Koreksi Diri| Jangan Mau Seperti Ini

🌹﷽🌹

🌺السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ🙏🏻

KOREKSI DIRI👤

Zaman dahulu, orang sulit mencari ilmu tapi mudah mengamalkannya. Zaman sekarang, orang mudah mencari ilmu tapi sulit mengamalkannya.

📚📝 Dahulu, ilmu dikejar, ditulis, dihafal, diamalkan dan diajarkan. Sekarang, ilmu diunduh, disimpan dan dikoleksi, lalu diperdebatkan.📲

💦 Dahulu, butuh peras keringat dan banting tulang untuk mendapatkan ilmu. Sekarang, cukup peras kuota internet sambil duduk manis ditemani secangkir minuman dan snack.☕🍟

❤ Dahulu, ilmu disimpan di dalam hati, selama hati masih normal, ilmu tetap terjaga. Sekarang, ilmu disimpan di dalam memori gadget, kalau baterai habis, ilmu tertinggal. Kalau gadget rusak, hilanglah ilmu.📱💢

⏱ Dahulu, harus duduk berjam-jam di hadapan guru penuh rasa hormat dan sopan, maka ilmu merasuk bersama keberkahan. Sekarang, cukup tekan tombol atau layar sambil tidur-tiduran, maka ilmu merasuk bersama kemalasan.

Kita telah sampai di zaman dimana bicara tanpa perlu suara, melihat tanpa perlu tatap muka dan memanggil tanpa perlu teriak.

Hingga Bicara hanya perlu ketik saja. Melihat hanya perlu klik saja. Dan memanggil hanya perlu ping saja.

📖 Social Media telah menjadi budaya, Al-Qur’an pun semakin terlupa.

👀 Dari yang hanya melihat-lihat, sampai mereka yang beradu pendapat. Dari tingkah yang dibuat-buat, sampai yang terang-terangan maksiat.🚫

Hingga tak sadar jemari ini berkhianat, menulis sesuatu yg tak bermanfaat.

Hingga tak sadar mata ini berkhianat, melihat apa yang seharusnya tak boleh dilihat.

Wahai diri ingatlah!!!

👁👁 Matamu akan menjadi saksi atas apa yang kau lihat.

✋🏻 Jemarimu akan menjadi saksi atas apa yang telah engkau tulis

Suatu hari nanti apapun yang kita lakukan dengan anggota badan akan bersaksi dihadapan Penciptanya.

Maka dapatkah kita membantahnya⁉

Maka, jangan sampai mereka menjadi musuh kuta dihari perhitungan nanti.

💬 Menjadi saksi keburukan di Sosial Media, saksi atas apa yang kita lihat, saksi atas apa yang kita tulis, saksi atas segala apa yang kita lakukan di Sosial Media.😢

📱 Gunakan HP kita sebagai ladang Amal.

Ladang dimana kita bisa menanam kebaikan dan menuai hasilnya di akhirat.
_Semangat Bersyiar,.._
_Semoga bermanfaat.🙏🏻🙏🏻🙏🏻
بارك الله فيكم…

https://www.facebook.com/groups/570869146793838/

Ikut gabung di grup saya Sobat☝️ Agar kita satu grup bisa saling berbagi Saling menasehati diri Semoga kita semua di pertemukan di Akhirat di Surga Allah SWT Aamiin In syaa Allah🤲🏻

Cara Menyayangi Orang Tua Yang Telah Meninggal

Kata Ustadz A.T:
Saya paling tidak suka melihat status/postingan orang yg nulis tentang meninggalnya orang tuanya. Misal “kami sayang mama/papa tapi Allah lebih sayang”, ” semoga mama/papa diterima disisiNya”, “semoga mama Dan papa bahagia disana”, ” semoga tenang di alam sana Mah/Pah” Dan lain-lain. Bukan seperti akhlak anak yang baik (berbakti). Anak yang berbakti tidak akan membuat pengumuman di medsos tentang kematian orang tuanya karena mereka tidak punya waktu untuk melakukan hal sia-sia seprti ITU. Anak yang ingin membahagiakan orang tuanya di alam sana tidak akan punya waktu membuat pengumuman di medsos. Lalu APA Yang mereka lakukan? Mereka memperbanyak sujud mereka, mereka membasahi sajadah mereka dengan airmata mereka Dan membisikan permohonan dengan khusyuk Dan penuh harap kepada Allah. Mereka bangun di malam2 hening di seperti tiga malam untuk bersujud, mereka memperbanyak membaca al-Qur’an Dan memperbanyak sedekah karena orang tua hanya mengharapkap ITU Dari anak mereka Yang masih hidup di dunia. Mereka tahu dengan cara apa mereka menyanyangi orang tua mereka yang sudah hidup di alam berbeda. Dan orang Yang membuat memposting status2 seperti yang saya contohkan tadi, mereka hanya berharap komentar Dari teman2nya, mereka hanya berharap perhatian orang. Misal “Aamiin”, ” Kasihaaaaan”_ “sabaaaar yaaaa” DLL. Dan saya Inshaa Allah dalam hal INI tidal salah.

OK, aku tambahkan dikit…. Masih dengan ucapan Ustadz yang kami rindukan dengan WRA (Wisata Religious Asar) kami, bahwasanya:
Membahagiakan orang tua ITU bukan dengan memberi Mobil mewah, rumah Yang megah, iPhone 11 DLL, tapiiii dengan cara menegakkan Shalat 5 tiap hari. Apalagi dengan memberikan merka ticket mnuju Syurga dengan menghafal Qur’an.

Silahkan share, semoga bermanfaat. Aamiin.

Motivasi Islami Indah: Hijrah & Jodoh

Tere Liye
1.Ketika seseorang membuat kita menunggu, itu berarti ada hal lebih penting yang dia urus dibandingkan kita.

Selalu begitu.

Karena kalau kita memang penting, amat berharga, dia tidak akan pernah membiarkan kita menunggu. Dan sama, ketika kita merasa seseorang itu penting, kita juga tidak akan pernah membiarkan dia menunggu sedikit pun.
2. Teko berisi madu, maka saat dituangkan, hanya madu yang keluar. Lezat dan bergizi. Tapi teko yang berisi cairan busuk, saat dituangkan, maka itulah yang tersaji.

Apapun yang kita posting di media sosial, yang kita tuliskan di kolom2 komentar, dan sebagainya sedikit banyak adalah cerminan dari isi teko milik kita. Maka jadilah, pemilik teko berisi madu yang bermanfaat, bukan sebaliknya.

🌷

“Orang kaya yang hatinya miskin jarang masuk ke rumah Allah (Masjid)”

-A
“Orang kaya banyak, tapi yang mampu bersedekah sangat sedikit.”-Z

🌷🌷🌷

Wanita Penghuni Surga Itu…
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku,

“Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?”

Aku menjawab, “Ya”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.’

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.’

Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’

Maka Nabi pun mendoakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Betapa rindunya hati ini kepada surga-Nya yang begitu indah. Yang luasnya seluas langit dan bumi. Betapa besarnya harapan ini untuk menjadi salah satu penghuni surga-Nya. Dan subhanallah! Ada seorang wanita yang berhasil meraih kedudukan mulia tersebut. Bahkan ia dipersaksikan sebagai salah seorang penghuni surga di kala nafasnya masih dihembuskan. Sedangkan jantungnya masih berdetak. Kakinya pun masih menapak di permukaan bumi.

Sebagaimana perkataan Ibnu Abbas kepada muridnya, Atha bin Abi Rabah, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya”

Ibnu Abbas berkata, “Wanita hitam itulah….dst”

Wahai saudariku, tidakkah engkau iri dengan kedudukan mulia yang berhasil diraih wanita itu? Dan tidakkah engkau ingin tahu, apakah gerangan amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga?

Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam?

Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam.

Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya. Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperlihatkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya.

Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, amalan-amalan shalihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia pun akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.

Bagaimanakah dengan wanita zaman sekarang yang sibuk memakai kosmetik ini-itu demi mendapatkan kulit yang putih tetapi enggan memutihkan hatinya? Mereka begitu khawatir akan segala hal yang bisa merusak kecantikkannya, tetapi tak khawatir bila iman dan hatinya yang bersih ternoda oleh noda-noda hitam kemaksiatan – semoga Allah Memberi mereka petunjuk -.

Kecantikan fisik bukanlah segalanya. Betapa banyak kecantikan fisik yang justru mengantarkan pemiliknya pada kemudahan dalam bermaksiat. Maka saudariku, seperti apapun rupamu, seperti apapun fisikmu, janganlah engkau merasa rendah diri. Syukurilah sebagai nikmat Allah yang sangat berharga. Cantikkanlah imanmu. Cantikkanlah hati dan akhlakmu.

Wahai saudariku, wanita hitam itu menderita penyakit ayan sehingga ia datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meminta beliau agar berdoa kepada Allah untuk kesembuhannya. Seorang muslim boleh berusaha demi kesembuhan dari penyakit yang dideritanya. Asalkan cara yang dilakukannya tidak melanggar syariat. Salah satunya adalah dengan doa. Baik doa yang dipanjatkan sendiri, maupun meminta didoakan orang shalih yang masih hidup. Dan dalam hal ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki keistimewaan berupa doa-doanya yang dikabulkan oleh Allah.

Wanita itu berkata, “Aku menderita penyakit ayan dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah Menyembuhkannya.”

Saudariku, penyakit ayan bukanlah penyakit yang ringan. Terlebih penyakit itu diderita oleh seorang wanita. Betapa besar rasa malu yang sering ditanggung para penderita penyakit ayan karena banyak anggota masyarakat yang masih menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang menjijikkan.

Tapi, lihatlah perkataannya. Apakah engkau lihat satu kata saja yang menunjukkan bahwa ia benci terhadap takdir yang menimpanya? Apakah ia mengeluhkan betapa menderitanya ia? Betapa malunya ia karena menderita penyakit ayan? Tidak, bukan itu yang ia keluhkan. Justru ia mengeluhkan auratnya yang tersingkap saat penyakitnya kambuh.

Subhanallah. Ia adalah seorang wanita yang sangat khawatir bila auratnya tersingkap. Ia tahu betul akan kewajiban seorang wanita menutup auratnya dan ia berusaha melaksanakannya meski dalam keadaan sakit. Inilah salah satu ciri wanita shalihah, calon penghuni surga. Yaitu mempunyai sifat malu dan senantiasa berusaha menjaga kehormatannya dengan menutup auratnya. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang di saat sehat pun dengan rela hati membuka auratnya???

Saudariku, dalam hadits di atas terdapat pula dalil atas keutamaan sabar. Dan kesabaran merupakan salah satu sebab seseorang masuk ke dalam surga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah Menyembuhkanmu.” Wanita itu menjawab, “Aku pilih bersabar.”

Wanita itu lebih memilih bersabar walaupun harus menderita penyakit ayan agar bisa menjadi penghuni surga. Salah satu ciri wanita shalihah yang ditunjukkan oleh wanita itu lagi, bersabar menghadapi cobaan dengan kesabaran yang baik.

Saudariku, terkadang seorang hamba tidak mampu mencapai kedudukan kedudukan mulia di sisi Allah dengan seluruh amalan perbuatannya. Maka, Allah akan terus memberikan cobaan kepada hamba tersebut dengan suatu hal yang tidak disukainya. Kemudian Allah Memberi kesabaran kepadanya untuk menghadapi cobaan tersebut. Sehingga, dengan kesabarannya dalam menghadapi cobaan, sang hamba mencapai kedudukan mulia yang sebelumnya ia tidak dapat mencapainya dengan amalannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika datang suatu kedudukan mulia dari Allah untuk seorang hamba yang mana ia belum mencapainya dengan amalannya, maka Allah akan memberinya musibah pada tubuhnya atau hartanya atau anaknya, lalu Allah akan menyabarkannya hingga mencapai kedudukan mulia yang datang kepadanya.” (HR. Imam Ahmad. Dan hadits ini terdapat dalam silsilah Al-Haadits Ash-shahihah 2599)

Maka, saat cobaan menimpa, berusahalah untuk bersabar. Kita berharap, dengan kesabaran kita dalam menghadapi cobaan Allah akan Mengampuni dosa-dosa kita dan mengangkat kita ke kedudukan mulia di sisi-Nya.

Lalu wanita itu melanjutkan perkataannya, “Tatkala penyakit ayan menimpaku, auratku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.”Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar auratnya tidak tersingkap. Wanita itu tetap menderita ayan akan tetapi auratnya tidak tersingkap.

Wahai saudariku, seorang wanita yang ingatannya sedang dalam keadaan tidak sadar, kemudian auratnya tak sengaja terbuka, maka tak ada dosa baginya. Karena hal ini di luar kemampuannya. Akan tetapi, lihatlah wanita tersebut. Bahkan di saat sakitnya, ia ingin auratnya tetap tertutup. Di saat ia sedang tak sadar disebabkan penyakitnya, ia ingin kehormatannya sebagai muslimah tetap terjaga. Bagaimana dengan wanita zaman sekarang yang secara sadar justru membuka auratnya dan sama sekali tak merasa malu bila ada lelaki yang melihatnya? Maka, masihkah tersisa kehormatannya sebagai seorang muslimah?

Saudariku, semoga kita bisa belajar dan mengambil manfaat dari wanita penghuni surga tersebut. Wallahu Ta’ala a’lam.

Marji’:

Syarah Riyadhush Shalihin (terj). Jilid 1. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Cetakan ke-3. Penerbit Darul Falah. 2007 M.
***
Artikel muslimah.or.id
🌷🌷🌷

JANGAN BERSEDIH

Perlu kita sadari bahwa kesenangan dunia dan kesengsaraannya adalah ujian dari Allah, rabb semesta alam. 

Apakah menjadi hamba yang bersyukur saat diberi nikmat dan sabar saat diberi cobaan, ataukah sebaliknya. Karena dunia ini adalah daarul ibtilaa’ (negeri tempat ujian dan cobaan). Allah ‘azzawajalla berfirman,
وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Wahai manusia, Kami akan menguji kalian dengan kesempitan dan kenikmatan, untuk menguji iman kalian. Dan hanya kepada Kamilah kalian akan kembali” (QS. Al-Anbiya: 35).

Ikrimah –rahimahullah– pernah mengatakan,
ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن، ولكن اجعلوا الفرح شكراً والحزن صبر
“Setiap insan pasti pernah merasakan suka dan duka. Oleh karena itu, jadikanlah sukamu adalah syukur dan dukamu adalah sabar.”

Senang dan duka adalah sunatullah yang pasti mewarnai kehidupan ini. Tidak ada seorang manusia pun yang terus merasa senang, dan tidak pula terus dalam duka dan Kesedihan. Semuanya merasakan senang dan duka datang silih berganti. 

Jangankan kita, generasi terbaik umat ini, para wali Allah, yakni para sahabat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pun pernah dirundung kesedihan. Allah menceritakan keadaan mereka saat kekalahan yang mereka alami dalam perang uhud.
وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِين
“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); 

dan supaya Allah ingin memberi bukti kebenaran kepada beriman (dengan orang-orang kafir) dan menjadikan sebagian diantara kalian sebagai syuhada’. Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim” (QS. Ali Imran: 140).

*Allah yang menciptakan kebahagiaan dan Kesedihan agar manusia menyadari nikmatnya kebahagiaan, sehingga ia bersyukur dan berbagi. Dan sempitnya Kesedihan diciptakan agar ia tunduk bersimpuh di hadapan Allah yang maha rahmat dan mengasihi, serta tidak menyombongkan diri. Hinggalah ia mengadu harap di hadapan Allah. Merendah merengek di hadapan Allah. Bersimpuh pasrah kepada Allah yang maha penyayang.
Sumber: muslim or id
🌷🌷🌷

Hijrah

Untuk semuanya yg ingin atau baru memulai berhijrah selalu berbaik sangkalah kepada Allah karena Dia maha tahu yg terbaik bagi hambanya

Jika kalian semua ketika berhijrah teman-teman yg biasa bersama kita mulai menjauhi kita,bukan mereka menjauh tp allah menjauhkan mereka agar hijrah kita menjadi lancar sampai istiqamah dan allah akan mendekatkan teman-teman yg baru kpd kalian untuk membantu perjalanan hijrah kalian

Jika kita sudah istiqamah jangan berharap bahwa allah harus mencukupkan dunia kita krn hijrah itu bukan untuk itu….. 

Jika banyak ujian dalam hijrah kita itu allah sayang sejauh mana kita bersungguh-sungguh dgn niat kita sesungguhnya ujian itu menghapus dosa dan mengangkat derajat kita

Gak mungkin orang yg datang kepada allah pulang dalam keadaan kecewa itu gk mungkin banget bisa dibilang mustahil

Semangat hijrah semoga istiqamah 
🌷🌷🌷

Bismillah

♡Assalamu’alaykum warahmatullah…

▪Terputusnya Amalan Selain Tiga Perkara

Ilmu agama yang bermanfaat, anak sholeh yang selalu mendoakan orangtuanya dan sedekah jariyah adalah di antara amalan yang bermanfaat bagi mayit walaupun ia sudah di alam kubur. 

Simak sajian singkat berikut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Faedah dari hadits di atas:

○ Pertama: Jika manusia itu mati, amalannya terputus. Dari sini menunjukkan bahwa seorang muslim hendaklah memperbanyak amalan sholeh sebelum ia meninggal dunia.

○ Kedua: Allah menjadikan hamba sebab sehingga setelah meninggal dunia sekali pun ia masih bisa mendapat pahala, inilah karunia Allah.

○ Ketiga: Amalan yang masih terus mengalir pahalanya walaupun setelah meninggal dunia, di antaranya:

🔼 a. Sedekah jariyah, seperti membangun masjid, menggali sumur, mencetak buku yang bermanfaat serta berbagai macam wakaf yang dimanfaatkan dalam ibadah.

🔼 b. Ilmu yang bermanfaat, yaitu ilmu syar’i (ilmu agama) yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku agama yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia.

🔼 c. Anak yang sholeh karena anak sholeh itu hasil dari kerja keras orang tuanya. Oleh karena itu, Islam amat mendorong seseorang untuk memperhatikan pendidikan anak-anak mereka dalam hal agama, sehingga nantinya anak tersebut tumbuh menjadi anak sholeh. Lalu anak tersebut menjadi sebab, yaitu ortunya masih mendapatkan pahala meskipun ortunya sudah meninggal dunia.

○ Keempat: Di antara kebaikan lainnya yang bermanfaat untuk mayit muslim setelah ia meninggal dunia yang diberikan orang yang masih hidup adalah do’a kebaikan yang tulus kepada si mayit tersebut. Do’a tersebut mencakup do’a rahmat, ampunan, meraih surga, selamat dari siksa neraka dan berbagai do’a kebaikan lainnya.

○ Kelima: Sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “atau anak sholeh yang mendo’akannya”, tidaklah dipahami bahwa do’a yang manfaat hanya dari anak saja. Bahkan do’a kebaikan orang lain untuk si mayit tersebut tetap bermanfaat in syaa Allah. Oleh karena itu, kaum muslimin disyari’atkan melakukan shalat jenazah terhadap mayit lalu mendo’akan mayit tersebut walaupun mayit itu bukan ayahnya.

○ Keenam: Dalam hadits terdapat isyarat adanya keutamaan menikah, juga terdapat dorongan untuk menikah dan memperbanyak keturunan supaya mendapatkan keturunan sholeh (sehingga bermanfaat nantinya ketika kita telah meninggal dunia, pen).

Semoga sajian singkat ini bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Penulis

Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
🌷🌷🌷

Indahnya jatuh cinta setelah Akad.
Bebas memandang wajahnya sesuka hati.

Mengucapkan kata-kata cinta tidak dianggap gombal apa lagi dusta.

Menyentuh jemarinya adalah ibadah.

Tidur tidak sendirian lagi.

Keluar rumah berdua tidak menjadi fitnah

Orang tua tidak terus menerus menelpon menyuruh pulang segera. Tidak lagi iri melihat orang lain suap-suapan.

Ada yang bisa digandeng saat kondangan.

Ada yang bisa diajak pacaran setiap saat.

Ada yang bisa diajak berdiskusi tentang semua hal.

Memanggilnya dengan panggilan sayang membuat langit tersipu malu. Membayangkan wajahnya ingin segera pulang kerumah. Memeluk tubuhnya mengundang Rahmat Allah.

Betapa indahnya jatuh cinta setelah Akad,

Makan sepiring berduapun seolah makan di restoran paling mahal. Ada yang memijat saat tubuh lelah, ada yang memeluk saat hujan turun.

Indahnya jatuh cinta setelah akad,

Mengundang Cinta dan Rahmat Allah. Beribadah setiap saat. Memanen pahala setiap waktu. “Tiket menuju surga seorang istri adalah suaminya, dan tiket menuju surga seorang suami adalah istrinya”.
🌷🌷🌷

➡️HijrahMuslimah

MEMPUNYAI PERASAAN CINTA KEPADA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Mempunyai Perasaan Cinta Kepada Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom Bukan Lah Suatu DOSA.

Karena Cinta Itu Adalah Sebuah Anugrah Dari Allah Sebuah Fitrah Dan Kita Harus Pandai Untuk Menjaga Fitrah Agar Tidak Menjadi Fitnah….

Caranya….?

Harus Bisa Membedakan Mana Antara ;

CINTA & SYAHWAT.

CINTA Itu Indah Tanpa Serta Merta 

Tapi :

SYAHWAT Hadir Tanpa Cinta Dan Bersipat Serta Merta.

Mungkin Ada Yang Bilang CINTA Itu Tidak Bisa Di Cerna Oleh Akal ( Salah ) 

Malah Sebaliknya CINTA Itu Sangat Masuk Akal Ko Bisa ?

Karena Tidak Mungkin Jika Kamu Melihat Kelakuan Orang Tersebut Yang Jahat Misalnya Sebagai Pencuri, Dan Lain2nya Tentang Semua Kejelekan Dan Keburukan Nya Kamu Tetap Mencintai Nya…

Karena Akal Mu Yang Mencerna ( Iya😁)

Dan Pilih Lah CINTA Yang Benar…

Bangun Lah CINTA Di Atas Pernikahan Jangan Membangun Pernikahan Di Atas Cinta.

Terus Bagai Mana Apakah Di Boleh Kan ?

TELPON & CHATTING NYA LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHROM.

Yang Tidak Di Boleh Kan Itu Adalah KHALWAT.

Apa Itu KHALWAT ?

Khalwat Adalah : Bertemu Berduaan Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah

( Bisa Melakukan Pelanggaran )

Meskipun Tidak Melakukan Pelanggaran Tapi Mereka Tetap Bertemu Di Tempat Yang Sekiranya Mereka Bisa Melakukan Apa Saja Yang Di Haram Kan Oleh Allah Tetap Kedua2 Nya Adalah ( DOSA ).

Sedang Kan Telpon & Chatting Itu Bukan Lah Dosa Karena Tidak Termasuk KHALWAT Karena Sipat Nya Berjauhan Tidak Berdekatan.

Tapi Telpon & Chatting Itu Akan Menjadi Dosa Jika Perbincangan Nya Mengarah Ke Yang Haram.

Pada Dasarnya Kalau Telpon & Chatting Tidak Bermasalah Tidak Lah Dosa Seperti Kepentingan Pribadi,Bisnis Dan Lain Nya Yang Tidak Mengarah Ke Yang Haram & Yang Memancing Menimbulkan SYAHWAT.

Makanya Hati2 Jika Ingin Telpon Dengan Lawan Jenis Yang Bukan Mahrom Jika Tidak Lah Penting Hindari.

Terus Apa Bedanya Dengan IKHTILAT.

Apa Itu IKHTILAT ?

Ikhtilat Adalah : Bercampurnya Lawan Jenis Antara Laki2 & Perempuan Yang Bukan Mahram.

Beda Dengan IKHTILAT ? Ikhtilat Ada Yang Di Haram Kan Ada Yang Tidak Haram.

Contoh IKHTILAT Yang Tidak Di Haram Kan Yaitu:

1. Semuanya Sama2 Menutup Aurat Antara Laki & Perempuan 

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

2. Kalangan Orang2 Yang Menjaga Pandangan

( Dengan Syarat Tidak Melakukan Hal Yang Allah Haram Kan )

3. Membicarakan Yang Benar 

( Pembicaraan Yang Tidak Allah Haram Kan )

4. Di Tempat Terhormat 

( Tempat2 Yang Tidak Allah Haram Kan )

5.Tidak Boleh Berdempet – Dempetan 

( Agar Tidak Menimbulkan SYAHWAT )

Dan Yang Terahir Nie Yaaa…😊

Jika Dua Insan Saling Mencintai Tapi Mereka Bisa Melawan Hawa Nafsunya Untuk Tidak Telponan & Chatting Jika Pada Saat Itu Mereka Ada Yang Meninggal ( Misalnya ).

Mereka Meninggal Dalam Keadaan Syar’i Meninggal Ketika Sedang Berperang Melawan Hawa Nafsu ( Masya Allah ) .

Semoga Kita Semuanya Di Berikan Kekuatan Iman & Ketakwaan Untuk Menghadapai Setiap Unjian & Cobaan Darinya ( Allah ).

.Semangat Hijrah Yaa…

.Untuk Mengharapkan Dari Setiap Ampunan Nya ( Allah ) 

.Mari Hijrah 

.Hijrah Itu Indah 

.Penyejuk Hati

.Penenang Diri 

🖎#MuslimahAmmah 

Motivasi – Motivasi Hijrah

Motivasi Cinta Positif

Motivasi Hijrah Cinta

Motivasi Hijrah Indonesia
🌷🌷🌷

▶ ‎Motivasi Hijrah Indonesia

MATA YANG TIDAK AKAN TERSENTUH OLEH API NERAKA

Pernahkah kita menangis karena Allah? Pernahkah kita menangis karena takut akan siksa-Nya, sebab begitu banyak dosa yang kita perbuat?

Jika belum …

Menangislah …

Menangislah karena takut pada-Nya.

Menangislah dengan ikhlas.

Menangislah karena ingin adanya perubahan.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal [8] : 2)

Ibnu Katsir mengatakan mengenai ayat ini, “Ini adalah sifat orang beriman yang sebenarnya. Yaitu ketika mengingat Allah, hatinya menjadi takut (gemetar). Sehingga dia mengerjakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.”

Abdullah bin Az Zubair mengatakan bahwa ayat ini mengisahkan tentang Raja Najasiy dan pengikutnya.

“Orang yang menangis karena takut kepada Allah Ta’ala, matanya tidak akan tersentuh api neraka.”

Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari sahabat Ibnu Abbas,

عَيْنَانِ لاَ تَمَسُّهُمَا النَّارُ عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ

“Dua mata yang tidak akan tersentuh oleh api neraka yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam (begadang) untuk berjaga-jaga (dari serangan musuh) ketika berperang di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi.

Hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalan lainnya- , sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1229)

🌏 https://rumaysho.com/8130-menangis-karena-allah.html
🌷🌷🌷

Berpeganglah pada tali Allah. Ujuangnya ada ditangan Allah dan ujung yang satunya lagi ditanganmu. Selama engkau tidak melepaskan pegamganmu, kamu akan selamat. Selalu berpegang pada Qur’an & Sunnah.
🌷🌷🌷

GUNAKAN CERMIN BUKAN TEROPONG

Sahabat-ku, mari kita

Belajar memperbaiki dan mengkritik diri sendiri

Karena memperbaiki dan mengkritik orang lain itu

Tidak perlu belajar,

Gunakan cermin

untuk melihat kekurangan diri

Jerawat kecil di wajah kita sangat diperhatikan

Jangan gunakan teropong

Untuk melihat kesalahan kecil orang lain,

Perhatikan perkataan Abu Hurairah,

يبصر أحدكم القذاة في أعين أخيه، وينسى الجذل- أو الجذع – في عين نفسه

“Salah seorang dari kalian dapat melihat kotoran kecil di mata saudaranya tetapi dia lupa akan kayu besar yang ada di matanya.” (Adabul Mufrad no. 592, shahih)

Jika semua orang salah di mata 

Berarti ada yang perlu diperbaiki pada hati

Karena sifat ini membuatnya 

Tidak akan punya teman dan

Tidak akan merasakan nikmatnya persahabatan

Al-Fudhail bin ‘Iyadh berkata,

ﻣﻦ ﻃﻠﺐ ﺃﺧﺎ ﺑﻼ ﻋﻴﺐ، ﺻﺎﺭ ﺑﻼ ﺃﺥ

“Barangsiapa mencari teman yang tidak memiliki aib, sungguh ia akan hidup sendiri tanpa teman.” (Sya’bul Iman no. 7887)

Seseorang tidak boleh sudah merasa baik

Karena kalau sudah merasa baik

Sulit untuk diperbaiki dan memperbaiki,

Inilah hakikat dari tawaadhu’

Selalu merasa diri belum baik

Dan merasa orang lain lebih baik dari dirinya

Abdullah Al Muzani berkata,

“Jika iblis memberikan was-was kepadamu bahwa engkau lebih mulia dari muslim lainnya, maka perhatikanlah.

Jika ada orang lain yang lebih tua darimu, maka seharusnya engkau katakan, “Orang tersebut telah lebih dahulu beriman dan beramal sholih dariku, maka ia lebih baik dariku.”

Jika ada orang lainnya yang lebih muda darimu, maka seharusnya engkau katakan,

“Aku telah lebih dulu bermaksiat dan berlumuran dosa serta lebih pantas mendapatkan siksa dibanding dirinya, maka ia sebenarnya lebih baik dariku.”

Demikianlah sikap yang seharusnya engkau perhatikan ketika engkau melihat yang lebih tua atau yang lebih muda darimu.” [Hilyatul Awliya’ 2/226]
☺☺
Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, diceritakan tentang seorang lelaki dari penduduk kampung (Arab Badui) yang berkata, . أَخَذَ بِيَدِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَجَعَلَ يُعَلِّمُنِي مِمَّا عَلَّمَهُ اللهُ وَقَالَ: ” إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللهِ إِلَّا أَعْطَاكَ اللهُ خَيْرًا مِنْهُ “ . “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tanganku. Beliau pun mulai mengajarkan aku dari ilmu yang Allah Ta’ala wahyukan kepada beliau. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkataSesungguhnya tidaklah Engkau meninggalkan sesuatu karena ketakwaan kepada Allah Ta’ala, kecuali Allah pasti akan memberikan sesuatu (sebagai pengganti) yang lebih baik darinya.” (HR. Ahmad no. 20739. Dinilai shahih oleh Syaikh Syu’aib Al-Arnauth.) . Sumber : https://muslim.or.id/29179-meninggalkan-sesuatu-karena-allah-taala.html #Salam_Televisi.
🌷🌷🌷

>Kebenaran yang Nyata selalu Fakta; 

Orang Tua, Tidak Takut MISKIN memberikan Rizkinya kpd Anak hingga Mereka Besar dan Berguna. 😊

Tapi Kenapa ?

Anak Kerap Takut Kekurangan di saat Menanggung OrangTua nya Kelak Mereka Sudah Uzur.😢

Jangan Musuhi Orang’Tua,.

Kelak siapapun Bakal Menjdi Orang Tua,

Bayangkan Kalau Kita D posisi itu !!! 😰.
Surga semakin dekat ketika orang tua semakin tua dan kita harus merawat mereka .
🌷🌷🌷

Ingatlah Allah di Waktu Senang dan Lapang

Saudaraku,

Jika anda punya saudara atau kawan

Ia hanya datang pada anda 

Di saat susah saja atau sedang butuh bantuan saja

Yang selama ini hilang dari peredaran ukhuwah

Bagaimana perasaan anda?

Hendaknya jangan jadikan mengingat Allah

Pilihan terakhir ketika gembira

Namun tiba-tiba 

Menjadi pilihan utama ketika bersedih dan susah

Ingatlah Allah waktu senang dan lapang

Allah akan mengingatmu di waktu susah,

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ

“Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengenalimu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi)

Allah menolong Nabi Yunus dalam berbagai kesusahan. Di tengah ganasnya lautan. Dalam perut ikan. Karena beliau sering mengingat Allah di waktu lapang 

Allah berfirman,

ﻓﻠﻮ ﻻ ﺃﻧﻪ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺴﺒﺤﻴﻦ، ﻟﻠﺒﺚ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﻳﺒﻌﺜﻮﻥ

“Maka kalau sekiranya dia (sebelumnya) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit (kiamat).” (QS. Ash Shaaffaat: 144).

Hendaklah, di waktu senang dan lapang:

Shalat malam meminta dan mencari ridha Allah,

Banyak bersedekah walaupun sedikit, Membaca Al-Quran, Menunaikan hak Allah pada zakat, Beristigfar dan dzikir. Amalan yang mudah

Akan tetapi Allah maha Pengasih lagi Penyanyang

Kapan-pun dan apapun kondisinya, kamu kembali kepada Allah, Allah terima taubat dan ampuni  semua dosa.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu ia berkata,

ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲِ ﺑﻦِ ﻣَﺎﻟِﻚٍ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮْﻝُ : )) ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ ﻭَ ﺗَﻌَﺎﻟَـﻰ : ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ، ﺇﻧَّﻚَ ﻣَﺎ ﺩَﻋَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻭَﺭَﺟَﻮْﺗَﻨِﻲْ ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻴْﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻟَﻮْ ﺑَﻠَﻐَﺖْ ﺫُﻧُﻮﺑُﻚَ ﻋَﻨَﺎﻥَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ، ﺛُﻢَّ ﺍﺳْﺘَﻐﻔَﺮْﺗَﻨِﻲْ ، ﻏَﻔَﺮْﺕُ ﻟَﻚَ ﻭَﻟَﺎ ﺃُﺑَﺎﻟِﻲْ ، ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻮْ ﺃَﺗَﻴْﺘَﻨِﻲْ ﺑِﻘُﺮَﺍﺏِ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎ ، ﺛُﻢَّ ﻟَﻘِﻴﺘَﻨﻲْ ﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﻲْ ﺷَﻴْﺌًﺎ ، ﻟَﺄَﺗَﻴْﺘُﻚَ ﺑِﻘُﺮَﺍﺑﻬَﺎ ﻣَﻐْﻔِﺮَﺓً

“Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allah Azza wa Jalla berfirman,

‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selama engkau berdo’a dan berharap hanya kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni dosa-dosa yang telah engkau lakukan dan Aku TIDAK PEDULI.

Wahai anak Adam ! Seandainya dosa-dosamu setinggi langit, kemudian engkau minta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu dan Aku TIDAK PEDULI.

Wahai anak Adam ! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa dosa-dosa yang hampir memenuhi bumi kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan memberikan ampunan sepenuh bumi.”

[HR. at-Tirmidzi, dan beliau berkata: Hadits ini hasan shahih].

Saudaraku,

Ingatlah Allah di saat senang dan lapang

Jangan tunggu taubat di waktu susah saja

Karena kematian bisa datang tiba-tiba.
🌷🌷🌷

Ayat tentang Dosa Syirk

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. An Nisa’: 48).
🌷🌷🌷

Dalam Masalah Wudhu*

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْلَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); …” (QS. Al Ma-idah: 6)
🌷🌷🌷

خُذُوا عَنِّى مَنَاسِكَكُمْ فَإِنِّى لاَ أَدْرِى لَعَلِّى أَنْ لاَ أَحُجَّ بَعْدَ حَجَّتِى هَذِهِ

“Ambillah dariku manasik-manasik kalian, karena sesungguhnya aku tidak mengetahui, mungkin saja aku tidak berhaji setelah hajiku ini”.(HR. Muslim).

18. Seorang yang sholat cepat (tidak tumaninah) tidak sesuai dengan Ajaran Nabi ﷺ, dan Sholatnya tidak Sah

_“Suatu ketika ada seseorang yang masuk masjid kemudian shalat dua rakaat. Seusai shalat, orang ini menghampiri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang saat itu berada di masjid. Ternyata Nabi menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya. Setelah diulangi, orang ini balik lagi, dan disuruh mengulangi shalatnya lagi. Ini berlangsung sampai 3 kali. kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepadanya cara shalat yang benar. Ternyata masalah utama yang menyebabkan shalatnya dinilai batal adalah kareka dia tidak tumakninah. Dia bergerak rukuk dan sujud terlalu cepat.” (HR. Bukhari, Muslim, Ibn Majah dan yang lainnya)_
🌷🌷🌷

 *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM MUAMALAH DAN BER AKHLAQ*

1) Berakhlaq dengan kaum muslin

2) Berakhlaq dengan selain Muslim

Kedua jenis muamalah ini diatur dalam Agama Islam (dan di bedakan)

20. Ahlussunnah bersikap bahwa muslim memiliki hak khusus, dan Orang Kafir juga memiliki haq yang berbeda

21. Hak seorang Muslim :

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيْتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ وَإِذاَ مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذاَ مَاتَ فَاتْـبَعْهُ

“Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam:

1. Jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,

2. Jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya,

3. Jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat,

4. Jika ia bersin dan mengucapkan ‘Alhamdulillah’ maka do‘akanlah ia dengan ‘Yarhamukallah’,

5.Jika ia sakit maka jenguklah

6. Dan jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)

22. Hak Orang Kafir

Wajib membenci orang kafir tetapi TIDAK BOLEH MENDHOLIMI MEREKA

Rasulullah ﷺ mengajari cara menjawab salam dari orang kafir

إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ

“Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR. Bukhari no. 6258 dan Muslim no. 2163)

23. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH KETIKA TERJADI PERSELISIHAN*

Perselisihan adalah salah satu sunnatullah yang terjadi dari dulu hingga sekarang

24. Sikap yang benar ketika menghadapi Perbedaan ada 2 :

1) Berusaha mencari Kebenaran dan berpegang dengan kebenaran tersebut

2) Mensikapi orang yang berselisih dengan kita adalah dengan cara menjelaskan dengan kelembutan

Dan Tetaplah menjaga hubungan baik dengan orang yang berselisih dengan kita, dengan tidak mudah memberikan label ahlul bidah/orang fasik dan hal hal lain yang bisa menyakiti hati mereka

25. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM BERDAKWAH DI JALAN ALLAH*

Tujuan dari Dakwah ada 3 :

1) Menegakkan Hujjah (menjelaskan dalil) pada umat manusia, sehingga faham terhadap Agama

2) Mengharapkan manusia mendapatkan Hidayah

رُّسُلًا مُّبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

“(Mereka kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberiperingatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnyaperingatan agar tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (an-Nisa’: 165)

3) Melepaskan tanggung jawab di hadapan Allah

26. Saran dalam dakwah adalah mengikuti jalan yang Allah tunjukan yaitu dengan hikmah, mendebat dengan cara yang baik

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabbmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. [An-Nahl/16:125]

وَلَا تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلَّا الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ

“Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zhalim di antara mereka.” [al-Ankabût/29:46]

27. Bersabarlah ketika berdakwah dijalan Allah seperti sabarnya para ulul azmi

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ وَلا تَسْتَعْجِلْ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ بَلاغٌ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلا الْقَوْمُ الْفَاسِقُونَ

Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik. (Qs. Al Ahqaaf [46] : 35)

28. *ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH DALAM AMAR MARUF NAHI MUNKAR*

Yaitu ketika memenuhi 2 Hal :

_1) Mengilmui mana yang maruf dan mana yang munkar_

MARUF : Adalah yang di jelaskan dalam Syariat bahwa itu *BAIK*

MUNKAR : Adalah yang di jelaskan dalam Syariat bahwa itu *SALAH/KEBURUKAN*

_2) Melakukannya dengan cara yang Benar_

Dijelaskan dalam hadits Nabi ﷺ :

عَنْ أَبِيْ سَعِيْدٍ الْـخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ؛ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : «مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ ، فَإِنَ لَـمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْـمَـانِ».

Dari Abu Sa’îd al-Khudri Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya (kekuasaannya); jika ia tidak mampu, maka dengan lidahnya (menasihatinya); dan jika ia tidak mampu juga, maka dengan hatinya (merasa tidak senang dan tidak setuju), dan demikian itu adalah selemah-lemah iman.’”

29. Melihat kemungkaran bisa dengan Mata bisa juga dengan ilmu (mengetahui dengan informasi)

30. Yang boleh merubah kemungkaran dengan “tangannya” adalah :

1) Pemerintah

2) Ayah dirumahnya

31. Tidak mampu adalah dari pandangan Syariat, yakni ketika dia menginkari dengan tangannya justru akan menimbulkan kemunkaran yang lebih Berat

Maka ingkari dengan Lisan : yaitu dengan Nashihat

Kadang Nabi ﷺ mengingkari dengan Berpaling muka, senyum, nashihat

31. Nabi ﷺ memerintahkan untuk “MERUBAH” bukan memusnahkan, sehingga jangan sampai kita ekstrim dengan kemungkaran dan juga jangam sampai kita “Tidak Peduli” dari kemungkaran

📝 Di Ringkas Oleh Abu Shafiyyah
🌷🌷🌷
I’ll be right back.
🌷🌷🌷

*Rindu Itu Datang*

Kau ilhamkan sifat baik dan buruk pada kami. 

Kau perhatikan setiap waktu dimanapun dan kapanpun kami berada. 

Kau yang lebih mengetahui daripada semua makhluk ciptaan-Mu.

Kuagungkan Kau diatas segala-galanya Yaa Rabbi.

Namun, entah mengapa, sekarang tiba-tiba merindunya. Untuk dia (yang ku tak tahu siapa) yang tak kunjung datang, yang tertulis di lauhul mahfudz-Nya.

Berharap ia kan menjadi…

Sahabat dalam taqwa.

Sahabat dalam duka dan lapang.

Sahabat dunia dan akhirat.

Hati berdesir. Sang Maha Raja di raja membuka pintu arsy-Nya. Tetes air dimata perlahan mengalir. “Jika tak berjodoh, ada saja cara memisahkannya. Jika berjodoh, ada saja cara mempersatukannya.”
🌷🌷🌷

Jodoh*

Pabila saya mencintaimu, namun bukanlah engkau takdirku, bolehkah ku menangis. Bukan menangis karna tak merelakan. Menangis karna mencoba tuk kuat. Tanah ini lapang, bumi ini luas, udara ini terbebas. Selama semua itu masih ada, saya kuat melepasmu dengan dia. Kerana saya tahu… Jodoh. Takkan berkhianat pada takdir.

Bila semesta tak berpihak, saya tak masalah. Namun bila kasih Allah murka, bukankah kita semua dalam masalah?

Biarpun saya kehilangan dia, asalkan saya tak kehilangan ridho-Nya. 
🌷🌷🌷

Allaah itu sangat sayang padamu! Hanya terkadang, kau yang bersikap acuh pada-Nya.

Lantas, jika Ia sudah menjauhimu karna perbuatan acuhmu… Siapa yang mau kau salahkan? 🙂

Kembalilah pada-Nya. Sebelum semua terlambat.

See You Next, Dear 🙂
🌷🌷🌷

Ya Allaah sanggupkah ku menjalani semua ini?”

Pasti kau sanggup! Karna tak ada ujian yang melebihi batas kemampuan hamba-Nya.

“Ya Allaah ya Kariim. Dosa hamba telah berjibun banyaknya. Masihkah Engkau mengampuniku?”

Duhai saudara seimanku. Allah lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Saya tahu, sangat tahu. Bahwa takdir setiap orang BERBEDA.

Tapi, terus sajalah berusaha melakukan amal ma’ruf nahi munkar. Karna apapun yang dilakukan, sebosan apapun suasana hati, makian apapun yang didapat, sekecewa apapun hati meradang.

Sang Maha Rahman tetap mengawasimu. Cukuplah itu sebagai obat.
🌷🌷🌷

Cinta dalam sunnah

Sunnah itu indah. Hal yang disukai Nabi adalah sunnah dan mendapat pahala. Salah satunya mengenai tentang cinta. Dalam hal ini menjurus pada pernikahan yang sah menurut agama dan negara. Sudah barang tentu, semua orang mendamba akhir yang bahagia. Namun, perlu diingat juga. Kebahagiaan serasa hambar jika tak ada tangisan sedih.

*Si dia yang kau cinta tak berbalas? 

*Si dia yang kau cinta diam-diam? 

*Si dia yang kau cari dalam istikhoroh? 

*Si dia yang tak kunjung melamar beserta rombongan keluarganya? 

*Si dia yang membuatmu senyum-senyum sendiri? Atau berbagai si dia yang lainnya.

What the reason?

Pertanyaan itu berulang kali muncul. Udah tau peribahasa tentang jodoh kan? Ya, jodoh takkan lari kemana kok. Masih ada banyak sebanyaknya hal positif jika kita ingin menggali. Dan tanpa harus sibuk menangis tersedu untuk dia yang bahkan mungkin belum tentu jodoh kita.

Sedih. Boleh. Tapi, jangan berlebihan. 

Menyesal. Boleh. Tapi, jangan berlarut-larut.

Pernah baca suatu syair macam ini : “Semenjak alam semesta diciptakan, semua telah tertakdir. Ini bukanlah suatu kebetulan.”

Intinya, siapapun orang yang pernah hadir dalam hidup kita bukanlah kebetulan. Tapi ia memang sudah tertakdir sebagai warna warni dalam lembar hidup kita. Entah ia akan singgah lama atau sementara.

Cintai ia dalam sunnahnya. Tetap dalam aturan agama. Bukan jadi pelanggar, tapi yang berpahala.

Sampai disini dulu ya 🙂

Salam.
🌷🌷🌷

~SHALAT YANG AKAN DIHISAB PERTAMA KALINYA~~

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]

**Faedah dari Hadits**

Perkara yang pertama kali akan dihisab pada hamba dari perkara ibadah pada hari kiamat adalah shalat.

Siapa yang mendirikan shalat, maka bagus amalnya. Siapa yang tidak bagus shalatnya, maka amalnya pasti rusak.

Allah sangat penyayang pada hamba di mana Allah menyempurnakan amalan wajib yang ia lakukan dengan amalan sunnah sebagai penutup kekurangannya.

Umumnya amalan wajib akan disempurnakan dengan amalan sunnah sampai bertambahlah kebaikan hingga mengalahkan kejelekan sampai masuk surga dengan rahmat Allah.’

Hendaklah setiap orang bisa memperbanyak dan menjaga amalan sunnah, bukan hanya mementingkan yang wajib saja.
🌷🌷🌷

Sesungguhnya ujung al-Qur’an ada di tangan Allah, dan ujung yang lainnya ada di tangan kita, jika kita berpegang teguh dengan tali yang kokoh ini, kita tidak akan tersesat, dan binasa. Apakah seorang mukmin tidak butuh diajak bicara oleh Allah SWT berkali-kali dalam sehari? Maka barangsiapa ingin berbicara dengan Allah, dirikanlah shalay, dan barang siapa ingin diajak bicara oleh Allah, maka bacalah al-Qur’an.

Itulah rahmat Allah yang meliputi segala sesuatu, maka mintalah pertolongan kepada Allah, janganlah bermalas-malasan. Jika kira tergelincir dalam kemaksiatan maka kembalilah, jika tergelincir lagi, kembalilah, begitu seterusnya. Dan ketahuilah bahwa Allah SWT Tidak akan bosan menerima taubat kita hingga kita sendiri yang bosan bertaubat kepada-Nya SWT.
🌷🌷🌷

Carilah Ridho Allah, Bukan Ridha Manusia 
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita, kita juga tidak bisa membuat semua orang untuk menerima kita.

Karena sebaik apapun kita, pasti akan selalu ada yang tidak suka. Karena sekeras apapun usaha kita, pasti akan selalu ada pihak yang tidak menerima keberadaan kita.

Kita berbagi kebaikan dibilangnya pamer. Kita berbuat kebajikan dibilangnya pencitraan.

Sungguh, tidak akan ada habisnya waktu kita jika tujuan kita adalah penilaian manusia. Berbeda jika tujuan kita adalah keridhaan Allah.

Allah akan menerima sekecil apapun kebaikan kita, tidak peduli sebanyak apapun keburukan kita.

Karena dalam pandangan Allah subhanahu wa ta’ala satu kebaikan bisa menutupi seribu keburukan, tapi jika dalam manusia satu keburukan bisa menutupi seribu kebaikan.

Daripada sibuk dengan penilaian manusia, lebih baik sibukkan diri merubah penilaian kita dihadapanNya.

Yesterday at 18:10 · Public · in Photos from Rima Angelina’s post i 
🌷🌷🌷

I don’t want to love you to please my nafs

�I want to love you to please my Creator

�That is why i choose to stay far from you

�So that my love for you will be everlasting, ever and

forever for the sake of Allah

�My love for you isn’t temporary as this dunya..

�My love is external, one that started here and will

continue to jannah…

�Be my companion in this journey of life…

�Take my hand, let us walk the path of islam, the path

of Allah…

�Let our be so pure & only for the sake of our

Creator…

�Allow our heart to forever beat in harmony together,

Let us live and be servants of Allah.
🌷🌷🌷

Catatan Hati Muslimah

Yakinku cuma satu…

Sekelam apapun masalaluku dulu

Jika hari ini masih diberikan hidup

Maka Allah masih memberi kesempatan yang Utuh

Untuk belajar terus memperbaiki diri

Dari masa-masa Jahiliyah ku yang dulu

Untuk merangkai kehidupan yang baru

Dan memperbanyak bekal untuk kehidupan setelahnya

Yaitu AKHIRAT MENUJU JANNAH TerindahNya

#HIJRAH

#semangatmenolakmenyerah
❤❤❤❤❤

Catatan Hati Muslimah

Lebih baik di pandang salah padahal kenyataannya benar, Daripada merasa paling benar padahal kenyataannya salah.
❤❤❤❤

Langit selalu cantik dengan bintangnya

Dan Muslimah selalu cantik dengan hijabnya…
❤❤❤❤

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus : 57)
❤❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Assalamu’alaikum

Yang mau berbuat dosa ingat ini yah :

1. Allah selalu melihat

2. Ajal terus mendekat

3. Malaikat selalu mencatat

Jadi….pikir-pikir lagi yah yang mau berbuat dosa 🙂
❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Semakin Tinggi Ilmu Seorang Wanita, Maka Semakin Sederhana Pula Penampilannya 

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Mahal Pakaiannya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Menyederhanakan Pakaiannya Dengan Ilmunya.

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Lebar Hijabnya, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bijak Ia Dalam Berhijab.

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Banyak Hiasan Yang Ia Pakai, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Bisa Ia Memakai Ilmunyanya Untuk Hiasan Diri 

● Wanita Berilmu Tidak Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Memoles Wajah, Tetapi Dilihat Dari Seberapa Pintar Ia Menyembunyikan Wajahnya Dengan Ilmunya.

*🌺🍃W A N I T A🍃🌺* ✍

✍Kau adalah bunga..

Yang mengundang banyak kumbang jika tak kau tutupi.

Kau adalah cermin..

Yang akan tergores jika membiarkan jarum-jarum menyentuhmu.

Kau adalah permata..

Yang akan hilang jika dipamerkan dikeramaian

Kau adalah kapas..

Yang akan kotor jika dijalan berdebu

🌺🍃Wahai wanita..

Kau indah.. sebab itu Allah memerintahkanmu untuk menutup auratmu..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau bening.. sebab itu Allah memerintahkanmu untuk tak

bersentuhan dengan bukan mahrommu..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau berharga.. sebab itu Allah melarangmu untuk memamerkan dirimu dikeramaian..

🌺🍃Wahai wanita..

Kau bersih.. sebab itu Allah melarangmu dari segala perbuatan dan perkataan yang tidak pantas

Untuk semua wanita yang masih menghargai dirinya..

Panjangkan hijabmu..

Tutupi auratmu..

Bersihkan media sosialmu..

Baguskan perangaimu..

Jaga perkataanmu..

Batasi pergaulan mu

Kau adalah bidadari surga yg masih hidup di dunia.

#beranihijrah #AkhwatBerhijrah #Hamasah #Ayohijrah
❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Hadapi CELAAN dengan SENYUMAN .

Jika ada orang bicara mengenai kita di belakang.

Itu adalah tanda bahwa kita sudah ada di depan.

Saat orang berbicara merendahkan kita.

Itulah tanda bahwa kita sudah berada ditempat yang lebih tinggi.

Saat orang bicara dengan nada iri mengenai kita.

Itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka.

Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka.

Itu adalah tanda bahwa hidup kita sebenarnya jauh lebih indah dari mereka.

INGATLAH :

“Payung tidak dapat menghentikan Hujan,

tapi dapat membuat kita berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan.

Jangan menoleh, tetap pada tujuan. Ucapan orang tidak ada hentinya.

Cukup Allah sebagai penilai dalam segala urusan.

Mencari ridha Alloh lebih mudah digapai, daripada ridha manusia.

Selamat berjuang dan sukses dalam semua urusan.

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
❤❤❤❤

Bagi ukhty yg sedang bingung untuk menentukan seorang imam pilihlah calon imam yg baik agamanya !

Terdidknya seorng istri tergantung tingkat keslehan seorng suami, mencri yg saleh itu penting karna suami yg saleh akan membimbing istrinya menju surga

Laki2 adalah madrasah pertama bagi seorang wanita ketika ia mendi istrinya, wanita adalah makmum, sehingga baik atau buruknya ditentukan oleh imamnya.

#AkhwatBerhijrah
 ❤❤

Assalamualaikum …

Betah dirumah itu bukan gak gaul, bukan gak punya teman, bukan kurang pergaulan apalagi ketinggalan jaman, tapi betah dirumah itu SUNNAH 🙂 

Jikapun keluar rumah hendaklah berhias seadanya, jangan berpenampilan berlebihan ! 

“Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan jangnlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah yang dahulu(Al-Ahzab:33)”
❤❤❤

Ketika aib nampak dari kami, tolong jangan hina hijab kami….
❤❤❤

JIKA ENGKAU PUNYA TEMAN YANG SELALU MEMBANTUMU DALAM RANGKA KETAATAN KEPADA ALLAH, MAKA PEGANGLAH ERAT-ERAT DIA, JANGAN PERNAH KAU MELEPASKANNYA. KARENA MENCARI TEMAN BAIK ITU SUSAH, TETAPI MELEPASKANNYA MUDAH SEKALI”.
“APABILA PENGHUNI SYURGA TELAH MASUK KE DALAM SYURGA LALU MEREKA TIDAK MENEMUKAN SAHABAT-SAHABAT MEREKA YANG SELALU BERSAMA MEREKA DAHULU DI DUNIA. MAKA MEREKA PUN BERTANYA KEPADA ALLAH SWT, ‘YA RABB KAMI TIDAK MELIHAT SAHABAT-SAHABAT KAMI YANG SEWAKTU DI DUNIA SHOLAT BERSAMA KAMI, PUASA BERSAMA KAMI DAN BERJUANG BERSAMA KAMI’, MAKA ALLAH BERFIRMAN ‘PERGILAH KE NERAKA, LALU KELUARKAN SAHABAT-SAHABATMU YANG DI HATINYA ADA IMAN WALAUPUN HANYA SEBESAR ZARRAH’ (HR. IBNUL MUBARAK DALAM KITAB AZ-ZUHD).

#duniajilbab #wanitasaleha #beraniberhijrah #sahabattaat #sahabatmuslimah#Hijab #Jilbab #Khimar #KaumHawa #hijrahku #backtojannah #MuslimahIndonesia
❤❤❤

Pernah denger kata kata ini??👇👇👇

“Berhijab kok gitu sifatnya”

” Yang pintar agama aja ngga berani pake cadar, kamu ngapain pake cadar? ”

“Ngga modis deh kamu sekarang” 

Ngga perlu sedih! 

Ngga perlu minder! 

Ngga perlu bingung!

Kalau kamu hijrah karena Allah, pasti hati kamu yakin, hati kamu kuat hadepin semua.

Yang penting Allah ridho sama apa yg kamu lakuin.

Berhijab perintahnya siapa? Allah kan? Allah yg suruh. Ada di Al-qur’an.

Nabi Muhammad saw. juga udah jelasin di hadist tentang berhijab itu gimana. 

Jadii yaudah, yang penting apa kata Allah 

Yang penting Allah ridho sama kita… 

#jangantakuthijrah #beranihijrah #ayohijrah #Indonesiahijrah #akhwatberhijrah #bismillah #hijrahistiqomah
❤❤❤

=>Hijrah

Pacaran sehat? 

Pacaran islami? 

Pacaran apalah… 

Pacaran itu.. 

Pegang pegangan tangan 

Pegang pegangan pipi

Dan, kalo nafsunya tinggi? Haduhh…

Pacaran itu wajib!! 

Wajib untuk ditinggalkan 

Pacaran itu wajib!! 

Wajib ketika sudah menjadi makhram

Kalian para cewe, kalian punya harga diri yang tinggi melebihi laki laki!! Bukan berarti laki laki itu rendah. Kalau bukan yang menjaga harga diri kalian sendiri itu? Siapa lagi.. 

Tetangga?? Kakak kelas?? Pacar?? Bisakah??? Tidakk! Tidak bisa!! Hanya kaulah yang bisa menjaga harga diri kalian sendiri!!!

Sekali harga diri kalian tersenggol, nama kalian akan jatuh…dan pasti akan MALU!!! Itu bener!!

Jadii, jagalah harga diri kalian😊

Hanya mengingatkan, semoga bermanfaat, maaf jika kata kata saya tidak mengenakan hati… Tetapi ini hanyalah sekedar mengingatkan😊😊

#silahkansharejikabaik #hijrahyok #yokhijrah #hijrahsantun #akhwatberhijrah #IndonesiaTanpaPacaran
❤❤❤

Akhwat Berhijrah

“Pakai hijab kelakuannya kok gitu, sih. Mending lepas aja tuh hijab!”

Hmm…. benarkah pernyataan itu? 

🍁Hijab atau jilbab adalah salah satu penutup aurat muslimah.

Seringkali orang mempersalahkan antara hijab dengan akhlak seseorang yang kurang baik. Meskipun hijab dan akhlak saling berkaitan, namun keduanya adalah hal yang berbeda. Berhijab merupakan perintah Allah SWT.untuk wanita muslim yang sudah baligh tanpa memandang baik atau buruk akhlaknya. Sedangkan akhlak adalah perilaku yang bergantung pada diri masing masing. Bila ada wanita berhijab yang melakukan keburukan atau dosa, hal itu bukan karena hijabnya tapi karena akhlaknya. 🌷Allah swt. berfirman:

“Katakanlah kepada wanita beriman:

‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang(biasa) nampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dada(dan leher) mereka'”

(QS. An-Nuur:31)

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri istri mu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukmin,

‘Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’

Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

(QS. Al-Ahzaab:59)

Bagi muslimah, mengenakan hijab(menutup aurat) merupakan kewajiban, tidak ada lagi tawar menawar dalam hal ini.

Berhijab belum tentu bisa dijadikan tolak ukur perilaku seseorang, namun setidaknya dengan berhijab berarti sudah menjalankan perintah Allah swt.

Jadi, jika anda wanita berhijab yang akhlaknya buruk, jangan salahkan hijabnya, tapi tegur dan nasihatilah pribadinya. 

#akhwatberhijrah #beranihijrah #tentangwaktu #bismillah
❤❤❤❤

Akhwat Berhijrah

Kenapa akhwat bercadar sering mendapat penolakan?

Banyak sekali penolakan yang terjadi sana sini. Baik dari lingkungan awam yang tak tau makna cadar (kami maklumi) sampai pada lingkungan yang sebenarnya sangat paham makna cadar.

Contohnya, seperti kasus terbaru yang terjadi di beberapa kampus Indonesia yang melarang mahasiswi/dosennya memakai cadar. Kampus yang bernotabene Islam pun juga terdengar menerapkan peraturan baru ini. Bahkan ada beberapa mahasiswi dikeluarkan dan dosen di pecat karena masih mengenakannya. Entah ini benar terjadi atau tidak, pembahasan ini sudah menjadi rahasia publik.

Kenapa sih?

Mengganggukah mereka dimata kalian? 

Tidakkah kalian tau bahwa cadar dan proses belajar adalah hal yang berbeda? 

Kenapa ditolak dan diasingkan? 

Hingga karier mereka dipersulit?

Bagaimana dengan mereka yang mengumbar aurat, pakaian ketat, pamer dada paha, lenggak lenggok bebas, hak mereka membuka aurat tak pernah terusik, dan tak ada complain bukan?

Tapi melihat yang tertutup dan jauh dari shahwat, pikiranmu menjadi keras buruk. 

Anggap mereka aneh, bahkan menjudge mereka.

Keras dan berislamkan radikal? 

Kenapa hak akhwat bercadar selalu terusik? 

Kenapa hak mereka tak sama dengan mereka yang bebas mengumbar aurat mereka?

Ini berbicara tentang HAK, bukan tentang AGAMA.

Tak bicara agamapun, sudah abaikan hak.

Jadi, jangan larang mereka, jik yang umbar aurat saja tak kalian kecam!!

Kau tau, tapi pura pura tak tau

Dan menjadikan “ketakutan akan islam radikal teroris” sebagai alasan kau menolak mereka.

Sekarang,

Siapa yang sebenarnya intoleran?

Jika kalian bilang cinta toleransi beragama, harusnya kalian hargai bercadar, bukan dilarang seenaknya.

Saya memang bukan niqabis, tapi saya punya banyak teman niqabis, mendengar curahan mereka, langsung atau via hp, sedih dengernya, mereka dihujat, rela dipecat dari kantor, dan di DO dari kampus mereka, mereka bukan pengikut aliran sesat tapi mereka terpaksa menerima tuduhan itu hingga harus melepas cadar mereka. Sakit hati saya karena gak bisa bantu apa apa😢

Semoga segera ada jalan keluarnya. Setiap hal pasti ada pro-contra. Ambil hikmahnya, untuk akhwat niqabis, sabar, spirit, dan jangan pernah merasa asing ya cantik. 

#ayohijrah #tentangwaktu #beranihijrah #wanitaberhijrah #bismillah #lillahi #hamasah #jannah
❤❤❤

Karena hujan mengajarkan apa itu keikhlasan

sekalipun harus sakit karena jatuh, namun dengannya tanah tak lagi tandus

@menaridalamhujan | #menaridalamhujan
🌷

jika kau tak pernah alpa untuk menyebut namanya dalam doamu,

pastikan juga untuk tak pernah lupa mendoakan mereka dalam setiap tengadah tanganmu,

terlebih ketika hujan, waktu terbaik untuk berdoa yg sudah Allah berikan.
🌷

Sakit ? iya pasti

aku hanya manusia biasa yg pernah bermimpi menghabiskan sisa umur bersamamu

bukan tidak menerima takdir, hanya saja aku memberi waktu kepada hatiku sendiri untuk bangkit, yg ternyata sudah sedalam ini mengharapkan.
🌷

Allah itu Baik Banget

Selain karena aku terlahir muslim,

Aku ditakdirkan terlahir di Indonesia

yg hanya mempunyai dua musim

Musim kemarau dan musim berdo’a.
🌷

Dan seburuk”nya wanita adalah yang mencintai suami orang lain …

Apabila kau merusak kebahagiaan rumah tangga orang lain . .. Maka doa keburukan dari pada pasangan itu akan melaknat hidupmu sepanjang nafasmu bertahan …karma itu ada .. 

Jangan menjadi duri dalam kebahagiaan orang lain apalagi hanya karena harta….harta itu hanya semata bukan selamanya …..

🌷Menyatukan dua fikiran dalam satu ikatan itu tak semudah memadukan warna lipstik dan baju .. bisa jadi tidak sesuai bisa jadi tidak klop dengan apa yang kita mau ..namun dengan rasa cinta dan kasih sayang dua hal yang berbeda pun dapat menjadi satu hal yang indah dan cantik .. bwgitupun dalam rumah tangga.
🌷

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… 

Selamat malam semuanya apa kabar ukhty / akhi. Mudah mudahan semuanya sehat walafiat inshaa Allah. Aamiin.

Disini ana ingin menyampaikan suatu perkara yang mungkin sedikit umum dan banyak kita lakukan selama ini. Mungkin banyak di antara kita yang kalau lagi sedih, nangis, pasti pergi ke kamar, cari teman curhat, curhat di sosmed, banyak lagi. Namun tahukah kalian semua, kalau kalian melakukan itu memang mungkin merasa sedikit lega bahkan ada yang dapat saran juga. Tapi sebaiknya antum dan anti semua buang sedikit perilaku itu, karena jalan yang sebaiknya kita lakukan ketika kita mendapat masalah adalah dengan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bahkan Allah akan mempermudah semua urusan kita di dunia.

Sedikit saja setidaknya antum dan anti semua bersujud kepada Allah di saat semua orang tidur ditengah malam, kita tahajud dan curhat apa aja yang kita inginkan, bahkan Allah tidak akan segan langsung mengabulkannya jika kita melakukannya dengan ikhlas dan khusu’.

Jadi jangan pernah ulang lagi yaa

Sekian dari ana mohon maaf bila ada kekurangan karena kekurangan itu datang dari ana dan kelebihan itu datangnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

#curhatanmuslimah.
🌷

Jika datang hanya untuk main-main, pulanglah! ini bukan taman bermain 🙂
🌷

Hidup ini memang tentang menunggu, menunggu kapan kita akan berhenti untuk ttp menunggu…dan mungkin aku akan menunggu cukup lama…
🌷

Hal yg paling ku ingat dari hujan yaitu gemuruh nya, entahlah…seakan sengaja menunjukan keberadaan nya agar ia lebih di perhatikan…^_^
🌷

Sudah sewajar nya awan datang membawa hujan, tetapi terkadang awan datang hanya untuk sekedar singgah, meneduhkan, dan akhir nya pergi berlalu…
🌷

Sebenar nya hidup ini bermakna…hanya saja terkadang kita yg lupa bagaimana untuk memaknai nya…
🌷

Apakah kmu pernah mendengar cerita tentang sekelompok pemuda yg mendaki gunung everest dahulu, mereka bukan tidak tau mereka akan gagal dan bahkan meninggal karna itu…tetapi meskipun begitu mereka tetap melanjutkan niat mereka itu dengan hanya bermodalkan nekad…dan akhir nya mereka semua di temukan meninggal terjatuh dari tebing…

Dan dulu aku seringkali menganggap apa yg mereka lakukan itu adalah hal terbodoh yg pernah aku dengar…dan aku tidak pernah bisa mengerti mengapa mereka melakukan hal sebodoh itu, tetapi setelah aku mengenal mu akhir nya sekarang aku dapat mengerti mengapa mereka melakukan hal sebodoh itu…^_^

#itukarna kamu adalah everest ku…dan kmu adalah alasan mengapa aku masih bertahan hingga saat ini…
🌷

Aku di ciptakan bukan untuk menyakiti mu, walaupun akhir nya aku tidak bisa membahagiakan mu, tetapi setidak nya sekarang aku lebih bahagia karna tau alasan nyaa…itu karna kau adalah wanita yg baik…^_^

Dan tau kah kmu, alasan kenapa daun yg jatuh tidak pernah menyalahkan angin, karna sang daun pun tau dia jatuh atas kehendak yg maha kuasa…^_^
🌷

Maaf klo aku bukan cwo yg peka, gk pernah bisa tau dan paham dengan apa yg kmu inginkan, karna walaupun aku anak (TKJ) tpi aku gk pernah suka maen koding – kodingan, dan akupun jga bukan peramal yg bisa soktau tentang isi hati kmu…maaf jika aku hanya terlahir sebagai manusia biasa, maaf karna telah mengecewakan mu… 🙂

tetapi sekarang aku lebih mengerti, begitukah wanita, selalu ingin di mengerti dan di perhatikan, tanpa ingin mengerti dan memperhatikan, karna mungkin EGO nya yg terlalu besar…tidak…bukan semua wanita…itu hanya kamu… 🙂 hahaha…
🌷

Tak apa jika kau menyalahkanku atas apa yg terjadi padamu…aku mengerti itu, walaupun semua itu terjadi tanpa sepengetahuanku… 🙂

Tetapi jika kau ingin mengetahui usaha ku untuk memperbaiki kesalahan yg bukan miliku, caranya kau cari tau sendiri… 🙂

karna aku tidak akan memberitahu mu, kau tau knapa?

Karna aku tau…kau pasti tdk akan percaya…
🌷

if stay away is your choice then appreciate it is my principle, and stay alone is my choice now, is not because you but maybe because this for my goodness…
🌷

Keberhasilan sesungguh nya itu di capai bukan dengan cara mudah…karna sesungguh nya tidak ada jalan pintas untuk mencapai keberhasilan…😊

Come on, there is no need to justify any means only to achieve victory, because the real victory is in our souls, the winners who actually have their own satisfaction, and all of that is realized by hard work and honesty!!💪✊

#thebest point is a honesty.
🌷

Sesuatu yg memang milik kita itu pasti akan datang menghampiri jika memang saat nya telah tiba…seperti hujan yg turun tak pernah terduga, ntah pada saat mendung ataupun cerah, ntah siang ataupun malam dia hanya akan turun jika memang saat nya telah tiba…
🌷

Jika kmu itu batu, aku tau kmu tak dapat bicara…tetapi batu pun berharga jika di pahat menjadi arca, dan jika kmu itu angin aku tau kau tak terkendali…tetapi angin pun dapat bicara melalui suling dan terompet kayu…

maka jangan diam kan aku sesuka mu, jangan hindari aku semau mu…jadikanlah aku pemahat mu, dan jadikanlah aku pemusik mu…^_^
🌷

Kemarin mungkin kita tidak di takdirkan untuk bersama…Tetapi ingatlah. ombak tidak pernah meninggalkan pantai, bulan tidak pernah meninggalkan bumi, bintang tidak pernah meninggalkan langit, dan awan tidak pernah meninggalkan hujan bahkan jika hujan itu yg selalu meninggalkan nya…begitupun denganku aku tidak pernah meninggalkan mu. ^_^

#ini hanya masalah waktu, karena sesungguh nya orang yg berhasil itu adalah orang yg tau kapan waktu yg tepat untuk nya mendapatkan apa yg ia cita-citakn…
🌷

Jangan lah kau terlalu mencintai manusia, cintai lah sekedar nya, cintai dia karna allah… 🙂

Dan jika ada seseorang yg melakukan kesalahan, jangan lah kau membenci nya, benci lah perlakuan nya jangan benci orang nya… 🙂

Karna bisa saja nanti orang yg paling kau cintai menjadi orang yg paling kau benci dan menjadi musuh mu, sedang kan orang yg paling kau benci menjadi orang yg paling dekat dengan mu dan menjadi orang yg paling kau cintai?! ^_^

#SESUNGGUH NYA ALLAH ITU MAHA MEMUTARBALIKAN KEADAAN!
🌷

Tolong jangan paksa aku untuk membuat mu membenci ku hanya karna aku ingin kau melupakan ku yg tak pantas untuk mu dan mencari seseorang yg lebih, lebih, dan lebih baik lagi dri ku…karna ku ingin yg terbaik untuk mu, aku ingin kau bahagia, apapun yg akan terjadi padaku nanti nya jangan pernah perdulikan lgi, ku ingin melihat mu selalu bsa tersenyum tanpa mendapat beban dri ku, di setiap waktu nya, dan bagaimana pun keadaan nya?!^_^

– sudah lah prasaan ini terlalu berat untuk kau mengerti, tak apa jka kau menyalah arti kan semua perkataan ku, memutar balik kan semua maksud ku, aku paham, aku mengerti, dan aku memaklumi semua itu, aku rela kau benci jika hanya itu lah satu” nya cara agar kau bsa bahagia…yaitu dengan membenci dan melupakan ku!
🌷

Hidup ini bukan kita yg ngatur, tapi ttp kita yg berusaha…jdi gausah khawatirin hidup loe bakalan gmna, jngan mikirin nanti gmna. usaha ajh trus buat dapetin apa yg loe ingin lalu barengin sma doa…karna usaha itu gk pernah ngekhianatin hasil dan tuhan itu maha adil?!

~renungan_DIRI
🌷

Aku mengerti…terkadang pemahaman wanita itu tidak bsa di paksa kn mengerti.^_^

dia selalu teguh pada apa yg menurut nya benar…maka dari itu jangan paksa dia mengerti, karna itu hanya akan membuat nya kecewa… :’)
🌷

Penyesalan ku mungkin takan bsa membantu…😖

Permintaan maaf ku takan bsa merubah apapun…😔

Dan aku sadar doa si pembuat dosa…hanya akan menjadi sebuah kata permohonan yg sia”,,😊

Aku mengerti jka semisal nya kmu membenci ku…jka itu akan meringan kn beban mu, benci lah aku sesuka mu, aku 

akan mempertanggung jawab kn perbuatan ku…jka ada yg pantas di salah kn dsini…aku lah orang nya!

Jka aku di beri kesempatan untuk bertukar…aku ingin sekali mengganti kn mu, merasakan perih yg kau rasakan!!
🌷

Perempuan AkhirZaman

*TIADA MANUSIA YANG TERHINDAR DARI KESALAHAN DAN DOSA*

🍂 *Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda :

*_”Setiap anak Adam pasti ada salahnya dan sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah yang banyak bertaubat.”_*

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

~>> *ISTIGHFAR adalah salah satu bentuk PENGAKUAN dosa atau kesalahan, kekurangan, ketidak sempurnaan, yang disampaikan dengan KERENDAHAN HATI kepada Yang Maha Kuasa…*

🍃 *Firman Allah Subhanahu wata’ala :

*_”Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya . Kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”_*

( QS An Nisaa : 110 )

*Dimulai dengan ISTIGHFAR, lalu menganalisa kesalahan, diikuti dengan langkah selanjutnya untuk TIDAK MENGULANGI lagi…*

~> *Itulah cara kita bertaubat, memohon ampunan-Nya.*

*Dengan selalu BERISTIGHFAR memohon ampunan-Nya, insyaAllah hati akan menjadi tenang..*

🍃 *Firman Allah Subhanahu wata’ala :

*_”Dan mohonlah ampunan kepadaTuhanmu, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sungguh Tuhanmu Maha Penyayang Maha Pengasih.”_*

(QS Huud :90 )

~ *Yang salah dibetulkan*

~ *Yang kurang sempurna disempurnakan..*

~> *ISTIGHFAR sebagai langkah awal, jalan keluar dari semua masalah…*

*Disinilah terjadi proses mencakup kerja sama yang harmonis antara otak, perasaan dan kepentingan sosial.*

🍂 *Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda :

*_”Barangsiapa yang setiap habis shalat membaca tasbih tiga puluh tiga kali, tahmid tiga puluh tiga kali, takbir tiga puluh tiga kali, yang berarti sembilan puluh sembilan kemudian dia menyempurnakannya dengan yang keseratus : Tidak ada Tuhan selain Allah subhanahu wata’ala yang tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala kerajaan, bagi-Nya segala puji dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, maka akan diampuni dosanya walaupun sedalam samudera.”_*

(HR. Ahmad dan Muslim)

*Semoga kita selalu dapat menganalisa dengan baik semua masalah dan mendapat ampunan dan petunjuk-Nya mendapatkan ketenangan hati….*

*Aamiin ya rabbal’alamiin*

🎯 *_Barakallahu fiikum._*
🌷

Cinta❤adalah bahasa yang di gunakan oleh semua orang,tetapi hanya bisa di mengerti oleh hati💞.
🌷

#Siasat Berpura-pura Bodoh Padahal Cerdik.

Orang” yg paling cerdik tidak selalu memperlihatkan betapa cerdiknya mereka. orang yg kurang cerdik yg mengira dirinya cerdik sering bertindak ceroboh, pada saat akan lebih bijaksana bila ia berpura-pura bodoh sementara menunggu kesempatan yg baik.

Ide ini tercermin dlam heksagram nomor 3 Kitab perubahan, yg artinya maju perlahan-lahan untuk mengimplikasikan bahwa setiap gerak maju sebaiknya hanya dilakukan sesudah pertimbangan yg saksama.

Berpura-pura bodoh padahal cerdik bermain di atas interaksi antara gerak & diam, kerahasiaan & keterbukaan, aksi & reaksi. Ketika KUAT, sebaiknya berpura-pura lemah, inilah metode untuk membuat musuh meremehkan anda.

Hijrahku

05 Jan 2019

Aku pun dengan sisa-sisa suaraku, mencoba memanggil-manggil namamu. 

“Oo… Muhammadku… Oo Muhammad ku. Dimana-mana sesama saudara saling cakar merebut benar sambil terus berbuat kesalahan. Qu’ran dan sabdamu hanyalah kendaraan masing-masing mereka yang berkepentingan. Aku pun meninggalkan mereka, mencarimu dalam sepi rinduku. Aku merindukanmu ooh Muhammadku. 

Duhai baginda cintaku, jikalau engkau sudi menampakan wajahmu kepadaku sekejab saja, Sungguh… betapa malunya diriku yang begitu bangga mengaku sebagai umatmu. Namun jauh akhlakku dari harapanmu. Sangat memalukan.

Pantaskah aku peroleh syafaat darimu?

Dulu. . Aku selalu abaikan semua peringatan yang kau sampaikan dari Allah. Tidak shalat adalah hal biasa bagiku. Aku membuka auratku padahal aku tahu bahwa Islam mewajibkan waita muslimah untuk berjilbab syar’i. Terbuai dengan musik walau aku sudah tahu bahwa Islam mengharamkan musik dan alat musik. Aku berbaur, berteman dekat dengan laki-laki padahal aku tahu bahwa Islam sangat membatasi dan mengatur pergaulan perempuan muslimah demi menjaga kehormatan mereka. Teman hiburan, bertamasya, ngumpul-ngumpul bareng teman adalah kesenanganku. Aku selalu membicarakan keburukan orang lain dan aku tidak menyadari bahwa itu merupakan salah satu diantara dosa-dosa besar, membicarakan masalah orang lain yang bukan urusanku. Kami selalu berbicara masalah dunia dunia dunia duniaaaaaaa terus. Aku sanggup internetan selama berjam-jam. Bahkan mulai pagi sampe pagi lagi pun aku mampu menatap layar HP. Aku selalu FB-an? WA-an, Twitter-an, Instagram dan masih banyak lagi. Tapi untuk membuka al-Qur’an satu detik aja tidak pernah. Sangat jarang kubaca isinya walau cuma 1 ayat. Aku hanya akan membukanya ketika bulan Ramadhan. Padahal Qur’an itu diturankan bukan hanya sebagai bacaan di bulan Ramadhan. Qur’an itu petunjuk hidup kita yang harus dibaca, dipahami dan diamalkan, bukan hanya membacanya sebatas tenggorokan dan tidak tahu maknanya. Apa aku berjam-jam online untuk belajar? Tidak. Aku hanya chattingan yang gak bermanfaat sama teman-teman. Aku hanya baca postingan orang yang gak bermanfaat. Mengomentari hal-hal yang tidak bermanfaat. Aku hanya memikirkan bagaimana agar aku bisa memperoleh kesenangan dunia dunia dunia saja duniaaa terus hingga kulupa akan akhirat yang kekal, abadi. Dengan berpakaian yang tidak pantas aku menari diatas panggung dengan tarian ala K-Pop yang bagiku amat keren itu. Membuat teriakan penonton menggeparkan panggung dengan tepuk tangan yang menggelegar diantara musik yang bergema. Betapa hina dan rendahnya aku kala itu. Memalukan. Namaku dibangga-banggakan penggemar tapi…. bagaimana penilaian Allah kepadaku?. Akulah muslimah yang tidak tahu diri. Memamerkan aurat yang seharusnya ditutupi itu kepada ratusan penonton non-Mahram secara gratis. Aku juga pernah… Pacaran… padahal aku tahu bahwa tidak ada pacaran dalam Islam. Islam melarang umatnya mendekati Zina. Sedangkan pacaran itu pintu menuju Zina. Ya… dulu aku pernah membantah untuk membela hawa nafsu “kan cuma sebatas pegangan tangan aja kok gak lebih, cuma chattingan aja, cuma telponan aja, aku gak berzina…dll”, padahal aku gak sadar kalo semuuuuua yang aku katakan itu Zina. Tak perduli dengan dakwah yang disampaikan para ulama, aku berdalih seakan aku bisa mengontrol hawa nafsu. Pacaran itu benar-benar hal yang dilarang agama. Apapun alasannya tetap tidak diperbolehkan. “Tapi pacar aku shaleh lho”. Lucu sekali. Laki-laki shaleh tidak akan mengajak orang yang dicintainya bermaksiat. 

Apa dalil yang melarang pacaran? Pada surat al-Israa ayat 32, berisi larangannya mendekati zina. Itu Zina, lalu pacarannya mana? Kata “PACARAN’ sudah menjadi paket komplit dari pada zina itu sendiri. Bagaimana bisa? Pegangan tangan, tatapan, berduaan, chattingan, baperan sampai hal-hal yang dilarang lainnya, itu semua termasuk dalam ZINA.

 Astagfirullah…. betapa hina dan kotornta aku dahulu… sebab aku bertemankan iblis mengedepankan hawa nafsu (kesengan dunia). Oh Muhammadku…. najiskah aku? Aku dulu selalu meninggalkan shalat, najiskah aku wahai Muhammad Rasulullah? Aku tahu bahwa meninggalkan shalat dengan perasaan biasa saja tanpa merasa menyesal lebih besar dosanya daripada dosa berzina sekaligus membunuh anak hasil Zina. Tapi aku masih saja pura-pura tuli ketika mendengar suara Azan.

 Ya Allah… Inikah cahaya itu? Inshaa Allah. Hamba sangat berharap ya Allah. Tolong hamba. Tolong.

Inikah intan yang selama ini aku butuhkan dan yang aku harapkan? Kebahagiaan sejati? Harta yang paaaaaaaling mahal yang tak ternilai, tidak bisa digantikan dengan dengan dunia seisinya.

Aku sadar, aku sangat membutuhkan Iman yang kokoh dan istiqamah.

Aku ingin kutip sedikit kata-kata milik saudara selegramku. Yang katanya “Hidup tak sembarang hidup. Kita mesti mengambil tuntunan dari Qur’an dan Sunnah. Jika perintah Allah saja kita bantah, lalu perintah siapa yang akan kita terima? Siapa lagi yang statusnya lebih tinggi dari Allah yang kita takuti? Bisa saja kalian hidup dengan aturan yang kalian buat sendiri. Tapi jangan menikmati semua fasilitas yang di beri Ilahi, termasuk menghirup udara dan menapak kaki di bumi!”

Jangan Berasalan Belum Dapat Hidayah

[Hidayah]

Banyak orang yang beralasan ketika ia bermaksiat, menyimpang dari aturan Allah, dengan seenaknya bilang,
“Belum dapat hidayah” .

Benarkah demikian? Apakah sesimple Itu perkaranya? Syeikh As-Sa’di rahimahullah dalam Kitab Bahjatu Qulubil Abror ( halaman 34) berkata,

“Orang yang sesat, menyimpang tidaklah memiliki alasan untuk mengelak dari Tuhannya (di akhirat nanti), karena sesungguhnya Allah telah memberikannya seluruh sebab- sebab yang dapat menyebabkan tercapainya hidayah. Akan tetapi hamba itulah yang memilih kesesatan daripada petunjuk, maka Janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri” . -selesai kutipan-

Di antara sebab-sebab hidayah yang Allah bukakan di zaman sekarang ini adalah banyaknya kajian-kajian Islam, kajian-kajian sunnah, baik yang langsung di Mesjid-Mesjid, melalui video maupun audio yang tersebar di internet. Atau dari tulisan-tulisan, website Islam di internet yang mengajak ‘tuk kembali kepada Allah, ‘tuk mengikuti Sunnah Nabi-Nya. Yup, Begitu mudahnya sebab-sebab hidayah ini diperoleh, bahkan hanya dengan sekali klik, sambil tiduran, berbaring di kasur yang empuk, kita bisa dengan mudah mendapatkannya. Namun adakah kita memilih untuk mencari ini semua? mengambil petunjuk darinya ? mengamalkannya? Atau lebih memilih mengacuhkan, sibuk dengan urusan dunia semata, terus bermaksiat dan beralasan belum dapat hidayah? Pada akhirnya, tidak akan adalagi alasan bagi seseorang kelak di akhirat, Ia tidak bisa komplain ke Tuhannya dengan berkata,

“Ya Allah, Aku Belum Dapat Hidayah. Engkau tidak memberikannya kepadaku” 

Padahal realita menunjukkan sebab-sebab Itu telah dibentangkan kepadanya. 

Pilihan ada pada kita, Ambil dan tempuh jalan hidayah sekarang, Atau menyesal di akhirat kelak.

The choice is ours…

#Copas
[Hidayah 2]

Seseorang yang telah diberikan petunjuk oleh Allah, yang dituntun oleh Allah untuk tidak berjalan kecuali diatas jalanNya yang lurus, akan berusaha mengaplikasikan ayat dari al-Qur’an yang berbunyi:

“Sami’naa wa Atho’naa” atau “Kami dengar dan kami taat” [ (QS. An Nuur: 51] 

Dan ayat yang berbunyi:

“Katakanlah : “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad)…” [Ali Imran : 31] 

Dan ayat yang berbunyi: 

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya”. [al-Hasyr: 7]

Dan ayat yang berbunyi: 

“Katakanlah : “Jika kamu (benar- benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. Katakanlah : “Taatilah Allah dan RasulNya. Jika kalian berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang kafir’’. [Ali Imran : 31-32] 

Dia yang mendapat hidayah akan mengamalkan semua ayat suci al-Qur’an, juga akan mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw melalui hadith-hadith Beliau saw. Dia   (yang telah Allah kehendaki kebaikan padanya) akan berusaha agar tetap menjadi orang yang bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla.

Setelah Allah menitipkan cahaya didalam hatinya sehingga ia dapat merasakan betapa nikmatnya iman itu, maka ia tahu kewajibannya adalah menyampaikan kebaikan. Dan dia juga akan berusaha untuk membuat orang-orang yang ia sayangi dapat merasakan kebahagiaan sejati yang ia rasakan ketika dia telah mengenal Allah dan mendekatiNya. Dia akan berusaha memyampaikan ilmunya. Berharap orang yang ia sayangi itu bisa mengerti dan mengamalkan apa yang telah ia sampaikan. Katakanlah kalau dia memilki 10 teman dekat yang dia sayangi. Kemudian secara hati-hati namun pasti, ia menyampaikan ilmunya kepada teman-temannya itu dan berharap mereka dapat memahami apa yang ia sampaikan kemudian berjalan diatas jalan Allah ‘Azza wa Jalla. Apakah ia akan berhasil setelah berusaha untuk mengajak orang-orang yang ia cintai? Jawabannya adalah tergantung hidayah Allah. Karena Allah hanya akan memberi penunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki, yang Dia ingin selamatkan dari azabNya dan menikmati surgaNya.

Katakan saja kita mengajak 5 teman kepada kebaikan. Belum tentu mereka berlima dapat hidayah. Mungkin 3 diantara mereka keras kepala dan menantang dengan beribu alasan dengan maksud lari dari kebenaran karena menuruti hawa nafsu. Misalnya kita sampaikan kepada mereka “dalam Islam, Pacaran itu haram. Setuatu yang haram wajib ditinggalkan karena hukumnya dosa” atau “dalam Islam, musik itu haram. Kita diharamkan mendengarnya atau memainkannya”. atau “Jilbab bagi muslimah adalah wajib, bukan pilihan dan tidak perlu banyak alasan. Jangan mau seperti wanita kafir karena kita beda”. Kita mungkin telah memberitahukan mereka berbagai dalil tentang pelarangan itu. Tapi orang-orang yang hatinya dikuasai syaitan akan berpura-pura tuli sehingga mengabaikan apa yang kita sampaikan. Tentu saja syaitan selalu menang menguasai mereka. Iman mereka lemah dan Allah mengunci hati mereka. Jika Allah menghendaki kepada mereka kebaikan, tentu Allah akan membuka dan melembutkan hati mereka. Allah akan mengisi hati mereka dengan cahaya iman. 

Kita ingin orang-orang yang kita sayangi mendapat hidayah. Tapi Allah memberi hidayah kepada orang-orang yang dikehendakiNya. Itulah mengapa ada yang mau berjalan diatas jalan lurus dan ada yang memilih tikungan. Padahal mereka sama-sama manusia. Punya bentuk otak dan hati yang sama. Tapi mengapa ada yang pas kita sampaikan dalil langsung dengar dan ada yang mengabaikan? Itu karena bentuk hati mereka secara lahir memang sama. Namun secara batin, hati mereka sangat berbeda. Ya, isinya beda. Ada yang hatinya bersih dan ada kotor. Ada yang terang dan ada yang gelap. 

Allah selalu melindungi siapa yang Dia sayangi. Siapa yang Allah sayangi? Yaitu orang-orang yang mencintai dan mentaati Allah dan RasulNya. Yang ketika mendengar firman Allah dan sabda Rasul, mereka berkata “Sami’na wa Atho’na” (Kami dengar dan kami taat). Bukan “Kami dengar dan kami pikir-pikir dulu”.

Sekarang, tanyakan dalam hatimu.!!

“Apakah Allah menyayangimu? Apakah Allah ingin kamu berjalan diatas jalannya atau ingin melemparkanmu ke neraka bersama syaitan? Karena orang-orang yang lebih menuruti bisikan syaitan akan menemani syaitan di neraka. Bukankah syaitan ingin menjauhkan manusia dari perintah Allah?” 

Kamu akan tahu sendiri jawabannya. Dan tanyakan pertanyaan yang sama kepada orang yang kamu ajak kedalam kebaikan.

​Aku, Lilin dan Kecoa

♡Cerpen Penerang Hati♡

Malam ini adalah malam seperti malam-malam sebelumnya. Aku yang telah berjam-jam duduk diatas ranjang terbawa arus drama yang aku ikuti. Kubiarkan jendela kamarku terbuka. Aku suka dengan dinginnya angin malam. Sangat menentramkan jiwa. Waktu telah menunjukan pukul 12:21 dan aku masih serius mengikuti kisah seorang Ratu hebat dalam drama The Great Queen Seon Deok, satu-satunya K-Drama kesukaanku. Waktu mengalir begitu saja. Menit-menit berlalu dalam sekejap. Aku menoleh kearah jam dinding, 

“Apa? Jam 1 ? Kirain masih jam 8. Ok, masih jam 1, masih bisa beberapa episode lagi” batinku.

Tiba-tiba, aku merasa aneh. Entahlah. Aku merasa antara kesepian dan takut. Aneh sekali, aku belum pernah merasakan hal ini di malam-malam sebelumnya.

“Apa ini? Kemarin-kemarin nontonnya diakhiri pas dah  masuk waktu Shubuh. Malam ini kenapa begini? Aku merasa sepi? Tidak mungkin. Mungkin ini perasaanku saja”

Aku jeda dramanya kemudian menengok keluar dari jendela, mengintai pohon-pohon disekeliling rumahku.

“Adakah hantu disini yang ingin menggangguku? Hantu? Ah, aku tidak takut hantu”

Aku kembali nonton drama yang barusan aku tinggalkan. Tiba-tiba padam listrik alias mati lampu.

“Apa ini? Apalagi ini? Apa yang terjadi malam ini? Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui”.

Angin malam yang masuk kedalam kamar terasa sangat dingin. Jauh lebih dingin dari malam-malam sebelumnya. Aneh. Aku menutup jendela karena aku tidak tahan dengan dinginnya. Aku menelimuti tubuhku dengan selimut merah kesayanganku yang selalu ampuh mengusir dingin dalam seketika. Tapi kali ini, ia gagal. Aneh.

“Apakah aku demam? Tidak? Ini bukan demam. Aku pernah demam dan aku tahu persis seperti apa rasanya dan ini…. ini bukan demam. Aku kenapa? Aku kenapa?” Batinku dengan wajah terheran-heran. Keanehan belum berhenti sampai disini pemirsa. Aku yang selalu serius mengikuti alur drama kesayanganku itu kali ini tidak. Mataku memang mengarah ke layar laptop tapi hati dan pikiranku tidak. Aku matikan laptopnya.

“Waduh, gelap. Tadi kamar sedikit terang karena ada cahaya laptop. Bakar lilin aja deh”.

Aku membakar lilin yang sengaja ku simpan lengkap dengan korek didalam laci meja ditepi ranjangku. Dan sedihnya, lilinnya tinggal sedikit sekali. Kubakar lilin itu dan tadaaaaaaaa, teranglah seluruh sudut kamar. Masalah belum selesai sampai di nyala lilin yang menerangi kamar pemirsah. Aku berusaha untuk tidur tapi aku tidak merasakan kantuk sedikitpun. Akhirnya aku hanya duduk, peluk bantal sambil memandang lilin. Rasa aneh yang sedari tadi menggangguku semakin parah. Aku merasa sangat sedih dan kelisah dan aku tidak tahu mengapa. Pandanganku tetap tertuju pada lilin itu. Menit demi menit berlalu, lilin pun semakin pendek. Dan aku tahu, nyalanya tidak akan bertahan lama. Ia akan terus meleleh hingga padam.  Aku mencoba menyalakan HP, tapi tidak bisa karena habis daya. Sebelum cahaya lilinnya sirna, aku berbisik,

“Ya Allah, Apa yang Engkau kehendaki pada hamba dengan lilin ini?”

Sontak, aku menatap lilin yang terus meleleh itu sambil menyipitkan mata. Dan dalam hati aku berkata “Lilin adalah umur. Setiap detik yang berlalu, mendekatkan aku kepada kematian. Layaknya cahaya lilin yang akan berakhir, hidupku juga akan berakhir. Mati”.

Lilinnya hampir habis. Aku menatap seluruh isi kamarku. Aku tiba-tiba merasa takut dan kesepian. Sangaaaat hening. Yang terdengar hanyalah hembusan nafasku, dentuman jantungku, “Tik tik tik tok” dari jam dinding dan “Krik krik krik” dari jangkrik-jangrik yang berpesta diluar sana. “Sontak, aku auto berpikir,

“Jika aku merasa seperti ini padahal aku tidak sendiri karena ada adikku yang sedang tertidur disisiku, bagaimana jika…. jika dikubur nanti….. tentunya aku akan sendiri. Mengerikan. Mengerikan. Aku sangat terbiasa dengan luasnya kamar ini, aku sangat menyukainya. Bagaimana jika hidupku sampai dibatas akhir usia dan…. suka atau tidak suka, mau tidak mau aku akan tetap diletakan di dalam liang yang sempit alias kubur itu.

Sedihnya aku tidak bisa membawa lilin, bantal dan selimut kesayanganku kedalam kamar sempitku/kubur itu. Kalau selimut tebal saja tidak mampu menghangatkanku, bagaimana jadinya aku nanti dimalam-malam sunyi dan dingin, aku diapit aku tanah dan aku hanya dibalut dengan kain putih?”

Tubuhku gemetar, aku menjadi semakin takut.

“Apakah aku sudah siap untuk mati? Bagaimana jika Izrail datang detik ini juga?”

Seluruh tubuhku menggigil. Tanganku mendekap bantal dengan gemetar.

“Apa ini? Apa ini? Apa ini?”

Aku bertanya pada diri sendiri.  Rasanya tidak ingin aku bangunkan mama, papa dan adikku saat mereka sedang tertidur pulas saat ini.

Lilin yang menyala itu saat hampir berakhir menemaniku. Dalam kesempatan yang tersisa, tiba-tiba seekor kecoa yang entah dari mana datang dan terbang mondar-mandir dalam kamarku dan hinggap di dekat lilin, tepat dihadapanku dan mataku lansung tertuju padanya. Aku kaget bukan kepalang. Kejutan masih belum habis pemirsah.

Setelah  jantungku terasa hampir berhenti berdetak gara-gara kecoa itu, dalam hati,

“Ya Allah… Ya Allah Ya Rabbi….Apa yang Engkau kehendaki padaku  dengan seekor kecoa ini?”

Sontak, kecoa itu terbang lagi mengelilingi kamar kemudian hinggap pada sebuah bingkai foto yang berada tepat disisiku. Aku fokuskan pandanganku pada kecoa itu itu kemudian pandanganku beralih pada sebuah kalimat yang ku cetak diatas kertas dan ku pasang dalam bingkai tersebut. Retinaku menangkap kalimat itu dengan jelas.

Dan tulisan itu berbunyi: “Hanya AKU & AMALANKU DI SINI (KUBUR) NANTI”. Dan latar tulisan itu adalah sebuah gambar liang lahat dengan bentuk persegi panjang dan terlihat sempit. Mengerikan. Menakutkan.

Aku menatap tulisan itu dalam-dalam. Rasanya tenagaku tiba-tiba sirna. Aku merasa lelah, lemas atau bahkan tak bernyawa. Kecoa itu kemudian terbang lagi dan keluar melewati fantalasi jendela kamarku. Lilin akhirnya padam. Gelap gulita.

Tidak peduli bahwa tidak ada cahaya sedikit pun dalam kamar, aku Menganalisa kembali urutan kejadian aneh sejak awal hingga akhir. Sendirian dalam gelap di malam sunyi seperti sangat menakutkan. Padahal adikku di sampingku dan orang tuaku ada di kamar sebelah. Bagaimana jika aku benar-benar berada dalam kubur nanti? Gelap, dingin, sempit dan pastinya aku benar-benar akan berada disana sendiri. Jika seekor kecoa kecil yang muncul tiba-tiba itu saja hampir membuat jantungku copot, apalagi jika aku benar-benar menghadapi malaikat Mungkar & Nakir? Malaikat Ruman? Apakah aku berani menulis daftar maksiatku dihadapannya? Jika aku malu dan takut, mengapa ketika melakukat maksiat itu aku tidak malu dan takut kepada Allah? Malaikat Ruman pasti akan menghancurkan jasadku (semoga merahmatiku, aamiin).

Meskipun tidak bisa melihat apa-apa disekitarku saat ini, aku tahu bahwa aku sedang berada dalam kamarku. Kamar yang kelak akan aku tinggalkan. Entah tahun depan, 1 bulan lagi, 1 hari lagi atau bahkan satu jam lagi. Orang yang masuk kesini akan berkata “Ini kamar Ririn. Dia biasanya suka memghabiskan waktunya disini. Tapi sekarang dia sudah bercampur dengan tanah”. 

Sontak, air mataku mengalir. Menetes bersusulan. Sebuah tulisan yang pernah ku baca terlintas jelas dalam pikiranku. Bahwasanya:

(Ketika jantungmku berhenti, MATI tidak perlu dicemaskan).

Tidak perlu ku perdulikan jasadku yang akan hancur. Karena kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka:

1. Memandikanku

2. Mengkafaniku

3. Menyolatiku

4. MENGUBURKU.

Dan aku tahu persis!!!* bahwa:

*Dunia tidak sedih karena kematianku*

~Alam semesta tidak berduka atas kepergianku !

~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanku!!

~Perekonomian akan terus berputar!

~Pekerjaanku, akan digantikan orang lain!

Hartaku akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris!

Sementara AKU  yang akan dihisab atas segala sesuatu hingga perkara yang sederhana dan kecil!!

Yang pertama lepas dariku  adalah namaku..

Saat Aku meninggal dunia: Orang2 bertanya : Dimana mayatnya ? Mereka tidak memanggilku dengan namaku!! Namaku tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan menshalati, mereka bilang : Bawa sini jenazahnya!!! Mereka tidak menyebutkan namaku. Betapa cepat namaku hilang berlalu…. 

Ketika mereka akan menguburkanku, mereka berkata: Dekatkan mayitnya!! tanpa menyebutkan namaku..

_*Karena itu… 

Aku jangan sampai tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokku…!!*

Jangan sampai aku terperdaya oleh kedudukan dan nasab keturunanku…!!

* Alangkah sepelenya dunia ini… dan betapa besar apa yang akan kita hadapi… *

_Kesedihan orang atas kepergianku ada tiga macam:

1. Orang yang mengenalku sepintas akan mengatakan: Kasihan… !! 

2. Teman dan sahabatku akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka.

3. Kesedihan mendalam di rumah… Keluargaku akan bersedih sepekan… satu-dua bulan atau hingga satu tahun… Kemudian mereka akan meletakkanku dalam album kenangan…

Demikianlah…

Kisahku di antara manusia telah terakhir…BERAKHIR.

AKU  hanya tinggal ALBUM KENANGAN 

*Kisahku yang sebenarnya baru dimulai… bersama sesuatu yang nyata, yaitu: Alam Kubur menuju Alam akhirat *

Ketika Ajal kita tiba, maka akan lepas dari kita:

1. Kecantikan/ketampanan.

2. Harta

3. Kesehatan

4. Anak

5. Rumah. 

6. Istri/suami

7. Kehidupan.

Lantunan Adzan merdu hancurkan alam sunyi. Dalam waktu yang sama, lampu pun kembali menyala. 

“Kak, Shubuh?” Tanya adikku yang terjaga karena silau lampu.

“Bukan, Isyaaaa. Ya Shubuh lah. Tuh tengok jam, 04:55. Bagun… Jangan malas”. Aku bicara sambil membelakanginya. Ia pun bangun dan mengucek matanya. Aku menghapus airmataku.

“Kakak? Ada apa?” Tanya adikku dengan wajah bingung.

“Ceritanya panjang. Akan kakak ceritakan ba’da Shubuh. Yuk!”

Sekian kisah aneh yang kualami dalam semalaman.

Teruntuk saudara/i seiman,  jadikanlah akhirat sebagai tujuan hidup kita… 

Saudara/i ku seiman, mengapa aku harus menulis ini? Karena aku ingin mengingatkanmu. Bahwasanya: Ketika ajal datang, maka saat itu juga semua keduniaanmu berakhir.. Jika engkau telah dibaringkan di kuburmu.. dan engkau telah menghadap Rabbmu. Maka tidak akan berguna lagi pujian dan sanjungan manusia kepadamu.

Tidak akan bermanfaat lagi banyaknya orang yang bertepuk tangan untukmu. Tidak akan ada efeknya lagi banyaknya like pada statusmu, begitu pula banyaknya teman dan follower-mu.

Yang nantinya akan bermanfaat dan berguna bagimu adalah : 

– sujud yang kau sembunyikan. (Jangan abaikan shalat yang 5)

– linangan air mata yang kau teteskan karena takut kepada Allah. (Sering ingat dosa, bukan pacar. Ingat, Tidak ada pacaran dalam Islam).

– amal jariyah yang kau salurkan untuk agama Allah. (Jangan kumpul-kumpul harta tapi kikir)

– bacaan Qur’an dan dzikir yang kau lirihkan karena dorongan keikhlasan. (Rajin baca Qur’an sahabat, bukan statusnya orang yang gak penting).

– uluran tanganmu dalam membantu dan meringankan beban hidup orang lain. (Aku tahu kamu orangnya. Love you).

– dan amal shaleh apapun yang kau lakukan dengan keikhlasan yang sebenarnya. (4 The sake of Allah).

Oh, ada satu lagi pesan yang aku ingin Sahabatku yang sangat aku sayangi camkan dalam jiwanya. Shalat! Sahabat, Awas hati-hati. Liat baik-baik. Jangan pernah… ya. Jangan pernah meinggalkan shalat yang 5. Itu rukun Islam lho. Kalo mau jadi orang Islam ya shalat. Jangan hanya Islam hanya sebatas Kartu biru kecil (KTP). Shalat merupakan amalan pertama yang akan dihisab. Ingat.

Oh ya, Sahabat. Rencananya minggu ini aku libur nonton K-Drama Ratu Seon kesukaanku itu. Karena aku ingin mengajak kamu ke suatu tempat. Temui aku di Surau pada waktu biasa kita gunakan untuk bertemu di bawah pohon beringin.

Aku sangat berharap, semoga dalam setiap udara yang kita hirup, setiap nafas yang kita hembuskan, setiap detakan jantung, denyutan nadi, setiap langkah, setiap gerakan…. Semoga Allah selalu menyirami kita dengan rahmat-Nya. Menuntun kita berjalan di atas jalan-Nya yang lurus sehingga kita tidak merasa berat untuk beribadah kepada-Nya. Berat ibadah karena banyaknya dosa dan hati yang kuasai Syaitan untuk mengejar dunia yang memperdaya ini. Dan ibadah akan terasa indah jika kita benar-benar mencintai Allah. Bukan hanya cinta sebatas Lisan.

“Tanpa CINTA, semua IBADAH adalah BEDAN”.

#hanya_aku_&_amalku

Nasehat Penerang Hati

1. JADIKAN AKHIRAT SEBAGAI TUJUANMU

Apa yang pertama kamu ingat ketika bangun tidur?

-Lupa akan menonton bola di tengah malam?

-Menyesal karena tidak menonton tim kesayangan?

-Ataukah akan mencari HP?

-Ataukah ternyata kesiangan? Dan terlambat untuk menjalankan sholat?

-Tugas belum selesai?

-Apakah akan bersyukur & berdoa karena masih diberi kesempatan untuk menjalani hidup?

-Ataukah engkau memilih bergegas untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang muslim yang baik?

Sholat? Ngaji? Dzikir? Atau ibadah sunnah yang lain?

Saudaraku, SHOLAT itu bukan “part time” bukan juga “sometime” apalagi “no time” SHOLAT itu harus “full time” dan juga “on time” Karena MATI itu “any time”

Rasulullah saw. bersabda :

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang.” (HR. Bukhari)

Rasulullah saw. bersabda :

“Barangsiapa bangun di pagi hari dan hanya dunia yang ada di pikirannya. Sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah di dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan 4 macam penyakit dalam dirinya:

-Kebingungan yang tiada putus-putusnya

-Kesibukan yang tiada pernah jelas akhirnya

-Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi

-Khayalan yang tidak berujung wujudnya.”

-HR. Muslim-
2. NASEHAT MENYENTUH HATI

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah

Betapa banyak kita lihat manusia saling berlomba mencari dunia, mereka bergegas dan takut akan kehilangan dunia.

Sementara kita lihat mereka duduk dan berlambat- lambat dalam menghadiri shalat lima waktu berjamaah di masjid-masjid, padahal itu merupakan tiang agama.

Dan betapa banyak kita lihat mereka tetap bersabar duduk di jalan-jalan, toko-toko berjam-jam yang lama, mereka mengalami susahnya hawa terik panas dan dingin, demi mengais dunia. Sementara kita melihat mereka tidak bisa bersabar untuk duduk beberapa menit saja di masjid untuk menunaikan shalat atau membaca Alquran.

Dan betapa banyak kita lihat para pemuda muslimin mereka berlomba ke lapangan-lapangan bola, mereka menghamburkan banyak uang untuk membeli tiket masuk, kemudian disana ribuan orang berkumpul. Terkadang mereka menghabiskan siang harinya dan begadang malamnya, berdiri dengan kaki mereka, mata mereka tertuju, badan mereka tegak, suara mereka nyaring, menyaksikan para pemain yang menang dari mereka.

Mereka rela bersusah payah begini di jalannya setan. Sementara jika mereka dipanggil untuk menghadiri shalat di masjid dengan *“Hayya alash Shalah Hayya alal Falaah”* mereka pura-pura buta dan tuli dan mereka berpaling. Seolah-olah muadzin itu mengajak mereka ke penjara atau seakan-akan ia meminta hak dari mereka.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﺭْﻛَﻌُﻮﺍ ﻻ ﻳَﺮْﻛَﻌُﻮﻥَ ﻭَﻳْﻞٌ ﻳَﻮْﻣَﺌِﺬٍ ﻟِﻠْﻤُﻜَﺬِّﺑِﻴﻦ َ

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” mereka tidak mau rukuk. Celakalah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.”

(QS. Al-Mursalat 48)

ﻳَﻮْﻡَ ﻳُﻜْﺸَﻒُ ﻋَﻦْ ﺳَﺎﻕٍ ﻭَﻳُﺪْﻋَﻮْﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻓَﻼ ﻳَﺴْﺘَﻄِﻴﻌُﻮﻥَ ° ﺧَﺎﺷِﻌَﺔً

ﺃَﺑْﺼَﺎﺭُﻫُﻢْ ﺗَﺮْﻫَﻘُﻬُﻢْ ﺫِﻟَّﺔٌ ﻭَﻗَﺪْ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳُﺪْﻋَﻮْﻥَ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺴُّﺠُﻮﺩِ ﻭَﻫُﻢْ ﺳَﺎﻟِﻤُﻮﻥ .

“(Ingatlah) pada hari ketika betis disingkap dan mereka diseru untuk bersujud; maka mereka tidak mampu. Pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh, dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud pada waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).”

(QS. Al-Qalam 42-43)

Wahai kaum muslimin, keadaan ini kebanyakan kita sekarang lebih mementingkan dunia dan berpaling dari akhirat. Kita tidak mengambil ibrah dari orang yang (telah mati) mendahului kita..

Kita tidak melihat kepada orang di sekitar kita.. Kita tidak lagi tersentuh oleh nasehat.. Kita tidak bisa mengambil manfaat dari peringatan..

….Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un….

Kita memohon kepda Allah semoga Dia mengaruniakan kepada kita taubat, menyadarkan hati kita dari kelalaian ini. Sesungguhnya Dia mendengar dan mengabulkan doa.

Al-Khutbah al-Mimbariyah 1/313-314

|| follow shalafus shalih

Raih amal shalih dengan menyebarkan tulisan ini, semoga bermanfaat.

Jazakumullahu khoiron.
3. Masuk Surga Bersama Keluarga

Berkumpul bersama keluarga adalah salah satu dari kenikmatan dunia. Siapa yang tidak bahagia dan gembira ketika berkumpul bersama keluarga?. Momen bahagia yang tidak bisa digambarkan dan tidak bisa tergantikan dengan kawan atau pun sahabat.

Kita lihat contoh fenomena di Indonesia, ketika momen lebaran Idul Fitri, kaum muslimin berusaha agar berkumpul bersama keluarga dengan segala upaya. Misalnya menebus harga tiket yang mahal, perjalanan yang jauh, macet yang melelahkan serta halangan dan rintangan lainnya ketika safar untuk pulang kampung. Semuanya ini dilakukan untuk bisa berkumpul bersama keluarga dan berbahagia bersama.

Perlu diketahui bahwa semua kenikmataan dan kebahagiaan yang diinginkan oleh manusia di dunia, akan ada di surga kelak.

Allah berfirman,

ﻭَﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣَﺎ ﺗَﺸْﺘَﻬِﻲ ﺃَﻧْﻔُﺴُﻜُﻢْ ﻭَﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻴﻬَﺎ ﻣَﺎ ﺗَﺪَّﻋُﻮﻥ

“Di dalam surga kamu memperoleh apa (segala kenikmatan) yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa (segala kenikmatan) yang kamu minta.” (Q.S. Fushshilat: 31)

Kesamaan tersebut hanya ada pada nama, akan tetapi kenikmatannya tentu berbeda, jauh lebih nikmat di surga.

Tentunya kenikmatan berupa berkumpul dan masuk surga bersama keluarga, juga telah disediakan oleh Allah.

Allah berfirman,

ﺟَﻨَّﺎﺕُ ﻋَﺪْﻥٍ ﻳَﺪْﺧُﻠُﻮﻧَﻬَﺎ ﻭَﻣَﻦْ ﺻَﻠَﺢَ ﻣِﻦْ ﺁﺑَﺎﺋِﻬِﻢْ ﻭَﺃَﺯْﻭَﺍﺟِﻬِﻢْ ﻭَﺫُﺭِّﻳَّﺎﺗِﻪِﻡْ

“(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang saleh dari bapak-bapaknya, istri- istrinya dan anak cucunya.” (QS. Ar-Ra‘du: 23)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini bahwa Allah akan mengumpulkan seseorang bersama keluarganya, orang tua, istri dan anak-cucunya di surga. Ini adalah dalil satu keluarga bisa masuk surga bersama. Beliau berkata,

ﻳﺠﻤﻊ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﻭﺑﻴﻦ ﺃﺣﺒﺎﺑﻬﻢ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻵﺑﺎﺀ ﻭﺍﻷﻫﻠﻴﻦ ﻭﺍﻷﺑﻨﺎﺀ ، ﻣﻤﻦ ﻫﻮ ﺻﺎﻟﺢ ﻟﺪﺧﻮﻝ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ; ﻟﺘﻘﺮ ﺃﻋﻴﻨﻬﻢ ﺑﻬﻢ ، ﺣﺘﻰ ﺇﻧﻪ ﺗﺮﻓﻊ ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻷﺩﻧﻰ ﺇﻟﻰ ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻷﻋﻠﻰ ، ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺗﻨﻘﻴﺺ ﻟﺬﻟﻚ ﺍﻷﻋﻠﻰ ﻋﻦ ﺩﺭﺟﺘﻪ

“Allah mengumpulkan mereka dengan orang-orang yang mereka cintai di dalam surga yaitu orang tua, istri dan anak keturunan mereka yang mukmin dan layak masuk surga. Sampai-sampai, Allah mengangkat derajat yang rendah menjadi tinggi tanpa mengurangi derajat keluarga yang tinggi (agar berkumpul di dalam surga yang sama derajatnya, pent).”[1]

Orang tua dan anak saling tarik-menarik ke surga dengan memberi syafaat.

Fasilitas yang Allah sediakan agar keluarga bisa masuk surga bersama yaitu mereka akan saling tarik-menarik agar bisa masuk surga dan berada di dalam surga yang tingkatnya sama. Hal ini Allah anugrahkan agar mereka bisa berkumpul bersama. Bisa jadi sang anak berada di surga tertinggi, sedangkan orang tua berada di surga terendah, maka sang anak mengangkat derajat orang tuanya ke surga yang lebih atas, demikian juga sebaliknya.

Anak bisa mengangkat derajat orang tua mereka, hal ini telah diketahui oleh kaum muslimin dengan banyak dalil. Misalnya anak sebagai amal jariyah yang terus mendoakan orang tuanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎﺕَ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥُ ﺍﻧْﻘَﻄَﻊَ ﻋَﻤَﻠُﻪُ ﺇِﻟَّﺎ ﻣِﻦْ ﺛَﻠَﺎﺛَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺻَﺪَﻗَﺔٍ ﺟَﺎﺭِﻳَﺔٍ ﻭَﻋِﻠْﻢٍ ﻳُﻨْﺘَﻔَﻊُ ﺑِﻪِ ﻭَﻭَﻟَﺪٍ ﺻَﺎﻟِﺢٍ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﻟَﻪُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya dan doa anak yang shalih”[2]

Demikian juga derajat orang tua naik karena istigfar anaknya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda

ﺇﻥَّ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞَ ﻟَﺘُﺮْﻓَﻊُ ﺩَﺭَﺟَﺘُﻪُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ : ﺃَﻧَّﻰ ﻫَﺬَﺍ؟ ﻓَﻴُﻘَﺎﻝُ : ﺑِﺎﺳْﺘِﻐْﻔَﺎﺭِ ﻭَﻟَﺪِﻙَ ﻟَﻚَ

“Sungguhnya seseorang benar-benar diangkat derajatnya di surga lalu dia pun bertanya, ‘Dari mana ini?’ Dijawab, ‘Karena istigfar anakmu untukmu.’[3]

Orang tua pun bisa menarik anaknya ke tingkatan surga yang lebih tinggi.

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﺍﺗَّﺒَﻌَﺘْﻬُﻢْ ﺫُﺭِّﻳَّﺘُﻬُﻢْ ﺑِﺈِﻳﻤَﺎﻥٍ ﺃَﻟْﺤَﻘْﻨَﺎ ﺑِﻬِﻢْ ﺫُﺭِّﻳَّﺘَﻬُﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻟَﺘْﻨَﺎﻫُﻢْ ﻣِﻦْ ﻋَﻤَﻠِﻬِﻢْ ﻣِﻦْ ﺷَﻲْﺀٍ ﻛُﻞُّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﺑِﻤَﺎ ﻛَﺴَﺐَ ﺭَﻫِﻴﻦٌ

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun pahala amal mereka. Tiap- tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.”

(QS. Ath Thuur: 21)

Dalam Tafsir Jalalain dijelaskan,

{ ﺃﻟﺤﻘﻨﺎ ﺑﻬﻢ ﺫﺭﻳﺎﺗﻬﻢ { ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭﻳﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻓﻴﻜﻮﻧﻮﻥ ﻓﻲ ﺩﺭﺟﺘﻬﻢ ﻭﺇﻥ ﻟﻢ ﻳﻌﻤﻠﻮﺍ ﺗﻜﺮﻣﺔ ﻟﻶﺑﺎﺀ ﺑﺎﺟﺘﻤﺎﻉ ﺍﻷﻭﻻﺩ ﺇﻟﻴﻬﻢ

“Maksud dari ‘Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka’ yaitu, anak-cucu mereka kelak di surga, sehingga jadilah anak-cucu mereka sama derajatnya dengan mereka walaupun anak-cucu mereka tidak beramal seperti mereka, sebagai penghormatan terhadap bapak-bapak mereka agar bisa berkumpul dengan anak- cucu mereka (di surga kelak).”[4]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy menafsirkan, 

“Keturunan yang mengikuti mereka dalam keimanan maksudnya adalah mereka mengikuti keimanan yang muncul dari orang tua atau kakek-buyut mereka. Lebih utama lagi jika keimanan muncul dari diri anak-keturunan itu sendiri. Allah akan mengikutsertakan mereka dalam kedudukan orang tua atau kakek-buyut mereka di surga walaupun mereka sebenarnya tidak mencapainya (kedudukan anak lebih rendah dari orang tua –pent), sebagai balasan bagi orang tua mereka dan tambahan bagi pahala mereka. Akan tetapi Allah tidak mengurangi pahala orang tua mereka sedikitpun.”[5]

Semoga kita semua bisa masuk surga bersama keluarga yang kita cintai. ALLAHUMMA AAMIIN.

Artikel: Muslim.or.id

Catatan kaki:

[1] Lihat Tafsir Ibnu Katsir

[2] HR. Muslim no. 1631

[3] Sunan Ibnu Majah no. 3660, dinilai hasan oleh Al-Arnauth dalam tahqiq Musnad Ahmad]

[4] Tafsir Jalalain hal. 535, Darus Salam, Riyadh, cet.II, 1422 H

[5] Taisir Karimir Rahman hal 780, Dar Ibnu Hazm, Beirut, cet.I, 1424 H

Follow @Cahaya jannah

4. ﷽

ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

DAHSYATNYA SEDEKAH

Kenapa Seorang Mayit Memilih “BERSEDEKAH” Jika Bisa Kembali Hidup ke Dunia ?

Sebagaimana firman Allah ﷻ :

ﺭَﺏِّ ﻟَﻮْﻟَﺎ ﺃَﺧَّﺮْﺗَﻨِﻲ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﺟَﻞٍ ﻗَﺮِﻳﺐٍ ﻓَﺄَﺻَّﺪَّﻕَ

“ Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…” {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tidak mengatakan,

“Maka aku dapat melaksanakan umroh” atau“Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa” dll ?

Berkata para ulama,

Tidaklah seorang mayit menyebutkan “sedekah” kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal …

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya …

Rasulullah ﷺ ,bersabda

ﻛُﻞُّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻓِﻲ ﻇِﻞِّ ﺻَﺪَﻗَﺘِﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻔْﺼَﻞَ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ

“ Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad, IV/174, dishahihkan oleh Syu’aib al-Arnauth ‏)

Dan, bersedekah-lah atas nama orang-orang yang sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka …

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha ia mengatakan ,

ﺃَﻥَّ ﺭَﺟُﻠًﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻟِﻠﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺇِﻥَّ ﺃُﻣِّﻲ ﺍﻓْﺘُﻠِﺘَﺖْ ﻧَﻔْﺴُﻬَﺎ ﻭَﺃَﻇُﻨُّﻬَﺎ ﻟَﻮْ ﺗَﻜَﻠَّﻤَﺖْ ﺗَﺼَﺪَّﻗَﺖْ ﻓَﻬَﻞْ ﻟَﻬَﺎ ﺃَﺟْﺮٌ ﺇِﻥْ ﺗَﺼَﺪَّﻗْﺖُ ﻋَﻨْﻬَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻧَﻌَﻢْ ﺗَﺼَﺪَّﻕْ ﻋَﻨْﻬَﺎ

“ Bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Sesungguhnya ibuku wafat secara mendadak, aku kira dia punya wasiat untuk sedekah, lalu apakah ada pahala baginya jika aku bersedekah untuknya? Beliau menjawab: “Na’am (ya), sedekahlah untuknya.” (HR. Bukhari No. 2609, 1322, Muslim No. 1004, Malik No. 1451, hadits ini menurut lafaz Imam bukhari

5. Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh

Motivasi pagi

*Cara Allah Menyangi*

Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah.

Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mùampu memikul amanah yang diberikan kepadamu Cara Allah menyayangimu mungkin tak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa

Hidup itu …

Butuh masalah supaya kita punya kekuatan,

Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras,

Butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati,

Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai,

Butuh tertawa supaya kita tahu mengucap syukur,

Butuh senyum supaya tahu kita punya cinta,

Butuh orang lain supaya tahu kita tidak sendiri

Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap. Jika ia berakhir dengan ke IKHLASAN, ia akan lahir menjadi cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah.

Berbahagialah pada taqdir dengan penerimaan yang tulus, Sungguh mengajari hati BERBAIK SANGKA itu Indah.

Selamat beraktivitas semoga kita semua diberikan keselamatan, kesehatan, kekuataan, kesabaran dan rezeki yang melimpah, Aamiin.

Awali hari dengan doa dan hati yg ikhlas..

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh
6. RAMADHAN TELAH PERGI

Ramadhan telah pergi, tapi ia pasti kembali sedangkan kita tak pasti bisa lagi bertemu dengannya

Ramadhan telah pergi, bulan penuh ampunan bulan dimana satu kebaikan dibalas 700 kali lipat sedangkan di hari-hari lainnya tidaklah seistimewa Ramadhan.

Ramadhan telah pergi, tapi apakah amal kita telah diterima? Apakah dosa kita telah diampuni?

Jika ingin menguji amalan kita diterima atau tidak maka lihatlah diri kita setelah Ramadhan. Jika diri kita semakin baik maka itulah tanda amalan kita diterima Allah dan memberikan kebaikan-kebaikan selanjutnya kepada kita. Jika diri kita kembali bermaksiat maka itulah tanda dosa kita bertambah dan kita termasuk orang-orang celaka yang tidak diampuni.

Astaghfirullah

Ramadhan adalah proses awal dari sebuah jalan menuju ketaatan, jadi apabila saat Ramadhan datang kita taat tapi saat Ramadhan pergi kita kembali bermaksiat maka sesungguhnya kita telah gagal melewati proses, kita telah gagal melawan hawa nafsu di luar Ramadhan dan kita telah gagal mendapatkan kemenangan.

Kemenangan sebenarnya dari Ramadhan adalah saat kita bisa menjadi jauh lebih baik setelah Ramadhan. Kemenangan sebenarnya dari Ramadhan adalah saat kita mampu lebih dekat dengan Allah setelah Ramadhan.

Kemenangan sebenarnya dari Ramadhan adalah saat istiqomah menjadi jalan yang ditempuh melewati semua ujian hidup setelah Ramadhan.

Jangan ucapkan “selamat tinggal Ramadhan”, tapi ucapkanlah “sampai jumpa lagi, Ramadhan. Semoga Allah memberikan kita umur untuk berjumpa dengannya ditahun-tahun berikutnya Aamiin Allahumma Aamiin”.
7. Dan kita pun berpisah

By: Rha Khoolah
Pada senja yang menggoreskan jingganya

Berpadu menenggelamkan mentari

Dan petangpun menyapa bersama suara adzan yang menggema diseluruh pelosok dan sudut negeri

Menandakan haripun telah berganti

Kesedihan menyapa dalam kesendirian

Bulir air mata pun tak terbendung saat perpisahan didepan mata

Bagaimana tidak? bulan penuh keberkahan akhirnya berlalu mengucapkan salam perpisahan

Tamu yang selalu dinanti-nanti selama 11 bulan lamanya kini melenggang pergi atas izin Allah

Meninggalkan seorang diri dengan sejuta tanya “Apakah amalanku diterima, apakah dosaku diampuni” dan masih banyak pertanyaan lain yang tak mampu aku jawab

Hanya do’a yang selalu aku sematkan agar amalan dibulan Ramadhan itu berbuah pahala, mengundang berkah dan Allah memberikan Rahmat-Nyapada diri yang lemah ini.

Semoga Allah kelak masih mempertemukanku kembali dengan tamu keagungan ini dengan pribadi yang lebih baik lagi

Allahumma Balighna Ramadhan