Nasehat Mutiara Islami #3

” Pilihlah Pasangan Yang …”KLIK”… Di Hati ”

Bismillah….

Tabi’at dan naluri lelaki memang mendambakan dan merindukan istri yang cantik,
jika ia tidak memperoleh yang cantik, maka seakan-akan ada sesuatu yang kurang, yang ingin diraihnya.

Dan jika ia telah meraih kecantikan tersebut maka seakan-akan hatinya telah tenang dan seakan-akan kebahagian telah merasuk dalam jiwanya.
Oleh karena itu Syari’at tidak melarang seseorang menjadikan kecantikan sebagai faktor penting dalam memilih istri.

# Diantara bukti yang menunjukan pentingnya faktor yang satu ini, bahwasanya kecintaan dan kedekatan serta kasih sayang akan semakin terjalin jika faktor ini telah terpenuhi.

Dari Al-Mughiroh bin Syu’bah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya beliau melamar seorang wanita maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata kepadanya

اُنْظُرْ إِلَيْهَا فَإِنَّهُ أَحْرَى أَْن يُؤْدِمَ بَيْنَكُمَا

Lihatlah(Nazhor) ia (=wanita yang kau lamar tersebut), karena hal itu akan lebih menimbulkan kasih sayang dan kedekatan diantara kalian berdua[1]

Berkata Ibnu Qudamah,: “Hendaknya ia memilih wanita yang cantik, agar hatinya lebih tentram serta ia bisa lebih menundukkan pandangan dan agar kecintaannya (mawaddah) kepada istrinya akan semakin sempurna, oleh karena itu disyari’atkan agar si Ikhwan melakukan nadzor (melihat calon istri) sebelum dinikahi.

Berkata Al-Munawi, : “Jika pernikahan disebabkan dorongan faktor kecantikan,
maka pernikahan ini akan lebih langgeng dibandingkan jika yang mendorong pernikahan tersebut adalah harta sang wanita”

Imam Ahmad berkata, “Jika seseorang ingin mengkhitbah (melamar) seorang wanita,
maka hendaknya yang pertama kali ia tanyakan adalah kecantikannya, jika ia suka kecantikannya lalu tanyalah agamanya. Jika kecantikannya tidak di sukai, maka ia menolak wanita tersebut bukan karena agamanya namun karena tidak merasa klik, dengan kecantikannya.

Seperti apa, kecantikan itu :

✓ Kecantikan adalah hal yang relatif, terkadang seorang wanita sangatlah cantik di mata seseorang,
namun menurut orang lain tidaklah demikian,
Maka kecantikan adalah sesuatu yang berbeda penilaian dan tolok ukurnya bagi setiap lelaki.

✓ Untuk memastikan kecantikan wanita yang akan ia pilih, harus dengan melihat langsung, Bukan berarti kita tidak percaya, dengan berita yang disampaikan kepada kita, akan tetapi
* Kecantikan versi yang menyampaikan berita, berbeda dengan kecantikan versi mata kita,
* Hendaknya jangan mencukupkan dengan informasi yang masuk kepada kita tentang kecantikan wanita tersebut tanpa memandangnya secara langsung(Nazhor).

✓ Kecantikan itu, bukanlah seperti penilaian manusia pada umumnya seperti :
– kulit putih dan mulus,
– tinggi semampai
– tubuh yang proporsional
– rambut lurus panjang menjuntai
– mata bulat, dan hitam
– alis tipis memanjang
– bibir sensual dan hidung mancung
– gigi kecil ,rapat dan berbaris rapi.
Dan sederet ciri yang di masukkan manusia, dalam memberi penilaian tentang sebuah kecantikan bagi seorang wanita, yang ternyata itu semua, keliru dan tidak benar…

Perlu bukti,
Lihatlah…setiap tahun, pemilihan Miss universe, yang katanya :”penobatan gadis tercantik sejagad”…,
Pertanyaannya, apakah semua lelaki sepakat, bahwa Miss universe itu memang wanita tercantik, yang di idolakan semua lelaki, yang semua lelaki ingin menikahinya, yang menjadi impian semua lelaki…
Ternyata tidak…
Bahkan mau melihat dia saja kadang malas, sdh gak faham agama , malah tampil membuka aurat.

Maka lihatlah, bagaimana kecantikan yang Allah definisikan langsung dengan lengkap di dalam Al-Qur’an

Allah ta’ala berfirman

فَانكِحُواْ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ النِّسَاء

“Maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi…” (QS 4:3)

Maka, makna wanita cantik, yang menjadi kriteria kita dalam memilih pasangan adalah :

—” yang menyenangkan hati saat melihatnya”—

✓ Maka pilihlah wanita yang cantik, yang ketika kita melihat dia, hati kita langsung “KLIK”

✓ Saat hati kita klik, disitulah chemistry nya dapat,,, kita akan senang melihatnya, teduh saat memandangnya, dan menenangkan hati saat di dekatnya.

✓ Adapun definisi cantik yang banyak di fahami kaum lelaki saat ini, adalah definisi cantik yang membangkitkan syahwat, bukan cantik yang menyenangkan hati kita.

والله اعلم بصواب

_____

CIRI DITERIMA TAUBATNYA SEORANG HAMBA, BIASANYA DIIKUTI 5 KEMUDAHAN:

⚘Pertama, Allah SWT mudahkan dalam hatinya muncul rasa nikmat beribadah. Sholat bisa khusyu’, nikmat duduk berlama sambil dzikir, nikmat qiyamul lail, nikmat puasa, nikmat di majelis ilmu dan seterusnya. Bahagia hatinya saat beramal kebaikan ..
⚘Kedua, Allah SWT mudahkan ia menegakkan amalan sunnah. Jika sudah nikmat dengan yang wajib. Ia akan dekat dengan yg sunnah. Mulai memburu amal lain sebagai upayanya menutup kekurangan ..
⚘Ketiga, Allah SWT mudahkan baginya bertemu dengan kawan yg shaleh. Ini sebagai penjaga bagi pertaubatannya. Allah menjaganya dengan menghadirkan kawan-kawan shaleh di dalam perjalanan taubatnya ..
⚘Keempat, Allah SWT mudahkan hatinya menerima nasihat. Hatinya melembut. Hidayah mudah masuk saat menerima nasihat kebaikan. Sehingga perilakunya terjaga dari keburukan ..
⚘Kelima, Allah SWT mudahkan air mata keluar dari dua matanya. Ia mudah menangis. Bukan karena cengeng tapi karena mengingat semua dosa masa lalunya. Ia menangis karena mengingat semua nikmat Allah. Ia menangis atas kesempatan yg sudah Allah berikan. Ia menangis sebagai bentuk penyesalan, sekaligus rasa syukurnya kepada Allah ..
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang menikmati ampunan Allah Ta’ala … Aamiin ..
Wallahu’alam bishshawab.

____

—” Bunga Janda Bolong “—.

Bismillah

Awalnya saya kaget, ketika mendengar sebuah berita,yang menyebutkan adanya sebuah bunga yang di beri nama “Janda Bolong”.
Bahkan yang mengagetkan lagi, harga itu Bungayang luar biasa… sehingga banyak emak2 pecinta bunga, harus merogoh koceknya dalam2 demi memiliki bunga itu.
Dan yang membuat saya makin menggelengkan kepala, adalah nama bunga itu sendiri, memakai nama janda bolong,
Yang mana Jika dinilai dari makna bahasa, Maka mengarah kepada konotasi yang negatif.

✓ Apakah maksud pemberian nama bunga itu dengan memakai nama itu, seolah olah mereka sengaja menyudutkan para janda…?

✓ Jika memang yang awalnya menamai nya orang kafir, maka kita maklumi,Sebagaimana Allah kabarkan tentang kerasnya permusuhan mereka kepada Islam, maka mereka akan selalu membuat ulah dan makar dengan berbagai cara,

✓ Jika yang memberi nama itu seorang muslim, maka ini musibah besar. Bagaimana bisa seorang muslim, yang beriman kepada Allah, justru melanggar apa yang Allah perintahkan kepadanya.
Sungguh Allah telah melarang kita dalam memanggil seseorang, dengan panggilan gelar keburukan,

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman,
janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok),

Dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok),

Dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri (maksudnya, janganlah kamu mencela orang lain, pen.).

Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar (yang buruk). Seburuk-buruk panggilan ialah (penggilan) yang buruk (fasik) sesudah iman.

Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka sesungguhnya mereka itulah orang2 yang zholim.
(QS. Al – Hujurat [49] : 11 ).

Maka , menamai bunga itu dengan sebutan janda bolong,(yang makna nya konotasi negatif, melecehkan para janda),,,
Bisa kita bayangkan :

– Ketika dia menyebutnya, maka ada berapa janda yang terkena imbasnya, dan jelas sebutan bunga ini, mengarah kepada yang statusnya janda,

– Apakah seluruh janda memiliki agama n perangai buruk, seperti yang ia sebutkan dan yang ia sematkan (janda bolong),

– Alangkah banyak yang akan menuntut dia di hari kiamat nanti, dengan penggunaan nama yang sengaja ia tujukan kepada status janda yang mereka sandang.

– Yang mengerikan lagi, penyebutan ini, diikuti oleh orang2 jahil, sehingga mereka saling tolong menolong dalam berbuat dosa,

– Hendaknya kita, berhati – hati dalam berucap, karena lisan adalah…pintu dosa terbesar dan paling mudah untuk kita melakukannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ

“Mencela seorang muslim adalah kefasikan (dosa besar), dan memerangi mereka adalah kekafiran.”
(HR. Bukhari no. 48 dan Muslim no. 64)

# Yang seharusnya kita perbuat, kepada para janda adalah menolongnya, meringankan beban hidupnya, menjaga dan memuliakan mereka.

# Tidak akan pernah sempurna keimanan kita, sampai kita memperlakukan saudara muslim kita, sebagaimana kita ingin diperlakukan.

والله اعلم
______

“ADU DOMBA”

Ada sebagian kaum muslimin yang GAGAL PAHAM menganggap bahwa Dakwah Sunnah itu tukang ADU DOMBA, PROVOKATOR, dan PEMECAH BELAH UMAT. Semua TIDAK BENAR!!

Dari mulai saya yang hanya BUBUK RANGINANG, hingga Ustadz Firanda yang seorang PENGAJAR MASJID NABAWI, visi-misi kita SAMA. Sederhana! tidak ada yang ditutup-tutupi hanya,

1. Mendakwahkan TAUHID membantah SYIRIK,
2. Mendakwahkan SUNNAH membantah BID’AH. Titik.

Tapi kalo ternyata di masyarakat terjadi banyak PERSELISIHAN, ada anak yang melawan bapaknya karena ga mau ikut TAHLILAN, ada yang GAGAL MENIKAH karena beda manhaj. Para tokoh agama MARAH karena ajarannya DIBANTAH. Ini lah KONSEKUENSI Dakwah Tauhid yang sudah terjadi sejak zaman Rasulullah dan para salaf shaleh.

RASULULLAH dijuluki AS-SHABI’ orang yang KELUAR dari tradisi nenek moyang. Dituduh PENYIHIR karena membuat ayah dan anak TERPISAH.

IMAM AHMAD harus DIPENJARA dan DISIKSA karena menolak pemahaman khalifah Al-ma’mun yang beraqidah Alquran adalah makhluk.

IMAM SYAFI’I harus dimusuhi oleh para SUFI di negaranya yang dibantah dengan keras bahkan disebut DUNGU.

IBN TAIMIYAH harus DIPENJARA bahkan DIPUKULI oleh musuhnya, karena membantah aqidah sesat PARA AHLUL KALAM yang MENOLAK SIFAT ALLAH DENGAN AKAL MEREKA.

SYAIKH ABDUL WAHAB harus DIFITNAH wahabi dan khawarij karena MEMBASMI para QUBURIYYUN (PENYEMBAH KUBUR) yang mengkeramatkan makam para sahabat.

Begitu pun yang terjadi sekarang di Indonesia. Ada yang menuduh KHAWARIJ, MUJASSIMAH, MURJI’AH, SYI’AH, SAUDI ANTEK AMERIKA. Laa hawala wa laa quwwata illa billah..

Karena SETANNYA sama maka hingga hari kiamat pun ini lah konsekuensi Dakwah Tauhid.

Maka satu”nya jalan agar kita bisa BERIDIRI TEGAK sebagaimana tegaknya para SAHABAT, adalah sabda Rasulullah, saat banyak perselisihan maka..

“GIGIT LAH DENGAN GIGI GERAHAM SUNNAH RASULULLAH, DAN SUNNAH KHULAFAUR RASYIDIN”

Bagi para PEJUANG Tauhid dan Sunnah, selamat berjuang saudaraku. TEGAR!! Yakin lah ini lah seutama” JIHAD di zaman fitnah ini.

Hadanallah waiyyakum,
Barakallah fikum ikhwah fillah..

____

—Kerasnya Suara Petir – Yang Menakutkan—-

Bismillah….

Siapa diantara kita yang tak kenal dengan petir, kilat dan guruh.
Suara nya yang sangat menggelegar…benar2 membuat jantung kita berdegup, bahkan sampai ketakutan. Dan tidak lah sebuah benda disentuhnya kecuali akan hangus seperti terbakar.

Maka guntur adalah suara yang membentak awan.
Sedangkan kilat adalah kilauan air atau kilauan cahaya. … ”
(Lihat Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah, 24/263-264)

Ketika menafsirkan surat al Baqarah ayat 19, As Suyuthi mengatakan bahwa
: petir (ar ra’du) adalah malaikat yang ditugasi mengatur awan.
Ada juga yang berpendapat bahwa petir adalah suara malaikat.
Sedangkan kilat (barq) adalah kilatan cahaya dari cambuk malaikat tersebut untuk menggiring mendung
(Tafsir Jalalain dengan Hasyiyah ash Showi 1/31, ed).

Diantara Sunnah petunjuk nabi, ketika mendengar petir…adalah agar kita bertasbih dan memuji Allah,,,

Apabila Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

(Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya).

Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

”Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri”.
(Lihat Adabul Mufrod no. 723, dishohihkan oleh Syaikh Al Albani)

Ternyata, selain suara gemuruh petir, ada juga suara yang lebih keras dari suara petir,
Suara yang kalo terdengar di telingga, Selain membuat takut,
Bisa membuat mata menangis,
Bisa membuat hati teriris,
Bisa membuat perasaan hancur, Dan bisa mengoncangkan jiwa.

Suara apakah itu…?
Yaitu “Suara bentakan seorang suami kpd istrinya”

Ya Ikhwan ,
mungkin suara mu itu kecil,dan tidak terlalu keras. Mungkin bagi mu itu hal sepele dan biasa. Mungkin kau beralasan, itu sudah karakter diri mu,
Mungkin kau berfikir, bentakan itu untuk menjaga wibawa mu…

Ya Ikhwan…
Beradablah kepada istri mu,
Perlakukanlah ia dengan mulia dan akhlak yang baik,
Jangan kau samakan sikap kepadanya dengan sikap kepada selain diri nya,
Tak berartikah dia bagi diri mu,

Ya Ikhwan… Hatinya begitu lemah n rapuh,
Satu bentakan dari mu saja,
Sudah cukup untuk menghancurkan hidupnya.

Sebaik – baik kalian, adalah orang yang paling berbuat baik kepada istri nya.

____

Benarkah…Akhwat Yang Berusaha Memperbaiki Diri, Berpenampilan Syar’i…
Akan Menyulitkan Ikhwan Untuk Mengenali Kecantikan Wajah Dan Agamanya…???
Lalu Bagaimana Akan Datang Jodohnya, Sementara Mereka Saja Bersembunyi Dan Menutup Diri…???

Bismillah…

Mungkin termasuk syubhat, yang menghinggapi para akhwat, ketika mereka berniat untuk berhijrah, ketika mereka berniat untuk memperbaiki diri,
ketika mereka ingin meraih ridho Ilahi, Maka berbagai bisikan setan, masuk ke dalam hati, untuk menggoyahkan niat mereka.

Diantara syubhat,yang benar benar membuat mereka ragu dan takut, seandainya mereka mulai memakai hijab syar’i, diantara nya cadar…adalah :

✓ Jika berhijab lebar…apakah masih terlihat bahwa dirinya cantik …?

✓ Jika bercadar, apakah lelaki akan menemukan dirinya untuk menikahinya …?

✓ Jika bercadar, apakah benar akan membuatnya seperti orang yang kuper, terbelakang dan ketinggalan zaman…?

Wahai saudari ku… ketahuilah bahwa :
# Syariat memerintahkan wanita agar berpakaian syar’i,
# Maka berhijab lah dengan niat ikhlas di hati
# Berhijablah karena itu adalah termasuk ketaatan dan amal Sholeh

Maka,setelah kita memahami konsekuensi hijab, maka masalah ketakutan akan jodoh/tidak mendapat jodoh…insya Allah akan hilang dari dalam hati.

Lalu bagaimana cara Allah mengantarkan seorang lelaki yang Sholih, untuk menemukan wanita Sholihah yang yang biasanya mereka sulit untuk mengenali dan menemukan mereka :

1. Kembali ke kaedah perjodohan yang telah disebutkan di dalam Al-Qur’an, surat an-Nuur ayat : 26
Yaitu : laki-laki yang baik ,hanya untuk wanita yang baik-baik.

Maka… Allah dengan segala hikmahnya, yang akan mengatur pertemuan lelaki yang baik, dengan wanita yang baik, melalui suatu cara, yang terkadang tidak pernah kita terfikir kan sebelumnya.
Allah akan dekatkan apabila mereka berjauhan. Allah akan membuat mereka bertemu dan saling kenal, dari yang sebelumnya tidak pernah saling tahu, Bisa jadi melalui perantara orang tua dan kelurga, melalui teman atau melalui media sosial dll.

2. Allah akan mudahkan dia, menuju perkaranya,
Menuju calon jodohnya,
Menuju orang yang ditakdirkan akan menjadi pendampingnya.
Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits
:’ Beramal lah…karena sesungguhnya, seseorang akan di mudahkan (menuju tujuan amalan itu),”
Maka Allah akan mudahkan urusan nya.
Jika rejeki sempit, tiba2 Allah luaskan, jika Ayah calon mertuanya TDK setuju, lalu Allah buat calon mertua ibunya setuju, hingga mempengaruhi sang ayah agar menyetujui pernikahan mereka dll.

3. Allah berikan kita, 3 alat sensor yang luar biasa.
Yaitu mata, telinga dan hati.
– Maka kecantikan fisik, akan diketahui dengan pandangan mata…tetapi,jangan segera puas pada titik ini,karena yg terlihat oleh mata, belum bisa mewakili keseluruhan karakter si wanita.
– Kita bisa mengetahui,karakter dan sifat2 si wanita melalui telinga, melalui apa yang kita dengar darinya, dan apa yang kita dengar dari orang2 tentang dirinya.
– Setelah penelitian melalui mata, dan telinga, maka hasil akhirnya kita serahkan kepada hati kita Apakah ini wanita yang kita cari, Apakah dia yang akan menjadi pendamping kita,
Apakah kita merasa klik dan cocok dengan dia,
Semua itu, hati yang menjawabnya.
Hati yang merasakannya…
Dan ini tidak bisa di tipu
Tidak bisa dipaksakan
Ketika hati kita merasa berat, dongkol, nyesek, sekalipun si akhwat memiliki kecantikan yang jelita, Maka sejatinya kita tidak klik dengan si wanita itu, dan sebaiknya kita mundur dan urungkan. Karena jika kita memaksa, maka akan terjadi pergerakan karena ketidak cocokan dan ketidak nyamanan.

والله اعلم بصواب

_____

Wanita Muslimah Tidal Mencari Alasan Untuk Tidak Berhijab.

Subhanallah…Muslimah yang memakai pakaian syar’i bukan berarti dia pintar atau berilmu tinggi, namun Krn ingin mentaati perintah Allah dan RasulNya. Ingin mendapat ridhoNya ,ingin SyurgaNya ..TDK mudah utk memakai hijab syar’i. Segala resiko sdh menjadi pertimbangan, hanya iman yg membuat bertahan, jika ternyata ada muslimah yg berhijab syar’i namun masih Selfi ..atau perbuatan yg TDK sesuai jgn salahkan hijabnya , namun karena ilmu yg blom sampai padanya. Sebaiknya nasehati dan beri motivasi itu akan lebih memperbaiki dari pada mengolok atau menghujat krn ilmu Allah itu luas. .boleh jadi dia tahu sesuatu ilmu namun blom tahu ilmu yg lain maka maklumlah. Krn kesempurnaan hanya milik Allah.. wallahu a’lam

Motivasi Hijrah #6

بِسۡـــــــــمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِـــــــيمِ
ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪُ

Al Ikram Auliansyah ▶ ‎MOTIVASI HIJRAH
UNTUKMU PARA IBU RUMAH TANGGA

Jangan bu…
Jangan dulu dilanda sendu…

Ketika Engkau mendengar kabar, di kantor barunya sahabatmu kembali mendapat promosi, serta merta dirimu merasa tak berarti sebab hanya tumpukan pakaian kotor yang Kau hadapi sehari2.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu… Luruskan niatmu lagi!

Jangan Kau ganggu kekhusyukanmu mencuci dengan perasaan bahwa dirimu tak memiliki prestasi.

Mencuci baju, memantau ketersediaan stok pakaian bersih dan suci, serta mengatur pendistribusian baju siap pakai kedalam lemari, bukanlah sekadar rutinitas yang tak berarti. Jika niatmu agar senantiasa terjaga kebersihan yang adalah separuh dari iman, supaya pakaian suci, yang menjadi syarat diterimanya shalat anggota keluargamu, senantiasa terpenuhi, maka itu adalah amalan yang bernilai tinggi.

Cobalah kalkulasi, berapa pahala yang menyertaimu setiap mereka sholat 5 kali sehari. Dikali seminggu, sebulan, setahun…

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta’ala, Engkau adalah manajer yang paling berprestasi ketika Yaumul Hisab tiba.

Jangan bu…
Jangan dulu dihantui cemburu…

Saat di media sosial Kau dapati, sederet foto teman yang sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri, tiba2 Engkau merasa dunia begitu kelabu karena mengantar anak2 ke sekolah adalah perjalanan dinas terjauhmu.

Tarik nafasmu, hembuskan perlahan bu… Kukuhkan kesabaranmu lagi!

Jangan kau usik ketekunanmu mendidik anak2 dengan anggapan bahwa Kau tak memiliki kompetensi.

Menjadi madrasatul ‘ula bukan tugas mudah dan perkara remeh belaka. Dibutuhkan kehandalan berpikir dan berstrategi. Sungguh tak mudah ‘menaklukkan’ anak2, meski itu anakmu sendiri. Karenanya, ketika Engkau memutuskan bahwa Engkau lah yang memegang kendali, bukan guru privat atau guru mengaji, sesungguhnya Engkau tengah melakukan investasi yang tak pernah mengenal kata rugi.

Cobalah dirinci. Untuk satu saja kebaikan yang Engkau ajarkan kepada anak2mu, lalu ia amalkan di sepanjang umurnya, untuk setiap huruf hijaiyah yang Engkau kenalkan padanya, hingga ia bisa membaca dan menghapal surat demi surat dalam Al-Quran dengan baik dan benar, lalu ia baca surat2 itu di setiap shalatnya, setiap hari, selama berbulan2 hingga berpuluh2 tahun kemudian. Betapa banyak pahala yg mengalir padamu meski ruh tak lagi dikandung badan.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta’ala, Engkau adalah pebisnis paling sukses saat menghuni alam barzah.

Jangan bu…
Jangan dulu didera pilu…

Kala sampai berita seorang kawan hendak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sekonyong2 Engkau sedih karena merasa tak mampu lagi meng-up grade diri.

Tarik nafasmu perlahan bu…
Kencangkan semangatmu lagi!

Jangan kau rusak keistiqomahanmu dalam menuntut ilmu syar’i dengan anggapan itu tak bisa menaikkan gengsi.

Mengkaji kitab2 ulama dalam sebuah majelis ilmu, yang rutin Kau hadiri pada waktu2 tertentu adalah cara meng-up grade diri yang paling diridhai Allah Jalla jalaluhu. Setiap langkah yg menyeretmu sampai majelis itu, setiap tetes bahan bakar yg meluncurkan kendaraanmu menuju ke sana akan diganjar dengan pahala.

Dan tidaklah Engkau duduk di dalamnya dengan penuh ketakziman, kecuali malaikat tengah merentangkan sayapnya, merengkuhmu dengan segenap keberkahan. Ia akan memohonkan untukmu suatu anugerah berharga bernama sakinah. Sebuah ketentraman jiwa yg belum tentu Engkau dapatkan ketika menuntut ilmu selain ilmu agama di universitas manapun di seluruh dunia.

Jika Engkau ikhlas bu, melakukan semuanya semata demi meraih ridha Allah Ta’ala, Engkau adalah penuntut ilmu dengan sebaik2 gelar ketika seluruh manusia berkumpul di Padang Mahsyar.

Jangan bu…
Jangan Engkau lakukan itu!!!

Mengukur segala ‘kemewahan’ yang Engkau punya dengan nilai2 yang berlaku di dunia. PROFESIMU ITU MULIA, SUNGGUH AMAT MULIA. Terlalu mulia untuk kau sandingkan dengan dunia yang buruk lagi hina.

##TetapSemangatBunda ❤️
_____
✍️

“FOKUS”

Ada seorang anak yang setiap hari rajin sholat ke masjid, lalu suatu hari ia berkata kepada ayahnya,
“Yah mulai hari ini saya tidak mau ke masjid lagi”

“Lho kenapa?” sahut sang ayah.

“Karena di masjid saya menemukan orang² yang kelihatannya agamis tapi sebenarnya tidak, ada yang sibuk dengan gadgetnya, sementara yang lain membicarakan keburukan orang lain”.

Sang ayah pun berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah kalau begitu, tapi ada satu syarat yang harus kamu lakukan setelah itu terserah kamu”.

“Apa itu?”

“Ambillah air satu gelas penuh, lalu bawa keliling masjid, ingat jangan sampai ada air yang tumpah”.

Si anak pun membawa segelas air berkeliling masjid dengan hati², hingga tak ada setetes air pun yang jatuh.

Sesampai di rumah sang ayah bertanya, “Bagaimana sudah kamu bawa air itu keliling masjid?”,

“Sudah”.

“Apakah ada yang tumpah?”

“Tidak”.

“Apakah di masjid tadi ada orang yang sibuk dengan gadgetnya?”.

“Wah, saya tidak tahu karena pandangan saya hanya tertuju pada gelas ini”, jawab si anak.

“Apakah di masjid tadi ada orang² yang membicarakan kejelekan orang lain?”, tanya sang ayah lagi.

“Wah, saya tidak dengar karena saya hanya konsentrasi menjaga air dalam gelas”.

Sang ayah pun tersenyum lalu berkata, “Begitulah hidup anakku, jika kamu fokus pada tujuan hidupmu, kamu tidak akan punya waktu untuk menilai kejelekan orang lain. Jangan sampai kesibukanmu menilai kualitas orang lain membuatmu lupa akan kualitas dirimu”.

Marilah kita fokus pada diri sendiri dalam beribadah, bekerja dan untuk terus menerus bebenah menjadi positif.

Semoga kita semua masih di beri kesempatan menjadi lebih baik lagi
آمين يا رب العا لمين🤲

#_semoga_bermanfaat🙏

____
Al-Qur’an

Al-Qur’an Bukan Sekedar Untuk Di Baca Namun Wajib Di Amalkan dan Di Terapkan

*Imam Hasan Al-Bashri-Rohimahullah berkata, “Al-Qur’an itu di turunkan untuk di amalkan, tetapi banyak manusia yang menganggap membaca Al-Qur’an sebagai amal.”

Dengan kata lain, mereka hanya mencukupkan diri dengan membacanya saja dan tidak mengamalkan isinya.

{ Sumber : Ibnu Al-Jauzy, Talbis Iblis, BAB.VI
_____

Ikram Auliansyah ▶ ‎MOTIVASI HIJRAH

APA ITU ISTIDRAJ ?

1). HARTA YANG BERLIMPAH;
Padahal Tidak Pernah Bersedekah.

2). REZEKI BERLIPAT-LIPAT;
Padahal Jarang Sholat,
Tidak Senang pada Nasihat Ulama, dan Terus Berbuat Maksiat.

3). DIKAGUMI, DIHORMATI;
Padahal Akhlak gak baik.

4). DIIKUTI, DITELADANI dan DIIDOLAKAN;
Padahal Bangga Mengumbar Aurat Dalam Berpakaian.

5). SANGAT JARANG DIUJI SAKIT;
Padahal Dosa-Dosa Menggunung

6). TIDAK PERNAH DIBERIKAN MUSIBAH;
Padahal Gaya Hidupnya Sombong,
Meremehkan Manusia, Angkuh.

7). ANAK-ANAK SEHAT-SEHAT,
CERDAS-CERDAS;
Padahal Diberikan Makan
Dari Harta Hasil Yang Haram
(Menipu, Korupsi, Riba’, dll )..

8. HIDUP BAHAGIA PENUH CANDA TAWA;
Padahal, Banyak Orang yang Karenanya Terluka.

9. KARIRNYA TERUS MENANJAK;
Padahal Banyak Hak Orang
Yang Diinjak-Injak..

10. SEMAKIN TUA SEMAKIN MAKMUR;
Padahal Berkubang Dosa
Sepanjang Umur..

Hati-Hati, Karena itulah
yang Dinamakan ISTIDROJ.

RENUNGKAN AYAT INI

ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA. berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

Artinya:
“Maka Tatkala Mereka Melupakan Peringatan yang telah diberikan kepada mereka,
KAMI pun Membukakan Semua Pintu-Pintu Kesenangan Untuk Mereka;
Sehingga apabila Mereka Bergembira Dengan Apa yang Telah Diberikan Kepada Mereka, KAMI Siksa Mereka
Dengan Sekonyong-Konyong,
maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.”
(QS. AL-‘AN’ĀM : 44 )

RASULULLAH SHOLALLAHU ALAIHI WASALLAM bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللّهَ يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا عَلَى مَعَاصِيهِ مَا يُحِبُّ، فَإِنَّمَا هُوَ اسْتِدْرَاجٌ

“Jika Kamu Melihat ALLAH Memberikan Dunia Kepada Seorang Manusia Pelaku Maksiat, Dengan Sesuatu YANG ia (pelaku maksiat) Sukai, Maka Sesungguhnya Itu adalah ISTIDROJ.”
(HR. AHMAD )

Maka Jangan Silau Dengan Kesuksesan dan Kemegahan Yang Ditampilkan Seseorang.. !!!
Maka Waspadalah.. !!!
Bisa Jadi Dia Sedang Mengalami ISTIDROJ.

Dan pada Saatnya Nanti, ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA. Tiba-Tiba Mencabut Semua Kenikmatan itu, Tanpa Dia Sadari. !!!

Sebagai Orang Beriman yang Dikasihi ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA. maka ALLAH SUBHANAHU WATA’ALA akan Selalu Menjaga Kita
dari Segala Kemaksiatan,
Tidak Dibiarkan Dalam Kesesatan. !

Jadi kalau kita sudah Beramal Sholeh, Namun Kita Masih Diberi Ujian / Cobaan, Maka Itulah Tanda Kasih Sayang ALLAH SUBHANAHU WATA’ALApada Hamba-Hamba-NYA,
Berupa Keringanan Dosa dan Menuju Ampunan-NYA.

#MUHASABAHDIRI

____

Muhammad Imas Julianto ▶ ‎MOTIVASI HIJRAH
.•┈••⊰✿ৡৢ˚❁🕌﷽🕌❁˚ৡ✿⊱••┈•

❖ ❖

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

Secara bahasa, hawa nafsu adalah kecintaan terhadap sesuatu sehingga kecintaan itu menguasai hatinya. Kecintaan tersebut sering menyeret seseorang untuk melanggar hukum Allah Azza wa Jalla.

Oleh karena itu hawa nafsu harus ditundukkan agar bisa tunduk terhadap syari’at Allah Azza wa Jalla. Adapun secara istilah syari’at, hawa nafsu adalah kecondongan jiwa terhadap sesuatu yang disukainya sehingga keluar dari batas syari’at.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Hawa nafsu asalnya adalah kecintaan jiwa dan kebenciannya. Semata-mata hawa nafsu, yaitu kecintaan dan kebencian yang ada di dalam jiwa tidaklah tercela. Karena terkadang hal itu tidak bisa dikuasai.” [Majmû’ Fatâwâ, 28/132]

Dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah kembali berkata, “Seseorang yang mengikuti hawa nafsu adalah seseorang yang mengikuti perkataan atau perbuatan yang dia sukai dan menolak perkataan atau perbuatan yang dia benci dengan tanpa dasar petunjuk dari Allah Azza wa Jalla.” [Majmu’ Fatawa, 4/189]

Beliau juga berkata, “Orang yang mengikuti hawa nafsu tidak akan mementingkan agamanya dan tidak mendahulukan ridha Allâh dan Rasul-Nya. Dia akan selalu menjadikan hawa nafsu menjadi tolok ukurnya.
Bahkan orang yang mengikuti hawa nafsunya telah dibuat buta dan tuli oleh hawa nafsunya. Sehingga dia tidak bisa memperhatikan dan melaksanakan apa yang menjadi hak Allâh dan Rasul-Nya dalam hal itu, dan dia tidak mencarinya.” [Minhajus Sunnah an-Nabawiyah, 5/255-256]

🎬 @ikhwan.daily
_____

Mazin ▶ ‎Sahabat Hijrah Indonesia

CARA WANITA BERSEDEKAH

Bagaimana wanita boleh bersedekah, sedangkan mereka adalah suri rumah dan mereka juga tidak punya gaji atau gaji tidak seberapa untuk disedekahkan?

Apabila seorang wanita mendengar tentang keutamaan sedekah, ada yang merasa sedih dan berandaikan dengan berkata:
“Bagaimana, sedang aku tak punya uang…?” Walaupun demikian, kita wanita diperintahkan untuk bersedekah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai setiap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar,
sebab aku melihat kalian sebagai majoriti penghuni neraka.”

Dan sabda beliau itu menambah khuatir dan rasa takut pada diri kita. Dan solusinya?

Sebenarnya mudah,
sesungguhnya kurnia dan kemurahan Allah Ta’ala begitu luas dan tiada henti.
Dia menjadikan sedekah bukan hanya pada harta saja.
Namun, setiap pintu kebaikan adalah sedekah.

Sedekah itu beraneka ragam:

1. Setiap tasbih dan tahmid adalah sedekah.

2. Setiap takbir dan tahlil adalah sedekah.

3. Amar ma’ruf nahi munkar anda (menganjurkan yang baik dan mencegah yang buruk) adalah sedekah.

4. Bukalah Whatsapp, FB, Instagram dll anda setiap hari, bersedekahlah dengan cara mengirim ucapan-ucapan yang baik kepada semua yang anda kenal, dan setiap kalimat yang baik adalah sedekah.

5. Senyum anda kepada suami dan anak-anak anda, serta kepada sesama kaum muslimat adalah sedekah.

6. Dua rakaat Dhuha menyamai 360 sedekah.

7. Tahanlah diri anda dari keinginan untuk berbuat buruk, itu pun sedekah.

8. Singkirkanlah setiap bentuk gangguan yang dapat mencelakakan orang dijalan, itupun sedekah.

9. Ucapkanlah salam kepada siapa saja yang anda temui, itupun sedekah.

10. Berilah makan kepada jiran atau sesiapa pun dengan makanan yang juga anda dan keluarga anda makan, itupun sedekah.

11. Berilah makan pada kucing, burung atau binatang lainnya atau manusia, itupun sedekah.

12. Muliakanlah tamu di rumah anda yang melebihi 3 hari, itupun sedekah.

13. Berusahalah menolong dan membantu orang lain, samada org Islam ataupun bkn Islam, itupun sedekah.

14. Tuntutlah ilmu agama, ajarkan dan sebarkan, baik dengan cara mendengar, membaca, atau menulis sesuai kemampuan anda, itupun sedekah.

15. Seteguk air yang anda berikan untuk orang yang haus adalah sedekah.

Milik Allah lah segala puji dan kurnia.

Kaedah Penting:

Lakukanlah secara ikhlas dan tanpa mengharapkan balasan dari siapapun…

Kaum kerabat lebih utama untuk mendapat kebaikan kita (kedua orang tuamu, suami, dan anak-anakmu). Mereka yang paling utama…. yang paling dekat, kemudian yang terdekat.

Perlu diingatkan bahawa;
“Sedekah itu menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api”.

Wallahu A’lam bissawab

Motivasi Hijrah #3

IBU adalah IBU, dia bukan bidadari, dia tidak terbuat dari cahaya.
IBU adalah perempuan biasa yang hatinya sedih bila kau lawan, yang perasaannya hancur melihat kau terluka, yang menangis diam-diam bila rindu dirimu dan yang selalu menyebut namamu disetiap doa-doanya.

Dia bukan bidadari tapi dia tangguh dalam melalui kerasnya hidup untuk dirimu.
Berjalan di bumi dengan kesungguhan hati untuk membesarkan dan mencintaimu, membawa beratnya kesulitan kedua pundaknya dengan tersenyum tanpa pamrih bahkan bida.

Nah lihat IBUmu hari ini
Semakin lansianya
Mumpung masih ada waktu
SEKARANG..!!!

____

Semua orang bisa bilang cinta, tapi sangat sedikit yang mampu setia. Kesetiaan adalah jiwa-jiwa berkelas..

Setia bukan karena kita sempurna, tapi setia karena kita saling menjaga..

Aku belajar setia dari orang-orang yang menghianatiku..

Mencari kesetiaan itu seperti mencari jarum didalam tumpukan jerami..

Yang saya pahami dalam sebuah hubungan adalah tentang nilai kejujuran,..

Satu-satunya perkara yang masih bernilai di dunia ini adalah kesetiaan..

Kesetiaan tidak berarti apa-apa kecuali pada prinsip intinya yaitu pengorbanan diri..

Lamanya waktu bersama tidak menjamin dalamnya rasa cinta, apalagi tanpa rasa saling percaya & kesetiaan..

4 U haz..

____

Sempat aku mengira menjadi baik itu mudah. Aku hanya perlu membenahi apa-apa yang keliru, memformat kebiasaan buruk masa lalu, kemudian berubah bak power ranger. Tapi tunggu, kenyataan sungguh tak seindah perencanaan, aku melulu dijerat gagal. Lalu hati meragu, Apakah Allah sedang menyulitkan?

Ayah pun datang, “Nak, segalanya butuh perjuangan.” ucapnya. Aku hanya menunduk. Ah, beliau benar. Dan gagal adalah hal yang sangat biasa. Jika aku langsung berhasil, lalu di mana letak perjuangannya? Jika baik itu mudah, apa istimewanya surga-surga?

“Jangan menyerah”, ucapku menyemangati diri. Tak sengaja, aku menatap kalender yang tergantung di samping pintu kamarku. “umurku semakin bertambah, pertanda jatah hidupku semakin berkurang”. Apa kau tahu? Menjadi baik bukan berarti terbebas dari dosa, orang baik ialah mereka yang ketika berdosa segera memohon ampunan, berusaha memperbaiki, meski ia sadar kesempurnaan bukanlah miliknya.

Meyakini bahwa sekalipun ia bukan manusia luar biasa, ia punya doa yang selalu didengar Tuhan, ia punya usaha yg meski manusia buta akan kebaikannya, Tuhan tahu bahwa seluruh usaha itu dikerahkan untuk meraih Cinta-Nya. Dan teruntuk orang baik yang sedang menatap layar ponselnya, semangat ya. Aku berdoa agar Allah senantiasa menjagamu. Dari apapun yang membuatmu menyerah menjadi baik.

Penjara Iman

____

Salah satu Jenis amalan ibadah ITU namanya, Kadzimul Ghaiz, menahan amarah padahal kamu berhak marah. Boleh marah? Boleh, tapi saya tahaan, knpa saya tahan krna waliman khaafa maqaama rabbihi jannataan. Yg menahan amarah krna tkut kpda Rabbnya , Allah berikan 2 jenis surga. Dzawaataa afnaan, Dan bagi org yg takut kpda Allah, dia memperolah, Jan-nataan. Pertahankan, yah, good attitude. Atau akhlak karimah. Meskipun lgi sebel kesel bete, tetp pertahankan krna kita meenantikan Rahmaan 46. Ya akhlak yg baik adalah, engkau marah tp tdk engkau ledakan. Kecewa, tp wajah kmu ttp Manis, kau bersedih, senyum kamu tetap luar biasa.

____

Huznuzan sama Allah, salah satu kunci bahagia juga dengan berhuznuzon kepada Allah. Perbaikilah prasangka kamu kpd Allah. Kalo kamu bahwa Allah ITU asy-Syaafi, Allah ITU maha penyembuh, maka benar2 kamu akan temukan asy-Syaafi. Klo kita yakin bahwa Allah ITU ar-Raziq, Maha pemberi rezeki, maka kamu juga akan ketemu dengan pemberi rezeki. Ana ‘inda dzanni abdibi. Aku INI sesuai dengan, parsangka, hambaKu. Maka kalo kamu berprasangka baik kepada Allah, kamu akan temukan kebaikan Allah. Ktika kt berprasangka buruk kpd Allah, maka keburukan ITU datangnya Dari kita. Bukan datang Dari Allah,

وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ

Ada golongan yg sangat dicintai oleh Allah. Siapa mereka? Orang yg senang menahan amarah. Oh, aku masuk ga ya? Golongn yg menahan amarah. Kalau kita masih sering amarahnya meledak-ledak, tahan. Demi memperoleh derajat golongan yg dicintai Allah.
وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ

Dan yg mudah memaafkan manusia. Jdi kalau kt membaca al-Qur’an, kita intropeksi, biar kita baper. Aku masuk ga ya? Jadi memang harus terus kita intropeksi diri yg mengintropeksi diri kita. Berdo’alah kepada Allah ya agar diberikan hati lembut.

_____

Sahabat, kalau udah cape, kalau udah lelah, kalau udah ga suka sama aku,kalau udah bosen,,,,, bilang. Jangan seperti ini, saya manusia bukan jemuran. Yg bisa kamu gantungin dikala kamu merasa bosan. Kalo kamu ingin pergi, ya udah, saya persilahkan. Tp jika kamu ingin mempertahankan persahabatn ini, ya ayo… Kita berjuang bersama. Untuk mendpatkan sesuatu yg nyata lagi kekal, yg slama ini kita harap2kan… kan tujuan hidup kita saaammaaa. Dan kamu harus tau, bosan itu wajar dalam sebuah hubungan, yg ga wajar itu,,, bosan, trus mncari sahabat pelarian.anjay kan… Hahahah, semoga lu paham, udah itu aja. Dan 1 lagi, jgn lupa tersnyum hari ini.

_____

Misalkan Allah kasih kamu kecantikan, keanggunan, kekayaan Dan sebagainya.
Tp Allah cabut dua tanganmu, ga mau? OK. Satu tangan aja, ga mau? 5 jarimu saja, mw ga? Ga mau juga? 1 jarimu aja deh. Ga mau juga?
Sejatinya kamu ITU sudah cukup oleh nikmat Allah swt. Cuman, kamu ITU kurang bersyukur kpdNya. Kawan, nersyukurlah kepada Allah. Org yg sakit akan pham bagaimana nikmatnya sehat. Org yg lumpuh, akan pham bagaimana nikmatnya berjalan Dan org yg buta akan paham bagaimana nikmatnya melihat. Apakah harus dengan sakit buta lumpuh untuk mengjarkanmu bahwa betsyukur kpd Allah ITU penting? Ya Allah, knp mataku mataku tidak bewarna biru? Jangan brkta demikian, tp berkatalah, Alhamdulillah Ya Allah, engkau beri aku mata yg dapat melihat.

_____

Ketika Allah ingin bertemu hambanya.

Ketika Allah ingin seorang hamba bertemu denganNya, Allah akan berikan dia kesusahan. Kesusahan ITU adalah sebuah Surat undangan, yg datang dari Allah, untuk hambanya. Supaya hmbanya mau datang kpd Allah. Bgtu dia datang, dia angkat tanganNya “Ya Allah… Allahu Ya Rabbi… Allah…”
Kapan Allah ingin seseorang ITU jauh dariNya? Mudah bagi Allah, berikan saja kesenangan. Dan biasanya, kesenangan ITU akan membuat seseorang lupa kepada Allah.

____

Renungan untuk pengejar dunia

She aaaneh antum INI, tau mau meninggal, tp nyarinya duniaaaa melulu. Katanya yakin akan meninggal, ya memang ITU kepastian. YaKin akan dihisab, tp persiapannya APA? Kalo malam INI wafat, APA persiapannya? Dan kita kan gatau kapan wafat. Coba2, sblum tidur tu merenung sejenak ya, kalau saya malam INI wafat, bagaimana status saya dihadapan Allah? Shalat pernah saya tinggalkan ga? Amalan saya brp yg diterima? Brp yg ikhlas karena Allah? Brp yg sring dibincangkan pd org? Brp yg pngen di puji. Dan kita masih merasa aman dgn hisab yaumul qiyamah?

_____

Tolong pegang kata2 saya. Kita, berlomba menuju maut, menuju, kematian. Dan kita tdk tau, kpn waktu kt untuk brpulang. Tinggal tunggu siapa yg jatuh tercerai badan dengan nyawanya duluan Dan siapa yg akan mnyusul, bgtu seterusnya. Antum/antunna mohonlah selalu kepada Allah. Untuk menjaga kita dalam ketaqwaan terrrbaik Dan memperthnkan keimanan saat kita kmbli kpda Allah. Ikhwan akhwat sekalian, buka lembaran baru kehidupan kalian. Tdk ada manusia yg smpurna kita bukan malaikat. Kemarin kita salah, siang tdi kita salah. Tpi kita bisa berubah. Kalo kita bisa mmilih yg baik, knp memertahankn yg buruk? Krna ITU, klau anda tidak mmpu, berlomba dgn org saleh dalam meningkatkan ketaqwaan. Berlombalah dgn para pendosa untuk bertaubat kpd Allah.

_____

Seandainya harta itu kebaikaaan, Allah ga mau ngasih harta kepda org kafir. Seandainya jabatan ITU kebaikaaan, Allah ga mau ngasih jabatan itu kepada org kafir. Seharusnya, ITU harus diberikan kpd orang mukmin saja Dan yg paling kaya seharusnya org mukmin. Tp bilal, miskin. Abu Hurairah, miskin, Ammar bin Yatsir, miskin. Abdulllah bin Mas’ud, miskin. Ali bin Abi Thalib, sangat sangat miskin. Seandainya harta ITU kebaikan, Allah akan kasih sebanyak-banyaknya kepada kaum Mukmin. Tp kenapa dikasihnya ke Qarun, berarti harta itu bukan kebaikan mnurut Allah… Hanya,,,hanya apa? Hanya u…jian.

_____

Brothers n sisters fillah. Nongkrong sama org yg ga pernah sholat, kita mau sholat jdi kagok, kita jdi ga enak. Tp kalo nongkrong sama org2 yg seneng sholat, belum adzan udah diajak kemesjid, makanya punya temen org beriman itu bawel brother, sister, asli. Stiap langkah kita dikomentarin, tp enak dia ngingetin kita dijalan Allah. Bukan kemudian menjerumuskan kt pada keburukan. Milih mana? Ada yang nampar membuat sadar, ada yg membelai tpi membuat lalai. Milih yg mana? Menampar tp membuat kt sadar, nyakitin sih omongannya tp benner. Ada yg omongannya sih ga nyakitin tp salah, ga enak kan? Yg paling enak itu bersahabat dgn org yg senantiasa SALING mngingatkan kita dijalan Allah. Bro bro, sis, tiati bro, jgn main PupG ato Mobile Legend trus bro, ayo sholat bro, sis… Aiish, entar amat repot banget si lho, bawel bgt sih. Pdhalaaal, punya sahabt org beriman itu enak banget. Asli, beneran, serious, ga boong, fakta.

_____

Diem dirumah dibilang pemaleees, ga bersosial..
Keluar dikit digosipin
Bertemu ama temen bilangnya anak Gaul, nakal, ga Bener ga betah dirumah

Aktif di sosmed dibilng julid medsos
Upload foto di luar rumah, bilangnya keluyuran lah, so keren lah sok eksis lah

Posting status motivasi dibilang sok suci
Status galau dibilangnya anak alay
Buat status nyinyir dikira nyindir, giliran disindir beneran kaga sadar diri? Hellooow, situ ga seneng, iri blg bos.

By pensilcinta

_____

Apakah org yg minum ITU ga punya iman? Punya,, tp tipis, krna msih mW minum. Apkh org brtengkar, ga punya iman? Punya, tp ktbalan iman ITU kan beda2. Maka saya sampaikan kpda mereka, setan, tidak mncuri hartamu, setan, tidak mncuri rumah mu, tidak mncuri mobilmu, tpi setan senantiasa mangintai imanmu. Dan setan snntiasa mncuri iman itu. KNP? Krna setan tau, harta yg paling berharga dimiliki oleh seorang mukmin adalah Iman.

______

Tidak usah kita berusaha disukai orng. Tidak perlu. Berusahalah disukai Allah. Dan kita tidak perlu berusaha keras dicintai org, krna yg membolak balikan hati ITU adalah Allah. Lempeng saja sahabat fillah, lkukan yg terbaik dgn ikhlas. Mungkin org suka, mungkin tidak suka, mungkin biasa2 saja, mungkin dicemooh. Tidak paapa. Rasulullah saw ITU ya, sempurna akhlaknya. Ttp saja, ada yg tidak suka, ada yg benci, Dan ITU bukan masalah. Benci ke kita, tdk ada masalah. Yg bahaya itu dbenci Allah Swt.

______

Salam Ukhuwah .. Sahabat Fiilahh

Akulah si Munafik itu..
Yang ingin memperbaiki diri tapi masih lalai dalam segala hal.

Akulah si Munafik itu..
Yang ingin menjaga mata dari yang tidak pantas dilihat tapi masih tetap melihat..

Akulah si Munafik itu..
Yang berkata pada diri sendiri “berhenti mengharapkan dia, jodoh ditangan Allah”
Tapi aku masih saja mengharapkan dia yang tidak seharusnya aku harapkan.
Dan secara tidak langsung aku meragukan takdir Allah..

Akulah si Munafik itu..
Yang tahu mana hal baik dan mana hal buruk, tapi aku masih belum membedakan keduanya..

Akulah si Munafik itu..
Yang tahu bahwa ghibah adalah dosa yang harus dihindari, tapi aku masih tetap melakukannya..

Akulah si Munafik itu..
Yang tahu bahwa Ibadah itu harus diutamakan, tapi aku masih lalai..

Akulah si Munafik itu..
Yang kadang merasa diri ini benar padahal berlumuran dosa..

Akulah si Munafik itu..
Yang masih mengikuti nafsu dalam bertingkah laku..

Akulah si Munafik itu..
Yang kadang iri dengan teman-teman lain yang sudah mulai berhijrah sedangkan aku masih dalam keterpurukan..

Entah harus berapa ribu kalimat lagi yang harus diungkapkan tentang ke Munafikan diri ini..

Ternyata apa yang terlihat mudah, tak semudah kita melakukannya.
Semoga diri ini bisa terus memperbaiki diri.
Insha Allah..

Aamiin Allahhumma Aamiin yaa robbal alamin.

Muhasabah diri..

Semoga bermanfaat untuk Dunia-Akhirat kita yaaah, Aamiiin. Yang punya tulisan2 disaat, semoga Allah merahmati kalian Dan juga para pembaca. Semoga Allah selalu memberikan kita Hidayah Dan TaufikNya. Aamiin Allahumma Aamiin.

Suami/Istri Idaman

[Mengapa aku tidak membantu istriku]

Seorang teman datang untuk ngopi ke rumah saya, dan kita duduk dan ngobrol soal kehidupan.

Saat lagi nyantai, saya pamit ke teman, “aku cuci piring dulu sebentar, nanti aku balik lagi.”

Teman saya memandang saya dengan ekspresi seolah- olah saya akan pergi membangun roket luar angkasa.

Dengan sedikit terkejut, ia berkata pada saya dengan terkagum-kagum, “Hebat bener yah kamu bantu istrimu,

kalau aku sih ngga terlalu bantu, soalnya kalau aku bantuin istri, ngga ada pujian sedikitpun. Minggu lalu aku ngepel lantai, tapi dia nggak bilang makasih sama sekali.”

Saya kembali duduk bersamanya dan menjelaskan bahwa saya tidak “membantu” istri saya.

Sebenarnya, istri saya tidak butuh bantuan… ia membutuhkan seorang partner.

Saya tidak membantu istri saya membersihkan rumah… karena saya juga tinggal di rumah ini dan saya harus membersihkannya juga.

Saya tidak membantu istri saya masak… saya masak karena saya lapar dan ingin makan.

Saya tidak membantu istri saya mencuci piring setelah makan… karena saya juga menggunakan piring-piring itu.

Saya tidak membantu istri saya mengasuh anak-anak… karena mereka adalah anak-anak saya, dan itu adalah kewajiban saya sebagai seorang ayah.

Saya tidak membantu istri saya mencuci, menjemur, dan melipat pakaian… karena pakaian itu juga milik saya dan anak-anak saya.

Di rumah, peran saya bukan untuk “membantu”… tapi saya adalah “bagian” dari rumah itu.

Saya bertanya pada teman saya, “pernahkah kamu berpikir seperti itu? Ketika kamu, mengepel lantai, sekali saja, kamu mengharapkan pujian dan kehormatan?

Kenapa?”

Saya bertanya lagi padanya, “kapan terakhir kali kamu bilang terima kasih, setelah istrimu selesai membersihkan rumah, mencuci baju, memandikan anak, masak, merapikan barang, dll?”

“Mungkin bagi kamu, di mana laki-laki dielu-elukan, seolah-olah semua pekerjaan rumah menjadi tanggung jawab istri. dan para suami cuma terima beres saja?”

“Bantulah istrimu dan bersikaplah seperti pendamping yang sejati, bukan tamu, yang cuma pulang untuk makan, tidur, mandi, dan dituruti keinginannya.”

Perubahan dalam masyarakat dimulai dari rumah kita.

Mari ajarkan putra-putri kita arti kebersamaan yang sesungguhnya.

♡♡♡

AKU BUKAN SEDANG MEMBANTU ISTRIKU

Sebulan lalu temanku datang dari Cianjur ke rumah untuk silahturahim, kami duduk bersama dan mengobrol banyak tentang pengalaman kami kuliah di Saudi Arabia tepatnya di Kota Riyadh.

Di tengah pembicaraan, aku bilang :

Maaf ya bro…!!!

“Aku mau nyucuci piring, tunggu sebentar ya”

Dia menatap ku seolah aku barusan bilang bahwa aku akan membangun sebuah roket.

Lalu dia berkata padaku dengan rasa kagum tapi sedikit bingung :

“Aku senang kau membantu istrimu. Kalo aku sih…. gak bantuin istriku, karena pas ku bantu, dia gak memujiku. Minggu lalu aku mengepel lantai dan dia gak ngucapin terima kasih.”

Aku duduk lagi dan menjelaskan pada temanku ini, bahwa aku gak sedang “membantu” istriku.

Sebenarnya, istriku gak butuh bantuan, tapi dia butuh partner. Aku adalah seorang partner di rumah dan kadang stigma di masyarakat yang membuatnya seolah suami dan istri memiliki peran yang berbeda soal pekerjaan rumah tangga. Istri mengerjakan semua, dan suami tidak membantu. Atau kalaupun membantu, hanya sedikit saja. Tapi sebenarnya itu bukan sebuah “bantuan” untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Aku bukan sedang membantu istriku membersihkan rumah. Karena aku juga tinggal di rumah ini, maka aku perlu ikut membersihkannya juga.

Aku bukan sedang membantu istriku memasak. Tapi.karena aku juga ingin makan, maka aku perlu ikut memasak.

Aku bukan sedang membantu istriku mencuci piring setelah makan. Tapi krn aku jugalah yg memakai piring- piring itu, maka aku ikut mencucinya.

Aku bukan sedang membantu istriku mengurus anak-anak nya. Tapi krn mereka adalah anak-anakku juga, maka sebgai ayahnya, aku wajib ikut mengasuh mereka.

Aku bukan sedang membantu istriku mencuci dan melipat baju. Tapi karena baju-baju itu jg milikku dan anak- anakku, maka aku ikut membereskannya juga.

Aku bukan sebuah Bantuan di rumah, tapi aku adalah Bagian dari rumah ini.

Dan soal pujian, aku memintamu wahai temanku, nanti setelah istrimu membersihkan rumah, mencuci baju, mengganti sprei, memandikan anak, memasak, membereskan barang, dll, kau hrs mengucapkan terima kasih padanya, tapi harus

ucapan terima kasih yg spesial, seperti :

“Wow, Sayangkuu!! Kamu hebatt!!!”

Apa itu terasa konyol bagimu?

Apa kau merasa aneh?

Padahal ketika kau, cuma sekali seumur hidup mengepel lantai, lalu setelah selesai kau mengharapkan sebuah pujian besar dari istrimu, apa itu gak lebih aneh ? Pernahkah kau berpikir sejauh itu?

Mungkin karena bagimu, budaya patriaki mengukuhkan bahwa semua pekerjaan rumah adalah tanggung jawab.istri.

Mungkin kau kira, mengerjakan semua pekerjaan rumah.yang banyak itu, bisa diselesaikan tanpa menggerakkan jari? Maka hargai dan puji istrimu seperti kau ingin dihargai dan dipuji, dengan cara dan perlakuan yg sama.

Maka ulurkan tanganmu untuk membantunya, bersikaplah seperti Partner sejati. Bukan seperti tamu yg datang hanya untuk makan, tidur, mandi dan terpenuhi kepuasannya.

Merasa nyamanlah di rumahmu sendiri.

Perubahan nyata dari masyarakat, dimulai dari rumah kita. Mari ajarkan anak lelaki dan perempuan kita, arti sebenarnya dari kebersamaan keluarga.

♡♡♡
Wahai Ayah, Perhatikan Ketika Menikahkan Putrimu

Wahai Ayah

Perhatikan perkataan ulama berikut:

“Janganlah kamu menikahkan putrimu kecuali dengan laki-laki yang bertakwa. Karena jika dia mencintai istrinya maka akan memuliakannya dan jika tidak suka maka tidak akan mendzaliminya.” [1]

Wahai ayah,

Engkau tahu mengapa Laki-laki tidak perlu ada wali nikah Sedangkan wanita wajib?

Karena tugas wali adalah Menjaga anak perempuannya Dari laki-laki tidak bertakwa yang Hanya ingin manisnya saja Lalu dibuang hempaskan.

Anak perempuan mudah sekali Terlena bahkan “gelap mata” Dengan romatis sesaat & Pengorbanan semu laki-lakiPadahal ia rubah bertopeng kelinci.

Tugas engkau wahai ayah, Karena anak perempuan-mu Akan menjadi “tawanan” suaminya .Susah lepas sekali terikat. 

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Hendaknya kalian berwasiat yang baik untuk para wanita karena mereka sesungguhnya hanyalah tawanan yang TERTAWAN oleh kalian” [2]

Tugas kalian wahai ayah:

1) Perbaiki diri kalian dengan takwa dan kebaikan.

2) Segera nikahkan jika laki-laki yang datang TERBUKTI baik agama dan akhlaknya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila datang kepada kalian orang yang kalian ridhai akhlak dan agamnya, maka nikahkanlah ia, jika tidak kalian lakukan akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang luas.” [3]
♡♡♡
Aku merekamnya, Dik. Merekam dengan mataku bagaimana kau menjadi istri di hari pertama pernikahan kita. Aku menyaksikan punggungmu dari bingkai pintu, saat kau sedang asyik membuatkan nasi goreng di dapur untukku. Kau menoleh, secepat kilat aku pun bersembunyi.

Kau mengerutkan dahi. ‘Kayak ada yang ngintip?’

begitulah mungkin kau berfikir. ‘Memang’, batinku… hehe. Aku menutupi tawa renyah dengan gumpalan tangan.

Aku merekamnya, Dik. Merekam dengan retinaku bagaimana kau mengusap peluh di pelipismu. Kau sepertinya capek sekali. Pagi-pagi sudah membereskan rumah, menyiapkan sarapan, dan juga merapikan baju- baju. Maafkan jika hari itu aku pura-pura tidur, ya. Tak membantumu. Aku hanya ingin merekam semua kebaikanmu, Sayang. Agar ketika di suatu saat aku jengkel dan kesal kepadamu, rekaman itu dapat diputar kembali; untuk kemudian meredamkan amarah di hati.

Sebab kau terlalu baik untuk disakiti.

Kau, yang dengan rela meninggalkan orangtuamu demi menemani dan melayani aku. Meninggalkan kemanjaan bersama papahmu. Meninggalkan kehangatan bersama mamahmu. Itu semua demi aku? Lelaki yang baru dikenalmu ini? Oh sungguh, Dik. Aku akan memurkai diriku sendiri jika seandainya aku menyakiti dirimu.

Tidak. Aku tak akan menyakitimu. Aku akan berusaha untuk itu, Dik.

Kau, seorang perempuan yang dengan ikhlas melepaskan harapan, cita-cita, dan impian hanya untuk mewakafkan sisa hidupmu untuk lelaki seperti diriku. Melayaniku di sepenuh hari. Menenemaniku di sepanjang umur. 

Oh, Dik. Bagaimana mungkin mata ini melototimu sedang aku melihat semuanya. Melihat pengorbananmu untukku.

Aku mungkin akan marah di sesekali waktu, namun sekeras-kerasnya marahku adalah setukil senyuman.

Tidak akan kubiarkan tangan, lisan, atau bahkan hatiku melukai dirimu, Dik. Insya Allah.

“Abi, sarapan dulu,” titahmu di mulut pintu. Aku masih membungkus tubuhku dengan selimut. Tak berani menoleh. Aku takut kau tahu kalau mataku sedikit basah. Maaf, aku memang selalu cengeng untukmu, .

‘Makasih’. Barangkali itulah pesan yang ingin disampaikan derai ini.

“Abi masih tidur? Capek ya?” tanyamu. Kini kau sudah.duduk di tebing kasur. Mengusap bahuku dengan lembut, dan bilang… “Ya udah, adik panasin aja ya nasi gorengnya?”

“O enggak, Dik,” ujarku sambil menyingkap selimut,

“Udah bangun kok.”

Kau menatapku. Menyipitkan sebelah mata, lalu menyentuhkan ujung jempol di sudut mataku, “Abi kayak orang nangis?”

Aku langsung mengocek-ngocek mata. “Siapa yang nangis, Dik,” kilahku, “kalau bangun biasa berair seperti ini abi mah.”

Aku nyengir. Maaf, ya.

Kau ikutan nyengir. “Kebiasaan yang aneh,” katamu menggeleng.

.

Maaf ya, Dik. Aku baru saja berbohong. Tak apa, kan?

“Ini nasgor spesial buat abi,” katamu di meja makan,

“cobain deh.”

Kau tahu, Dik. Andai ini keasinan, maafkan sebab aku akan berbohong lagi, mengatakan bahwa ini makanan terlezat di muka bumi. Aku mengacungkan dua jempol,

“Wenak,” pujiku dengan makanan yang masih tertahan di mulut. Aku tak perlu berbohong, ini memang enak. Asli.

Sebenarnya, ada kebohongan lagi. Ini hari Senin, dan aku selalu melaksanakan puasa Sunnah di hari ini. Aku sudah sahur jam dua tadi saat kau tengah terlelap. Tapi baiklah, tak apa tak puasa sehari. Demi menghormatimu.

Demi mencicipi makananmu. “Adik tak ikut makan?” tanyaku sambil melahap, menghabiskan hampir setengah piring.

Kau tersenyum, “Ini kan hari senin, Bi. Maaf, ya. Adik lagi puasa.”

Puasa? Aku tersedak. Mataku membulat.

“Kenapa, Bi?”

“Abi sebenarnya sedang puasa juga, Dik. Curang.”

“Kenapa gak bilang dari tadi?” tanyamu sambil menahan tawa.

“Ya adik gak nanya sih.” sahutku pura-pura marah.

Tak disangka, kau meraih gelas. Menenggak air.

Menatapku dengan sedikit senyum saat mulutmu tepat di ujung gelas.

“Katanya puasa,” heranku.

“Dibatalin aja, Bi.”

“Kenapa?”

“Ngehormatin kamu.”

Aku tersenyum. Senyum paling manis.

Ya. Islam adalah ajaran sederhana. Puasa di luar Ramadhan adalah sunnah, sedang menyenangkan pasangan adalah wajib. Kita harus bersyukur dengan ajaran mulia ini, Dik.

“Abi?”

“Iya, Dik?”

“Suapiiiiiiin….”.

Ah, selain iman dan Islam, kau adalah nikmat terindahku, Dik. Kau adalah surgaku. Selamanya.

Anak Seorang Budak

Kisah Teladan Islami

Sikap Wara’ Menguntungkan

Jangan sekali-kali berpikir bahwa orang yang sempurna adalah orang yang mengenakan imamah terbaik dan pakaian mewah. Akan tetapi orang yang sempurna adalah yang menjauhi maksiat, menekuni wirid-wirid, beramal saleh, dan menuntut ilmu dengan penuh adab, karena ilmu akan menuntun pemiliknya mencapai kemuliaan. 

Abdullah bin Mubarak suatu hari berkata, “Aku akan mengerjakan perbuatan yang akan membuatku mulia.” Ia lalu menuntut ilmu hingga menjadi seorang yang alim. Waktu ia memasuki kota Madinah, masyarakat berbondong-bondong menyambutnya hingga hampir-hampir saja mereka saling bunuh karena berdesak-desakan. Ibu suri raja yang kebetulan menyaksikan kejadian itu bertanya, “Siapakah orang yang datang ke kota kita ini?” 

Ia adalah salah seorang ulama Islam, jawab pelayannya. 

Ia kemudian berkata kepada anaknya, “Perhatikanlah, bagaimana masyarakat berbondong-bondong mendatanginya. Raja yang satu ini tidak seperti kamu. Kamu, jika menginginkan sesuatu, harus memerintah seseorang untuk melakukannya. Tetapi, mereka mendatanginya dengan sukarela.” 

Abdullah sesungguhnya adalah anak seorang budak berkulit hitam bernama Mubarak. Budak ini betisnya kecil, bibirnya tebal dan telapak kakinya pecah-pecah. Walaupun demikian, ia adalah seorang yang sangat wara`. Ke-wara’-annya ini akhirnya membuahkan anak yang saleh. Mubarak bekerja sebagai penjaga kebun. Suatu hari tuannya datang ke kebun. 

Mubarak, petikkan aku anggur yang manis, perintah tuannya. 

Mubarak pergi sebentar lalu kembali membawa anggur dan menyerahkannya kepada tuannya. 

Mubarak, anggur ini masam rasanya, tolong carikan yang manis! kata tuannya setelah memakan anggur itu.

Mubarak segera pergi, tak lama kemudian ia kembali dengan anggur lain. Anggur itu dimakan oleh tuannya.

Bagaimana kamu ini, aku suruh petik anggur yang manis, tapi lagi-lagi kamu memberiku anggur masam, padahal kamu telah dua tahun tinggal di kebun ini, tegur tuannya dengan perasaan kesal. 

Tuanku, aku tidak bisa membedakan anggur yang manis dengan yang masam, karena kamu mempekerjakan aku di kebun ini hanya sebagai penjaga. Sejak tinggal di sini aku belum pernah merasakan sebutir anggur pun, bagaimana mungkin aku dapat membedakan yang manis dari yang masam? jawabnya. 

Tuannya tertegun mendengar jawaban Mubarak. Ia seakan-akan memikirkan sesuatu. Kemudian pulanglah ia ke rumah. 

Pemilik kebun itu memiliki seorang anak gadis. Banyak pedagang kaya telah melamar anak gadisnya. 

Sesampainya dirumah, ia berkata kepada istrinya, “Aku telah menemukan calon suami anak kita.” 

Siapa dia? tanya istrinya. 

Mubarak, budak yang menjaga kebun. 

Bagaimana kamu ini?! Masa puteri kita hendak kamu nikahkan dengan seorang budak hitam yang tebal bibirnya. Kalau pun kita rela, belum tentu anak kita sudi menikah dengan budak itu. 

Coba saja sampaikan maksudku ini kepadanya, aku lihat budak itu sangat wara’ dan takut kepada Allah. 

Kemudian sang istri pergi menemui anak gadisnya, “Ayahmu akan menikahkanmu dengan seorang budak bernama Mubarak. Aku datang untuk meminta persetujuanmu.” 

Ibu, jika kalian berdua telah setuju, aku pun setuju. Siapakah yang mampu memperhatikanku lebih tulus daripada kedua orang tuaku? Lalu mengapa aku harus tidak setuju? 

Sang ayah yang kaya raya itu kemudian menikahkan anak gadisnya dengan Mubarak. Dari pernikahan ini, lahirlah Abdullah bin Mubarak. 

Sepenggal Kisah Rasulullah saw.

Rasulullah SAW (pada suatu ketika) duduk di situ ada seorang lelaki yang makan lalu tidak mengucapkan Bismillah, sehingga makanannya tidak tertinggal melainkan sesuap saja. Setelah orang itu mengangkatkan sesuatu yang tertinggal tadi di mulutnya, tiba-tiba dia mengucapkan: 

‘Bismillahi awwalahu wa akhirahu.’ 

Kemudian Nabi SAW. Tertawa lalu bersabda: 

“Tidak henti-hentinya syaitan tadi makan bersama orang itu. Tetapi setelah dia ingat untuk mengucapkan nama Allah (yakni setelah membaca Bismillah), maka syaitan tadi memuntahkan seluruh makanan yang telah ada dalam perutnya. (Hadis Riwayat Abu Dawud dan Nasa’i)

Karena Dengki

Kisah Teladan Islami

Ada seorang lelaki yang setiap hari mengunjungi raja. Setelah bertemu raja, ia selalu berkata, “Orang yang berbuat baik akan mendapat balasan, dan orang yang berbuat buruk, cukup keburukan itu sebagai balasannya.” 

Ada seseorang yang dengki melihat keakraban lelaki itu dengan raja. “Lelaki itu memiliki kedudukan yang dekat dengan raja, setiap hari ia bertemu raja,” pikir si pendengki dengan perasaan kurang senang. Si pendengki kemudian menemui raja dan berkata, “Lelaki yang setiap hari menemuimu, jika keluar dari sini selalu berbicara buruk tentang kamu. Ia juga berkata bahwa bau mulutmu busuk.” Raja terdiam. 

Sekeluarnya dari kerajaan, pendengki duduk di tepi jalan yang biasa dilalui oleh lelaki yang akrab dengan raja. Ketika si lelaki itu lewat dalam perjalanannya menemui raja. Ia menghadangnya, “Kemarilah, singgahlah ke rumahku.” 

Setelah temannya singgah ke rumahnya, si pendengki menawarkan bawang merah dan putih, dan memaksanya agar ia memakannya. Karena dipaksa, ia akhirnya mau juga memakannya untuk melegakan hati orang itu. Bau bawang merah dan putih itu tentu tidak mudah hilang. 

Selesai berkunjung ke tempat si pendengki, lelaki itu sebagaimana biasa mengunjungi raja. Sewaktu berjabatan tangan dengan raja, ia menutup mulutnya agar raja tidak mencium bau mulutnya. 

Rupanya benar perkataan orang itu, ia benar-benar menganggap mulutku bau, pikir raja. Sang raja kemudian memikirkan suatu rencana jahat. 

Lelaki itu kemudian duduk dan berkata sebagaimana biasa, “Orang yang berbuat baik akan mendapat balasan, dan orang yang berbuat buruk, cukup keburukan itu sebagai balasannya.” 

Setelah merasa waktu berkunjungnya sudah cukup, ia kemudian pamit kepada raja. Raja berkata, “Bawalah surat ini dan serahkanlah kepada fulan.” Surat itu berisi, “Jika sampai kepadamu pembawa surat ini, maka sembelih dan kulitilah dia, kemudian isilah tubuhnya dengan jerami.” 

Lelaki tadi keluar membawa surat raja. Di tengah jalan ia dihadang oleh si pendengki. 

Apa yang kamu bawa? tanyanya. 

Surat raja untuk fulan. Surat ini beliau tulis dengan tangannya sendiri. Biasanya beliau tidak pernah menulis surat sendiri, kecuali dalam urusan pembagian hadiah.. 

Berikanlah surat itu kepadaku, aku ini sedang butuh uang, pintanya. Ia kemudian menceritakan kesulitan hidupnya. Karena kasihan, surat itu kemudian ia serahkan kepada si pendengki. 

Si Pendengki menerimanya dengan senang hati. Setelah sampai di tempat tujuan, ia menyerahkan surat itu kepada teman raja. 

Masuklah ke sini, raja menyuruhku membunuhmu, kata teman raja. 

Yang dimaksud bukan aku, coba tunggulah sebentar biar kujelaskan, katanya ketakutan. 

Perintah raja tak bisa ditunda, kata teman raja. Ia lalu membunuh, menguliti dan mengisi tubuh si pendengki dengan jerami. 

Keesokan harinya, lelaki itu datang sebagaimana biasa dan berkata, “Orang yang berbuat baik akan mendapat balasan, dan orang yang berbuat buruk, cukup keburukan itu sebagai balasannya.” Raja heran melihatnya masih hidup. Setelah diselidiki, terbongkarlah keburukan si pendengki. 

Tidak ada sesuatu yang terjadi antara aku dengannya, hanya saja kemarin ia mengundangku kerumahnya dan memaksaku makan bawang merah dan putih. Waktu aku menemuimu kututup mulutku agar kamu tidak mencium bau tidak sedap dari mulutku. Sekeluarnya dari sini, ia menemuiku dan menanyakan titipanmu, lelaki itu kemudian menceritakan semua yang terjadi. 

Mendengar jalannya cerita, tahulah raja bahwa orang itu ternyata dengki kepada sahabatnya. “Benar ucapanmu, orang yang berbuat baik akan mendapat balasan, dan orang yang berbuat buruk, cukup keburukan itu sebagai balasannya.” 

Kedengkian di hati orang itu telah membunuh dirinya sendiri. Dengki itu merusak amal Dengki memakan kebaikan seperti api memusnahkan kayu bakar. (HR Ibnu Majah) Kedengkian seseorang hanya akan berakibat buruk bagi orang itu sendiri.

​Kisah Nabi Musa Dengan Seorang Pezina

Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam dukacita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan menempel di tubuhnya. Kulit yang bersih, badan yang ramping dan roman mukanya yang ayu, tidak dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah meruyak hidupnya. Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan- pelan sambil mengucapkan uluk salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam “Silakan masuk”.
Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya terus merunduk. Air matanya berderai tatkala ia Berkata, “Wahai Nabi Allah. Tolonglah saya. Doakan saya agar Tuhan berkenan mengampuni dosa keji saya.” 

Apakah dosamu wahai wanita ayu? tanya Nabi Musa a.s. terkejut. 

Saya takut mengatakannya.jawab wanita cantik. “Katakanlah jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. 

Maka perempuan itupun terpatah bercerita, “Saya… telah berzina. 

“Kepala Nabi Musa terangkat,hatinya tersentak. Perempuan itu meneruskan, Dari perzinaan itu saya pun…lantas hamil. Setelah anak itu lahir,langsung saya… cekik lehernya sampai… tewas,”” ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya. ” 

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan muka berang ia mengherdik, “Perempuan bejad, enyah kamu dari sini! Agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!”… teriak Nabi Musa sambil memalingkan mata karena jijik. 

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari dalam rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan.Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau dibawa kemana lagi kaki-kakinya. Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya, bagaimana pula manusia lain bakal menerimanya? Terbayang olehnya betapa besar dosanya, betapa jahat perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa. 

Sang Ruhul Amin Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?” Nabi Musa terperanjat. “Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina dan pembunuh itu?” Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril. “Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada perempuan yang nista itu?” 

Ada! jawab Jibril dengan tegas. “Dosa apakah itu?” tanya Musa kian penasaran.”Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. 

Orang itu dosanya lebih besar dari pada seribu kali berzina” 

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. Nabi Musa menyedari, orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sembahyang itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya. Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan seolah-olah menganggap Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah hamba-Nya. 

Sedang orang yang bertobat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu berada di jalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya. (Dikutip dari buku 30 kisah teladan – KH Abdurrahman Arroisy) 

Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur’an, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka’bah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadanya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakherat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia. 

Demikianlah kisah Nabi Musa dan wanita penzina dan dua hadis Nabi, mudah-mudahan menjadi pelajaran bagi kita dan timbul niat untuk melaksanakan kewajiban sholat dengan istiqomah. 

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubuilaiik.

Bibit (Sumber) Dari Segala Sesuatu

Kisah Teladan Islami

Diriwayatkan bahwa Kaisar Romawi menulis surat kepada Ma’awiyah binAbi Sufyan yang dibawa oleh seorang utusan. Isi surat tersebut:”Beritahukan kepada saya tentang suatu yang tidak ada kiblatnya(pengimaman), tentang yang tidak punya ayah, tidak punya keluarga(ibu-bapak) dan orang yang dibawa-bawa oleh kuburannya. Juga tentangtiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim, tentang sesuatu,setengahnya dan yang tidak terbilang. Kirimlah kepadaku dalam botolsuatu bibit (sumber dari segala sesuatu)”. 
Ma’awiyah r.a. kemudian mengirimkan surat dan botol tersebut kepadaAbdullah Ibnu Abbas r.a., pakar dan tokoh ulama fikih agar menjawabsurat itu. 
Ibnu Abbas r.a. menjawab sebagai berikut: “Yang tidak punya kiblat (pengimaman) adalah Ka’bah. Yang tidak punya Ayah adalah Isa as. Yangtidak punya keluarga (ayah-ibu) ialah Adam as. Yang dibawa-bawa olehkuburannya ialah Yunus as yang ditelan oleh ikan hiu. 
Adapaun tiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim ialah domba NabiIbrahim as., unta betina Nabi Saleh as., dan ular Nabi Musa as.. 
Adapun ‘sesuatu’ itu ialah orang berakal yang menggunakan akalnya.Setengah (separo) dari sesuatu ialah orang yg tidak berakal tetapimengikuti pendapat orang-orang yang berakal. Adapun yang tidakterbilang (apa-apa) ialah orang yang tidak berakal dan tidak maumengikuti pikiran orang-orang yang berakal. 
Kemudian, beliau mengisi botol sehingga penuh dengan air dan berkata,”Air adalah bibit (sumber) dari segala sesuatu.” 

Jawaban surat Ma’awiyah dikirimkan kepada Kaisar yang menanggapinyadengan penuh kekaguman.

Melawan Nafsu

Kisah Teladan Islami

Tobatnya Al-Qass

Al-Qass adalah orang yang paling baik ibadahnya di mata penduduk Mekkah. Pada suatu hari dia bertemu dengan Sallamah, gadis pinangan orang Quraisy. Lalu al-Qass mendengar nyanyiannya dan berhenti untuk mendengarkannya. 

Pada saat itulah majikan gadis itu melihat al-Qass dan berkata, “Maukah Anda masuk untuk mendengarkannya?” Al-Qass pura-pura tidak mau sampai gadis itu mengizinkannya. Al-Qass berkata, “Tempatkan saya di tempat yang sepi agar saya tidak dapat melihat dia dan dia tidak melihatku” Kemudian al-Qass masuk dan gadis itu pun menyanyi. Gadis itu tertarik kepadanya. Lalu majikannya menawarkan kepada al-Qass untuk berkenalan dengannya, tetapi al-Qass tidak mau.Pada suatu hari gadis itu berkata kepadanya, “Sungguh aku mencintaimu.” Al-Qass menjawab, “Saya juga mencintaimu.” Gadis itu berkata, “Aku ingin sekali mengecup bibirmu.” Al-Qass berkata, “Saya juga.” Gadis itu berkata, “Saya ingin menempelkan dadaku ke dadamu.” Al-Qass menjawab, “Saya juga.” Gadis itu berkata, “Lalu mengapa Anda tidak melakukannya? Sungguh tempat ini benar-benar sepi.” 

Al-Qass menjawab, “Saya mendengar Allah berfirman yang artinya: Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa. (QS: az-Zukhruf:67) 

Saya tidak ingin kasih sayang antara diriku dan dirimu berubah menjadi permusuhan di hari kiamat.” 

Lalu gadis itu berkata, “Wahai al-Qass! Apakah Tuhanku dan Tuhanmu tidak menerima kita kalau bertobat kepadanya? Al-Qass menjawab, “Ya! Tetapi saya tidak aman dari kematian yang datang dengan tiba-tiba.” Kemudain al-Qass berdiri dan kedua matanya mengeluarkan air mata. Setelah itu dia tidak pernah kembali lagi ke tempat itu dan beribadahlah dia seperti sedia kala.

Semoga bermanfaat dan semoga Allah selalu membimbing lanhkah kita kepada hal-hal yang Dia ridhoi. Aamiin.