12 AZAB BAGI MEREKA YANG MENINGGALKAN SEMBAHYANG

Dalam sebuah hadis menerangkan bahawa Rasulullah S.A.W telah bersabda :

“Barangsiapa yang mengabaikan solat secara berjemaah maka Allah S.W.T akan mengenakan 12 tindakan yang merbahaya ke atasnya. Tiga darinya akan dirasainya semasa di dunia ini antaranya :
-Allah S.W.T akan menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya.Allah S.W.T mencabut nur orang

-orang mukmin daripadanya. Dia akan dibenci oleh orang

-orang yang beriman.
Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya :

Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum seluruh air laut.

Dia akan merasa yang amat pedih ketika ruh dicabut keluar.

Dia akan dirisaukan akan hilang imannya.
Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur, antaranya :

Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat menggerunkan.

Kuburnya akan menjadi cukup gelap.

Kuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang rusuknya berkumpul (seperti jari bertemu jari).
Tiga lagi azab nanti di hari kiamat, antaranya :

Hisab ke atsanya menjadi sangat berat.

Allah S.W.T sangat murka kepadanya.

Allah S.W.T akan menyiksanya dengan api neraka.

10 JENIS SOLAT YANG TIDAK DITERIMA OLEH ALLAH S.W.T

Kisah Teladan Islami

Rasulullah S.A.W. telah bersabda yang bermaksud : “Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barangsiapa yang tidak memelihara solat, maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya.” (Tabyinul Mahaarim) 

Rasulullah S.A.W telah bersabda bahawa : “10 orang solatnya tidak diterima oleh Allah S.W.T, antaranya :Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu. Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat. Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.Orang lelaki yang melarikan diri. Orang lelaki yang minum arak tanpa mahu meninggalkannya (Taubat). Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya. Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung.Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya. Orang-orang yang suka makan riba’. Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan yang keji dan mungkar.”

Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : “Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan Allah S.W.T dan jauh dari Allah.” 

Hassan r.a berkata : “Kalau solat kamu itu tidak dapat menahan kamu dari melakukan perbuatan mungkar dan keji, maka sesungguhnya kamu dianggap orang yang tidak mengerjakan solat. Dan pada hari kiamat nanti solatmu itu akan dilemparkan semula ke arah mukamu seperti satu bungkusan kain tebal yang buruk.”

Shalat dalah WAJIB

Shalat itu wajib hukumnya bagi umat muslim. Shalat adalah rukun islam yang ke-2. Artinya umat islam wajib mengerjakannya dan haram jika meninggalkannya. 

Karena shalat adalah suatu hal yang wajib untuk dikerjakan, maka tidak ada alasan untuk meninggalakannya tanpa alasan yang jelas sesuai syariat. Tidak peduli apakah dia orang alim, pencuri, pezinah, pembunuh, ia tetap harus mendirikan shalat jika memang ia beragama islam. 

Shalat bukan hanya untuk orang-orang baik, kareba jika demikian, maka para pezina, pembunuh, dan para pendosa2 yang lain tidak akan mendirikan shalat karena mereka merasa mereka tidak pantas untuk shalat.

Shalat itu wajib bagi umat muslim, tidak peduli siapapun dia. Siapakah yang tidak berdosa didunia ini? Yang aku tahu hanyalah Rasulullah Muhammad SAW. 

Aku pribadi bingung pada pemikiran orang-orang disekelilingku. Aku dipikir bagai orang yang begitu berdosa hanya karena mereka yang selalu melihatku shalat akhirnya berduaan dengan laki-laki yang memang bukan muhrimku diwarnet sampai waktu subuh tiba. Lagi-lagi nama shalat yang dibawa.

Mereka berkata “Rin, kamu nih gimana sih, shalat terus tapi kok mau berbuat dosa. Kamu tahukan kalo shalat itu untuk memperbaiki diri, shalat itu untuk mencegah dan melindungi dari hal-hal keji, tercela dan hina. Aku liat kamu shalat terus, tapi kok dekati dosa. Yang aku tahu, setelah shalat dan kita masih berbuat dosa, artinya shalat kita masih belum benar, jadi diperbaiki lagi shalatnya. Shalat itu perisai untuk melindungi diri dari perbuatan keji. Jadi apakah menurutmu, shalatmu sudah betul? Kamu sendiri tahu jawabannya”.

“Eeh… Udah, jangan bawa-bawa nama shalat. Itu kewajiban. Aku muslim dan aku wajib menjalankan perintah Allah. Entah shalatku itu diterima atau tidak, aku akan tetap shalat. Aku ingin seperti Rabiatul Adawiah, ia shalat bukan karena takut dengan siksaan api neraka, bukan pula karena tergiur akan kenikmatan surga. Ia shalat semata-mata hanya untuk mengerjakan apa yang wajib ia kerjakan sebagai umat muslim. Aku juga shalat karena shalat adalah bentuk rasa syukurku kepada Allah SWT. Beryukur atas segala nikmat dan kebaikan yang telah ia berikan padaku. Aku bukan manusia luar biasa, aku hanya manusia biasa yang masih berbuat dosa dan memiliki iman yang tipis . Tidak ada manusia yang sempurna. Sebaik-baik apapun manusia itu dimatamu, ia tetap mempunyai kekurangan dan kelemahannya. Aku yang salah, jangan pernah salahkan shalatku. Apa maksud kamu aku mendekati dosa?” Jawabku.

“Aku melihat kamu sama laki-laki asing lagi boncengan malam minggu, di atas jam 12” jelasnya.

“Ooh… itu adik aku, ok? Adik kandung aku. Aku mau buat tugasku di warnet. Untuk me dapati Wi-finya bagus, aku milih ke warnet diatas jam 12”

Disana, ada perokok, pemabuk, pecandu narkoba, atau seorang pendosa yang tiba-tiba shalat, maka orang-orang akan memuja dan mengaguminya. Dipandang sesuatu banget. Kek hebat gitu atau apaan entahlah.

“Waah.. dia walaupun mabuk terus tapi dia shalat”.

Tapi mengapa ketika ada orang yang tidak pernah meninggalkan shalatnya, yang tidak pernah lupa membaca al-Qur’an, ketika membuat suatu kesalahan, maka terlihat seperti orang yang begitu terhina?

Pendosa beribadah dibilang hebat, dan ahli ibadah membuat satu kesalahan, maka dianggap sangat… entahlah.

Jadi ingat ya…! Ingat baik-baik. Shalat itu wajib bagi siapapun yang mengaku dirinya menganut agama Islam.

​Penyakit Pamer di MEDSOS

Bagi yang suka mengunggah fotonya di media sosial seperti Facebook, Instagram dll. Hati-hati..  karena khawatir bisa timbul penyakit dalam hati yang dapat mematikan hati membakar habis amal.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit pamer di MEDSOS yang saya dapat dari sebuah group (facebook) dimana saya bergabung sebagai member.

Well, Bukan orang org yang jahil, bahkan yang mengaku ‘alim pun tak ketinggalan ikut serta pamer wajah, illa man rohimahullah.

2. PAMER HARTA.

Terlihat di statusnya “lagi di bengkel servis motor/mobil kesayangan”

3. PAMER KEMESRAAN.

Statusnya “masyaa allah istriku/suamiku bla bla bla”

4. PAMER PRESTASI.

Contoh “alhamdulillah akhirnya di terima di ….bla bla bla”

5. PAMER KEBAIKAN.

Contoh “alhamdulillah sdh bisa bantu/ngasih…. bla bla bla”

6. PAMER IBADAH

Contoh “Alhamdulillah, shalat Asarnya di Masjid Raya”, “Akhirnya bisa Tahajud, hati jadi tenang banget bla bla bla”, “Kajian malam ini seru bla bla bla”, “sekarang lagi pengajian bla bla bla”, Alhamdulillah bisa bangun subuh. Ayo bro, bangun!”, “Alhamdulillah, hari ini bisa sedekah bla bla bla….” dll.

“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang menyembunyikan amalammya” -HR. Muslim-

So, Ibadah atau amal kebaikan tidak perlu dilaporkan, tidak perlu di umunkan di sosial media. Jangan di pamer. Bahaya. Posting aja Firman atau Hadis. Kelak, apapun yang pernah kita lakukan didunia ini, pasti akan dimintai pertanggung jawabannya. Tunggu saja sampai saat itu tiba.

7. PAMER REZEKI

Contoh”alhamdulillah sudah laku…bla bla bla”.

Astaghfirullah…

TABI’AT manusia adalah suka pamer, Kita paling tidak bisa lepas dari sifat yang satu ini.

Jika memiliki wajah yg tampan, harta berlebih, amalan kebaikan, prestasi, banyak rizki dan harta yang terlihat mentereng dan mahal, pasti ingin sekali dipamer-pamerkan. Selalu berbangga dengan harta dan perhiasan dunia, itulah watak sebagian kita.

Semoga Allah memberikan taufik pada kita untuk merenungkan firman allah ta’ala berikut ini.

أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ (1) حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ (2) كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (3) ثُمَّ كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ (4) كَلَّا لَوْ تَعْلَمُونَ عِلْمَ الْيَقِينِ (5) لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَ (6) ثُمَّ لَتَرَوُنَّهَا عَيْنَ الْيَقِينِ (7) ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ (8)

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, (1) sampai kamu masuk ke dalam kubur. (2) Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), (3) dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. (4) Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, (5) niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, (6) dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin. (7) kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu) (8).” ( At Takatsur: 1-8)

“Surga dan Nerakamu bukan urusanku, namun Rasulullah yang menyuruh kita saling mengingatkan dalam kebaikan. Dan aku hanya menjalankan tugasku. Semoga Allah membuka hatimu, Aamiin. Saudara-saudaraku, Stop pamer!!!”

Oh ya, bagi yang pernah membagikan tulisan ini sehingga sampai ke aku, Jazakillah khairan katsiran yaa… semoga menjadi pahala untukmu dan untukku. Untuk semua yang sadar akan dosa pamer.

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang suka berpenyakit suka pamer  dan semoga Allah selalu memberikan kita Hidayahnya, Aamiin.

Ngaku Islam? Shalat!

Bismillaahirrahmaannirraahiim.

Asslamamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Hi saudara-saudari seimanku…. apa kabar imannya hari ini? Shalatnya gimana? Rajin, bolong-bolong atau gak pernah?

Mmm… Banyak orang Islam yang gak shalat. Ngaku-ngakunya Islam. Ngaku-ngakunya muslim. Tapi gak shalat. Padahal yang sudah shalat pun belum tentu diterima shalatnya itu (yang penting kita udah taat pada Allah).

 Teman, shalat itu rukun Islam. Syarat menjadi orang Islam. Coba deh pikir-pikir, jikalau kita ingin menjadi seorang pekerja, kita harus dan wajib menyerahkan persyaratan yang telah ditentukan, iyakan? Nah.. begitu juga shalat. Kalo mau jadi orang Islam, ya shalat. Barang siapa yang meninggalkan shalat secara sengaja, maka dia telah mengaku KAFIR secara terang-terangan. 

Ayo sholat saudara-saudariku, sebelum kalian dishalatkan. Karena jika engkau tidak melaksanakan shalat, engkau tidak melengkapi persyaratan Islam. 

Mintalah hidayah Allah, harapkanlah hidayah Allah, Cari hidayah Allah, Temukan hidayah Allah, jemput hidayah Allah…. Jangan tunggu. Ketika hidayah tak kunjung datang, tanyakan pada dirimu “apakah Allah tidak menyayangiku?.”

Jika Allah menghendaki seseorang baik, maka Allah akan memberinya pemahaman Agama. Melembutkan, mengetuk, menyentuh, membuka hatinya. Karena apa? Karena Allah menghendaki kebaikan akhirat untuknya. Allah ingin dia selamat di akhirat, maka Allah akan memberikannya hidayah dan petunjuk untuk berjalan diatas jalan-Nya. Jangan tunggu hidayah, cari, temukan dan jemputlah hidayah itu.

Teman… coba deh renungkan sebentar! Kamu hidup didunia ini untuk apa? Untuk ngejar dunia? Ingat, Allah menciptakan kita untuk menyembahnya. Tanyakan pada dirimu, sudakah kau taat padanya? Apakah kamu telah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Jangan main-main dengan ancaman Allah. Siksa Allah sangatlah pedih. Hati-hati.

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang- orang yang lalai.” (QS.al A’raf:179)

“Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka dan penglihatan mereka ditutup. dan bagi mereka siksa yang amat berat. ” (Q.S. 2 ; 6-7)

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”.(Q.S. 20; 124)

“Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka Itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. “.(Q.S. 6 ; 70)

” Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.  “.(Q.S. 4; 56)

 => Catatan: Kafir (Kafara), yaitu menutup hati dari kebenaran.

“Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. “. (Q.S. 18; 105) 

” Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka (adalah sama saja). kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. “.(Q.S. 9; 80)

Ingat tuh saudara-saudariku, jangan menutup hati kepada dari Allah dan Rasul-Nya. Kalau Allah sudah perintahkan untuk Shalat, maka Shalatlah. Gak usah banyak alasan, ga usah cari-cari alasan untuk gak shalat. Apalagi alasannya karena sibuk kerja, wah gawat tuh. Lu abaikan perintah Allah dan kejar uang? Eh… eank ngasih rezeki itu Allah. 5 menit untuk Shalat aja lu keberatan? Jalan-jalan ama pacar keliling kota malah kamu senang.  Berulang-ulang pun kamu gak bosen. Padahal hukum pacaran itu HARAM dalam Islam. Mendengarkan musik juga haram. Musik yang suka kalian dengerin itu nyanyian setan. Ok, kita gak bahas hukum Pacaran dan mendengarkan musik itu haram, kita fokus aja ke shalat. 

Jangan tinggalkan shalat. Itu perintah Tuhan kita, Allah. Taatlah pada-Nya.

“Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal- amalmu ” (Qs. Muhammad: 33).

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul- Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata ” (Qs. Al Ahzab: 36).

Yakin kamu mampu menghadapi azab Allah? Aku tidak yakin kamu bisa melanggar perintah dosen (tugas yang diberikan dosen) atau bos atau pemimpin di tempat kerja kamu. Kamu berusaha memenuhi perayaratan kerja sebagai seorang pekerja dan kamu takut akan ancaman mereka karena kamu peduli masa depan kamu. Tapi kok kamu berani melanggar perintah TUHAN kamu. Seberapa jagonya kamu? Kok berani sekali nggak shalat? Rasulullah saw aja nggak berani ninggalin shalat. Rasullullah aja takut sama Allah, masa kita gak takut? 😂 Pikirkan bagaimana nasib masa depan kita yang sebenarnya dan yang kekal nanti di akhirat.

Taatlah… Shalatlah, sebelum kamu menyesal nanti. Perhatikan ayat berikut:

Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala- nyala”. (QS.al-Mulk:10)

“Sesungguhnya sejelek-jeleknya binatang di sisi Allah adalah orang-orang yang tuli dan bisu (dalam menerima kebenaran), yaitu orang-orang yang tidak berakal.” (QS. Al-Anfal : 22)

Mau jadi sejelek-jelek binatang? Ini bukan sejelek-jelak manusia lho, tapi binatang. Makanya kalo udah tahu shalat itu wajib, jangan pura-pura ngak tahu terus nggak shalat. Mau jadi orang yang tidak berakal (bodoh) seperti yang disebutkan dalam firman Allah diatas?

“Akan muncul pada akhir zaman, suatu kaum yang umurnya masih muda (yakni sedikit ilmunya), rusak akalnya. Mereka berkata dengan sebaik-baik perkataan manusia (yakni suka membahas masalah agama). Mereka membaca al-Qur`an, namun Al Qur’an tidak melewati kerongkongannya” (yakni salah dalam memahami al-Qur`an). (HR. Bukhari Muslim)

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin… (QS Al Mudatsir: 42 – 44).

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksamereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. Al-An’aam : 44)

Mereka lupa bahwa perintah Allah itu wajib (ngak shalat misalnya). Allah pun membukakan pintu kesengan untuk mereka (pacaran, pergi kepesta, jalan-jalan, mabuk, dengerin musik… dll). Nanti Allah akan siska mereka dengan sekonyong-konyong, saat itu, mereka lalu terdiam dan putus asa. Semoga aku bukan salah satu diantar mereka yang merugi itu. Aamiin ya Allah Rabbul ‘Alamin.

Saudara… Pikir-pikir lagi deh kalo mau melanggar perintah Allah sang Rabbul ‘Alamin. Ingat balasannya nanti diakhirat. Allah itu maha Adil dan maha Bijaksana. Nggak mungkin kamu taat tapi disiksa-Nya. Balasan apapun yang akan kita terima nanti, itu adalah hasil dari perbuatan kita sendiri selama kita hidup di dunia yang menipu ini.

Apa kamu senang hidup dunia ini? Kata Nabi, dunia ini bagai PENJARA bagi orang yang BERIMAN. Apakah kamu beriman?

Sekali lagi, shalatlah wahai orang-orang Islam. Allah menciptakan kita untuk beribadah kepada-Nya. Kamu hidup ngapain aja sampe nggak shalat? Kamu berani melanggar  perintah TUHAN. Hebat banget ya kamu? Nabi aja takut banget kepada Allah, gak berani untuk melanggar perintah Allah. Kamu yang bukan Nabi yang hanya manusia biasa aja berani ninggalin perintah-Nya. Warbiazah…. 

Kamu belajar tinggi-tinggi, mencari gelar, jabatan, uang, ini… itu… tapi kalo kamu gak taat sama Allah, percuma dan sia-sia saja hidupmu. Gelar, jabatan, hartamu,,, semuanya tidak akan bisa menyelamatkan kamu di akhirat nanti. Untuk apa kamu hidup? Untuk kumpul-kumpul harta yang banyak? Untuk apa? Kamu hanya bersaing dengan orang perihal dunia dan kamu lupa ada akhirat yang kekal.

Ingat ya… amalan yang pertama kali akan dihisab adalah shalat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya .” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An- Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

 Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud (memperbanyak shalat sunnah, pen.) karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku .” (HR. Muslim, no. 488).

Dari Rabiah bin Ka’ab Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu dia berkata,

ﻛُﻨْﺖُ ﺃَﺑِﻴﺖُ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ

ﻓَﺄَﺗَﻴْﺘُﻪُ ﺑِﻮَﺿُﻮﺋِﻪِ ﻭَﺣَﺎﺟَﺘِﻪِ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟِﻲ ﺳَﻞْ ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ

ﻣُﺮَﺍﻓَﻘَﺘَﻚَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﻭْ ﻏَﻴْﺮَ ﺫَﻟِﻚَ ﻗُﻠْﺖُ ﻫُﻮَ ﺫَﺍﻙَ

ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺄَﻋِﻨِّﻲ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﻔْﺴِﻚَ ﺑِﻜَﺜْﺮَﺓِ ﺍﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ

“ Saya pernah bermalam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhunya dan air untuk hajatnya. Maka beliau berkata kepadaku, “Mintalah kepadaku.” Maka aku berkata, “Aku hanya meminta agar aku bisa menjadi teman dekatmu di surga.” Beliau bertanya lagi, “Adakah permintaan yang lain?” Aku menjawab, “Tidak, itu saja.” Maka beliau menjawab, “Bantulah aku untuk mewujudkan keinginanmu dengan banyak melakukan sujud (memperbanyak shalat) .” (HR. Muslim, no. 489)

“ Beristiqamahlah kalian dan sekali-kali kalian tidak dapat istiqomah dengan sempurna. Ketahuilah, sesungguhnya amalan kalian yang paling utama adalah shalat. Tidak ada yang menjaga wudhu melainkan ia adalah seorang mukmin.” (HR. Ibnu Majah, no. 277 dan Ahmad, 5:276. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَﻯ ﻟِﻰ ﻭَﻟِﻴًّﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺁﺫَﻧْﺘُﻪُ ﺑِﺎﻟْﺤَﺮْﺏِ ،

ﻭَﻣَﺎ ﺗَﻘَﺮَّﺏَ ﺇِﻟَﻰَّ ﻋَﺒْﺪِﻯ ﺑِﺸَﻰْﺀٍ ﺃَﺣَﺐَّ ﺇِﻟَﻰَّ ﻣِﻤَّﺎ ﺍﻓْﺘَﺮَﺿْﺖُ

ﻋَﻠَﻴْﻪِ ، ﻭَﻣَﺎ ﻳَﺰَﺍﻝُ ﻋَﺒْﺪِﻯ ﻳَﺘَﻘَﺮَّﺏُ ﺇِﻟَﻰَّ ﺑِﺎﻟﻨَّﻮَﺍﻓِﻞِ ﺣَﺘَّﻰ

ﺃُﺣِﺒَّﻪُ ، ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺃَﺣْﺒَﺒْﺘُﻪُ ﻛُﻨْﺖُ ﺳَﻤْﻌَﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻳَﺴْﻤَﻊُ ﺑِﻪِ ،

ﻭَﺑَﺼَﺮَﻩُ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻳُﺒْﺼِﺮُ ﺑِﻪِ ، ﻭَﻳَﺪَﻩُ ﺍﻟَّﺘِﻰ ﻳَﺒْﻄُﺶُ ﺑِﻬَﺎ

ﻭَﺭِﺟْﻠَﻪُ ﺍﻟَّﺘِﻰ ﻳَﻤْﺸِﻰ ﺑِﻬَﺎ ، ﻭَﺇِﻥْ ﺳَﺄَﻟَﻨِﻰ ﻷُﻋْﻄِﻴَﻨَّﻪُ ،

ﻭَﻟَﺌِﻦِ ﺍﺳْﺘَﻌَﺎﺫَﻧِﻰ ﻷُﻋِﻴﺬَﻧَّﻪُ

“ Allah Ta’ala berfirman: Barangsiapa memerangi wali (kekasih)-Ku, maka Aku akan memeranginya. Hamba- Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan wajib yang Kucintai. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangannya yang ia.gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya .” (HR. Bukhari, no. 2506)

Teman… Shalat itu Rukun Islam yang kedua. Perintah untuk menjalankan sholat disebutkan berkali-kali dalam al Qur’an diantaranya adalah Firman Allah SWT dalam surat Al Israa’ ayat 78:

ﺃَﻗِﻢِ ﺍﻟﺼَّﻼﺓَ ﻟِﺪُﻟُﻮﻙِ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲِ ﺇِﻟَﻰ ﻏَﺴَﻖِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻭَﻗُﺮْﺁﻥَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﺇِﻥَّ ﻗُﺮْﺁﻥَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِﻛَﺎﻥَ ﻣَﺸْﻬُﻮﺩًﺍ ‏( ٧٨ )

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

Zakat hati adalah beribadah kepada Allah SWT, sholat 5 waktu adalah zakat hati yang bisa mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar, sebagaimana firman Allah SWT :

ﺍﺗْﻞُ ﻣَﺎ ﺃُﻭﺣِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻭَﺃَﻗِﻢِ ﺍﻟﺼَّﻼﺓَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺼَّﻼﺓَ ﺗَﻨْﻬَﻰ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻔَﺤْﺸَﺎﺀِﻭَﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮِ ﻭَﻟَﺬِﻛْﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﺎ ﺗَﺼْﻨَﻌُﻮﻥَ ‏( ٤٥ )

“ bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS Al ‘Ankabuut : 45)

Saudaraku… Mari kita menahan diri dari aktivitas pekerjaan baik fisik maupun pikiran, sejenak melupakan segala urusan duniawi, menahan diri kita dari segala keinginan. Shalat menjadi penyejuk hati , kenikmatan jiwa dan surga hati bagi seorang muslim di dunia. Seolah-olah ia senantiasa berada di dalam penjara dan kesempitan karena tuntutan duniawi, sampai akhirnya masuk ke dalam shalat, sehingga baru bisa beristirahat dari beban dunia dengan shalat. Meninggalkan dunia dan kesenangannya di depan pintu masjid, meninggalkan di sana harta dunia dan kesibukannya. Masuk masjid dengan hati yang penuh rasa takut karena mengagungkan Allah. Saat Shalat rasakan langkah kita semakin dekat untuk berhadapan dengan Allah SWT. Mantapkan niat dan berserah diri. Dan ketika tangan sudah bersedekap kita merasakan tubuh kita sangat ringan, tenang dan nyaman. Seolah kita tidak lagi merasakan sedang menyangga badan atau menginjak sajadah atau menempelkan tangan di dada. Semakin lama terasa semakin ringan, melayang dan nyaman sekali. Di saat itu sama sekali tidak ada ketergesaan, keinginan segera selesai, atau menghitung-hitung rakaat yang tersisa. Seolah bergerak dan terjadi dengan sendirinya karena bawah sadar kita telah mengendalikan gerak dan bacaan kita dalam ke-khusyu’-an.

Dari awal kita dihidupkan kembali pada saat bangun dari tidur, telah kita rasakan nikmat yang tiada tara, di sempurnakannya pandangan mata, pendengaran telinga, mulut, tangan dan kaki dengan segala fungsinya yang lengkap sehingga kita bisa menjalankan segala aktivitas, kesehatan jasmani dan rohani yang tidak ternilai harganya semua adalah harta dari Allah.

Sholat itu pemisah antara mukmin dan kafir. Dari Buraidah r.a, Rasulullah SAW bersabda, “Perbedaan mendasar antara kami dan mereka adalah SHALAT. Barang siapa meninggalkannya, berarti ia telah kafir” (HR. Ahmad dan Ash-habus Sunan)

“Pemisah antara seseorang dan antarakemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 134 kitab Al-Iman).

Para ulama telah bersepakat bahwa barang siapa yang mengingkari wajibnya shalat lima waktu.maka sungguh dia telah kafir keluar dari Islam. Baca selengkapnya disini -> https://lkpstudia.wordpress.com/2016/02/25/sholat-amal-yang-pertama-kali-dihisab/

Aku ngomong gini bukan berarti aku sok pintar atau sok alim yaa. Aku hanya wanita biasa yang juga masih belajar. Terus sebagai sesama muslim kita harus saling mengingatkan. Aku sudah mengingatkan kalian lewat tulisan ini, sisanya usuran kalian sama Allah. Urusanku denganmu udah selesai.

Mau hujat aku silahkan! Nabi aja dulu waktu dakwah cobaannya dasyat-dasyat. 

Seandainya hidayah dapat dibeli, maka akan kubeli hidayah tersebut untuk orang-orang yang aku sayangi.

Taat itu nikmaaaat banget. Semoga kalian bisa taat kepada-Nya. Insha’Allah. Aamiin ya Allah.

Nih ada sebuah nasihat yang aku copas dari sebuah video yang aku download dari google:

Untukmu anak-anakku.

Tahukah kamu nak…?

Perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan menuju ke Masjid. Sebab, banyak orang-orang kaya tidak sanggup mengerjakannya. Jangankan untuk solat sehari 5 waktu, bahkan dalam seminggu pun banyak yang melupakannya, dan tidak jarang pula yang seumur hidup tidak pernah mampir ke sana Perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan menuju ke Masjid. Orang-orang pintar yang mampu melangkah dan dengan semangat membara pergi mencari ilmu hingga ke Eropa, Amerika, Jepang, Australia, Korea, hingga bergelar S3 sekalipun banyak yang tidak mampu dan begitu beratnya bagi mereka untuk pergi ke Masjid.

Perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan menuju ke Masjid. Kerapkali para pemuda yang kuat dengan mudah menaklukan puncak gunung, namun enggan jika diajak ke Masjid dengan alasan “sebentar lagi lah solatnya” atau ada pula yang merasa tidak nyaman karena dianggap sok alim. Maka berbahagialah dirimu, wahai anakku, bila sejak kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kakimu ke Masjid. Karena sejauh manapun dirimu melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling membanggakan selain perjalananmu ke Masjid. Rahasia ini sejatinya…

Perjalanan ke Masjid adalah perjalanan menjumpai Rabbmu, sesuai dengan perintah- Nya yang diajarkan oleh Nabimu, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya.

Perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan menuju ke Masjid. Maka lakukanlah walaupun engkau harus merangkak dalam gelap subuh demi keselamatanmu, mengarungi dunia yang fana menuju tempat keabadian (surga-Nya), serta bertemu dengan Rabbmu.

Amiiiiiin.

Sampai disini dulu ya… 

Semoga bermanfaat.