​Perempuan: Bukan Laku, Tapi Tak Tahu Malu

-Sekedar cerita-
Teman : Eh, Rin… kamu tau gak… aku bahagia banget.

Aku : Oh ya. Napa?

Teman : Pacarku sekarang dah lebih dari satu lhoo (bahagia).

Aku : 2?

Teman : Lebih… hmmm…(senyum)

Aku : 3?

Teman : Yeeeeees… hehehe… itu artinya aku cantik, makanya laku…..

Aku : Aku sedih mendengarnya…

Teman : Napa? Karena kamu gak punya satupun yaa.. kasihan… eh teman cowokku banyak loh…mau gak?

Aku : Thanks but aku gk mau, aku gak butuh mereka, aku punya Allah yg maha penyayang. Lagian jomblo bukan berarti gk laku tahu kok, banyak antrian dibelakang, namun tidak ada yang lulus seleksi. Lagian kan jodoh kita sudah ditentukan Allah. Aku tuh kasihan sama kamu, aku sedih melihat kau bahagia dengan cara yang salah. Aku suruh baca buku Udah Putusin Aja! by Felix Y. Siauw , kamu gk mau, aku kasih buku Fatimah Az-Zahra kamu gk tertarik, aku suruh nonton film Cinta Subuh kamu gk perduli. Ya hasilnya gini…. kamu senang ya jadi piala bergulirnya mereka? Kamu bangga? Kamu tau gk kalau barang yang murah selalu jadi rebutan? Sudah murah ditawar pula. Jadi terserah kamu saja, kamu mau kadi barang murah yang jadi rebutan atau mau jadi bunga mawar berduri yang tumbuh ditepi jurang? Susah untuk dimiliki, hanya orang2 tertentu yang bisa memetiknya artinya tidak sembarang orang bisa menyentuhmu. 

Teman : ….  (membisu)

Aku : Maaf ya kalau ada kata2ku yg menggores hatimu. Aku tidak bermaksud menyakiti, aku hanya ingin agar kamu dihargai. Telah Allah ciptakan perempuan dengan begitu tinggi martabatnya, carilah buku yang berjudul Wanita adalah langit dan bacalah, gk mau juga yaa terserah kamu. Percuma saja kalau aku ngomong banyak tapi akhirnya kamu hanya mengganggapnya angin lalu belaka. semuanya dikembalikan pada dirimu sendiri, kamu mau ikut bisikan iblis atau tidak,….

Teman : Imanku kuat.

Aku : Namun iblis lebih pintar, dia pandai dalam mencari sela untuk menggoyahkan iman. Udah.. putusin aja semuanya.

Teman : Tap-tapiiii… tapi….

Aku : Uuudaaah, say…. gak pake tapi-tapi,  tanpa nanti-nanti.. 

Teman : Tapi aku kasihan sama merekaaaa…

Aku : Yaudah itu pilihanmu. Jadi kamu mau mencetak dosa sama mereka kan? kan kalian saling mencintai, entar masuk neraka sama2…. eh pilih 1 diantara mereka. bilang sama dia kalau memang sayang sama kamu, maka jauhi kamu dan dekati walimu jika kamu yang dia mau mau. Kalau dia kebanyakan alasan ya tinggalin ajaa.. kalau dia nunggu sukses dulu ya kalian putus dulu, dah sukses baru nikah, berani ngaaak? Kan gak cipta cetak dosa selama dia belum sukses. Atau lama cetak dosa sama dia namun pada akhirnya kamu gk nikah sama dia, siapa yang rugi? Pikirkanlah, tapi kalau kamu menyalahkan aku juga gapapa atau kamu anggap aku sok suci atau apalah terserah kamu, itu penilaian kamu, sesungguhnya Allah itu maha mengetahui (senyum).

Teman : …. (membisu).

“kebenaran itu pada awalnya ia ditertawakan, lilempar habis-habisan trus diterima sebagai kenyataan”

Pacaran Islami

A: Mau kemana sob?
B: Biasa Ra, anak muda. Jalan-jalan sama pacar.

A: Mba, Islam kok mau diajak pacaran? Ingat, pacaran itu mendekatkan kita pada zina. 

B: lho? Kita kan pacarannya pacaran islami?

A: Pacaran Islami? Mau berduaan di masjid, nonton konser Nissa Sabyan ataupun ngaji berduaan sekalipun, agama kita tidak pernah membenarkan adanya pacaran Islami. 

B: Tapikan aku mencintaiku cewekku karena Allah.

A: Sobat, jangan kau topengi nafsumu dengan dalih agama. Wahai akhi wa ukhti, jangan kamu berani mengumbar cinta sebelum kamu berani menghalalkannya. Wassalamu’alaikum.

Ya, benar sekali kata si B. Dalam Islam, gak ada tuh yang namanya pacaran. Apalagi pacaran Islami? Gak ada syariatnya dalam Qur’an maupun Hadith. Yang membenarkan pacaran itu hanya orang-orang menuruti hawa nafsunya aja, selalu tunduk pada bisikan setan.

Allah melarang kita mendekati zina. Dalam surat al-Israa ayat 32:

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Seaungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”

Memandang orang yang kita kagumi secara sengaja aja gak boleh (kecuali pandangan pertama yang tidak disengaja), apalagi pegangan tangan, pelukan, ciuman bahkan lebih dari itu. Na’uzubillah minzalik. Jangan panen dosa. Bayangkan aja pacaran selama setahun, selama itu selalu menghabiskan waktu bersama. Boncengan sambil peluk-pelukan, pegangan tangan dan melakukan hal-hal yang sebenarnya hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang sudah siikat secara sah. Bayangkan selama setahun itu sudah berapa dosa yang sudah dipanen? Apa yang akan kamu katakan dihadapan Allah nanti? Apa kamu berpikir bisa lari dari azabnya?

Pacaran merupakan salah satu cara setan menjebak manusia agar mengabaikan larangan Allah. Setan selalu menghias hal-hal buruk seolah-olah indah dan menyenangkan, sekalipun hal itu melanggar perintah Allah. Kalo pasangan kamu serius ingin kamu menjadi pendamping hidupnya, ya langsung nikah aja. Gak usah pacaran numpuk dosa. Kalo kamu beralasan bahwa dia belum siap nikahin kamu, masih nyari kerja dan lain-lain sebagainya, ya udah putusin aja dan tunggu sampai dianya siap daripada pacaran tapi maksiat jalan terus. Gak usah khawatir, kalo dia benar-benar cinta sama kamu, dia gak akan menghianati kamu, jadi putusin aja dia sekarang. Jangan kebanyakan mikir dan jangan keberatan buat putusin dia karena itu adalah cara setan melemahkan hati kamu. Jangan turuti bujuk rayu setan.

Jatuh cintalah karena Allah. Liat laki-laki yang taat pada Allah, maka dia tahu harus bagaimana memperlakukanmu. Kalo shalat 5 waktu aja dia gak pernah, bagaimana bisa jadi imam yang baik untuk keluarga kamu? Ingat ya! Hidup ini bukan hanya tentang mencari kerja, jodoh dan keturunan. Kita diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Dunia ini dijadikan ladang untuk kita tanam amal-amal kita sebagai bekal diakhirat nanti. Jadi setiap amal yang pernah kita tanam;  akan kita nikmati hasilnya nanti. Surga atau neraka yang akan menjadi rumah kita nanti tergantung diri kita sendiri. Kita yang menentukan. Bagi yang ingin tinggal di neraka, mereka akan selalu melanggar perintah Allah dan suka membuat maksiat.

Seandainya kamu ditanya “mengapa kamu mau berpegangan tangan, mau dipeluk dan mau dicium oleh dia? Padahal kamu kamu tahu kalo Allah suruh kita jangan dekati zina?” Apa yang akan kamu jawab? Apa kamu mampu menjawab pertanyaan Allah nanti?

Pacaran itu budaya orang barat dan orang-orang kafir yang menutup hati dari kebenaran. Jangan sama seperti mereka. Islam melindungi kehormatan kita, maka jangan kita merendahkannya dengan pacaran.

Banyak anak muda yang udah tahu bahwa gak ada yang namanya pacaran dalam Islam. Tapi lucunya gak sedikit dari mereka masih berpacaran dengan syarat pacaran Islami. Mereka menuruti nafsu mereka tapi nama Islam dibawa-bawa, Astaghfirullah. Gak ada pacaran Islami, yang mah hanya ta’aruf kamudian nikah. Itu aja, simple dan gak nabung dosa.

“Sayang, jangan lupa Tahajudnya yaaa!!”

Eh,,, itu tiupan iblis. Kalo emang kamu shalat karena Allah, gak perlu ada yang ngingatin kamu. Lagian mereka pura-pura perhatian gitu supaya kamu nganggap dia paham agama. Eh, dia kalo paham Islam, maka dia hak bakalan gak  ngajak kamu pacaran karena apa? Kamu itu terhormat. Dia ingin menjaga kehormatan kamu, kamu mahal, gak sembarang oleh nyentuh kamu selain suami kamu. Kalo dia sentuh kamu, artinya dia ingin menikmati kamu tanpa berpikir kehormatan dan harga diri kamu.

Semoga Allah melindungi kita dari PACARAN dan mendatangkan jodoh kita dengan jalan yang diridhaiNya. Dan semoga kita termasuk orang-orang yang diberi hidayah oleh Allah dan hati kita selalu diisi dengan cahanyaNya.

Sebagai umat muslim, kita disuruh saling mengingatkan, saling memgajak dalam kebaikan. Dan hanya orang-orang yang hatinya hitam, gelap dan sudah dikuasai setan itu, mereka tidak suka dinasehati atau mereka mungkin mendengar tapi mereka abaikan nasehat itu karena mereka lebih memilih melakukan hal-hal menyenangkan walaupun itu melanggar perintah Allah. Begitulah, surga itu sulit didapatkan sedangkan untuk memperoleh neraka itu sangat mudah sehingga dicintai banyak orang. 

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang gelap dan hitam hati dan kita selalu mencintai dan nenuruti nasehat, ajakan serta peringatan dalam kebaikan. 

Taatlah pada Allah dan RasulNya!

Taatlah… Berhijrahlah!, sebelum kamu menyesal nanti. Dan penyesalan itu tidak ada gunanya, bahkan menangis dengan airmata darah pun sia-sia.

“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami

termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala- nyala”. (QS.al-Mulk:10)

“Sesungguhnya sejelek-jeleknya binatang di sisi Allah adalah orang-orang yang tuli dan bisu (dalam

menerima kebenaran), yaitu orang-orang yang tidak berakal.” (QS. Al-Anfal : 22)

Mau jadi sejelek-jelek binatang? Ini bukan sejelek-jelak manusia lho, tapi binatang. Makanya kalo udah tahu pacaran gak boleh maka jauhkanlah. Yakin masih mau pacaran? Padahal kamu udah tahu kebenarannya.

“Akan muncul pada akhir zaman, suatu kaum yang umurnya masih muda (yakni sedikit ilmunya), rusak akalnya. Mereka berkata dengan sebaik-baik perkataan manusia (yakni suka membahas masalah agama). Mereka membaca al-Qur`an, namun Al Qur’an tidak melewati kerongkongannya” (hanya baca tanpa memahami). (HR. Bukhari Muslim)

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. Al-An’aam :44) 

Mereka lupa bahwa perintah Allah itu wajib. Allah pun membukakan pintu kesengan untuk mereka (pacaran, pergi kepesta, jalan-jalan, mabuk, dengerin musik, pake parfum… dll). Nanti Allah akan siska mereka dengan sekonyong-konyong, saat itu, mereka lalu terdiam dan putus asa.

Pikir pikir lagi deh kalo mau melanggar perintah Allah sang Rabbul ‘Alamin. Ingat balasannya nanti diakhirat. Allah itu maha Adil dan maha Bijaksana. Nggak mungkin kamu taat tapi disiksa. 

Apa kamu senang hidup dunia ini? Kata Nabi, dunia ini bagai PENJARA bagi orang yang BERIMAN. Apakah kamu beriman?

Allahamdulillah… sekarang kamu sedang baca tulisan ini. Itu tandanya Allah sayang sama kamu. Sudah menjadi tugas kita sebagai sesama muslim untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan biarkan iblis memguasai hatimu dan menjadikan tulisan ini hanya angin lalu bagimu. Jangan, lawanlah iblis. Kita lebih mulia daripada dia. Jangan sampai kamu menjadi temannya diakhirat. 

Saudari… coba deh renungkan sebentar! Kamu hidup didunia ini untuk apa? Untuk ngejar dunia? Ingat, Allah menciptakan kita untuk menyembahnya. Tanyakan pada diri, sudakah kita taat padanya? Apakah kamu telah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Jangan main-main dengan ancaman Allah. Siksa Allah sangatlah pedih.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang- orang yang lalai.” (QS.al A’raf:179)

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.(Q.S. 20; 124)

“Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka Itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. “.(Q.S. 6 ; 70)

” Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.  “.(Q.S. 4; 56)

 => Catatan: Kafir (Kafara), yaitu menutup hati dari kebenaran.

“Mereka itu orang-orang yang telah kufur (menutup hati) terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. “. (Q.S. 18; 105) 

“Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. “.(Q.S. 9; 80)

=> Apa itu fasik? Orang-orang fasik adalah mereka yang sadar itu perbuatan dosa tapi dia terus menerus melakukannya. 

Ingat tuh saudara-saudariku, jangan menutup hati terhadap Allah dan Rasul-Nya. Kalau Allah sudah perintahkan jangan dekati zina, maka jangan sekali-kali kita mendekatinya dengan cara berpacaran. 

Tunggu apa lagi? Segera berhijrah karena Allah. Karena kelak, surga atau neraka yang akan kita tinggali adalah hasil dari perbuatan kita selama di dunia. Kita yang memilih, kita yang menetukan dan kita yang usahakan sampai kita dapat. Jadi kalo kamu ingin dihadiahi surga, maka taatlah pada Allah. Untuk apa kamu beragama? hm? Agama itu punya aturan. Kalo mau beragama ya jangan sebatas KTPnya doang. Mari saudariku, mari kita hijrah bersama dijalan Allah. Emang kamu pikir kamu akan hidup didunia ini selamanya? Tidak, kematian akan menjemputnu dan kamu akan dibalas sesuai perbuatanmu.

Yuk Hijrah! Semoga kita menjadi orang yang tergolong kedalam golongan orang-orang yang Allah cintai dan yang Allah selamatkan. Aamiin yaa Allah.