.

*Si dia yang kau cinta tak berbalas? 

*Si dia yang kau cinta diam-diam? 

*Si dia yang kau cari dalam istikhoroh? 

*Si dia yang tak kunjung melamar beserta rombongan keluarganya? 

*Si dia yang membuatmu senyum-senyum sendiri? Atau berbagai si dia yang lainnya.

What the reason?

Pertanyaan itu berulang kali muncul. Udah tau peribahasa tentang jodoh kan? Ya, jodoh takkan lari kemana kok. Masih ada banyak sebanyaknya hal positif jika kita ingin menggali. Dan tanpa harus sibuk menangis tersedu untuk dia yang bahkan mungkin belum tentu jodoh kita.

Sedih. Boleh. Tapi, jangan berlebihan. 

Menyesal. Boleh. Tapi, jangan berlarut-larut.

Pernah baca suatu syair macam ini : “Semenjak alam semesta diciptakan, semua telah tertakdir. Ini bukanlah suatu kebetulan.”

Intinya, siapapun orang yang pernah hadir dalam hidup kita bukanlah kebetulan. Tapi ia memang sudah tertakdir sebagai warna warni dalam lembar hidup kita. Entah ia akan singgah lama atau sementara.

Cintai ia dalam sunnahnya. Tetap dalam aturan agama. Bukan jadi pelanggar, tapi yang berpahala.

Sampai disini dulu ya 🙂

Salam.
🌷🌷🌷

~SHALAT YANG AKAN DIHISAB PERTAMA KALINYA~~

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

**Faedah dari Hadits**

Perkara yang pertama kali akan dihisab pada hamba dari perkara ibadah pada hari kiamat adalah shalat.

Siapa yang mendirikan shalat, maka bagus amalnya. Siapa yang tidak bagus shalatnya, maka amalnya pasti rusak.

Allah sangat penyayang pada hamba di mana Allah menyempurnakan amalan wajib yang ia lakukan dengan amalan sunnah sebagai penutup kekurangannya.

Umumnya amalan wajib akan disempurnakan dengan amalan sunnah sampai bertambahlah kebaikan hingga mengalahkan kejelekan sampai masuk surga dengan rahmat Allah.’

Hendaklah setiap orang bisa memperbanyak dan menjaga amalan sunnah, bukan hanya mementingkan yang wajib saja.
🌷🌷🌷

Sesungguhnya ujung al-Qur’an ada di tangan Allah, dan ujung yang lainnya ada di tangan kita, jika kita berpegang teguh dengan tali yang kokoh ini, kita tidak akan tersesat, dan binasa. Apakah seorang mukmin tidak butuh diajak bicara oleh Allah SWT berkali-kali dalam sehari? Maka barangsiapa ingin berbicara dengan Allah, dirikanlah shalay, dan barang siapa ingin diajak bicara oleh Allah, maka bacalah al-Qur’an.

Itulah rahmat Allah yang meliputi segala sesuatu, maka mintalah pertolongan kepada Allah, janganlah bermalas-malasan. Jika kira tergelincir dalam kemaksiatan maka kembalilah, jika tergelincir lagi, kembalilah, begitu seterusnya. Dan ketahuilah bahwa Allah SWT Tidak akan bosan menerima taubat kita hingga kita sendiri yang bosan bertaubat kepada-Nya SWT.
🌷🌷🌷

Carilah Ridho Allah, Bukan Ridha Manusia 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita, kita juga tidak bisa membuat semua orang untuk menerima kita.

Karena sebaik apapun kita, pasti akan selalu ada yang tidak suka. Karena sekeras apapun usaha kita, pasti akan selalu ada pihak yang tidak menerima keberadaan kita.

Kita berbagi kebaikan dibilangnya pamer. Kita berbuat kebajikan dibilangnya pencitraan.

Sungguh, tidak akan ada habisnya waktu kita jika tujuan kita adalah penilaian manusia. Berbeda jika tujuan kita adalah keridhaan Allah.

Allah akan menerima sekecil apapun kebaikan kita, tidak peduli sebanyak apapun keburukan kita.

Karena dalam pandangan Allah subhanahu wa ta’ala satu kebaikan bisa menutupi seribu keburukan, tapi jika dalam manusia satu keburukan bisa menutupi seribu kebaikan.

Daripada sibuk dengan penilaian manusia, lebih baik sibukkan diri merubah penilaian kita dihadapanNya.

Yesterday at 18:10 · Public · in Photos from Rima Angelina’s post i 
🌷🌷🌷

I don’t want to love you to please my nafs

�I want to love you to please my Creator

�That is why i choose to stay far from you

�So that my love for you will be everlasting, ever and

forever for the sake of Allah

�My love for you isn’t temporary as this dunya..

�My love is external, one that started here and will

continue to jannah…

�Be my companion in this journey of life…

�Take my hand, let us walk the path of islam, the path

of Allah…

�Let our be so pure & only for the sake of our

Creator…

�Allow our heart to forever beat in harmony together,

Let us live and be servants of Allah.
🌷🌷🌷

Catatan Hati Muslimah

Yakinku cuma satu…

Sekelam apapun masalaluku dulu

Jika hari ini masih diberikan hidup

Maka Allah masih memberi kesempatan yang Utuh

Untuk belajar terus memperbaiki diri

Dari masa-masa Jahiliyah ku yang dulu

Untuk merangkai kehidupan yang baru

Dan memperbanyak bekal untuk kehidupan setelahnya

Yaitu AKHIRAT MENUJU JANNAH TerindahNya

#HIJRAH

#semangatmenolakmenyerah
❤❤❤❤❤

Catatan Hati Muslimah

Lebih baik di pandang salah padahal kenyataannya benar, Daripada merasa paling benar padahal kenyataannya salah.
❤❤❤❤

Langit selalu cantik dengan bintangnya

Dan Muslimah selalu cantik dengan hijabnya…
❤❤❤❤

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus : 57)
❤❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Assalamu’alaikum

Yang mau berbuat dosa ingat ini yah :

1. Allah selalu melihat

2. Ajal terus mendekat

3. Malaikat selalu mencatat

Jadi….pikir-pikir lagi yah yang mau berbuat dosa 🙂
❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Semakin Tinggi Ilmu Seorang Wanita, Maka Semakin Sederhana Pula Penampilannya 

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Mahal Pakaiannya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Menyederhanakan Pakaiannya Dengan Ilmunya.

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Lebar Hijabnya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bijak Ia Dalam Berhijab.

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Banyak Hiasan Yang Ia Pakai, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Memakai Ilmunyanya Untuk Hiasan Diri 

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Memoles Wajah, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Menyembunyikan Wajahnya Dengan Ilmunya.

*🌺🍃W A N I T A🍃🌺* ✍

✍Kau adalah bunga..

Yang mengundang banyak kumbang jika tak kau tutupi.

Kau adalah cermin..

Yang akan tergores jika membiarkan jarum-jarum menyentuhmu.

Kau adalah permata..

Yang akan hilang jika dipamerkan dikeramaian

Kau adalah kapas..

Yang akan kotor jika dijalan berdebu

🌺🍃Wahai wanita..

Kau indah.. sebab itu Allah memerintahkanmu untuk menutup auratmu..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau bening.. sebab itu Allah memerintahkanmu untuk tak

bersentuhan dengan bukan mahrommu..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau berharga.. sebab itu Allah melarangmu untuk memamerkan dirimu dikeramaian..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau bersih.. sebab itu Allah melarangmu dari segala perbuatan dan perkataan yang tidak pantas

Untuk semua wanita yang masih menghargai dirinya..

Panjangkan hijabmu..

Tutupi auratmu..

Bersihkan media sosialmu..

Baguskan perangaimu..

Jaga perkataanmu..

Batasi pergaulan mu

Kau adalah bidadari surga yg masih hidup di dunia.

#beranihijrah #AkhwatBerhijrah #Hamasah #Ayohijrah
❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Hadapi CELAAN dengan SENYUMAN .

Jika ada orang bicara mengenai kita di belakang.

Itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di depan.

Saat orang berbicara merendahkan kita.

Itulah tanda bahwa kita sudah berada ditempat yang lebih tinggi.

Saat orang bicara dengan nada iri mengenai kita.

Itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.

Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka.

Itu adalah tanda bahwa hidup kita sebenarnya jauh lebih indah dari mereka.

INGATLAH :

“Payung tidak dapat menghentikan Hujan,

tapi dapat membuat kita berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan.

Jangan menoleh, tetap pada tujuan. Ucapan orang tidak ada hentinya.

Cukup Allah sebagai penilai dalam segala urusan.

Mencari ridha Alloh lebih mudah digapai, daripada ridha manusia.

Selamat berjuang dan sukses dalam semua urusan.

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
❤❤❤❤

Bagi ukhty yg sedang bingung untuk menentukan seorang imam pilihlah calon imam yg baik agamanya !

Terdidknya seorng istri tergantung tingkat keslehan seorng suami, mencri yg saleh itu penting karna suami yg saleh akan membimbing istrinya menju surga

Laki2 adalah madrasah pertama bagi seorang wanita ketika ia mendi istrinya, wanita adalah makmum, sehingga baik atau buruknya ditentukan oleh imamnya.

#AkhwatBerhijrah
 ❤❤

Assalamualaikum …

Betah dirumah itu bukan gak gaul, bukan gak punya teman, bukan kurang pergaulan apalagi ketinggalan jaman, tapi betah dirumah itu SUNNAH 🙂 

Jikapun keluar rumah hendaklah berhias seadanya, jangan berpenampilan berlebihan ! 

“Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan jangnlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah yang dahulu(Al-Ahzab:33)”
❤❤❤

Ketika aib nampak dari kami, tolong jangan hina hijab kami….
❤❤❤

JIKA ENGKAU PUNYA TEMAN YANG SELALU MEMBANTUMU DALAM RANGKA KETAATAN KEPADA ALLAH, MAKA PEGANGLAH ERAT-ERAT DIA, JANGAN PERNAH KAU MELEPASKANNYA. KARENA MENCARI TEMAN BAIK ITU SUSAH, TETAPI MELEPASKANNYA MUDAH SEKALI”.
“APABILA PENGHUNI SYURGA TELAH MASUK KE DALAM SYURGA LALU MEREKA TIDAK MENEMUKAN SAHABAT-SAHABAT MEREKA YANG SELALU BERSAMA MEREKA DAHULU DI DUNIA. MAKA MEREKA PUN BERTANYA KEPADA ALLAH SWT, ‘YA RABB KAMI TIDAK MELIHAT SAHABAT-SAHABAT KAMI YANG SEWAKTU DI DUNIA SHOLAT BERSAMA KAMI, PUASA BERSAMA KAMI DAN BERJUANG BERSAMA KAMI’, MAKA ALLAH BERFIRMAN ‘PERGILAH KE NERAKA, LALU KELUARKAN SAHABAT-SAHABATMU YANG DI HATINYA ADA IMAN WALAUPUN HANYA SEBESAR ZARRAH’ (HR. IBNUL MUBARAK DALAM KITAB AZ-ZUHD).

#duniajilbab #wanitasaleha #beraniberhijrah #sahabattaat #sahabatmuslimah#Hijab #Jilbab #Khimar #KaumHawa #hijrahku #backtojannah #MuslimahIndonesia
❤❤❤

Pernah denger kata kata ini??👇👇👇

“Berhijab kok gitu sifatnya”

” Yang pintar agama aja ngga berani pake cadar, kamu ngapain pake cadar? ”

“Ngga modis deh kamu sekarang” 

Ngga perlu sedih! 

Ngga perlu minder! 

Ngga perlu bingung!

Kalau kamu hijrah karena Allah, pasti hati kamu yakin, hati kamu kuat hadepin semua.

Yang penting Allah ridho sama apa yg kamu lakuin.

Berhijab perintahnya siapa? Allah kan? Allah yg suruh. Ada di Al-qur’an.

Nabi Muhammad saw. juga udah jelasin di hadist tentang berhijab itu gimana. 

Jadii yaudah, yang penting apa kata Allah 

Yang penting Allah ridho sama kita… 

#jangantakuthijrah #beranihijrah #ayohijrah #Indonesiahijrah #akhwatberhijrah #bismillah #hijrahistiqomah
❤❤❤

=>Hijrah

Pacaran sehat? 

Pacaran islami? 

Pacaran apalah… 

Pacaran itu.. 

Pegang pegangan tangan 

Pegang pegangan pipi

Dan, kalo nafsunya tinggi? Haduhh…

Pacaran itu wajib!! 

Wajib untuk ditinggalkan 

Pacaran itu wajib!! 

Wajib ketika sudah menjadi makhram

Kalian para cewe, kalian punya harga diri yang tinggi melebihi laki laki!! Bukan berarti laki laki itu rendah. Kalau bukan yang menjaga harga diri kalian sendiri itu? Siapa lagi.. 

Tetangga?? Kakak kelas?? Pacar?? Bisakah??? Tidakk! Tidak bisa!! Hanya kaulah yang bisa menjaga harga diri kalian sendiri!!!

Sekali harga diri kalian tersenggol, nama kalian akan jatuh…dan pasti akan MALU!!! Itu bener!!

Jadii, jagalah harga diri kalian😊

Hanya mengingatkan, semoga bermanfaat, maaf jika kata kata saya tidak mengenakan hati… Tetapi ini hanyalah sekedar mengingatkan😊😊

#silahkansharejikabaik #hijrahyok #yokhijrah #hijrahsantun #akhwatberhijrah #IndonesiaTanpaPacaran
❤❤❤

Akhwat Berhijrah

“Pakai hijab kelakuannya kok gitu, sih. Mending lepas aja tuh hijab!”

Hmm…. benarkah pernyataan itu? 

🍁Hijab atau jilbab adalah salah satu penutup aurat muslimah.

Seringkali orang mempersalahkan antara hijab dengan akhlak seseorang yang kurang baik. Meskipun hijab dan akhlak saling berkaitan, namun keduanya adalah hal yang berbeda. Berhijab merupakan perintah Allah SWT.untuk wanita muslim yang sudah baligh tanpa memandang baik atau buruk akhlaknya. Sedangkan akhlak adalah perilaku yang bergantung pada diri masing masing. Bila ada wanita berhijab yang melakukan keburukan atau dosa, hal itu bukan karena hijabnya tapi karena akhlaknya. 🌷Allah swt. berfirman:

“Katakanlah kepada wanita beriman:

‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang(biasa) nampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dada(dan leher) mereka'”

(QS. An-Nuur:31)

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri istri mu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukmin,

‘Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’

Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(QS. Al-Ahzaab:59)

Bagi muslimah, mengenakan hijab(menutup aurat) merupakan kewajiban, tidak ada lagi tawar menawar dalam hal ini.

Berhijab belum tentu bisa dijadikan tolak ukur perilaku seseorang, namun setidaknya dengan berhijab berarti sudah menjalankan perintah Allah swt.

Jadi, jika anda wanita berhijab yang akhlaknya buruk, jangan salahkan hijabnya, tapi tegur dan nasihatilah pribadinya. 

#akhwatberhijrah #beranihijrah #tentangwaktu #bismillah
❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Kenapa akhwat bercadar sering mendapat penolakan?

Banyak sekali penolakan yang terjadi sana sini. Baik dari lingkungan awam yang tak tau makna cadar (kami maklumi) sampai pada lingkungan yang sebenarnya sangat paham makna cadar.

Contohnya, seperti kasus terbaru yang terjadi di beberapa kampus Indonesia yang melarang mahasiswi/dosennya memakai cadar. Kampus yang bernotabene Islam pun juga terdengar menerapkan peraturan baru ini. Bahkan ada beberapa mahasiswi dikeluarkan dan dosen di pecat karena masih mengenakannya. Entah ini benar terjadi atau tidak, pembahasan ini sudah menjadi rahasia publik.

Kenapa sih?

Mengganggukah mereka dimata kalian? 

Tidakkah kalian tau bahwa cadar dan proses belajar adalah hal yang berbeda? 

Kenapa ditolak dan diasingkan? 

Hingga karier mereka dipersulit?

Bagaimana dengan mereka yang mengumbar aurat, pakaian ketat, pamer dada paha, lenggak lenggok bebas, hak mereka membuka aurat tak pernah terusik, dan tak ada complain bukan?

Tapi melihat yang tertutup dan jauh dari shahwat, pikiranmu menjadi keras buruk. 

Anggap mereka aneh, bahkan menjudge mereka.

Keras dan berislamkan radikal? 

Kenapa hak akhwat bercadar selalu terusik? 

Kenapa hak mereka tak sama dengan mereka yang bebas mengumbar aurat mereka?

Ini berbicara tentang HAK, bukan tentang AGAMA.

Tak bicara agamapun, sudah abaikan hak.

Jadi, jangan larang mereka, jik yang umbar aurat saja tak kalian kecam!!

Kau tau, tapi pura pura tak tau

Dan menjadikan “ketakutan akan islam radikal teroris” sebagai alasan kau menolak mereka.

Sekarang,

Siapa yang sebenarnya intoleran?

Jika kalian bilang cinta toleransi beragama, harusnya kalian hargai bercadar, bukan dilarang seenaknya.

Saya memang bukan niqabis, tapi saya punya banyak teman niqabis, mendengar curahan mereka, langsung atau via hp, sedih dengernya, mereka dihujat, rela dipecat dari kantor, dan di DO dari kampus mereka, mereka bukan pengikut aliran sesat tapi mereka terpaksa menerima tuduhan itu hingga harus melepas cadar mereka. Sakit hati saya karena gak bisa bantu apa apa😢

Semoga segera ada jalan keluarnya. Setiap hal pasti ada pro-contra. Ambil hikmahnya, untuk akhwat niqabis, sabar, spirit, dan jangan pernah merasa asing ya cantik. 

#ayohijrah #tentangwaktu #beranihijrah #wanitaberhijrah #bismillah #lillahi #hamasah #jannah
❤❤❤

Karena hujan mengajarkan apa itu keikhlasan

sekalipun harus sakit karena jatuh, namun dengannya tanah tak lagi tandus

@menaridalamhujan | #menaridalamhujan
🌷

jika kau tak pernah alpa untuk menyebut namanya dalam doamu,

pastikan juga untuk tak pernah lupa mendoakan mereka dalam setiap tengadah tanganmu,

terlebih ketika hujan, waktu terbaik untuk berdoa yg sudah Allah berikan.
🌷

Sakit ? iya pasti

aku hanya manusia biasa yg pernah bermimpi menghabiskan sisa umur bersamamu

bukan tidak menerima takdir, hanya saja aku memberi waktu kepada hatiku sendiri untuk bangkit, yg ternyata sudah sedalam ini mengharapkan.
🌷

Allah itu Baik Banget

Selain karena aku terlahir muslim,

Aku ditakdirkan terlahir di Indonesia

yg hanya mempunyai dua musim

Musim kemarau dan musim berdo’a.
🌷

Dan seburuk”nya wanita adalah yang mencintai suami orang lain …

Apabila kau merusak kebahagiaan rumah tangga orang lain . .. Maka doa keburukan dari pada pasangan itu akan melaknat hidupmu sepanjang nafasmu bertahan …karma itu ada .. 

Jangan menjadi duri dalam kebahagiaan orang lain apalagi hanya karena harta….harta itu hanya semata bukan selamanya …..

🌷Menyatukan dua fikiran dalam satu ikatan itu tak semudah memadukan warna lipstik dan baju .. bisa jadi tidak sesuai bisa jadi tidak klop dengan apa yang kita mau ..namun dengan rasa cinta dan kasih sayang dua hal yang berbeda pun dapat menjadi satu hal yang indah dan cantik .. bwgitupun dalam rumah tangga.
🌷

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… 

Selamat malam semuanya apa kabar ukhty / akhi. Mudah mudahan semuanya sehat walafiat inshaa Allah. Aamiin.

Disini ana ingin menyampaikan suatu perkara yang mungkin sedikit umum dan banyak kita lakukan selama ini. Mungkin banyak di antara kita yang kalau lagi sedih, nangis, pasti pergi ke kamar, cari teman curhat, curhat di sosmed, banyak lagi. Namun tahukah kalian semua, kalau kalian melakukan itu memang mungkin merasa sedikit lega bahkan ada yang dapat saran juga. Tapi sebaiknya antum dan anti semua buang sedikit perilaku itu, karena jalan yang sebaiknya kita lakukan ketika kita mendapat masalah adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan Allah akan mempermudah semua urusan kita di dunia.

Sedikit saja setidaknya antum dan anti semua bersujud kepada Allah di saat semua orang tidur ditengah malam, kita tahajud dan curhat apa aja yang kita inginkan, bahkan Allah tidak akan segan langsung mengabulkannya jika kita melakukannya dengan ikhlas dan khusu’.

Jadi jangan pernah ulang lagi yaa

Sekian dari ana mohon maaf bila ada kekurangan karena kekurangan itu datang dari ana dan kelebihan itu datangnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

#curhatanmuslimah.
🌷

Jika datang hanya untuk main-main, pulanglah! ini bukan taman bermain 🙂
🌷

Hidup ini memang tentang menunggu, menunggu kapan kita akan berhenti untuk ttp menunggu…dan mungkin aku akan menunggu cukup lama…
🌷

Hal yg paling ku ingat dari hujan yaitu gemuruh nya, entahlah…seakan sengaja menunjukan keberadaan nya agar ia lebih di perhatikan…^_^
🌷

Sudah sewajar nya awan datang membawa hujan, tetapi terkadang awan datang hanya untuk sekedar singgah, meneduhkan, dan akhir nya pergi berlalu…
🌷

Sebenar nya hidup ini bermakna…hanya saja terkadang kita yg lupa bagaimana untuk memaknai nya…
🌷

Apakah kmu pernah mendengar cerita tentang sekelompok pemuda yg mendaki gunung everest dahulu, mereka bukan tidak tau mereka akan gagal dan bahkan meninggal karna itu…tetapi meskipun begitu mereka tetap melanjutkan niat mereka itu dengan hanya bermodalkan nekad…dan akhir nya mereka semua di temukan meninggal terjatuh dari tebing…

Dan dulu aku seringkali menganggap apa yg mereka lakukan itu adalah hal terbodoh yg pernah aku dengar…dan aku tidak pernah bisa mengerti mengapa mereka melakukan hal sebodoh itu, tetapi setelah aku mengenal mu akhir nya sekarang aku dapat mengerti mengapa mereka melakukan hal sebodoh itu…^_^

#itukarna kamu adalah everest ku…dan kmu adalah alasan mengapa aku masih bertahan hingga saat ini…
🌷

Aku di ciptakan bukan untuk menyakiti mu, walaupun akhir nya aku tidak bisa membahagiakan mu, tetapi setidak nya sekarang aku lebih bahagia karna tau alasan nyaa…itu karna kau adalah wanita yg baik…^_^

Dan tau kah kmu, alasan kenapa daun yg jatuh tidak pernah menyalahkan angin, karna sang daun pun tau dia jatuh atas kehendak yg maha kuasa…^_^
🌷

Maaf klo aku bukan cwo yg peka, gk pernah bisa tau dan paham dengan apa yg kmu inginkan, karna walaupun aku anak (TKJ) tpi aku gk pernah suka maen koding – kodingan, dan akupun jga bukan peramal yg bisa soktau tentang isi hati kmu…maaf jika aku hanya terlahir sebagai manusia biasa, maaf karna telah mengecewakan mu… 🙂

tetapi sekarang aku lebih mengerti, begitukah wanita, selalu ingin di mengerti dan di perhatikan, tanpa ingin mengerti dan memperhatikan, karna mungkin EGO nya yg terlalu besar…tidak…bukan semua wanita…itu hanya kamu… 🙂 hahaha…
🌷

Tak apa jika kau menyalahkanku atas apa yg terjadi padamu…aku mengerti itu, walaupun semua itu terjadi tanpa sepengetahuanku… 🙂

Tetapi jika kau ingin mengetahui usaha ku untuk memperbaiki kesalahan yg bukan miliku, caranya kau cari tau sendiri… 🙂

karna aku tidak akan memberitahu mu, kau tau knapa?

Karna aku tau…kau pasti tdk akan percaya…
🌷

if stay away is your choice then appreciate it is my principle, and stay alone is my choice now, is not because you but maybe because this for my goodness…
🌷

Keberhasilan sesungguh nya itu di capai bukan dengan cara mudah…karna sesungguh nya tidak ada jalan pintas untuk mencapai keberhasilan…😊

Come on, there is no need to justify any means only to achieve victory, because the real victory is in our souls, the winners who actually have their own satisfaction, and all of that is realized by hard work and honesty!!💪✊

#thebest point is a honesty.
🌷

Sesuatu yg memang milik kita itu pasti akan datang menghampiri jika memang saat nya telah tiba…seperti hujan yg turun tak pernah terduga, ntah pada saat mendung ataupun cerah, ntah siang ataupun malam dia hanya akan turun jika memang saat nya telah tiba…
🌷

Jika kmu itu batu, aku tau kmu tak dapat bicara…tetapi batu pun berharga jika di pahat menjadi arca, dan jika kmu itu angin aku tau kau tak terkendali…tetapi angin pun dapat bicara melalui suling dan terompet kayu…

maka jangan diam kan aku sesuka mu, jangan hindari aku semau mu…jadikanlah aku pemahat mu, dan jadikanlah aku pemusik mu…^_^
🌷

Kemarin mungkin kita tidak di takdirkan untuk bersama…Tetapi ingatlah. ombak tidak pernah meninggalkan pantai, bulan tidak pernah meninggalkan bumi, bintang tidak pernah meninggalkan langit, dan awan tidak pernah meninggalkan hujan bahkan jika hujan itu yg selalu meninggalkan nya…begitupun denganku aku tidak pernah meninggalkan mu. ^_^

#ini hanya masalah waktu, karena sesungguh nya orang yg berhasil itu adalah orang yg tau kapan waktu yg tepat untuk nya mendapatkan apa yg ia cita-citakn…
🌷

Jangan lah kau terlalu mencintai manusia, cintai lah sekedar nya, cintai dia karna allah… 🙂

Dan jika ada seseorang yg melakukan kesalahan, jangan lah kau membenci nya, benci lah perlakuan nya jangan benci orang nya… 🙂

Karna bisa saja nanti orang yg paling kau cintai menjadi orang yg paling kau benci dan menjadi musuh mu, sedang kan orang yg paling kau benci menjadi orang yg paling dekat dengan mu dan menjadi orang yg paling kau cintai?! ^_^

#SESUNGGUH NYA ALLAH ITU MAHA MEMUTARBALIKAN KEADAAN!
🌷

Tolong jangan paksa aku untuk membuat mu membenci ku hanya karna aku ingin kau melupakan ku yg tak pantas untuk mu dan mencari seseorang yg lebih, lebih, dan lebih baik lagi dri ku…karna ku ingin yg terbaik untuk mu, aku ingin kau bahagia, apapun yg akan terjadi padaku nanti nya jangan pernah perdulikan lgi, ku ingin melihat mu selalu bsa tersenyum tanpa mendapat beban dri ku, di setiap waktu nya, dan bagaimana pun keadaan nya?!^_^

– sudah lah prasaan ini terlalu berat untuk kau mengerti, tak apa jka kau menyalah arti kan semua perkataan ku, memutar balik kan semua maksud ku, aku paham, aku mengerti, dan aku memaklumi semua itu, aku rela kau benci jika hanya itu lah satu” nya cara agar kau bsa bahagia…yaitu dengan membenci dan melupakan ku!
🌷

Hidup ini bukan kita yg ngatur, tapi ttp kita yg berusaha…jdi gausah khawatirin hidup loe bakalan gmna, jngan mikirin nanti gmna. usaha ajh trus buat dapetin apa yg loe ingin lalu barengin sma doa…karna usaha itu gk pernah ngekhianatin hasil dan tuhan itu maha adil?!

~renungan_DIRI
🌷

Aku mengerti…terkadang pemahaman wanita itu tidak bsa di paksa kn mengerti.^_^

dia selalu teguh pada apa yg menurut nya benar…maka dari itu jangan paksa dia mengerti, karna itu hanya akan membuat nya kecewa… :’)
🌷

Penyesalan ku mungkin takan bsa membantu…😖

Permintaan maaf ku takan bsa merubah apapun…😔

Dan aku sadar doa si pembuat dosa…hanya akan menjadi sebuah kata permohonan yg sia”,,😊

Aku mengerti jka semisal nya kmu membenci ku…jka itu akan meringan kn beban mu, benci lah aku sesuka mu, aku 

akan mempertanggung jawab kn perbuatan ku…jka ada yg pantas di salah kn dsini…aku lah orang nya!

Jka aku di beri kesempatan untuk bertukar…aku ingin sekali mengganti kn mu, merasakan perih yg kau rasakan!!
🌷

Perempuan AkhirZaman

*TIADA MANUSIA YANG TERHINDAR DARI KESALAHAN DAN DOSA*

🍂 *Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda :

*_”Setiap anak Adam pasti ada salahnya dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah yang banyak bertaubat.”_*

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

~>> *ISTIGHFAR adalah salah satu bentuk PENGAKUAN dosa atau kesalahan, kekurangan, ketidak sempurnaan, yang disampaikan dengan KERENDAHAN HATI kepada Yang Maha Kuasa…*

🍃 *Firman Allah Subhanahu wata’ala :

*_”Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya . Kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”_*

( QS An Nisaa : 110 )

*Dimulai dengan ISTIGHFAR, lalu menganalisa kesalahan, diikuti dengan langkah selanjutnya untuk TIDAK MENGULANGI lagi…*

~> *Itulah cara kita bertaubat, memohon ampunan-Nya.*

*Dengan selalu BERISTIGHFAR memohon ampunan-Nya, insyaAllah hati akan menjadi tenang..*

🍃 *Firman Allah Subhanahu wata’ala :

*_”Dan mohonlah ampunan kepadaTuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sungguh Tuhanmu Maha Penyayang Maha Pengasih.”_*

(QS Huud :90 )

~ *Yang salah dibetulkan*

~ *Yang kurang sempurna disempurnakan..*

~> *ISTIGHFAR sebagai langkah awal, jalan keluar dari semua masalah…*

*Disinilah terjadi proses mencakup kerja sama yang harmonis antara otak, perasaan dan kepentingan sosial.*

🍂 *Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda :

*_”Barangsiapa yang setiap habis shalat membaca tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, takbir tiga puluh tiga kali, yang berarti sembilan puluh sembilan kemudian dia menyempurnakannya dengan yang keseratus : Tidak ada Tuhan selain Allah subhanahu wata’ala yang tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala kerajaan, bagi-Nya segala puji dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, maka akan diampuni dosanya walaupun sedalam samudera.”_*

(HR. Ahmad dan Muslim)

*Semoga kita selalu dapat menganalisa dengan baik semua masalah dan mendapat ampunan dan petunjuk-Nya mendapatkan ketenangan hati….*

*Aamiin ya rabbal’alamiin*

🎯 *_Barakallahu fiikum._*
🌷

Cinta❤adalah bahasa yang di gunakan oleh semua orang,tetapi hanya bisa di mengerti oleh hati💞.
🌷

#Siasat Berpura-pura Bodoh Padahal Cerdik.

Orang” yg paling cerdik tidak selalu memperlihatkan betapa cerdiknya mereka. orang yg kurang cerdik yg mengira dirinya cerdik sering bertindak ceroboh, pada saat akan lebih bijaksana bila ia berpura-pura bodoh sementara menunggu kesempatan yg baik.

Ide ini tercermin dlam heksagram nomor 3 Kitab perubahan, yg artinya maju perlahan-lahan untuk mengimplikasikan bahwa setiap gerak maju sebaiknya hanya dilakukan sesudah pertimbangan yg saksama.

Berpura-pura bodoh padahal cerdik bermain di atas interaksi antara gerak & diam, kerahasiaan & keterbukaan, aksi & reaksi. Ketika KUAT, sebaiknya berpura-pura lemah, inilah metode untuk membuat musuh meremehkan anda.

Motivasi Indah: Hijrah

(Co-Pas dari FB)

Dosa Tidak Menutup Aurat, Tidak Bisa Dihapus Dengan Pahala Apapun!

Karena Aku Wanita- Bagi anda yang masih suka membuka-buka aurat di depan umum mungkin anda belum tahu betapa banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan menutup aurat anda. Menutup aurat yang baik adalah dengan menggunakan pakaian yang tidak memperlihatkan kulit bagian aurat, tidak memperlihatkan betuk tubuh yang menarik bagi lawan jenis, tidak tembus pandang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar kaum wanita menyangka jika tidak memakai jilbab “hanyalah” dosa kecil yang tertutup dengan pahala yang banyak dari shalat, puasa, zakat dan haji yang mereka lakukan. Ini adalah cara berpikir yang salah harus diluruskan. Kaum wanita yang tak memakai jilbab, tidak saja telah berdosa besar kepada Allah, tetapi telah hapus seluruh pahala amal ibadahnya sebagai bunyi surat Al-Maidah ayat 5 baris terakhir yang artinya: “Barang siapa yang mengingkari hukum-hukum syariat Islam sesudah beriman, maka hapuslah pahala amalnya bahkan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.”

Sebagaimana kita ketahui, memakai jilbab bagi kaum wanita adalah hukum syariat Islam yang digariskan Allah dalam surat An-Nur ayat 59. Jadi kaum wanita yang tak memakainya, mereka telah mengingkari hukum syariat Islam dan bagi mereka berlaku ketentuan Allah yang tak bisa ditawar lagi, yaitu hapus pahala shalat, puasa, zakat dan haji mereka.

Sikap Allah di atas ini sama dengan sikap manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai terlambang dari peribahasa seperti: “Rusak susu sebelanga, karena nila setitik”. Contohnya, segelas susu adalah enak diminum. Tetapi jika dalam susu itu ada setetes kotoran manusia, kita tidak membuang kotoran tersebut lalu meminum susu tersebut, tetapi kita membuang seluruh susu tersebut.

Begitulah sikap manusia jika ada barang yang kotor mencampuri barang yang bersih. Kalau manusia tidak mau meminum susu yang bercampur sedikit kotoran, begitu juga Allah tidak mau menerima amal ibadah manusia kalau satu saja perintah-Nya diingkari.

Di dalam surat Al A’raaf ayat 147, Allah menegaskan lagi sikapNya terhadap wanita yang tak mau memakai jilbab, yang berbunyi, “Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, juga mendustakan akhirat, hapuslah seluruh pahala amal kebaikan. Bukankah mereka tidak akan diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan?”

Kaum wanita yang tak memakai jilbab didalam hidupnya, mereka telah sesuai dengan bunyi ayat Allah diatas ini, hapuslah pahala shalat, puasa, zakat, haji.
🌷

Muslimah Sejati

Assalamualaikum ikhwah dan akhawat sekalian,

Hasan Al-Bashri seorang ulama’ terkemuka yang berasal dari Bashrah, Iraq menyaksikan seorang pemuda datang kepada seorang dokter yang menanyakan perkara berikut :

Wahai dokter, apakah tuan memiliki resep atau obat mujarab yang bisa menghapuskan 

dosa-dosa dan menyembuhkan penyakit hati?

Doktor itu menjawab : Ya!

Pemuda itu berkata lagi : Berikan pada saya resep mujarab itu!

Doktor berkata : “Ambillah sepuluh bahan pelebur dosa itu :

SEPULUH BAHAN PELEBUR DOSA

PERTAMA :

Ambillah akar pohon rasa ‘fakir’ dan berhajat kepada Allah bersama dengan akar kerendahan hati yang tulus dan ikhlas kepada Allah.

KEDUA :

Jadikan ‘taubat’ sebagai campurannya.

KETIGA :

Lalu masukkan ia dalam wadah ‘ridha’ atas semua ketentuan dan takdir Allah.

KEEMPAT :

Campurkan dengan campuran ‘qana’ah’ rasa puas dengan apa yang telah Allah berikan 

kepada kita.

KELIMA :

Masukkan dalam kuali ‘takwa’.

KEENAM :

Tuangkan ke dalamnya air ‘rasa malu’.

KETUJUH :

Lalu didihkanlah dengan api ‘cinta’.

KELAPAN :

Kemudian masukkan dalam adonan ‘syukur’.

KESEMBILAN :

Serta keringkan dengan kipasan ‘harap’.

KESEPULUH :

Lalu akhirnya minumlah dengan sendok ‘pujian’.

Jika engkau mampu melakukannya pastilah engkau mampu mencegah penyakit dan berbagai ujian samada di dunia mahupun akhirat” jelas doktor itu.

APABILA HILANG RASA FAKIR

Ramai orang yang melakukan dosa dan kesalahan terhadap Allah kerana dia merasa cukup dengan kemampuan dirinya dan seakan-akan tidak lagi memerlukan (rasa fakir) kepada sesiapapun, termasuk pada Yang Maha Kaya.

Dia beranggapan bahwa dirinya mampu melakukan semua perkara dengan :

a. Kekuatannya.

b. Kemampuannya.

c. Potensi dirinya.

d. Tenaga dirinya.

Dia merasa bahwa semua yang dia dapatkan adalah hasil dari :

1. Kekuatan fikirannya.

2. Kemampuan ilmunya.

3. Kejernihan pengiraannya.

4. Kematangan perhitungannya.

Inilah yang berlaku kepada Qarun yang angkuh dengan harta yang dimilikinya yang kemudiannya Allah turunkan azab kepadanya
🌷

JADILAH BUNGA TERATAI

Ketika senja sore hari, Guru mengajak muridnya ditepi genangan air lumpur di belakang rumah, lalu berkata, “ Lihatlah apa yang ada digenangan air yang kotor tersebut…?”

Murid tersebut menjawab, “ Itu bunga teratai yang sedang mekar dan sangat indah.”

Lalu Guru tersebut berkata kepada muridnya, “ Wahai anakku, seorang pejalan ruhani harus seperti bunga teratai, ketika kamu berteman dan berkumpul dengan siapa saja, kamu tidak ketularan sifat mereka, melainkan kamu tetap mekar dan indah, itulah mengapa Bunga teratai tidak pernah tenggelam di air, justru naik kepermukaan air yang kotor.

Seorang pejalan Ruhani ketika dihina, dicaci, dan dimaki orang lain, tidak boleh membalas dengan hinaan dan cacian, karena itu semua adalah perbuatan yang kotor, seorang pejalan ruhani membalasnya dengan sikap dan perbuatan yang baik.”

Guru tersebut berkata, “ Kamu petik bunga teratai tersebut, lalu hitunglah berapa kelopaknya…?”

Lalu murid tersebut mengambil satu bunga teratai dan berkata, “ Ada delapan kelopak, apa maknanya guru…?”

Guru tersebut menjawab, “Bunga teratai adalah simbol kesucian dan dan pencerahan ruhani Helai daun bunganya berjumlah delapan sesuai, itu artinya jika kamu ingin mencapai pencerahan ruhani , maka kamu harus melakukan 8 tahapan (Maqomat), dan pada puncaknya akan tercapailah pembebasan jiwa dari segala ikatan dunia.: (1) Taubat – (2)Sabar – (3)Faqir – (4)Zuhud –(5) Tawakal –(6) Mahabah – (7)Ma’rifat dan (8)Ridha.”
🌷

Dunia sangatlah luas dan Hidup sangatlah pendek…

Jadi jangan membuang waktu dengan membenci seseorang ataupun membuat permusuhan…

Kasihilah dirimu dan kasihi sesamamu…

———————

Hidup terasa berat krn kita melihat halangan, bukan tujuan.

Hidup terasa susah karena kita melihat air mata, bukan senyuman.

Manusia merasa tertolak karena kita melihat kegagalan, bukan kesuksesannya.

CARA MELIHAT lah yang membuat hidup ini layak untuk dihargai, bukan penilaian sepihak.

Perbaikilah hubunganmu dengan pemilik jiwamu, dan DIA akan mengurus semua kehidupanmu di dunia, sesulit apapun itu!

Kejarlah Akhirat maka Allah akan perintahkan dunia untuk tunduk padamu. 
🌷

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Renungan Pagi…

Suatu hari, Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya:

“Bagaimana *caranya* agar kita mendapatkan sesuatu yang *paling sempurna dalam hidup?”*

Sang Guru menjawab:

“Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan *jangan pernah kembali ke belakang*”

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Kahlil Gibran kembali dengan tangan hampa, lalu Sang Guru bertanya:

“Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?”

Gibran:

*”Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya*tapi aku tidak memetiknya, karena *aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah* Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku *baru sadar* bahwa yang aku lihat tadi adalah yang *TERINDAH* dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi ..!”

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata:

“Ya, *itulah hidup .. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya*, karena sejatinya kesempurnaan yang *hakiki tidak pernah ada*, yang ada hanyalah *keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan* ..”

Bila *tak bisa memberi, jangan mengambil*.

Bila *mengasihi terlalu sulit, jangan membenci*.

Bila *tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih*.

Bila *tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya*

Bila *tak sanggup memuji, jangan menghujat*.

Bila *tak bisa menghargai, jangan menghina*.

*JANGAN MENCARI KESEMPURNAAN*,

tapi *sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita*…
🌷

As long as you have Allahﷻ you are Never travelling this journey alone.

Junia Abdullah

Trust Allāh blindly, surrender to His will. He won’t disappoint you. He is going to give you and you will be satisfied In shā Allāh, Because no one will take care of you the way He does.
🌷

“intropeksi diri” 

Kembali melihat diri, bercermin dengan baik. Bagaimana saya ?? Apa yang berubah ?? Orang lain menjauhi mungkin karena memiliki persepsi negatif tentang kita, persepsi itu bisa saja benar bisa juga salah. 

Kemudian kita bisa membuka diri, untuk tau apa yang salah. Bisa saja kita salah memperlakukan orang lain sehingga orang lain juga menampilkan respon yang kurang sesuai dengan keinginan kita. Kita hanya bisa berupaya melakukan yang terbaik tapi tidak bisa memaksakan orang lain untuk melihatnya sesuatu yang baik pula.
🌷

Ozikage Errol

Aku membenci pertemuan, sebab terlalu sulit menyatakan perpisahan. Saat kita saling menatap dari kejauhan, jarak tidaklah menghalangi kaki untuk mendekat, entah mulut bungkam untuk menyapa. Biarlah kusimpan pertemuan ini untuk esok yang tak butuh kalimat “selamat tinggal”.

#belumjadi
Ozikage Errol

Melihat orang dengan sebelah mata dan memandang segala ucapannya adalah sebuah kesalahan, menilai pendapatnya secara sepihak tanpa menilainya lebih jauh hanya membuat kita berada di atas angin, merasa lebih tinggi dan pintar daripada mereka. Apakah memang seperti itu? Apakah dengan penilaian salah terhadap mereka memang benar adanya atau hanya sebatas itulah yang mampu kita pahami dari mereka?……………… . 
 🌷🌷🌷

وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

“ALLOHUMMA INNAA NAS-ALUKA, SALAAMATAN FID DIINI, WA ‘AAFIYATAN FIL JASADI, WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI, WA BAROKATAN FIR RIZQI, WA TAUBATAN QOBLAL MAUTI, WA ROHMATAN ‘INDAL MAUT,I WA MAGHFIROTAN BA’DAL MAUTI.”

Artinya : “Ya Allah, kami memohon kepadaMu, keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizki, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan ampunan sesudah mati.”
🌷

Dear sisters 💞

Allah has blessed you with Honour, Allah subhanu wa ta’alaa has made you a Muslimah, you are more worthy than gold, don’t sell yourself short, don’t level yourself with the disbelieving women.

You are a Muslimah, Allah has granted you with a crown, the Hijab, cherish it, for indeed it is your protection in this world.

You are a Muslimah, Allah has bestowed His endless bounty on you, guiding you, and showing you the path, don’t turn away.

You are a Muslimah, don’t compromise your deen for the delusions of this world, remember your true purpose, don’t turn from it astray.

You are a Muslimah, by Allah all the pleasures of this world and all that it contains would not satisfy you at the expense of Allah turning against you.

You are a Muslimah, a future role model and mother to a new generation, would you not wish for them to see the beauty and Honour of a muslimah in Islaam being High?

You are a Muslimah, remember Khadijah, Maryam, Fatimah & Asiyah, the four best women, beautiful examples for you to be influenced by.

Dear Muslimah, may Allah bless you all and make you the women of Jannah… Aameen

#ProudMuslimah 

#StrivingMuslimah
🌷

Jangan dibalas , Cukup senyumin aja 😊. Dan bersabarlah 😇

“Apabila ada dua orang yang saling mencaci maki, maka cacian yang diucapkan keduanya itu, dosanya akan ditanggung oleh orang yang memulai cacian selama orang yang dizalimi itu tak melampaui batas.” (HR.Bukhari)

Kita gak bakalan rugi kok klo balas cacian mereka dengan tersenyum , malahan kita dpt untung berlipat ganda . yg pertama kita dpt pahala karena kita senyum dan bersabar dan yg kedua dosa kita gak bertambah.

Follow instagram.com/hijrahcintaaa_

~inab~
🌷

saya tak sebaik yg kalian pikiran tapi saya tdk seburuk yg terlintas dihati kalian.

(Ali bin abi thalib)

🌷

JIKA BENAR…

Ada dua pria yang tak mampu menyakiti wanita yaitu ayah dan Rasulullah,maka kuberikan kesempatan padamu untuk menjadi pria ketiga.

Pria yang menyayangiku seperti ayahku…

Pria yang memuliakan wanita sebagaimana Rasulullah memuliakan wanita…

Pria tak mampu menyakiti

Pria yang selalu melindungi wanita..

Pria yang menghormati seperti wanita ibu mereka.

Aku beri untuk mu satu kesempatan saja
🌷

Kita  adalah dua yang kuharap bisa menjadi satu.

Dengan penuh perasaan ku sebutkan nama mu dalam setiap doa ku.

Aku memang malu dihadapanmu tapi,di hadapan Allah aku terang terangan meminta mu untuk ku.

Ku harap kau adalah jawaban dari setiap doa doa ku.❤

Dan perlu kau tau aku tak ingin sehidup semati dengan mu, tapi aku ingin sehidup sesurga dengannu,karna itu tolong tuntulah aku ke jannahNya.

☺ Terkadang ada orang yang buat caption,status di sosmed baik,pake hadist lah kata2 bijak ,ayat2 quran bukan mau nunjukin dia LEBIH BAIK tapi dia ingin menjadi baik seperti apa yang ia tulis,tulisan itu bisa menjadi motivasi untuk dia bahkan bagi pembacanya.

☺ Kalo cuma bilang SAYANG semua orang juga bisa!😕 tapi yang mendoakan di 1/3 malam itu baru LUAR BIASA!👏
☺ Tetep istiqomah ukhti kuuu…

Karna kita hidup di jaman orang yg berpakaian syar’i dikatakan fanatik.

Yang posting status dakwah dibilang sok suci, sok alim,sok pinter.

Yang pacaran bertahun tahun dibiarin,

Yang jomblo diledekin.

Yang nikah muda dikatain,yang poligami dicaci maki.

Yah itulah jaman now jaman yang seperti kembali ke jaman jahiliyah.
🌷

Mereka bilang

Sabar itu ada batasnya..

Mereka bilang

Ikhlas itu ada ujungnya..

Tapi aku bilang

Sabar tak berbatas…. 

Krn jika sabar berbatas suatu saat kita bisa balik melakukan yg org lain lakukan pd kita, utk hal yg d murkai Allah.

Aku bilang Ikhlas tak berujung.. 

Jika berujung akan ada rasa lelah dan putus asa di sana.

Hanya org2 dgn teguh hatinya

mempunyai sabar tak berbatas dn ikhlas tak berujung. 

Tidak mudah.. 

Tidak gampang menjalaninya. 

Mereka yg benar2 telah d tempah dgn berbagai ujian dn cobaan.. 

Mereka yang tdk mempunyai air mata lagi yg bisa melakukan nya. 

Masya Allah… 

Smoga kita adalah org2 yg sep itu.
🌷

 *AIR MATA KETIKA HIJRAH* 

Apa kabar calon para bidadari syurga? 

Apa kabar dengan ibadahmu? 

Perjalanan Hijrah mu? 

Dengan istiqomahmu? 

Masyaa Allah… 

Beratkah ujian yang datang bertubi-tubi dan terus menerus ??

Bersabarlah, kuatkan hatimu, kuatkan imanmu, kuatkan jiwamu… 

Percayalah, Allah sedang tersenyum melihat perjuanganmu, sakitmu, air matamu dijalan Allah untuk mendekatkan diri Ke Jannah-Nya. 

Bagimu… Yang sedang berada dipertengahan antara engkau ingin lanjut atau berhenti disini saja hijrahmu? 

Bangkitlah Kembali !! Tak banggakah engkau ketika Allah banggakan engkau di Akhirat?? 

Kau tau apa yang Indah? Ketika semua orang mencibirmu, mencelamu, menghinamu, mengucilkanmu, membuat air matamu menetes, Allah sedang memberitahukan kepada kita siapa sahabat dan teman kita yang sesungguhnya…

Tak bangga kah kamu disetiap langkahmu, Allah meridhaimu karena hijrahmu? Bayangkan Allah sedang mengelus kepalamu dengan Kasih sayang nya yg lembut, Dgn pelukannya yang hangat, sadarlah engkau pada saat itu engkau ada dalam perlindunganNya dan Kasih sayang hidayah yg engkau dapatkan, 

Hidayah itu mahal shalihahku,.. 

Jangan sia-siakan itu,.. 

Katakan pada dirimu, jika cibiran dan ujian itu menerjangmu lagi “Aku memiliki Allah yg lebih besar dari masa masalahku”

Biarkan mereka berkata apa, setidaknya kamu melangkah ke jalan yang lebih baik tak hanya terdiam dimasa lalumu… 

Bukankah Syurga itu tak mudah? 

Butuh perjuangan yg luar biasa menggapainya. 

*ketika kau sudah kuat, ketika kau sudah tahan banting, ketika semua ujian kau lewati dengan sabar, itu akan menjadi pahala dan Kasih terbaik dalam hidupmu*

_Nikmatilah prosesnya, rasakan nikmat Dekat DenganNya…

 — with Nazwa Maysyafiah Maysyafiah.
🌷

Most people know Islam is the truth but the only thing stopping them from submitting is their DESIRES.

Don’t ever fall into the delusion that you’re better than another person. We all sin, whether in public or in private. If Allah wills, the person you deem worse than you may die whilst Allah is happy with him/her- and the opposite may happen to you.

🌷

Kisah Rasulullah dan Seorang Badwi

PADA suatu masa, ketika Nabi MuhammadSAW sedang tawaf di Kaabah, baginda mendengar seseorang di hadapannya bertawaf sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!”

Rasulullah SAW meniru zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang itu berhenti di satu sudut Kaabah dan menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah yang berada di belakangnya menyebutnya lagi “Ya Karim! Ya Karim!”

Orang ituberasa dirinya di perolok-olokkan, lalu menoleh ke belakang dan di lihatnya seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah yang belum pernah di lihatnya.

Orang itu berkata, “Wahai orang tampan, apakah engkau sengaja mengejek-ngejekku, kerana aku ini orang badwi? Kalaulah bukan kerana ketampanan dan kegagahanmu akan ku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”

Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah SAW tersenyum lalu berkata: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?”

“Belum,” jawab orang itu.

“Jadi bagaimana kamu beriman kepadanya?” tanya Rasulullah SAW.

“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernahmelihatnya, dan membenarkan perutusannya walaupun saya belum pernahbertemu dengannya,” jawab orang Arab badwi itu.

Rasulullah SAW pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab, ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat.”

Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya lalu berkata, “Tuan ini Nabi Muhammad?” “Ya,” jawab Nabi SAW.

Dengan segera orang itu tunduk dan mencium kedua-dua kaki Rasulullah SAW.Melihat hal itu Rasulullah SAW menarik tubuh orang Arab badwi itu seraya berkata, “Wahai orang Arab, janganlah berbuat seperti itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh seorang hamba sahaya kepada tuannya. Ketahuilah, Allah mengutus aku bukan untuk menjadi seorang yang takbur, yang minta dihormati atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.”

Ketika itulah turun Malaikat Jibril untuk membawa berita dari langit, dia berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salammenyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Katakan kepada orang Arab itu, agar tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahawa Allah akanmenghisabnya di Hari Mahsyar nanti, akanmenimbang semua amalannya, baik yang kecil mahupun yang besar.”

Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi. Orang Arab itu pula berkata, “Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya.”

Orang Arab badwi berkata lagi, “Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran magfirahNya. Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa luasnya pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kebakhilan hamba, makahamba akan memperhitungkan pula betapadermawanNya.”

Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah SAW pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu sehingga air mata meleleh membasahi janggutnya.

Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata, “Ya Muhammad, Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu dan berfirman: “Berhentilah engkau daripada menangis, sesungguhnya kerana tangisanmu , penjaga Arasy lupa bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang. Sekarang katakan kepada temanmu itu, bahawa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan menghitung kemaksiatannya. Allah sudah mengampunkan semua kesalahannya dan akan menjadi temanmu di surga nanti.”

Betapa sukanya orang Arab badwi itu, apabila mendengar berita itu dan menangiskerana tidak berdaya menahan rasa terharu.

🌷

Dear sisters 💞

Never let yourself be cheap in a man’s eyes, when Islam has made you so precious. And don’t forget that you’re a princess of ISLAM 

​Motivasi Hijrah 

Aku dan Pilihanku.
Teruntuk kamu seseorang yang mungkin telah aku sakiti. Sakit rasanya untuk memberitahukan semua alasannya.Namun akan lebih sakit bila kumembiarkanmu dalam keadaan yang tak tau apa-apa.

Mungkin lebih dari setahun silam sebelum akhirnya seperti ini, kamulah yang sanggup membuatku setiap harinya tersenyum. Tetapi sekarang sangat berbanding terbalik.Karena aku sudah mengingat Tuhanku, Allah.

Disetiap harinya pelupuk mata ini selalu basah setiap kutadahkan tangan kepada sang Khaliq. Saat itu teringat semua dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

Aku malu padanya. Pikirku sangat tidak pantas orang sepertiku menangis dihadapan-Nya. Tetapi inilah aku yang ingin meminta maaf kepada sang Pencipta.Ingin kembali dekat dengannya.

Memang, terkadang kita sangat bahagia saat bersama. Namun kebahagiaan itu menari diantara medan dosa yang telah kita ciptakan. Masa-masa indah itu kini menjadi sekelabat bayangan pedihnya siksa neraka bagiku.

Jadi, tolong hargai hijrah suciku ini. Maafkan aku yang mungkin membuatmu bertanya tentang jarak kita, yang mulai menghindarimu. Karena aku sedang sibuk dengan istiqomah dalam ikhtiarku untuk mengindahkan nama-Nya. Aku sedang berusaha untuk bisa lebih dekat dengan-Nya.

Maka, lepaskanlah aku jika bagimu aku bagian dari hidupmu. Dan datang lagi saat kamu siap menghalalkanku😊

Sekian.Terimakasih  dan maaf untuk segalanya ,,
🌷🌷

﷽ KACAUNYA PIKIRAN KETIKA SHALAT

👤Oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

📝Pertanyaan.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Ketika saya hendak shalat, saya sedang kacau pikiran dan banyak yang dipikirkan, dan rasanya saya tidak begitu sadar terhadap diri saya sendiri kecuali setelah salam, lalu saya mengulangi lagi, namun saya rasakan seperti semula, sampai-sampai saya lupa tasyahud awal dan tidak tahu lagi berapa rakaat yang telah saya kerjakan. Hal ini semakin menambah kekhawatiran dan rasa takut saya kepada murka Allah, kemudian saya sujud sahwi. Saya mohon bimbingannya, dan saya haturkan terima kasih.

📋Jawaban.

Bisikan itu berasal dari syetan, yang wajib bagi anda adalah memelihara shalat, konsentrasi dan thuma’ninah dalam melaksanakannya sehingga anda dapat melaksanakannya dengan penuh kesadaran. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman.

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

“Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya”. [Al-Mukminun/23 : 1-2]

➡Ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat orang yang tidak sempurna shalatnya dan tidak thuma’ninah dalam melaksanakannya, beliau menyuruhnya untuk mengulangi shalatnya, beliaupun bersabda.

إِذَ قُمْتَ إِلَى الَّصَّلاَةِ فَأَسْبِغِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ فَكَبِّرْ ثُمَّ اقْرَاْ مَاتَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا ثُمَّ ارْفَع حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ثُمَّ افْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلاَتِكَ كُلِّهَا

“Artinya : Jika engkau hendak mendirikan shalat, sempurnakanlah wudhu, lalu berdirilah menghadap kiblat kemudian bertakbirlah (takbiratul ihram), lalu bacalah ayat-ayat Al-Qur’an yang mudah bagimu, kemudian ruku’lah sampai engkau tenang dalam posisi ruku, lalu bangkitlah (berdiri dari ruku’) sampai engkau berdiri tegak, kemudian sujudlah sampai engkau tenang dalam posisi sujud, lalu bangkitlah (dari sujud) sampai engkau tenang dalam posisi duduk. Kemudian, lakukan itu semua dalam semua shalatmu”. [1]

➡Jika anda sadar bahwa anda sedang shalat di hadapan Allah dan bemunajat kepadaNya, maka hal itu akan mendorong anda untuk khusyu’ dan konsentrasi ketika shalat, syetan pun akan menjauh dari anda sehingga selamatlah anda dari bisikkannya. Jika dalam shalat anda terasa banyak godaan, meniuplah tiga kali ke samping kiri dan memohonlah perlindungan Allah tiga kali dari godaan syetan yang terkutuk, insya Allah hal ini akan membebaskan anda.

➡Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyuruh salah seorang sahabatnya melakukan itu, ketika orang tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syetan telah menyelinap diantara diriku dan shalatku serta bacaanku, ia mengacaukan shalatku”. [2]

Jadi, anda tidak perlu mengulangi shalat karena godaan, akan tetapi hendaknya anda sujud sahwi jika anda tidak melakukan apa yang diwajibkan itu.

➡Misalnya, anda tidak melakukan tasyahud awal karena lupa, atau tidak membaca tasbih ketika ruku’ atau sujud karena lupa, atau anda ragu apakah tiga raka’at atau empat raka’at ketika shalat Zhuhur umpamanya, maka anggaplah itu tiga raka’at, lalu sempurnakanlah shalat, kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam. Jika dalam shalat Maghrib anda ragu apakah baru dua raka’at atau sudah tiga raka’at, maka anggaplah itu baru dua raka’at lalu sempurnakan, kemudian sujud sahwi dua kali sebelum salam, karena demikianlah yang diperintahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

✔Semoga Allah melindungi anda dari godaan setan dan menunjuki anda kepada yang diridahiNya.

[Kitab Ad-Da’wah, hal 76, Syaikh Ibnu Baz]
🌷🌷🌷

Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita melalui sabdanya, 

‘Wahai sekalian manusia, jauhilah dosa syirik, karena syirik itu lebih samar daripada rayapan seekor semut.’ Lalu ada orang yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana kami dapat menjauhi dosa syirik, sementara ia lebih samar daripada rayapan seekor semut?’
Rasulullah berkata, ‘Ucapkanlah Allahumma inni a’udzubika an usyrika bika wa ana a’lam wa astaghfiruka lima laa a’lam: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang aku sadari. Dan aku memohon ampun kepada-Mu atas dosa-dosa yang tidak aku ketahui….
🌷🌷🌷

Tidak Tergolong Riya’
Al Imam an Nawawi rahimahullah membuat suatu bab dalam kitab Riyadus Shalihin dengan judul, “Perkara yang dianggap manusia sebagai riya’ namun bukan termasuk riya’ “. Beliau membawakan hadist dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, “Apa pendapatmu tentang seseorang yang beramal kebaikan kemudian dia mendapat pujian dari manusia?: Beliau menjawab, “Itu adalah kebaikan yang disegerakan bagi seorang mukmin …H.R. Muslim….

Di antara amalan-amalan yang tidak termasuk riya’ adalah :

1. Rajin beribadah ketika bersama orang shalih. Hal ini terkadang menimpa ketika seseorang berkumpul dengan orang-orang shaleh sehingga lebih semangat dalam beribadah. Hal ini tidak termasuk riya’. Ibnu Qudamah mengatakan, “Terkadang seseorang menginap di rumah orang yang suka bertahajud shalat malam, lalu ia pun ikut melaksanakan tahajud lebih lama. Padahal biasanya ia hanya melakukan shalat malam sebentar saja. Pada saat itu, ia menyesuaikan dirinya dengan mereka. Ia pun ikut berpuasa ketika mereka berpuasa. Jika bukan karena bersama orang yang ahli ibadah tadi, tentu ia tidak rajin beribadah seperti ini.

2. Menyembunyikan dosa. Kewajiban bagi setiap muslim apabila berbuat dosa adalah menyembunyikan dan tidak menampakkan dosa tersebut. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap umatku akan diampuni kecuali orang yang menampakkan perbuatan dosanya.
Di antara bentuk menampakkan dosa adalah seseorang di malam hari melakukan maksiat, namun di pagi harinya padahal telah Allah tutupi ia sendiri yang bercerita, “Wahai fulan, aku semalam telah melakukan maksiat ini dan itu.” Padahal semalam Allah telah tutupi maksiat yang ia lakukan, namun di pagi harinya ia sendiri yang membuka ‘aib-‘aibnya yang telah Allah tutupi.
3. Memakai pakaian yang bagus. Hal ini tidak termasuk riya’ karena termasuk keindahan yang disukai oleh Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk surga seseorang yang dalam hatinya terdapat sifat sombong walau sebesar dzarrah”.

Lantas ada seseorang yang berkata……

Sesungguhnya ada orang yang suka berpenampilan indah bagus ketika berpakaian atau ketika menggunakan alas kaki.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab…..Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan menyukai keindahan. Yang dimaksud sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.

4. Menampakkan syiar Islam. Sebagian syariat Islam tidak mungkin dilakukan secara sembunyi-sembunyi, seperti haji, umroh, shalat jama’ah dan shalat jum’at.

Seorang hamba tidak berarti riya’ ketika menampakkan ibadah tersebut, karena di antara keawajiban yang ada harus ditampakkan dan diketahui manusia yang lain. Karena hal tersebut merupakan bentuk penampakan syiar-syiar islam.

Ikhlas Memang Berat..

Sahabatku ikhlas adalah satu amalan yang sangat berat

Fitnah dunia membuat hati ini susah untuk ikhlas..

Cobalah kita renungkan setiap amalan kita, sudahkah terbebas dari maksud duniawi?  Sudahkah semuanya murni ikhlas karena Allah Ta’ala? 

Jangan sampai ibadah yang kita lakukan siang dan malam menjadi sia-sia tanpa pahala. Sungguh, ikhlas memang berat….
Urusan niat dalam hati bukanlah hal yang mudah. Tidaklah salah jika Sufyan ats Tsauri rahimahullah mengatakan…..Tidaklah aku berusaha untuk membenahi sesuatu yang lebih berat daripada meluruskan niatku, karena niat itu senantiasa berbolak balik….
🌷🌷🌷

Bidadari Surga

Wanita itu ibaratkan bunga. Jadi harus lembut dalam memperlakukannya…

● Jika kasar dalam memperlakukanya,

akan merusak keindahan dan menodai kesempurnaan sehingga menjadikannya layu tak berseri…

● Ia ibarat sutra yang lembut yang mudah robek oleh terpaan badai…

● Terombang-ambing oleh hempasan angin dan basah kuyup meski oleh setitik air. Oleh karenanya, jangan biarkan hatinya robek terluka karena ucapan menyakitkan karena hatinya begitu lembut.

● Jangan pula membiarkan sendirian menantang hidup karena sesungguhnya ia hadir dari kesendirian dengan menawarkan setangkup ketenangan dan ketentraman.

● Sebaiknya tidak sekali-kali membuatnya menangis oleh sikap yang mengecewakan karena biasanya tangis itu tetap membekas di hati meski airnya tidak membasahi kelopak matanya.

● Wahai akhy, jika engkau mencintai wanita itu. Muliakanlah ia. Bawalah ia kejalan yg benar, Bangunlah bahtera rumah tangga berdermaga menuju surga-Nya, dibawah bendera panji syari’at Nya.

● Semoga Sakinah Mawaddah Warahmah bersamanya…

■ Aamiin ya Rabbal’alamiin
🌷🌷🌷

Bidadari Surga

Allah tidak pernah menjanjikan langit selalu biru..

Allah tidak pernah menjanjikan jalan hidup tanpa batu..

Allah tidak pernah janjikan matahari tanpa hujan..

Allah tidak pernah janjikan kebahagiaan tanpa kesedihan..

Allah tidak pernah janjikan kesuksesan tanpa perjuangan..

Kadang kita dapatkan kilat, petir dan badai. Tapi bukankah kita tahu ada pelangi setelah hujan..?

Maka.. Allah menjanjikan kemudahan bersama kesulitan.

Allah janjikan Rahmat didalam ujian.

Allah janjikan ganjaran didalam kesabaran.

dan Allah janjikan keteguhan dalam perjuangan.

InsyaALLAH.. 

Aamiin Yaa Rabbal’Aalamiin
🌷🌷🌷

• Ketika “Kaki” sudah tak kuat berdiri… “BERSIMPUHLAH”.

• Ketika “Tangan” sudah tak kuat menggenggam… “LIPATLAH”

• Ketika “Kepala” sudah tak kuat ditegakkan… “MENUNDUKLAH”

• Ketika “Hati” sudah tak kuat menahan kesedihan…”MENANGISLAH.

• Ketika “Hidup” sudah tak mampu untuk dihadapi… “BERDOALAH”

ALLAH selalu setia bersama kita…

dan apa saja yang kamu minta dalam DOA dengan penuh keyakinan, pasti Ia akan menerimanya…

ALLAH mendengar lebih dari yang kau katakan…

ALLAH menjawab lebih dari yang kau minta…

ALLAH memberi lebih dari yg kau inginkan… Karena… di belakangmu ada kekuatan yang tak terhingga… di hadapanmu ada kemungkinan tanpa batas… di sekitarmu ada kesempatan yang tiada akhir…

Lebih dari itu, di atasmu ada ALLAH yang selalu menyertaimu… Ingatlah saudara tercinta…

Kasih ALLAH padamu abadi, seperti lingkaran, tak berawal & tak berakhir…

“ Semoga renungan ini bermanfaat….
🌷🌷🌷

Selamat malam ahad pacar orang.

Semoga kalian segera putus yaa..

Ingatlah pacaran belom tentu dinikahi tapi dosanya sudah pasti.

Pacaran?? 

Maaf, pacaran tidak ada dalam agama islam

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan sesuatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra [17] : 32).

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS. An Nur : 30)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur : 31)
Dari Ibnu Abbas r.a. dikatakan: Tidak ada yang kuperhitungkan lebih menjelaskan tentang dosa-dosa kecil daripada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat [dengan syahwat], zinanya lidah adalah mengucapkan [dengan syahwat], zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan [pemenuhan nafsu syahwat], maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Bukhari & Muslim)

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya.”(HR. Bukhori dan Muslim)

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad).

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HASAN, Thabrani dalam Mu’jam Kabir 20/174/386)

“Demi Allah, tangan Rasulullah shallallahu‘alaihi wassallam tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak memba’iat mereka kecuali dengan mangatakan: “Saya ba’iat kalian.” (HR. Bukhori)

“Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” (HR. Malik , Nasa’i, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad)

Telah berkata Aisyah ra, “Demi Allah, sekali-kali dia (Rasul) tidak pernah menyentuh tangan wanita (bukan mahram) melainkan dia hanya membai’atnya (mengambil janji) dengan perkataaan.” (HR. Bukhari dan Ibnu Majah)

“Wahai Ali, janganlah engkau meneruskan pandangan haram (yang tidak sengaja) dengan pandangan yang lain. Karena pandangan yang pertama mubah untukmu. Namun yang kedua adalah haram” (HR. Abu Dawud , At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani)

“Pandangan itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Maka barangsiapa yang memalingkan pandangannya dari kecantikan seorang wanita, ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberikan di hatinya kelezatan sampai pada hari Kiamat.” (HR. Ahmad)

Dari Jarir bin Abdullah r.a. dikatakan: “Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang memandang [lawan-jenis] yang [membangkitkan syahwat] tanpa disengaja. Lalu beliau memerintahkan aku mengalihkan pandanganku.” (HR. Muslim)
🌷🌷🌷

Pagi adalah awal hari baru yang mensignifikansikan banyak hal bagi sebagian besar orang. Harapan, kesempatan, pengampunan, dan ketidakterdugaan. Menjadi terinspirasi pada pagi hari seringkali mempengaruhi mood kita selama sepanjang hari. Pagi yang indah biasanya mengawali hari yang indah. Tak heran, banyak orang menganggap bahwa pagi adalah masa terpenting dari sebuah hari.

Namun nyatanya bangun pagi adalah salah satu hal yang agak sulit dilakukan oleh sebagian orang, terlebih ketika akhir pekan menghampiri. Padahal hal ini adalah kebiasaan yang tidak baik, sebab banyak sekali kerugian yang akan didapatkan.

Islam merupakan agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Islam memberikan panduan bagi pemeluknya agar sukses menjalani kehidupan baik di dunia maupun di akhirat. Islam juga memberikan langkah langkah konkret agar manusia bisa menikmati kebahagiaan dan menikmati hidup dengan indah. Salah satu langkah konkret yang diberikan oleh Islam adalah dengan bangun pagi. Yaaa, Bagun Pagi merupakan langkah kecil untuk menjemput kesuksesan. karena dari bangun pagi aktivitas kehidupan akan dimulai. Bangun pagi memberi inspirasi untuk berkreasi mengarungi kehidupan yang luas.

Dalam Islam, anjuran untuk bangun pagi terdapat dalam banyak dalil baik Alquran maupun hadis. Salah satunya dalam Surat Al Isra ayat 78.

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

“Dirikanlah Shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)” (QS. Al Isra’ ayat 78)

Ayat diatas berisi perintah kepada umat Islam untuk melaksanakan shalat Subuh dan berdzikir kepada Allah pada waktu pagi. Dari perintah ini maka secara implisit juga berisi perintah untuk bangun pagi. karena tidak mungkin shalat Subuh akan terlaksana jika tidak bangun pagi. Tidak hanya itu, Allah bahkan bersumpah atas waktu pagi, Allah menyatakakan “Demi Waktu Fajar” (QS Al Fajr ayat 1), ini adalah bukti betapa waktu pagi merupakan waktu yang sangat penting sehingga akan merugi orang orang yang tidak bangun pagi karena waktu paginya terlewatkan begitu saja.

Waktu pagi adalah waktu yang penuh keberkahan dan kesuksesan sebagaimana hadits Nabi ﷺ,

بَاكِرُوا طَلَبَ الرِّزْقِ وَالحَوَائِجِ، فَإِنَّ الغُدُوَّ بَرَكَةٌ وَنَجَاحٌ

“Berangkatlah pagi-pagi untuk mencari rizki dan segala kebutuhan. Sesungguhnya, berangkat bekerja di pagi hari (dipenuhi dengan) keberkahan dan kesuksesan.” (H.R. Thabrani No. 7.457)

Takdir itu memang Allah yang menentukan, tapi Allah menentukan takdir berdasarkan perjuangan kita sendiri. Jika di pagi hari kamu sudah menunjukkan kemalasan, maka Allah pun akan menganggap kamu orang yang malas dan akan memberikanmu hasil yang minim.

Ada Dua Pilihan di Pagi Hari, Tidur Kembali Untuk Melanjutkan Mimpi Atau Bangun Untuk Mewujudkan Mimpi.

Namun jika kamu bangun di pagi hari dan langsung melakukan pekerjaan bermanfaat yang dimulai dari sholat Subuh, berdoa dan bekerja, maka Allah pun akan menganggapmu sebagai pekerja keras. Hasil yang kita dapatkan tergantung seberapa keras kita bekerja. Semakin keras kita bekerja, semakin besar hasil yang kita dapatkan. Semakin kecil kerja kita, maka hasilnya pun juga kecil.

Jangan harap mimpi kamu akan terwujud hanya dengan bermalas-malasan dan tidur saja. Mimpi itu harus diwujudkan, bukan dilanjutkan kembali dalam tidur.

Jadi kesimpulannya di pagi hari itu ada dua pilihan, mau tidur kembali untuk melanjutkan mimpi atau bangun untuk mewujudkan mimpi? Dua pilihan tersebut akan menentukan nasib kamu ke depan.

Jadi jangan salahkan nasib jika hidup kamu merana, intropeksi dulu pada diri sendiri dan kebiasaan yang sering kamu lakukan.

BarakAllahu Fiikum..

Wa zadanAllah ‘lman wa hirsho.

🌷🌷🌷

Ceramah Ustadz Abdul Somad Lc, Ma

HIJRAHMU PALSU

Dulu kau pamerkan auratmu kesana kemari 

Sekarang kau pamerkan cadar dan mata Lentikmu di medsos ini dan itu. Lalu apa bedanya kamu dengan mereka.!?

Dulu kau suka berselfie ria dengan rambut indahmu. Sekarang kau jingkrak sana jingkrak sini foto selfie dengan gamis dan jilbab barumu..

Kau bilang:

“Tapi inikan beda… aku menutup auratku”

Iya, kamu menutup auratmu, tapi kamu memperlihatkan kesholihanmu untuk memikat ikhwan sholeh. Lalu, apa bedanya kamu dengan mereka.!?

Dulu, kamu idolakan oppa-oppa favorite mu sekarang kamu idolakan ikhwan-ikhwan tampan Selebgram. Selalu mengikuti status terbarunya, dan sering berkata “inilah suami idaman” 

Lalu, apa bedanya kamu dengan Mereka.!?

Hijrahmu palsu, kau hanya merubah penampilanmu, tidak dngan sikap dan sifatmu, kau masih sama seperti dulu..

Perbaiki lagi hijrahmu “Dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah Wanita Sholihah ” 🌹🌹🌹

[HR. Muslim]

​Atri Cinta Sejati

FILOSOFI SEBUAH PERNIKAHAN

Cinta sejati hanya untuk Allah. Dan ketika kita mencintai seseorang, jadikanlah Allah sebagai alasan. Dengan bersama orang yang kita cintai,  kita menjadi lebih dekat dengan Allah. Bagaimana jika kita dijodohkan dengan orang yang tidak kita cintai namun sangat baik agamanya? Jawabanya yang penting Allah dulu, Allah yang harus paling di utamakan. Menikah adalah ibadah terlama. Jika ingin menikah untuk beribadah kepada Allah, berarti kita bisa menerima laki-laki yang tidak kita cintai namun baik agamanya. Karena dia dapat menjadi imam yang baik buat keluarganya daripada menikah dengan orang yang kita cintai namun gak pernah shalat apalagi kalo malas ngaji. Mending yang baik agamanya, kita bisa membangun cinta dengannya karena Allah.
Mengapa para ayah yang paham agama menikahkan putri-putri mereka dengan laki-laki shalih yang tidak dikenali putrinya, yang belum pernah bertemu kemudian ta’arufan langsung nikah terus rumah tangganya kemudian bahagia ? Mengapa banyak akhwat yang menutuskan untuk memilih laki-laki yang tidak dia cintai namun ia tahu seperti apa ketaatan laki-laki itu kepada Allah, kemudian rumah tangganya bahagia? Apakah karena jatuh cinta ? Bukan. Tapi karena mereka terus bangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup… Mengapa jatuh cinta gampang?

Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita. Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap…

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel. Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau

masalah yang sangat pribadi. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut. Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga akan berubah, bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki?

Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ? Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami,

mengalah dan bertanggung jawab.
Bangunlah cinta…Jagalah KOMITMEN awal.

Oh ya, perhatikan beberapa nasehat dibawah ini:

1. KETIKA AKAN MENIKAH

Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR

Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada ALLAH melalui wali si gadis.

3. KETIKA MENIKAH

Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan ALLAH.

4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK

Jangan bagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak-anak Anda masing2x 100%.

7.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI

Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

8.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI

Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

9.KETIKA MENDIDIK ANAK

Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

10.KETIKA ANAK BERMASALAH

Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

11.KETIKA ADA ‘PIL/ Pria Idaman lain.

Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

12.KETIKA ADA ‘WIL/ Wanita Idaman lain. Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

13.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14.KETIKA INGIN LANGGENG & HARMONIS,

GUNAKANLAH FORMULA 7K:

1.Ketakutan akan ALLAH

2.Kasih sayang

3.Kesetiaan

4.Komunikasi dialogis

5.Keterbukaan

6.Kejujuran

7.Kesabaran
Perhatikan landasan kamu menikah.

Apa yang menjadi landasan kamu untuk menikah? Perhatikan poin-poin yang sangat penting dibawah:

1. Jika landasan pernikahan adalah harta, maka pasangan bakal bercerai jika jatuh miskin.

2. Jika landasan pernikahan adalah karena tubuh, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka berkerut atau sudah menjadi gendut.

3. Jika landasan pernikahan adalah karena anak, maka pasangan akan mencari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak kunjung hadir.

4. Jika landasan pernikahan adalah kepribadian, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.

5. Jika landasan pernikahan adalah cinta, hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih, lagipula manusia yang dicintai pasti akan mati.

6. Jika landasan pernikahan adalah ibadah Kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Sesungguhnya Allah itu Kekal dan Maha Pemberi kepada makhluknya. Allah mencintai HambaNya melebihi seorang ibu mencintai bayinya. Maka tak ada alasan apapun didunia yang dapat meretakkan rumah tangga kecuali jika pasangan itu durhaka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Robbana Taqobbal Minna..Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami). Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin.
Oh ya… dibawah ini ada beberapa kisah. Semoga dapat dipetik pelajarannya.
1. Syukur
Abdurrahman teringat perkataan almarhum ayahnya, dulu sebelum dia menikah.

Ayahnya berpesan :

“Jika kamu sudah menikah nanti:

•Jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan keinginanmu.

Karena kamu pun juga tidak sama persis dengan maunya.

•Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda. Dia bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.

Dan jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya, Maka… Lihatlah ketika istrimu tidur..”

“Kenapa Yah, kok waktu dia tidur?”

Tanyanya kala itu.

Ayahnya menjawab :

“Nanti kamu akan tahu sendiri”

Waktu itu, dia tidak sepenuhnya memahami maksud ayahnya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena ayahnya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.

Malam itu, Abdurrahman mulai memahaminya. Malam itu, dia menatap wajah istrinya lekat-lekat.

Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya.

Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima.

Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu.

Memandanginya menyeruakkan berbagai macam perasaan. Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata. Dalam batin, Dia bergumam,

“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis:

•Yang leluasa beraktivitas,

•Banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu. Lalu aku menjadikanmu seorang istri. 

•Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit.

•Memberikanmu banyak batasan,

•Mengaturmu dengan banyak aturan.

Dan aku pula..

•Yang menjadikanmu seorang ibu. 

•Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan.

•Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.

Wahai istriku..

Engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, kini aku memberikan beban di tanganmu, dan dipundakmu..

•Untuk mengurus keperluanku,

•Guna merawat anak-anakku, juga

•Memelihara kenyamanan rumahku.

Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku.

Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku.

Kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku.

Kau buang egomu untuk menaatiku.

Kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.

Wahai istriku..

Di kala susah, kau setia mendampingiku.

Ketika sulit, kau tegar di sampingku.

Saat sedih, kau pelipur laraku.

Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku.

Jika aku gundah, kau penyejuk hatiku.

Kala aku bimbang, kau penguat tekadku.

Bila aku lupa, kau yang mengingatkanku.

Ketika aku salah, kau yang menasehatiku.

Wahai istriku..

Telah sekian lama engkau mendampingiku.

Kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki.

Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu..?!

Dengan alasan apa aku marah padamu..?!

Andai kau punya kesalahan atau kekurangan.

Semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan air mata.

Akulah yang harus membimbingmu.

Aku adalah imammu.

Jika kau melakukan kesalahan.

Akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu.

Jika ada kekurangan pada dirimu.

Itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah.

Karena kau insan, bukan malaikat.

Maafkan aku istriku..

Kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan.

Mari kita bersama-sama membawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah azza wa jalla.

Segala puji hanya untuk Allah azza wa jalla yang telah memberikanmu sebagai jodoh untukku.”

Tanpa terasa air matanya menetes deras di kedua pipinya.

Dadanya terasa sesak menahan isak tangis.

Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan.

Tak lama kemudian ia pun terlelap.

“Teeng..teeng..”

Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali.

Qonitat, istri Abdurrahman terperanjat sambil terucap :

“Astaghfirullah, sudah jam dua..!”

Dilihatnya sang suami pulas di sampingnya.

Pelan-pelan ia duduk, sambil berdoa memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan.

“Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatanganmu.

Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa.

Sudah makan apa belum ya dia..?!”

Gumamnya dalam hati.

Ada niat mau membangunkan, tapi ach.. tidak tega.

Akhirnya dia cuma pandangi saja wajah suaminya.

Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya.

Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Hanya hatinya yang bicara :

“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku.

Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku.

Begitu besar harapan kusandarkan padamu.

Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.

Wahai suamiku..

•Ketika aku sendirian..

Kau datang menghampiriku.

•Saat aku lemah..

Kau ulurkan tanganmu menuntunku.

•Dalam duka..

Kau sediakan dadamu untuk merengkuhku.

•Dengan segala kemampuanmu..

Kau selalu ingin melindungiku.

Wahai suamiku..

•Tak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku.

•Tak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu.

•Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal, tidak menyurutkan langkahmu.

Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.

Lalu..

Atas dasar apa aku tidak berterimakasih padamu.

Dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu?

Seberapa pun materi yang kau berikan,

itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu.

Walau kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku,

Tapi..

Kesungguhan & tekadmu beramal sholeh, mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Alloh.. Membanggakanku dan membahagiakanku.

Maafkan aku wahai suamiku..

Akupun akan memaafkan kesalahanmu.

Alhamdulillah.. segala puji hanya milik Allah.

Yang telah mengirimmu menjadi imamku.

Aku akan taat padamu untuk mentaati Alloh. Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”

2. Kisah bertemu di IG

Berbagi cerita sedikit tentang pertemuan kami melalui dm instagram akhir nya bisa sampai keplaminan hehe😀 insyaallah bisa jadi inspirasi buat kalian yang sedang menanti jodoh..

assalamualaikum warahmatullahi wabrakatuh

saya menikah diumur 18tahun dan suami saya 21tahun

kami dipertemukan melalui dm instagram hehe

14 desember 2017 ada dm instagram masuk dari abang “assalamualaikum ukhty” dan berakhir dengan tukeran cv dan abang bilang “tolong kasih cv saya ke ayah mu, kalo ada kabar baik tolong kabarin saya lagi”

2 hari aku gantungin dulu haha so jual mahal dulu lahh yaa🤣wkwk

16 desember 2017 baru saya kasih jawaban dan saya bilang “kalo emng kaka ada niatan baik silahkan hubungin wa ayah saya” (manggil nya masih kaka wkwk)

dan abang bener bener nge wa ayah😂 dan bilang kalo emng mau serius dan ngajak nikah jugaa… ma sya allah… 😂

sempett kagett sihh belum kenal sama sekali ko udah ngajak nikah hahaha.

pas di tanya serius atau engga dia jawab nya “tunggu bukti dari saya, saya serius dan bakalan nemuin kedua orangtua mu di tangerang”

(rumah abang diwirosari dan saya ditangerang) sangatt jauhh sihh menurut saya😅 perjalanan 581KM sekitar 12 jam 😅

disamperin jauh jauh demi nunjukin keseriusannya, sumpah saluttt bgtt dah😂 baru kali ini berasa diperjuangin sama cowo dan ngajak nikah juga🤣🤣azek haha.

tepat di 20 januari 2018 dihari ulangtahun abang, abang bener bener ada didepan mata saya dan depan mata keduaorangtua sayaa..

-febuari abang melihat wajah saya yg tertutup dengan cadarr

-maret abang pulang kekampung untuk membicarakan pernikahan, dan

– 26 april 2018 kita sah sebagai pasangan suami istri..

sesingkat ini allah mempersatukan kamii..

abang laki laki yang dulu tidak saya ketahui asal usul nyaa, dan bahkan untuk kenal aja saya ga kenal sama sekali, tapi sekarang abang laki lakii yang saya cintai dan saya sayangii.. 

jazzakallahu khayran hubby🖤 bersama mu surga berasa lebih dekat💜

3. Nasehat 2

Saya terima nikahnya…. binti…. dengan mas kawin……di bayar tunai….”. Singkat, padat dan jelas.

Tapi tahukan makna “perjanjian atau ikrar” tersebut? Itu tersurat. Tetapi apa pula yang tersirat.

Yang tersirat ialah :Artinya: ”Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia (perempuan yang ia jadikan istri) dari ayah dan ibunya. Dosa apa saja yang telah dia lakukan.Dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yang berhubungan dgn si dia (perempuan yang ia jadikan istri), aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung.

Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku”. Sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab, maka aku fasik, dan aku tahu bahwa nerakalah tempatku kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yg akan menarik aku masuk kedalam Neraka Jahanam..

dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku.

Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala “.Jika aku GAGAL (si Suami) ?”Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka. Aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”.

(HR. Muslim)

—————————-

Duhai para istri…Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu.

Karena saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya perjanjianyang dibuat olehnya di depan ALLAH, dengan disaksikan para malaikat dan manusia.

Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu…

Semoga… ini untuk pengalaman yg sudah nikah maupun yg belum…

Subhanallah.. beratnya beban yang di tanggung suami.Bukankah untuk meringankan tanggung jawabnya itu berarti seorang istri harus patuh kepada suami, menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi larangan-Nya? Juga mendidik putra-putri kita nanti agar mengerti tentang agama dan tanggung jawab.

Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Aamin Yaa Rabbal’alaminn… 

Sahabat semoga kita selalu dalam lindungan-Nya yang dilimpahkan kesehatan, kebahagiaan, keselamatan dan kemudahan untuk selalu beribadah kepada-Nya..

“Ya Allah, muliakanlah sahabat-sahabat Kami, Berikanlah Kami pasangan yang setia, mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Kelak masukkanlah Kami disurga yang terindah..”Aamiin Ya Robbal Alamin

Rasulallah SAW bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, makawalaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al Bukhari)

Oh ya, tulisan ini saya edit dari beberapa tulisan yang saya pernah di share di sebuah group yang saya gabung sebagai member di Facebook dan saya gabungkan kemudian dikasih tambahan. Udah lupa siapa yang share soalnya tulisan-tulisan ini saya simpan sekitar setahun yang lalu. Semoga yang menulis dan membagikan tulisan mereka yang saya kutip ini juga memdapatkan pahala di sisi Allah. Aamiin.  Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari – hari. Aamiin .

Wanita Shalihah

#co-pas

*Untuk Para Ibu Demi Masa Depan Putrinya*

1. Hormatilah suamimu ketika dia di rumah atau di luar rumah, dan bersegeralah memenuhi kebutuhannya, khususnya di depan putri-putrinya.

2. Jangan bertikai dengan suami di depan anak-anak, never! Perselisihan yang terjadi tidak boleh melewati pintu kamar tidur.

3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri-putrinya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.

4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri-putri.

5. Bagi istri-istri penguasa terhadap suaminya, yang ikut campur dalam segala urusan suaminya bahkan mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin?! Kenapa beli roti ini?dll), seakan dialah komandan di rumah, menyuruh, memerintah dan melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri-putrinya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yang dia lihat di ibundanya, dan bila ternyata dia mendapatkan suami yang memiliki kepribadian yang berbeda dengan ayahnya, maka tiada solusi kecuali CERAI.

6. Seorang istri tidak boleh memberikan izin bagi lelaki untuk memasuki rumahnya dikala suaminya tidak di rumah, walaupun dia itu adalah teman dekat keluarga ataupun tetangga.

7. Seorang ibu yang mulia akan bersolek dan berdandan untuk suaminya, dengan sengaja dia menunjukkan hal itu di depan putri-putrinya seraya menjelaskan bahwa itu adalah hak suami, dan dia juga tidak bersolek ketika keluar rumah, atau di depan orang yang bukan suami, untuk memberi contoh nyata pada putri-putrinya

8. Istri yang sholelah tidaklah pelit dan tidak pula boros untuk urusan rumah, dia berada di tengah.

9. Sangat indah sekali, bila anak-anak meminta sesuatu pada ibunya dan sang ibu berkata kepada mereka: “Kita akan menanyakannya pada ayah, dan kita tidak akan melakukan sesuatu kecuali bila direstui olehnya”. Dengan sering kalinya melakukan hal ini, maka akan tertancap di dalam diri putri-putri penyerahan tongkat kepemimpinan pada lelaki, dan tidak boleh seorang wanita menelanjangi suaminya dari pakaian kepemimpinan dengan dalih gender dan kebebasan.

10. Istri yang sholehah akan menyambut kedatangan suaminya dengan wajah yang ceria dan tidak langsung.mengadukan tingkah anak-anak yang menyebalkan atau tetangga, atau apa saja. Namun ia akan mencari waktu yang tepat.

11. Tidaklah elok seorang istri mengadukan kehamilannya, urusan menyusui, atau pekerjaan rumah di depan putri- putrinya karena hal itu akan terekam di memorinya.

12. Tatkala ada tetangga atau temen wanita memintanya untuk turut berkunjung ke rumah fulanah, hendaklah sang ibu berkata pada mereka dan diperdengarkan pada putri- putrinya, ‘Aku akan memberitahu suamiku, bila dia setuju maka aku akan ikut”, dan tatkala suaminya datang maka ia memberitahu suaminya tanpa nadanpaksaan,”Apakah ia diperbolehkan untuk berkunjung ke rumah fulanah”, dan bila suaminya diam saja, maka ia.tidak memaksa, dan lansung memberi tahu temannya bahwa ia tidak bisa ikut, di depan putri-putrinya.

13. Bila sang ayah memerintahkan kepada anggota keluarga suatu perintah, maka hendaklah sang ibu bersegera melaksanakannya dan menyuruh anak-anak bersegera, dan mengajarkan pada mereka pentingnya mematuhi perintah suami, tatkala anak-anak merasakan hal itu maka ia akan tumbuh besar menghormati nahkoda yang kelak mengemudikan bahteranya agar tidak pecah dan tenggelam di samudra.

14. Tatkala seorang istri meminta kepada suaminya berbagai macam permintaan yang melelahkan suaminya karena ketidak mampuannya, maka kelak putrinya akan menirunya tatkala mereka menjadi istri.

15. Seorang istri yang duduk ngobrol bersama tetangga atau temannya menceritakan rahasia-rahasia rumah tangganya, maka kelak putrinya akan dengan mudah menyingkap rahasia suaminya di depan orang lain, tatkala ia menjadi istri. insyaAllah dengan menjalankan nasehat-nasehat ini, kelak putri-putri kita akan menjadi istri-istri dan ibu-ibu yang mencetak mujahid-mujahid dakwah masa depan.

[Dari Kitab Kaifa Takun Ahsan murobbi fil ‘alam, h. 44-45, diterjemahkan oleh Ust. Syafiq Basalamah, M.A]

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻫَﺐْ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﻦْ ﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻨَﺎ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻨَﺎ ﻗُﺮَّﺓَ ﺃَﻋْﻴُﻦٍ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻟِﻠْﻤُﺘَّﻘِﻴﻦَ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ

“Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami),.dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al Furqon: 74).


♡♡♡
*Jemputlah aku menjadi Bidadarimu…(♡˙︶˙♡)

Duhai para wanita cantik yang dikaruniakan berjuta-juta keindahan oleh Allah swt. keindahanmu sungguh tiada tara, mahkotamu bak emas permata.. bisakah kau berlaku sperti curahan hati sesamamu dibawah ini ” surat untuk calon suami”: pasti bisa insyAllah…

“Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ?

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah.aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulahnyang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku.juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk.lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai wanita, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu.

Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan,.tetapi dia tetap tidak berputus asa.

Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.

Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku.

Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita yang.lain, dilamar lelaki yang bakal memimpinku ke arah tujuan yang satu, meraih cinta Allahu rabbana.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah.

Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dibazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk membuat begitu.

Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari redha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu.

Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu.

Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku. 

Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.

Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga.”

duhai kawanku, yang kecantikanya tiada tara. Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya, cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah. Di hadapan Allah. Di hadapan Allah.

Wahai wanita, ku ingatkan diriku dan dirimu, peliharalah diri dan jagalah kesucian.. semoga redha Allah akan sentiasa mengiringi dan memberkati perjalanan hidup ini.

Semoga Bermanfa’at.✿

•SaLam santun erat Silaturrahim dan ukhuwah fillah•

Senyum Santun

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda.

Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Wallahu a’lam bish-shawab

Share bagi yang mau,semoga membawa PERUBAHAN.ke yang lebih baik bagi Bangsa ini & menjadi amal.jariyah bagi kita semua,aamiin…

I Want To Be A Perfect Muslim

.¤*¨¨*¤.¸¸.¤*¨¨*¤.¸¸.

\¸..Allahu Akbar.¸¸.

.\¸.¤*¨¨*¤.¸¸.¤*¨¨*¤.¸¸.

…\

☻/…

/▌….

/ \……

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik

✩ B uang yang buruk

✩ C iptakan yang baru

♡♡Jemput lah Aku Menjadi Bidadarimu♡♡

— with Sry Andayani and Ukhty Anisa Fillah______



*Pelengkap Yang Masih Misteri*

Wahai pelengkap yang belum terungkap. Aku mohon maaf, setelah sekian lama tak muncul di media, untuk membuat narasi tentang kau yang tak terdrskripsi.

Aku pikir selama ini diam adalah cinta, yang kuberi kesempatan untuk kau seorang berbicara, memekakkan telingaku mengungkap rahasia, namun hingga kini, belum jua ku dapat teriakan itu nyata.

Mengapa kau terlalu lama bersembunyi, apa sajak ini tak cukup untuk kedua mata yang saling merindui?

Wahai pelengkap yang belum terungkap,

Jika cinta kau nilai dari seberapa kokoh aku bertahan, aku telah mengeringkan banyak luka untuk kesetiaan, siap untuk segala rintangan dalam kehidupan.

Jika ketulusan kau nilai dari seberapa lama aku menunggu, aku telah menghabiskan banyak waktu untuk menunggu temu.

Jika keseriusan kau anggap dari seberapa sering aku mengucap, aku telah memotong banyak malam untuk mengetuk pintu langit di malam yang temaran.

Aku terus melangitkan harapan. Tanpa kau tau bahwa kerahasiaan terbesarku adalah mencintaimu, meski rahasia itu telah ku tiadakan melalui sajak sajak yang ku tujukan untumu.

Bukankah cinta seharusnya menerima?

Sebab bukan kali pertama aku menerima banyak pilihan, namun terlampau jauh sudah aku melukiskan keindahan tentangmu hingga kaulah yang ku terima sebagai sebuah ketetapan.

Aku percaya, pilihan pilihan itu adalah kebaikan Tuhan, meski berulangkali aku memaksa kau sebagai jawaban, tak kan mungkin terpenuhi jika bukan karena kehendak Allah tuhan kita.

Meski hatimu seperti batu, sudah ku persiapkan rintik hujan untuk memecahkan kerasmu.

Kau tahu?

Aku sudah siap kalah dengan siapapun dan apapun yang menjadi pilihanmu. Semoga kau selalu bisa membahagiakan dirimu sendiri

jika nanti benar benar bukan untukmu.

Apapun yang menjadi pilihanmu nanti, silahkan lakukalah untuk senyummu. Aku punya Allah yang sangat mencintaiku.

Kembalikan Anakku

KEMBALIKAN ANAK LELAKIKU

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu

kubilang pada ayahnya : “Subhanallah, dia benar-benar

mirip denganmu ya!”

Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu?

Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.”

Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa.

Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku

mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al

Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku:

“Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.”

Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata: “Oh ya.

Ide bagus itu.”

Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti

panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai

memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu

ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat!

Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia

dengan kehadirannya.

Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya.

Pelajaran matematika sederhana sangat mudah

dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia

kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di

bidang Matematika.

Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang

keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat

Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba

ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang

menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap

Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main

kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia

kelelahan. Badan Ahmad terhempas ditolak papanya,

wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka

hatinya di hari ulang tahunnya kelima.

Sejak hari itu, Ahamad jadi pendiam. Murung ke

sekolah, menyendiri di rumah. Ia tak lagi suka bertanya,

dan ia menjadi amat mudah marah. Aku coba mendekati

suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang

menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh

urusan seremeh itu, katanya.

Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah

selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah

membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu.

Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil

tertawa-tawa lucu:

“Subhanallah! Kulitnya gelap, Mas, persis seperti

kulitmu!” Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia

tersinggung dan merasa malu. “Salahmu. Kamu yang

ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!”

Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang

pedih di hatiku. Ada yang mencemaskan aku. Cucuku

pulang ke rumah, bulan berlalu. Kami, nenek dan

kakeknya, datang bertamu.

Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia.

Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah sambil berteriak

menghentak, “Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers

anak ini!” Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu.

Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana.

Ahmad, papa bayi ini, segera membersihkan dirinya di

kamar mandi. Aku, wanita tua, ruang dan waktu

kurajut dalam pedih duka seorang istri dan seorang ibu.

Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini.

Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku

menyimpannya. Aku rebut koran di tangan suamiku dan

kukatakan padanya: “Dulu kau hempaskan Ahmad di

lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak ia

merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau

perbaiki, kau bilang kau sibuk sekali. Kau dengar? Kau

dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing

dengan anaknya sendiri!”

Allahumma Shalii ala Muhammad. Allahumma Shalli

alaihi wassalaam. Aku ingin anakku menirumu, wahai

Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu,

engkau bermain berkejaran dengan mereka Engkau

bahkan menengok seorang anak yang burung

peliharaannya mati. Dan engkau pula yang berkata

ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu,

“Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa

menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?”

Aku memandang suamiku yang terpaku.

Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang

tajam. Kupandangi keduanya, berlinangan air mata. Aku

tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah,

bukankah begitu? Lalu kuambil tangan suamiku, meski

kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa

tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun

tak merasakan sentuhan tangan seorang ayah yang

didamba.

Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan

di hadapan mereka berdua, “Lakukanlah ini, permintaan

seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu

mewariskan apa-apa: kecuali Cinta.

Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan

menurunkan keturunan demi keturunan. Lakukanlah,

untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita!

Juga di permukaan dunia. Tak akan pernah ada

perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa

kasih dan sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan

belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan

seperti yang kalian pahami. Kegagahan tanpa perasaan.

Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka.

Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku

di tempatnya.

Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai.

Aku serahkan bayi Ahmad ke pelukan suamiku. Aku

bilang: “Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang.”

Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali.

Menggendong bersama, bergantian menggantikan

popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi

sambil tertawa-tawa berdua, membuka kisah-kisah lama

mereka yang penuh kabut rahasia, dan menemukan betapa

sesungguhnya di antara keduanya Allah menitipkan

perasaan saling membutuhkan yang tak pernah

terungkapkan dengan kata, atau sentuhan. Kini tawa

mereka memenuhi rongga dadaku yang sesak oleh bahagia,

syukur pada-Mu

Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika

semua jalan tampak buntu.

Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku.

Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di

tangan-Mu.

Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku

ingin sekali berkata: Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh

daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu!

Amin, Alhamdulillah.

Itu Sepenggal Kisah Nyata Kehidupan Bunda Neno

Warisman utk para Ayah Indonesia dalam buku

“Izinkan Aku Bertutur”

# reminder

# dakwah

# savefamily

Istrimu Bukan Pembantu

Repost by me.

Wahai Para Suami, Istrimu Bukan Pembantu!

Posted on January 26, 2015
Artikel ini ditulis oleh Meutia Halida (@chynatic) di blognya aisyafra.wordpress.com

(https://aisyafra.wordpress.com/2015/01/22/istrimu-bukan-pembantu/). 

Simak selengkapnya dibawah ini: Wahai Para Suami, Istrimu Bukan Pembantu!

Obrolan di suatu siang dengan seorang kawan.via Messenger.
Me : “Udah berapa bulan dek hamilnya?”

Fulanah : “Masuk trimester 3 mbak..”

Me : “Wah udah berat banget tuh rasanya.. Mau ngapa-ngapain serba salah. Begah..”

Fulanah : “Banget mbak, udah susah kalo duduk nyuci atau angkat yang berat-berat..Kalo habis ngerjain kerjaan rumah rasanya capek banget.. Nggak ada tenaga..”

Me : “Semua dikerjain sendiri? Emang suami nggak bantu-bantu dek?”

Fulanah : “Iya mbak, nggak ada pembantu. Suami mana mau bantuin aku beresin rumah. Pantang banget buat dia mbak. Aib..”

Me : “Lho, kenapa? Rasulullaah aja mau lho bantuin kerjaan istri. Kasian kamu dek, hamil besar masih harus kerja berat.. ”

Fulanah : “Entahlah mbak. Dari awal nikah emang udah begitu.. Ya mau gimana lagi..”
Saya menghela nafas panjang. Masih ada ya suami yang menganggap pekerjaan rumah adalah wilayah otoritas istri. Bahkan ketika sang istri sedang mengandung pun tak pernah mau untuk sekadar meringankan kewajibannya. Seakan-akan membantu pekerjaan rumah merupakan cela bagi dirinya selaku suami.

Suddenly I look back at my life and reflect. Betapa bersyukurnya saya, dibesarkan dalam keluarga yang memegang prinsip gotong royong dalam menyelesaikan tugas rumah tangga.

Bapak saya adalah tipe kepala rumah tangga yang tidak enggan berbagi tugas dengan istri dan anak-anaknya. Beliau tidak segan ikut membantu mencuci baju, menyapu, meracik sayuran dan sebagainya. Beliaulah yang sering kami andalkan untuk mengulek bumbu karena memang beliau orangnya telaten dan hasil ulekannya halus.

Nggak kayak anaknya yang dikit-dikit mengandalkan blender ketimbang cobek dan ulekan. Ahahaha. #ngaku

Karena dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang saling bantu membantu mengerjakan urusan rumah tangga, maka potret suami ideal yang terekam di benak saya sejak remaja adalah sosok suami yang dengan sukarela membantu pekerjaan istrinya. Dan itu adalah cita-cita saya sejak masih kecil.

“Aku nanti pengen punya suami yang kayak Abi. Suka bantuin pekerjaan istri!”

Dan ternyata Allah mengabulkannya. Saya dikaruniai sosok suami yang family man dan penyayang keluarga, plus suka berbagi tugas membereskan rumah dan segala printilannya. Mengepel, mencuci piring, memandikan anak- anak, membantu mengganti popok si kecil sampai memasak sendiri makanan dan menyuapi anak-anak di suatu sore ketika saya sudah terlelap karena kelelahan..

Ketika dinyatakan positif hamil sejak anak pertama, praktis saya dibebastugaskan dari kegiatan mencuci baju (waktu itu belum punya mesin cuci). 9 bulan suami yang menggantikan tugas saya mencuci baju. Dan melarang saya berkegiatan berat yang bisa bikin kelelahan. Alhamdulillah.. maka nikmat Allah mana lagi yang hendak saya dustakan? Semoga saya dapat terus belajar menjadi sosok istri yang senantiasa bersyukur atas segala keadaan.

Mendengarkan curhatan kawan saya tadi, menyimak realita yang terjadi di sekeliling saya, menyaksikan dengan mata kepala sendiri seorang istri yang bekerja keras sampai hampir kolaps sementara suami asyik santai duduk di kursi sambil baca koran.. Menyadarkan saya bahwa bagaimana seorang lelaki dibesarkan, akan mempengaruhi kepribadiannya kelak setelah dewasa. Contoh saja, bapak saya dulu adiknya banyak. 12 bersaudara. Sebagai anak ketiga, secara tidak langsung bapak dituntut untuk bersikap dewasa, berperan sebagai pengayom sekaligus pengasuh adik-adik beliau. Sering disuruh ke pasar, memasak, mencuci dan memandikan adik-adik ketika Mbah dulu sedang repot. Begitu juga dengan Papah mertua saya. Beliau suka membantu Mamah di dapur, mencuci piring, menyapu. Meskipun saat itu ada saya di dapur. Tapi beliau tidak merasa malu atau gengsi.

So I take this raw conclusion: seorang anak laki-laki yang sedari kecil melihat figur seorang ayah yang family man, penyayang dan tidak enggan membantu pekerjaan istri maka akan menerapkan hal yang sama kelak ketika ia berumahtangga.

“Fathers! Please show good role modeling to your sons by helping out at home.”

Begitu juga yang sekarang sedang saya tanamkan pada anak-anak saya, terutama Harits. Memberi pengertian bahwa tugas rumah tangga bukan monopoli kaum wanita saja.

Mengajarkan bahwa sudah menjadi kewajiban anak untuk membantu orang tuanya di rumah. Baik itu anak laki-laki atau perempuan.

Setiap hari, saya berikan anak-anak tugas- tugas ringan. Menyapu, membereskan ruang tamu, mengepel ketika menumpahkan sesuatu, menaruh sendiri piring bekas makan ke dapur, merapikan kamar tidur, menyikat wastafel dan lain sebagainya. Dan mereka mengerjakannya dengan suka cita. Iya, supaya bisa bebas mainan air. Hehehe.

Ketika saya menyuruh mereka mengerjakan ini itu.. sebetulnya manfaatnya bukan untuk saya. Memang saat itu saya merasa bersyukur karena terbantu, pekerjaan jadi lebih ringan.. But that’s not my point. Tujuan utamanya adalah agar mereka paham prinsip gotong royong dalam keluarga. Again I say: family is a teamwork. Juga melatih kemandirian, mengasah mental untuk bekerja keras dan mengajarkan mereka memikul tanggung jawab sejak kecil. Membiasakan mereka untuk rajin dan peka terhadap situasi rumah. Kalo ngeliat yang berantakan, bawaannya nggak betah karena sudah terbiasa dengan kerapian. Dan yang paling penting, mengajarkan kepada anak-anak laki agar jangan ada rasa malu ketika mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

“Mothers! Please teach your sons to help out in the house. It’s sunnah! And.their future wives will thank you!” ~Yasmin Mogahed

Boys who help their moms and husbands who help their wives with household chores? There’s nothing to be ashamed of! Kenapa harus malu? Teladan umat manusia, Rasulullaah Shalallaahu ‘Alaihi wa Sallam saja mencontohkannya.

Urwah bertanya kepada Aisyah, “Wahai Ummul.Mukminin, apa yang diperbuat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam jika ia bersamamu di rumah?”,.Aisyah menjawab, “Ia melakukan seperti yang dilakukan salah seorang dari kalian jika sedang membantu istrinya, ia memperbaiki sandalnya, menjahit bajunya, dan mengangkat air di ember.”

Dalam Syama’il karya At-Tirmidzi terdapat tambahan, “Dan memerah susu kambingnya…” Ibnu Hajar menerangkan faidah hadis ini denganmmengatakan, “Hadis ini menganjurkan untuk bersikap rendah hati dan meninggalkan kesombongan dan hendaklah seorang suami membantu istrinya.”

(Kisahmuslim.com)
Seorang suami yang baik tentu paham, istrinya bukan robot yang bisa bekerja 24 jam full tanpan kenal lelah. Istrinya bukan sosok sempurna dengan anak-anak sempurna, masakan yang sempurna dan rumah yang sempurna tanpa cela. Dia tak sempurna seperti juga dirimu yang jauh dari kata sempurna.

Istrimu adalah partner hidupmu, cinta sejatimu, ibu dari anak-anakmu. Istrimu, dengan segala keterbatasannya adalah juga manusia biasa. Sama halnya sepertimu, ia bisa merasa lelah, marah, jenuh dan tak berguna.

Istrimu, bukan pembantumu. Dan ia sama sekali tak layak kau anggap sedemikian rupa..Seandainya engkau posisikan dirinya sebagai pembantu dengan nafkah bulanan yang engkau berikan sebagai gajinya, maka berapa nominal yang pantas engkau berikan sebagai penebus jasa-jasanya selama ini? Berapa jumlah rupiah.kau sanggup untuk membayarnya? Dengan job description yang demikian banyaknya, skill multitasking dan kepiawaiannya menuntaskan beberapa tugas rumah secara bersamaan, mengasuh anak, memasak makananmu, mengajari anakmu ilmu-ilmu baru, melayani dirimu, mengatur keuangan.keluarga, bahkan ikut serta mengambil peran mencari nafkah. Juga mengandung serta melahirkan anak- anakmu dari rahimnya dengan susah payah dan penuh perjuangan. Dapatkah engkau.membayarnya dengan uang?

Maka perlakukan istrimu dengan sebaik-baik perlakuan. Lembutkanlah perkataanmu, berilah.ia udzur atas kekurangannya, seperti ia memberi udzur atas kekuranganmu. Dan jika ia bengkok dan keliru, luruskanlah dengan hikmah dan kasih sayang, bukan dengan keangkuhan dan kekerasanmu yang justru akan mematahkannya.

Luangkanlah waktu untuk berduaan saja dengannya, dengarkanlah keluh kesahnya, jadilah sahabat terbaik baginya untuk mencurahkan isi hati. Dan ketika ia penat, jadilah bahu untuknya bersandar. Kalau bukan kepada engkau, suaminya.. kepada siapa lagi ia hendak menumpahkan rasa?

Dukunglah ia (istrimu) untuk meng-upgrade skill dan passionnya yang terpendam selama ini.
Mengikuti berbagai kursus, mengembangkan bakat, mengikuti seminar-seminar yang bermanfaat dan dauroh khusus muslimah. Selama itu bermanfaat dan tidak melanggarnsyari’at, why not?

Berilah ia sedikit jeda dari rutinitas hariannya. Seorang istri  butuh waktu untuk sendiri, untuk berkumpul dengan kawan-kawannya, untuk menyegarkan pikiran sejenak dari tugas-tugas rumah tangga yang seperti tak ada habisnya. Bahkan seorang pembantu rumah tangga memiliki hari libur dan hak untuk mengajukan cuti.

Bagaimana dengan seorang ibu? Adakah waktu libur baginya? Nyaris tak pernah ada. Karena bagi seorang wanita, menjadi ibu bukanlah profesi. Ia adalah kehidupan sekaligus tempatnya mengaktualisasikan diri dengan penuh dedikasi. Being a mother is truly a blessing ❤

Selalu dan senantiasa.. Ingatkan kembali tujuan hidup kalian berdua selama ini: striving your way together to reach Jannah. Karena kebersamaan di dunia ini tidaklah cukup. Jika engkau masih enggan untuk turut membantunya dalam pekerjaannya, maka setidaknya, maklumilah dia.. Abaikanlah debu- debu yang menempel di lantai ruang tamu, mainan-mainan yang berserakan di lantai, makanan yang belum siap terhidang di meja.. Yang kaudapati di suatu sore ketika engkau pulang kerja. Maklumilah bahwa ia hanya punya dua tangan, dua kaki dan satu kepala untuk menuntaskan semua kewajibannya yang hampir tak terhingga itu. Maklumilah bahwa ia hanya sosok wanita biasa dengan tuntutan-tuntutan yang sederhana. Yaitu agar engkau selalu mencintai, mengerti dan menerima dirinya, sepenuhnya. Karena dalamnkehidupan perkawinan kalian berdua, baginya tidak ada yang lebih penting lagi daripada itu.

~ Jakarta, a morning after the rain has fall..

January 2015