Kumpulan Motivasi Islami Terbaik

Allah tidak menyukai
Perkataan yang Menyakitkan
Hati orang lain…
(QR. An-nisa,4:148)

💖

Coba temn2 renungkan nih, coba dihitung2, kita kalau ketemu temen, ngomongin dunia berapa sering? Trus ngomongin Allah berapa sering? Coba kita belajar, cari teman yang udah sefrekuensi dulu. Arti sefrekuensi bukan sama2 udah baik. Sama2 udah niat pengen memperbaiki diri. Ajak dia ngobrol tentang Allah, Allah tuh baik banget loh… Kemrin gini gini gini…. Tadi gini gini gini… Allah Allah Allah, Allah aja yang di omongin. Makin sering ITU akan makin nanemin satu believe didalam hati kita. Sehingga nanti kita ada masalah, diketuk rasa iman ITU, cepet baliknya. Kita blg udah gapapa, nanti Allah ganti dengan yg lebih baik. Allah yang ganti gitu. Allah yang ganti. Tenang tuh jadinya. Karena kita sedang mengetuk kembali imannya, disaat dia sedang butuh2nya iman ITU. Berarti kita harus mencari temen yg mau menasehati kita, bicara bareng kita ttg, kebesaran2 Allah. (Ust. Hanan Attaki)

💖

Muhammad al-Fatih lahir di pemerintahan Islamiyah. Kita lahir di pemerintahan demokrasi. Lahir adalah sebuah takdir, kita tidak bisa memilihnya. Namun hidup, adalah pilihan. Kita bisa memilih, mau jadi Muhammad al-Fatih kah yang hafal Qur’an, menguasai 16 bahasa, menjadi komandan perang dan menaklukan konstatinopel di usianya ke 21 taun. Atau Kita memilih menjadi dilan, yg kerjaannya, pacaran geng motoran Dan membuat keributan.. (Hawariyyun)

💖

Selama hidup, selama itulah kita diuji. Allah yg menciptkan hidup INI, lalu Allah mewafatkan kita, sehingga tampak siapa diantara kita yg terbaik amalnya. Yg dinilai adalah sikap kita menghadapi, ujian hidup INI, Dan ujian hidup INI ada dua. Keburukan Dan kebaikan itulah Allah gulirkan gilirkan pada setiap kita.. Nikmat Musibah sehat sakit Susah senang, rasa2x lebih banyak Alhamdulillah ketimbang Innalillah. Malah hebatnya org beriman dalamu musibah pun ia bersyukur. Dan Rasul mengajarkan kita untuk selalu berdoa dalam DOA salaaaam keselamatan “Allahulla Hawwin a’alaina fii sakaratul maut” Yaaa Rabb, Ringankan kami, mudahkan kami, saat2, detik2 menghadap sakaratul maut. (Ust. Arifin)

🙏

A person’s true character transpires when they are mistreated. Being good to someone who is good to you is a form of business. True excellence of character is being good to people despite how they are with you. This is easy to say but difficult to do; hence, the reward is great. Our beloved Messenger of Allāh ﷺ said: ‘A believer will attain by their good behaviour the rank (in paradise) of one who prays during the night and observes fasting during the day’ (Abū Dāwūd).

💖

Minta ampuuun atas APA yg kita lakukan kmreeen. Setelah ITU, minta Allah jangan kembalikan lagi, diri kita yg berdosa ITU jangan minta balikan lg kedalam diri kita. Yg suka boong yg suka suuzon yg suka fitnah org suka nyari2 ksalahan org, suka mnertawakan org, suka ngolok2 org, matanya suka liat2 tak benar suka nonton video tak baik, telinganya suka dengar2 hal yg tak bnar. Mulutnya suka caci maki suka omongkan orang binatang smua kluar. Pisahkan ya Allah hari INI mulai pisahkan. Minta ampun dengan diri kita yg satu lg yg berdosa ITU. Setelah ITU… Surah AlibImraan ayat 8, Rabbana, laa tuzig qulu bana ba’da iz hadaitana.

Jangan condongkan lagi, hati aku ke…. Yg berdosa ITU ya Allah.

🌷

Tertulis di minuman INI, hati sianida, minum wafat. Masih diminum juga nggak, wah kalo diminum juga keterlaluan namanya. INI ada keteranagn di Qur’an, diulang2, luar biasa, wailullil mukazzibin, bohong pasti celaka. Org masih nekat bohong juga? Brti ada yg salah dalam dirinya. Liat kalo tidak percaya silahkan saja. Ada org bohong pasti celaka ITU. Minimal celaka harga dirinya, minimal celaka kehormatannya, minimal celaka rizkinya, ada org misalnya jualan, udah banyak pelanggannya tiba2 menipu. Bohong dia, Begitu bohong kan orang akan crita. INI penipu, INI ga bagus INI jellek misalnya ditinggalkan rizki berkurang kehormatan turun Dan sebagainya, celaka. Dan diakhirat yg paling celaka krna bohong ITU amal baiknya diambil….

💖

INI kabar gembira, siapun bisa, popular. Dengan cara yg sangat, mudah. Kamu bisa Sambil nyetir, mengucapkan subhanall walhamdulillah wa laa ilaaha ilallah Allahu Akbar. Kamu bisa sambil bersih2 rumah, kmu bisa sambil, mngerjakan apapun, Dan kamu bisa, popular saat ITU juga. Jdi ketika kt, popular, dilangit, maka Masyaa Allah, seluruh malaikat, mengucapkan, Allahummagfirlaha,, Ya Allah, ampuni dia. Allahummarhamha, Allah, rahmati, dia. Dan sampai kalo kita difolow sama malaikat, ya apapun yg kita ucapkan, yg kita munajatkan yg kita inginkan maka akan disambungkan langsung kepada Allah Ta’ala.

💖

Coba bandingkan dan Renungkan!!

Kerja berjam jam demi kepingan rupiah,seolah tiada lelah..
Main game online berjam jam demi kesenangan semu, Kita mampu..
Rumpi sana sini bersama sahabat, kita tak pernah merasa berat..

Bandingkan!!

Sujud yang hanya beberapa menit, Waktu seolah terasa menghimpit..
Tilawah yang hanya beberapa lembar,Terkalahkan sibuk dunia yang menghampar..
Menghafal surat cintaNya meski hanya sebaris ayat, Selalu saja ada alasan yang lewat..
Muroja’ah ayat yang tersimpan dalam ingatan,Masih saja berat dilakukan..

Bandingkanlah dengan para Salafus shalih!!

Mereka letakkan dunia hanya di telapak tangan,dan meletakkan akhirat dalam dekapan..
Mereka jadikan Qur’an sebagai kesibukan yang menyibukan, bukan sibuk dunia yang sering melalaikan..
Mereka tukar semua kenikmatan dunia, Demi secuil cinta dari Sang Maha Pencipta..
Lelah.. Keringat..Darah bahkan nyawa, Adalah wujud nyata iman di dada..

Lalu kita??
Hanya dengan amal yang ala kadarnya, kita berharap dapat membeli JannahNya?

Renungan untuk kita semua..

💖

🍁 Terkadang penyakit hati adalah kita terlalu sibuk mengomentari orang lain, melihat orang lain yang memiliki ini itu…

🍁 Tetapi diri kita tak ingin dikomentari dan akibatnya pun enggan bersyukur atas apa yang dimiliki, serta sering menyebarkan aib orang lain…

🍁 Berkata Umar bin Al khaththab radhiyalllahu’anhu;
“Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang dan bersiap-siap lah untuk hari besar ditampakkannya amal”
(Tafsir Al_Quran Al’azhim 7:235)

🍁 Karenanya kita harus bermuhasabah pada diri kita, latih diri kita sendiri, hisablah diri kita sendiri dan introspeksi pada hidup kita sendiri…

🍁 Sehingga kita tidak punya cukup waktu untuk mengusik dan mengomentari hidup orang lain dan lebih banyak menggunakan waktu untuk menghitung kesalahan diri sendiri…

🍁 Sebagai bahan introspeksi, semakin belajar menjadi manusia yang terbaik, terutama dihadapan Allah Azza wa jalla…
Karena engkau tak kan bisa menipu Allah…

🍁 Jika engkau tak ingin dikomentari dan tak ingin orang lain menyebarkan aib mu, maka berhentilah mencari tahu, tutuplah aib-aib saudara mu dan perlakukanlah orang lain dengan apa yang kau suka orang lain perlakukan kepada mu…

🍁 Komentarilah orang lain dengan komentar yang kau suka dikomentarkan kepada mu, katakanlah pada orang lain dengan perkataan yang kau suka orang lain katakan kepada mu…

🍁 Sesederhana itu menuju hati yang tenang…

💖

“Hikmah Berteman Dari Berbagai Karakter Manusia”

*Ada TEMAN yg bersifat keras
Dialah yang sesungguhnya mendidik kita untuk berani dan bersikap tegas

*Ada TEMAN yang lembut
Dialah yg mengajarkan kepada kita cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

*Ada TEMAN yg Cuek dan Masa Bodoh..
Dialah sebetulnya yg membuat kita berfikir bagaimana agar kita bersikap perhatian terhadap orang lain

*Ada TEMAN yg tidak bisa dipercaya dan kata katanya sulit di pegang kebenarannya
Sebetulnya Dialah yg membuat kita berpikir dan merasa betapa tidak enaknya dikhianati,maka kita belajar untuk menjadi orang yg dapat di percaya

*Ada TEMAN yg jahat dan hanya memanfaatkan kebaikan orang lain..
Sebenarnya Dialah orang yg membuat kita bertindak bagaimana bisa berbuat banyak kebaikan namun tetap waspada

Setiap karakter manusia di atas akan selalu baik dalam mendidik kita (Besi menajamkan besi,Orang menajamkan Orang lain)

Tanpa orang seperti itu kita akan selalu terlena dalam zona nyaman dan tidak akan berkembang

Bersyukurlah selalu dalam setiap keadaan dan terimalah setiap orang dalam hidup kita

Karena Allah tidak pernah keliru dalam mempertemukan kita dg siapapun, tinggal bagaimana cara kita menyikapinya..

Karena kareakter orang seperti di atas tadi secara tidak langsung selain melatih kesabaran (potensi diri) kita, juga membuat kita semakin Dewasa dan Bijaksana

Ketika ada orang bicara mengenai kita di belakang, itu tanda bahwa kita sudah ada di depan mereka

Saat orang bicara merendahkan kita,itu tanda bahwa kita sudah berada di tempat yg lbih tinggi dari mereka

Saat orang berbicara dg nada iri mengenai kita,itu adalah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik dari mereka

Saat orang bicara buruk mengenai kita,padahal kita tdk pernah mengusik kehidupan mereka,Itu adalah tanda bahwa kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari pada mereka

Payung tidak dapat menghentikan hujan,tapi membuat kita bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan..

💖

(Copas)

MENGAPA POTRET NEGERI KITA JADINYA SEPERTI INI ?
Di jalan raya banyak motor dan mobil saling menyalip satu sama lain.
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih cepat dan bukan menjadi lebih sabar, mereka dididik untuk menjadi yang terdepan dan bukan yang tersopan.
Di jalanan pengendara motor lebih suka menambah kecepatannya saat ada orang yang ingin menyeberang jalan dan bukan malah mengurangi kecepatannya.
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak kita setiap hari diburu dengan waktu, di bentak untuk bergerak lebih cepat dan gesit dan bukan di latih untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya dan dibuat lebih sabar dan peduli.
Di hampir setiap instansi pemerintah dan swasta tidak sedikit para pekerja yang suka korupsi.
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak di didik untuk berpenghasilan tinggi dan hidup dengan kemewahan mulai dari pakaian hingga perlengkapan dan bukan di ajari untuk hidup lebih sederhana, ikhlas dan bangga akan kesederhanaan.
Di hampir setiap instansi sipil sampai petugas penegak hukum banyak terjadi kolusi, manipulasi proyek dan anggaran uang rakyat
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih pintar dan bukan menjadi lebih jujur dan bangga pada kejujuran.
Di hampir setiap tempat kita mendapati orang yang mudah sekali marah dan merasa diri paling benar sendiri.
Mengapa..?
Kerena dulu sejak kecil dirumah dan disekolah mereka sering di marahi oleh orang tua dan guru mereka dan bukannya diberi pengertian dan kasih sayang.
Di hampir setiap sudut kota kita temukan orang yang tidak lagi peduli pada lingkungan atau orang lain.
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan disekolah mereka dididik untuk saling berlomba untuk menjadi juara dan bukan saling tolong-menolong untuk membantu yang lemah.
Di hampir setiap kesempatan termasuk di face book ini juga selalu saja ada orang yang mengkritik tanpa mau melakukan koreksi diri sebelumnya.
Mengapa..?
karena dulu sejak kecil di rumah dan disekolah anak-anak biasa di kritik dan bukan di dengarkan segala keluhan dan masalahnya.
Di hampir setiap kesempatan kita sering melihat ada orang “ngotot” dan merasa paling benar sendiri.
Mengapa..?
karena dulu sejak kecil di rumah dan sekolah mereka sering melihat orang tua atau gurunya “ngotot” dan merasa paling benar sendiri.
Di hampir setiap lampu merah dan rumah ibadah kita banyak menemukan pengemis
Mengapa..?
Karena dulu sejak kecil di rumah dan disekolah mereka selalu diberitahu tentang kelemahan2 dan kekurangan2 mereka dan bukannya di ajari untuk mengenali kelebihan2 dan kekuatan2 mereka.
Jadi sesungguhnya potret dunia dan kehidupan yang terjadi saat ini adalah hasil dari ciptaan kita sendiri di rumah bersama-sama dengan dunia pendidikan di sekolah.
Jika kita ingin mengubah potret ini menjadi lebih baik, maka mulailah mengubah cara mendidik anak-anak kita dirumah dan disekolah tempat khusus yang dirancang bagi anak untuk belajar menjadi manusia yang berakal sehat dan berbudi luhur.

💖

*BUKAN GHIBAH*
*(Agar semakin faham dalam Islam).*

Masih ada orang yang tidak bisa membedakan antara *Ghibah (membicarakan aib seorang muslim)* dengan *Syahadah (kesaksian)* dan *Iqomatul Hujjah (menegakkan hukum agama).*

1. Jika ada PENIPU. Telah sekian banyak orang menjadi korbannya. Lalu kita buat poster yang berisi identitas dan fotonya. Lalu kita sebar. Lalu kita siarkan agar masyarakat berhati-hati dan terlindungi dari kejahatan (penipuan) orang tersebut maka itu “Kesaksian”, *BUKAN* “Ghibah”. Itu bentuk Nahi Mungkar yang sangat tinggi nilainya.

2. Jika ada seorang SAKSI MATA bersuara lantang di Pengadilan. Ia sampaikan apa saja yang ia lihat. Ia bongkar identitas semua pelaku kejahatan, maka itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Syahadah” alias “Kesaksian”. Agar hukum ditegakkan atas para penjahat.

Beresiko namun ia harus lakukan. Jika ia menolak bersaksi ia berdosa karena dianggap menutupi kejahatan. Jika ia bicara tidak sesuai fakta, itupun dosa karena ia telah memberikan Kesaksian Palsu.

3. Ada PEJABAT, dipilih dengan uang rakyat. Biaya pemilihannya habis banyak. Setelah terpilih, makan-minum dan fasilitas hidupnya semua ditanggung oleh rakyat tapi kerjanya hanya menyusahkan rakyat.

Kritik dari rakyat itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Kesaksian”. Bahkan kritik kepada Pejabat yang lalim seperti ini dalam pandangan Agama adalah bagian dari pada Amar Makruf Nahi Mungkar.

4. Suatu hari Hindun datang kepada Rasulullah Saw untuk mengadukan Abu Sufyan, suaminya. “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Abu Sufyan itu suami yang pelit bin bakhil. Ia tidak memberikan nafkah kepadaku, bolehkah aku ‘mencuri’ uangnya untuk kebutuhanku dan anakku.”

Dalam kasus ini Hindun membongkar aib suaminya didepan Rasulullah saw.

Rasulullah Saw tidak menegurnya karena telah membicarakan aib suaminya. Bahkan beliau memperbolehkan Hindun mengambil uang suaminya tanpa sepengetahuannya untuk keperluannya dan anaknya.

Apa yang dilakukan Hindun ini *BUKAN* “Ghibah” tapi “Syahadah” alias “Kesaksian”. Ia harus membuka aib suaminya agar ia mendapatkan keadilan.

5. Ada seorang PEMIKIR LIBERAL. Aktif menyebarluaskan pemikiran sesatnya di tengah masyarakat. Lewat ceramah-ceramah dan tulisan-tulisannya. Hingga perlahan-lahan bertambahlah pengikutnya. Dan makin kuat posisinya. Mereka merasuk kesemua lini.

Lalu kita bongkar identitasnya dan kita kritik pemikirannya. Itu *BUKAN* “Ghibah” tapi “Iqomatul Hujjah” (menegakkan hukum agama).

6. Kalau kita belajar ilmu mushtolahul hadist, kita akan temui bab Al jarh wa at ta’dil. Saking pentingnya, bab ini bahkan oleh sebagian ulama ditulis dalam kitab tersendiri.

Apa isinya? Membicarakan aib orang ; si Fulan ini tukang bohong. Si Fulan ini lemah ingatannya. Si Fulan ini tukang memalsukan hadist. Dan seterusnya.

Tapi *Imam Ahmad* menyebut “Ghibah” dalam konteks ini adalah bagian dari IBADAH. Karena Agama menjadi terjaga. Warisan Nabi Saw tetap dalam keasliannya. Dan terbongkarlah upaya musuh-musuh Agama untuk merusak tatanan Agama ini.

“Demikianlah kami jadikan kalian umat yang wasath agar kalian menjadi saksi-saksi atas perbuatan manusia.”
*(QS: Al Baqarah: 143)*.

“Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia. Kalian aktif mengajak kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar serta kalian beriman kepada Allah.”
*(QS: Ali Imran: 110)*.

“Kalian adalah saksi-saksi Allah diatas muka bumi ini”, kata Rasulullah Saw dalam sebuah hadits shahih.

7. Maka jangan bersikap SOK BIJAK dengan berkata : “Afwan ukthy, jangan “Ghibahi” si Fulan karena bla…bla…dan bla….”

Terhadap Muslim yang shalih dan baik, pasti Kita bersikap lemah lembut dan bijak. Tidak mungkin Kita bongkar aib pribadinya. Tidak boleh Kita umbar kekurangannya.

*Tapi kepada kaum SEKULER/KAPITALIS/LIBERAL yang RADIKAL tidak perlu lagi bersikap lemah lembut. Kita harus LAWAN Pemikirannya sekeras-kerasnya.*

*Itulah PERJUANGAN, karena KEBENARAN (bela Allah, bela Rasulullah, bela Agama dan tegakkan keadilan) memang harus DIPERJUANGKAN tanpa mengenal waktu dan tempat.*

*Dimanapun Kita berada, Kita harus AKTIF mengajak kepada yang MAKRUF dan mencegah dari yang MUNGKAR serta Kita beriman kepada Allah Swt*

*Surat At-Tahrim Ayat 9

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Yā ayyuhan-nabiyyu jāhidil-kuffāra wal-munāfiqīna wagluẓ ‘alaihim, wa ma`wāhum jahannam, wa bi`sal-maṣīr

Artinya :
“Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah jahannam dan itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.”

By Copas : Ilmu milik Allah SWT

💖

Beyond The Inspiration 13:
Belajar Dari “Iman” Ke Dokter

Percaya nggak percaya, seringkali seorang Muslim lebih “beriman” ke dokter ketimbang beriman ke Allah. Buktinya, kalau dokter nyuruh sesuatu ditaatin, tapi kalau Allah nyuruh sesuatu dibantah terus

Kira-kira perumpamaannya begitu. Sebab manusia nggak akan mau nurut sebelum tau “kenapa dia harus nurut”, dan “percaya” sama yang diturutin. Dalam Islam, percaya 100% hingga nggak tersisa lagi keraguan, itu namanya IMAN

Pertanyaannya, kok orang bisa “beriman” pada dokter? Nah ini pembahasan yang ada di episode “Bedah Buku Beyond The Inspiration” kali ini. Tanpa terasa sudah sampai episode ke-13, dan masih panjang lagi

Kalau kita tahu kenapa orang bisa “beriman” pada dokter, kita bakal juga bisa lebih mudah beriman pada Allah. Harusnya sih begitu, setidaknya bantu kita untuk bisa tahu, bagaimana punya iman yang produktif

Ada 30 menit video lengkap di YouTube saya, semoga bermanfaat. Dan kalau ada kebaikan yang didapat lewat video ini, SHARE ke temen-temen kita yang kita peduliin, supaya kebaikan nggak berhenti di kita

Buku Beyond The Inspiration bisa didapat di @bukusip, atau langsung aja ke webnya di bukusip.com, bisa juga minjem ke temen yang punya, atau beli dan pinjemin ke temennya. Hehehe.. selamat berpikir dan mengambil pelajaran, jangan lupa doain saya ya
#imanproduktif #bedahbuku #felixsiauw

*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*
Ukhti..
Secantik-cantiknya dirimu saat ini kamu akan mulia karena ahlaqmu.
Kamu akan tinggi karena ilmu.
Kamu akan dihormati karena malumu.
Dan kamu akan dijaga karena sikap baikmu.. Tetapi ketika cantik,bertubuh seksi,jenjang pendidikan,bergelar,tetapi ilmu agamamu minim pengetahuan agama mu kurang,ibadahmu ketinggalan,lantas apa yang kau jadikan bangga’an dihadapan Tuhanmu ketika mengenal _Nya kamu masih sangat kaku.

Ukhti..
Cantik boleh saja..
Gelar kedudukan boleh saja..
Semuanya boleh itu hak mu.
Tetapi Allah akan menuntut hak siapa saja untuk menyembah_Nya karena itu adanya kewajiban menghadap_Nya.. Ukhti cantikmu akan luntur..
Tubuh mu kelak akan hancur..
Gelar mu akan dikenang..
Jabatanmu kelak hanya batas kenangan.
Tetapi ilmu agamamu yang kamu ajarkan untuk anakmu akan menguntungkanmu.
Akan memuliakanmu disuatu saat nanti ketika masa perhitungan itu tiba.. Ukhti..
Ayolah menuntut ilmu agamamu,anak mu tak butuh makeup mu,cantikmu,mrek bajumu,cerita cintamu,karirmu,tetapi dia butuh bimbinganmu yang membawa jati dirinya pembentukan dirinya susai madrasah ajaran yang ia terima yaitu kamu.

Kamu adalah madrasahnya.
Maka ajarkan terbaik untuknya yang menguntungkanmu, suamimu, suaminya, cucumu dan dirinya agar bisa memantaskan keluarga disyurga..
Sudahlah..
Tinggakan dulu soal dunia.
Ketika yang lain sibuk akan makeup fashion sibukan dirimu dengan ilmu ilmu.

Jadilah wanita yang dikenang karena keangungan dan kebaikan tentang agamanya bukan dunia nya seperti kisah kisah ibunda..
Dan semoga kau salah satunya..
Aamiin..

🌷

☆Jangan Lelah Menasehatiku☆

Sahabat syurga….

Aku ingin sepertimu menjadi wanita sholehah seutuhnya yang terus melangkah dalam perbaikan diri tanpa mengenal lelah walaupun halangan dan rintangan menghadang jalan hijrahmu

Aku iri kepadamu, iri akan kebaikan hatimu yang tidak mempunyai rasa amarah ataupun dendam kepada mereka yang mencela dan menghujatmu namun engkau senantiasa membalas mereka agar mendapatkan hidayah sepertimu

Aku memang belum bisa sepertimu, akulah hamba yang doif yang fakir akan segala ilmu, aku hanyalah seorang pemula dalam menuntut ilmu, maka jangan pernah lelah, jangan pernah letih untuk selalu mengingatkanku

Kita takkan pernah tahu akhir muara kehidupan, apakah akan menjadi penghuni syurga ataukah justru menetap dineraka.

Untukmu Perempuan

Jadilah perempuan yang menginspirasi, bukan perempuan yang suka dipuji, bukan pula perempuan yang menebar sensasi. Dan bukan pula perempuan yang sibuk dengan mempercantik diri”

Cantik nya seorang wanita dilihat dari sujudnya kepada Allah, bukan karena mampu menarik lawan jenis karena pesonanya.

Cantiknya seorang wanita karena dirinya tak pernah mendengki.

Cantiknya seorang wanita karena hatinya tak pernah membenci.

Cantiknya seorang wanita karena lisannya basah oleh dzikir jauh dari pembicaraan yang tak berarti.

Cantiknya wanita Bukan dari keelokan tubuhnya, tapi karena keteguhannya (istiqomah) dalam menjaga aurat nya.

Wanita penghuni surga cirinya adalah MALU. Dengan malu itulah dia menjadi mahal. Aurat nya tertutup tidak dijual murah.

Prinsipnya kuat tidak tergugah. Akhlaknya sopan tidak mau berubah-rubah.
karena rasa malu yang kuat mengikat membuat wanita itu hebat.

Wanita..Karena ketika DUNIA MAMPU MEMBELI AURAT MU, maka inilah salah satu tanda akhir zaman….“`

_Wallohu’alam bishowab…._🍁

Wanita Sholehah 💕

Seorang wanita yang memiliki kelembutan Khadijah, ketabahan Fatimah dan kecantikan Aisyah. Wanita ini, kelihatan lemah lembut namun tak ada satu pria gagah manapun yang mampu menjamahnya dengan kekerasan atau paksaan, semuanya hanya ingin melindunginya karena hijabnya.
Wanita yang menyembunyikan sorot tajam matanya dari tatapan dan saling menatap, tatapannya hanya seperlunya terbalut oleh sipu malu, tapi semua orang terpesona oleh tunduk matanya ini, semua takjub dan semua kagum, di mata manusia ia adalah pelita dan di mata Allaah ia adalah mutiara.
.
Ia indah bukan karena cantik parasnya, tapi cantik hatinya. Jika siang ia berhijab dan jika malam jangan cari ia di kebisingan lampu-lampu sorot kota, atau di tengah kebisingan dunia karena ia berada di atas sajadah, meletakan kening beningnya dan memohon ampunan kepada Allaah atas Riya, atas fitnah dan atas khayalan kaum Adam yang memujanya, matanya sembab karena takut kepada Allaah jika kecantikannya telah menjadikannya tangan setan untuk menjadi penggoda karena pada naluri setiap wanita ingin dipuja.
Wanita yang lugu namun tidak bodoh, pikirannya jernih karena diamnya adalah dzikir dan bicaranya adalah dakwah, ia tak pernah kehilangan arah karena Al Quran dan Hadits telah dijadikan dlm hidupnya sebagai GPS, setiap langkahnya ia niatkan untuk mencari ridho Allaah, ujian dan bahagia dijadikannya ladang ibadah.
.
Follow @asyaaahn__

#wanitasholehah
#wanitaakhirzaman
#wanitahijrah #akhwat #pencarihidayah#pencaripintusurga
#akhiratdidepan
#tausiyahcinta #hijrahcinta#motivasihijrah#kataislami #wanitafakirilmu

​Hijrah: Motivasi Indah

Collected by: Rhee-Rhin Yea-s Thei-a Whei-Jea Yea (Zahra)

🌷
“You will not attain righteousness until you give of what you love.”

~Qur’an Ali `Imran,3:92~
🌷

Be patient & trust Allah. One day He will open the gate of Jannah for you & say ‘here’s your reward for passing the hardest test I gave you’.
🌷

Be grateful for everything you have, because something you treat like dust, would be treated like gold if it was given to someone else.

Alhamdulillah for all the countless blessing that Allah bless us with 💞
🌷

DOSA² WANITA DALAM KESEHARIAN?

Dalam urusan berpakaian,  seorang muslimah tidak boleh membuka aurat, atau memakai pakaian tipis, ketat, & pendek. Rasulullah ﷺ bersabda,

“Ada dua penghuni Neraka yang belum aku lihat. Kaum yg memukul manusia dgn cambuk seperti ekor sapi. Dan wanita yang berpakaian tapi telanjang, mereka menebar fitnah & berjalan lenggak-lenggok. Kepala mereka seakan punuk unta yg condong. Mereka tidak akan masuk surga & tidak akan mencium aromanya. Padahal, aroma surga dapat tercium dari jarak yg sangat jauh.” (HR.MUSLIM).

Dalam urusan penampilan, seorang wanita tidak boleh berhias untuk selain suaminya, atau keluar masuk salon demi penampilan, menyambung rambut, & juga mencukur alis. Rasulullah ﷺ bersabda, “Terlaknatlah wanita yg menyambung dan minta disambungkan rambutnya, wanita yg mncukur & minta dicukur alisnya, wanita yg menato & minta ditato”. (HR. Abu Dawud, di-Shahih-kan oleh Al-Albany).

Rasulullah ﷺ jg melarang para wanita memakai wewangian saat keluar rumah & melewati kaum laki-laki dan tercium wanginya. Beliau ﷺ bersabda, “Wanita yg memakai parfum, lalu melewati suatu kaum dgn tujuan agar mereka mencium harumnya. Maka ia adalah wanita pezina”. (HR. An-Nasa’i & dihasankan oleh Al-Albani).

Dosa lain yg sering diremehkan oleh para muslimah yaitu berkawan akrab dgn lelaki, berbincang akrab dgnnya, baik lgsung atau melalui sosial media. Jalan-jalan berdua, berkendara berdua, makan berdua, hingga berduaan di suatu tempat dengannya. Rasulullah ﷺ bersabda,

“Tidaklah seorang lelaki berduaan dgn wanita, melainkan yg ketiganya adalah setan”. (HR. At-Tirmidzi di-shahih-kan oleh Al-Albani).

Seorang muslimah juga harus menghindari berjabat tangan dgn selain mahramnya. Apalagi sampai cipika cipiki. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sungguh, ditusuknya kepala salah seorg diantara kalian dgn jarum besi lebih baik baginya, drpada mnyentuh wanita yg bukan mahramnya”. (HR. Ath-Thabrani, di-hasan-kan oleh Al-Albani).
🌷

Just be yourself!

They don’t have to like

But you don’t have to care!
🌷

Wahai Sahabatku..

Jika suatu saat nanti ajal menjemputku dahulu,

Maafkan lah segala khilafku,

Aku hanya insan lemah.

Jika kamu rindu aku 

Sebut saja namaku dalam doamu…
🌷

Jika ada manusia yang berusaha menjatuhkanmu

Maka berjuanglah layaknya bola pingpong

Semakin keras ia dijatuhkan

Semakin tinggi ia memantul
🌷

Dear Mantan, Maafkan Aku yang Dulu

Dulu aku jahiliyah, sekarang aku fisabilillah..

Dulu aku mengumbar aurat, sekarang aku belajar taat.

Dulu aku berharap padamu, sekarang aku berharap pada yang menciptakanku.

Dulu aku sibuk mempercantik diri, sekarang aku belajar memperbaiki diri..

Dulu aku sering curhat sama kamu, sekarang aku sering curhat di ⅓ malam bersama Rabb-ku.

Dulu aku bahagia kalau dapat hadiah

dari kamu, sekarang aku bahagia dapat hidayah dari Tuhanku.

Dear mantan, semoga engkaupun dapat kebahagiaan yang sama. 

Menemukan jalan cinta-Nya yang begitu indah ..

Kelak engkau mendapatkan jodoh shalihah yang dapat hidup sesurga denganmu..

Aamiin..
🌷

Ya Allah dulu aku pernah mencintai makhlukmu melebihi cintaku pada mu ya Allah, hingga membuaat ku terlena akan hasrat untuk memilikinya sampai sampai harga diriku kurendahkan hanya untuk mendapatkan simpatinya. Tapi sekarang aku sadar ya Rabbi, bahwa cinta sejati itu adalah dirimu dan aku akan berusaha untuk lebih taat dan istiqomah untuk mendapatkan Ridhomu ya Allah.
🌷

Dakwah itu mengajak, bukan mengejek

Dakwah itu merangkul, bukan memukul

Dakwah itu mengilhami, bukan menghakimi

Dakwah itu memberi solusi, bukan ber’aksi, apalagi berselfie

Dakwah itu beraksi, bukan berdiam diri

Dakwahmu tak harus didengar

Ajakanmu tak harus diikuti

Usulanmu tak harus diterima

Tapi ketahuilah kebenaran harus kau

sampaikan
🌷

Ijinkan aku mencintaimu karena Allah

Ijinkan aku melamarmu dengan Bissmillah

Dan ijinkan aku memberimu mahar ar-Rahmam.
🌷

Cukup berdua saja, jangan mendua..

Karena sendiri itu sepi

Dan bertiga adalah luka..

Semoga iman selalu terjaga..

Jauh bukan berarti hilang, namun adalah cara bagaimana bisa mempertahankan dalam setiap do’a dan menceritakan namamu pada Sang Pemilik Cinta..
🌷

Tidak semua perempuan cukup beruntung untuk terselamatkan dari sebuah hubungan berstatus pacaran.Dia mungkin pernah disentuh Laki-laki yang bukan mahramnya. Dia pernah mengabdikan separuh hatinya pada seseorang yang belum menjadi Suaminya. Walaupun begitu, jangan pernah menyamakannya dengan barang bekas. Kita tidak pernah tahu betapa sering air matanya tumpah demi menyesali yang telah lalu. Andai bisa pasti Dia akan meminta kembali setiap inci dari kulitnya yang telah tersentuh. Sayangnya tidak ada mampu.

Karenanya jangan pernah menghakimi seseorang berdasarkan masa lalunya. Bisa jadi dalam pandangan Allah justru Dia begitu mulia.

Perbaiki sisa usia kita saat ini, semoga Allah memperbaiki keburukan kita di masa lalu.

Lihat kedepan dan jangan letih untuk berbuat kebaikan.
🌷

DULU, SEKARANG TIDAK !

Jika aku dulu mengakui bahwa aku menyukaimu.

Sekarang ku tarik kembali kata-kata ku.

Biarkan aku pergi.

Dengan tanpa janji yang mengikat aku bersamamu.

Lupakanlah masa dimana aku tersenyum manis kepadamu.

Lupakanlah masa dimana aku menatapmu sehingga kita tidak sengaja bertatap mata.

Lupakanlah saat itu.

Jika suatu saat bukan kamu takdir ku, aku ikhlas.

Karena harapku takkan ku genggam lagi.

Sudah kulepaskan semua harapku.

Karena hatiku terbolak balik .

Dan iman ku mudah luluh hanya dengan perkataan.

Namun jika sekarang aku ingin pergi, 

Lepaskanlah inginku,

Tidak dengan janji ku padamu yang membuat hatiku tenang.

Tidak dengan kata manismu yang membuat hidupku seakan penuh bunga.

Saat ini, Aku akan beralih doa.

Bukan lagi mengharap supaya kamu takdirku.

Tetapi berharap , Agar dia yang nanti bersamaku,

Bisa ku nanti dengan selalu menjaga hati dan memperbaiki diri.

Menguatkan hati dengan doa.

Dan aku akan menanti ketentuan Nya.

Dan aku akan mencintai dia yang nanti akan datang mendampingi ku sebagai kekasih halal.
🌷

Don’t mix hijab with fashion. Wear it to please Allah, not to please men. And most importently, wear it right.

He (ﷺ) said: “From my Ummah, they will be women who are clothed yet naked, walking with an enticing gait, with something on their heads that looks like the humps of camels, leaning to one side. They will never enter Paradise or even smell its fragrance, although its fragrance can be detected from such and such a distance.” (Narrated by Ahmad and by Muslim in al-Saheeh).
🌷

Aku malu pada Rabb-ku.

Dimata mereka aku terlihat taat,

Padahal aku adalah seorang pendosa yang hebat..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika mereka melihat pakaian yang ku pakai,

Sungguh, sebenarnya akhlakku tak sesuai..

Aku malu pada Rabb-ku.

Terlihat sunnah, Tapi sungguh masih banyak yang harus di benahi..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika ujian menyapa seolah merasa paling merana,

Aku lupa bahwa betapa banyak nikmat dari-Nya..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika rasa gundah melingkupi kalbu,

Aku mengiba pada Rabb-ku..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika diri ini masih sering berbuat maksiat,

Padahal Allah Maha Melihat apa yang ku perbuat..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika merasa kurang dengan apa yang telah Allah beri,

Aku seolah tidak tahu diri..

Aku malu pada Rabb-ku.

Ketika aku malas membaca surat cinta-Nya,

Aku seperti tak sadar bahwa aku akan kembali pada-Nya..
🌷

*IKUTI 7 SUNNAH NABI SETIAP HARI*

Cerdasnya orang yang beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat dan yang sekejap untuk hidup yang panjang.. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:

● *Pertama*, 

Shalatlah Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada shalat Tahajjud-nya.

● *Kedua*, 

Bacalah Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

● *Ketiga*, 

Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yang memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.

● *Keempat*, 

Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha

● *Kelima*, 

Jagalah sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari.

● *Keenam*

Jagalah wudhu karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu.

Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, “ampuni dosanya dan sayangi dia,ya Allah”.

● *Ketujuh*, 

Amalkan istighfar setiap saat. Dengan beristighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

*Ada tiga do’a yang janganlah kau lupakan dalam sujudmu*

*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah :*

_*Allahumma inni as’aluka husnal khotimah*_

Artinya : ” Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah ”

*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat :*

_*Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut*_

Artinya: ” Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat ”

*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya :*

_*Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika*_

Artinya: ” Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU ”

Jika kau sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.

Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke surga.

Sampaikanlah kepada sahabat muslim lainnya.

*SEKECIL* apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat…

Smga kita semua termasuk dlm golongan orang² yang bertaqwa,, aamiin..

Mari Kita berdzikir sebentar mengingat اَللّهُ …

*”Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil ‘adzim”*

Sampaikanlah..!!

Semoga Allah memberikan kebaikan kepada manusia yg berzikir kepada Allah SWT

آمِّيْنَ آمِّيْنَ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
🌷

Hijrah Akhwat Muslimah

Ukhti….  Di akhirat nanti orang tua kita tidak akan di tanya,  Tentang sebanyak apa harta anaknya, Apa profesi anaknya,  Semegah apa rumahnya, 

Secantik apa rupanya. Tapi mereka akan di tanya, Kenapa anaknya tidak mau menutup aurat selama di dunia, . .

Ukhti, benarkah kau menyayangi mereka? Benarkah kau ingin membahagiakan mereka? Benarkah kau inginkan bersamanya ke syurga? 

Jika iya,  Taatilah perintahNya, Tutuplah auratmu dengan sempurna, Janganlah kau biarkan lagi ia terbuka, Hingga memberatkan hisab untuk orang tuamu di akhirat sana, .

Ukhti, cukuplah, Cukuplah mereka korbankan semuanya untukmu di dunia, Cukuplah ibumu merasakan sakit yang tiada tandingannya saat melahirkanmu di dunia, berdarah, keringat dan airmata mengalir dalam sata yang sama. Cukuplah ayahmu lelah karna mencari nafkah untukmu bersekolah, Jangan lagi, Jangan lagi kau bebani mereka di akhirat nanti, Hanya karna keegoisanmu yang tak ingin menghijabi diri, .

Ukhti, jangan remehkan masalah ini, Karna orang tuamu punya tanggung jawab besar di depan Allaah Rabbul Izzati, Atas amanah dirimu yang telah Allaah titipkan di dunia ini. Engkau bisa membawa mereka ke syurga, tapi engkau juga bisa membawa mereka ke neraka. Engkau adalah ladang pahala, tapi engkau juga bisa menambah dosa untuknya. Karna itu tutuplah auratmu dengan sempurna, agar kelak menjadi amal jariyah ketika mereka telah tiada.

Aamiin allahumma Aamiin
🌷

Bertajuk pada setiap apa yang terjadi, bermuhasabah dibalik segala yang terjadi.

Menjadikan diri lebih dekat pada sang Maha Esa. Melembutkan hati, hingga berderai air mata.

Akankah kelelahan demi kelelahan berbuah pahala, atau hanya menjadi sandaran belaka?

Apa yang dirasa.  Allah lebih tau setiap penat nya hati merengkuh kesah.

Yang tersadari mencerita pada dunia hanya menghasilkan kekecewaan.

Dan lamanya sujud memang adanya ketenangan.

Namun begitu egoisnya hati, seakan lupa tak ada yang lebih menenangkan selain menghadap kepadaNya.

Mari bermuhasabah..
🌷

UKHTY..

Tak perlu cemberut ketika kerudung panjang itu membuat tubuhmu menjadi lebih gemuk atau membuat wajahmu terlihat lebih tua, ingatlah akan ada seseorang yang memandang mu dengan penuh rasa bahagia , bangga , sambil berucap lirih ditelingamu “engkaulah bidadari ku sayang” .

UKHTY…

Tak perlu sedih jika badan yang indah itu tertutup oleh gamis lebar mu , walaupun pakaianmu menyapu jalan dan kadang menjadi olok olokan para mata awam..Bersyukurlah shalihah ..Sebab cahaya hidayahNya telah sampai pada hatimu…Lihatlah begitu miris, banyak wanita yang mengobral auratnya dengan bangga padahal malaikat disisinya sedang mencatat dosanya dan detik kematian akan menghampirinya namun ia nya masih nyaman dengan kamaksiatan…

Ukhti..

Tak perlu iri dengan mereka yang memiliki pengikut banyak disosial media , dengan mereka yang setiap hari mendapatkan pujian dikolom komentar, Tak apalah tak banyak yang mengikutimu ,Tak apalah tak banyak komentar yang memuji mu..Namun beryukurlah sebab foto mu tak berterbaran di beranda..Bersyukurlah Allah izinkan engkau untuk bisa lebih menjaga izzah dan iffahmu , Bersyukurlah wajah teduh mu tak bisa dilihat oleh sembarang mata ,.

Karena ukhti, seinci saja auratmu terlihat lewat fotomu disosial media , dosa nya tak bisa kau hindari pula. Tak apalah tak dikenal penduduk bumi, mogamoga penduduk langit mengenal kita …Maka dari itu ukht, janganlah bersedih. Tetaplah istiqomah dalam berhijrah  Sebab surga bukanlah barang murah…

Semoga engkau kuat wahai bidadari dunia😊

Jangan Takut Berbeda 

#IstiqomahTanpaBatas 
🌷

Hijrah Akhwat Muslimah

Didalam islam ada jenis maksiat yang disebut ‘zina mata’ (lahadhat). Lahadhat itu, pandangan kepada hal-hal yang menuju kemaksiatan. Lahadhat bukan hanya sekedar memandang, tetapi di ikuti dengan pandangan selanjutnya. Pandangan mata adalah sumber itijah (orientasi) kemuliaan, juga sekaligus duta nafsu syahwat. 

Dalam musnad ahmad, disebutkan rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“pandangan adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya dari keelokkan wanita yang cantik karena allah, maka allah akan mewariskan dalam hatinya manisnya iman sampai hari kiamat”.
🌷

Jumat berkah🍃

Mari bersholawat!

۞ اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞

“Kamu inginkan kejayaan, namun kamu tidak menurut jalan-jalannya. Sesungguhnya kapal itu tidak belajar di atas daratan.”

[Imam As-Syafie رحمه الله تعالى]
Catatan: 

Tulisan di atas disalin dari postingan-postingan Facebook. Tidak tahu siapa yang menulisnya karena telah di CoPas oleh orang. Semoga yang menulis, yang membaca serta yang membagikannya mendapat kebaikannya didunia juga di akhirat. Aamiin Ya Rabbana.

Mutiara Islam

🌷

Perempuan Berpakaian Ketat dan Perokok di Tempat Umum 

Oleh :

Jev Indra Delcandrevidezh

“Mas! Tolong, Mas. Maaf, ya? Mas punya etika apa enggak? Ini tempat umum, jangan merokok!”

“Mbak! Tolong, Mbak. Maaf, ya? Anda punya etika apa enggak? Ini tempat umum, jangan berpakaian ketat!”

“Eh, Mas. Asap rokok Mas mengganggu pernapasan orang lain, tau?!”

“Eh, Mbak. Pakaian ketat Mbak mengganggu hati orang lain, tau?!”

“Pakaian ketat itu enggak ngerusak kesehatan, Mas.”

“Tapi ngerusak keimanan, Mbak.”

“Ya, jaga pandanganlah kalau Mas enggak mau rusak iman!”

“Ya, Mbak jaga pernapasanlah kalau enggak mau terganggu!”

“Pakaian ketat kek, longgar kek, itu hak saya.”

“Enggak ngerokok kek, ngerokok, kek, itu hak saya.”

“Tapi, Mas. Asap rokok Mas itu menyebar ke mana-mana, semua orang jadi sesak napas. Rusak paru-paru dan jantung mereka.”

“Tapi, Mbak. Pakaian ketat Mbak, menyebarkan dosa ke mana-mana. Rusak keimanan mereka.”

“Kalau mau ngerokok, jangan di tempat umum, sana cari tempat yang enggak ada orang lain!”

“Kalau mau berpakaian ketat, jangan di tempat umum, Mbak. Sana cari tempat yang enggak ada orang lain!”

“Ish! Dibilangin ngeyel. Enggak punya otak! Asap rokok disebar ke mana-mana.”

“Ish! Pantat, payudara diumbar ke mana-mana. Enggak punya otak!”

“Dasar orang gila!”

“Dasar perempuan tak punya malu!”

“Mas, di bungkus rokok itu udah ada tulisannya, kan? Rokok bisa merusak kesehatan.”

“Mbak, di agama pakaian ketat itu ada dalilnya, kan? Mengumbar aurat itu dosa!”

“Ya, biarin! Dosa-dosa saya sendiri, ngapain jadi nyinyir?”

“Ya, biarin, Mbak! Asap-asap rokok saya sendiri, kenapa Mbak jadi protes?”

“Tapi kan, saya jadi terganggu sama asap rokok Mas itu.”

“Tapi, Mbak. Keimanan saya jadi rusak sama pakaian ketat Mbak itu.”

“Jaga pandangan!”

“Jaga pernapasan!”

“Eh, Mas. Gimana saya bisa jaga pernapasan kalau asap rokok Mas terus mengepul gitu?”

“Eh, Mbak. Gimana saya bisa jaga pandangan dan iman kalau Mbak berpakaian ketat begitu?”

“Dimatiin, kek rokoknya. Ini tempat umum. Kasihan orang lain, terganggu.”

“Ditutupin, kek bentuk tubuh Mbak. Ini tempat umum. Kasihan orang lain jadi dosa.”

“Ngerokok dibanggain! Huh!”

“Pamer tubuh dibanggain. Huh!”

“Apa Mas enggak mikir ngerokok di tempat umum kayak gini? Hah?!”

“Apa Mbak enggak malu berpakaian ketat di tempat umum kayak gini? Hah?!”

“Orang stress! Penyebar penyakit!”

“Orang gila! Penyebar dosa!”
🌷

Hikmah dari kisah Hasan al basri

Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri seorang sufi besar melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan. Di sisi mereka terletak sebotol arak.

Kemudian Hasan berbisik dalam hati, “Alangkah buruk akhlak orang itu dan baiknya kalau dia seperti aku!”.

Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi terus terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir lemas. Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan.

Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata, “Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Alloh selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang”.

Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu.

Maka lelaki itu berkata padanya, “Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak”.

Hasan al-Basri tertegun lalu berkata, “Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dari tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan”

Lelaki itu menjawab, “Mudah-mudahan Alloh mengabulkan permohonan tuan”

Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih daripada orang lain.

Jika Alloh membukakan pintu solat tahajud untuk kita, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang sedang tertidur nyenyak.

Jika Alloh membukakan pintu puasa sunat, janganlah lantas kita memandang rendah saudara seiman yang tidak ikut berpuasa sunat. Boleh jadi orang yang gemar tidur dan jarang melakukan puasa sunat itu lebih dekat dengan Alloh, daripada diri kita.

Ilmu Alloh sangat amatlah luas.

Jangan pernah kagum atau takjub & sombong pada amalanmu.
🌷

Kembali kepada Madzhab atau Kembali Quran Hadits ?*

Melihat pertanyaan diatas, layaknya kita mendengar pertanyaan semacam :

“Kalau sakit, pergi ke dokter atau langsung buka buku kesehatan ?”

“Naik bis, percaya dengan sopir atau ‘cerewet’ dengan bermodal peta ?”

Sama juga jika ada yang mengatakan

“JANGAN PERCAYA KYAI ! JANGAN PERCAYA HABIB ! KEMBALILAH kepada QURAN dan HADITS ! Siapapun yang ngomong, asalkan yang diomongkan adalah QURAN dan HADITS, maka PASTI BENAR !”

—– DUUUAAARRR —–

Hehehe

Pernyataan semacam ini jika didengar oleh orang awam, seakan2 itu adalah pernyataan yang benar. Tapi jika dipahami lebih lanjut, justru itu adalah pernyataan yang KURANG AJAR

Hloh hloh, kenapa bisa ‘kurang ajar’ ?

Karena pernyataan seperti diatas, itu menandakan bahwa orang yang bertanya itu menuduh bahwa apa yang di lakukan dokter tidak sesuai dengan buku kesehatan.

Menuduh bahwa sopir itu tidak hafal jalan sehingga harus ia tuntun dengan peta yang ia bawa.

Dan menuduh para ULAMA itu tidak sesuai dengan Quran dan Hadits. Na’udzubillah.

Lebih lanjut, pertanyaan BESAR adalah :

“Siapa sebenarnya yang berkecimpung dan mempelajari Quran Hadits ? Ulama ataukah siapa ?”

_*Justru kita-kita (termasuk saya juga, dan masyarakat secara umum) yang “MEMAHAMI QURAN dan HADITS” tanpa melalui “Ulama” (Para Kyai, juga termasuk didalamnya) justru : “BERBAHAYA”, sekali lagi… “BERBAHAYA*”

Simak hadits Nabi saw dibawah ini :

رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول سيخرج في آخر الزمان قوم أحداث الأسنان سفهاء الأحلام يقولون من خير قول البرية يقرءون القرآن لا يجاوز حناجرهم يمرقون من الدين كما يمرق السهم من الرمية

“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dari busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perhatikan, orang yang dibahas oleh Nabi Saw dalam hadits diatas adalah orang yang MEMBACA AL QURAN, tapi ia dianggap keluar dari agama. Siapa itu ?

Secara gamblang, Baginda Nabi Muhammad menyatakan mengenai orang yang “sok” memahami Quran dengan pikiran sendiri. Beliau saw. bersabda :

مَنْ قَالَ فِي القُرآنِ بِرأيِهِ ، فَلْيَتَبوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Barangsiapa yang berbicara tentang *Al Qur’an dengan PIKIRANNYA SENDIRI,* maka silahkan mengambil tempatnya di neraka (HR. Tirmidzi, Ahmad, Baihaqi, Thobroni)

مَنْ قَالَ فِي القُرآنِ بِغَيْرِ عِلْمٍ، فَلْيَتَبوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ

Barangsiapa berbicara tentang *Al Qur’an TANPA DIDASARI ILMU,* maka silahkan mengambil tempatnya di neraka. (HR. Tirmidzi, Ahmad, Nasai)

Lihat bagaimana ancaman Nabi saw bagi orang yang langsung *MENUJU ke QU’RAN dengan pikirannya sendiri,* tanpa didasari ilmu.

*Kesimpulan :*

1. Siapa yang paling memahami Al Quran sebagai Kalam Allah ? Tentu Nabi Muhammad !

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي 

Katakanlah (wahai Nabi Muhammad) “Jikalau engkau mencintai Allah, maka ikutilah saya (Nabi Muhammad). (QS. Al Imron : 31)

2. Siapa yang paling memahami Nabi Muhammad ?

Tentu para Sahabat !

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِيْ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ

Engkau harus berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah khulafaur rosyidin (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Hibban, Al Hakim)

3. Siapa yang paling paham tentang Sahabat ? Tentu Ulama’ Tabi’in serta Tabiut Tabi’in

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بن مسعود رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ( خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ، ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. dari Nabi saw beliau bersabda : Sebaik-baik manusia adalah masaku, kemudian masa sesudah mereka, kemudian masa sesudah mereka. (HR. Bukhori Muslim)

Imam Nawawi dalam Syarh Shohih Muslim menerangkan :

“الصَّحِيحُ أَنَّ قَرْنَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الصَّحَابَةُ ، وَالثَّانِي : التَّابِعُونَ ، وَالثَّالِثُ : تَابِعُوهُمْ” انتهى من ” شرح النووي على مسلم ” (16/85) .

Yang benar bahwa urutan yang disabdakan Nabi saw adalah (masaku yang dimaksut adalah) Sahabat, yang kedua adalah Tabi’in, yang ketiga adalah Tabi’ut Tabi’in.

hehe ternyata Nabi saw MEMERINTAHKAN kita untuk belajar melalui RANTAI KEILMUAN, bukan LANGSUNG “mengOTAK-ATIK” Quran dan Hadits sendiri.

Bahkan, bahkan…

Imam Bukhori yang HEBATnya luar biasa, Imam Muslim yang LUARBIASA hebat pun adalah seorang yang BERMADZHAB !

dan rasanya sangat sulit bahkan hampir mustahil ulama2 setelah tahun 150 H hingga sekarang yang TIDAK BERMADZHAB

فكان الإمام البخارى شافعيا،….، وكذالك إبن حزيمة والنسائي

Imam Bukhori bermadzhab Syafi’i begitu juga Ibnu Khuzaimah dan Nasai. (Risalatu ahlissunnah wal jama’ah hal 15, keterangan senada juga dapat ditemukan dalam Al-Imam Asy-Syafi’i bainal madzhabihil Qadim wal Jadid)

4. Perhatikan nih

*- Imam Hanafi lahir : 80 H*

*- Imam Maliki lahir : 93 H*

*- Imam Syafie lahir : 150 H*

*- Imam Hambali lahir : 164 H*

*- Imam Bukhori lahir : 194 H*

*- Imam Muslim lahir : 204 H*

Lalu setelah itu, muncul pemahaman baru yang *MENGHARAMKAN bermadzhab, yang JARGON nya AYO KEMBALI KEPADA QUR’AN dan HADITS,*

tapi faktanya dalam agama mereka mengikuti :

– Syeikh Ibnu Taimiyyah lahir : 661 H

– Ustadz Muhammad Abdul Wahhab (pendiri gerakan Wahhabi): 1115 H

– Ustadz Albani lahir : 1333 H (wafat tahun 1420 H atau 1999 M)

– Ustadz Abdul Aziz bin Abdullah BIN BAZ lahir : 1330 H (wafat tahun 1420 H atau 1999 Masehi)

– Ustadz Muhammad bin Sholih AL ‘UTSAIMIN lahir : 1928 M (wafat 2001 M)

“Apakah Ulama-Ulama yang meninggal tahun 2000-an Masehi dapat disebut sebagai Ulama SALAF ?”

Jadi, *MASIH MAU DIBOHONGI* oleh paham2 baru?

*Sadarlah !*

Wallahu a’lam bis showaab

Salam Sadar !
🌷

Al-Imam Alhabib Abdullah bin Alwi Al-Haddad bermimpi bertemu Rasulullah, Beliau mengatakan, “Ya Rasulullah berilah aku satu ucapan atau sabdamu yang belum pernah engkau sampaikan kepada para Sahabat, aku minta khusus buatku langsung dari Engkau Ya Rasulullah”

Rasulullah bersabda yang artinya:

1. Siapa yang memegang tasbih maka dia dicatat sebagai orang yang bertasbih meskipun dia tidak bertasbih.(bagi yg niat membawa tasbih, untuk berdzikir jka ada waktu luang,namun teryata sempat)

2. Siapa yang minum kopi (untuk menahan ngantuk dari taat pd Allah, misal: saat majelis, qiyamullail, dsb) selama aroma kopi itu masih ada dimulutnya maka malaikat memintakan ampun/ beristighfar untuknya.

3. Barang siapa mengunjungi seorang Wali yang masih hidup maupun telah meninggal dunia, maka ibadahnya mengunjungi wali itu lebih baik dari pada ibadah selama 70 tahun sampai tulangnya putus-putus.

Inilah kenikmatan dari Allah melalui salah satu dzurriyah/ keturunan Rosulullah yang mulia kedudukan lahir dan batinnya dihadapan kakek beliau yang Agung Sayyidina Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻲ ﺭﻭﺡ ﺳَﻴِﺪﻧﺎ ﻣُﺤﻤﺪ ﻓﻲ ﺍﻻﺭﻭﺍﺡ ﻭَ ﻋﻠﻲ ﺟﺴﺪﻩ ﻓﻲ ﺍﻻﺟﺴﺎﺩ ﻭ ﻋﻠﻲ ﻗﺒﺮﻩ

ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺒﻮﺭ ﻭ ﻋﻠﻲ ﺍﻟﻪ ﻭ ﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwasanya Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang melihatku disaat tidur maka sungguh dia telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku.” (HR. Tirimidzi)
🌷

KETIKA AJAL DATANG…*

Ketika ajal datang…maka saat itu juga semua keduniaanmu pasti berakhir.. Jika engkau telah dibaringkan di kuburmu.. dan engkau telah menghadap Rabbmu.

Maka tidak akan berguna lagi pujian dan sanjungan manusia kepadamu.

Tidak akan bermanfaat lagi banyaknya orang yang bertepuk tangan untukmu.

Tidak akan ada efeknya lagi banyaknya like pada statusmu, begitu pula banyaknya teman dan follower-mu.

Yang nantinya akan bermanfaat dan berguna bagimu adalah : 

– sujud yang kau sembunyikan..

– linangan air mata yang kau teteskan karena takut kepada Allah..

– amal jariyah yang kau salurkan untuk agama Allah..

– bacaan Qur’an dan dzikir yang kau lirihkan karena dorongan keikhlasan..

– uluran tanganmu dalam membantu dan meringankan beban hidup orang lain..

– dan amal shaleh apapun yang kau lakukan dengan keikhlasan yang sebenarnya.

Oleh karenanya, jadikanlah akhirat sebagai tujuan hidupmu..itulah yang akan selamanya engkau nikmati di alam baka.. Semoga Allah memberikan 
🌷

PARA SALAF MENGATAKAN BAHWA, KALAU KITA MELAKUKAN HAL TERSEBUT, INSYA ALLAH TIDAK AKAN TERKENA PENYAKIT MATA, TIDAK AKAN BUTA DAN MENGUATKAN KETAJAMAN MATA. 

NUUR (CAHAYA) SAYYIDINA MUHAMMAD SAW… 

Apa sebabnya para Salafuna Shalihin kita dulu kalau mendengar Adzan, sampai pada lafadz : 

“ASYHADU ANNAMUHAMMADURRASULULLAAH”.

Mereka kemudian mencium kedua ujung Jari Jempolnya dan mengusapkan kekelopak Mata, dengan mengucapkan :

“MARHABAN BI HABIBI WAQURROTUL’AINIi MUHAMMAD IBNI ABDILLAH.”

Diriwayatkan, bahwa Nabi Adam As begitu heran melihat para Malaikat selalu mengikutinya dari belakang. Sehingga Nabi Adam bertanya kapada Allah Swt : “Ya Allah, kenapa mereka selalu mengikutiku?”.

“Wahai Adam, karena mereka telah tertarik dengan Cahaya keturunanmu, yang telah ada dalam Sulbimu.”

Kemudian Nabi Adam As memohon kepada Allah Swt agar memindahkan Cahaya yang ada di Sulbinya kedepan…Maka Allah Swt meletakan Cahaya tersebut diantara kedua Alis Nabi Adam As, Maka dengan segera para Malaikat berada di hadapan Nabi Adam…Nabi Adam heran dengan apa yang di lakukan para Malaikat-Malaikat yang selalu memandang Wajahnya.

Nabi Adam As berdoa agar diperkenankan melihat Cahaya tersebut…Maka Allah Swt menampakan Cahaya tersebut pada Kuku kedua Ibu Jari Nabi Adam As, dan membuat Nabi Adam begitu kagumnya dengan keindahan Cahaya tersebut. 

Dengan keindahan Cahaya itu, Nabi Adam berkata : “Ya Allah, Cahaya siapakah ini?”.

Allah Swt menjawab :

“Itu adalah Nuur (Cahaya) Muhammad…Wahai Adam, kalau tidak karena Nuur Muhammad, maka tidak akan Aku ciptakan semua ini”.

Dan Allah swt menyebutkan keagungan-keagungan Nuur Sayyidina Muhammad Saw,”

Nabi Adam As sangat gembira dengan Cahaya Sayyidina Muhammad Saw yang ada pada dirinya, dan ia mencium kedua ujung Ibu Jarinya, lalu meletakan ke kelopak kedua Matanya sambil mengucapkan:

“Marhaban Bi Habibi Waqurrotul’aini Muhammad Ibn Abdillah”.

Para Salaf mengatakan bahwa, kalau kita melakukan hal tersebut Insya Allah tidak akan terkena penyakit Mata, tidak akan buta dan menguatkan ketajaman mata.”

Kitab : Sabilul Idzkaar Wal I’itibar
Karya: Al-Imam Al Quthub Al-Habib Abdullah Bin Alwi Al-Haddad.
Allahumma Shalli ‘Alaa Muhammad Wa ‘Alaa Aali Muhammad.
🌷

BAGAIMANA ENGKAU MEMANDANG GURUMU?

Al Imam Ali bin Hasan al Aththas mngatakan :

ﺍﻥ ﺍﻟﻤﺤﺼﻮﻝ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﻔﺘﺢ ﻭﺍﻟﻨﻮﺭ ﺍﻋﻨﻲ ﺍﻟﻜﺸﻒ ﻟﻠﺤﺠﺐ، ﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﺍﻻﺩﺏ ﻣﻊ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻭﻋﻠﻰ ﻗﺪﺭ ﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﻛﺒﺮ ﻣﻘﺪﺍﺭﻩ ﻋﻨﺪﻙ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻚ ﺫﺍﻟﻚ ﺍﻟﻤﻘﺪﺍﺭ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺷﻚ

” Memperoleh ilmu, futuh dan cahaya (maksudnya terbukanya hijab2 batinnya), adalah sesuai kadar adabmu bersama gurumu. Kadar besarnya gurumu di hatimu, maka demikian pula kadar besarnya dirimu di sisi Allah tanpa ragu “.(al Manhaj as Sawiy : 217)

Imam Nawawi ketika hendak belajar kepada gurunya, beliau selalu bersedekah di perjalanan dan berdoa, ” Ya Allah, tutuplah dariku kekurangan guruku, hingga mataku tidak melihat kekurangannya dan tidak seorangpun yg menyampaikan kekurangan guruku kepadaku “. (Lawaqih al Anwaar al Qudsiyyah : 155)

Beliau pernah mengatakan dalam kitab At Tahdzibnya :

ﻋﻘﻮﻕ ﺍﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺗﻤﺤﻮﻩ ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ ﻭﻋﻘﻮﻕ ﺍﻻﺳﺘﺎﺫﻳﻦ ﻻ ﻳﻤﺤﻮﻩ ﺷﻲﺀ ﺍﻟﺒﺘﺔ

” Durhaka kepada orang tua dosanya bisa hapus oleh taubat, tapi durhaka kepada ustadzmu tidak ada satupun yg dapat menghapusnya “.

Habib Abdullah al Haddad mengatakan ” Paling bahayanya bagi seorang murid, adalah berubahnya hati gurunya kepadanya. Seandainya seluruh wali dari timur dan barat ingin memperbaiki keadaan si murid itu, niscaya tidak akan mampu kecuali gurunya telah ridha kembali “. (Adaab Suluk al Murid : 54)

Seorang murid sedang menyapu madrasah gurunya, tiba2 Nabi Khidir mendatanginya. Murid itu tidak sedikitpun menoleh dan mengajak bicara nabi Khudhir. Maka nabi Khidhir berkata, ” Tidakkah kau mengenalku ?. Murid itu menjawab, ” ya aku mengenalmu, engkau adalah Abul Abbas al Khidhir “.

Nabi Khidhir, ” kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku ?”.

Murid itu menjawab, ” Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satupun hajat kepadamu “. (Kalam al Habib Idrus al Habsyi : 78)

Al Habib Abdullah al Haddad berkata, ” Tidak sepatutnya bagi penuntut ilmu mengatakan pada gurunya, ” perintahkan aku ini, berikan aku ini !”, karena itu sama saja menuntut untuk dirinya. Tapi sebaiknya dia seperti mayat di hadapan orang yg memandikannya “. (Ghoyah al Qashd wa al Murad: 2/177)

Para ulama ahli hikmah mengatakan, ” Barangsiapa yang mengatakan ” kenapa ?” Kepada gurunya, maka dia tidak akan bahagia selamanya “. (Al Fataawa al Hadiitsiyyah : 56)

Para ulama hakikat mengatakan, ” 70% ilmu itu diperoleh sebab kuatnya hubungan ( batin,adab dan baik sangka )antara murid dengan gurunya “.

Semoga kita semua termasuk murid yang baik dan mendapat berkah dari guru kita

اللهم آمين
🌷

NUR

Hakikat kebesaran Nur Muhammad itu meng-himpun-kan 4 jenis alam, yaitu :

1. Alam HASUT = Alam yang terhampar di langit dan bumi dan segala isinya.

(Maksudnya : Hasut pada diri kita = Anggota jasad, Kulit, Daging, Otak, Sumsum, Urat, Tulang)

2. Alam MALAKUT = Alam gaib bagi malaikat-malaikat

(Maksudnya : Malakut pada diri kita = Hati, Akal, Nafas, Nafsu, Penglihatan, Pendengaran, Penciuman, Perasa dan sebagainya)

3. Alam JABARUT = Alam gaib bagi Arasy, Kursi, Lauhul Mahfudz, Surga, Neraka

(Maksudnya : Jabarut pada diri kita = Roh, Ilmu, Hikmah, Fadilat, Hasanah yaitu segala sifat yang mulia dan terpuji)

4. Alam LAHUT = Alam gaibul gaib kebesaran Nur Muhammad

(Maksudnya : Lahut pada diri kita = Batin tempat Rahsia, Iman, Islam, Tauhid dan Makrifat)

(Maksudnya lagi : 4 Alam diatas = Wujud kesempurnaan tajalli Nur Muhammad = terhimpun kepada kebenaran wujud diri Rasulullah yang bernama Insanul Kamil)

Hal ini menjadi berkah dan “Faidurrabbani” yakni kelebihan bagi tiap tiap mukmin yang ahli tahkik, bahwa mereka itu adalah “Wada syatul Ambiya” yakni mewarisi kebenaran batin nabi nabi dan rasul rasul dan mukmin yang tahkik itulah yang dinamakan Aulia Allah, namun kebanyakan mukmin itu tidak mengetahui bahwa dirinya adalah Aulia yang sebenarnya.
🌷

Suatu malam, Maulana Jalaluddin Rumi mengundang Syams Tabrizi ke rumahnya. Sang Mursyid Syamsuddin juga terima undangan itu serta datang ke kediaman Maulana. Setelah semua hidangan makan malam siap, Syams berkata pada Rumi ;

“Apakah kau dapat menyediakan minuman untukku? ”. (yang disebut : arak/khamr)

Maulana kaget mendengarnya, “memangnya anda juga minum? ’.

“Iya”, jawab Syams.

Maulana masih terkejut, ”maaf, saya tidak tahu hal ini”.

“Sekarang kau sudah mengetahui. Jadi sediakanlah”.

“Di saat malam seperti ini, dari tempat mana saya dapat memperoleh arak? ”.

“Perintahkan salah satu pembantumu untuk membelinya”.

“Kehormatanku dihadapan para pembantuku akan hilang”.

“Kalau demikian, kau sendiri pergilah keluar untuk membeli minuman”.

“Seluruh kota mengenalku. Bagaimana dapat saya keluar membeli minuman? ”.

“Kalau kau memang muridku, kau mesti sediakan apa yang saya kehendaki. Tanpa ada minum, malam ini saya tidak akan makan, tidak akan berbincang, serta tidak bisa tidur”.

Karena kecintaan pada Syams, pada akhirnya Maulana menggunakan jubahnya, sembunyikan botol dibalik jubah itu serta jalan ke arah pemukiman golongan Nasrani.

Sampai sebelum ia masuk ke pemukiman itu, tidak ada yang memikirkan beraneka macam terhadapnya, tetapi demikian ia masuk ke pemukiman golongan Nasrani, sebagian orang terkejut dan akhirnya menguntitnya dari belakang.

Mereka melihat Rumi masuk ke sebuah kedai arak. Ia terlihat mengisikan botol minuman lalu ia menyembunyikan lagi dibalik jubah lalu keluar.

Kemudian ia diikuti terus oleh orang-orang yang jumlahnya bertambah banyak. Hingga sampailah Maulana di depan masjid tempat ia menjadi imam untuk orang-orang kota.

Tiba-tiba salah seorang yang mengikutinya tadi berteriak ; “Ya ayyuhan naas, Syeikh Jalaluddin yang setiap hari jadi imam shalat kalian barusan pergi ke perkampungan Nasrani serta beli minuman!!! ”.

Orang itu berkata demikian sambil membuka jubah Maulana. Khalayak lihat botol yang dipegang Maulana. “Orang yang mengaku ahli zuhud serta kalian menjadi pengikutnya ini membeli arak serta akan dibawa pulang!!! ”, orang itu menambahi siarannya.

Orang-orang bergantian meludahi muka Maulana serta memukulinya sampai serban yang ada di kepalanya lengser ke leher.

Lihat Rumi yang hanya diam saja tanpa ada melakukan pembelaan, beberapa orang makin meyakini kalau selama ini mereka ditipu oleh kebohongan Rumi mengenai zuhud dan takwa yang diajarkannya. Mereka tidak kasihan lagi untuk selalu menghajar Rumi sampai ada pula yang punya niat membunuhnya.

Tiba-tiba terdengarlah nada Syams Tabrizi ; “Wahai orang-orang tidak tahu malu. Kalian sudah menuduh seorang alim dan faqih dengan tuduhan minum khamr, ketahuilah kalau yang ada di botol itu yaitu cuka untuk bahan masakan. Seseorang dari mereka masih menghindar ;

“Ini bukanlah cuka, ini arak”. Syams mengambil botol serta buka tutupnya. Dia meneteskan isi botol di tangan beberapa orang supaya menciumnya. Mereka terkejut karena yang ada di botol itu memang cuka. Mereka memukuli kepala mereka sendiri serta bersimpuh di kaki Maulana. Mereka berdesakan untuk meminta maaf serta menciumi tangan Maulana sampai pelan-pelan mereka pergi satu demi satu.

Rumi berkata pada Syams, “Malam ini kau membuatku terjerumus dalam masalah besar sampai saya mesti menodai kehormatan dan nama baikku sendiri. Apa maksud semua ini? ”.

“Agar kau tahu kalau wibawa yang kau banggakan ini hanya impian semata. Kau fikir penghormatan orang-orang awam seperti mereka ini sesuatu yang abadi? Walau sebenarnya kau lihat sendiri, hanya karena dugaan satu botol minuman saja semua penghormatan itu sirna dan mereka jadi meludahimu, memukuli kepalamu serta hampir saja membunuhmu. Inilah kebanggaan yang sampai kini kau perjuangkan dan akhirnya lenyap dalam sebentar.

Maka bersandarlah pada yang tidak tergoyahkan oleh waktu dan tidak terpatahkan oleh perubahan jaman.

Muslimah

🌹”Ada yang bertanya, mengapa wanita tidak boleh banyak tampil didepan umum, tidak boleh keluar rumah selalu, harus menutup seluruh tubuh rapat-rapat, ini dan itu dan banyak lagi yang nampaknya bagai tekanan. 🌹Maka jawabannya adalah, *You’re special!* 🌹

Semua yang ada didirimu adalah indah. Semua yang ada tanpa terkecuali. Suaramu, jalanmu, semua tentangmu. Bahkan namamu pun indah.. 

🌹Maka jangan buang title *”SPECIAL.”* mu itu dengan pergi keluar tanpa keperluan yang dibenarkan syari’at, berlemah lembut dengan yang bukan mahrammu. Apalagi sampai menunjukan kemolekan didepan umum.. 

🌹Ingatlah! Mutiara yang indah, terletak didalam cengkerang yang keras dan kuat dan hanya boleh ditemukan dilaut yang dalam, Tersembunyi. 💕

*Ustazah Ummu Hasan AlAlawiy* (Zaujah AlHabib Ali Zaenal Abidin Alkaff)💕 

🌷 *Az-Zahra*🌷